PCM Pakem
![]()
PCM Pakem
![]()
Muhammadiyah Turi
![]()
Cirebon, Pdmsleman.Or.Id Universitas Muhammadiyah Cirebon menjadi tuan rumah untuk Training of Trainers (TOT) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Desember 2023. Acara TOT ini dihadiri oleh para perwakilan dari beberapa LDK PWM, PDM yang tergabung dalam Regional 2 sepulau Jawa. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas pengurus LDK di lingkungan PWM Regional 2. Selama tiga hari, peserta TOT diberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola organisasi, pengembangan kepemimpinan, serta strategi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. Workshop interaktif, diskusi kelompok, dan presentasi proyek menjadi bagian integral dari kegiatan ini. Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Ahmad Hasan, MT menyampaikan harapannya bahwa TOT ini akan memberikan dampak positif dalam mengembangkan potensi kepemimpinan para pengurus dan memperkuat peran LDK sebagai agen dakwah di lingkungan khusus. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif para peserta. Beliau menyatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan investasi dalam membentuk para Da’i yang berkualitas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. TOT LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Cirebon diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada peserta sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini. Semangat kebersamaan dan semangat dakwah dalam organisasi Muhammadiyah untuk terus berkembang menjadi poin penting yang diharapkan terus terjaga dalam perjalanan kepemimpinan mahasiswa di masa mendatang. Reportase : Widodo, S. AG M.SI Ketua LDK PDM SLEMAN Editor : Arief Hartanto SE, MPI PDM SLeman
![]()
![]()
![]()
Ngemplak, Pdmsleman.Or.Id Pada Kamis, 30 November 2023, suasana di SD Muhammadiyah Macanan menjadi sangat hidup ketika sekolah ini menyelenggarakan Mucan Expo#6 dan Karima Golden Cup #11. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran hasil karya pelajar SD Muhammadiyah Macanan, tetapi juga merangkul kreativitas siswa TK di wilayah Ngemplak dan sekitarnya. Ketua Panitia, Tukiran, S. Pd, menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme peserta dan pengunjung. “Kegiatan lomba melibatkan ratusan anak dari KB hingga TK di kapanewon Ngemplak dan sekitarnya. Kami melibatkan mereka dalam berbagai kompetisi, seperti Tahfidz, Mewarnai, dan Lomba Tari,” ujarnya dengan semangat. Hj. Sri Sumiyarsi, selaku Kepala Sekolah, berbicara dengan bangga tentang prestasi anak-anak sekolahnya. “SD M Macanan memiliki 12 rombel dengan 315 siswa dan kegiatan ini membuktikan serta menunjukkan prestasi anak-anak kami. Ini juga terkait dengan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2023/2024, di mana kami telah menerima hampir separuh dari kuota yang tersedia.” Pentingnya pengembangan kreativitas, kecerdasan, dan karakter anak menjadi fokus utama SD Muhammadiyah Macanan. Menurut Hj. Sri Sumiyarsi, sekolah ini siap mengembangkan potensi siswa baru yang akan diterima sebanyak 2 rombel atau 60 siswa. “Penerimaan siswa baru ini merupakan komitmen kami untuk terus mencetak generasi penerus yang unggul dalam berbagai aspek.” Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman yang diwakili oleh Drs. H. Abdul Kasri, yang juga merupakan alumni sekolah ini. Abdul Kasri tidak hanya membuka acara tetapi juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada SD Muhammadiyah Macanan. “Sekolah ini termasuk papan atas dari 76 SD Muhammadiyah di Kabupaten Sleman, dan sebagai alumni, saya bangga melihat prestasinya.” Dengan Mucan Expo #6 dan Karima Golden Cup #11, SD Muhammadiyah Macanan tidak hanya menjadi pusat kreativitas anak-anak, tetapi juga meraih apresiasi sebagai salah satu sekolah terbaik dalam jaringan Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Acara ini tidak hanya memberikan kegembiraan bagi peserta dan orang tua, tetapi juga meneguhkan komitmen sekolah untuk terus berkembang dalam mendidik dan membentuk karakter generasi muda. Reportase H. Abdul Kasri PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Gelaran Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) 2023 yang digelar Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY melalui Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PWM DIY di Jogja Expo Center (JEC), Bantul pada 24-26 November 2023 angkat tema MJE #3 “Muhammadiyah Mendunia, Berkemajuan untuk Bangsa.” Tema ini sebagai rangkaian implementasi dakwah Muhammadiyah tidak hanya di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan, juga di ekonomi. PDM Sleman antusias dan bersemangat menyambutnya yakni dengan mengirimkan peserta MJE 3 terdiri PCM Gamping, Seyegan, Kalasan, Tempel, Pakem, Sleman dan Minggir dan adapun untuk ranting PRM Bendosari Moyudan, Nogotirto Gamping, Madurejo Prambanan yang bisa dikunjungi di stand no 41-50 dan kelas VVIP No. 16 stand dari BKS PDM Sleman. H. Harjaka Ketua PDM ketika ditemui Arief Hartanto MPI PDM Sleman menyatakan “ Alhamdulullah secara keseluruhan baik dari wakil cabang, ranting maupun dari BKS menurut pengamatan saya sangat bagus, tidak kalah bersaing dengan stand –stand dari PDM yang lain baik cara penataan dekorasi, penyusunan dan tata ruangnya maupun jenis yang dipamerkan, bahkan ada nilai lebihnya”. Hal ini bisa dibuktikan dengan jumlah pengunjung yang berkenan mengisi absen pengunjung serta antusiasnya dalam menggali atau meminta penjelasan tentang apa yang dipamerkan”. Keikutsertaan dalam MJE 3 kali ini juga punya mempunyai harapan akan muncul PCM dan PRM serta Amal Usaha Unggulan di Sleman Sehingga percepatan kemajuan di Sleman semakin lancar dan sukses. Haal ini terbukti dengan Stand PCM Minggir meraih juara dua dalam pengumuman yang disampaikan Panitia MJE 3 pada penutupan acara pada Ahad 26 November 2023 yang juga menampilkan apik Kiai Kanjeng dengan berbagai alunan music yang sarat makna dan juga ada tampilan lagu-lagu lama dari khasanah Muhammadiyah di Yogyakarta yang diungkap ulang oleh Nevi Budianto salah satu pendiri dan creator grup ini yang ternyata juga punya latar belakang didikan Muhammadiyah. MJE #3 dalam catatan panitia dihadiri hampir 76 ribu pengunjung dengan omset mencapai hampir 3 Miliar Rupiah . Bendahara MEBP PP Muhammadiyah, Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. bersyukur bahwa MJE 3 ini komitmen selalu mengedepankan syiar dalam dakwah ekonomi Muhammadiyah terus berjalan sebagai upaya untuk Muhammadiyah mendunia. Foto M Ridwan, AM, Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
https://www.youtube.com/watch?v=TXmi1mv7Y7o
![]()
![]()
Ngagik.Pdmsleman.Or.Id Saat ini Indonesia tengah mengalami darurat sampah. Belasan juta ton sampah menumpuk tidak terkelola dengan baik. Setiap hari tumpukan sampah semakin bertambah sementara daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sangat terbatas. Hal demikian juga terjadi di DIY. TPA regional yang berada di Piyungan ditutup karena sudah penuh dan tidak mampu lagi menampung tambahan sampah. Akibatnya, sampah rumah tangga dibuang di sembarang tempat sehingga mengakibatkan bau tidak sedap dan menjadi sarang penyakit. Ada pula yang membakar sampah yang juga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Sebagai organisasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ngaglik berinisiatif melakukan sebuah gerakan peduli sampah dengan nama “Gerakan Shadaqah Sampah: Ubah Sampah Jadi Berkah”. Untuk merealisasikannya, dilakukan kegiatan secara berjenjang, mulai dari “Sekolah Sampah” pada Minggu, 5 November 2023 yang diasuh oleh Ustaz Ananto Isworo, founder gerakan “Shadaqah Sampah Berbasis Eco-Masjid. Kemudian seminggu kemudian (12/11) diadakan studi tiru ke Masjid Al Muharam, Kampung Brajan, Tamantirto, Bantul, DIY, untuk melihat langsung praktik pengelolaan sampah di sana. Sabtu, 25 November 2023 diselenggarakan Tabligh Akbar dan Launching “Gerakan Shadaqah Sampah” Muhammadiyah Ngaglik. Gerakan tersebut diresmikan oleh Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo didampingi oleh Ketua PCM Ngaglik, Prof. Dr. Sukamta, S.T., M.T., beserta pimpinan organisasi otonomnya. Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyampaikan bahwa sampah rumah tangga merupakan penyumbang volume sampah terbesar sehingga Pemerintah Kabupaten Sleman terus melakukan sosialisasi gerakan pilah sampah dan memberikan bantuan alat pengelolaan sampah rumah tangga di beberapa kalurahan. “Terbukti, di Kabupaten Sleman volume sampah per-hari terus menurun. Meskipun Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyedikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) namun masalah sampah tidak akan selesai tanpa pengelolaan mandiri oleh rumah tangga dan masyarakat,” ujarnya. Bupati mengapresiasi “Gerakan Shadaqah Sampah” oleh PCM Ngaglik karena akan membantu Pemerintah Kabupaten Sleman dalam penanganan masalah sampah. Adapun Tabligh Akbar diisi oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., Sp.S dipandu oleh Siti Fauziyah atau pemeran Bu Tejo dalam film “Tilik”. dr. Agus menyampaikan bahwa Gerakan Shadaqah Sampah ini sesuai dengan tema Milad Muhammadiyah ke-111, yakni “Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”. Ia mengutip QS. Ar-Ruum ayat 41 yang menegaskan bahwa kerusakan di darat dan laut karena ulah tangan manusia sendiri. “Gerakan hemat sampah di setiap rumah tangga termasuk Gerakan Shadaqah Sampah ini mungkin nampak kecil namun jika dilakukan serentak di berbagai tempat maka akan menjadi besar. Satu rumah tangga per-hari berhemat dua kantong plastik saja, maka kalau dilakukan oleh semua rumah tangga maka akan mengurangi berton-ton tumpukan sampah,” tegasnya. Acara Tabligh Akbar semakin meriah dengan kehadiran Bu Tejo yang mengajak masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga dan berhemat sampah anorganik. Perwakilan Pengelola Gerakan Shadaqah Sampah, Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa nanti akan ditentukan hari tertentu untuk menerima shadaqah sampah yang bertempat di Masjid Ahmad Dahlan PCM Ngaglik. Hasil dari shadaqah sampah akan digunakan untuk pembiayaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kapanewon Ngaglik. “Semoga dari sampah dapat menjadi berkah untuk masyarakat Ngaglik,” tutupnya. Sementara Ketua Pengelola Gerakan Shadaqah Sampah diamanahkan kepada kader muda PCM Ngaglik, Hidayatul Mabrur, S.Pd., M.Pd. yang akan merangkul relawan dari PCM Ngaglik dan semua organisasi otonomnya.
![]()