Pernyataan sikap Masyarakat Muhammadiyah Kapanewon Ngaglik Atas Maraknya Peredaran Minuman Keras Di Yogyakarta

Ngaglik.Pdmsleman.Or.Id Konsumsi minuman keras merupakan tradisi masyarakat jahiliyah, dan secara tegas diharamkan oleh Allah Swt. dalam beberapa ayat Al-Qur’an, misalnya QS. Al-Maidah ayat 90 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar (minuman keras), berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” Dalam hadits riwayat Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Apabila umatku telah menghalalkan lima perkara maka wajib atas mereka kebinasaan, yaitu apabila telah muncul  saling laknat-melaknati, mereka telah meminum berbagai khamar, memakai sutera, mendatangkan biduan, dan laki-laki merasa cukup dengan laki-laki (gay) dan wanita dengan wanita (lesbian). Saat ini peredaran minuman keras di Yogyakarta sudah semakin masif, toko yang memperjualbelikan minuman keras menjamur di mana-mana bahkan sampai ke polosok desa, dan anak-anak muda sebagai generasi penerus umat tak luput dari sasaran peredaran minuman keras. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena terjadi di Kota Pelajar yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Berkaitan dengan hal itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kapanewon Ngaglik dengan mengatasnamakan Keluarga Besar Muhammadiyah Kapanewon Ngaglik secara tegas menyatakan sikap: Demikian pernyataan sikap ini dibuat semata-mata untuk meraih ridha Allah dan bentuk kepedulian terhadap kemaslahatan umat. PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH KAPANEWON NGAGLIK Ngaglik, 15 Muharram 1446 H   21 Juli 2024 M Ketua,     Prof. Dr. Ir. H. Sukamta, S.T., M.T., IPU., ASEAN. ENG.NBM. 779 033 Sekretaris,     Maman Sulaeman, S.HutNBM. 1 418 425

Loading

Selesai Dengan Sukses! Musycab Bersama PCPM dan PCNA Ngaglik Sleman

Ngaglik, PdmSleman.or.Id-  Musyawarah Bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik Sleman telah selesai diselenggarakan pada hari Ahad, 23 Juni 2024. Acara yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Sinar Melati Sariharjo Ngaglik ini terselenggara dengan penuh khidmat dan dihadiri lebih dari 80 kader, baik kader lama maupun kader baru. Sebagai sebuah rutinitas organisasi. Musyawarah cabang merupakan rutinitas setiap empat tahun sekali baik untuk Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah. Agenda ini pada akhirnya, menghasilkan inti keputusan berupa kepemimpinan baru untuk PCPM dan PCNA Ngaglik periode mendatang. Hasil pemilihan PCPM NGAGLIK adalah sebagai berikut: Sedangkan, hasil pemilihan PCNA Ngaglik adalah sebagai berikut: Pemilihan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kekeluargaan yang kuat di antara anggota. Ketua PCPM terpilih, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa organisasi ke arah yang lebih berkemajuan. “Sebagai Ketua terpilih, saya berharap dapat menjadi jembatan yang baik antar generasi. Antar generasi Ayahanda Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang masih muda dan antara generasi baru PCPM Ngaglik yang dipenuhi oleh Gen-Z.” tutur Fani panggilan akrabnya. Sedangkan, Naafi Rofiiqoh Makaarimah selaku Ketua PCNA terpilih, juga mengungkapkan harapannya agar PCNA dan PCPM dapat melanjutkan kolaborasi agar dapat mewujudkan visi misi Ngaglik yang Berkemajuan. Musyawarah ini tak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin baru, tetapi juga sebagai sarana evaluasi laporan pertanggungjawaban pimpinan lama. Dan juga untuk perencanaan strategis program-program di periode yang akan mendatang. Seluruh peserta musyawarah menunjukkan antusiasme yang tinggi dan komitmen kuat untuk membawa Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman semakin maju dan memberikan kontribusi yang luas dan positif untuk masyarakat Ngaglik. Semoga dengan terbentuknya kepemimpinan baru ini, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman dapat terus berperan aktif dalam membangun Kapanewon Ngaglik menjadi Kapanewon yang maju dan berkemajuan. Sehingga nantinya akan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah, yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading

Pemuda Muhammadiyah & Nasyiah Ngaglik: Ora Bareng, Ora Gayeng

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Pawon Bendoro Jalan Palagan Km 14,5 pada hari Ahad, 2 Juni 2024 telah terlaksana Acara Keakraban Kader Baru PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian acara Pra Musyawarah Cabang (Musycab) bersama Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik Sleman di tahun 2024. Acara keakraban ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader lama dan baru serta memperkuat komitmen dalam menjalankan organisasi. Dihadiri oleh kader-kader baru dari PCPM (Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah) dan PCNA (Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah). “Selaku pimpinan organisasi, Kami berikhtiar  di Musycab besok tidak hanya melaporkan dokumen LPJ organisasi. Tapi juga menyiapkan sebaik-baiknya regenerasi, para kader muda penerus organisasi. Salah satunya lewat kegiatan keakraban seperti ini”, terang Maman Sulaeman Ketua PCPM Ngaglik. Mengusung Slogan “Ngaglik, Ora Bareng, Ora Gayeng” yang dicetuskan oleh Ketua Panitia Acara Hidayatul Mabrur. Acara ini sukses mengumpulkan lebih dari 70 orang kader muda Pemuda & Nasyiah di Ngaglik, baik lama maupun baru. Acara seharian dikemas secara santai, dimulai dari games perkenalan, kemudian perkenalan profil organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik. Hingga diakhiri dengan acara puncak yaitu bebakaran (Griil & BBQ). Seluruh peserta yang hadir terlihat begitu antusias mengikuti acara hingga akhir. Dengan terlaksananya acara ini, PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman semakin optimis dalam menghadapi Musycab Bersama 2024. Seluruh kader diharapkan dapat berkontribusi aktif dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan organisasi. Adapun agenda selanjutnya dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik adalah Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama. Agenda tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Ahad, 23 Juni 2024 bertempat di Panti Asuhan Sinar Melati Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading

BEDAH KARYA PENELITIAN KADER MUDA MUHAMMADIYAH NGAGLIK“Konsep Pendidikan Berkemajuan K.H. Ahmad Dahlan”

Ngaglik.Pdmsleman.Or.Id Bidang Pendidikan dan KaderisasiPimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Ngaglik, Sleman Mempersembahkan BEDAH KARYA PENELITIAN KADER MUDA MUHAMMADIYAH NGAGLIK“Konsep Pendidikan Berkemajuan K.H. Ahmad Dahlan” Penulis & Pemateri:Iqbal Algifari, M.Pd.(Anggota Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PCPM Ngaglik) Host:Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H.(Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PCPM Ngaglik) 📝 Catat ya waktunya… 🗓️ Hari : Rabu🏷️ Tgl. : 15 Mei 2024⏰ Jam : 19.30 – 21.00 WIB💻 Media : Zoom Meeting Link : https://uii.zoom.us/j/91503606099?pwd=V0NOdktVY2x3TUMwM21GQ3dhZnZqZz09 Meeting ID : 915 0360 6099Passcode : 570631 billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat

Loading

“Pasar Ceria” Dari Hasil Shadaqah Sampah Gerakan Sedekah Sampah PCM Ngaglik

Ngaglik, Pdmsleman.Or,Id Pada Ahad, 21 Januari 2024, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM Ngaglik bersama ortom-ortomnya meluncurkan Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) yang bermarkas di Masjid Ahmad Dahlan Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Setiap Ahad Pahing, Tim GSS menerima shadaqah sampah dari jama’ah Pengajian Ahad Pagi Masjid Ahmad Dahlan dan juga masyarakat sekitar. Sampah yang diterima berupa sampah anorganik seperti botol plastik, kaca, kertas, dan logam. Khusus untuk botol plastik, jama’ah dan masyarakat bisa bersedekah sewaktu-waktu dengan memasukan ke keranjang sampah yang disediakan di depan Masjid Ahmad Dahlan. Sampai dengan saat ini sudah dilakukan 2 (dua) kali pengumpulan shadaqah sampah. Pertama dilakukan pada Ahad Pahing, 21 Januari 2024 dan terkumpul sebesar Rp. 1.067.500,- dari hasil penjualan shadaqah sampah. Kedua dilakukan pada Ahad Pahing, 25 Februari 2024 dan terkumpul sebesar Rp. 1.640.000,- dari hasil penjualan shadaqah sampah. Hasil penjualan tersebut disalurkan kembali kepada masyarakat dan jama’ah melalui “Pasar Ceria GSS PCM Ngaglik” yang menyediakan aneka sayuran dan lauk pauk untuk dibagikan secara gratis. “Alhamdulillah, masyarakat semakin antusias untuk menyedekahkan sampahnya ke Masjid Ahmad Dahlan. Jama’ah dan masyarakat sekitar juga rela mengantri untuk mendapatkan sayuran dan lauk dari hasil penjualan shadaqah sampah,” ujar Ketua GSS PCM Ngaglik, HIdayatul Mabrur, S,Pd.I., M.Pd. Senada dengan itu, Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H., selalu Ketua Majelis Hukum, HAM, dan Lingkungan Hidup PCM Ngaglik menyampaikan bahwa GSS merupakan bagian dari kepedulian PCM Ngaglik atas masalah sampah yang terjadi hampir di semua wilayah termasuk Nganglik. Gerakan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjadi bagian dari solusi masalah sampah di Indonesia. Pasar Ceria GSS PCM Ngaglik diresmikan oleh Ahmad Ahid Mudayana, S.KM., M.PH., selaku Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM DIY dengan memotong pita. Ketua PCM Ngaglik, Prof. Dr. Ir. Sukamta, MT.,IPM., juga urut mendampingi peresmian tersebut. “Pasar Ceria GSS PCM Ngaglik insyaAllah akan diadakan secara rutin setiap bulan. Semoga bisa memotivasi masyarakat untuk mengikuti pengajian Ahad Pagi di Masjid Ahmad Dahlan, berbagi kebaikan, dan memanfaatkan potensi sampah untuk menjadi berkah,” harap Sukamta. Pasar Ceria ditutup dengan makan bersama atau “kembulan” sebagai bentuk keakraban dan persaudaraan yang egaliter antar warga PCM Ngaglik dari lintas usia.

Loading