Keluarga Bahagia Tanpa Kekerasan, Visi Aisyiyah Dan Muhammadiyah

Listiyaning Wulan (Mahasiswa RPL Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta) “ Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan di jadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang” (QS Ar-Rum:21). Allah menjadikan kita untuk berpasang-pasangan (berkeluarga) supaya tentram dan bahagia. Prinsip kebahagian Rumah Tangga adalah adanya kasih sayang, kesabaran, kesetaraan, kerjasama dan rasa bersyukur.(Alisah, 2019), tetapi kebahagian dalam keluarga sering dirusak, karena salah satu dari anggota keluarga tidak menjalankan salah satu atau beberapa dari prinsip kabahagaian dalam berumah tangga. Salah satunya adalah dengan kekerasan. Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah serius yang tidak hanya merusak,  mangancam keutuhan dan keharmonisan keluarga, tetapi juga melanggar nilai-nilai agama Islam. Aisyiyah dan Muhammadiyah sebagai organisai Islam mendefinisikan KDRT sebagai tindakan kekerasan fisik, psikologi, seksual dan ekonomi yang dilakukan oleh anggota keluarga terhadap anggota keluarga lainya. KDRT sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kasih sayang yang diajarkan Islam(Zulkifli, n.d.), Aisyiyah dan Muhammadiyah memiliki tanggung jawab dan peran penting dalam mengentaskan KDRT. Data kasus kekerasan di Indonesia sumber Komnas Perempuan tercatat 289.111 tahun 2023, tidak menutup kemungkinan ada kasus yang tidak terlaporkan di komnas perempuan karena alasan tertentu (Komnas2023). Di sebutkan dalam Al-Quran “Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka menurut yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan yang banyak padanya” (QS AN NISA :19) dan QS An-Nur: 30, menekankan pentingnya menghormati dan melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak(Rofiah, 2017). Ayat-ayat ini juga menegaskan bahwa KDRT tidak dapat dibenarkan dan harus diatasi dengan cara yang adil dan bijaksana. Sesuai dalam Undang-undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Faktor yang dapat menyebabkan KDRT menurut perspektif Islam adalah: Kebijakan yang di ambil oleh Aisyiyah dan Muhammadiayah diantaranya adalah Aisyiyah: Muhammadiyah:      Kebijakan pencegahan KDRT dalam perspektif Aisyiyah dan Muhammadiyah menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan, pendidikan agama, dan kerjasama dengan pemerintah. Dengan kerjasama, kita dapat mencegah KDRT dan membangun keluarga bahagia yang harmonis dan sejahtera(Alisah, 2019).

Loading

Strategi Dakwah Jitu Hadapi Gen Z                

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Tempel bekerjasama dengan Tim Abdimas UMY menyelanggarakan pelatihan dakwah bagi pengurus cabang pemuda Muhammadiyah dan Nasyiyatul Aisyiyah Tempel Sleman Yogyakarta (PCPM dan PCNA). Pelatihan dakwah ini bertajuk strategi dakwah di kalangan kaum Gen Z. Pelatihan ini bertujuan agar kedua organisasi kepemudaan Muhammadiyah tersebut mampu untuk memilih strategi yang tepat dalam menyampaikan dakwah terumata di kalangan komunitas seusia mereka yang masuk dalam kelompok Gen Z. Tim dosen UMY diwakili oleh Dr. Sugeng Riyanto dam Sobar M Johari Ph. D, yang menggandeng ahli manajemen, Muhammad Ichsan SE MM, dosen Akademi Manajemen Putra Jaya (AMPJ) Yogyakarta. Menurut pandangan Sobar, dakwah di kalangan Gen Z memerlukan strategi berbeda dengan kaum sebelumnya, oleh sebab Gen Z tumbuh bersama dengan tumbuhnya gadget yang mendampinginya setiap hari. Gen Z adalah kelompok anak muda yang melek tehnologi, ekspresif, multi tasking dan cepat berpindah antara sati ektifitas ke aktifitas yang lain. Sementara, Sugeng Riyanto menambahkan bahwa dakwah di kalangan Gen Z memerlukan kesabaran ekstra. “Cara cara tradisional mulai harus dikombinasi dengan cara baru yang memanfaatkan tehnologi dan sosial media. Mereka ini adalah generasi yang ekspresif, jadi kalau cuma diceramahi terus, ya mereka bosan. Maka perlu  dicari media yang lebih interkatif misalnya penggunaan sosial media, atau mereka diajak berkatifititas bersama dalam permaian/game. Bahkan sesekali kegiatan tadabur alam sangat penting bagi mereka, atau bahkan sesekali diajak piknik” lanjut Sugeng. Muchamad Ichsan mengharapkan PCPM Dan PCNA mempunyai sistem organisasi yang bagus, sehingga dakwah ke kalangan Gen Z bisa dikelola dengan baik. Perlu planning, executing dan evaluating. Dakwah jangan ditempatkan sebagai kegiatan ritual belaka, tetapi dakwah harus dikelalola dalam prinsip prinsip manajemen yang baik. Manajemen dakwah perlu diperhatikan. Ini akan mendukung keberhasilan dakwah. Pelatihan yang diikuti oleh 60an peserta ini dilaksanakan pada 21-22 Desember 2024 di Desa Wisata Ploso Kuning, Turi Sleman, sebuah Lokasi yang sejuk dan kondusif untuk kegiatan kepemudaan. Ilham, ketua PCPM Tempel, menyambut gembira kolaborasinya dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. “Kami harap semua perguruan tinggi seperti UMY ini, sering sering berkolaborasi dengan masyarakat sekitar agar masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari keberadaannya. Kegiatan seperti ini sangat positif bagi kami”.

Loading

Baitul Arqom PCM Berbah: Meneguhkan Semangat Perjuangan dan Kebersamaan Muhammadiyah

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom pada Sabtu hingga Ahad, 28-29 Desember 2024. Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Modern (PPM) MBS Yogyakarta ini merupakan salah satu upaya strategis PCM Berbah untuk memperkuat kualitas kader dan meningkatkan ghirah perjuangan dalam organisasi Muhammadiyah.  Kegiatan ini diprakarsai oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Berbah, di bawah kepemimpinan Bapak Fadlan Mahadi, dengan jumlah peserta tercatat sebanyak 50 orang. Para peserta terdiri dari perwakilan PCM Berbah, ranting Jogotirto, Tegaltirto, Kalitirto, Sendangtirto Utara, Sendangtirto Tengah, Sendangtirto Selatan, serta berbagai utusan majelis yang ada di PCM Berbah.  Rangkaian acara berjalan dengan lancar berkat kerjasama panitia dan dukungan penuh dari Tim Instruktur MPKSDI Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh materi-materi strategis yang memperkuat wawasan keislaman dan kemuhammadiyahan, tetapi juga diajak untuk mempererat ukhuwah dan memperkokoh komitmen dalam mengemban misi organisasi.  Puncak acara Baitul Arqom ini ditutup dengan hikmat oleh Wakil Ketua PCM Berbah, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. yang dalam sambutannya  menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta untuk terus meningkatkan semangat perjuangan di Muhammadiyah “Jadikan semangat para pendahulu yang telah mendahului kita menghadap Allah Subhanahu Wata’ala sebagai teladan dalam mengemban amanah perjuangan. Muhammadiyah memerlukan kader-kader yang ikhlas, tangguh, dan siap berkontribusi bagi umat,” ungkapnya.  Kegiatan Baitul Arqom ini membuktikan pentingnya sinergi dan kerjasama lintas elemen di PCM Berbah. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi bekal kuat untuk melanjutkan perjuangan Muhammadiyah dalam menciptakan masyarakat yang berkemajuan.  Reportase Eko Priyo AN MPD, PCM Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Mencetak Kader Muda Progresif Sebagai Agen Gerakan Tajdid Muhammadiyah Cangkringan

Cangkringan, Pdmsleman.Or.Id Ahad 29 Desember 2024, kompleks SMK Muhammadiyah Cangkringan menjadi saksi pengukuhan pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Cangkringan untuk periode 2023-2027. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah tingkat Cabang dan Ranting, serta Amal Usaha Muhammadiyah se-Cangkringan. Kegiatan kali ini dengan tema yang diusung, “Mencetak Kader Muda Progresif Sebagai Agen Gerakan Tajdid Muhammadiyah Cangkringan”, dengan harapan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif, tetapi juga inovatif dalam menjalankan misi organisasi. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Prakasya Radya Sulendra, ST, dan Sekretaris Arif Noor Hakim, SE. Dalam kesempatan ini, mereka mengukuhkan Ketua PCPM Cangkringan, Satrio Utomo Wibowo, S.Pd, dan Sekretaris Rizal Aji Nugroho, S.Pd. Sementara itu, untuk PCNA CAngringan dengan Ketua Hakimah Nurrohma, Sekretaris Ayu Karisma Dewi dikukuhkan oleh Nasyiatul ‘Aisyiyah Daerah Sleman yaknioleh  Ketua Sofia Nuria Melati, SE dan Sekretaris Ayunita A Hidayati, S.Pd, juga dilantik dalam acara yang sama. H Tuyahmin, sesepuh Muhammadiyah Cangkringan, memberikan tausiyah yang menginspirasi. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa pemuda harus memiliki sifat-sifat idealis, kritis, rasa ingin tahu yang tinggi, optimis, mandiri, dan istiqomah. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga sebagai momentum untuk awal PCPM dan PCNA Cangkringan dapat berkontribusi lebih besar dalam menggerakkan roda persyarikatan terutama untuk kalangan muda. Para pengurus yang baru dilantik harapannya bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa perubahan yang signifikan bagi Muhammadiyah Cangkringanserta diharapkan kader-kader muda ini dapat menjadi agen Gerakan tajdid. Reportase Ndan Supriyanto  PCM CAngkringan Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Khitanan Massal Lazismu PCM Sleman, Sukses

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di klinik Aisyiyah Panggeran Triharjo Sleman, Rabu 25 Des 24 pagi kembali digelar acara khitanan massal Lazismu PCM Sleman. Bekerja sama dengan PCA Sleman, PRM dan PRA SE kapanewon Sleman. Dengan juru khitan dari tin khitan RS PKU Muhammadiyah Gamping yang sudah berpengalaman melakukan khitan lebih dari seribu orang. Target peserta 30 anak ternyata meluber menjadi 34 anak. Dengan cakupan area melebar hingga Turi, Bantul dan Gunung kidul. Awal hanya untuk kapanewon Sleman saja. ” Alhamdulillah nilai kebersamaan dan kebermanfaatan lebih banyak,” kata Arief Eko Wahyudi SSos ketua panitia sekaligus ketua Kantor Layanan Lazismu PCM Sleman. “Acara ini memang menjadi agenda rutin tahunan lazismu PCM Sleman dengan memanfaatkan liburan sekolah. Kepada para relasi atau donatur yang ikut support agenda ini dihaturkan banyak terima kasih, ” terang Arief . Sementara itu ketua PCM Sleman, Prof. Zahrul Muhrodi dalam sambutannya mengatakan support kepada Kantor Layanan Lazismu PCM Sleman yang sudah berhasil secara rutin menyelenggarakan kegiatan ini. ” Karena sunat adalah bagian dari ibadah dalam rangka menuju kesempurnaan mencontoh perilaku nabi,’ tandas Zahrul. Sementara ketua PCA Sleman Musabikhah, MPd juga menyambut baik acara tahunan ini dan semoga memberikan nilai kebermanfaatan lebih luas. Orang tua memanfaatkan liburan sekolah dengan mengkhitankan putranya  “Semoga dimudahkan masuk tahun ajaran baru 2025  dan harapannya pada tanggal 2 Januari 2025 anak sudah tidak sakit dan masuk sekolah dengan normal,” terang Ahmad salah satu orang tua ketika ditemui. Sedangkan panewu Sleman yang diwakili Kasi Sosial Nuki Irawan Adi Saputra .menyambut baik acara ini. Sehingga bisa membantu program dari kapanewon Sleman dibidang sosial keagamaan. “Mohon maaf pihak kapanewon tidak bisa bisa banyak membantu program ini secara materi, karena beberapa program digunakan untuk pemberian makanan bergizi dan susu bagi anak. Yang menarik dari acara ini, kantor layanan lazismu PCM Sleman juga menyediakan sarana antar jemput bagi orang tua yang kesulitan atau terkendala tranportasi. Reportase H. Ashari SIP PCM Sleman MPI PDM

Loading

PCPM Godean gelar touring ke Pantai Dewaruci Purworejo dan Silaturahmi ke SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo

Godean, Pdmsleman.Or.Id Saat musim liburan, sejumlah pihak memprakarsai touring menggunakan sepeda motor menuju objek wisata. Salah satunya, yakni diprakarsai Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Godean, Sleman. Touring dilaksanakan, Rabu (25/12/2024), dengan peserta sebagian pengurus/anggota PCM, PCA, PCNA, KOKAM serta PCPM Godean. Tak kurang dari 58 peserta antusias mengikutinya. Sedangkan tujuan touring, yakni objek wisata Pantai Dewaruci di kawasan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah. Nama Dewaruci dalam tokoh pewayangan, yakni wujud sempurna dari Werkudara atau Bima. Menurut Ketua PCPM Godean, Alamuddien Asyrozi, tak ada alasan spesifik dipilihnya Pantai Dewaruci. Namun, karena touring tersebut merupakan yang perdana digelar PCPM Godean, jarak yang ditempuh tak terlalu jauh. “Selain itu juga menghindari keramaikan destinasi wisata DIY pada saat musim liburan seperti sekarang. Dalam perjalanan, sebelum sampai Dewaruci, kami silaturahmi ke PCM Purwodadi di SMK Muhammadiyah Purwodadi,” papar Rozi. Pihaknya pun berharap, dengan jarak tak terlalu jauh, touring menggunakan kendaraan sepeda motor tersebut dapat membawa kesan mendalam serta membangun kekeluargaan persyarikatan Muhammadiyah Godean. “Semoga kebersamaan dalam rangkaian touring dan silaturahmi menjadi amal yang bermanfaat serta mendapatkan pahala berlimpah. Kami mohon maaf jika ada salah dan kekurangan,” tambahnya. Sementara itu Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Purwodadi (Esemkapurwa) Purworejo, Sumarjo, S.Fil.I, M.Pd.,menjelaskan, ketika rombongan touring yang diprakarsai PCPM Godean sampai Purwodadi, diawali silaturahmi ke PCM Purwodadi, Purworejo. “Sebelum menuju Pantai Dewaruci, rombongan silaturahim dahulu ke pengurus PCM Purwodadi di kompleks gedung Esemkapurwa. Ketua PCM Purwodadi, H. Sudarno, A. Ma, hadir pula,” papar Sumarjo. Ketika berada di Esemkapurwa, yakni amal usaha Muhammadiyah yang paling dekat dengan Pantai Dewaruci antara lain ada ramah-tamah, makan siang dan meninjau bengkel otomotif sekolah setempat. “Bengkel otomotif kami merupakan bengkel terlengkap di Kabupaten Purworejo. Ada pula produk motor listrik dan mobil listrik. Kami juga membuat oli nabati Hidrokarbon dan penghemat BBM,” urainya. Menurut Sumarjo, oli nabati bahan bakunya minyak nabati, ditambah denganTrikalsium Phospat, Kalium Sulfat dan Barium Sulfat serta Zink. Sedangkan penghemat BBM bahan bakunya empon empon. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Godean, Haris Darnawan menyerahkan vandel/plakat.sebagai cendera mata, dan Ketua PCM Purwodadi menyerahkan oli nabati serta penghemat BBM. Saat di Pantai Dewaruci antara lain dapat menikmati suara debur ombak, wahana kolam renang, saung-saung, motor ATV dll.

Loading