Turi, Pdmsleman.Or.Id Dalam upaya meningkatkan kualitas dan inovasi produk unggulan, Pengurus Cabang Aisyiyah (PCA) Turi melakukan studi tiru ke PCA Wonosari, tepatnya di PRA Wareng Wonosari, pada Ahad, 14 Desember 2024. Kegiatan studi tiru ini diikuti oleh seluruh jajaran PCA Turi, termasuk Pimpinan Harian, Ketua Majelis, dan Ketua Ranting. “Studi tiru ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana cara mengolah bahan-bahan alami menjadi produk yang bernilai tambah ,” ujar Hj. Sri Winarti M.Pd Ketua PCA Turi. Melalui kegiatan ini, PCA Turi berharap dapat menumbuhkan ide-ide kreatif untuk mengembangkan produk unggulan yang sesuai dengan potensi alam dan sumber daya yang ada di wilayah Turi. “Kami akan mencoba untuk menerapkan ilmu yang kami dapatkan di sini untuk mengembangkan produk-produk unggulan di PCA Turi,”. Para peserta sangat antusias mengikuti proses pembuatan produk-produk tersebut dari awal hingga akhir. Selain itu, para peserta juga berkesempatan berdiskusi dengan para pengrajin dan pengelola usaha terkait dengan berbagai aspek produksi, pemasaran, dan pengembangan produk. Belajar dari berbagai produk unggulan di Wonosari diantaranya tentang pembuatan jamu Yuniari, batik Demang Wonopwiro, dan minuman aloevera yang merupakan produk unggulan majelis ekonomi PCA Wonosari. Selain mempelajari tentang produk unggulan, kegiatan studi tiru ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama antara PCA Turi dan PCA Wonosari semakin erat di masa mendatang. Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Aisiyah Ranting ( PRA) Sombangan Raya gelar pengajian pada Ahad ( 15/12/2024 ) bertempat di Masjid Al Falah Sombangan, Sumbersari, Moyudan, Sleman. Dalam pengajian tersebut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Aisiyah ( PCA) Moyudan, dan PRA Sombangan Raya. Hadir pula ratusan warga Aisiyah Ranting Sombangan Raya yang meliputi Jamaah Masjid Al Falah Sombangan, Jamaah Masjid Al Fatah Nglahar, Jamaah Masjid Al Muharrar Dukuh dan Jamaah Mushala Al Ukhuwwah Depok. Sudiyono, Ketua Takmir Masjid Al Falah Sombangan sebagai tuan rumah mengucapkan terima kasihnya kepada PRA Sombangan Raya atas kepercayaannya sebagai ajang pengajian perdana PRA Sombangan Raya. Selanjutnya Ia juga mengutarakan bahwa mencari ilmu merupakan kebutuhan semua orang, tidak memandang usia. ” Untuk itu pengajian ini merupakan ajang silaturahmi dan thalabul ilmi untuk kita semua.” Pada saat diberikan memberikan sambutan PCA Moyudan yang disampaikan oleh Yuni Kudandari atas nama PCA Moyudan memberika apresiasi kepada PRA Sombangan atas diselenggarakannya pengajian perdana bagi Anggota PRA. Ia berharap agar pengajian tersebut bisa dilaksanakan dengan kontinyu dan konsekuen. ” Pada saat ini mengambil tema Pola Asuh Anak di Dalam Era Digital, yang mungkin merupakan masalah yang kita hadapi bersama, dimana banyak anak yang kecanduan HP, semoga melalui pengajian ini bisa kita temukan solusinya.” Ungkap Kuswandari. Selanjutnya Kuswandari juga mengutarakan masalah lingkungan, maka Ia mengajak ke seluruh warga Aisiyah untuk bisa mengelola sampah rumah tangga.” PCA Moyudan sudah terbentuk Lembaga Lingkungan Hidup dan Pencegahan Bencana ( LLHPB), semoga Lembaga tersebut bisa memberikan edukasi kepada kita semua.” Pungkasnya. Materi pengajian disampaikan oleh Zuniarsih M.Pd mengambil tema Pola Asuh Anak di Era Digital. Dalam pemaparannya Zuniarsih menyampaikan bahwa Era digital tidak bisa dihindari, namun perlu beradaptasi dan memilih pola asuh yang tepat dalam terpaan digital tersebut. Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI bahwa pola asuh anak dan remaja di era digital berfokus pada pendampingan dan bimbingan kepada anak dalam menggunakan gadget. Selanjutnya Zuniarsih juga menjelaskan segi positif dan negatif penggunaan media digital. Bentuk hadiah terbaik untuk anak adalah selalu membersamai tumbuh kembang anak, tidak membandingkan anak dan memanjakan keegoisan orangtua, dengan menuntut banyak hal ke anak harus sesuai keinginan orangtua. ” Selain itu perlu ditanamkan keyakinan bahwa kehadiran anak-anak, mampu memberikan kebahagiaan dan kegembiraan orang-orang di sekitarnya.” Tambah Zuniarsih. Adapun dampak psikologi bagi anak yang selalu dijanjikan hadiah adalah selalu bergantung pada hadiah, anak melakukan kegiatan cuma karena ingin mendapat hadiah, sehingga sikap anak bisa semakin buruk.” Dampak lainnya yaitu anak kurang mengerti perjuangan dan keberhasilan, anak kurang percaya diri, dan akan berkembang menjadi anak yang suka menuntut.” Imbuhnya. Zuniarsih mengajak kepada Anggota Aisiyah untuk berprinsip dan berpedoman, ” Anak-anakmu lebih mementingkan kehadiranmu daripada hadiahmu.” Pungkasnya. Reportase Sugiyanto/ PRM Sombangan Raya) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Depok, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 14 Desember 2024 bertempat di SD Muhammadiyah Condongcatur Depok berlangsung acara bersejarah dalam dunia pendidikan Muhammadiyah Sleman. Acara pembukaan dimulai dengan Kalam Ilahi yang menggetarkan hati, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Sang Surya. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai pendidikan di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Pembacaan Surat Keputusan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman tentang pengangkatan pegawai, baik guru maupun tenaga kependidikan menjadi komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengangkatan tenaga pendidik yang berkualitas. Seluruh calon pegawai kemudian diminta untuk membacakan pernyataan janji, yang diikuti dengan penyerahan SK Pengangkatan Pegawai secara simbolik. Momen ini tidak hanya menjadi simbol pengangkatan, tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban oleh setiap pegawai dalam mendidik generasi penerus bangsa. Sambutan dari H. Surakhmad, S.Pd, perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman, menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. ” guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan bagi siswa serta pentingnya integritas, moral, dan akhlak dalam menjalankan tugas sebagai pendidik”. Acara dilanjutkan dengan pembinaan dan pembekalan Ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan oleh Arif Mahfud, S.Ag, selaku Sekretaris PDM. Dalam pembekalannya, Arif Mahfud menyampaikan delapan kompetensi guru berkemajuan yang harus dimiliki, antara lain pemahaman terhadap visi pendidikan nasional, peta jalan pendidikan Muhammadiyah, serta wawasan keislaman dan keilmuan. Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dan inovasi dalam dunia pendidikan. Dengan semangat yang tinggi, seluruh pegawai baru diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sleman. Reportase Arif M MSi Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Tahun 2024, Muhammadiyah genap berusia 112 tepatnya 18 November 2024. “Dikarenakan masa pilkada maka peringatan Milad Muhammadiyah Cabang Tempel Sleman Yogyakarta baru dilaksanakan pasca pilkada yakni pada tanggal 10 Desember 2024,” demikian Drs. H. Samsul Alam, M.Si selaku ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempel menyampaikan sambutannya dalam acara rangkaian milad Muhammadiyah ke 112 tingkat cabang Tempel yang bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Jalan Tempel Seyegan KM 5.5 Gendol Sumberrejo Tempel Sleman. “Adapun puncak acara milad InsyaAllah akan diadakan gelar potensi siswa dan servis gratis atau hemat pada Bulan Januari 2025 yang di pusatkan di perguruan Muhammadiyah Gendol.PCM Tempel sangat mengucapkan terimakasih atas partisipasi aktif dan dukungan semua biaya acara pagi ini oleh SMP Muhammadiyah 1 Tempel. Sambutan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman disampaikan oleh H. Arif Sulistyo, SE yang menyampaikan apresiasi terhadap acara milad ini dengan acara berfikir berupa workshop Sukses PPDB 2025.“Mari sinergi dan keberlanjutan pendidikan dari TK ABA, SD Muhammadiyah SMP Muhammadiyah dan SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Tempel untuk terus dilakukan melalui program-program yang bagus. Workshop ini bertajuk Sukses PPDB 2025 dengan menghadirkan tiga pemateri hebat, pemateri yang pertama oleh H.Supardi, M.Pd dengan tema “ Glowing School”. Pemateri yang kedua H. Suparyanto, S.Pd dengan tema “ Manajemen Sukses PPDB 2025”, dan pemateri yang ketiga H.Moh Yusuf SS, M.Si dengan tema “Jariyah School”. Workshop ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 1 Tempel, perwakilan Kepala Sekolah dan Guru TK, SD, SMP dan SMK Muhammadiyah se-Kecamatan Tempel, Perwakilan PDM, PCM, PRM, PCA, PRA serta IGABA Tempel serta perwakilan wali murid serta siswa SMP Muhammadiyah 1 Tempel. Acara yang pertama diawali dengan pembukaan, pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, Sambutan Kepala Sekolah, Sambutan – Sambutan, acara inti, tanya jawab, penutup. Memasuki acara inti yakni penyampaian materi oleh H.Supardi,M.Pd mengenai Glowing School yakni pembaharuan yang dilakukan disatuan pendidikan. Pembaharuan yang dimaksud dapat berupa perubahan kurikulum, perbaikan fasilitas sarana dan prasarana sekolah, peningkatan layanan sekolah baik administrasi maupun kegiatan belajar mengajar serta adanya kolaboratif antara pendidik dengan peserta didik. Materi yang kedua dengan tema Manajemen Sukses PPDB 2025 oleh H. Suparyanto, S.Pd, strategi sukses PPDB yang dapat dilakukan yakni, 1) Bentuk Tim PPDB disekolah ; 2) Pembekalan Tim PPDB; 3) Penyusunan Program PPDB ; 4) Rapat Kerja Finalisasi Program PPDB; 5)Pelaksanaan PPDB yang mencakup tahapan Pelaksanaan, Evaluasi, dan RTL. Hal yang perlu dilakukan sebelum memulai strategi tersebut, sekolah harus menentukan pilihannya dengan dua pilihan yakni “Sekolah Bermutu” atau “Sekolah Unggul”. Dengan ditentukannya kriteria tersebut maka sekolah akan lebih mudah dalam mensukseskan PPDB dan mempermudah TIM PPDB dalam mempromosikan sekolah untuk menarik minat siswa beserta wali muridnya bergabung dengan sekolah yang dipromosikan. Lalu bagaimana yang dapat kita lakukan sekarang untuk mensukseskan PPDB 2025? Untuk mensukseskan PPDB 2025 hal-hal yang dapat menjadi motivasi kita adalah Bangkit; Semangat; Jangan Menunda; Jangan Mengeluh; Jangan Menyalahkan Keadaan; Jangan Mempermasalahkan keberadaan Kompetitor; dan Tetap Kompak. Materi yang terakhir oleh H. Moh Yusuf SS, M.Si dengan mengangkat tema “ Jariyah School”. Kata “Jariyah” berasal dari bahasa Arab yang berarti “berlanjut”. Dengan demikian, yang dimaksud dengan “Jariyah School” adalah salah satu bentuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, yaitu membangun sekolah. Dalam konteks guru, mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada murid-murid juga merupakan amal jariyah. Ilmu yang diajarkan oleh guru akan menjadi sumber pahala yang terus mengalir, selama ilmu tersebut diamalkan oleh murid-muridnya. Pada kesimpulannya, seorang pendidik atau seorang guru harus selalu sabar dan semangat dalam mendidik maupun membimbing peserta didiknya ke jalan yang benar guna mencapai masa depan yang cerah. Memasuki purna acara terdapat sesi tanya jawab, hadirin yang mengikuti workshop dipersilakan untuk menyampaikan atau memberikan pertanyaan mengenai materi yang telah disampaikan oleh ketiga narasumber tersebut. Selanjutnya, yang sudah memberikan pertanyaan kepada narasumber mendapatkan sebuah doorprize sebagai bentuk cindera mata bagi yang sudah memberanikan diri untuk bertanya. Selain itu, ketiga pemateri tersebut juga mendapatkan sebuah buku dari sekolah. Setelah semua acara selesai berjalan dengan lancar. Tak hanya penanya saja, yang mendapatkan cindera mata namun seluruh peserta workshop mendapatkan souvenir berupa payung. Setelah semua berjalan dengan lancar memasuki acara yang selanjutnya yakni pembacaan doa yang di pimpin oleh Ustadz Wahyu Rahmadi, S.Ag selaku Guru Ismuba di SMP Muhammadiyah 1 Tempel. Sebelum acara ditutup, terakhir memasuki sesi foto bersama. Dapat disimpulkan bahwa dengan mengikuti acara Workshop terdapat banyak manfaat. Seperti halnya, mendapat ilmu baru ataupun wawasan baru dalam usaha mensukseskan PPDB ditahun yang akan datang. Semoga workshop ini dapat membuat wawasan kita semakin bertambah demi kemajuan SMP Muhammadiyah 1 Tempel di masa yang akan datang.“MUTESA?” Jaya.., jaya.., jaya… Reportase : Ayu Tri Utami, S.Pd. Guru SMP Muhammadiyah 1 Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Prambanan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Prambanan Sleman sukses menggelar Puncak Milad Muhammadiyah ke-112 dengan penuh kemeriahan dan antusiasme yang tinggi. Acara yang dihadiri oleh sekitar 4.000 warga Muhammadiyah Prambanan ini berlangsung pada Ahad, 8 Desember 2024, di lapangan Taman Wisata Candi Banyunibo, Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pengajian Ahad Pagi (Jihad Pagi) di Masjid Al Birr bersama Ustadz Khoirudin Basori. Seusai pengajian, jamaah berbondong-bondong menuju lapangan Candi Banyunibo untuk mengikuti senam massal yang penuh semangat. Selain itu, berbagai kegiatan sosial dan edukatif turut memeriahkan acara ini, seperti pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim medis dari PKU Muhammadiyah, santunan kepada siswa/i kurang mampu dari TK ABA yang disalurkan oleh PCA Prambanan, serta beasiswa pendidikan dari SMK Muhammadiyah Prambanan untuk siswa-siswi SD kurang mampu. Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Prambanan, H. dr. Omar Indroyono, menyampaikan bahwa acara ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke-112 di Prambanan. Sebelumnya, telah diselenggarakan Edufair Muhammadiyah, yaitu pameran pendidikan Muhammadiyah, pada hari Kamis dan Jum’at, 14-15 November 2024, di SMK Muhammadiyah Prambanan. Edufair tersebut menjadi wadah untuk mengenalkan keunggulan lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah di wilayah Prambanan kepada masyarakat luas. “Puncak acara Milad Muhammadiyah ke-112 ini bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum refleksi dan syukur atas kiprah Muhammadiyah selama ini. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Semoga semangat ini menjadi penyemangat seluruh warga Muhammadiyah Prambanan dalam mengabdi kepada umat dan bangsa,” . Ketua Panitia, Sigit Rohmadiantoro, S.Pd.T., M.Pd, juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. “Acara ini disupport penuh oleh PCM, PCA Prambanan, PRM, PRA se-Prambanan, seluruh Amal Usaha Muhammadiyah di Prambanan, dan para mitra-mitra. Kebersamaan inilah yang menjadikan acara Milad Muhammadiyah ke-112 di Prambanan begitu semarak dan sukses,” ungkapnya. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan seni dan kreativitas dari siswa-siswi Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Prambanan, TK ABA Jamusan, SD Muhammadiyah MBS, SD Muhammadiyah Prambanan, SD Muhammadiyah Bendosari, dan SMP Muhammadiyah 2 Prambanan. Tidak hanya itu, stand-stand menarik dari berbagai unit usaha milik PCA, PRA, dan ortom Pemuda Muhammadiyah turut meramaikan suasana, menghadirkan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Sebagai puncak kemeriahan, acara ini menyediakan ratusan doorprize, termasuk 8 doorprize utama yang dinantikan oleh seluruh peserta. Puncak Milad Muhammadiyah ke-112 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi yang mempererat ukhuwah antarwarga Muhammadiyah, tetapi juga menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang Muhammadiyah dalam membangun umat dan bangsa. REportase Eko Priyo AN M.PD PCM Prambanan Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman