15 Unit AmbulanMU Sleman Hadiri Silaturahmi Relawan AmbulanMu Yogyakarta

Pdmsleman.Or.Id Silaturahmi ambulans Muhammadiyah se DIY merupakan agenda kegiatan rutin yang dilaksananan setiap tahunnya dengan tempat secara bergilir di 4 kabupaten dan 1 kotamadya. Dimana untuk tahun ini Kulon Progo sebagai tempat ajang silaturahmi yakni di Komplek Kantor Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang Kamis 09 Mei 2024. Acara yang digagas oleh Pengurus AmbulanMU DIY dan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM DIY ini bertujuan dari kegiatan ini sebagai wadah dan sarana pertemuan antar driver dan relawan ambulans Muhammadiyah se DIY dan juga agar terjalin keakraban sebagai satu keluarga besar Muhammadiyah dan sebagai sarana menyampaikan informasi serta ilmu terkait ketugasan driver dan relawan ambulans. Dalam kegiatan silaturahmi yang diadakan di Kulon Progo ini  dihadiri kurang lebih 450 peserta yang terdiri dari driver dan relawan ambulans dengan kurang lebih 150 armada ambulanMU se DIY, dan juga dihadiri perwakilan ambulans Muhammadiyah dari Jawa Tengah serta Jawa Timur. Turut hadir dalam acara tersebut Unsur pimpinan PWM Yogyakarta, PDM Kulon Progo, PCM Kalibawang, Forkompimkap Kalibawang serta Lurah Banjararum. Pada kesempatan ini 15 Unit AmbulanMU Sleman turut hadiri membersamai saudara-saudaranya sesama penggiat kemanusiaan berkemajuan dalam Silaturahmi Relawan AmbulanMu kali ini. Sebelumnya rombongan AmbulanMU seSleman sempat berkumpul di Loji PCM Minggir untuk berangkat bersama menuju lokasi acara. Tutur Furi WIjanarko crew AmbulanMu Godean sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto pada Jum’at ini. Pada kesempatan tersebut menghadirkan Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, MM anggota DPD RI terpilih Yogyakarta dari unsur Muhammadiyah sebagai tamu kehormatan menyampaikan bahwa “ Ambulans Muhammadiyah sangat dibutuhkan masyarakat dan sangat membantu pemerintah jadi mohon dijaga niat baik ini,  menjadi relawan ambulans Muhammadiyah adalah tugas mulia yang akan menjadi amal jariyah kita kelak”. Selain itu menjadi driver ambulans Muhammadiyah yang ramah, tidak mudah emosi serta kemrungsungan karena Muhammadiyah adalah organisasi besar maka diharapkan ambulans Muhammadiyah juga bisa menjalankan tertib secara administrasi tambahnya. Kegiatan silaturahmi ditutup dengan acara ramah tamah di antara seluruh driver dan relawan dan diakhiri dengan konvoi secara bersama-sama dengan “Strobo only no sirine” dengan mematuhi aturan berlalu lintas.

Loading

Pengajian dan Silaturrahmi Warga Muhammadiyah Ngemplak

Ngemplak, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngemplak menggelar Pengajian Syawal dan Silaturrahmi Warga Muhammadiyah Kapanewon Ngemplak. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis 9 Mei 2024 pukul 10.00 sampai 12.00 WIB bertempat di Pendopo Kantor Kapanewon Ngemplak di Jl. Jangkang, Wedodomartani, Ngemplak Sleman. Acara dihadiri oleh Panewu Ngemplak, Polsek Ngemplak, Koramil Ngemplak, Perwakilan PDM Sleman, Ketua dan pengurus PCM Ngemplak, PCA Ngemplak, PRM/PRA se-Kapanewon Ngemplak, Amal Usaha Muhammadiyah di lingkungan Ngemplak dan Warga Muhammadiyah Ngemplak. Panewu Ngemplak dalam sambutannya menyampaikan bahwa “ kita sebagai salah satu bagian dari organisasi Islam terbesar di Indonesia harus bersyukur karena Agama Islam sangat berperan penting dalam memajukan negara Indonesia ini. Agama Islam terutama organisasi Muhammadiyah sering sekali berkolaborasi dan kerjasama dengan pemerintahan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Inilah yang menjadi kunci kesuksesan negara ini untuk berkembang”. Maka dari itu Panewu Ngemplajk menghimbau kepada warga Muhammadiyah untuk menjaga hal tersebut dan juga menjaga toleransi dan kerukunan karena sebentar lagi akan ada Pilkada. Pengajian kali ini diisi oleh Ust. Drh. H. Agung Budianto, MP., Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa “  kita sebagai seorang muslim harus menjaga sifat-sifat ke-ghaiban yang ada pada agama Islam, jangan sampai sesuatu ke ghaiban bergeser menjadi sifat syahadah, sebagai contoh mengaitkan sholat dengan kesehatan atau dalam kata lain sholat menyehatkan”.  Kita tdak boleh niat sholat agar sehat, karena tujuan sholat adalah ibadah kepada Allah agar kita mendapat ridha dan pahala kemudian masuk syurga. Dan jika nanti kita diberi kesehatan atau sakit itu kehendak Allah. Ust. Agung juga memberi contoh yang lain tetang shodaqoh, “ Allah dalam fimannya memjelaskan bahwa jila kita menanam padi yang tumbuh menjadi 7 tangkai dan setiap tangakai menghasilkan 100 biji, sehingga pahala kita dapat berlipat ganda menjadi 700 lipat pahala dari apa yang kita shodaqohkan”. Bukan berarti kita niat shodaqoh untuk berlipat harta kita, kalau seperti itu maka niat kita untuk mendapat ridha Allah untuk masuk surga akan bergeser menjadi agar kita kaya (duniawi). Itulah ke-ghaiban yang harus kita jaga, jangan sekali-kali dimana keghaiban di dalam ibadah kita kita kait-kaitkan dengan ilmu pengetahuan dimana ilmu pengetahuan belum pasti dapat menjelaskan atau mengukur ke-ghaiban yang ada di dalam agama Islam. Contoh lain lagi, misalnya babi haram kita tidak usah mengaitkan dengan penyakit dan sebagainya, biarkan itu sebagai ke-ghaiban dari Allah SWT yang disampaikan kepada umat Islam untuk dijalankan dan di yakini. Di akhir pengajian, ust. Drh. Agung juga menghimbau kepada jamaah agar berhati-hati dalam memilih hewan qurban karena sekarang ada kasus endemik antrax. Di Gayamharjo Prambanan ada sapi yang kena bakteri antraks di sembelih dan dimakan satu keluarga, semua masuk RS dan satu meninggal. Bakteri ini sangat berbahaya, mudah sekali menular. Jika kita menyentuhnya dalam hitungan jam bisa menyerang organ tubuh manusia. Ciri-ciri hewan terkena antrak antara lain keluar darah segar dari telinga, anus, ataupun mulut. Jika menemukan seperti itu jangan sekali-kali sentuh dan segeralah lapor ke kecamatan agar kecamatan lapor ke daerah dan daerah lapor ke pusat. Kontributor: Afifuddin PCM Ngemplak, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

MDMC Ajak Tabayyun Isu Gelombang Panas (Heatwaves) dan Bangun Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ajak masyarakat ber-tabayyun dalam menanggapi isu gelombang panas (heatwaves) akibat kenaikan suhu bumi mencapai maksimal yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Melalui webinar “Pencegahan dan Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Gelombang Panas di Indonesia” yang dilaksanakan pada siang ini (7/5), MDMC mengundang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan tenaga kesehatan untuk menjawab fenonema heatwaves secara ilmiah. Dr. Siswanto, M.Sc., Sub Koordinator Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, menyebutkan bahwa suhu panas yang terjadi di Indonesia saat ini tidak termasuk dalam fenomena heatwaves, akan tetapi sebagai akibat dari perubahan iklim. Sebagaimana pernyataan resmi yang telah diinfokan oleh BMKG bahwa Indonesia tidak termasuk dalam wilayah gelombang panas karena geografi Indonesia berada pada titik evakuator dan terdiri dari lautan dan kepulauan. Adapun salah satu tanda untuk dapat dikatakan sebagai fenomena gelombang panas adalah terjadinya kenaikan suhu panas yang tidak normal dan terjadi selama 5 hari berturut-turut, sedangkan Indonesia tidak mengalami hal tersebut. Di sisi lain, cuaca ekstrem yang saat ini terjadi tetap harus dikaji penyebab dan dampaknya. Maka dari itu Budi Setiawa, Ketua MDMC menghimbau seluruh wilayah untuk menyiapkan diri hadapi perubahan iklim saat ini. Sebagaimana release yang diterima redaksi petang ini. “Fenomena ini mengajak kita (MDMC) untuk berpikir serta bersiap-siap, tentu kesiapan membutuhkan pemahaman yang serius tentang heatwaves. Jangan sampai kita mengabaikan peringatan dari lembaga resmi” ujarnya Menurut Budi, apapun kondisinya (fenomena iklim) jika berdampak pada keberlangsungan hidup seseorang maka antisipasi adalah kewajiban bagi MDMC dengan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Jika dipandang secara kesehatan, fenomena cuaca ekstrem saat ini memang memiliki dampak cukup serius terutama bagi anak-anak, lansia dan penyandang komorbid. dr. Nurmila Sari, Sp.PD., dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar, menyampaikan bahwa tekanan panas yang berlebih dapat menimbulkan terjadinya penyakit heat stress. Maka dari itu, selain dengan pemahaman mengenai perubahan iklim yang baik, tindakan preventif untuk mengurangi risiko dampak kesehatan perlu dipersiapkan. Seperti pemenuhan kebutuhan air dalam tubuh, menghindari kontak langsung dengan matahari dan penggunaan bahan pakaian yang menyerap keringat.

Loading

Pelepasan dan Penyerahkan Kembali 123 Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman , Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman atau sering disebut SMK Muhammadiyah Panasan (SMK Munas) sukes melaksanakan Pelepasan dan penyerahkan kembali siswa kelas XII Tahun ajaran 2023/2024. Acara Pelepasan dilaksanakan pada hari Sabtu 4 Mei 2024 di Ballroom Merapi Hotel Prima SR Jl. Magelang Km. 11 Dukuh Tridadi Sleman. Acara dihadiri oleh kurang lebih 350 orang yang terdiri dari siswa-siswi kelas XII, orang tua/wali siswa kelas XII, Guru dan Karyawan SMK Munas, dan tamu undangan. Tamu undangan yang hadir antar lain dari Majelis Dikdasmen & PNF PWM DIY, Komite Sekolah, PCM Sleman, Ibu Panewu Selman, Lurah Triharjo, Dukuh Panggeran/Panasan, Kepala SD Panasan, dan SMP Muhammadiyah Sekitar. SMK Munas pada Tahun Ajaran ini melulusan 123 siswa-siswi yang meliputi 35 siswa program keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), 44 siswa-siswi Multimedia (MM), dan 44 siswa Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Rida Alim selaku ketua panaitia dan kesiswaan dalam sambutannya berpesan kepada alumni “Kalian adalah alumni-alumni yang baik. Perlihatkanlah sifat baik dan sopan itu kepada orang-orang di luar sana. Buatlah hal itu menjadi ciri khas bagi alumni sekolah kita. Jagalah nama baik sekolah kita dimana pun kalian berada. Tetapkanlah hati dan pikiran kalian dalam kejujuran dan kebenaran, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses dan berhasil di masa depan. Selamat menempuh ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, memasuki dunia kerja, berwirausaha dan gerbang kehidupan yang sesungguhnya. Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin dan semoga Allah mempertemukan kita kembali di masa yang akan datang”. Suwarta selaku kepala sekolah dalam sambutannya memberikan motivasi kepada siswa setelah lulus agar menjadi manusia yang bermanfaat, bukan menjadi manusia yang maksiat ataupun bukan menjadi manusia yang sia-sia. Sarjono selaku perwakilan dari Majelis Dikdasmen & PNF PWM DIY mengungkapkan kebanggaannya dengan SMK Muhammadiyah 1 Sleman, dimana 10 tahun terahir ini perkembangan SMK sangat pesat, dimulai dari wajah sekolah yang dulu tidak kelihatan seperti sekolahan, saat ini sudah dibangun megah dan gagah dilanjutkan bangunan-bangunan dan infrastruktur lainnya. “Alhamdulillah SMK Muhammadiyah 1 Sleman saat ini sudah menjadi salah satu sekolah besar dan unggulan di Daerah Sleman. Semoga SMK Muhammadiyah 1 Sleman semakin berkembang dan gedungnya bisa tingkat 10” ujar Sarjono. beliau juga berpesan kepada siswa-siswi agar terus berkembang dan menentukan arah setelah lulus, baik mau kuliah, kerja atau nikah. Agus Nurudin sebagai perwakilan dari PCM Sleman sekaligus komite dan warga sekitar sekolah merasa turut bangga dengan perkembangan SMK Munas, apalagi dengan megahnya gedung sekolah. Ketika ditanya orang alamatnya dimana?, dengan bangga menjawab “Selatan SMK yang bagus itu”. beliau juga berharap agar SMK Munas terus berkembang dan bermanfaat bagi warga sekitar. Reportase M. Afif SMKM 1 Sleman , MPI PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Aisyiyah  Sleman Gelar Silaturahmi Idul Fitri 1445 H, Semangat Risalah Perempuan Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman selenggarakan Silaturahmi Idul Fitri 1445 H keluarga besar ‘Aisyiyah Sleman dimana kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Ahad (5/5/2024). Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Wakil Ketua PDM Sleman H. Arief Sulistya, SE, Sekretaris PDM Sleman H. Arif Mahfud, S.Ag, M.S.I., Ketua PDA Sleman Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag, Ketua PC Muslimat NU Kab Sleman, jajaran PDA, PCA, dan Ortom se-Kab Sleman. Dalam sambutan pembukaan, Ketua PDA Sleman, Hanik Rosyada menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran PDA Sleman, seluruh Majelis dan Lembaga, jajaran PCA se Kab Sleman. Ia berharap silaturahmi idul fitri ini dapat memperkuat jalinan silaturahmi antar pimpinan. Setelah syawal PDA dan PCA bisa merapatkan barisan untuk melaksanakan program yang telah direncanakan. “Silaturahmi Syawal ini menjadi tangga baru yang kita lalui. Implementasi program kerja hasil raker segera ditindaklanjuti. Seragam baru semangat baru. Warna pink jambu nuansa Aisyah istri Rasulullah yang pipinya sering kemerahan bila disanjung Rasul. Saya berharap semua anggota Aisyiyah Sleman memiliki semangat satu frekuensi memajukan Sleman dengan gerakan di majelis dan lembaga masing-masing,” terangnya. Hanik juga mengingatkan kembali semangat risalah perempuan berkemajuan melalui lirik lagu Risalah Perempuan Berkemajuan yang dinyanyikan bersama dalam pra acara silaturahim ini. Pada silaturahim Idul Fitri ini disampaikan pula tausiyah syawal oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. Ia berpesan bahwa ‘Aisyiyah hendaknya selalui berfikir maju. Ia mencontohkan kedokteran Islam yang menjadi awal berkembangnya ilmu kedokteran. Ibnu Sina telah membuktikan peran keilmuannya. Ia juga berpesan untuk meningkatkan amal shalih. “Jaga hati, lanjutkan semangat ramadan beramal shalih dengan ilmu yang dikaji. Syawal idul fitri dengan halal bihalal untuk mengurai kesalahan, permohonan maaf lahir dan batin,” ungkapnya. Pada acara ini, juga dikukuhkan Pengurus Koperasi Cahaya Melati PDA Sleman yang baru. Selain itu, acara Silaturahmi ini juga dimeriahkan dengan bazar UMKM binaan Majelis Ekonomi PDA Sleman dan disediakan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Rintisan  Klinik ‘Aisyiyah Panggeran dan Majelis Kesehatan PDA Sleman. Acara diakhiri dengan doa oleh dr. Agus dan foto bersama. Reportase Hj. Hanik Rosyada S.PdAg, M.Ag Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tasyakuran Kelulusan SMK Muhammadiyah 2 Turi, Bersyukur dengan Perbaikan Mutu Pendidikan dan Lulusan

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pengumuman Kelulusan tingkat SMA/K di SMK Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah 2 Turi Ngablak dilaksanakan Senin, 06 Mei 2024. Acara ini sekaligus dirangkai dengan tasyakuran purna siswa tahun ajaran 2023/2024. Pada kesempatan ini Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, PCM Turi, Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Turi, PRM Sidorejo dan Perwakilan dari Kapolsek Turi turut hadir membersamai selama acara berlangsung. Nuansa bermuhammadiyah, kesederhanaan, kidmat, dan berbudaya mewarnai acara tasyakuran. Acara diawali dengan tampilan opening dari Tapak Suci. Kemudian siswa yang purna memasuki ruang aula dengan iringan musik trasional Jawa dan dipandu oleh dua anggota Pasukan Paskibra. Nuansa budaya juga terasa dari tarian tradisional Jawa yang dibawakan oleh siswi kelas XI dan XII. Pembawa acara membawakan rangkaian acara dalam bahasa Jawa, Indonesia dan Jepang yang merupakan salah satu program keunggulan di SMK Muhammadiyah 2 Turi. Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman sekaligus Pengawas Dikpora DIY, Mujiono, S.Pd.M.Hum. berkenan memberikan hasil belajar siswa dan menyampaikan sambutan. “Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada anak-anak yang telah lulus. Terapkanlah ilmu yang sudah kalian dapatkan dengan baik dan datanglah kembali ke sekolah untuk memberikan praktik baik sebagai contoh untuk adik-adik kelas, “pesan beliau kepada siswa purna diakhir sambutannya. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Turi, Pamuji Sri Subekti, S.Si. dalam salam sambutannya juga menyampaikan pesan kepada para lulusan. “Bawalah pelajaran apapun yang baik dari sekolah ini dan lanjutkanlah praktik baik dari sekolah di masyarakat agar membawa kebaikan dunia akhirat kalian. Namun tinggalkanlah apa-apa yang menurut kalian buruk di sini agar kami dapat memperbaikinya,”ucapnya. SMK Muhammadiyah 2 Turi terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mutu lulusan. Terbukti lulusan saat ini beberapa siswa sudah bekerja, contoh lulusan Teknik Audio Video, Hafid yang bekerja di bidang multimedia, Aurelia bekerja dibidang pendidikan sebagai guru honor dan Baqir dinyatakan diterima di AMIKOM. Beberapa siswa Keperawatan di terima di Poltekkes dan beberapa juga sedang berjuang untuk dapat masuk universitas. Nilai terbaik 1, 2, dan 3 Keperawatan mendapat beasiswa melanjutkan di  Universitas Permata Indonesia. Bahkan siswa kelas XI Keperawatan tahun 2024 ini, atas nama Erista Pangesti sudah diterima sebagai karyawan di salah satu klinik di swasta Pakem. UNISA juga berkenan memberikan beasiswa pendidikan kepada peserta lomba LKS Keperawatan atas nama Lailatul Hasanah kelas X yang mendapat Juara Harapan 1. Reportase Pamuji Subekti S.Si KS SMKM Muhammadiyah 2 Turi Editor Arief Hartano MPI PDM Sleman

Loading

KADER Catatan kecil.

Minggir, Pdmsleman.Or.Id “Nasyiah yang bersimbol padi”“Terdidik tiap hari”“Kemuliaan Islam dicari”“Bekerja digemari”. “Nasyiah yang bersimbol padi”“Simbol kumpulan putri”“Hidup berdiri”“Rahmat Tuhanku memberi”. “Bersatu di dalam Nasyiah”“Dari putri ‘Aisyiyah”“Simbolnya padi berbahagia”“Umat seluruh dunia”.* Tepat jam 09.00. Acara Musycab NA Minggir resmi dibuka. Mas Basyori, selaku Wakil Ketua yang membidangi Majelis Kader dan Sumber Daya Insani, hadir mewakili Ketua PCM MInggir. Dalam sambutannya, Mas Basyori sempat bercerita tentang keadaan di tahun 1990 an.Dimana, era tahun 90 an itu adalah masa keemasan kegiatan NA, pun PM Minggir. Lebih lanjut, ia mengajak untuk melompat ke belakang. Ia mengingatkan kembali kepada keadaan pada era itu. “Pada tahun 90 an itu, sangat terasa. Bagaimana kompakmya gerak dan langkah antara PM dan NA Minggir”, sambungnya. “Semoga acara Musycab NA Minggir ini bisa terlaksana dg baik. Harapannya, nanti bisa memilih Pimpinan NA yang baru. Dan terakhir, semoga periode kepemimpinan yang baru ini nanti bisa momentum, kembalinya masa keemasan NA dan PM”, imbuhnya. Pembukaan Musycab NA Minggir ini juga dihadiri oleh Sofi Nuria Melati, Ketua PDNA Sleman. Dalam sambutannya, Mbak Sofi menerangkan bahwa ada 2 isu penting yang dicanangkan oleh Pimpinan Pusat NA. Kedua isu penting itu adalah : Dalam kesempatan itu, Mbak Sofi lebih menekankan bahwa program kerja NA Minggir diharapkan lebih menjadi wadah yang kondusif bagi seluruh anggota NA. Seluruh kegiatan yang nanti akan dilakukan hendaknya membuat kegiatan yang gembira dan menggembirakan.* Di tengah acara Musycab NA, saya berniatmencari hal hal unik. Sampai hampir satu jam berada di lokasi, saya masih belum menemukan apa yang saya cari. Sampaipun ketika masuk di acara pembukaan, saya masih “blank”. Round down acara terus berjalan. Lagu Indonesia Raya telah selesai dinyanyikan. Dengan sikap tegap, saya lantang ikut bernyanyi. Pun, ketika masuk di Mars Muhammadiyah. Dengan posisi masih tegap berdiri, saya larut dalam kesyahduan. Menyanyikan lirik demi lirik. Bait demi bait. Sampai akhirnya, Sang Dirigent mengajak untuk menyanyikan Mars Nasyiatul Aisyiyah. Tentu, saya sudah bersiap. Maksudnya : saya harus siap berdiam diri. Karena memang saya “babar blas” tidak atau bahkan belum pernah kenal dengan Mars NA itu. Sampai menjelang dimulainya Mars NA, masih tidak ada apa apa. Tapi, beberapa detik kemudian, saya kaget. Yakni, justru ketika baru masuk di bait awal. “Nasyiah yang bersimbol padi”“Terdidik tiap hari”“Kemuliaan Islam dicari”“Bekerja digemari”. Saya terpaku kepada kalimat : “bersimbol padi”. Ternyata, kalimat : “simbol padi” ini diulang sampai tiga kali. Otak liar saya berputar. Saya seperti ingin mencari tahu : “Apa sebab simbol NA itu adalah padi ?”.“Apakah ada kaitannya dengan sawah ?”. Otak liar saya kembali berputar.Tinggi, melayang terbang. Tiba tiba, saya membayangkan. Ada banyak anggota NA itu masuk anggota JATAM. Lalu, gadis gadis NA itu ramai ramai masuk sawah. Ikut nandur pari.(*) Ngloji, Ahad, 5 Mei 2024.Di sela sela pemilihan formatur. Uwik DS.

Loading

Mitra Pemberdayaan Ekonomi Lazismu PDM Sleman, Gandeng Produsen Produk Homecare PRM Purwomartani

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Salah satu upaya pemberdayaan ekonomi Muhammadiyah Sleman adalah dengan menggandeng PT.Sang Surya Bersinar (SSB) adalah perusahaan yang bergerak di bidang Distribusi Produk  Homecare, Bodycare merupakan Mitra Pemberdayaan Ekonomi Lazismu Daerah Sleman yang berada di Ranting Purwomartani Selatan masuk di bawah Majelis Ekonomi PCM Kalasan, PDM Sleman, DI Yogyakarta. Beberapa produknya mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti, Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo dan DR. Yayan Suryana PWM DIY ketika mendapatkan bingkisan dari PDM Sleman dalam acara halal bil halal PDM Sleman beberapa waktu lalu. Saat ini PT Sang Surya Bersinar mulai mendistribusikan produk-produk  Bodycare seperti BodywashMU, ShampooMU dan PastaMU. BodywashMU adalah Sabun Mandi cair dengan Volume 250 mL dan 1000 mL, merupakan sabun mandi cair yang memiliki tingkat hyangiene yang tinggi ,keharuman Aromatic Tropis yang khas  dan memiliki keampuhan yang sangat optimal dalam melindungi kulit dari kuman yang berbahaya dan kemampuanya menutrisi kulit dan memberi kelembaban yang optimal. Produk ini memiliki keunggulan : Kualitas lebih bagus, Melindungi tubuh dari kuman lebih dari 18 Jam, Isi lebih banyak dan harga lebih hemat. ShampooMU merupakan Shampoo dengan volume 250 mL dan 1000 mL merupakan Shampoo untuk semua jenis kulit yang akan menutrisi rambut dan kulit kepala sehingga rambut akan lebih lembut, mengembang dan lebih berkilau. ShampooMU memiliki harga yang sangat kompetitif dengan kemasannya yang 1,000 mL menjadikanya lebih hemat. PastaMU adalah pasta Gigi MU dengan kemasan 225gr dengan harga Rp.30.000 merupakan pasta gigi dengan harga yang kompetitif di kelasnya dengan keunggulan lebih fresh and cool, membuat nafas menjadi lebih segar dan mencegah pertumbuhan kuman penyebab bau mulut. PastaMU juga efektif membersihkan mulut dan gigi sehingga lebih bersih sekaligus membantu perawatan mulut dan gigi. Secara keseluruhan produk-produk MU Series telah memiliki legalitas yang komplit seperti merk terdaftar dalam  PDKI, BPOM dan Sertifikat Halal MUI. Dimana untuk mendapatkan Produk MU Series adalah di setiap PCM/PCA yang bermitra dengan PT.Sang Surya Bersinar selanjutnya lewat MEBP ataupun KLL PCM,PCA setempat sebagai agen pendistribusian ke masing-masing jamaah atau warga Muhammadiyah. Dengan demikian MEBP ataupun KLL akan mendapatkan profit share dan PDM akan mendapatkan royalty dari peredaran Produk di Daerahnya. Sehingga ini bisa menjadi tambahan pendapatan untuk mengembangkan dakwah di daerahnya masing-masing mengingat potensi warga jama’ah Muhammadiyah yang besar dan tersebar di berbagai daerah. Jika disetiap PCM/PCA diasumsikan ada penjualan 1000 set BodywashMU, ShampooMU dan PastaMU setiap bulan, maka PCM/PCA lewat MEBP ataupun KLL akan dapat pembagian keuntungan Rp 15.000.000 setiap bulan atau Rp.180,000,000 setahun. PDM akan mendapatkan Rp.1000 untuk setiap produk yang terdistribusi ke Jama’ah atau warga Muhammadiyah dari PT. Sang Surya Bersinar tanpa mengurangi profit di setiap PCM /PCA. Sebagaimana disampaikan Syinta Brata Ketua LAZISMU PDM Sleman kepada Arief Hartanto dari MPI PDM Sleman pada Ahad 6 Mei 2024 bahwa semangat pemberdayaan ekonomi ini dengan Motto “Belanja Sekaligus Beramal” dengan Tagline “ Dari Umat Oleh Umat Untuk Umat” dan spirit “Menjaga Ekonomi Umat”, kami ingin agar jihad ekonomi ini mendapat support atau dukungan dari kalangan Warga Muhammadiyah. Untuk info lebih lanjut bisa kontak : Ustadz Sumadi 08121547943. Reportase Syinta Brata S.SI  LAZISMU PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Upaya Melenturkan Dakwah Muhammadiyah yang Berkemajuan di PCM Kalasan Dengan Diplomasi Makanan

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 4 Mei 2024 PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) Kapanewon Kalasan menggelar Pengajian Akbar sekaligus Syawalan bertempat di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan, tepatnya di depan SMP Muhammadiyah 2 Kalasan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap Forkompim Kalasan (Panewu, Danramil, dan Kapolsek), PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kabupaten Sleman, jajaran pengurus PCM, PCA, PRM, PRA, Kepala dan segenap jajaran AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) di Kalasan, baik tingkat PAUD, SD Muhammadiyah, SMP Muh, SMA/SMK Muhammadiyah, Wali Murid, dan warga/ simpatisan  Muhammadiyah Kapanewon Kalasan. Pengajian Akbar yang dimulai pkl. 05.45 itu menghadirkan ustadz kondang yang juga Dosen Fak Kedokteran Hewan UGM, drh. H. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D. Ustadz Agung memaparkan bahwa dakwah Islam hendaknya peka dan menyentuh kebutuhan dasar umat. Di tengah-tengah kondisi meroketnya harga kebutuhan pokok, terutama pangan, kebutuhan dasar yang harus dipenuhi adalah soal makan. Karena itu, dakwah Muhammadiyah hendaknya menyasar pada upaya membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yaitu persoalan makan. Ustadz Agung menegaskan bahwa diplomasi makan merupakan gerakan dakwah yang mendesak dilakukan agar memberi kenyamanan dan kesejahteraan umat. Gerakan dakwah yang cenderung menakut-nakuti umat, selalu menyalahkan dengan ancaman haram dan neraka tidak relevan dengan kebutuhan umat. Kepemimpinan dalam persyarikatan Muhammadiyah itu bersifat kolugium, otaknya banyak sehingga seharusnya lentur, tidak kaku. Muhammadiyah hendaknya tampil dan berada di garis depan dalam melakukan gerakan dakwah yang solutif, lentur, dan tidak kaku. Salah satunya adalah Gerakan Diplomasi Makan, yaitu gerakan dakwah yang membantu pemenuhan kebutuhan makan umat. Contoh sederhana yang merupakan praktik baik umat, misalnya membayar zakat fitrah dengan beras yang disertai telor, mie, atau bahan makanan lain agar masyarakat miskin sebagai penerima zakat menerima beras dan lauknya untuk keperluan makan. Praktik baik lainnya misalnya, kajian bakda Subuh yang dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama, Jumat berkah selepas Sholat Jumat disediakan makan siang, Gerakan ATM Beras, yakni penyediaan beras dan sembako lain bagi masyarakat miskin yang membutuhkan. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar makan tersebut, umat akan merasa aman dan nyaman dalam beribadah. Ustadz Agung juga mengingatkan perlunya mewaspadai tipu daya syetan yang senantiasa akan membelokkan niat  baik umat, sebagaimana dia telah melakukan tipu daya kepada Adam dan Hawa sehingga Adam tergelincir ke dalam godaannya hingga terusir dari surga dan diturunkan ke dunia, terpisah dari istrinya, Hawa. Syetan akan selalu menempel dan menjerumuskan setiap amal baik manusia. Akan tetapi, bagi orang yang beriman dan bertawakal, tipu daya syetan itu tidak akan berpengaruh, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat An-Nahl: 99, yang artinya Sungguh setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakan kepada Alloh.  Hendaknya kita tutup rapat-rapat pintu-pintu masuk pengaruh setan terhadap ibadah kita, antara lain: pintu amarah, putus asa, cinta dunia, dan makan atau minum secara berlebihan. Sementara itu, Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menyampaikan bahwa PCM Kalasan berkomitmen untuk menguatkan misi Muhammadiyah sebagai gerakan berkemajuan. Oleh karena itu, beliau berharap seluruh komponen PCM, PRM, PCA, PRA, dan jajaran AUM hendaknya saling berkolaborasi  untuk menguatkan gerakan dakwah yang lebih baik. Salah satu gerakan yang dirintis PCM Kalasan adalah gerakan berbelanja sambil bershodaqoh, bermitra dengan PT SSB (Sang Surya Bersinar) Kalasan. Dengan berbelanja produk SSB, umat akan mendapatkan produk terbaik, sekaligus bershodaqoh untuk membiayai gerakan dakwah melalui PCM Kalasan. PRM dan PCM di seluruh Indonesia yang berminat untuk mendistribusikan, sekaligus sebagai kegiatan pemberdayaan ekonomi umat akan mendapatkan sharing dana dari laba hasil penjualan yang bisa digunakan untuk membiayai gerakan dakwah Muhammadiyah di wilayahnya. Untuk komunikasi lebih lanjut terhadap produk ini, Anda bisa menghubungi Pak Agus dengan melalui nomor HP 0819 3172 0528. (Sarno R Sudibyo, MPI PCM Kalasan)

Loading