https://news.mediamu.com/syawalan-pcm-gamping-dr-agus-taufiqurrahman-dakwah-muhammadiyah-tidak-selesai-di-lisan
![]()
https://news.mediamu.com/syawalan-pcm-gamping-dr-agus-taufiqurrahman-dakwah-muhammadiyah-tidak-selesai-di-lisan
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), dan AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) Wonokerto II menggelar acara Syawalan dan Halal Bil Halal pada hari Sabtu, 4 Mei 2024 pada waktu ba’da Isya di Masjid As Sholeh Dusun Garongan Kembang, Wonokerto, Turi, Sleman. Acara tersebut dihadiri H. Muhammad Isnawan, SE., MPH. selaku perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta. Dihadiri ratusan jama’ah yang berasal dari Mushola Al Hidayah Ledok Garongan Timur, Masjid As Sholeh Pusung, Masjid Al Huda Pojok, dan Mushola Al Hidaya Projayan, acara tersebut berlangsung dengan lancar dan kepanitian kegiatan sangat rapih yang pelaksanaannya dilakukan sepenuhnya oleh seluruh AMM Wonokerto II. Menurut Anton Kurniawan,S.Farm., Apt. selaku Pembina/penggerak AMM dan juga Sekertaris PRM Wonokerto II, “ keterlibatan langsung pemuda-pemudi dalam acara tersebut sangat penting dikarenakan selain mendidik kader muda-mudi Muhammadiyah, masih banyak program-program PRM dan PRA Wonokerto II yang membutuhkan kepiawaian dan kelincahan generasi milenial untuk menunjang operasional maupun menghidupkan semangat muda saat Ramadhan di bulan berikutnya”. Acara tersebut dibuka oleh dua pembawa acara yaitu sdr. Tofa dan Triatmojo yang terlihat piawai di depan publik karena pemuda tersebut saat Ramadhan maupun di hari-hari biasa sudah terbiasa membawakan kultum di mushola maupun masjid. Acara diawali dengan Sambutan oleh Drs. Suwanto selaku perwakilan PRM Muhammadiyah Wonokerto II, dilanjutkan pembacaan tilawah ayat suci Alquran QS. Ali ‘imran 133 dari AMM Wonokerto II pula. H. Muhammad Isnawan, SE., MPH. berpesan kepada jamaah untuk terus menjaga keistiqomahan untuk terus beribadah bukan hanya di bulan Ramadhan saja akan tetapi juga di bulan-bulan berikutnya. “ Menurutnya, Istiqomah dengan bilangan yang sedikit namun stabil itu lebih baik daripada hanya sekali dengen bilangan banyak namun tak nampak lagi atau berhenti” imbuhnya. Pengalamannya sebagai direktur di RS. PKU Yogyakarta berpesan jika kita mengkalkulasikan nikmat kesehatan, tentunya Allah SWT telah berfirman secara berulang-ulang dalam surat Ar Rahman: فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ Artinya: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan. Ayat ini diulang 31x di dalam surat tersebut dengan maksud sindiran Allah SWT kepada kita untuk bisa bersyukur atas nikmat yang tidak terhitung tersebut. Jika nikmat kesehatan dianalogikan selayaknya pasien yang sakit dan membutuhkan Oksigen (O2) beserta perawatan secara intensif di ICU, maka apabila pasien membutuhkan biaya perawatan rata-rata Rp 500.000 perhari termasuk kebutuhan Oksigen, maka pengeluaran per bulannya sudah mencapai Rp15.000.000. Pertanyaannya berapa nominalnya jika kita diberi hidup selama 60 tahun? Tanya beliau kepada jamaah. Artinya, apabila kita diberikan kesehatan dan nikmat atas gratisnya Oksigen (O2) Allah SWT, cara yang terbaik bagi kita adalah mensyukurinya. Bentuk Syukur itu harus kita wujudkan dengan bentuk amal sholeh diantaranya melakukan ibadah-ibadah wajib dan meningkatkan ibadah sunnah seperti puasa sunnah Syawal 6 hari, Senin dan Kamis, Daud, Ayyamul Bidh, dan Puasa 10 Assyura. Bentuk ibadah lainnya juga harus kita pelihara seperti pentingnya sholat berjamaah dan mengajak kebaikan dimulai dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga. Secara rasional, Ustad H. Muhammad Isnawan menegaskan jika kita sebagai umat Muslim menginginkan surga, maka mulai sekarang harus dipersiapkan. Selain menjelaskan pentingnya ibadah-ibadah tersebut, kita harus cerdas dalam menjalankannya. Artinya, butuh ilmu untuk mengetahui tatacara ataupun Fiqih dalam sholat, berpuasa, dan amalan-amalan lainnya agar ibadah kitab isa optimal dan tidak rugi waktu dan tenaga. Sebagai contoh, bacaan Basmallah sendiri jika dihitung pahalanya berjumlah 180, sangat rugi apabila kita melafalkannya dalam kondisi munfarid (sendiri). Di sinilah pentingnya sholat berjamaah di masjid yang pahalanya lebih banyak daripada sholat sendirian di rumah. Imbuhnya, terlebih lagi apabila surat yang dibaca dalam sholatnya Panjang maka berlipat-lipat pula pahala amalan sholat berjamaah kita. Pengajian tersebut berjalan dengan lancar meskipun jumlah peserta melebihi kapasitas masjid yang sudah disediakan. Panitia mengantisipasinya dengan menyediakan tenda tambahan apabila terjadi luapan peserta atau situasi hujan. Menurut Drs. Suwanto, Masjid ini inshaAllah akan direnovasi secepatnya di bulan ini karena selain dapat menampung jamaah gabungan yang lebih banyak dari Garongan Ledok, Pojok, dan Projayan dalam acara serupa, kita juga berupaya memaksimalkan untuk dapat memfasilitasi bukan hanya jamah kita sendiri saja, namun juga jamaah musafir ataupun kunjungan wisatawan dari Desa Wisata Garongan misalnya yang ingin mengikuti sholat jumat di masjid As Sholeh Garongan atau kajian Minggu Pagi yang dihadiri jamaah se Wonokerto. Syawalan dan halal bil halal yang pada hakikatnya adalah menjalin silaturahmi sesama muslim, sebagai bentuk ibadah “hablu minannas” sudah selayaknya kita harus pula berkomunikasi untuk mentransfer semangat ibadah-ibadah kepada muslim yang lain. Inilah esensi kepengurusan PRM/PRA Wonokerto II beserta Ortomnya untuk berkiprah lebih intensif dalam upaya peningkatan pelayanan jamaah masjid melalui program-programnya. Seluruh pengurus PRM dan PCA, beserta ortomnya saat ini ingin terus melakukan meningkatkan pelayanan terhadap jamaah khususnya di lingkup Wonokerto II bukan hanya sebatas acara seremonial seperti pengajian akbar, namun kita memfasilitasi pula sebagai contoh dalam pelaksanaan qurban, yaitu dengan program Tabungan Qurban. Dengan program tersebut jamaah bisa melakukan perencanaan qurban 1(satu) tahun sebelumnya dengan cara menabung setiap bulannya dengan nominal yang sudah ditetapkan. Hasil Tabungan Qurban tersebut kemudian diakumulasikan dan digabungkan dengan sohibul qurban lainnya untuk memenuhi pembelian hewan Qurban. Menurut Arwan Arifin, selaku pengurus PRM Wonokerto II yang puluhan tahun berkecimpung dalam pelaksanaan program-program PRM dan kegiatan masjid, evaluasi setelah pelaksanaan program itu penting bagi kami sebagai bentuk perbaikan yang terus-menerus untuk menyempurnakan dalam kegiatan berikutnya. Kaderisasi AMM ini juga perlu dilibatkan karena membawa dampak positif yang signifikan atas kelancaran pelaksanaan kegiatan PRM/PRA Wonokerto II. Dengan begitu semangat “fastabiqul qairat” bisa kita tanamkan pada pemuda-pemudi untuk lebih terarah. Reportase H. Ahmad Khaorudin MBA PRA Wonokerto 2, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada (IMM UGM) mengadakan Syawalan dan Family Gathering pada Sabtu (4/5). Kegiatan ini dilaksanakan di Warung Konco Ndeso, Jombor dengan jumlah personalia yang hadir diperkirakan 70 orang. Setelah pembukaan, menyanyikan “Indonesia Raya”, “Mars Muhammadiyah”, dan “Mars IMM”, para peserta saling mengenalkan diri masing-masing dan berbagi tentang kesibukan saat ini. Kegiatan syawalan ini menjadi kesempatan bagi kader aktif dan alumni untuk mengakrabkan diri satu sama lain. Acara inti dalam Syawalan dan Family Gathering IMM UGM adalah Panel Alumni, dengan panelis di antaranya Dr. Eko Muharudin, Dosen UM Purwokerto, alumni Sastra Indonesia FIB UGM angkatan 2001; Arif Nur Kholis, Kepala Kantor PP Muhammadiyah, alumni Geologi UGM angkatan 1998; Luqman Satriya Siambodo, Ex Professional Cargill, Astra, dll sekarang pengusaha, alumni Teknik Industri angkatan 2001; dan dr. Masykur Rahmat, Direktur Pelayanan RS PKU Gamping, alumni Fakultas Kedokteran UGM angkatan 2005. Setiap panelis berbagi tentang kehidupan yang mereka jalani setelah lulus sebagai alumni IMM UGM. Ada yang melanjutkan pendidikan lanjut dan berkiprah sebagai akademisi, dan ada juga yang menekuni karier sesuai dengan bidang yang digelutinya. “Yang terpenting bagi kita sebagai kader IMM adalah, di mana pun kita berada dan berkiprah, hendaknya tetaplah meneruskan cita-cita Muhammadiyah,” tutup Masykur. Ketua Panitia Syawalan dan Family Gathering IMM UGM, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan tujuan sekaligus harapan atas penyelenggaraan kegiatan ini. Pertama, syawalan ini bertujuan untuk menjadi ajang silaturahmi antarangkatan. Kedua, harapannya senior dapat menjadi role model bagi kader yang saat ini sedang aktif. “Kemudian, ketiga, ini bisa menjadi momen untuk saling menguatkan, terutama di dunia pascakampus. Terakhir, keempat, tentu saja, adalah menjaga kaderisasi Muhammadiyah,” ujar Fani. Penulis: Rasya Swarnasta (Alumni IMM UGM angkatan 2017) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.id Link Youtube Link Google Drive Foto dan Video oleh SMKM Panasan Sleman Compilasi oleh Arief Hartanto MPI PDM Sleman https://drive.google.com/drive/folders/1Aj3cv7tNLVdd-1dF9AK6zDCfXu7Qxlb-
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Silaturrahmi Syawal merupakan acara puncak silaturahmi syawal warga Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang terdiri dari seluruh Anggota Ortom, Majelis, Kader, Cabang, Ranting dan simpatisan diadakan di Masjid Agung Dr. Wahidin Sudirohusodo Rabu, 22 Syawal 1445 H / 1 Mei 2024. Jumlah jamaah yang hadir kami perkirakan sekitar 5000 jamaah dan jauh lebih banyak jadi perkiraan awal kami.Tentunya jumlah itu lebih banyak dari tahun kemarin dan menunjukkan semangat yang semakin baik dari jamaah untuk syiar Islam dan Muhammadiyah. Pupud Purnomo Komandan Kokam Daerah Sleman dalam keterangannya kepada Arief Hartanto dari MPI PDM Sleman pada Kamis 2 Mei 2024 menyampaikan “ Kami sebagai Kokam tentunya sangat bangga dan bersemangat turut serta mensukseskan acara tersebut, Pada intinya kami bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan jamaah selama berlangsungnya acara baik di dalam maupun di luar area Masjid Agung Sleman”. Jumlah jamaah yang sangat banyak membuat personil kami harus bekerja tanggap dan sigap terutama kantong-kantong parkir yang tersedia tidak cukup untuk menampung kendaraan jama’ah sehingga membuat rekan-rekan KOKAM segera mencari solusi dengan meminta bantuan dan bernegosiasi dengan kantor-kantor di sekitaran Masjid Agung untuk dapat meminjamkan area parkirnya. Alhamdulillah semua bisa teratasi dan tidak menimbulkan kemacetan. KOKAM se Sleman dengan jumlah personil sekitar 80 personil juga menghandle permasalahan keamanan bisa segera diselesaikan dan diatasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang menggangu kenyamanan jama’ah. Walaupun tidak semua anggota KOKAM bisa hadir tapi secara keseluruhan kami telah sukses dalam mendukung acara tersebut. Semoga KOKAM Sleman semakin maju,berdaya dan berkembang sehingga bisa selalu mendukung syiar Islam dan gerakan Muhammadiyah.Fastabiqul Khoirot tandas Dadang. Sementara Ndan Ridwan dari KOKAM Tempel menyampaikan “ dari Markas KOKAM Tempel mengirimkan 8 personil bergabung dengan Saudara-saudara dari seluruh daerah Sleman”. Alhamdulillah agenda Syawalan PDM Sleman bersama Profesor Abdul Mu’ti Sekum PP Muhammadiyah terselenggara dengan dengan baik dan alhamdulillah membludak jama’ahnya, namun semua terkendali dan harapannya tetap sukses untuk Muhammadiyah Sleman. Salam dari KOKAM Tempel , KOKAM Jaya KOKAM Jaya Allahu Akbar.
![]()
MUNAS CHANNEL
![]()
![]()
Sleman, Pdmsleman.or.Id Syawalan PD IGABA dan PDA Majelis PAUD DASMEN Kabupaten Sleman dilaksanakan pada hari Selasa, 30 April 2024 bertempat di GOR Pangukan. Mengambil tema ; ‘ Raih Kemenangan dengan Silaturahmi dan Saling Memaafkan Mewujudkan Pendidik PAUD Asiyiyah Bertaqwa dan Berkeadaban. Dihadiri oleh PW IGABA DIY, Dinas Pendidikan Sleman, PDM dan PDA SLeman beserta Majelis Paud Dasmen, Organisasi Mitra PAUD tingkat Kabupaten, PCA beserta Majelis Paud Dasmen. Disampaikan oleh ibu Retnoningsih selaku ketua panitia sekaligus ketua PD IGABA Kab. Sleman bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 926 guru ABA se Kabupaten Sleman yang terdiri dari 4 layanan yaitu Taman Kanak-Kanak, Kelompok Bermain, Tempat Penitipan Anak dan Satuan Paud Sejenis. Momen ini dijadikan ajang untuk saling menjalin silaturahmi dan kembali mengingatkan bahwa dalam mengabdi di dunia pendidikan kita harus ikhlas dan totalitas dalam pelayanan. Hal senada disampaikan juga oleh Bapak Mayang Sutrisna yang dalam hal ini mewakili dari Dinas Pendidikan Kab. Sleman, untuk mewujudkan pendidik yang sesuai dengan tema, memang harus menguatkan unsur silaturahmi dan saling memaafkan. Dalam kesempatan ini juga berkenan memberikan sambutan ketua PDA Sleman ibu Hanik Rosyada, bahwa keberadaan PAUD tidak lepas dari program dari PDA Sleman yaitu berdirinya layanan PAUD dalam saru ranting. Hal ini akan terlaksana karena dedikasi pengabdian dari para pendidik PAUD. Kegiatan ini merupakan kerja bareng dengan Pascola dan Suryajaya Utama. Acara inti Pengajian Hikmah Syawalan yang disampaikan oleh Ustadz Alifi’u Arsyad Ali Rahma berjalan dengan hikmat dan lancar. Kegiatan dimeriahkan juga oleh beberapa penampilan dari pendidik PAUD Aisyiyah dan diakhiri dengan pembagian doorprise. Sebagai puncak acara jabat tangan secara simbolis dari peserta kepada para tamu undangan.
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti, MEd memberikan tausiyah pada Silaturrahmi Syawal 1445 H Keluarga Besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman Rabu, 22 Syawal 1445 H / 1 Mei 2024 yang dihelat di Masjid Agung Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jl. Parasamya Tridadi Sleman.H. Harjaka S.Ag, S.Pd, MA Ketua PDM Sleman menyampaikan dalam acara ini hadir sekitar 5000 jama’ah yang hal ini melebihi ekspektasi panitia dari semula diharapkan 4000 jama’ah warga Muhammadiyah se Sleman. “ PDM Sleman mengucapkan selamat Idul Fitri 1445 H Taqaballahu minna wa minkum kepada segenap hadirin dan warga Muhammadiyah serta Pemerintah dan masyarakat Sleman dan menyampaikan RS PKU Muhammadiyah Sleman telah beroperasi penuh selama 24 jam ”. Sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman pada Rabu siang.Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua PWM DIY yang diwakili DR. Yayan Suryana beserta Jajaran, Ir. H. Syauqi Soeratno MM DPD RI Terpilih Perwakilan Muhammadiyah DIY, PD Asiyiyah dan PDPM, PDNA, KOKAM dan segenap Ortom, Cabang Ranting, Bupati Kabupaten Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo beserta Drs H Sri Purnomo M.Si, serta Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes., MMR., Direktur PKU Sleman dr. HM. Ariffudin S.Pot. Abdul Mu’ti dalam kesempatan tausiyahnya menyampaikan silaturahmi aktualisasi ajaran Islam dan ukhuwwah dalam momentun Syawal Idulf Fitri seyogyanya umat Islam aktif memperkuat hubungan sosial mereka dengan sesama dan juga dimensi spiritual didalamnya. Spirit ini terkandung rumusan 4R,yakni yaitu reflection (muhasabah), refreshing (bergembira), recreation (semangat kembali), dan R reconciliation-resolution.Hal ini bisa diharapkan bisa menghilangkan residu dan mengikis polarisasi berkepanjangan dari proses Pemilu 2024 dengan momentun Syawal untuk silaturahmi dan islah.Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan ini juga menyampaikan Selamat idul Fitri 1 Syawal 1445 H, selamat bagi para 243 calon Jama’ah Haji Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ikut dalam bimbingan KBIHU Asiyiyah Sleman yang akan berangkat tahun ini semoga menjadi haji yang mabrur.Bupati Sleman menyebutkan “ betapa Muhammadiyah sebagai mitra penting pemerintah Sleman dalam membantu pendidikan kesehatan, kesejahteraan dan ekonomi” .
![]()
![]()