Museum Muhammadiyah, Merawat Dan Merekonstruksi Sejarah Dari Muhammadiyah Untuk Indonesia

Bantul, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah menggelar acara Museum Muhammadiyah Talk’s  “Museum Muhammadiyah dari Muhammadiyah untuk Indonesia”  yang dilaksanakan pada Kamis, 19 September 2024 Waktu 14.00 – 18.00 WIB di Museum Muhammadiyah Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta yang berada di kompleks Kampus UAD. Dalam kali ini hadir berbagai kalangan seperti Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga PP ’Aisyiyah, Majelis PAUD Dikdasmen PP ‘Aisyiyah. Majelis Pustaka dan Informasi PWM DIY, Rektor UAD, H. Azman Latif Ketua Pembina Harian UAD ,Lembaga Seni dan Budaya PWM DIY, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kabupaten Kota se Yogyakarta, Forkom Museum Bantul, Dinas Kebudayaan DIY dan Bantul,   para pemerhati museum. Museum Muhammadiyah didirikan untuk merekam jejak langkah dengan melestarikan tinggalan sejarah yang disajikan dalam peragaan komunikatif dan edukatif agar dapat menuai hikmah bersama. Berbekal nilai luhur dan pengalaman sejarah Muhammadiyah pengunjung diharapkan dapat membentangkan cakrawala wawasan ke depan dengan lebih bijaksana dan berpartisipasi dalam gerak sejarah Muhammadiyah berikutnya. MPI PDM Sleman hadir dalam kesempatan ini diwakili oleh Arief Hartanto dan DR. Sutipyo R S.Ag hadir diantara ratusan peserta yang memenuhi ruang Amphiteater Museum Muhammadiyah sore itu. Dalam sambutannya kepala Museum Muhammadiyah  Affan Kurniawan ST MT  yang juga Ketua MPI PWM DIY menuturkan sebagaimana tema acara ini “ MuseumMu didirikan guna merawat dan merekonstruksi sejarah Muhammadiyah agar menjadi memori kolektif umat Islam Indonesia dan bangsa Indonesia, sekaligus  Museum Muhammadiyah sebagai tempat penelitian, edukasi dan pariwisata”. Museum ini berdiri pada 14 November 2022 dengan berbagai perjuangannya terutama di masa Covid dan akhirnya bisa dibangun salah satunya untuk menyambut pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah di Solo. Peran Museum Muhammadiyah menurut Prof. Muclhas MT  Rektor UAD sekaligus Ketua MPI PP Muhammadiyah yang dalam sambutannya mengutarakan bahwa “ fungsi museum Muhammadiyah ini  sebagai sarana untuk memberikan informasidan tafsir yang benar tentang Muhammadiyah,  karena selama ini mengalami salah tafsir tentang sejarah Muhammadiyah”. Di lantai 1 museum berisi kiprahnya pendirian Muhammadiyah dan berdirinya negara dimana dari awal kemerdekaan  Muhammadiyah  turut mengantarkan ke kemerdekaan Indonesia. Muhammadiyah memang tidak terlalu kaya dengan artefak, di museum ini dibuat dengan pendekatan sebagai museum gerakan persyarikatan Muhammadiyah dengan banyak definisi gerakan Muhammadiyah didalamnya. Ke depan museum diharapkan bisa menjadi satu sarana pendidikan yang menarik bagi anak muda, hal ini ditandai dengan adanya lokasi instagramable spot, dan terungkap juga dalam koleksinya bahwa Aisyiyah menjadi gerakan perempuan pertama yang melakukan konggres pertama perempuan di Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian venue lantai 3, 4 museim Muhammadiyah yang berisi perjuangan Muhammadiyah di masa kini dan tantangan ke depan. Acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi tentang Museum bersama narasumber Widiyastuti, S.S., M.Hum, dari MPI PP Muhammadiyah dan Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A dan Ria Putri Palupijati. Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A menuturkan bahwa “ Museum Muhammadiyah menjadi anak bungsu dari 42 Museum yang ada di Yogyakarta, namun memiliki resources sumber daya manusia handal untuk pengelolaan dan materinya serta pangsa pasar yang jelas  apalagi Yogyakarta menjadi ibukota dan tempat kelahiran Muhammadiyah, ini merupakan potensi yang sangat besar”. Selain itu penting untuk meningkatkan kualitas museum itu melalui penyampaian pesan yang terkandung dalam benda koleksi di museum, melalui para edukator inilah informasi serta nilai-nilai berharga dari setiap objek dapat dipahami dan diteladani oleh pengunjung dan juga dengan pendekatan yang lebih menyenangkan. Reportase   Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

LazisMu PDM Sleman Gelar Kegiatan Fundraising Strategies

Sleman, Pdmsleman.Or.Id LazisMu PDM Sleman menggelar kegiatan Fundraising Strategies pada Senin, 9 September 2024, bertempat di Café Soewaramoe SM Tower Malioboro di Ruang Meeting Lt.8, yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ketua Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kabupaten Sleman, serta dihadiri Lazismu Wilayah dan perwakilan MPI PDM Sleman. Acara dimulai dengan Shalat Isya’ di Musholla SM Tower dan santap malam di Café yang berada di lantai 8 Gedung SM Tower Malioboro. Pimpinan LazisMu Sleman, Syinta Brata, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan test ombak apakah para pengurus KLL Lazismu se-Sleman ingin maju dan berkembang. “Fundraising dalam penghimpunan zakat infak shodaqoh di Sleman sangat penting dan alhamdulillah tahun kemarin berhasil terkumpul dana sekitar Rp. 11 Milyard berdasarkan audit,” ujarnya. H. Nasirun, wakil ketua PDM Sleman, menekankan bahwa sinergi penghimpunan dan pengelolaan ZIS dengan pimpinan keberhasilannya tidak bisa dipisahkan. “Tingkat daerah dengan PDM jangan sampai terpisah, hal itu ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, begitu juga dengan cabang dan ranting,” ujarnya. Kegiatan ini juga diisi dengan materi Fundraising Strategies “Fundraiser Hebat, Fundraiser Berstrategi” oleh Ronny Megas Soekamo, Supervisor Trainer Lazismu Jateng. Menurutnya, menjadi amil yang handal dan professional harus dibekali dengan ilmu dan mental serta mindset menjadi amil sebuah kebanggaan dan focus serta punya teknik komunikasi dalam efektif fundraising. Selain itu, materi Digital Marketing juga disampaikan oleh Yosep Andi Setyawan, Sekretaris HIPMI DPC Bantul, yang merupakan pakar pemasaran online handal serta membukakan wawasan mengenai digital marketing dalam pengelolaan Lazismu. Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan dan akan ditindaklanjuti dengan kegiatan teknis secara lebih detail dan mendalam di bulan Oktober mendatang. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh,” ujar Brata kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman disela acara. Kegiatan Fundraising Strategies ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat infak shodaqoh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Reportase/Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Ikuti !! NGOPI #1, NGobrol Bareng MPI, CAra Mudah Dan Cepat Membuat Berita Singkat

Pdmsleman.Or.Id MPI PDM Sleman mempersembahkan NGOPI #1Ngobrol Bareng MPI Cara Mudah dan Cepat Membuat Berita Singkat BersamaEko TriyantoFounder KabareMinggir.Com 📅 Jumat, 6 September 2024⏰19:30 – 21:30 WIB Join Zoom Meetinghttps://us06web.zoom.us/j/81133683699?pwd=AsiMBv3a9XKBP0lngMaEO2cizE81lx.1 Meeting ID: 811 3368 3699Passcode: ngopi Didukung Iframe Multimedia https://www.youtube.com/live/3hJOIgw0Phs

Loading

Pelantikan Patroli Keamanan Sekolah SD Muhammadiyah Pakem Oleh Polsek Pakem

Pakem, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Pakem menggelar Pelatikan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dengan peserta sebanyak 92 siswa pada Kamis, 5 September 2024. Peserta pelantikan merupakan siswa-siswi kelas 5. Acara pelantikan dihadiri oleh Kapolsek Pakem AKP. Samiyono, S.M. beserta jajarannya, Panewu Pakem Dewanto Tri Nugroho, S.IP., S.St., Kepala Danramil Pakem, Majelis Dikdas, Ketua PCM Pakem, Korwil Pakem, serta wali murid kelas 5.             Tujuan kegiatan ini selain melatih kedisiplinan siswa, yaitu untuk melatih siswa agar bisa membantu mengatur lalu lintas di lingkungan sekolah, terutama saat keberangkatan agar lebih tertib, aman, dan teratur. Acara pelantikan berlangsung kurang lebih 1, 5 jam dengan adanya sambutan dari Panewu Pakem dan Komite SD Muhammadiyah Pakem.             Dalam sambutannya, Panewu Pakem Dewanto Tri Nugroho, S.IP., mengatakan bahwa kegiatan seperti ini perlu diapresiasi karena tidak semua sekolah mengadakan acara pelantikan PKS. Beliau juga mendoakan semoga kelak anggota yang akan dilantik bisa menjadi generasi penerus bangsa yang amanah. Sambutan kedua dari Komite SD Muhammadiyah Pakem Heru Saptono, S.TP., M.M., juga memberikan apresiasi kepada SD Muhammadiyah Pakem yang telah melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan karena dapat mendidik anak-anak agar paham tentang aturan berlalu lintas.             Sebelum adanya pelantikan PKS, 92 siswa sudah dilatih oleh jajaran Kepolisian Polsek Pakem selama kurang lebih 13 hari. Mereka dilatih baris-berbaris, 12 gerakan pengaturan lalu lintas, serta senam PKS. Setelah upacara pelantikan selesai, 92 siswa menampilkan 12 gerakan pengaturan lalui lintas dan senam PKS dengan penuh semangat dihadapan tamu undangan dan orang tua wali murid. Terlihat senyum bahagia dari para siswa yang telah dilantik menjadi anggota PKS SD Muhamadiyah Pakem serta rasa bangga dari para orang tua wali murid. Setelah acara pelantikan selesai tamu undangan dan wali murid memberikan selamat kepada anggota PKS yang sudah dilantik dengan berjabat tangan bersama kemudian dilanjutkan foto bersama.

Loading

Wakaf Uang Dan Wakaf Melalui Uang

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Wakaf uang adalah perbuatan mewakafkan harta berupa uang yang disetorkan melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang. (LKS-PWU) dimana dananya tetap di bank sebagai dana abadi. Uang tersebut dikembangkan oleh Bank (bersama Nadzir) dan hasilnya yang ditasharufkan untuk kemaslahatan umat baik bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi maupun sosial. “ Disamping itu, ada juga nomenklatur wakaf melalui uang, dimana seseorang mewakafkan uang kepada Nadzir untuk langsung dimanfaatkan untuk keperluan wakaf, seperti pembelian tanah, pembelian material untuk bangunan dan semacamnya yang bersifat jangka panjang” . Hal tersebut disampaikan oleh R. Agung Nugraha ketika mensosialisasikan platform WAKAFMU, salah satu program Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman dalam rangkaian kunsiroh bertempat di SMP Muhammadiyah Pakem. Untuk memasifkan WAKAFMU tersebut, pada kesempatan ini secara simbolis diserahkan poster peraga sosialisasi oleh PDM Sleman kepada tiga cabang. PDM Sleman melaksanakan Kunjungan Silaturahmi (Kunsiroh) pada tanggal 31 Agustus 2024 dengan sasaran dan audien PCM Pakem, PCM Ngaglik dan PCM Turi lengkap dengan organisasi otonom dan Amal Usaha yang ada di tiga cabang tersebut.  Sebagai pemateri, H. Nasirun, selaku wakil ketua PDM yang membidangi Majelis Pendayagunaan Wakaf, LazisMu dan LPCRM, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan ke 6 dari tujuh putaran yang direncanakan. Titik tekan yang disampakan antara lain : Optimalisasi dan penguatan Cabang, ranting dan ortom,  Pengamanan asset wakaf Muhammadiyah termasuk masjid Muhammadiyah didalamnya, Pengadaan tanah dan pembangunan gedung PDM, Pembentukan Korp Muballigh Mujammadiyah di setiap cabang, Sikap Muhammadiyah Sleman terkait maraknya Minuman keras, hingga posisi Muhammadiyah Sleman dalam Pemilihan Kepala Daerah. Reportase  (RAN) Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Muhammadiyah Sleman Sambut Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan 2024

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu 31 Agustus 2024  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman  bertempat di Gedung PDM Sleman  menyambut kedatangan Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan Tahun 2024 di beberapa cabang Muhammadiyah di wilayah Sleman. Cabang-cabang yang dinilai adalah Muhammadiyah Minggir, Gamping, dan Kalasan, serta Pimpinan Ranting Wonokerto 2 Turi, Nogotirto Gamping, Masjid Al Barokah Pakem, Al Hikmah Sleman, dan Baiturrahman Depok. Penilaian ini akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus hingga 1 September 2024. Dr. Yayan Suryana, Wakil Ketua PWM DIY, menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan bentuk ikhtiar Muhammadiyah dalam mendata kekuatan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang. “Dengan penilaian ini, kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dakwah Muhammadiyah di setiap cabang, sehingga kita dapat memotivasi generasi muda untuk berdakwah dengan lebih baik,” ujarnya. Dalam sambutannya, DR. Ikhwan Ahada Ketua PWM DIY menekankan pentingnya perluasan ladang dakwah Muhammadiyah. “Muhammadiyah akan tetap eksis jika semua organ dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kita perlu terus meningkatkan kualitas dakwah kita dan memperluas jangkauan kita,” katanya. Penilaian ini juga bertujuan untuk memotivasi cabang-cabang Muhammadiyah untuk meningkatkan kinerja dan kualitas dakwah mereka. Dengan demikian, diharapkan Muhammadiyah dapat terus menjadi organisasi dakwah yang efektif dan efisien dalam menyebarkan ajaran Islam. Dalam kesempatan ini, Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan juga akan melakukan penilaian terhadap dokumentasi berdirinya cabang dan ranting Muhammadiyah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua cabang dan ranting memiliki dokumentasi yang lengkap dan akurat, sehingga dapat memudahkan penilaian dan evaluasi di masa depan. Nampak hadir pula dari PWM dr. Faesol beserta team, PDM Sleman hadir H. Sudarto, H. Nasirun dan Drs. H. Hadi Supanan. , Ketua Hj. Hanik R dan Jajaran PDA Sleman Dengan adanya penilaian ini, diharapkan Muhammadiyah dapat terus meningkatkan kualitas dakwahnya dan menjadi organisasi dakwah yang lebih kuat dan efektif.   Reportase  M. Ridwan,  SE PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Ranting UGM Siap Gelar Pengukuhan

Depok, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada (PRM UGM) bersiap untuk segera dibentuk dan dikukuhkan. Hal ini merupakan respon cepat setelah keluarnya Surat Keputusan (SK) Pendirian PRM UGM dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman pada Ahad (25/8). Diterbitkannya SK ini tentunya sangat disyukuri oleh PRM UGM sendiri, mengingat panjangnya proses yang dilalui agar PRM UGM dapat berdiri. Maka, tak butuh waktu lama bagi PRM UGM untuk segera konsolidasi internal maupun dengan pihak-pihak lain, terutama di lingkungan Muhammadiyah Salah satunya dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, Sleman, pada Rabu (28/8). Pada pertemuan ini, perwakilan PRM UGM mendiskusikan banyak hal terkait persiapan pengukuhan yang akan dilaksanakan segera. “Langkah pertama kami konsolidasi organisasi, tentu dengan melengkapi struktur kepengurusan dan menambahkan anggota yang selama ini sebenarnya sudah ada di UGM melalui grup WA, tapi belum ada wadah secara resmi,” kata Sekretaris Embrio PRM UGM, Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D. PRM UGM juga sudah menyusun rencana-rencana program yang akan dikonsultasikan terlebih dahulu untuk dapat dijalankan. Namun, di luar itu, misi besar dari dibentuknya PRM UGM adalah bagaimana Muhammadiyah ini bisa punya nama secara formal di UGM. “Karena kita tahu UGM ini punya potensi yang besar untuk kemajuan bangsa maupun umat. Banyak (dosen dan tendik kader Muhammadiyah) yang dari UGM bisa memajukan Muhammadiyah sekaligus umat,” ujar Nurhadi. Ke depannya, jika sudah resmi berdiri, PRM UGM mewacanakan anggota dari representasi 20 fakultas di UGM. Selain dosen dan tendik, PRM UGM juga mengakomodasi semua mahasiswa di UGM, sehingga diharapkan bisa sekitar 40 orang yang masuk dalam pimpinan. Kemudian, Ketua PCM Depok, H. M. Ichsan, M.M. turut menyambut gembira bangga atas berdirinya PRM UGM yang ditandai dengan terbitnya SK Pendirian dari PDM Sleman. “Selanjutnya, kami berharap untuk acara pengukuhan ini nanti bisa semakin semarak dan juga setelah pengukuhan, tentunya akan dilanjutkan dengan rapat kerja menyusun program-program sesuai dengan apa yang sudah disepakati,” kata Ichsan. Ichsan juga berharap setelah PRM UGM berdiri, akan berlanjut pendirian Ranting Muhammadiyah berbasis Perguruan Tinggi Negeri lainnya, seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), UIN Sunan Kalijaga, dan lain-lain. “Tentunya dari PRM UGM, mudah-mudahan untuk universitas-universitas yang lain segera bisa menyusul berdirinya PRM, seperti UNY dan UIN Sunan Kalijaga,” harap Ichsan. Pendirian PRM UGM ini merupakan bagian dari program LPCR PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta, yaitu pembentukan ranting berbasis komunitas. Hal ini ditujukan untuk memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah sampai kepada komunitas – komunitas masyarakat.

Loading

Jurnalisme Lingkungan, Tantangan Dan Peran Media AfilisiMU

Surakarta, Pdmsleman.Or.Id Dihari ke dua . Ahad, 25 Agustus 24 Jambore ke -2; Media Afiliasi Muhammadiyah membahas tentang Islam dan Isu Lingkungan. Apa itu Islam dan jurnalisme.? Sejarah Islam dan lingkungan hidup oleh Hening Purwati, MM dari Ecobhineka yang menjelaskan betapa Muhammadiyah sudah mempunyai kepedulian lingkungan sejak lama,  ” Bukan karena masalah tambang, kemudian Muhammadiyah peduli,” tandas Hening Jadi sejak berdirinya Muhammadiyah sudah care, secara eksplisit menyatakan akan bekerja di ranah lingkungan. Hingga meluaskan jangkauan program kependudukan dan keluarga berencana, kelestarian lingkungan dan pendidikan kesehatan jiwa dengan menertibkan usaha pelaksanaan perencanaan keluarga sesuai ajaran Islam. Tahun 2000 Muhammadiyah menyusun Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah ( PHIWM ) pemikiran ekologi mulai muncul. Hening Purwati MM menerangkan tentang isu Islam dan Lingkungan, seperti polusi udara yang tinggi jelas menimbulkan dampak kesehatan buruk dan nyata. Sebegitu dahsyat saat suhu naik 1,5 derajat akan banyak menenggelamkan pulau-pulau kecil dan merubah peta garis pantai. Muhammadiyah itu besar. Maka pekerjaan besar ini harus dilakukan secara bersamaan utk bergerak ke arah perbaikan. Membangun ekosistem lingkungan dan bergerak bersama, semisal bagaimana urusan sampah, Bagaimana cara merubah. Apakah kita mampu mendorong terjadinya perubahan iklim dan ekosistem lingkungan. Bagaimana caranya mendorong cabang dan ranting bisa berperan, Bagaimana pelajar juga bisa merubah peran terhadap iklim dan lingkungan. Apa yang harus kita lakukan dalam situasi politik saat ini. Kita buat komitmen terhadap perubahan iklim dan ekosistem lingkungan. Reportase H. Ashari  & H. Wahdan Arifudin MPI PDM Sleman

Loading

Pencerahan DR. H. Agung Danarto M.Ag PP Muhammadiyah Tentang Polemik Tambang Dalam Pengajian Lapanan Jumat Kliwon PDM Sleman

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan darah Muhammadiyah Sleman dengan gelaran pengajian rutin Jum’at kliwon, kali ini berlangsung pada Jumat, 16 Agustus 2024 siang di Masjid Al Kautsar, Mrincingan Margomulyo Sleman yang dipenuhi ratusan jama’ah yang dengan seksama mengikuti kajian, Pada kali ini menghadirkan Ustadz Dr. H. Agung Danarto M.Ag  dari PP Muhammadiyah yang menyampaikan pengajian tentang pentingnya memahami hukum dasar dalam menambang sumber daya alam. Sebagaimana dalam Surat Al-Baqarah Ayat 29 هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ ٱسْتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ Artinya: Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Menurut Ustadz Agung, Allah menciptakan bumi dan segala isinya untuk manusia, namun manusia harus memahami hukum dasar kebolehan dan kesucian dalam menambang sumber daya alam. “Menambang bukan hanya soal mengambil sumber daya alam, tapi juga harus memperhatikan cara menambangnya, untuk siapa, manfaat dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan,” katanya. Sumber daya alam seperti batubara, minyak bumi, nikel, emas, dan uranium memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dalam menambang sumber daya alam tersebut, manusia harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial yang timbul. “Contohnya, tambang batubara meninggalkan lubang besar dan menghilangkan mata air, tanaman, dan lain-lain. Tambang emas dan perak juga memerlukan proses ekstraksi yang dapat mencemari lingkungan,” tambahnya. Sumber daya manusia Muhammadiyah di bidang tambang memadai, hal ini dengan adanya 5 Perguruan Tinggi yang punya Prodi Pertambangan di  Kalimantan Timur, Mataram, Tasikmalaya, Maluku Utara serta SMK ada 32 jurusan yang dekat dengan pertambangan dan alat berat Disisi lain proses menambang ini juga ada mafsadatnya, bahwa dalam menambang sumber daya alam, manusia harus memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. “Konsesi tambang dapat beririsan dengan milik perorangan atau tanah adat, sehingga dapat menimbulkan konflik,”.Selain itu, Ustadz Agung juga mengkritik praktik pertambangan swasta yang luas dan dapat menguasai sumber daya alam.  “Ijin pertambangan swasta yang luas dapat dipotong sebagian oleh pemerintah dan diberikan kepada ormas, sehingga dapat menimbulkan kekhawatiran bahwa Muhammadiyah akan terbeli atau terkooptasi oleh rezim, Insha Allah Muhammadiyah tidak akan terkooptasi serta tidak akan kehilangan daya kritisnya terhap rezim sesuai spirit amar makruf nahi munkar ,” kata Ustadz Agung. Ustadz Agung menekankan bahwa Muhammadiyah harus mewakili rakyat kebanyakan dan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial dalam menambang sumber daya alam. “Muhammadiyah akan berusaha memberikan Best Practise dan jika gagal, maka ijin akan dikembalikan kepada Pemerintah,” kata Ustadz Agung. Dalam pengajian ini, Ustadz Agung juga mengingatkan bahwa para pendidik kita banyak yang masih memiliki honor yang dibawah UMR, sehingga perlu diadakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan salah satu upaya untuk pemberdayaan umat. Reportase  NCP LHKP PDM, H Wahdan A MPI PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PDM Sleman Gelar Kunjungan Silaturrahmi ke PCM Se-Daerah Sleman

Sleman, Pdmselan.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman tahun 2024 ini mengadakan kunjungan silaturrahmi ke PCM se-Daerah Sleman dalam rangka merealisir program unggulan PDM Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi berbagai kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh PDM serta mendengar langsung situasi dan kondisi yang ada di Cabang-cabang selama ini. Menurut H. Nasirun, Wakil Ketua PDM Sleman, “Tujuan silaturrahmi ini adalah untuk menyampaikan informasi berbagai kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh PDM. Kami juga ingin mendengar langsung situasi dan kondisi yang ada di Cabang-cabang selama ini.” Dengan demikian, kegiatan dari PDM maupun PCM diharapkan terlaksana secara sinergis. Beberapa masukan diharapkan dapat diakomodir bersama antara Daerah dan Cabang untuk menggairahkan dan mensinergikan gerak dan langkah persyarikatan di Sleman secara optimal, harmonis, dan berkemajuan. Kunjungan silaturrahmi ini berlangsung sejak Juli sampai Agustus 2024, dengan jadwal kegiatan sebagai berikut: PDM Sleman juga memiliki 6 program unggulan untuk tahun 2022-2027, yaitu: Dengan adanya program unggulan ini, diharapkan PDM Sleman dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan persyarikatan Muhammadiyah di Sleman.

Loading