Sinergi Kokam, Banser, dan Garfa Amankan Gebyar Muharam MUI Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Sinergi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Garda Fatayat (Garfa) turut mengamankan pelaksanaan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Jumat (26/6/2026). Kehadiran personel dari ketiga organisasi tersebut mendukung kelancaran kegiatan sehingga ratusan jemaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan aman dan tertib. Senior Kokam Depok, Sukirman, mengatakan keterlibatan Kokam dalam pengamanan merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan umat. “Menjaga keamanan kegiatan masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan kami. Ketika situasi berlangsung tertib dan kondusif, masyarakat dapat beribadah serta mengikuti kegiatan dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya. Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan secara terpadu bersama Banser dan Garfa dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan semangat saling membantu. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Sunhaji, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Kokam, Banser, dan Garfa yang telah berperan aktif mengawal pelaksanaan Gebyar Muharam hingga berjalan lancar. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengabdian seluruh personel yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan umat, di mana berbagai organisasi dapat bersinergi dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Menurutnya, kolaborasi antarelemen umat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. MUI akan terus mendorong terjalinnya kerja sama yang baik dengan berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sleman yang religius, aman, dan berkeadaban. Rep Athiful Depok

Loading

Kajian Subuh di Masjid Baiturrahim Turi, Ustadz Asep Wawan: Jadikan Allah Satu-satunya Sandaran Hidup

Turi, Pdmsleman.Or.Id Masjid Baiturrahim Turi, Sleman, kembali menggelar Kajian Sabtu Pagi pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selepas salat Subuh, pukul 04.40 hingga 05.40 WIB tersebut menghadirkan penceramah dari Bandung, Ustadz Asep Wawan Sopian, S.Hum., dan diikuti jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Turi dan sekitarnya. Dalam tausiyahnya, Ustadz Asep mengajak umat Islam untuk menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya tempat bersandar dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, ketergantungan kepada selain Allah hanya akan mendatangkan kekecewaan. “Jadikan Allah sebagai sandaran kita, karena bersandar pada selain Allah dan bersandar pada dunia hanya akan mendapatkan kekecewaan,” ujarnya di hadapan jamaah. Ia menekankan pentingnya sikap istiqamah dalam beribadah dan terus memperbaiki diri. Salah satu bentuk permohonan yang dianjurkan Rasulullah SAW, kata dia, adalah meminta kesehatan yang disertai afiat, yakni kesehatan yang membawa keberkahan dan ketenangan. Ustadz Asep mengutip doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, yakni Allahumma inni as’alukal ‘afwa wal ‘afiyata fid dunya wal akhirah, yang berarti, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan serta perlindungan di dunia dan akhirat.” “Kita tidak hanya meminta sehat badan, tetapi juga afiat. Ada keberkahan, ketenangan pikiran, dan ketenteraman hati dalam menjalani kehidupan,” katanya. Menurutnya, kesehatan fisik tidak akan berarti apabila tidak digunakan untuk kebaikan. Ia mencontohkan seseorang yang sehat, namun enggan memakmurkan masjid atau masih terjebak dalam perilaku yang tidak terpuji seperti ghibah. Pada kesempatan tersebut, Ustadz Asep juga mengingatkan jamaah agar meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat. Ia menyebutkan bahwa ibadah tidak boleh sekadar menjadi rutinitas, tetapi harus menghadirkan kedekatan hati dengan Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa setan senantiasa menggoda manusia, termasuk ketika melaksanakan salat. Bahkan, dalam hadis disebutkan adanya setan bernama Khanzab yang bertugas mengganggu kekhusyukan orang yang sedang salat. “Gangguan pertama adalah menghadirkan berbagai persoalan dunia dalam pikiran sehingga seseorang tidak khusyuk. Karena itu, kita harus memahami makna bacaan salat agar hati benar-benar menghadap kepada Allah,” jelasnya. Gangguan berikutnya adalah rasa mengantuk dan keinginan menguap saat salat. Selain itu, setan juga menggoda manusia dengan membuat pandangan mata melirik ke berbagai arah. Untuk menghindari hal tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjaga pandangan tetap tertuju ke tempat sujud sebagaimana makna yang terkandung dalam Surah Al-Mu’minun ayat 1-2 tentang keberuntungan bagi orang-orang yang khusyuk dalam salatnya. Kajian Sabtu Pagi di Masjid Baiturrahim Turi rutin digelar sebagai sarana memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Pengurus masjid berharap kegiatan tersebut terus menjadi wadah pembinaan spiritual bagi umat serta mengajak masyarakat untuk semakin memakmurkan masjid melalui kajian-kajian keislaman yang terbuka untuk umum.

Loading

KBIHU ‘Aisyiyah Sleman Gelar Grand Opening Manasik Haji 2027 dan Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman menggelar Grand Opening Bimbingan Manasik Haji Tahun 1448 H/2027 M yang dirangkai dengan acara Mangayubagya Kepulangan Jamaah Haji Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Beran Lor, Tridadi, Sleman. Nampak hadir pula dalam acara ini Ketua PDM Sleman H. Harjaka S.Pd MA dan Hj. Hanik Rosyada Ketua PDA Sleman beserta undangan dan pengurus KBIHU Aisyiyah Sleman beserta jajaran para pembimbing haji yang selama ini mendampingi proses ibadah sejak di tanah air hingga di Tanah Suci. Acara ini menjadi momentum penting bagi KBIHU ‘Aisyiyah dalam mempersiapkan calon jamaah haji tahun 2027 sekaligus menyambut para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar jama.ah, pengurus, serta Ketua KBIHU ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman, Prof. Dr. H. Sukamta menyampaikan bahwa kehadiran seluruh calon jamaah haji  2026, serta para penasihat dan pengurus KBIHU dapat menjadi sarana memperkuat pembinaan dan semangat kebersamaan dalam penyelenggaraan ibadah haji.  Rangkaian acara  dimulai pukul 12.45 WIB dengan registrasi peserta. Selanjutnya kegiatan  dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H. Kadarisno. Para peserta juga  mengikuti menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan persyarikatan Muhammadiyah. Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah penyampaian testimoni oleh Ketua ALBHA 2026, H. Arif Kurniawan S.Ag MH, yang memberikan gambaran pengalaman memgikuti proses bimbingan haji di KBIHU Aisyiyah yang terstruktur dan menjadi bekal yang sangat berarti dalam melaksanakan ibadah haji dan sekaligus motivasi bagi calon jamaah yang  berangkat pada musim haji berikutnya. Pada kesempatan tersebut juga menyampaiakan dana wakaf tanah KBIHU Aisyiyah Albha 2026 sebesar Rp. 80.107.000,- dan  SAR 11.816 Ketua KBIHU  memberikan pengarahan sekaligus melakukan pengukuhan Pengurus ALBHA 2026 dan dalam kesempatan itu juga diserahkan buku kenang-kenangan Jama’ah haji Aisyiyah 2026. Tausiyah dari Ustadz Prof. Assoc. H. Wawan Gunawan Abdul Wahid. Tausiyah tersebut  menyampaikan agar senantiasa melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan yang benar, salah satu mengenai badal haji hanya bisa dilaksanakan oleh ahli waris yang telah melaksanakan Haji dan bukan oleh orang lain. Selain itu kajian juga memberikan penguatan spiritual bagi jamaah yang baru kembali dari Tanah Suci maupun calon jamaah yang tengah mempersiapkan diri menuju ibadah haji. Melalui kegiatan ini, KBIHU ‘Aisyiyah Sleman menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan yang optimal bagi jamaah haji, mulai dari masa persiapan keberangkatan hingga pascakepulangan dari Tanah Suci. Acara tersebut juga menjadi simbol keberlanjutan pembinaan haji yang berorientasi pada peningkatan kualitas ibadah dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Rep H. Broto Purwanto MM. Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Turi Raih Juara Umum Nasional, Pecahkan Rekor Perakitan Komputer 40 Menit

Malang Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Muhammadiyah 1 Turi. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini berhasil meraih predikat Juara Umum tingkat nasional kategori SMA dan SMK dalam ajang kompetisi teknologi yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Malang pada 22–23 Juni 2026. Keberhasilan tersebut diraih setelah tim SMK Muhammadiyah 1 Turi tampil gemilang pada dua cabang lomba yang menjadi sorotan, yakni PC Assembly (Perakitan Komputer) dan Hackathon Web Profile. Berbekal kemampuan teknis, kerja sama tim, serta persiapan yang matang, para siswa mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Momen yang paling menyita perhatian terjadi pada cabang PC Assembly. Tim SMK Muhammadiyah 1 Turi berhasil menyelesaikan proses perakitan komputer beserta instalasi sistem operasi hanya dalam waktu 40 menit. Catatan waktu tersebut menjadi pencapaian luar biasa yang disebut-sebut melampaui rekor kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya. Kecepatan dan ketelitian tim mendapat apresiasi langsung dari dewan juri. Hasil tersebut mengantarkan mereka meraih Juara 1 PC Assembly sekaligus Nomine 1 Fastest PC Assembly. Salah satu anggota tim, Eka Widya, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, pengalaman melakukan kesalahan justru menjadi pelajaran penting dalam proses kompetisi. “Kami melakukan kesalahan di awal, namun yang kami ingat adalah belajar dari kesalahan dan tidak pernah berhenti ataupun menyerah. Dari situ kami terus memperbaiki diri hingga mampu menyelesaikan tantangan dengan baik,” ujar Eka Widya. Selain sukses di bidang perakitan komputer, prestasi individu juga diraih oleh Aditya Alfiansyah yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi, kemampuan teknis, dan konsistensinya selama mengikuti rangkaian kompetisi. Sementara itu, tim Hackathon Web Profile juga menunjukkan performa yang tidak kalah membanggakan. Mereka berhasil masuk jajaran terbaik dengan meraih Nomine 3 Kategori Best Presentation Web Profile, menambah perolehan poin penting bagi sekolah. Adapun daftar prestasi yang berhasil diraih SMK Muhammadiyah 1 Turi dalam kompetisi tersebut meliputi Juara Umum SMA dan SMK Tingkat Nasional, Juara 1 PC Assembly, Juara MVP atas nama Aditya Alfiansyah, Nomine 1 Fastest PC Assembly dan Nomine 3 Best Presentation Web Profile Guru Produktif Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 1 Turi, Budi Putra, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, pendamping, dan dukungan sekolah dalam mengembangkan kompetensi teknologi informasi. Menurut Budi, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing di tingkat nasional apabila diberikan ruang untuk berinovasi dan mengasah keterampilan sesuai perkembangan industri digital. “Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa tidak hanya berada pada tataran teori, tetapi juga mampu dibuktikan melalui kompetisi yang menuntut kecepatan, ketepatan, kreativitas, dan kerja tim. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” katanya.

Loading

MPI PDM Sleman Hadiri Penganugerahan Artidjo Alkostar FH UII

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman diwakili Arief Hartanto bersama sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan, di antaranya Aisyiyah, Nahdlatul Ulama (NU), tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta mahasiswa menghadiri Penganugerahan Penghargaan Artidjo Alkostar yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) di Auditorium Lantai 4 FH UII, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penghormatan terhadap para aktivis sosial yang selama ini berjuang menegakkan keadilan, demokrasi, hak asasi manusia, dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap perjuangan para aktivis yang selama ini bekerja di berbagai sektor sosial. Dekan FH UII, Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa aktivis sosial memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Mereka memperjuangkan kepentingan kelompok rentan dan masyarakat yang kurang terwakili melalui berbagai gerakan advokasi. “Para aktivis membantu memastikan hak-hak dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, kebebasan berpendapat, dan perlindungan hukum dapat diakses secara adil,” ujarnya. Menurutnya, aktivis juga berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan, termasuk lembaga legislatif dan yudikatif, sehingga tercipta tata kelola yang transparan dan akuntabel. Penghargaan tersebut menggunakan nama almarhum Artidjo Alkostar, tokoh hukum nasional yang dikenal memiliki integritas tinggi. Semasa hidupnya, Artidjo mendedikasikan dirinya untuk penegakan hukum dan perlindungan hak-hak masyarakat. Kariernya dimulai sebagai dosen FH UII, kemudian aktif di LBH Yogyakarta sebelum dipercaya menjadi Hakim Agung Republik Indonesia dan Dewan Pengawas KPK. Rangkaian acara berlangsung khidmat dan inspiratif. Setelah pembukaan dan sambutan, peserta disuguhi pertunjukan drama pendek dari Sanggar Terpidana yang mengangkat tema keadilan dan kemanusiaan. Ketua Tim Pelaksana, Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H., kemudian menyampaikan laporan kegiatan sekaligus membacakan nama-nama penerima penghargaan. Acara semakin menarik dengan sesi “Pengalaman Inspiratif” yang menghadirkan tiga aktivis nasional. Lakso Anindito, Ketua IM57+ Institute periode 2024–2027, memaparkan pentingnya menjaga semangat pemberantasan korupsi melalui partisipasi masyarakat. Menurutnya, perjuangan melawan korupsi tidak boleh berhenti meskipun tidak lagi berada di bawah institusi formal. Sementara itu, Eni Lestari, aktivis buruh migran sekaligus Ketua International Migrants Alliance (IMA), berbagi pengalaman mendampingi pekerja migran Indonesia yang menghadapi berbagai persoalan hukum dan ketenagakerjaan di luar negeri. Ia menekankan pentingnya keterlibatan buruh migran dalam proses penyusunan kebijakan yang menyangkut nasib mereka. Adapun Daniel Frits Maurits Tangkilisan menceritakan perjuangannya membela lingkungan hidup di Karimunjawa. Aktivis lingkungan tersebut dikenal lantang menolak praktik tambak udang intensif ilegal yang diduga mencemari lingkungan pesisir dan mengancam keberlanjutan ekosistem laut. Diskusi kemudian mendapat tanggapan dari dewan juri yang terdiri atas Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., dan Prof. Dr. Sulistyowati Irianto, M.A. Ketiganya menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi, aktivis, organisasi masyarakat, dan penegak hukum menjadi kunci dalam memperjuangkan keadilan sosial di Indonesia.

Loading

Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Dana Umat LAZISMU DIY Resmi Buka Audit Laporan Keuangan 2025

Pembukaan Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 LAZISMU DIY digelar bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY pada Senin 22/6/2026 . Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya proses audit laporan keuangan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026. Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Ketua LAZISMU DIY Jefree Fahana, S.T., M.Kom., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang membidangi LAZISMU Prof. Dr. H. Ariswan, M.Si., D.E.A., Ketua LAZISMU Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, M.IR. (zoom), tim auditor dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan Rekan, jajaran LAZISMU Daerah se-DIY, kantor layanan, serta media partner. Selain dilaksanakan secara luring, kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Ketua LAZISMU DIY, Jefree Fahana, menyampaikan bahwa audit merupakan bentuk kepatuhan lembaga terhadap regulasi sekaligus amanah dalam mengelola dana masyarakat. Menurutnya, audit menjadi sarana untuk memastikan bahwa seluruh proses penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Audit ini bukan hanya kegiatan rutin tahunan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan oleh lembaga pengelola dana masyarakat. Melalui audit, kami memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dilakukan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Jefree menjelaskan bahwa pada tahun ini sebanyak 105 kantor layanan di lingkungan LAZISMU DIY terlibat dalam proses audit. Ia juga mengapresiasi dukungan LAZISMU Daerah yang terus mendampingi kantor layanan dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan kesiapan administrasi. Selain itu, nilai penghimpunan yang mengikuti proses audit terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, nilai penghimpunan yang teraudit mencapai sekitar Rp44 miliar, meningkat menjadi Rp48 miliar pada tahun 2024, dan pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp77 miliar. “Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam konsolidasi dan tata kelola LAZISMU DIY. Harapannya, semakin banyak kantor layanan yang siap mengikuti audit sehingga kualitas pengelolaan dana umat semakin baik,” tambahnya. Dalam sambutannya, Prof. Ariswan, menegaskan bahwa audit merupakan bagian penting dari budaya organisasi Muhammadiyah dalam menjaga amanah dan profesionalitas pengelolaan dana umat. Audit tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan introspeksi bagi organisasi. “Kita harus membiasakan menghisab diri sebelum dihisab. Audit menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan masyarakat kepada LAZISMU,” tuturnya. Sementara itu, Ketua LAZISMU Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengajak seluruh elemen LAZISMU untuk menjadikan audit sebagai budaya organisasi yang sehat. Menurutnya, audit merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan. “Audit bukan sesuatu yang perlu ditakuti, tetapi harus menjadi tradisi organisasi untuk menjaga transparansi, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat terhadap LAZISMU,” katanya. Ia juga mendorong seluruh kantor layanan untuk menyiapkan dokumen dan data yang dibutuhkan auditor serta mendokumentasikan proses audit sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Pada kesempatan yang sama, tim auditor dari Kantor Akuntan Publik Abdul Hamid dan Rekan, Syamsul Bahri, SE., M.Si., Ak., CPA., CA.,  menyampaikan kesiapan untuk melaksanakan pemeriksaan laporan keuangan selama empat hari ke depan. Dokumen yang akan diperiksa meliputi laporan keuangan lembaga, bukti transaksi, dokumentasi program, rekening bank, serta sistem pencatatan keuangan yang digunakan oleh LAZISMU DIY dan unit-unit yang menjadi objek audit. Melalui pelaksanaan audit ini, LAZISMU DIY berharap dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperkuat kepercayaan para muzaki, serta memastikan bahwa dana yang dititipkan masyarakat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan manfaat yang luas bagi pemberdayaan umat.

Loading

Ribuan Jamaah Hadiri Hari Ber-Muhammadiyah PCM Moyudan, Pesan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Makmurkan Pengajian

Moyudan. Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM ) Moyudan kembali menggelar “Hari Ber-Muhammadiyah” Ahad Wage. Kali ini berlangsung Ahad (21/6/2026) di Masjid Sabiilul Muttaqin Kaliduren I, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Sleman. Kegiatan dihadiri ribuan jamaah dan menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat ( PP ) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.  Dalam tausiahnya, Haedar Nashir menekankan pentingnya memasyarakatkan pengajian. Terutama bagi pimpinan persyarikatan Muhammadiyah di semua tingkatan.  “Selain menggembirakan gerakan organisasi, pengajian menjadi sarana menyehatkan jiwa atau self healing, termasuk kesehatan fisik dan sosial warga Muhammadiyah,” ujarnya. Ia menyoroti kondisi banyak orang yang gelisah dan bimbang saat ini.  “Saat ini banyak orang yang galau, resah, dan bimbang dalam hidupnya. Hal itu terjadi karena jarang datang ke pengajian Muhammadiyah,” ungkapnya. Haedar juga berpesan agar jamaah menghadiri pengajian dengan niat ikhlas karena Allah SWT, bukan karena penceramahnya.  “Hadirilah pengajian dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Jangan karena penceramahnya, sebab dengan datang saja sudah dicatat sebagai amalan pahala,” sambungnya. Ia mengapresiasi semangat PCM Moyudan yang konsisten beramal. Terutama semboyan “tiada hari tanpa memberi, tiada bulan tanpa iuran, dan tiada tahun tanpa membangun”.  “Semangat memberi agar tetap dijaga dan dikembangkan. Sebab Muhammadiyah sejak awal berdiri hidup dengan semangat beramal, sehingga bisa berkembang dan memberi manfaat,” pungkasnya. Pada kesempatan itu, Ketua PP Muhammadiyah juga meresmikan Madrasah Diniyah Muballighin Muhammadiyah Kaliduren I, Sumberagung, Moyudan.  Panitia juga menggelar layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan Klinik Pratama Moyudan dan RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan. Selain itu ada bazar UMKM Muhammadiyah Moyudan.     Rep Sugiyanto – Moyudan

Loading

Jaga Kemabruran Haji, 200-an Alumni Haji ALBHA 2024 Sleman Gelar Pengajian Rutin

Godean, PdmSleman.Or.Id Guna mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kelestarian mabrurnya ibadah haji, ratusan jamaah yang tergabung dalam Alumni Bimbingan Haji Aisyiyah (ALBHA) Tahun 2024 Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan Pengajian dan Silaturrahmi triwulanan. Kegiatan religius ini berlangsung khidmat di Masjid Al Hidayah PWS, Godean, Sleman, pada Sabtu (20/6).Sebanyak 200-an jamaah haji tahun 2024/1445 H yang dulunya bernaung di bawah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Sleman tampak memadati ruang utama masjid. Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Pengurus serta Tim Pembimbing KBIHU Aisyiyah Sleman.Ketua KBIHU Aisyiyah Sleman, Prof. Dr. Sukamta, yang bertindak sebagai pembicara utama, menekankan pentingnya merefleksikan esensi ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, haji adalah sebuah puncak perjalanan spiritual seorang Muslim yang harus berdampak positif pada karakter sosial setelah kembali ke tanah air.“Haji merupakan pengalaman spiritual tertinggi bagi kita semua. Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kemabruran. Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan sikap rendah hati, tidak sombong, dan tetap memiliki semangat beramal saleh, walau kecil tetapi dilakukan secara ajeg (konsisten),” ujar Prof. Kamto dalam tausiyahnya. Ikhtiar Merawat SilaturahmiKegiatan rutin ini mendapat respons dan dukungan penuh dari pihak pengurus. Ketua ALBHA 2024, H. Broto Purwanto, menyampaikan harapannya agar agenda triwulanan ini terus dipertahankan sebagai wadah pengingat bersama.“Kami berharap semua jamaah bisa selalu meluangkan waktu dan hadir dalam kegiatan rutin ini. Kegiatan ini adalah ikhtiar kolektif kita untuk menjaga kemabruran haji kita semua,” tegas H. Broto.Apresiasi senada juga datang dari pihak KBIHU Aisyiyah Sleman. Perwakilan pengurus, Ibu Hj. Sunarti, menyatakan bahwa pihak KBIHU sangat mendukung konsistensi para alumni dalam menghidupkan majelis ilmu pasca haji.“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini merupakan langkah nyata dan ikhtiar yang baik dalam menjaga silaturahim sekaligus merawat kemabruran haji para jamaah,” pungkas Hj. Sunarti di sela-sela acara.Acara berjalan dengan tertib dan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antarjamaah, memperkuat komitmen bersama untuk tetap istikamah di jalan kebaikan. Rep Miftahulhaq PCM Godean

Loading

SD Muhammadiyah Condongcatur Susun Biografi dan Sejarah Sekolah

Depok, Pdmsleman,Or.Id SD Muhammadiyah Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, resmi memulai penyusunan buku biografi kepemimpinan dan sejarah institusi sebagai upaya pengarsipan dokumen sejarah lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus penataan literasi mengenai transformasi tata kelola pendidikan modern di wilayah setempat. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, mengatakan bahwa kodifikasi sejarah ini memuat esensi perjuangan kolektif para perintis serta dialektika perkembangan sekolah sejak masa awal pendirian. Menurutnya, rekam jejak institusi yang semula berstatus kelas jauh hingga berhasil berevolusi menjadi satuan pendidikan rujukan nasional perlu diabadikan secara komprehensif, faktual, dan akuntabel. “Dokumentasi tertulis ini tidak sekadar merekam kronologi formal, melainkan menginternalisasikan nilai-nilai integritas, persistensi, dan resiliensi manajerial dalam menghadapi dinamika pembaruan kelembagaan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menegaskan bahwa penulisan narasi ini merupakan instrumen penting bagi deseminasi best practices atau praktik baik dunia kependidikan di Kabupaten Sleman. Ia menjelaskan, capaian monumental sekolah, seperti Akreditasi A nasional Perpustakaan Hamka, predikat Sekolah Sehat Berkarakter, hingga capaian tertinggi pada integrasi data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Tahun 2026, menuntut adanya rujukan literatur yang solid bagi publik. Ia menambahkan bahwa peran strategis KIM dalam mempublikasikan dokumen sejarah ini bertumpu pada kepentingan pemenuhan hak informasi masyarakat di sektor layanan publik. “Narasi historis yang dibangun secara objektif dinilai mampu menguatkan sinergi serta motivasi kolektif antara jajaran persyarikatan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam merawat mutu pendidikan,” ungkapnya. Melalui kodifikasi dokumen biografi dan sejarah ini, diharapkan sistem manajemen berbasis prestasi dan pengasuhan talenta yang adaptif dapat terduplikasi oleh satuan pendidikan lainnya. “Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan ekosistem kependidikan yang berkarakter, kompetitif, dan mencerahkan bagi masyarakat Kabupaten Sleman,” pungkasnya. Rep Sugiyanto – Moyudan

Loading

Wisuda Tutup Tahun TK ABA Sidoharjo dan Purna Tugas Bunda Maharti

Turi, Pdmsleman.Or.Id TK ABA Sidoharjo telah melangsungkan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni pada Senin 15 Juni 2026, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Dihadiri oleh  Panewu,  Djoko Susilo, S.p . M.Si; sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah  Suraya S.Pd; serta jajaran komite sekolah. Dalam kehadirannya,  Panewu Turi yakni  Djoko Susilo, SIP . M.Si  memberikan sambutan singkatnya yakni “bangga bisa hadir di tengah kesibukannya, mengingat TK ABA Sidoharjo Adalah TK yang berprestasi dan harapannya TK ABA Sidoharjo lebih maju dan berkembang lagi”. Sebelum acara pembukaan dimulai, ditampilkan penampilan Solo Drum dari Raiya siswa kelas B2, membawakan lagu Metalica, dilanjutkan penampilan menyanyi oleh Diara siswi kelas A, mebawakan lagu Ajaib diikuti penari latar dari teman-teman sekelasnya. Pra- acara tersebut menunjukkan potensi-potensi yang di miliki oleh siswa-siswi serta melatih keberanian dan percaya diri bagi performer dan menjadi inspirasi siswa lainnya. Dibawah pemimpinan ketua panitia yakni  Nora Ekasari Kuswara S.Pd. AUD , serta kepala sekolah  Sri Maharti, S.Pd; sekolah memberi kesempatan pengurus FOMG (Forum Orang tua Murid dan Guru) untuk berkreasi dalam menyelenggarakan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni tersebut. “Kami berusaha agar acara berjalan lancar, runut, dan berusaha membuat tamu undangan nyaman menyaksikan putra-putrinya tampil. Mengingat mengatur anak TK mungkin agak lebih susah karena keaktifan dan kepolosan, serta menjaga mood mereka, karena di acara ini semua murid tampil. Jadi kami membentuk kepanitiaan yang solid dan saling bekerjasama antar sie-sie yang bertugas” ujar Nia sebagai sie acara. Setelah pra acara selesai, pembukaan acara ditandai dengan de-vile siswa-siswi yang akan lulus diiringi dengan pembawa bendera dan permainan snare drum. Dilanjutkan dengan tilawah dan tahfiz ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Selama berjalannya acara penampilan tarian dari anak-anak, serta penampilan kegiatan sekolah lainnya, mendapat apresiasi positif dari tamu undangan. TK ABA Sidoharjo ingin menunjukkan beberapa kesenian dan kegiatan yang sudah diajarkan di sekolah, seperti seni music, seni tari, mengaji, drumband, bahkan dipentaskan pula kemampuan sempoa dari siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Tidak lupa acara puncaknya yakni pembagian ijazah kelulusan sebanyak 26 siswa dengan menampilkan foto dan cita-citanya di layar. Acara ditutup dengan, pamitan purna tugas Kepala Sekolah, Sri Maharti, S.pd yang telah mengemban tugasnya menjadi guru selama 40 tahun. Kejutan berupa video ucapan terima kasih yang dibuat oleh panitia dengan melibatkan semua murid, guru, guru ekstra, serta staf TK ABA Sidoharjo membuat akhir acara menjadi haru dan mengesankan.  Pemberian kenang-kenbangan dari guru dan semua wali murid menjadi penutup acara kemeriahan Tutup Tahun dan Pentas Seni TK ABA Sidoharjo. Rep Nia Haris https://drive.google.com/drive/folders/1RZmW4b3UfnXVucAFIY1lZwx8qd1jQi93

Loading