PCM Kalasan Kunsiroh Ke PRM Purwo Utara, Mendengar Permasalahan dan Kemajuan Dakwah Muhammadiyah Ranting

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Rabu, 5 Februari 2025 PCM Kalasan mengadakan Kunsiroh (Kunjungan silaturahim)  kepada PRM Purwo Utara mulai pukul 20.00, bertempat di Gedung PAUD/TPA  Bayen, Purwomartani, Kalasan. Hadir dalam kunsiroh itu Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., Wakil Ketua, Drs. Sugiyanto, M.Si., dan Sumaryatin, M.Pd., Sekretaris 1 dan 2, Iswanto, M.Pd., dan Supriyana, S.Pd., Bendahara 1 Catur Wibisana, dan Bendahara 2 Miskam. Rombongan diterima oleh pengurus PRM Purwo Utara, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan beberapa anggota majelis/ bidang. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutan pengantarnya menjelaskan bahwa Kunsiroh merupakan program yang menjadi kesepakatan dalam rapat mingguan yang rutin digelar setiap hari Selasa sore bertujuan untuk lebih mendekatkan antara PCM dengan PRM se-Kapanewon Kalasan, sekaligus dijadikan ajang konsulidasi, evaluasi, dan mendengar secara langsung kondisi senyatanya dalam kegiatan dakwah Muhammadiyah di masyarakat sehingga tercipta harmonisasi program dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan dan tepat sasaran. Sunandar meyakini bahwa dengan pertemuan-pertemuan yang rutin akan lahir gagasan dan ide cemerlang untuk memajukan cabang dan ranting Muhammadiyah di Kalasan. “Ber-Muhammadiyah itu intinya rapat, ngaji, rapat, ngaji. Insya Alloh akan banyak menebarkan manfaat dan kemaslahatan umat,” tegas Sunandar. Ketua PRM Purwo Utara, Wisnu Gesang dalam sambutan mangayubagyo para tamu menegaskan bahwa pihaknya menyambut gembira kegiatan kunsiroh dari PCM Kalasan dan akan dimanfaatkan sebagai media diskusi dan bertukar gagasan dalam banyak hal menyangkut dakwah Muhammadiyah di masyarakat wilayah Purwomartani Utara. Pihaknya juga selaras dengan Ketua PCM bahwa hanya dengan rapat dan ngaji akan bisa diwujudkan dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan. Meski demikian, PRM Purwo Utara mengalami dinamisasi pergerakan persyarikatan, mengalami pasang surut dalam berkegiatan. Secara umum, kendala yang dihadapi adalah masalah pendanaan untuk kegiatan. Selama ini sumber pendanaan hanya mengandalkan sedekah pengurus dalam jumlah yang terbatas. Di samping itu, kebersamaan dan kekompakan para pengurus PRM perlu ditingkatkan. Sekretaris PRM Purwo Utara, Sriyana, menambahkan bahwa beliau berharap kunsiroh ini bisa menjadi ajang curhat mengenai capaian-capaian dakwah dan kendala-kendala yang ada. Sriyana menyadari sebagai pengurus PRM Purwo Utara yang bersentra di Bayen menjadi beban sekaligus tantangan yang mengasyikkan. Betapa tidak, karena Bayen dari dulu, sejak sebelum Kemerdekaan RI, warna Muhammadiyahnya sudah cukup kental. Karena itu, dinamisasi dan pasang surut perkembangan dakwah Muhammadiyah terkadang membahagiaan, tetapi lebih banyak menyesakkan hati. Beberapa fenomena yang mengiris hatinya misalnya: (1) Terjadi pengambilalihan pengelolaan masjid wakaf Muhammadiyah oleh ormas lain; (2) Minimnya partisipasi dan dukungan orang-orang yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah padahal sebenarnya bertempat tinggal di Bayen; dan (3) Terkadang terkendala dalam pencarian narasumber kegiatan pengajian; dan (4) Dukungan warga masyarakat, bahkan pengurus Muhammadiyah dalam kegiatan pengajian kurang greget. Menanggapi curhatan pengurus PRM Purwo Utara itu, beberapa Penguru PCM dan hadirin memberikan pertimbangan-pertimbangan, antara lain: (1) Kendala keuangan antara lain dapat diatasi dengan menjalin kerja sama yang harmonis dengan masjid-masjid arena Purwo Utara dalam penyelenggaraan sholat Iedul Fitri dan Iedul Adha sehingga PRM mendapat sharing dana infak. Di samping itu, bisa juga menggalakkan infak dan donatur lain; (2) Kasus pengambilalihan masjid wakaf Muhammadiyah. Pada dasarnya, dakwah Muhammadiyah itu seharusnya hadir untuk memberikan solusi yang secara riil dibutuhkan masyarakat. Biasanya kasus itu terjadi karena Muhammadiyah tidak bisa ‘ngopeni’ masjid tersebut sehingga pihak lainlah yang tampil. Dalam hal ini, PCM atau PRM tidak hadir saat masyarakat di sekitar masjid wakaf Muhammadiyah membutuhkan sosok yang dibutuhkan. Apabila hal ini terjadi, diperlukan pendekatan-pendekatan secara humanistik kepada tokoh-tokoh berpengaruh di masjid tersebut untuk mengingatkan dan menyadarkan bahwa masjid tersebut adalah masjid wakaf Muhammadiyah. Apabila sudah ada sinyal positif segera lakukan plangisasi masjid wakaf Muhammadiyah. Akan lebih baik, simbol-simbol yang bisa mengidentifikasikan ciri khas Muhammadiyah perlu dipasang di masjid tersebut, seperti Kalender Muhammadiyah, jam dinding atau jam digital berlogo Muhammadiyah, dsb.; (3) Krisis narasumber atau penceramah pengajian, baik untuk kebutuhan pengajian maupun khotbah Jumat. Dalam masalah ini, PCM perlu menyususn database ustadz-ustadz Muhammadiyah di Kalasan, lengkap dengan alamat dan nomor kontaknya. Data ini sangat stratejik dan multiguna mengingat banyak tokoh-tokoh agama dan akademikus Muhammadiyah yang tinggal di Kalasan. Apabila database ini tersusun dengan baik dan dikoordinasikan oleh PCM, disebarkan di masjid-masjid wakaf Muhammadiyah,  masyarakat akan mendapat kemudahan dalam mengakses dan berkomunikasi apabila membutuhkan. Potensi ini juga bisa dikembangkan misalnya dengan menyusun teks khotbah Jumat bagi masjid-masjid wakaf Muhammadiyah. Apabila hal ini terwujud, sdah pasti menjadi nilai plus, bahkan ikon PCM Kalasan; (4) Perbaikan fasilitas pengajian yang memadahi. Dalam pengajian-pengajian akbar yang di gelar PCM di tempat terbuka, sepert lapangan, fasilitas sound system kurang memadahi. Agar seluruh jamaah pengajian yang jumlahnya ribuan bisa mendengar dengan baik, setidaknya diperlukan tiga perangkat sound system yang terdistribusi di bagian depan, tengah, dan belakang. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa pesan pengajian itu sampai kepada para jamaah dengan baik; dan (4) Untuk menggerakkan warga Muhammadiyah yang bekerja di AUM dan juga masyarakat, diperlukan himbauan secara terus-menerus melalui media yang tepat. Di Kalasan sebenarnya sudah ada media pembinaan kepada seluruh pekerja di AUM Kalasan, yaitu setiap bulan sekali dengan tingkat kehadiran mencapai 95%. Tentu saja media ini bisa digunakan secara efektif untuk mendorong warga Muhammadiyah yang bekerja di AUM berpartisipasi secara aktif, baik sebagai peserta, bahkan penggerak dakwah Muhammadiyah di sekitar tempat tinggalnya masing-masing. Mari kita bergandeng tangan, saling menguatkan untuk mewujudkan dakwah Muhammadiyah yang solutif dan menggembirakan. Semoga lelah kita menjadi lillah semata mengharap ridlo Alloh Swt. Reportase : H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan; https://pcmkalasan.or.id//)

Loading

40 Tahun Mutemsa, Bersama Berbagi, Wujudkan Generasi Peduli dan Berkarakter Mulia

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Rabu, 5 Februari 2025. SMK Muhammadiyah 1 Tempel (Mutemsa) memperingati Milad yang ke-40.Dalam agenda pekan Milad, Mutemsa menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR), Parenting, hingga Pengajian Akbar.CSR diawali dengan kegiatan bersih masjid. Mutemsa menerjunkan tim guru dan murid untuk membersihkan tiga masjid di Srumbung Magelang dan Caturharjo Sleman.Di sekolah pun tim guru dan murid melayani Free Laundry & Permak, sambil memperkenalkan dua jurusan unggulan yaitu Perhotelan dan Desain Produk Busana.Dalam pelaksanaannya selama dua hari sebelumnya, Permak gratis telah menyelesaikan 50 pcs pakaian yg masuk baik dari warga sekolah maupun lingkungan sekitar sekolah. Sedangkan pada free Laundry, telah terpenuhi kurang lebih 15kg pakaian dari target 50kg yang ditawarkan sebagai kuota gratis.Dilanjutkan dengan Parenting pada hari ini, oleh dr. Inggar Bagus Wibisana, S. Ked., A.P., M.M.yang berpesan, “Cara untuk mencegah berbagai macam jenis kenakalan remaja, harus bersinergi antara orang tua dengan pihak sekolah karena pola asuh anak menjadi tanggung jawab bersama.”Pekan Milad masih akan berlanjut hingga hari Sabtu, 8 Februari 2025 dengan CSR Free Laundry & Permak serta Pengajian Akbar oleh Drs. H. Purwana, MA yang dimeriahkan dengan bazaar sembako hingga cek kesehatan gratis.Sesuai dengan tema Milad Mutemsa tahun ini, semua kegiatan bertujuan untuk berbagi, peduli dan mewujudkan Karakter Mulia. Info PPDB :08112650222 (admin)bit.ly/mutemsa_ppdb2025 (link pendaftaran) Reportase : Errista Dewanti, S. Pd. SMK Muhammadiyah 1 Tempel Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Launching TOKOMU

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Senin, 3 Februari 2025 PCM Kalasan melaunching unit usaha baru dalam bisnis penjualan barang-barang kebutuhan masyarakat yaitu TokoMu, berlokasi di Jetis RT 05/ RW 035, Tamanmartani, Kalasan. Area TokoMu luasnya sekira 3 x 5 m itu menyediakan barang-barang seperti beras, gula, minyak, peralatan mandi, dan barang-barang kelontong lainnya. Launching TokoMu ditandai dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu melalui PCM Kalasan yang diterima oleh Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Maryanto disaksikan oleh Wakil Ketua PDM Sleman, Drs. H. Irfan Haris, dilanjutkan dengan sesi meninjau toko sambil berbelanja. Irfan menyambut gembira dibukanya TokoMu yang dikelola oleh Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata berkolaborasi dengan LazisMu PCM Kalasan. “Unit Usaha TokoMu ini merupakan yang pertama didirikan di Sleman. Saya berharap TokoMu dikelola secara syariah untuk mewujudkan dakwah Muhammadiyah yang menghadirkan kesejahteraan bersama,” kata pak Irfan. Sementara itu, Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Budi Sarwanto, M.Si., berpesan dengan menyitir hadits Nabi Saw., yang isinya hendaklah kita menjadi muslim yang kuat karena orang muikmin yang kuat lebih dicintai Alloh, yaitu kuat imannya dan kuat ekonominya. Berdagang merupakan salah satu profesi yang disunahkan rasululloh karena sesungguhnya 90% rezeki itu dari berdagang. Karena itu, beliau berpesan agar TokoMu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaannya agar menghadirkan rezeki yang berkah. Budi Sarwanto juga mengingatkan pesan Nabi, janganlah kamu memakan harta saudaramu dengan cara yang batil.  Pengelola TokoMu, Eko Wulantara, menjelaskan bahwa toko yang bertempat di kediamannya itu modal awalnya sekitar 29 juta, terdiri dari biaya belanja kulakan barang-barang penjualan dan penyediaan fasilitas pendukung seperti rak dan komputer kasir toko untuk pencatatan pembelian dan penjualan barang.  Sementara itu, Eko Susatyo, yang juga Ketua Lazismu PCM Kalasan menjelaskan bahwa modal awal itu berasal dari iuran 26 anggota PCM Kalasan yang dirintis sejak tahun 2022 hingga sekarang. Agar dana yang terkumpul itu produktif dan memberi kemaslahatan umat, Duo Eko itu mengambil inisiatif untuk mendirikan TokoMu. Eko Susatyo menambahkan bahwa sementara ini operasional toko sehari-hari dibantu oleh satu karyawan lulusan SMA Muhammadiyah Kalasan binaan Lazismu. Dalam sambutan arahannya, Drs. H. Irfan Haris, Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata, memaparkan bahwa idealnya TokoMu menjadi bagian dari unit usaha Koperasi PCM Kalasan yang dikelola secara syariah. Karena itu, beliau menekankan perlunya dilakukan langkah-langkah stratejik melanjutkan yang sudah dirintis selama ini. Apabila sudah terbentuk Koperasi PCM Sleman, hendaklah diupayakan koperasi yang berbadan hukum dan segera dilakukan penyusunan AD/ART secara rapi, lengkap, dan detail. Dengan begitu, nantinya Koperasi PCM bisa memanfaatkan program pelatihan dan menggaet dana bantuan dari pemerintah. Hal-hal yang musti mendapat perhatian dari usaha TokoMu sebagai unit usaha Koperasi PCM Kalasan, antara lain: (1) Shigot pemakaian keuangan harus jelas diatur dalam AD/ART; (2) penyepakatan yang jelas antara pengurus Koperasi dan pengelola TokoMu, perlu diatur secara rinci apabila pengurus merangkap sebagai pengelola TokoMu; (2) Tata kelola sistem akuntansi harus tercatat secara tertib dan rapi sehingga data harian ter-update secara realtime; (3) pengaturan SHU secara adil dan transparan; (4) Sirkah yang jelas, misalnya, bolehkah ada simpanan wajib khusus anggota sebagai modal penyertaan; (5) Kemungkinan perluasan usaha dan barang dagangan, misalnya apakah akan dikembangkan dengan unit usaha simpan pinjam; (6) Ada baiknya seluruh anggota memberikan data jumlah kebutuhan bulanan untuk pembuatan rancangan ritail penjualan sehingga menguntungkan koperasi; (7) Perlunya penegasan model toko musawamah, yakni jual beli yang tidak diketahui pokoknya. Jujur, tidak mencampurkan barang yang baik dengan barang yang jelek untuk dijual. ( H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan https:pcmkalasan.or.id )

Loading

Ribuan Peserta Jalan Sehat Padati Milad ke – 77 tahun SMP Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id SLEMAN – SMP Muhammadiyah 1 Sleman ( MUSELA) menggelar perayaan acara Milad ke – 77 tahun dengan mengadakan acara jalan sehat yang merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan yang diadakan oleh sekolah. Acara jalan sehat yang dilaksanakan pada hari Ahad, 2 Februari 2025 ini berpusat di Lapangan Sport Center SMP Muhammadiyah 1 Sleman dengan mencetak sebanyak 4.000 tiket dan dihadiri oleh kurang lebih 4.000 peserta. Dalam acara ini, berkesempatan hadir Ketua PCM Sleman Bapak Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T.,M.T., IPM yang sekaligus melakukan pelepasan peserta jalan sehat. Hadir juga dalam acara tersebut Panewu Anom Kapanewon Sleman, PCM Sleman, Kepala Dukuh Panggeran, Kepala Sekolah SMK / SMA dan SD / MI mitra sekolah, dan seluruh guru, karyawan, peserta didik, wali murid serta Masyarakat umum. “Selamat milad ke – 77 untuk SMP Muhammadiyah 1 Sleman dan beliau meminta support kepada masyarakat karena diumur yang segini sudah banyak mencetak lulusan terbaik “ ujar ketua PCM Sleman Kegembiraan dan antusias peserta jalan sehat tampak terbesit saat pembawa acara Devitri Rahmawati dan Prasetya Dhimejo  membagikan doorprize mulai dari sembako dan aneka hadiah yang  disiapkan panitia diantaranya ada mesin cuci, televisi, kipas angin, mejikom, dan alat elektronik lainnya serta hadiah utama yaitu sepeda motor YAMAHA Tidak hanya membagikan doorprize, Devitri dan prasetya juga memberikan penghargaan dan hadiah kepada pemenang lomba minat bakat #AKSIMU#4 berupa sertifikat, piala dan uang pembinaan serta beasiswa kepada peserta jika mendaftarkan anggota keluarga ke SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Selain acara jalan sehat yang terlaksana dengan baik, acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran Vlamora Feat Lintang Chiera serta penampilan peserta didik  dalam alunan drumband Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Bapak Amin Darojad, S.Pd.I menuturkan “ acara jalan sehat ini menjadi acara puncak kegiatan milad SMP Muhammadiyah 1 Sleman yang ke – 77 dan hari ini semuanya menjadi bagian dari Sejarah musela yang ke – 77. Masih banyak hal yang menyenangkan sekali untuk itu kami, maka dari itu kami berterimakasih kepada para senior yang hadir dan memberikan support dan kepada bapak ibu semuanya yang sudah berpartisipasi ” tuturnya dalam sambutan.

Loading

Abdimas UMY, Ketua PP Aisyiyah di PCA Tempel Sleman, Seminar Antisipasi Perubahan Iklim

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah Tempel mengadakan acara seminar dengan tajuk Pendidikan Kesehatan Keluarga dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim pada Ahad, 2 Februari 2025 di Gedung Dakwah Darul Ulum Sanggrahan Mororejo Tempel Sleman. “Acara ini terlaksana berkat kerjasama dengan UMY dari Program Pengabdian Masyarakat. Alhamdilillah peserta dari PCA dan perwakilan masing-masing 3 orang dari 9 PRA hadir. Kami harap peserta nanti menyampaikan ilmu yang didapat kepada masing-masing PRAnya, ” ungkap Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD., Ketua PCA Tempel. Kegiatan diisi oleh tiga narasumber, sesi I Ibu Salamah Orbayinah, sesi II Ibu Lucitania Rizki, S.IP, MM, dan sesi III Bapak Dr. Sugeng Riyanto, S. IP, M. Si. “Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah bagaimana warga Aisyiyah mampu menjalankan tugas dan fungsinya di masyarakat dalam mengemban amanah risalah Aisyiyah berkemajuan. Termasuk salah satunya upaya menjaga lingkungan dari perubahan-perubahan iklim, ” ucap Ibu Salamah Orbayinah, Ketua PP Aisyiyah. Pada sesi I ini lebih lanjut beliau menjelaskan tentang 10 komitmen perempuan berkemajuan termasuk diantaranya bagaimana perempuan menguasai IPTEK dan berperan dalam pelestarian lingkungan. Pada sesi II narasumber mengupas lebih detail mengenai apa itu Perubahan Iklim, penyebab perubahan iklim, akibat cuaca ekstrim, tentang pemanasan global, dan apa peran yang bisa dilakukan.“Jika sering terjadi bencana dan kerusakan lingkungan maka kedepan akan mempengaruhi kondisi sosial ekomomi manusia. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan diantaranya mengurangi penggunaan plastik, mengolah sampah, penghijauan, ” tandas Ibu Lucitania Rizki, S. IP, MM yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Urusan Internasional UTY. Sesi III disampaikan tentang Gaya Hidup Sehat untuk menghadapi Perubahan Cuaca Ekstrim.“Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi perubahan iklim adalah banyak minum air putih, makan makanan bergizi, olahraga, menjaga lingkungan bersih dan lestari, penghijauan, ” ujar Bapak Dr. Sugeng Riyanto, S. IP, M. Si., Dosen HI UMY. Setelah paparan narasumber, dilanjutkan sesi diskusi, lalu acara ditutup dengan pemberian bibit tanaman alpukat dari UMY untuk PCA Tempel. Reportase Pamuji Sri S, S.Si MPI PDM SLeman Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Kegiatan Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara: Pengajian Mutiara Fajar, Jalan Sehat, Makan Bersama, Silaturahmi ke Bapak H. Susanto

Kalasan, pdmsleman.Or.Id Pada Ahad, 2 Februari 2025, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara mengadakan serangkaian kegiatan yang penuh makna dan kebersamaan. Kegiatan pertama dimulai dengan pengajian Mutiara Fajar yang dilaksanakan di halaman PAUD Mutiara Ummi Kenaji. Pengajian ini dipandu oleh Ustaz Dr. Okrisal Eka Putra, Lc., M.Ag., yang memberikan tausiah yang penuh pencerahan dan hikmah dari pukul 05.45 hingga 07.00 WIB. Ceramah yang disampaikan memberikan banyak motivasi spiritual, menguatkan semangat untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dan penuh berkah. Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat yang dimulai dari halaman Kalurahan Tamanmartani. Rute jalan sehat kali ini melewati area pembangunan tol Solo-YIA, memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung perkembangan infrastruktur besar yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, sambil menikmati udara pagi yang sejuk dan menjaga kebugaran tubuh. Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan makan bersama di Warung Bakso Tetelan Mbak Susan. Makan bersama ini menjadi momen untuk saling berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, dan menikmati keakraban dalam suasana yang hangat. Sebagai penutup, acara hari itu diakhiri dengan kunjungan silaturahmi ke rumah Bapak H. Susanto, Penasehat Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara, yang sedang sakit. Para peserta mengunjungi beliau dengan penuh kasih dan perhatian, memberikan dukungan dan doa agar beliau segera diberikan kesembuhan. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian serta penguatan ukhuwah Islamiyah di antara warga dan anggota. Melalui serangkaian kegiatan ini, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara berharap dapat terus mempererat ukhuwah, menjaga kesehatan, serta memupuk semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya saling mendukung dan mendoakan sesama dalam setiap keadaan. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi seluruh anggota serta masyarakat Tamanmartani Utara. Reportase Tomi Nugraha & Yuyun Munandar PRM TAmanmartani Kalasan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Gelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan 1446 H

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan dan Peneguhan Ideologi Muhammadiyah bagi warga Muhammadiyah di kalasan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025 bertempat di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan. Pengajian akbar itu dihadiri oleh ribuan jamaah, terdiri dari segenap pengurus PCM beserta Penasihat PCM Kalasan, PCA, Ortom, AUM, Wali murid, dan masyarakat sekitar, serta utusan Panewu, Polsek, Damramil, dan Pemdes setempat. Acara yang menghadirkan narasumber Dr. H. Hisyam Zaeni, MA, dosen UIN Suka ini juga disemarakkan oleh RS UAD yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis tensi dan gula darah, pemeriksaan berbayar kadar kolesterol dan asam urat, PT SSB yang menyediakan ShampoMu, PastaMu, BodywashMu, dan PupukMu, serta UMKM lain yang menyediakan jajanan dan mainan anak-anak. Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Illahi oleh para siswa TK ABA Kadisoka di bawah asuhan Ibu Sukaesih, S.Pd. membacakan surat An Nas, Al-Quraisy, dan At-Tin. Menurut Bu Sukaesih (KS), TK ABA Kadisoka jumlah muridnya 99 anak, dan penampilan 12 muridnya dalam pembacaan ayat-ayat Al-Quran tersebut sekaligus sebagai persiapan dalam lomba MTQ se-Kapanewon Kalasan yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Kadisoka Purwomartani. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengajian akbar yang didanai dari dana hibah PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta ini dimaksudkan untuk menyemarakkan dan menyongsong bulan Ramadhan, sekaligus sebagai peneguhan edeologi Muhammadiyah bagi segenap warga Muhammadiyah di Kapanewon Kalasan. Karena itu, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKU Muhammadiyah Gamping, para mitra seperti RS UAD, PT SSB, dan UMKM yang telah berpartisipasi menyemarakkan pengajian akbar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PRM Selomartani sebagai penyelenggara pengajian kali ini. Dalam kesempatan itu, Ketua PCM juga menyerahkan SK Plt. Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Nduri kepada Haryanto, S.Pd. yang juga Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Kadisoka, sementara plh Kepala SD Muhammadiyah Nduri dijalankan oleh Ibu Erni, S.Pd. Dr. H. Hisyam Zaeni, MA selaku narasumber, memaparkan pentingnya membekali diri dengan ilmu, di samping penyiapan mental, dan fisik dalam menyongsong Ramadhan. Beliau mengungkap riwayat syech Abdurrahman yang tergerak untuk belajar menggali ilmu setelah mengalami peristiwa besar yang dialaminya semasa ia bertugas sebagai penggali kubur. Suatu hari datanglah seorang ibu yang memintanya menggali kubur untuk anaknya yang telah wafat. Tatkala Ibu itu membawa jenazah anaknya, seolah-olah pintu kubur yang ia gali terbuka lebar, di dalamnya terdapat taman yang indah. Abdurrahman ternganga dibuatnya. Beberapa waktu berselang, si Ibu itu datang lagi dengan maksud serupa. Kejadian itu berulang, seakan-akan pintu kubur itu terbuka dan terhampar taman yang sangat indah yang membuatnya terpesona. Maka, bertanyalah Abdurrahman kepada Ibu tersebut tentang peristiwa yang dialaminya. Ibu itu menjawab bahwa jenazah pertama yang ia bawa itu adalah putranya yang sedang belajar di madrasah, sedangkan jenazah kedua yang ia bawa adalah putranya yang sehari-hari bekerja mengumpulkan kayu bakar untuk membiayai adiknya belajar di madrasah. Tergugahlah hati Abdurrahman, lalu ia berhenti sebagai tukang gali kubur, dan belajar dengan sungguh-sungguh hingga menjadi ulama besar yang kita kenal. Ilmu itu membawa kebaikan, dan kebaikan itu akan membawanya ke surga. Ustadz Hisyam lebih lanjut  menjelaskan bahwa menyongsong Ramadhan itu paling lambat dimulai dari bulan Rajab dengan senantiasa berdoa seperti yang dituntunkan Nabi Muhammad Saw., “Allohuma bariklana fi Rajaba, wa Sya’bana, wabalighna Ramadhan.” (Ya Alloh berilah kami berkah hadir di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah umurku untuk hadir di bulan Ramadhan). Berkah itu mencakup cukup dan baik. Cukup itu memenuhi kadar kebutuhan kita, dan baik itu mendapat ridho Alloh Swt. Hendaknya kita sebagai umat Islam merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena bulan Ramadhan membawa keberkahan dan peluang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, sebagaimana tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 183. Adapun persiapan yang dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, antara lain: (1) Persiapan mental, yakni merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena sebagaimana disebutkan dalam hadits barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan ikhlas akan diampuni dosa-dosanya; (2) Persiapan pikiran, yakni siapkan pikiran positif untuk menargetkan amalan-amalan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, seperti target membaca Al-Quran, bersedekah, dan ibadah-ibadah lainnya; dan (3) Persiapan fisik, dengan menjaga kesehatan prima, asupan nutrisi yang cukup agar bisa menjalankan rangkaian ibadah puasa dengan baik. Pengajian ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprise bagi jamaah pengajian yang datang paling awal dan jamaah yang pertama kali memberi komentar dalam tik tok PCM Kalasan dengan konten Pengajian Akbar. Reportase : (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan:  https:pcmkalasan.or.id.)

Loading

Pengajian Rutin Ahad Pon Aisyiyah Turi, di Masjid Shirothol Mustaqim, Ngentak Bangunkerto Turi Tema Pentingnya Ilmu

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad Pon, 26 Januari 2025 di Masjid Shirothol Mustaqim Ngentak Bangunkerto Turi digelar kegiatan pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Turi dimana kegiatan ini merupakan agenda yang rutin setiap selapan hari, khususnya pada hari Ahad Pon, dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota ‘Aisyiyah se-Kapanewon Turi, termasuk para guru TK-PAUD yang tergabung dalam IGABA. Pengajian ini tidak hanya sekadar acara rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menambah wawasan keagamaan dan memperkuat tali silaturahim antar anggota. Ketua PCA Turi, Sri Winarti, M.Pd., membuka acara dengan penuh semangat, mengajak semua peserta untuk aktif dalam mengikuti kajian yang disampaikan. “Kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar dan berbagi ilmu. Mari kita manfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” ujarnya. Ustadz Widodo, S.Ag., M.Pd., yang diundang sebagai pembicara, menyampaikan materi yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam kajiannya, beliau menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah. “Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kita. Dengan ilmu, kita bisa menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya. Salah satu fokus utama dari pengajian ini adalah menjalin silaturahim antar anggota ‘Aisyiyah dan IGABA. Siti Khusniyah, Ketua PRA Bangunkerto 2, menegaskan pentingnya kehadiran dalam setiap pengajian. “Dengan hadir di pengajian, kita tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memperkuat hubungan antar sesama dan kesempatan untuk saling mengenal memperkuat . Kegiatan pengajian ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu anggota ‘Aisyiyah hingga para guru TK-PAUD. IGABA dan warba sekitar. Kegiatan pengajian Ahad Pon di Masjid Shirothol Mustaqim ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan memperluas pengetahuan. Dengan dukungan dari PCA Turi dan partisipasi aktif dari semua anggota, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Reportase Indira Sekretaris PCA TUri Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading