UMRAH AWAL RAMADHAN : MULAI BULAN SUCI DI TANAH SUCI

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Awali Ramadhan dengan keberkahan luar biasa, merasakan syahdunya ibadah di Tanah Suci bersama Surya Citra Madani. Jadikan awal Ramadhan Anda penuh makna dengan perjalanan umrah yang nyaman dan khusyuk. Program 10 Hari All-In hanya 35,5 Juta 📍 Berangkat dari Jogja | 24 Maret – 4 April 2025✈️ Maskapai Garuda Indonesia ✨ Kenapa Harus Awal Ramadhan? Rasakan atmosfer Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang dipenuhi doa dan keberkahan. Awali bulan suci dengan kesucian hati di tempat yang paling dirindukan umat Muslim. 🎁 Fasilitas Lengkap All-In -> Tiket pesawat PP & bagasi-> Hotel berbintang 5-> Makan 3 kali sehari (menu lezat & halal)-> Bus AC untuk perjalanan nyaman-> Visa umrah-> Nikmati hidangan ikonik Ayam Crispy Al Baik-> Buku kenangan eksklusif-> Muthawif & Tour Leader berpengalaman yang siap membimbing Anda-> Handling profesional untuk memastikan perjalanan lancar Raih Lailatul Qadr dengan hati yang lebih dekat pada-Nya.

Loading

PCM Kalasan Mengembangkan Dakwah Yang Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka merayakan Milad Muhammadiyah ke-112, PCM Kalasan menggelar pengajian akbar di Lapangan Bayen, Purwomartani dengan menghadirkan narasumber Drs. H. Harjaka, M.Pd. yang juga Ketua PDM Sleman. Ribuan jamaah muslimin muslimat warga Muhammadiyah Kalasan berbondong-bondong memenuhi lapangan untuk mengikuti pengajian meskipun dari sejak Subuh hujan turun mengguyur Kalasan. Alhamdulillah cuaca mulai cerah saat dimulainya pengajian, pukul 06.00 pagi. Perayaan Milad Muhammadiyah ke-112 di lingkungan PCM Kalasan mengusung tema “Memakmurkan untuk Semua.” Sesuai dengan tema itu, PCM Kalasan mengucurkan bantuan dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan Ortom di bawah pembinaan PCM Kalasan, seperti: PCA, PCNA, PCPM, HW, dan TS masing-masing sebesar Rp1.500.000,00. Kemudian, diserahkan pula bantuan uang pembinaan untuk PRM Unggul di Kalasan yang tahun ini diraih oleh PRM Purwomartani Selatan. Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa PCM Kalasan berkomitmen untuk menghadirkan kemakmuran untuk semua sebagai bagian dari dakwah amar makruf nahi munkar di wilayah Kapanewon Kalasan. Karena itu, Sunandar berharap seluruh Ortom, AUM, dan PRM senantiasa berkolaborasi untuk mengembangkan dakwah yang memakmurkan yang secara nyata dirasakan oleh umat. Pengajian akbar kali ini menjadi sangat meriah karena adanya perfom dari para siswa Muhammadiyah Kalasan di berbagai jenjang. Sebagai pembuka penampilan yaitu pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Fadzil Dzima R, siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Kadisoka. Kemudian disusul penampilan dari anak-anak TK ABA Sukoharjo, Purwomartani yang menyanyikan Lagu-lagu: Indonesia Raya, Sang Surya, Mars Aisiyah, Mars TK ABA versi lama dan baru. Anak-anak calon kader Muhammadiyah Kalasan asuhan Ibu Yuni Lestari (KS), Ibu Jumiyati, Ibu Sumadiyana, Ibu Eri Saputri, Ibu Trimani, Ibu Sri Wahyuni, dan Ibu Ekasari Putri  itu dengan penuh percaya diri menyanyikan lagu cukup merdu dan mendapat apllaus meriah para hadirin. Selanjutnya, anak-anak TK ABA Kenaji, Tamanmartani asuhan Ibu Anjar Sidi Melawati (KS) dan Ibu Sosi Arista menampilkan Gerak dan Lagu ‘Ayo Sholat.” SMP Muhammadiyah 2 Kalasan menampilkan Tari Angguk Jos oleh Nisa, Prias, dan Aza, ketiganya kelas 8, di bawah asuhan Ibu Nukomi, guru Seni Tari Muhaka. SMP Muhammadiyah 1 Kalasan menampilkan Tari Nirmala yang diperankan oleh Feli dan Gisel Kelas 8 asuhan Ibu Esta. SMA Muhammadiyah Kalasan menampilakan pertunjukan Tari Rara Ngigel oleh Safira dan Kinanti Kelas X di bawah asuhan Ibu Ratih Dwi Anjani. Drs. H. Harjaka, M.Pd., selaku narasumber, pada awal pemaparannya sempat mengapresiasi tarian “Nirmala” bahwa tarian tersebut menggambarkan siklus hidup manusia dari lahir hingga meninggal dunia yang dalam budaya Jawa disimbolisasikan dalam nama-nama tembang macapat, dimulai dari tembang mijil (kelahiran), kinanthi (dalam asuhan), sinom (muda), asmarandana (kasmaran), gambuh (sudah jumbuh dari kedua hati laki-laki dan perempuan dan keluarga, dandang gula (kehidupan keluarga muda yang menyenangkan), maskumambang (mulai timbul masalah), durma (kehidupan yang penuh tantangan), pangkur (sudah mungkur kadonyan), megatruh (mati), dan pucung dikafani/ dipocong). Selanjutnya Harjaka, yang pernah menjadi Guru Bahasa Jawa itu menegaskan pentingnya Muhammadiyah menghadirkan dakwah yang memakmurkan secara nyata di masyarakat. Menurutnya, kemakmuran tidak hanya semata diukur secara ekonomi, tetapi juga bisa dilihat dari ketaqwaannya atau tingkat keimanan masyarakat dari dakwah Muhammadiyah. Harjaka mengutip pendapat Imam Sahal yang pada intinya, iman itu mencakup niat, amal perbuatan, dan kesesuaiannya dengan sunah. Selanjutnya menurut Imam Sahal, jika ada orang yang mengaku iman, tetapi tidak mengamalkannya ia tergolong munafik. Jika ada orang yang mengaku iman, sudah mengerjakan/ mengamalkan, tetapi tidak diniati karena Alloh, maka ia tergolong kufur. Sementara, jika ada orang yang beriman, sudah mengamalkan, diniati karena Alloh, tetapi tidak sesuai dengan sunah, maka amalannya tergolong bid’ah. Harjaka menekankan pentingnya warga Muhammadiyah senantiasa mengharap petunjuk Alloh agar dalam mengembangkan dakwah Islam yang mampu menghadirkan kemakmuran dengan petunjuk dan tuntunan Alloh dan Rasululloh. Menurutnya, ada 4 jenis petunjuk Alloh, yang meliputi: (1) Taufik, yakni petunjuk Alloh tentang kebaikan; (2) Hidayah, yaitu petunjuk Alloh tentang kebenaran agama, yakni jalan yang lurus; (3) Maunah, yakni petunjuk Alloh berupa pertolongan Alloh sebagai solusi terhadap permasalahan hidupnya; dan (4) Inayah, yaitu petunjuk Alloh sehingga kita merasa cukup atas segala pemberian Alloh. Setelah pengajian akbar berakhir, diserahkan hadiah dan doorprise yang menarik. Salah satu doorprise diberikan kepada peserta pengajian yang berusia tertua yang diterima oleh Bapak Darimin, warga Bayen, Purwomartani, yang pada saat pengajian berusia 87 tahun. Pak Darimin merasa senang dengan bingkisan yang diberikan oleh PCM Kalasan. Reportase H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Reportase Pelantikan Pengurus KBIHU Aisyiyah Sleman Periode 2024-2028

Pada hari Jumat, 6 Desember 2024, bertempat di Gedung AR Fachrudin lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), telah berlangsung acara pelantikan pengurus KBIHU Aisyiyah Sleman untuk periode 2024-2028. Acara ini mengusung tema “Berhaji Sesuai Sunnah Rasulullah Saw” dan dihadiri oleh berbagai tamu undangan, termasuk ketua PCA dan PCM se-Kabupaten Sleman. Acara dimulai dengan pembukaan yang hangat, diikuti dengan pembacaan Kalam Illahi yang menambah suasana khidmat. Setelah itu, lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan lagu-lagu lainnya seperti “Sang Surya” dan “Mars Aisyiyah” dinyanyikan dengan penuh semangat oleh para hadirin. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua KBIHU Aisyiyah Sleman, Prof. Dr. Ir. H. Sukamta, MT. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan yang telah hadir. Beliau juga menekankan pentingnya peran KBIHU Aisyiyah dalam membimbing calon jamaah haji agar dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. Prof. Sukamta berharap agar pengurus baru dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kepada jamaah. Selanjutnya, doa dipimpin oleh K.H. Fatwa Ma’ruf, yang memohon kepada Allah agar pengurus yang baru dilantik diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah ini. Setelah doa, sambutan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA, juga disampaikan. Beliau menekankan bahwa panggilan untuk berhaji sudah tertuang dalam Al-Qur’an dan mengajak pengurus baru untuk terus meningkatkan pelayanan kepada jamaah. Pelantikan pengurus KBIHU Aisyiyah Sleman dilakukan oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi pengurus KBIHU Aisyiyah yang telah bekerja dengan sabar dan ikhlas dalam melayani calon jamaah haji. Beliau juga mengajak PCM dan PCA untuk berpartisipasi dalam membesarkan KBIHU Aisyiyah. Sambutan terakhir disampaikan oleh BPH KBIHU Aisyiyah DIY, Drs. H. Suwandi Danu Subroto. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pengurus KBIHU Aisyiyah dengan organisasi lainnya. “Aisyiyah itu jangan didorong, tapi digandeng untuk bersama-sama,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa keikhlasan pengurus dalam membimbing calon jamaah akan mendatangkan keberkahan baik di dunia maupun di akhirat. Acara ditutup dengan harapan agar KBIHU Aisyiyah dapat terus berkembang dan menjadi wadah yang efektif dalam membimbing masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah sesuai dengan Sunnah Rasulullah Saw. Dengan melibatkan pengurus muda, diharapkan KBIHU Aisyiyah dapat menarik minat generasi muda untuk beribadah ke Baitullah, terutama di tengah antrian haji yang semakin panjang, dengan waktu tunggu di DIY mencapai sekitar 37 tahun. Reportase Hj. Sunarti KBIHU Aisyiyah Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Paguyuban Orang Tua Siswa SD Muh Semingin Gelar Pengajian Dukung Program Sekolah

SD Muhammadiyah Semingin juga meraih Juara Umum pada Angklung In Harmony Piala GKR Hemas 2024 Tingkat TK/SD se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada event tersebut, sekolah meraih Juara 1 Penampil Terbaik, Best Kostum, Best Supporters, dan Best Kerapian Barisan. Keberhasilan tersebut tak lepas dari peran paguyuban yang mendukung sejak persiapan hingga saat lomba. “Berkat partisipasi aktif paguyuan orang tua murid tim angklung kita meraih best empat kategori hingga meraih juara umum,” lanjut Eny. Kesuksesan Seni angklung ini berkat dukungan paguyuban orang tua, dan kedisiplinan para siswa dalam berlatih, serta tidak lepas dari peran Angga Dwi Saputra sang pelatih. SD Muhammadiyah Semingin juga memiliki fasilitas gamelan dan pernah meraih juara tingkat kapanewan. “Seni kita manfaatkan untuk pelestrian budaya serta penguatan karakter siswa, membangun sikap positif, kerja sama, dan saling menghargai,” tegas Eny. Sekolah bukan hanya untuk akademik, kegiatan non akademik diperlukan untuk penguatan karakter dan kepribadian. Maka jalinan kerja sama yang baik dengan paguyuban orang tua ini sangat strategis dan bermanfaat bagi sekolah untuk memajukan prestasi, jelas Eny.

Loading