Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kembali Kantor Layanan Lazismu PCM Sleman mengadakan acara Serah terima hasil renovasi rumah dhuafa. Agenda rutin tahunan ini berlangsung pada Sabtu 21-12-24. Secara maraton tim lazismu PCM Sleman dengan ketua umum Arief Eko Wahyudi SSos bersama anggota road show diawali rumah 1. Bp. Saptoyo di Sidomulyo Trimulyo 2. Bu Musinem di Denggung Tridadi 2. Sigit Pramono di Kalak ijo Sleman 4. Bu Amroniyati di kleben Caturharjo. Alhamdulillah dana sebesar rp 8 jt per rumah atau lokasi.” Dana stimulan dari lazismu PCM Sleman telah dimanfaatkan secara maksimal sehingga rumah tsb bisa ditempati dgn nyaman dan semoga barokah bagi kita semua,” terang Arief.Bantuan finansial untuk membantu rumah dhuafa ini dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Jumlahnya pun makin meningkat. Dari 5 juta per lokasi hingga 8 juta.” Harapannya ada donatur yang lain yang bisa bergabung sehingga renovasi sebagian dari rumah warga terdampak lebih bisa maksimal. Bisa bekerja sama dengan RT RW dan tokoh masyarakat setempat,” tandaa Arief yang diamini Muhammad Sugeng Widodo selalu bendahara dan Muhammad Nghisom, SPdi sekretaris. Reportase H Ashari SIP
Jakarta Selatan, Pdmsleman.Or.Id Dalam upaya mengedukasi dan mempersiapkan generasi mendatang untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, bekerjasama dengan Muhammadiyah Climate Center (MCC) Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Lembaga Kerjasama dan Hubungan Internasional PP Muhammadiyah, serta Unicef, melaksanakan Lokakarya Kurikulum Perubahan Iklim untuk Sekolah Dasar/Madrasah Muhammadiyah selama tiga hari (20-22 Desember 2024) di Jakarta. Acara ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK Muhammadiyah se-Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Buya Anwar Abbas, MM menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menyelamatkan lingkungan. “Muhammadiyah ingin membawa isu perubahan iklim ini sebagai tanggung jawab manusia sekaligus tanggung jawab kita sebagai muslim yang ditugaskan menjadi khalifatullah (wakil Tuhan) untuk merawat lingkungan dan menciptakan kemakmuran di muka bumi.” Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Muhammadiyah Climate Center (MCC) Agus Djamil, MSc menegaskan bahwa sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, MCC siap berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan baik dari internal maupun eksternal Muhammadiyah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang siap menghadapi perubahan iklim. Selanjutnya, Direktur Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi MCC, R. Alpha Amirrachman, M.Phil, Ph.D, menambahkan bahwa lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa serta pendidik tentang isu-isu perubahan iklim. “Seminar dan lokakarya ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan perubahan iklim ke dalam kurikulum pembelajaran berbasis Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan keberlanjutan. Harapannya, generasi Muhammadiyah, khususnya pelajar di sekolah/madrasah Muhammadiyah, dapat menjadi agen perubahan yang peduli lingkungan dengan wawasan global terkait tantangan iklim,” ujar Alpha. Seminar dan lokakarya ini menjadi langkah konkret Muhammadiyah kolahorasi berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran perubahan iklim dan integrasinya dalam kurikulum, demi mencetak generasi peduli lingkungan yang siap menghadapi tantangan global. Peserta diharapkan menghasilkan Pemetaan Awal Kurikulum Satuan Pendidikan yang mengintegrasikan muatan pendidikan perubahan iklim dan rencana tindak lanjut di sekolah/madrasah masing-masing. Selama lokakarya berlangsung, peserta yang berasal dari daerah berbagi pengalaman tentang kepedulian sekolah tentang perubahan iklim. DIantaranya, sekolah muhammadiyah di Bengkulu yang sudah menerapkan energi bersih dan menggiatkan sekolah energi bersih serta memiliki panel surya 2100 watt. Turut hadir di acara tersebut, para mitra lokakarya diantaranya, lembaga Save the Children, INOVASI, SMERU Intitute, UNICEF dan Department of Foreign Affairs and Trade Kedutaan Besar Australia.
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Majlis Tablig Pimpinan Cabang Muhammadiyah Berbah menyelenggarakan kegiatan pengajian triwulan, pengajian perdana pada hari Ahad 22 Desember 2024 bertempat di gedung Serbaguna Kalurah Jogotirto, Berbah, Sleman. Hadir dalam pengajian Ketua PCM Berbah H. Ahmad Muhajir Hanifi SAg ,Ketua Lazismu H. Ardi Sahemi, SAg, MPh, bendahara Lazismu Berbah Saeful Rizal, SH, Pengurus PCM PCA Berbah, Ketua dan pengurus PRM PRA, guru pamong sekolah Muhammadiyah serta warga Aisyah Muhammadiyah Berbah. Ketua PCM Berbah H. Ahmad Muhajir Hanifi, SAg. Mengajak mendoakan ketua PCA Berbah Hj. Isrodah yang sedang sakit, semoga beliau cepat sembuh.Hanifi juga menyampaikan bahwa pengajian triwulan bukan merupakan pengajian baru. Karena di setiap ranting Muhammadiyah sudah memiliki pengajian Ahad pagi masing masing Ranting Muhammadiyah. Namun setiap tiga bulan sekali dari pengajian rutin ranting digabungkan menjadi satu nanti tempatnya bergiliran. “Tujuan diadakan pengajian bersama-sama sebagai sarana syiar Muhammadiyah” Ucap Hanifi. Dalam pengajian ini Majlis Ekonomi menyediakan beras murah per pack tiga kilo dengan harga 40 ribu rupiah. Beras tersebut merupakan produksi dari Jaringan Petani Muhammadiyah (JATAM) .“Namun bagi para peserta yang mendapatkan voucher potongan harga 20 ribu rupiah. Voucher diperuntukkan bagi duafa , yatim dan pamong sekolah amal usaha Muhammadiyah” Pungkas Hanifi. Reportase Kusnadi KIM Berbah
Prambanan, Pdmsleman.Or.Id Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Markas Cabang Prambanan, bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Prambanan Sleman, menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) KOKAM. Acara ini turut berkolaborasi dengan organisasi otonom lainnya, yakni Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Prambanan. Diklatsar ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 21-22 Desember 2024, dengan lokasi kegiatan di SMK Muhammadiyah Prambanan untuk materi kelas, serta Lapangan Wukirharjo untuk praktik lapangan. Acara dibuka secara resmi oleh H. Amir Mahmud, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Cabang Prambanan Sleman. Dalam sambutannya menekankan pentingnya peran KOKAM sebagai garda terdepan dalam mengamankan aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah. “KOKAM adalah salah satu pilar yang berdiri di barisan terdepan dalam mengamankan aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah,” pesannya. Para peserta Diklatsar dibekali dengan berbagai materi yang komprehensif, meliputi: Keislaman, Kemuhammadiyahan, Ke-KOKAM-an, dan Materi penunjang lainnya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Badan Pelaksana Operasional (BPO) KOKAM Nasional dan Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang memberikan pembekalan mendalam guna mencetak anggota KOKAM yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi. Diklatsar KOKAM Cabang Prambanan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat barisan kader Muhammadiyah yang siap mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan agama. Dengan semangat kolaborasi dan penguatan keilmuan, kegiatan ini berhasil menjadi momentum penting dalam perjalanan kaderisasi Pemuda Muhammadiyah di wilayah Prambanan. Reportase Eko Priya AN MPD Prambanan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
YOGYAKARTA, Pdmsleman.Or.Id Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah mengatakan, memperingati Hari Ibu setiap 22 Desember menjadi momen refleksi bagi kehidupan perempuan di Indonesia. “Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi isu utama, dengan banyak kasus yang belum terungkap atau terselesaikan,”tegas Salmah pada Ahad (22/12). Salmah mengungkapkan bahwa kekerasan dalam ranah personal seperti dalam rumah tangga pun lebih tinggi dibanding dalam ranah publik. Faktor budaya, kurangnya akses terhadap dukungan hukum, serta ketidaksetaraan menjadi tantangan utama dalam penanganan masalah ini. “Kita harus terus berupaya meningkatkan kesadaran dan menegakkan hukum guna melindungi hak-hak perempuan dan memberikan keadilan bagi perempuan. Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045. Selamat Hari Ibu 22 Desember 2024,”tutup Salmah. Sekadar diketahui, sayap organisasi perempuan Muhammadiyah, yaitu ‘Aisyiyah ikut terlibat dalam Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928 dengan mengirimkan dua kadernya, yaitu Siti Hajinah Mawardi dan Siti Munjiyah yang berperan sebagai Wakil Ketua Kongres.Sementara itu, kader kultural Muhammadiyah yang lain, Siti Sukaptinah yang berperan sebagai Sekretaris I Kongres hadir mewakili Jong lslamiten Bond Afdeeling Wanita cabang Yogyakarta (JIBDA). Saat berusia 13 tahun, Siti Sukaptinah menjadi anggota Siswapraja Wanita Muhammadiyah, cikal-bakal Nasyiatul Aisyiyah.Sebagai organisasi yang memelopori emansipasi perempuan muslim di seluruh dunia, ‘Aisyiyah yang lahir lebih dulu pada 19 Mei 1917 ikut memberi warna terang bagi jalannya Kongres Perempuan pertama. Termasuk ikut memprakarsai berdirinya Kongres Wanita Indonesia (KOWANI).Pada Kongres Perempuan Indonesia I, Siti Munjiyah berpesan agar perempuan Indonesia selektif dalam mencontoh kemajuan dari dunia Barat. Hal-hal substantif yang bersifat keilmuan dan teknologi menurutnya dapat diadaptasi, sedangkan hal-hal yang bersifat moral, gaya hidup, dan materi tidak bisa dicontoh karena bertentangan dengan budaya ketimuran.Dengan adanya Kongres Perempuan, ‘Aisyiyah terdorong untuk memperkuat dan memperluas gerakan kepioneran yang telah dilakukan sejak awal berdiri, misalnya merintis pendidikan anak usia dini (Frobel School) tahun 1919 yang saat ini bernama TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA), pendidikan keaksaraan, pendirian musala perempuan pada 1922, kongres bayi, inovasi peningkatan derajat kaum perempuan, hingga penerbitan majalah Suara ‘Aisyiyah pada 1926.
YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima Anugerah Hamengku Buwono IX. Pemberian anugerah ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-75 Universitas Gadjah Mada (UGM).Haedar pun menyampaikan orasinya dalam Malam Orasi Penerima Anugerah Hamengku Buwono IX di Kagungan dalem Bangsal Sri Menganti, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (19/12) malam. Dalam sambutannya, Rektor UGM, Prof Ova Emillia, menjelaskan Anugerah Hamengku Buwono IX tahun 2024 merupakan penghargaan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi sifat dan kriteria raja Keraton kesembilan itu. “UGM mengakui dan menjunjung tinggi jasa-jasa Sri Sultan Hamengku Buwono IX terhadap negara dan bangsa dalam rangka mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, kemanusiaan, khususnya bagi pendirian, pembinaan, dan pengembangan UGM,” jelasnya. Ova menekankan bahwa Negara memerlukan figur dengan sifat-sifat keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan tokoh yang mampu berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa Indonesia.Ova memaparkan, terpilihnya Haedar Nashir sebagai penerima Anugerah ini karena UGM menilai Haedar merupakan tokoh terpilih yang konsisten dan berkomitmen menjalankan setiap tugas pengabdiannya dalam bidang Pendidikan, sosial, politik, dan kemanusiaan. “Selamat kepada Prof. Haedar Nashir, yang telah menerima Anugerah Hamengku Buwono IX tahun 2024,” terang Ova. “Penghargaan ini tentu menjadi amanah yang senantiasa harus dirawat agar karya tugas pengabdian di masa mendatang terus bertumbuh dan bermanfaat bagi kehidupan sosial masyarakat,” imbuhnya. Sementara, Sultan dalam sambutannya mengulas soal sejarah Haedar saat pertama memimpin Muhammadiyah pada periode 2015-2020 silam. Kemudian kembali memimpin pada periode kedua 2022-2027 dengan membawa cita-cita Muhammadiyah Unggul-Berkemajuan atau ‘Centre of Excellence’. “Jelas kiranya, bagi sosok Bapak Haedar Nashir, paradigma Islam yang rahmatan lil alamin dan role model Centre of Excellence bukanlah sebatas gagasan kosong, melainkan sebuah laku hidup Muhammadiyah di pentas nasional dan global,” jelas Sultan. Haedar pun menyampaikan ia merasa terhormat dan berterima kasih kepada seluruh pihak atas Anugerah yang ia terima. “Terima kasih saya sampaikan ke Bu Rektor (UGM), Keraton, dan tentunya ke Muhammadiyah yang telah memberi saya kesempatan untuk memperoleh Anugerah Hamengkubuwono IX ini dari UGM tercinta,” tuturnya. Dalam acara ini, Haedar menyampaikan orasinya yang bertajuk ‘Transformasi Mentalitas dan Kebudayaan Indonesia’. Ia menjelaskan, topik ini diangkat atas keprihatinannya terhadap sejumlah kejadian atau kasus belakangan ini. Kejadian atau kasus tersebut, kata Haedar, sebagai fakta sosial yang menunjukkan adanya krisis atau peluruhan moral dan etika luhur bangsa belakangan ini. Dalam acara tersebut, turut dihadiri Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X, dan juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Gamping selenggarakan kegiatan Commitment Building pegawaiProgram Character Based Muhiga-Sekarini School (CBM-SS) pada tanggal 14-15 Desember 2024 di Hotel Satriafi Kaliurang. Watini S.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan dalam sambutannnya bahwa, “tujuan kegiatan commitment building program ini adalah untuk membangun dan memperkuat komitmen baik secara individu masing-masing pegawai atau satu kesatuan guru karyawan terhadap tujuan, visi, serta nilai-nilai dalam program Character Based Muhiga- Sekarini School (CBM-SS) di SMP Muhammadiyah 1 Gamping, sehingga dapat menciptakan rasa tanggung jawab, meningkatkan kerja sama tim, dan memastikan bahwa semua pihak terlibat berkomitmen untuk bekerja bersama dalam mencapai tujuan yang telah disepakati”. “Kegiatan ini mengimplementasikan Buku Pedoman CBM-SS yang telah disusun. Buku pedoman ini disusun sebagai acuan dalam membentuk dan mengembangkan sikap perilaku, pembiasaan dan internalisasi tata nilai sebagai perwujudan akhlak mulia peserta didik khususnya di SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Dalam buku ini terdapat tujuh tata nilai yang merupakan rumusan dari hasil survei harapan dari orang tua, guru, dan peserta didik yang menjadi nilai utama yang ditanamkan kepada peserta didik SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Selain itu buku pedoman tersebut juga memuat Standar Operasional Prosedur (SOP) kebiasaan SMP Muhammadiyah 1 Gamping baik di lingkungan sekolah maupun SOP di luar sekolah, terdapat pembiasaan kalimat toyyibah, ice breaking-jargon-motivasi, dan monitoring evaluasi CBM-SS. Akhlak mulia diharapkan dapat tertanam kuat dalam jiwa peserta didik atas dasar iman, sedemikian hingga dapat mewujudkan Visi sekolah yaitu Berakhlak Qur’ani, Unggul, Terpercaya”, tambah beliau. Dalam kegiatan Commitment Building pegawaiProgram Character Based Muhiga-Sekarini School (CBM-SS) mencakup pemaparan konsep program CBM-SS, 7(tujuh) tata nilai karakter CBM- SS, sekaligus mempraktekkan yang ada dalam buku pedoman, kontemplasi mengenal diri, dengan nara sumber utama Ir. H. Samiyanto, M. Sc. yang sekaligus sebagai pendamping program. Outbond yang sangat seru mengawali kegiatan di hari ke dua, menambah semarak, semangat dan semakin menjalin kekompakan guru karyawan SMP Muhammadiyah 1 Gamping, yang dilanjutkan dengan agenda materi monev CBM-SS. Dr. Ir. H. Samiyanto, M. Sc menyampaikan rangkuman dan refleksi kegiatan mencakup perjalanan manusia, Visi Misi manusia, Visi-misi-Strategy organisasi-individu, keunggulan akhlak siswa melalui CBM-SS, perlunya beberapa tata nilai sebagai andalan, jihad. Serta kebersamaan, kesatuan, kesabaran. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembacaan ikrar komitmen bersama dan penandatanganan Commitment Building Program Character Based Muhiga-Sekarini School oleh seluruh guru karyawan SMP Muhammadiyah 1 Gamping. (Humas Muhiga)
Pakem, Dalam upaya meningkatkan kinerja guru terhadap pelayanan terhadap perserta didik, SD Muhammadiyah Pakem mengadakan pelatihan tentang Psikologi Pendidikan dan Gerakan Sekolah Menyenangkan. Pelatihan ini berlangsung pada hari Selasa, 17 Desember 2024 di Saung Mbah Sastro, Ngaglik, Sleman dan dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 dan 2 Pakem. Pelatihan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 14.30 WIB, dengan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pelatihan tentang Psikologi Pendidikan dengan narasumber Sonny Adrianto, S.Psi.,Ph.D. dan Mira Aliza Rachmawati, S.Psi.,M.Psi. yang merupakan dosen Psikologi UII. Sesi kedua tentang Gerakan Sekolah Menyenangkan dengan narasumer Hatri Andari, S.Pd.SD. pengawas TK/SD Kapanewon Pakem. Rr. Afiati Fatimah, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pakem menyampaikan “ rasa terima kasih yang mendalam kepada para narasumber yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi peserta pelatihan”. Khususnya bagi para guru yang langsung berhadapan dengan peserta didik, sehingga dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta didik merasa nyaman dan senang berada di sekolah. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu guru meningkatkan kemampuannya dalam memahami karakteristik peserta didik dan memahami perilaku belajar siswa, sehingga guru mampu menemukan solusi dari masalah yang dihadapi peserta didik serta mampu memberikan dorongan dan motivasi kepada peserta didik agar memiliki semangat belajar yang tinggi. Saat pelatihan, para narasumber tidak hanya menyampaikan materi tentang dasar Psikologi Pendidikan, tetapi juga menggali lebih dalam permasalahan peserta didik mulai dari permasalahan kognitif, emosi, psikomotor, maupun perilaku. Kemudian peserta pelatihan juga diberikan panduan untuk mengidentifikasi dan penganan permasalah/ keadaan yang dialami oleh peserta didik. Di sela-sela pelatihan, narasumber juga diberikan permainan atau ice breaking untuk memecahkan ketegangan para peserta pelatihan. Sehingga suasana pelatihan menjadi lebih seru dan menyenangkan. Peserta pelatihan juga diberikan pemahaman tentang Gerakan Sekolah Menyenagkan. Gerakan Sekolah Menyenangkan bermanfaat untuk membangun kesadaran para guru, kepala sekolah, orang tua, dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun ekosistem dan budaya sekolah yang menyenangkan, kolaboratif, inklusif, dan setara agar para murid menemukan potensi dirinya dalam menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat dan tak menentu. Keberhasilan pelatihan ini tidak hanya dilihat dari meteri yang disampaikan oleh narasumber, tetapi juga antusiasme dan respons positif yang diberikan oleh para guru dan karyawan. Reportase : Erlin Noviyanti S.Pd Editor : Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.Or.IdJum’at -Sabtu 13-14 Desember 2024 ratusan anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 03 Sleman mengikuti gelaran Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang diikuti oleh 125 peserta dari berbagai cabang.Acara yang berlangsung di SD Muhammadiyah Dadapan ini tidak hanya sebatas ujian, namun juga diisi dengan berbagai kegiatan positif lainnya seperti bakti sosial dengan membagikan sembako kepada 30 warga kurang mampu di lingkungan SD Muhammadiyah Dadapan sebagai bentuk kepedulian Tapak Suci terhadap sesama dan lingkungan sekitar.UKT kali ini bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam berbagai aspek, mulai dari pemahaman agama Islam dan Muhammadiyah, ilmu pencak silat, pemahaman tentang organisasi, hingga pembinaan fisik dan mental dan pengetahuan tentang kesehatan olahraga.“Ujian Kenaikan Tingkat ini merupakan momen penting bagi para anggota untuk mengukur sejauh mana mereka menguasai materi yang telah diajarkan,” ujar tutur Arfan salah satu panitia acara.saat ditemui di sela-sela acara.Selain UKT, acara ini juga dimeriahkan dengan pawai ta’aruf yang bertujuan untuk memperkenalkan Tapak Suci kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Turi. Pawai yang diikuti oleh seluruh peserta ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.Tidak hanya itu, peserta juga diajak untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Gedung Dakwah Tapak Suci Pimda 03 Sleman di Utara dusun Kemiri Donokerto Turi.