Mlati, Pdmsleman.Or.Id Senin 11 November 2024 dalam rangkaian Peringatan hari Pahlawan Nasional 2024 SMP Muhammadiyah 1 Mlati bekerjasama dengan Misi Baik Indonesia Foundation menyenggarakan kegiatan Seminar Motivasi dengan tema: “Semangat Pahlawan, Semangat Berbagi”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo kelurahan Sendangadi yang diikuti oleh seluruh siswa dan Guru serta Karyawan SMP Muhammadiyah 1 Mlati setelah seluruh siswa melaksanakan shalat Dhuhur secara berjamaah. Dalam kegiatan dengan tema “Semangat Pahlawan, Semangat Berbagi” mengajak seluruh siswa untuk mendukung Program Braille For Blind. Program Braille For Blind merupakan sebuah program gotong royong yang diselenggarakan bersama warga sekolah untuk menghimpun bantuan dana untuk membantu sahabat tuna netra melalui media Amplop. Program tersembut disambut baik oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Mlati Moch. Yusuf, S.S., M.S.I yang menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk melatih sejak dini kepekaan siswa melihat kondisi lingkungan sekitar dan membudayakan sikap peduli sesama terkhusus bagi penyandang disabilitas tuna netra agar tetap bisa membaca kitab Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. “ Harapannya, amal tersebut nantinya akan menjadi jariyah yang pahalanya tidak terputus walaupun sang pemberi infaq sudah meninggal”. Fadhan Anwarodin salah satu panitia acara menuturkan, “ Alhamdulillah bantuan terkumpul dari keluarga SMP Muhammadiyah 1 Mlati sejumlah Rp. 11.024.500,-.” Bantuan tersebut kemudian secara simbolis langsung diserahkan setelah dilaksanakan kegiatan seminar oleh kepala sekolah kepada Tim Misi Baik Indonesia Foundation didampingi oleh Perwakilan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 1 Mlati. Reportase : Fadhan Anwarodin S.Pd SMPM 1 Mlati Editor : Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman melebarkan sayap dalam meningkatkan kompetensi Guru dan Siswa dalam bidang Broadcasting dan Perfilman dengan menjalin kerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Yogyakarta. Pada hari Jum’at 8/11 2024 bertempat di Ruang Rapat Manajemen TVRI Yogyakarta, prosesi penandatanganan kerja sama berjalan dengan lancar dengan ditandatangani oleh Budy Kurniawan, S.Sos selaku Kepala Stasiun TVRI Yogyakarta dan Suwarta, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Kerja sama ini meliputi Penyelarasan Kurikulum, Praktik Kerja Lapangan, Uji Kompetensi, Magang Guru, Guru Tamu, dan CSR. Budy mengunkapkan bahwa “ kerja sama ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kompetensi dan kreatifitas siswa khususnya di program keahlian Broadcasting dan Perfilman yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Sleman agar nantinya dapat berkontribusi secara langsung pada dunia pertelevisian khususnya di TVRI Yogyakarta dan pada stasiun TV lainnya”. Suwarta juga menambahkan bahwa siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Sleman mempunyai potensi-potensi yang siap dikembangkan untuk mendukung dan terlibat langsung di dunia televisi dan perfileman. Suwarta berharap “ dengan terjalinnya kerja sama ini, siswa-siswi SMK Muhammadiyah dapat lebih meningkatkan kompetensinya sesuai dengan budaya kerja yang ada di industri. Siswa-siswi secara langsung mendapat bimbingan dari industri nasional seperti TVRI, nantinya mereka siap bersaing secara nasional maupun internasional”. Reportase : Afifuddin S.Kom., M.Pd., SMKM 1 Sleman Editor : Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 3 Nopember 2024 bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Sleman , Krapyak triharjo Sleman hadir 38 pimpinan dari 44 Pimpinan ranting ‘Aisyiyah Sleman menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pimpinan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader. Dengan maksud dan tujuan untuk memperkuat dan memperteguh idiologi dalam berorganisasi di ‘Aisyiyah. “ Kegiatan ini untuk mengawali periode kepemimpinan 2022-2027. Diundang pula kader ‘Aisyyah dari Nasyiatul ‘Aisyiyah di ranting Sleman untuk menunjukkan estafet kepemiminan kedepannya” sebagaimana disampaikan oleh Ketua Penyelenggara Siti Norohmah, S.Pd. Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Sleman dalam sambutannya menyampaikan “ kegiatan ini sangat bagus, untuk menyatukan gerak langkah organisasi kepada semua pimpinan dengan materi yang menari”k. Diibaratkan organisasi ‘Aisyiyah ini satu tubuh yang terdiri dari kepala, kaki, tangan, tubuh dll. Maka tidak bisa berjalan sendiri, harus Bersama-sama. Papar Murdiastuti, S.Pd selaku Ketua PRA Sleman. Dalam awal pidato iftitah ketua PCA Sleman Musabikhah, M.Pd menyampaikan bahwa “ Sleman sedang tidak baik-baik saja bahkan se daerah istimewa Yogyakarta dengan maraknya Minuman keras dan beralkohol lainnya”. kita sebagai Warga ‘Aisyiyah harus berperan hadir menegakkan agama Islam yang sebenar benarnya dengan gerakan dakwah amar ma’ruf Nahi Munkar dengan berbagai cara. Risalah Islam Berkemajuan. Didalamnya terdapat ciri perempuan berkemajuan salah satunya Akhlaqul karimah. Contoh, Yang kelihatannya sepele dan tidak terasa kadang kita berkata yang menyakiti orang lain, maka dari itu kita kembali kepada al quran Qulan kariima, Qoulan sadidan. Berkata yang baik, berkata yang jujur atau benar. Diibaratkan pula berkata tidak melalui lisan tp kadang kita bermedsos melalui whatsapp dll. Maka perlu berhati-hati. Hasanudin M.Pd selaku narasumber mencerahkan bagaimana kita dalam beraisyiyah? Memiliki komitmen , konsisten dalam berkidmat, memperkokoh system gerakan dll. 7 tantangan Muhammadiyah a.l tujuh tantangan dakwah Muhammadiyah 1. Medsos yg mempengaruhi gaya hidup 2. Globalisasi dan perkembangan ekonomi yg sangat liberal 3. Realitas paham agama yg berkembang di masyarakat 4. Perkembangan multikultural ttg HAM, toleransi dan pluralisme 5. Menurunnya penguasaan ilmu agama Narasumber kedua Retno Endah Sawitri, M.Ag dari PDA Sleman menyampaikan Kriteria Dasar pemimpin yaitu : Punya inelegensi yang baik, Memiliki kematangan social, Memiliki motivasi intrinsic dan motivasi berprestasi, memiliki kepedulian, memiliki karakter yang baik, dan dapat berkomunikasi secara efektif. Di akhir sessi dilaksanakan Deklarasi Anti MIRAS dari PRA Sleman, dengan pernyataan: 1. menolak dan mengecam tindakan berkaitan dengan peredaran, konsumsi, dan penyalahgunaan minuman beralkohol dan narkoba di wilayah kab sleman. 2. Menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menyelamatkan anak bangsa dari bahaya miras. Kontributor : Musabikhah, M. Pd. PCA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
HADITS ARBAIN AN-NANAWI KALASAN, 27 Oktober 2024 Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daarul Hikmah Kalasan mengadakan Sidang Munaqasyah Hadits Arbain An-Nanawi di aula setempat. Sidang munaqasyah adalah serangkaian acara ujian para santri, dalam hal ini meliputi hafalan dan pensyarahan pemahaman makna hadits Arbain An-Nanawi yang terdiri dari 42 hadits. Sidang munaqasyah itu menghadirkan Dewan Penguji, Abdul Ghani, S.Ag., M.Ag., dan Suratno, S.Pd., M.Pd., Dosen UAD Yogyakarta dan dihadiri pengurus PCM Kalasan. Foto bersama dengan pimpinan PCM seusai sidang munaqasyah Menurut Mudhir PPTQMU, sekaligus pengasuh Ponpes, Ustadz Masruri, S.H., Al-Hafidz, sidang munaqasyah diikuti Sejumlah 12 santriwan/ santriwati. Para santri menghadapi dewan penguji untuk memaparkan hafalan dan pensyarahan Hadits Arbain An-Nanawi. Hasil sidang munaqasyah memutuskan bahwa dari 12 santriwan/ santriwati itu dinyatakan lulus 6 anak; lulus bersyarat 3 anak; dan belum lulus 3 anak. Dengan demikian 6 santri yang telah lulus dalam sidang itu berhak mendapatkan ijazah dari PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan, sedangkan 3 siswa yang lulus bersyarat juga akan mendapatkan ijazah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh ponpes. Sidang Munaqasyah juga menetapkan tiga peserta terbaik, yakni: (1) Terbaik 1 diraih Aisyah Ainun Mardiyah; (2) Terbaik 2: Hikmah Adn; dan (3) Terbaik 3 diraih Muhammad Ichsan Nur Purnadi. Para santriwati PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan menunggu antrean ujian Para santri PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan Menurut Ustadzah Mambaul Lutfiyah, S.Ag., PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan, yang berada di bawah pembinaan PCM Kalasan ini secara resmi berdiri tanggal 5 November 2020, beralamat di Jalan Jogja-Solo KM 13,5 Glondong, Tirtomartani, Kalasan. Jumlah santrinya yang menetap di ponpes 16 orang, sedangkan santri kalongnya (tidak menetap di ponpes) berjumlah 9 orang. Ustadzah Mambaul Lutfiyah menjelaskan bahwa para santri itu umumnya sudah hafal 5 hingga 10 juz Alquran. Hafalan terbanyak mencapai 15 juz. Menurut rencana para santri yang telah dinyatakan lulus akan diwisuda pada hari Jumat, 1 November 2024, bersamaan dengan Pengajian Akbar dalam rangka Milad PPTQMU di Masjid Krajan, Kalasan. (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan. https://pcmkalasan.or.id. )
Sleman , Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 1 Sleman atau dikenal dengan SMK Munas (Muhammadiyah Panasan) pada hari ini, Kamis 31 Oktober 2024 menggelar peresmian bengkel sepeda motor ‘Munas Motor’ . Munas Motor secara remi diresmikan oleh Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY) dan disaksikan oleh Zahrul Mufrodi (Ketua PCM Sleman), Sukijo (Pengawas Sekolah), Muhasdi Tuante (Ketua Komite SMK Mubas) dan Wali Murid SMK Munas. Acara peresmian dimeriahkan dengan beberapa rangkaian acara, yaitu Pengajian Wali Murid, Gelar Karya P5, Pentas Seni, Donor Darah, Cek Kesehatan dan Market Day Siswa-Siswi SMK Munas yang diselenggarakan di halaman SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Dengan diresmikannya Bengkel Munas Motor, diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk mengbangkan kompetensi khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), selain itu juga nantinya bengkel tersebut akan menjadi tempat untuk pengembangan Teaching Factory sebagai media pengembangan pembelajaran berbasis industri. Acara pengajian wali murid diisi oleh Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY), dalam kesempatan itu memberi “ motifasi kepada wali murid/orang tua siswa agar anak-anak/peserta didik dapat menjadi generasi emas penerus bangsa yang berkompeten dan mempinyai jiwa islami berdakwah amar ma’ruf nahi mungkar”. Untuk mewujudkan hal tersebut Arif menjelaskan bahwa generasi emas harus mendapat pendidikan yang tepat, pendidikan mulai dari keluarga dan disekolah. Acara gelar karya menampilkan hasil-hasil karya dari proyek P5. Karya yang ditampilkan mulai dari tema bangunlah jiwa dan raganya dengan senam masal, kemudian dari tema kearifan lokal menampilkan hasil ecoprint dan ukir kayu, dari tema kebekerjaan menampilkan hasil Las dalam bentuk troley dan tralis pengaman AP Wifi serta menampilkal hasil karya videografi klip video dan video tutorial. Acara market day tidak kalah meriah dengan menyajikan dagangan dari siswa-siswi baik berupa makan, minuman, asesoris, dan lain sebagainya. Alhamdulillah semua yang di jual laris dibeli oleh para pengunjung. Donor darah juga diikuti oleh para siswa, guru, karyawan, wali murid, dan masayarakat umum. Selain itu, para siswa, guru dan karyawan juga menikmari fasilitas cek kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh mereka. Acara pentas seni dimeriahkan oleh siswa-siswi SMK Munas dan juga sekolah sekirtar, seperti SD Panasan dan SMP Muhammadiyah 1 Sleman. SD Panasan menampilkan tarian, SMP Muhammadiyah 1 Sleman menampilkan Tapak Suci. Siswa-siswi SMK Munas juga tidak kalah meriah, meraka menampilkan tarian, silat, barongan, musik, drama, dan lain sebagainya. Afifuddin S.Kom., M.Pd. SMKM 1 Sleman, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Sabtu, 26 Oktober 2024 PCM/ PCA Kalasan mengadakan rapat kerja tahunan bertempat di Aula SD Muhammadiyah Kadisoka. Raker dihadiri oleh segenap Pimpinan PCM, Ketua dan Anggota Majelis, Kantor Layanan Lazismu, PCA, PCPM, PCNA, dan Perwakilan PRM se-Kapaewon Kalasan. Raker PCM/ PCA Kalasan tahun 2024 kali ini mengambil tema “Memajukan dan Mencerahkan Kalasan.” Raker diawali dengan pembacaan kalam illahi oleh Ibu Sugiyah dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Sang Surya dan Mars Aisyiyah dengan dirigen Ibu Ratna,S.Pd. Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Raker itu digelar untuk memenuhi ketentuan AD/ART Persyarikatan Muhammadiyah dan juga menyediakan media untuk memaparkan capaian program, evaluasi program selama setahun, sekaligus menyusun rencana program tahun 2024/2025. Rapat Kerja PCM/ PCA Kalasan dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.Pd., M.A. pkl.08.20. Selaku Ketua PDM, Harjaka menyambut baik Raker PCM/ PCA Kalasan. Menurutnya, raker ini menjadi media bertemu , penemu, dan nemu. Maknanya, raker menjadi media bertemunya seluruh pimpinan dan anggota penguru PCM/ PCA Kalasan untuk bertukar gagasan sehingga menghasilkan kesepakatan-kesepakatan kerja yang akan dirumuskan dalam program kerja PCM/PCA Kalasan tahun 2024/ 2025. Di sisi lain, Harjaka menekankan perlunya seluruh komponen PCM/ PCA Kalasab memiliki 5 sifat pokok sebagai warga Muhammadiyah, yakni: (1) Gandhes, yaitu berbudi pekerti baik; (2) Luwes, yaitu mudah bergaul, manjing ajur ajer di tengah-tengah masyarakat yang majemuk, tetapi mampu menunjukkan jati dirinya sebagai warga Muhammadiyah; (3) Mentes, yakni berisi, berilmu dan berpengetahuan; (4) Leres, yakni bener, sikap dan perilakunya baik sehingga bisa dipercaya oleh seluruh warga masyarakat; dan (5) Pantes, yakni warga Muhammadiyah harus bisa memantaskan diri agar bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Harjaka berharap Raker PCM/ PCA Kalasan ini dapat membawa Muhammadiyah yang berkemajuan. Sementara itu, penasihat PCM/ PCA Kalasan, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag., dalam arahannya menekankan pentingnya kajian memahami Alquran secara utuh 30 juz bagi seluruh masjid Muhammadiyah di Kapanewon Kalasan secara rutin setiap hari. Sutrisno meyakini bahwa apabila hal tersebut bisa dimotori dan dilaksanakan oleh PCM, dalam waktu 3 hingga 5 tahun mendatang akan terjadi perubahan signifikan dan itu akan menjadi ikon unggulan PCM Kalasan. Beliau sudah membuktikan, mengasuh kajian memahami Alquran dalam wadah Kajian Ahad Malam (KALAM). Kajian memahami Alquran yang pada awalnya dirintis di rumah miliknya di Kompleks Perumahan UIN, Sambisari setiap Ahad malam pengikutnya semakin hari semakin bertambah banyak. Lalu, dengan dukungan semua jamaah Kalam dan simpatisan lain, dibangunlah Gedung Dakwah Kalam di atas tanah wakaf di sebelah timur Kantor Kalurahan Purwomartani. Kini kajian memahami Alquran dilaksanakan di Gedung Dakwah Kalam secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat bakda Ashar selama sejam, diasuh langsung oleh Prof. Sutrisno dan setiap Ahad malam pkl.19.30 s.d. 20.30 kajian tematik diasuh secara bergantian oleh Prof. Sutrisno, Prof. Muhammad Chirzin, Dr. Sumedi, dan ustadz-ustadz lain secara bergantian. Adapun kajian memahami Alquran yang diasuh Prof. Sutrisno secara urut setiap hari dilaksanakan di Masjid Darul Mutaqin Kantor Kalurahan Purwomartani secara rutin setiap bakda Subuh hingga waktu syuruq. Menurutnya, berdasarkan pengalaman kajian memahami Alquran yang dilaksanakan setiap bakda Subuh hingga waktu syuruq di masjid Darul Mutaqin Kantor Kalurahan Purwomartani khatam selama 477 pertemuan. Selanjutnya, saat memasuki sesi presentasi laporan kegiatan, evaluasi, dan rancangan program kerja dipandu oleh Sekretaris PCM Kalasan Iswanto, M.Pd. Setiap majelis secara bergantian menyampaikan paparannya sekira 15 menit. Urutan presentasinya dimulai dari Majelis Tabligh, Tarjih, dan Tajdid dwakili oleh Apung Syaipudin, M.Si., Majelis Lingkungan Hidup disampaikan oleh Budi Isroi, Majelis Dikdas dan PNF disampaikan oleh Drs. H. Haryadi dan Nurwahid Sudarta, S.Pd.. Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani disampaikan oleh Drs. H. Heri Prasetya dan Supadi SAH, S.Pd. , Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kesejahteraan Sosial djsampaikan oleh H. Mintardi, Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata disampaikan oleh H. Mardiyono ST dan Sumadi, S.T., M.B.A., Majelis Pemberdayaan Wakaf disampaikan oleh H. Baihaqi dan H. Kunia Wirya Dimulya, S.Kom, Majelis Pustaka dan Informasi disampaikan oleh H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., dan Kantor Layanan Lazizmu disampaikan oleh Eko Susatyo Harso, M.Pd.I. Raker PCM/ PCA Kalasan ditutup dengan bacaan hamdallah pkl. 14.30 WIB (H. Sarno R. Sudibyo, M.Pd.,MPI PCM Kalasan https: //pcmkalasan.or.id.) Editor: Wahdan Arifudin, S.Pd, MPI PDM Sleman