![]()
Author Archives: Arief Hartanto
SEDEKAH DI BULAN RAMADHAN, PAHALA BERLIPAT GANDA JADI BEKAL AKHIRAT
Musa Jundana, Lc, Materi Hari Ke 5 Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan rahmat. Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan dalam bulan ini adalah sedekah. Bersedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT. Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi No. 663, Hasan Shahih) مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad No. 17403, Shahih) Bentuk Sedekah yang Dianjurkan مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Barang siapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi No. 807, Shahih) Kesimpulan Sedekah di bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih pahala berlipat ganda dan menjadi bekal di akhirat. Dengan berbagi rezeki kepada sesama, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita termasuk golongan yang gemar bersedekah dan mendapatkan keberkahan dari-Nya. Aamiin.
![]()
SHALAT TARAWIH: MOMEN ISTIMEWA DEKAT DENGAN ALLAH
Materi 4 Kultum Ramadhan Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah khas di bulan Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan. Ibadah ini menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, dan meraih ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Keutamaan Shalat Tarawih مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 37 dan Muslim No. 759) Waktu dan Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih dilakukan setelah shalat Isya’ hingga menjelang fajar. Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Jumlah rakaat shalat Tarawih bervariasi, ada yang melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dan ada juga yang 20 rakaat, sesuai dengan kebiasaan di berbagai daerah. Menghidupkan Ramadhan dengan Shalat Tarawih Kesimpulan Shalat Tarawih adalah ibadah yang memiliki banyak keutamaan di bulan Ramadhan. Dengan penuh keimanan dan keikhlasan, kita dapat meraih ampunan, keberkahan, dan kedekatan dengan Allah SWT. Semoga kita dapat menjalankan shalat Tarawih dengan istiqamah dan mendapatkan manfaat spiritualnya secara maksimal. Aamiin.
![]()
#03-AL QUR’AN SEBAGAI CAHAYA GENERASI ALPHA- Diandi Setiawan SMP MUH 2 Godean #Muhammadiyah #Sleman
![]()
KAJIAN AHAD PAGI | Ustadz dr. H. Muhammad Arifuddin, Sp.OT | Masjid Ahmad Dahlan Rejodani
NGAGLIK BERKEMAJUAN
![]()
PERBANYAK ISTIGHFAR SIANG MALAM, BERSIHKAN HATI DI BULAN SUCI & HAPUS DOSA
Pdmsleman.Or.Id Musa Jundana, Lc Materi Hari Pertama Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik bagi setiap Muslim untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun kepada Allah). Istighfar bukan sekadar ucapan, tetapi merupakan wujud kesadaran dan penyesalan atas dosa yang telah dilakukan serta komitmen untuk memperbaiki diri. Dengan memperbanyak istighfar, hati menjadi bersih, ketenangan jiwa diraih, dan dosa-dosa diampuni oleh Allah SWT. Keutamaan Istighfar وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا “Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan atau menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa: 110) فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَوًراً يُرْسِلِ السَمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَاراً وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَاراً “Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, dan membanyakkan harta serta anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.’” (QS. Nuh: 10-12) Keutamaan Istighfar di Malam dan Siang Hari طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا “Beruntunglah orang yang dalam catatan amalnya terdapat banyak istighfar.” (HR. Ibnu Majah No. 3818, shahih) يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟ “Tuhan kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berkata: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan? Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri? Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni?’” (HR. Bukhari No. 1145 dan Muslim No. 758) Kesimpulan Istighfar adalah kunci ketenangan hati dan pembersih dosa. Dengan memperbanyak istighfar siang dan malam, terutama di bulan Ramadhan, kita dapat meraih keberkahan, kemudahan rezeki, serta diampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang senantiasa memohon ampun dan mendekat kepada-Nya. Aamiin.
![]()
#02 Pemuda Harapan Masa Depan Bangsa, Galing Haydar Al-Lantip- PRM Prambanan #Muhammadiyah #viral
![]()
RAIH KEBERKAHAN SEPANJANG MASA DENGAN SAHUR & BERBUKA BERSAMA
Musa Jundana, Lc Materi Hari Kedua Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Di dalamnya, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa dengan optimal, termasuk dengan menghidupkan sunnah sahur dan berbuka bersama. Kedua amalan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga memiliki keutamaan spiritual yang luar biasa. Keutamaan Sahur تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً “Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari No. 1923 dan Muslim No. 1095) فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ “Pembeda antara puasa kita dan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim No. 1096) Keutamaan Berbuka Puasa مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Barang siapa memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi No. 807, shahih) إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةً مَا تُرَدُّ “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah No. 1753, shahih) Cara Menghidupkan Sunnah Sahur & Berbuka Bersama لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ “Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari No. 1957 dan Muslim No. 1098) Kesimpulan Sahur dan berbuka adalah dua amalan yang memiliki keberkahan besar di dalamnya. Dengan menghidupkan sunnah ini, kita tidak hanya mendapatkan manfaat fisik tetapi juga keberkahan yang akan terus mengalir sepanjang masa. Semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan meraih keberkahan dari setiap sunnah yang dianjurkan Rasulullah ﷺ. Aamiin.
![]()
#01 Keutamaan Menuntut Ilmu – SD Muhammadiyah Cepitsari Cangkringan – Lomba Kultum DakwahOnline MPI
![]()
Kirab Budaya SMK Muhammadiyah Gamping Meriahkan Hari Jadi ke-270 DIY dan Sambut Ramadan 1446 H
Eskamuga, Gamping, Pdmsleman.Mu.Or.Id SMK Muhammadiyah Gamping menggelar Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-270 Daerah Istimewa Yogyakarta serta menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1446 H. Acara ini berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025, dengan titik start dari SMK Muhammadiyah Gamping dan menempuh rute sepanjang 3 kilometer melalui Jalan Wates. Kirab Budaya ini diikuti oleh sekitar 400 peserta, yang terdiri dari siswa, guru, serta berbagai elemen masyarakat. Salah satu daya tarik utama dalam kirab ini adalah 15 gunungan yang dibuat secara kreatif oleh para siswa. Gunungan tersebut menjadi simbol semangat dan kebersamaan dalam melestarikan budaya di lingkungan sekolah. Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah Gamping, Asarika Fajarini, ” kami mengapresiasi seluruh siswa yang telah berpartisipasi dalam pembuatan gunungan dan dalam pelaksanaan kirab”. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreatifitas siswa, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap budaya lokal. Sementara itu, perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping, Maryono, juga turut memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa “Muhammadiyah tidak menolak budaya selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan klenik”. Maryono kemudian secara resmi mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya kirab. Kirab Budaya ini disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar. Sepanjang perjalanan, peserta kirab menampilkan berbagai atraksi yang mencerminkan kekayaan budaya Yogyakarta. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya semakin tumbuh di kalangan generasi muda, khususnya siswa SMK Muhammadiyah Gamping. Reportase Dwitoro PCM Gamping Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()