Milad ke 17 SMK Muhammadiyah Gamping Bangun Masjid Baru

Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah Gamping menyelenggarakan Pengajian Taman Surga dalam rangka Milad ke-17 sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baabul Ilmi tahap I, pada hari Sabtu, 6 September 2025 bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini dimulai pukul  07.00 WIB dan dihadiri lebih dari 400 orang jamaah. Kepala SMK Muhammadiyah Gamping, Asarika Fajarini, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jamaah yang hadir. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas usia SMK Muhammadiyah Gamping yang telah menginjak 17 tahun. Terimakasih atas kehadiran dan doa bapak-ibu jamaah. Kami memohon dukungan, baik moril maupun materiil, khususnyadalampembangunan Masjid Baabul Ilmi yang memerlukan dana sebesar Rp 984.750.000. Semoganiatbaikinimendapatridha Allah SWT,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan  bahwa sekolah telah membuka pendaftaran peserta didik baru gelombang inden tahun ajaran 2026/2027. Pengajian diisi tausiyah oleh Ustadz Drs. H. Hamdan Hambali, Wakil KetuaPimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, yang mengajak jamaah untuk turut berperan aktif dalam pembangunan masjid. “Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat. Oleh karena itu, mari kita sisihkan sebagian rezeki kita sebagai amal jariyah. InsyaAllah setiap rupiah yang kita keluarkan akan mengalir pahalanya hingga akhirat,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, panitia mengumumkan bahwa telah terkumpul donasi awal sebesar Rp 45.314.000 dari jamaah dan para donatur. Bagi masyarakat yang berkeinginan menyalurkan infaq dapat melalui: Bank BPD DIY Syariah No. Rekening: 806 211 000836a.n. Mushola SMK Muhammadiyah Gamping. Acara ditutup dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baabul Ilmi sebagai symbol dimulainya proses pembangunan. Selain itu, panitia juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis serta servis sepeda motor gratis bekerjasama dengan Yamaha Sumber Baru Motor, yang mendapat apresiasi tinggi darimasyarakat. Rep Dwi Sumartono Gamping Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Al Hadharah Islamic Boarding School Ngentak Turi

Turi, Pdmsleman.or.Id Ahad, 31 Agustus 2025 / 8 Rabiul Awal 1447 Hijriyah sebuah sejarah lahir dengan diadakanyya rangkaian tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Al Hadharah Islamic Boarding School (AHIBS) bertempat di Ngentak Bangunkerto Turi Sleman Yogyakarta.Gagasan pendirian pondok pesantren ini adalah untuk menjaga tradisi keilmuan Islam di Indonesia, dimana pesantren merupakan tempat yang sentral dalam melahirkan generasi terbaik zaman ini. Ditambahkan dengan tantangan pergaulan bebas dan ketergantungan kepada gadget menjadi alasan mendasar akan perlunya Pendidikan pesantren.Dalam tabligh Akbar pagi ini, taushiyah disampaikan oleh Ustadz H. Agus Taufiqurrohman, M.Kes., Sp.S., selalu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi atas inisiasi pembangunan pesantren ini mengapresiasi atas inisiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Ia mendorong agar pondok itu bisa sesuai dengan ciri khas Muhammadiyah.Ketua PCM Turi Bambang Rahmanto menyampaikan bahwa pondok pesantren ini milik PCM Turi yang akan menjadi pusat keunggulan untuk pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK),”Hadir pula dalam kesempatan Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto MM, Panewu Turi Joko Susilo MM, Dewan Pakar Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah, Prof. Suyanto beserta segenap tamu undangan sekitar 1.200 orang.H. M. Taufik, Lc., M.Pd selaku salah satu pendiri Pondok pesantren Al Hadharah Islamic Boarding School (AHIBS) Yogyakarta menyampaikan berharap hadirnya lembaga ini menjadi Lembaga Pendidikan Pesantren yang berkomitmen Membangun generasi Rabbani, berakhlak mulia dan berwawasan global.Pondok pesantren ini dibangun di atas tanah wakaf milik Giyat seluas 1203 m2 yang telah diserahkan kepada PCM Turi.Bersama tabligh Akbar dan Peletakan Batu Pertama ini, sekaligus peristiwa launching Penerimaan Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027 . Arief Hartanto

Loading

SMP Muhammadiyah 1 Depok Raih Juara 3 di Kejurnas Rugby 2025

Depok, Pdmsleman.Or.id Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa SMP Muhammadiyah 1 Depok. Radit Setiawan, siswa kelas 7A, berhasil meraih juara 3 kategori Kelompok Umur 14 (T1 Rugby) pada ajang Kejuaraan Nasional Rugby 2025 yang digelar di Lapangan Kenari, Yogyakarta, pada 22–24 Agustus 2025. Kejuaraan yang diikuti berbagai tim dari seluruh Indonesia ini mempertandingkan beberapa kategori, mulai dari kelompok usia KU 14, KU 16, KU 18, hingga kategori dewasa. Dalam persaingan ketat di KU 14 T1 Rugby, Radit menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan kerja sama tim yang solid hingga berhasil meraih posisi ketiga. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok Abidin Fuadi S.Pd menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih Radit. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan Radit. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMP Muhammadiyah 1 Depok tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya. Dengan capaian ini, Radit Setiawan diharapkan dapat terus mengasah kemampuan dan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.kontributor : nhc

Loading

Muhammadiyah Lakukan Pendataan dan Penandaan Aset Tanah LKSA Prambanan

Prambanan,Pdmsleman.Or.Id SLEMAN. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Prambanan melalui Koordinator Seksi Kehartabendaan melaksanakan kegiatan pemasangan tanda dan pendataan aset tanah milik Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan, Sleman, pada Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga, mengamankan, dan menertibkan administrasi aset tanah persyarikatan, khususnya yang berada di wilayah Prambanan. Koordinator Seksi Kehartabendaan LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan, Eko Sumardiyanto, menjelaskan bahwa proses pemasangan tanda dan pendataan dilakukan pada beberapa titik dengan total luasan mencapai sekitar 3.000 meter persegi. Menurutnya, langkah ini tidak hanya sebatas kegiatan teknis, tetapi juga merupakan wujud komitmen Muhammadiyah dalam memastikan seluruh aset organisasi dapat tercatat dan terinventarisasi dengan baik. Eko menegaskan, keberadaan data dan tanda yang jelas atas aset tanah sangat diperlukan agar keberlangsungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk lembaga sosial dan pendidikan, dapat terjaga. “Pendataan aset tanah ini penting untuk menghindari terjadinya permasalahan hukum maupun hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh seluruh AUM serta pimpinan persyarikatan Muhammadiyah di berbagai jenjang,” ujarnya. Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa pendataan aset tanah merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola organisasi. Dengan tercatatnya aset secara rapi, persyarikatan akan memiliki pijakan yang kuat dalam mengembangkan program sosial, pendidikan, dan dakwah yang berkelanjutan. “Hal ini juga sejalan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang selalu dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah,” ungkap dia. Kegiatan pemasangan tanda dan pendataan aset tanah LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan disambut positif oleh warga dan jajaran PCM Prambanan. Selain menjadi upaya penertiban administrasi, kegiatan ini juga menunjukkan kesungguhan Muhammadiyah dalam menjaga amanah umat. “Aset tanah yang dimiliki persyarikatan bukan hanya sekadar lahan fisik, melainkan juga bagian dari warisan perjuangan yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” tambahnya. Dengan adanya langkah nyata ini, Muhammadiyah Prambanan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan sekaligus memastikan seluruh aset yang dimiliki dapat bermanfaat secara optimal bagi masyarakat. “Khususnya dalam mendukung pelayanan sosial anak dan pengembangan pendidikan,” pungkas Eko. rep (Athiful/KIM Depok)

Loading

SMP Muhammadiyah 1 Prambanan Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat bersama MDMC

Sleman,Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Prambanan Sleman bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Jumat (22/8/2025).  Kegiatan ini diikuti tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta sejumlah siswa kelas VII dan VIII yang secara khusus dilatih untuk memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Prambanan, Daswati Rofiatun Sahifah, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam membekali siswa dengan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat.  “Kami ingin anak-anak terbiasa sigap, cepat, tepat, dan bertanggung jawab saat menghadapi keadaan gawat darurat. Dengan keterampilan ini, mereka tidak hanya bisa membantu diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitarnya,” ujarnya. Lebih jauh, Daswati menekankan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan warga sekolah, sekaligus memperkuat sistem penanganan kebencanaan di lingkungan pendidikan.  “Kami ingin seluruh siswa mampu menjadi teman yang menjadi penolong atau TMR bagi sesamanya. Sekolah juga perlu memiliki sistem manajemen darurat yang terstruktur, sebagaimana telah diarahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman,” tambahnya. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret SMP Muhammadiyah 1 Prambanan dalam mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program SPAB menekankan tiga pilar utama, yakni fasilitas sekolah yang aman, kemampuan manajemen bencana, serta pendidikan pencegahan bencana.  Dengan pendampingan MDMC yang juga berperan sebagai Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sekolah menargetkan untuk segera memiliki peta risiko bencana yang terukur serta melaksanakan simulasi bencana secara berkala. “Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat budaya tanggap darurat di kalangan siswa, tetapi juga menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, peduli, dan resilien terhadap berbagai potensi bencana,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)

Loading

Nuansa Merah Putih Selimuti Pengajian Jumat Legi Aisyiyah Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Seyegan menggelar Pengajian Rutin Jumat Legi pada hari Jumat tanggal 22 Agustus 2025 di masjid Al Kautsar Mrincingan Margomulyo Seyegan. Suasana berbeda dari biasanya, kurang lebih 900 orang  jamaah Aisyiyah yang hadir dari seluruh wilayah Seyegan ini terlihat didominasi pakaian bernuansa merah putih.  “Pengajian kali ini mengambil tema merah putih sebagai bentuk rasa nasionalisme jamaah Aisyiyah Seyegan di bulan kemerdekaan”, ungkap Hj. Sarju, Ketua PCA Seyegan dalam sambutannya.  Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sleman Hj. Sri Sumiyarsi, M.Pd.I menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam mengisi kemerdekaan di antaranya perempuan berperan sebagai ibu dari anak-anaknya, pendamping suaminya, dan juga sebagai ibu dari masyarakat. Dalam memaknai kemerdekaan tidak lepas dari kemerdekaan dalam menyembah Allah, sebagaimana termaktub dalam Al Qur’an surat Adz Dzariyat ayat 56 yaitu Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah. PCA Seyegan juga selalu bekerjasama dengan lembaga lain, termasuk dengan LAZISMU Seyegan. Salah satu agenda yang dimasukkan dalam rangkaian pengajian Jumat legi kali ini yaitu Pentasarufan Dana Pendidikan dari LAZISMU Seyegan untuk murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA). Ketua LAZISMU Seyegan, H. Wahyu Purhantara menyampaikan bahwa di bulan kemerdekaan ini LAZISMU mentasarufkan dana pendidikan dalam bentuk Subsidi SPP untuk murid TK ABA dengan total dana yang disalurkan Rp.10.220.000,- diterimakan kepada 37 murid dari 12 TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) yang ada di Seyegan. “Harapan kami dengan subsidi SPP ini tidak ada lagi murid yang menunggak pembayaran SPP sehingga operasional sekolah bisa tetap berjalan” tambahnya .  Acara Pengajian Jumat Legi yang menjadi program Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Seyegan ini selalu mendapatkan respon positif dari jamaah, terbukti banyaknya jamaah yang hadir.  Ditambah dengan adanya Bazaar murah dari UMKM binaan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PCA Seyegan yang menyediakan berbagai macam olahan makanan yang bisa menjadi pilihan oleh-oleh pulang dari pengajian.  (Dhian Navitri/PCA Seyegan) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SMP Musapra Sleman Raih Dua Penghargaan dalam Festival Literasi Sleman 2025

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Komitmen dalam menumbuhkan budaya literasi kembali ditunjukkan oleh SMP Muhammadiyah 1 Prambanan (Musapra) Sleman melalui ajang Festival Literasi Kabupaten Sleman Tahun 2025 yang digelar oleh Komunitas Yuk Menulis di SMP Negeri 3 Ngaglik, pada Sabtu (2/8/2025) lalu. Dalam festival yang mempertemukan para insan literasi dari berbagai kalangan ini, SMP Musapra Sleman berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi. Kepala SMP Musapra Sleman, Daswati Rofiatun Sahifah, dinobatkan sebagai Juara 1 Penulis Puisi Tingkat Kabupaten Sleman dalam Kategori Umum melalui karya berjudul “Merdeka, Indonesiaku.”  Puisi tersebut menyuarakan semangat nasionalisme dalam bahasa yang kuat, reflektif, dan menyentuh, mencerminkan jiwa seorang pendidik yang berpikir kritis dan peka terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selain prestasi pribadi tersebut, SMP Musapra Sleman juga berhasil meraih penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi Tingkat Kabupaten Sleman, sebuah pengakuan atas dedikasi dan konsistensi sekolah dalam membina ekosistem literasi yang hidup, produktif, dan inklusif. Daswati menyampaikan bahwa keterlibatan dalam festival ini bukan semata ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi sekolah dalam membangun semangat berliterasi di kalangan siswa.  “Mengikuti festival literasi merupakan salah satu upaya kami untuk membangun motivasi siswa dalam berliterasi dan berkarya, terutama puisi. Sebab, banyak siswa SMP Musapra Sleman yang berbakat di bidang tersebut,” ujarnya, di SMP Musapra Sleman, Senin (4/8/2025) Ia menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan branding sekolah sebagai ‘Sekolah Bakat Multi Talenta’, yang mendorong peserta didik untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi masing-masing.  “Semoga prestasi-prestasi ini menjadi semangat untuk terus berliterasi. Kami berharap siswa-siswi menjadi generasi yang unggul, kreatif, dan berkembang sesuai bakatnya,” imbuhnya. Festival ini menjadi bukti bahwa literasi bukan sekadar program formal, melainkan denyut nadi peradaban yang harus terus dihidupkan di lingkungan pendidikan.  Dengan prestasi ini, SMP Musapra Sleman menegaskan perannya sebagai sekolah yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi. Rep (Athiful/KIM Depok) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading