Jihadi TV
![]()
Jihadi TV
![]()
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 14 September 2024 hingga Ahad, 15 September 2024, Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tempel berlangsung di Wisma Puas, Kaliurang. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari pimpinan cabang Aisyiyah Tempel periode 2022-2027 dan IGABA (Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal). Acara ini mengusung tema “Penguatan Kepemimpinan Aisyiyah Menuju Tempel Berkemajuan”. Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD, Ketua PCA Tempel, menjelaskan tujuan utama kegiatan Baitul Arqom. “Tujuan dari kegiatan ini adalah agar setiap peserta memiliki pemahaman dan keyakinan yang benar terhadap ideologi Muhammadiyah. Selain itu, kami ingin memastikan peserta memiliki kesatuan sikap, integritas, wawasan, serta cara berpikir dan bertindak yang selaras dalam mengembangkan visi dan misi ‘Aisyiyah” Terakhir, kami berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan, kecakapan, dan semangat tinggi dalam mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah melalui kiprah ‘Aisyiyah serta pendidikan di TK ‘Aisyiyah Busthanul Athfal tambahnya. Sebagai bagian dari upaya merealisasikan tujuan tersebut, salah satu sesi dalam kegiatan ini adalah kajian ayat Alquran yang dilaksanakan setelah solat Subuh berjamaah. Kegiatan ini dibagi menjadi 10 kelompok berdasarkan topik tertentu. Pada sesi ini, setiap kelompok secara bergantian membahas ayat-ayat Alquran yang relevan dengan tema yang mereka tangani. Salah satu kelompok yang menarik perhatian adalah kelompok 9, yang mengangkat topik Pendidikan. Kelompok ini dipimpin oleh Hj. Arumi, S.Pd.AUD dan beranggotakan Lintang Purbandari, Dian Firdha Utami, Giarsih, Sri Sunarti, Rumini, Siti Salamah, Siwi, Suliyanti, dan Sudarmiyati. Mereka bersama-sama mempelajari dan mendalami beberapa ayat Alquran yang berkaitan dengan pendidikan, yaitu: 1. Surat Al Mujadilah ayat 11: يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” Ayat ini menegaskan betapa pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam serta janji Allah untuk meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Dalam kehidupan, terutama dalam konteks pendidikan, ayat ini menekankan bahwa menuntut ilmu bukan hanya suatu keharusan sosial, tetapi juga merupakan bagian tak terpisahkan dari keimanan seorang muslim. Allah memberikan kedudukan istimewa bagi mereka yang mencari dan memiliki pengetahuan, yang berarti bahwa proses pembelajaran tidak hanya berhubungan dengan pengembangan individu secara intelektual, tetapi juga dengan perkembangan spiritual dan ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu, mengembangkan ilmu adalah bagian penting dari tanggung jawab agama dan kehidupan sehari-hari. 2. Surat Luqman ayat 12-19: وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۗ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۗ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ ﴿١٢﴾ وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۗ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ ﴿١٣﴾ وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وِهْنًا عَلَىٰ وِهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ ۗ إِلَيَّ الْمَصِيرُ ﴿١٤﴾ وَإِن جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكْ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۗ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۗ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿١٥﴾ يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ ﴿١٦﴾ يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَوٰةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۗ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ ﴿١٧﴾ وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿١٨﴾ وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ ﴿١٩ Keutamaan dari Surah Luqman ayat 12 hingga 19 yaitu mengajarkan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT. Bersyukur akan memberi manfaat untuk diri sendiri, sementara ingkar tidak mengurangi kekayaan Allah, yang Maha Kaya dan Terpuji. Manusia diajak untuk bersyukur kepada Allah dan orang tua yang telah berjuang keras membesarkan mereka. Jika orang tua memaksa untuk berbuat syirik, tidak perlu diikuti, tetapi tetap berbuat baik kepada mereka. Kita diminta mengIkuti jalan orang yang kembali kepada Allah, karena semua akan kembali kepada-Nya untuk menerima balasan yang sesuai. Allah Maha mengetahui, bahkan yang sekecil biji sawi tersembunyi. Selain itu kita diminta menghindari sikap sombong dan berjalan dengan angkuh karena Allah tidak menyukai orang yang takabur. Berjalanlah dengan kesederhanaan dan rendahkan suara, karena suara yang paling buruk adalah suara keledai yang melengking. 3. Surat At Tahrim ayat 6: Berikut adalah Surat At-Tahrim ayat 6 dalam huruf Arab: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا قُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Keutamaan dari Ayat ini adalah mengingatkan tanggung jawab seorang muslim untuk mendidik keluarganya, terutama anak-anak, agar terhindar dari perbuatan yang dapat menjurus kepada dosa dan kehancuran. Pendidikan yang benar akan menjadi benteng bagi keluarga dari api neraka. Selama sesi ini, setiap anggota kelompok bergantian membaca dan merenungkan ayat-ayat tersebut, sambil mendiskusikan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Sesi ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta tentang pentingnya pendidikan yang berlandaskan Alquran dan nilai-nilai agama. Dengan diadakannya kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan ajaran-ajaran yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun institusi pendidikan. Reportase : Dian Firdha Utami peserta Baitul Arqom PCA Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman
![]()
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Rangkaian kegiatan Baitul Arqam Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah dengan tema Penguatan Kepemimpinan ‘Aisyiyah Menuju Tempel Berkemajuan di Kaliurang, 14-15 September 2024 M dengan 98 peserta, terdiri dari berbagai utusan yakni 41 ‘Aisyiyah, 2 NA, 55 guru PAUD. Menurut Ervin Iswandayani S.Pd Sekretaris PCA Tempelsetelah pembukaan diisi tiga materi tentang keteladan Kepemimpinan Muslimah, Tuntunan Sholat dan Dakwah Digital serta hari kedua, diawali dengan rangkaian ibadah sholat tahajud, tadarus, sholat subuh, dan kajian ayat serta dilanjutkan dengan outbond. Sedangkan materi keempat tentang etos kerja dalam mengemban amanah dan Materi kelima tentang revitalisasi ideologi muhammadiyah. Drs. H. AS Ardani Pimpinan PDM Sleman dalam kesempatan tersebut menyampaikan Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah berdasar pada Surat Ali ‘Imran ayat 104 dan 110 menjadi landasan bagi Muhammadiyah dalam merevitalisasi ideologinya. “ Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah, bertujuan menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Aisyiyah adalah organisasi perempuan persyarikatan Muhammadiyah yang bersifat otonom dan memiliki wewenang untuk menyelenggarakan amal usaha. Seluruh anggotanya adalah anggota Muhammadiyah. Muhammadiyah melakukan usaha untuk mewujudkan cita-citanya dengan mendirikan amal usaha, menyusun dan membuat program, serta melaksanakan kegiatan organisasi yang telah diprogramkan. Amal Usaha Muhammadiyah adalah lembaga yang didirikan oleh Muhammadiyah/Aisyiyah, diatur dengan aturan Muhammadiyah, dan berfungsi sebagai media beramal, berusaha, dan kaderisasi. Semua aset menjadi milik persyarikatan. Fungsi Amal Usaha Muhammadiyah adalah sebagai tempat untuk Yanmas, media untuk berdakwah, media kaderisasi, dan pengembangan keilmuan. Hierarkhi/Tata Urutan Aturan Persyarikatan Muh/Aisyiyah adalah sebagai berikut: Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah adalah cara atau serangkaian strategi untuk menggerakkan kembali/memacu pertumbuhan organisasi dengan cara melakukan perubahan, melaksanakan gerakan organisasi dengan menyeleraskan kondisi yang ada. Ideologi adalah ajaran yang secara sistematis dan menyeluruh membahas mengenai gagasan, cara mendapatkan keyakinan mengenai, dan kehidupan yang benar sesuai yang dicita-citakan. Ideologi berarti “keyakinan hidup”, yang mencakup pandangan hidup, tujuan hidup, dan cara yang digunakan untuk melaksanakan dan mencapai tujuan hidup. Adapun tujuan Revitalisasi Ideologi adalah: Dasar dan Sumber Ideologi Muhammadiyah terdapat pada: Masalah-masalah yang mendasari munculnya Revitalisasi Ideologi adalah: Pokok-Pokok Pikiran Ideologi Muhammadiyah adalah bias disarikan bahwa hidup manusia harus berdasarkan Tauhid (mengesakan) Alloh, beribadah, serta tunduk dan taat hanya kepada Alloh Swt. Hidup manusia itu bermasyarakat dan Hanya hukum Alloh yang sebenar-benarnyalah yang dijadikan sendi untuk membentuk pribadi dan mengatur ketertiban hidup Bersama (bermasyarakat) untuk mencapai kebahagiyaan hakiki di dunia dan akhirat. Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya adalah wajib, sebagai ibadah kepada Alloh, berikhsan dan berishlah kepada manusia. Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga terwujud Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya hanya akan berhasil apabila mengikuti jejak (It-tiba’) perjuangan para Nabi, terutama Nabi besar Muhammad SAW. Perjuangan mewujudkan pokok-pokok pikiran tersebut hanya akan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan berhasil bila dengan berorganisasi. Organisasi adalah satu-satunya alat dan cara perjuangan yang sebaik-baiknya. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Godean, Pdmsleman.Or.Id Ahad Pagi 15 September 2024 bertempat di Masjid Uswatun Hasanah Dusun Pirak Bulus Sidomulyo Godean Sleman telah diserahkan Prasasti Tanah Wakaf dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean oleh ketua PCM Godean Haris Darmawan kepada ketua takmir Masjid Uswatun Hasanah, Najib Mabruri, S.Hut. Wakaf Tanah seluas 330 m2 berasal dari jamaah dengan beli bareng-bareng seluas 119 m2, wakif Ibu Laila Muriyati seluas 118 m2 dan wakif Bapak Harjo Sujais seluas 93 m2. “Semoga menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi jamaah dan barokah pula bagi warga sehingga Masjid tidak hanya untuk jamaah sholat tapi juga untuk kemaslahatan warga jamaah” tandas Haris Darmawan dalam sambutannya. Acara dilanjutkan dengan pengajian Maulid Nabi Muhammad oleh Ustadz drh. H. Agung Budiyanto, M.P. Ph.D bersama jamaah baik dari Pirak Bulus Sidomulyo dan juga dihadiri PCM PCA Godean, PRM PRA Sidomulyo. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd PCM Godean MPI PDM Sleman
![]()
Gamping, Pdmsleman.Or.Id Baitul Arqam #1 Pimpinan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gamping resmi dibuka oleh Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman di Hotel Kana Kaliurang, Sleman, Sabtu (14/09). Acara perkaderan Muhammadiyah ini mendatangkan instruktur dan pemateri dari PDM Sleman. Sebanyak 110 lebih peserta mengikuti acara perkaderan ini yang diselenggarakan selama dua hari satu malam dengan lima materi pokok, yaitu 1) hakikat Islam: Peran Tauhid dalam kehidupan, 2) revitalisasi ideologi Muhammadiyah, 3) pengembangan cabang dan ranting berkemajuan, 4) tuntunan ibadah praktik sesuai HPT, dan 5) risalah islam berkemajuan dan risalah perempuan berkemajuan. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gamping berharap Baitul Arqam #1 PCM PCA Gamping ini berjalan lancar dan semua bergembira. “Baitul Arqam ini harus menggembirakan dan semoga semua berjalan lancar”, ujar Muhaimin saat sambutan. Zuliani Rusida, Ketua PCA Gamping menganjurkan agar peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan di Baitul Arqam ini. “Baitul Arqom membentuk kader persyarikatan yang unggul dan militan,maka jangan sia2kan kesempatan ini untuk memperluas ilmu, memperdalam pemahaman dan mengimplementasikan dg amal nyata dlm gerakan dakwah berkemajuan yang lurus dan penuh keikhlasan.”, anjurnya. Reportase : Rizki Putri Ramadani (Ketua Pustaka, Informasi, dan Teknologi PCNA Gamping) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Tempel, PImpinan Cabang ‘Aisyiyah Tempel mengadakan Baitul Arqam (BA) dengan mengusung tema Penguatan Kepemimpinan ‘Aisyiyah Menuju Tempel Berkemajuan di Kaliurang, 14-15 September 2024 M. “Baitul Arqam ini diikuti oleh 98 peserta, 41 ‘Aisyiyah, 2 NA, 55 guru PAUD”, ungkap Banun Rohyatiningsih, S. Pd.SD, Ketua PCA Tempel sekaligus sebagai ketua penyelenggara dalam laporannya. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada PDM Sleman, PCM Tempel, PCA Tempel, Gramasurya, dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya BA tambahnya. Samsul Alam , S.Ag, M.Si., selaku Ketua PCM Tempel dalam sambutannya memberikan semangat kepada peserta untuk mngikuti berbagai kegiatan BA dengan sungguh-sungguh. Dra Hanik Rosyada, M.Ag., Ketua PDA Sleman hadir memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi BA PCA Tempel menyampaikan “ Aisyiyah berperan dalam aktualisasi perempuan berkemajuan mencerahkan peradaban bangsa dan kepemimpinan” . Menurut Ervin Iswandayani S.Pd kegiatan ini dalam rangkaian BA di hari pertama, setelah pembukaan diisi tiga materi tentang keteladan Kepemimpinan Muslimah oleh Ketua PDA Sleman , Tuntunan Sholat pemateri PDM Sleman dan Dakwah Digital bersama Arief Hartanto MPI PDM Sleman. Di hari kedua, diawali dengan rangkaian ibadah sholat tahajud, tadarus, sholat subuh, dan kajian ayat serta dilanjutkan dengan outbond. Setelah bersih diri, materi keempat dan kelima disampaikan. Materi keempat tentang etos kerja dalam mengemban amanah. Materi kelima tentang revitalisasi ideologi muhammadiyah. Rangkaian acara diakhiri dengan post test dan Penutupan Kegiatan BA. Kontributor : Pamuji Sri S, MPI PDM Sleman, Peserta BA PCA Tempel
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Aisyiyah Daerah Kabupaten Sleman melalui Majelis Tabligh dan Ketarjihan mengadakan kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) dan pembentukan BIKKSA (Biro Informasi dan Konsultasi Keluarga Sakinah ‘Aisyiyah). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 September 2024 M bertepatan pada tanggal 10 Rabiul Awal 1446 H bertempat di Aula PDM Sleman. Peserta dalam kegiatan ini adalah Majelis dan Lembaga yang ada di PDA Sleman, Ketua PCA dan Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) dari PCA Moyudan, PCA Gamping, PCA Berbah, PCA Sleman, PCA Turi dan PCA Kalasan. Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman, Dra. Hanik Rosyada, M. Ag. membuka kegiatan FGD dan pembentukan BIKKSA serta memberikan arahan dan motivasi. “ Keberadaan BIKKSA merupakan bentuk kepedulian, rasa empati, memberikan solusi dan mencerahkan. Merevitalisasi 2 BIKKSA yang sudah terbentuk dan membentuk BIKSSA baru di beberapa cabang Aisyiyah”. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan BIKKSA PDA dan terpilih Dra. Sri Sumiyarsi, S. Pd., M.Pd. sebagai ketua. Sedangkan kegiatan focus grup discussion (FGD) Cabang yang difasilitasi oleh Dra. Siti Aminah selaku Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Sleman dan Koordinator BIKKSA. Dalam FGD tersebut, enam cabang membuat kepengurusan BIKKSA yang nantinya akan diberikan SK dan dikukuhkan bersama pada bulan Desember 2024. Oleh Dewi Novitasari (MTK PDA Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Muhammadiyah Depok https://www.youtube.com/watch?v=FwU5YC2qVCo
![]()
Minggir, Pdmsleman.Or.Id Guna mendukung program nasional penurunan angka stunting, SMK Muhammadiyah Minggir bekerjasama dengan Puskesmas Minggir menggelar acara bertajuk “Cegah Stunting dengan Olahraga dan Aksi Bergizi”. Kegiatan ini melibatkan siswa, tenaga pendidik, sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan. Acara ini dimulai dengan senam pagi bersama di halaman sekolah pada 10 September 2024 . Para siswa dengan antusias mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur dari Puskesmas Minggir. Senam ini dirancang khusus untuk membantu meningkatkan kesehatan fisik dan menjaga kebugaran tubuh, yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan optimal anak-anak dan remaja. Kepala SMK Muhammadiyah Minggir, Edy Purwanto, S.Pd.T, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan lembaga kesehatan. “Kami sangat berterima kasih atas kerjasama dengan Puskesmas Minggir dalam kegiatan ini. Olahraga dan gizi seimbang adalah kunci penting dalam mencegah stunting, dan kami berharap dengan kegiatan ini, siswa kami bisa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujar beliau. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan Aksi Bergizi, di mana siswa diberikan edukasi langsung oleh tenaga ahli gizi dari Puskesmas Minggir. Mereka memaparkan mengenai peran gizi dalam pertumbuhan anak, terutama dalam mencegah stunting. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan protein, vitamin, dan mineral, serta bagaimana mengatur pola makan yang sehat. Setelah sesi edukasi, siswa makan bersama dengan bekal yang di bawa dan minum tablet tambah darah bersama. Tak hanya itu, Puskesmas Minggir juga membuka layanan kesehatan gratis berupa pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan status gizi bagi siswa dan masyarakat sekitar. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi stunting dan memberikan solusi berupa rekomendasi pola makan dan gaya hidup sehat. Petugas Puskesmas Minggir, Ibu Frida, mengungkapkan, “Pencegahan stunting bukan hanya tugas orang tua, tetapi juga semua pihak, termasuk sekolah. Dengan kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di wilayah Minggir.” Salah satu siswa SMK Muhammadiyah Minggir, Laila, menyampaikan kesannya, “Saya jadi lebih mengerti pentingnya makan sehat dan olahraga. Dulu saya tidak terlalu memikirkan apa yang saya makan, tapi sekarang saya tahu kalau gizi yang baik bisa membuat tubuh saya lebih sehat dan mencegah stunting.” Acara ini disambut antusias oleh para siswa . Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat dan gizi seimbang. Dengan kerjasama antara SMK Muhammadiyah Minggir dan Puskesmas, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan siswa dan masyarakat, serta mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Minggir membuktikan komitmennya dalam mendukung generasi muda yang sehat dan berdaya, sejalan dengan misi sekolah dan visi pemerintah dalam menciptakan Indonesia bebas stunting.
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id LazisMu PDM Sleman menggelar kegiatan Fundraising Strategies pada Senin, 9 September 2024, bertempat di Café Soewaramoe SM Tower Malioboro di Ruang Meeting Lt.8, yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ketua Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kabupaten Sleman, serta dihadiri Lazismu Wilayah dan perwakilan MPI PDM Sleman. Acara dimulai dengan Shalat Isya’ di Musholla SM Tower dan santap malam di Café yang berada di lantai 8 Gedung SM Tower Malioboro. Pimpinan LazisMu Sleman, Syinta Brata, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan test ombak apakah para pengurus KLL Lazismu se-Sleman ingin maju dan berkembang. “Fundraising dalam penghimpunan zakat infak shodaqoh di Sleman sangat penting dan alhamdulillah tahun kemarin berhasil terkumpul dana sekitar Rp. 11 Milyard berdasarkan audit,” ujarnya. H. Nasirun, wakil ketua PDM Sleman, menekankan bahwa sinergi penghimpunan dan pengelolaan ZIS dengan pimpinan keberhasilannya tidak bisa dipisahkan. “Tingkat daerah dengan PDM jangan sampai terpisah, hal itu ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, begitu juga dengan cabang dan ranting,” ujarnya. Kegiatan ini juga diisi dengan materi Fundraising Strategies “Fundraiser Hebat, Fundraiser Berstrategi” oleh Ronny Megas Soekamo, Supervisor Trainer Lazismu Jateng. Menurutnya, menjadi amil yang handal dan professional harus dibekali dengan ilmu dan mental serta mindset menjadi amil sebuah kebanggaan dan focus serta punya teknik komunikasi dalam efektif fundraising. Selain itu, materi Digital Marketing juga disampaikan oleh Yosep Andi Setyawan, Sekretaris HIPMI DPC Bantul, yang merupakan pakar pemasaran online handal serta membukakan wawasan mengenai digital marketing dalam pengelolaan Lazismu. Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan dan akan ditindaklanjuti dengan kegiatan teknis secara lebih detail dan mendalam di bulan Oktober mendatang. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh,” ujar Brata kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman disela acara. Kegiatan Fundraising Strategies ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat infak shodaqoh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Reportase/Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()