Makanan Halalan Thoyiban Berdampak Pada Kesehatan Fisik dan Mental

Moyudan, Pdmsleman.Or.id Pengajian rutin Forum Komunikasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah ( PRM) se- Sumbersari dilangsungkan pada hari Minggu ( 9/2/2025 ) bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Pada pengajian kali ini menghadirkan Ustadz dr. Alfu Rafdi direktur Klinik Pratama Aisyiyah Moyudan, dengan mengambil tema ‘Puasa dan Kesehatan’.Pada kesempatan tersebut Rafdi mengungkapkan bahwa tujuan puasa agar menjadi manusia yang bertakwa. Sebagai indikator takwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.Sebagai implementasi melaksanakan perintah-Nya diantaranya yang termaktub dalam Al Qur’an Surat Al A’raf ayat 31. Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan supaya jangan berlebihan. ” Kalau kita makan berlebihan makan bisa menimbulkan penyakit, kolesterol, gula darah, dan penyakit lainnya.” Tandasnya.Selanjutnya Allah juga memerintahkan kita makan yang halal dan thoyib yang diperintahkan dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 168.” Kita diajarkan untuk makan yang halal dan thoyib atau bersih, makanan yang halal tapi tidak bersih bisa juga menimbulkan penyakit.” Tururnya.Lebih lanjut dokter Rafdi juga mengungkapkan bahwa konsep halaman Thoyiban mengajarkan tentang kualitas makan dan minum. Makanan dan minuman yang baik akan memberikan energi dan nutrisi yang diperlukan tubuh sehingga tubuh akan menjadi sehat. ” Selain itu makan minum yang halalan Thoyiban dapat membantu keseimbngan fisik dan mental.” Jelasnya.” Bagi orang yang beepuasa akan menjadi sehat karena pada awal sampai pertengahan puasa akan terjadi penyesuaian tubuh, selanjutnya akan terjadi pengeluaran yang tidak diperlukan tubuh kita, termasuk penyakit yang menyertai.” Imbuhnya.Sebelum acara inti Junaidi selalu pengurus Forum PRM Sumbersari menyampaikan bahwa kegiatan yang sudah berjalan semakin lama semakin bertambah pesertnya. Selanjutnya Ia juga mengajak kepada peserta untuk meningkatkan ibadah puasanya di bulan Ramadhan nanti.Kontributor Sugiyanto KIM Moyudan Editor Arief HArtanto

Loading

Relawan Muhammadiyah Sleman Turut Tangani KLB 130 Warga Keracunan Makanan di Krasakan Tempel

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 9 Februari 2025 terjadi peristiwa KLB ( Kejadian Luar Biasa ) yakni berupa keracunan makanan di dusun Krasakan Lumbungrejo Tempel Sleman. Berita yang berkembang dan menurut sumber dari WA group team Relawan Muhammadiyah Sleman yang dikirim oleh Nur Khairudin menyebutkan bahwa “ kronologi peristiwa ini bermula dari adanya acara hajatan pernikahan warga pada hari Sabtu 8 Februari 2025 di dusun Krasakan”. Sesaat setelah acara selesai ada beberapa warga melaporkan merasakan sakit perut, pusing, dan lemas pada malamnya kemudian pada pagi hari Ahad 9 Februari 2025 banyak warga yang mengalami gejala yang sama, kemudian di larikan ke klinik setempat dan dikarenakan tidak dapat mampu mengatasi jumlah warga yang mengalami gejala sehingga di rujuk di beberapa rumah sakit seperti RSUD Sleman, RS PKU Muhammadiyah Sleman, RS Queen Latifa, RSA UGM, RS JIH, RSU Muntilan dan Puskesmas Tempel 1 . BPBD Sleman, Dinas Kesehatan Sleman, PMI Kabupaten Sleman, MDMC DIY dan Warga sekitar mendirikan Posko Gabungan di Krasakan dimana Posko ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan koordinasi dalam penanganan kasus keracunan makanan yang terjadi. Muhammadiyah, melalui MDMC DIY, segera mengambil langkah cepat untuk membantu penanganan kasus ini. Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain Antar Jemput Pasien: Tim Muhammadiyah melakukan antar jemput pasien yang dirujuk ke rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua pasien mendapatkan perawatan yang diperlukan dengan cepat dan aman. Koordinasi dengan Posko Gabungan: Tim Muhammadiyah juga melakukan koordinasi dengan Posko Gabungan untuk memastikan semua langkah penanganan berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Update terakhir pukul 18.30 WIB menurut warga Krasakan Hery Hartoyo yang berada di Posko Gabungan menyebutkan Update sementara Pasien di rujuk di beberapa RS sebagai berikut : 1.RSUD Sleman 49 orang dengan rincian pulang 45, mondok 3, Observasi 1. 2.RSUD Muntilan 9 orang 3. RS PKU Sleman 19, Opname 1, Observasi 1 , Pulang 17 4. Posko Kesehatan di Krasakan 38 orang 5. RSA 7 orang, observasi 1 6. RS Queen Latifah 6 orang, pulang 6 7. JIH 2 orang, opname 2 dengan total korban 130 orang Sementara itu menurut Juang Mahron dari Relawan AmbulanMU Tempel “ kami bergerak personil sejumlah 10 orang dan 4 unit Armada roda 4” Dengan personil Afuza Nur Hanifan Huzaini, Juang Mahron, Andika Pratama, Afif Naufal Arifin, Puput Purnomo, Surana, Fanny jaka susila, Sugit Yuli atmoko, Razan dan Irwan S adapun armada AmbulanMu Tempel, Ambulan Desa Pendowoharjo, AmbulanMu Seyegan, AmbulanMu Turi, Unit Roda 2 dan kendaran pribadi. Dalam hal ini PCM Tempel Samsul Alam beserta jajaran juga turun langsung melakukan pendampingan keluarga korban, Reportase Arief Hartanto

Loading

Baitul Arqam PCM-PCA Turi Peneguhan Ideologi Muhammadiyah dan Konsolidasi Organisasi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 10 Rajab 1446 H / 9 Februari 2025 PCM-PCA Turi ( Pimpinan Cabang Muhammadiyah) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi menggelar Peneguhan Ideologi Muhammadiyah dan Konsolidasi Organisasi Melalui Baitul Arqam bertempat di Boyong Kalegan Resto (Kalireso, Candibinangun, Pakem. Menurut Ketua Panitia Acara Edy Purwanto S.Pd kegiatan BA ini diikuti peserta sekitar 80 terdiri dari utusan Cabang, Ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, Pimpinan Majelis PCM, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah dan Guru ISMUBA serta Kepala SMP dan SMK Muhammadiyah dan Waka ISMUBA. Drs. H. Bambang Rahmanto Ketua PCM dan Sri Widayati M.Pd Ketua PCA “ kami harap setelah kegiatan ini para pengurus cabang ranting bisa mengaplikasikan, menerapkan materi yang disampaikan para nara sumber untuk menguatkan ideologi Muhammadiyah dan mengkonsolidasikan organisasi Muhammadiyah di tempat masing-masing sehingga PCM PCA Turi lebih Berkemajuan dalam bidang dakwah amar makruf nahi Munkar”. Kegiatan ini untuk pelanksaannya juga mendapatkan suport dari RS PKU Yogyakarta. Sesi 1 pada acara BA kali menghadirkan narasumber H. Nasirun dari PDM Sleman dengan mengangkat tema Muhammadiyah harus Maju dan Berkembang. Tokoh Muhammadiyah dari Minggir ini menceritakan perjuangaanya PCM Minggir mampu membeli loji (rumah peninggalan Belanda) seharga 2,2 M yang kemudian dijadikan pusat pusat dakwah Muhammadiyah Minggir yang kini menjadi kantor PCM, Ortom dan Lazismu yang megah. Juga ada Masjid dan “Loji Mart” minimarket milik Muhammadiyah Minggir. Sehinggaa menjadi juara 2 LPCR PP Muhammadiyah di 2024 kemarin. Kemudian dengan gayanya yang khas membakar semangat para peserta materi “Berideologi Muhammadiyah Sebagai Sarana Dakwah” dibawakan oleh H. M. Isnawan S.E dari PWM DIY, disini menegaskan untuk berjuang di Muhammadiyah harus menjadi pribadi Muslim dan kader Persyarikatan yang kuat dan tangguh pada pendirian dalam amar makruf nahi munkar karena berpegang pada ajaran Qur’an dan Sunnah dan jangan menjadi pribadi yang imbas-imbis, remeh karena perjuangan kita adalah hal yang benar. Wakil Ketua PWM DIY Bidang MPKSDI Dr. Iwan Setiawan, Wakil Rektor Unisa Yogyakarta dalam kali ini memaparkan mengenai ajaran Islam “rahmatan lil ‘alamin” secara nyata yang sejalan dengan amanah ideologi gerakan Muhammadiyah yang termaktub dalam Risalah Islam Berkemajuan (RIB). Dalam sesi tanya jawab banyak pertanyaan yang muncul dari peserta dan semakin memperkaya pemahaman dan pendalaman materi terkait implementasi yang disampaikan. Diakhir sesi dilanjutkan dengan foto bersama para peserta Baitul Arqom bersama dengan para nara sumber dalam suasana penuh semangat berkemajuan. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

BIKKSA Sabilun Najah dan GACA PCA Kalasan Harus Jadi Garda Terdepan Tangani Masalah Sosial

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id ‘Aisyiyah terus bergerak memberdayakan kaum perempuan. Gerakan pemberdayaan ini juga diikuti dengan literasi dalam segala bidang. Salah satu yang menjadi program unggulan ialah Perempuan ‘Aisyiyah Mengaji yang diselenggarakan tiap hari Kamis Wage di Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kalasan secara mobile dari ranting ke ranting. Perempuan ‘Aisyiyah Mengaji Kamis Wage  pada 6 Februari 2025  berlangsung dengan hikmad dan meriah yang dihadiri 320 jamaah dari berbagai kalangan terselenggara di Masjid Baiturrahman, Bayen, Purwomartani, Kalasan. Tidak hanya pengajian, agenda kali ini bersamaan dengan terbentuknya kepengurusan dan pengukuhan  BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah) dengan  nama Sabilun Najah dan dilanjutkan Pengukuhan Kepengurusan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA) yang dikukuhkan oleh Ketua PCA Kalasan Dra Fatma Ismiyati. Hadir sebagai penceramah, Hj Dra. Hanik Rosyada M.Ag, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sleman membawakan tema Pondasi Keluarga Sakinah. Menurutnya dengan adanya BIKKSA Sabilun Najah dan GACA PCA Kalasan dapat menjadi garda terdepan dalam menangani permasalahan sosial. “Terutama dalam membentuk keluarga sakinah, mawadah, dan warohmah serta melindungi dan mencintai anak anak dari bentuk kekerasan,” pesannya. Terakhir, Ia menyampaikan selamat atas terbentuknya BIKKSA Sabilun Najah Dan GACA PCA Kalasan semoga dapat mengemban amanah dan tugas. Sukses keluarga sakinah indikator sukses gerakan Aisyiyah. Reportase Yunida PCA Kalasan Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Kunsiroh Ke PRM Purwo Utara, Mendengar Permasalahan dan Kemajuan Dakwah Muhammadiyah Ranting

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Rabu, 5 Februari 2025 PCM Kalasan mengadakan Kunsiroh (Kunjungan silaturahim)  kepada PRM Purwo Utara mulai pukul 20.00, bertempat di Gedung PAUD/TPA  Bayen, Purwomartani, Kalasan. Hadir dalam kunsiroh itu Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., Wakil Ketua, Drs. Sugiyanto, M.Si., dan Sumaryatin, M.Pd., Sekretaris 1 dan 2, Iswanto, M.Pd., dan Supriyana, S.Pd., Bendahara 1 Catur Wibisana, dan Bendahara 2 Miskam. Rombongan diterima oleh pengurus PRM Purwo Utara, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan beberapa anggota majelis/ bidang. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutan pengantarnya menjelaskan bahwa Kunsiroh merupakan program yang menjadi kesepakatan dalam rapat mingguan yang rutin digelar setiap hari Selasa sore bertujuan untuk lebih mendekatkan antara PCM dengan PRM se-Kapanewon Kalasan, sekaligus dijadikan ajang konsulidasi, evaluasi, dan mendengar secara langsung kondisi senyatanya dalam kegiatan dakwah Muhammadiyah di masyarakat sehingga tercipta harmonisasi program dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan dan tepat sasaran. Sunandar meyakini bahwa dengan pertemuan-pertemuan yang rutin akan lahir gagasan dan ide cemerlang untuk memajukan cabang dan ranting Muhammadiyah di Kalasan. “Ber-Muhammadiyah itu intinya rapat, ngaji, rapat, ngaji. Insya Alloh akan banyak menebarkan manfaat dan kemaslahatan umat,” tegas Sunandar. Ketua PRM Purwo Utara, Wisnu Gesang dalam sambutan mangayubagyo para tamu menegaskan bahwa pihaknya menyambut gembira kegiatan kunsiroh dari PCM Kalasan dan akan dimanfaatkan sebagai media diskusi dan bertukar gagasan dalam banyak hal menyangkut dakwah Muhammadiyah di masyarakat wilayah Purwomartani Utara. Pihaknya juga selaras dengan Ketua PCM bahwa hanya dengan rapat dan ngaji akan bisa diwujudkan dakwah Muhammadiyah yang menggembirakan. Meski demikian, PRM Purwo Utara mengalami dinamisasi pergerakan persyarikatan, mengalami pasang surut dalam berkegiatan. Secara umum, kendala yang dihadapi adalah masalah pendanaan untuk kegiatan. Selama ini sumber pendanaan hanya mengandalkan sedekah pengurus dalam jumlah yang terbatas. Di samping itu, kebersamaan dan kekompakan para pengurus PRM perlu ditingkatkan. Sekretaris PRM Purwo Utara, Sriyana, menambahkan bahwa beliau berharap kunsiroh ini bisa menjadi ajang curhat mengenai capaian-capaian dakwah dan kendala-kendala yang ada. Sriyana menyadari sebagai pengurus PRM Purwo Utara yang bersentra di Bayen menjadi beban sekaligus tantangan yang mengasyikkan. Betapa tidak, karena Bayen dari dulu, sejak sebelum Kemerdekaan RI, warna Muhammadiyahnya sudah cukup kental. Karena itu, dinamisasi dan pasang surut perkembangan dakwah Muhammadiyah terkadang membahagiaan, tetapi lebih banyak menyesakkan hati. Beberapa fenomena yang mengiris hatinya misalnya: (1) Terjadi pengambilalihan pengelolaan masjid wakaf Muhammadiyah oleh ormas lain; (2) Minimnya partisipasi dan dukungan orang-orang yang bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah padahal sebenarnya bertempat tinggal di Bayen; dan (3) Terkadang terkendala dalam pencarian narasumber kegiatan pengajian; dan (4) Dukungan warga masyarakat, bahkan pengurus Muhammadiyah dalam kegiatan pengajian kurang greget. Menanggapi curhatan pengurus PRM Purwo Utara itu, beberapa Penguru PCM dan hadirin memberikan pertimbangan-pertimbangan, antara lain: (1) Kendala keuangan antara lain dapat diatasi dengan menjalin kerja sama yang harmonis dengan masjid-masjid arena Purwo Utara dalam penyelenggaraan sholat Iedul Fitri dan Iedul Adha sehingga PRM mendapat sharing dana infak. Di samping itu, bisa juga menggalakkan infak dan donatur lain; (2) Kasus pengambilalihan masjid wakaf Muhammadiyah. Pada dasarnya, dakwah Muhammadiyah itu seharusnya hadir untuk memberikan solusi yang secara riil dibutuhkan masyarakat. Biasanya kasus itu terjadi karena Muhammadiyah tidak bisa ‘ngopeni’ masjid tersebut sehingga pihak lainlah yang tampil. Dalam hal ini, PCM atau PRM tidak hadir saat masyarakat di sekitar masjid wakaf Muhammadiyah membutuhkan sosok yang dibutuhkan. Apabila hal ini terjadi, diperlukan pendekatan-pendekatan secara humanistik kepada tokoh-tokoh berpengaruh di masjid tersebut untuk mengingatkan dan menyadarkan bahwa masjid tersebut adalah masjid wakaf Muhammadiyah. Apabila sudah ada sinyal positif segera lakukan plangisasi masjid wakaf Muhammadiyah. Akan lebih baik, simbol-simbol yang bisa mengidentifikasikan ciri khas Muhammadiyah perlu dipasang di masjid tersebut, seperti Kalender Muhammadiyah, jam dinding atau jam digital berlogo Muhammadiyah, dsb.; (3) Krisis narasumber atau penceramah pengajian, baik untuk kebutuhan pengajian maupun khotbah Jumat. Dalam masalah ini, PCM perlu menyususn database ustadz-ustadz Muhammadiyah di Kalasan, lengkap dengan alamat dan nomor kontaknya. Data ini sangat stratejik dan multiguna mengingat banyak tokoh-tokoh agama dan akademikus Muhammadiyah yang tinggal di Kalasan. Apabila database ini tersusun dengan baik dan dikoordinasikan oleh PCM, disebarkan di masjid-masjid wakaf Muhammadiyah,  masyarakat akan mendapat kemudahan dalam mengakses dan berkomunikasi apabila membutuhkan. Potensi ini juga bisa dikembangkan misalnya dengan menyusun teks khotbah Jumat bagi masjid-masjid wakaf Muhammadiyah. Apabila hal ini terwujud, sdah pasti menjadi nilai plus, bahkan ikon PCM Kalasan; (4) Perbaikan fasilitas pengajian yang memadahi. Dalam pengajian-pengajian akbar yang di gelar PCM di tempat terbuka, sepert lapangan, fasilitas sound system kurang memadahi. Agar seluruh jamaah pengajian yang jumlahnya ribuan bisa mendengar dengan baik, setidaknya diperlukan tiga perangkat sound system yang terdistribusi di bagian depan, tengah, dan belakang. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa pesan pengajian itu sampai kepada para jamaah dengan baik; dan (4) Untuk menggerakkan warga Muhammadiyah yang bekerja di AUM dan juga masyarakat, diperlukan himbauan secara terus-menerus melalui media yang tepat. Di Kalasan sebenarnya sudah ada media pembinaan kepada seluruh pekerja di AUM Kalasan, yaitu setiap bulan sekali dengan tingkat kehadiran mencapai 95%. Tentu saja media ini bisa digunakan secara efektif untuk mendorong warga Muhammadiyah yang bekerja di AUM berpartisipasi secara aktif, baik sebagai peserta, bahkan penggerak dakwah Muhammadiyah di sekitar tempat tinggalnya masing-masing. Mari kita bergandeng tangan, saling menguatkan untuk mewujudkan dakwah Muhammadiyah yang solutif dan menggembirakan. Semoga lelah kita menjadi lillah semata mengharap ridlo Alloh Swt. Reportase : H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan; https://pcmkalasan.or.id//)

Loading

40 Tahun Mutemsa, Bersama Berbagi, Wujudkan Generasi Peduli dan Berkarakter Mulia

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Rabu, 5 Februari 2025. SMK Muhammadiyah 1 Tempel (Mutemsa) memperingati Milad yang ke-40.Dalam agenda pekan Milad, Mutemsa menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti Corporate Social Responsibility (CSR), Parenting, hingga Pengajian Akbar.CSR diawali dengan kegiatan bersih masjid. Mutemsa menerjunkan tim guru dan murid untuk membersihkan tiga masjid di Srumbung Magelang dan Caturharjo Sleman.Di sekolah pun tim guru dan murid melayani Free Laundry & Permak, sambil memperkenalkan dua jurusan unggulan yaitu Perhotelan dan Desain Produk Busana.Dalam pelaksanaannya selama dua hari sebelumnya, Permak gratis telah menyelesaikan 50 pcs pakaian yg masuk baik dari warga sekolah maupun lingkungan sekitar sekolah. Sedangkan pada free Laundry, telah terpenuhi kurang lebih 15kg pakaian dari target 50kg yang ditawarkan sebagai kuota gratis.Dilanjutkan dengan Parenting pada hari ini, oleh dr. Inggar Bagus Wibisana, S. Ked., A.P., M.M.yang berpesan, “Cara untuk mencegah berbagai macam jenis kenakalan remaja, harus bersinergi antara orang tua dengan pihak sekolah karena pola asuh anak menjadi tanggung jawab bersama.”Pekan Milad masih akan berlanjut hingga hari Sabtu, 8 Februari 2025 dengan CSR Free Laundry & Permak serta Pengajian Akbar oleh Drs. H. Purwana, MA yang dimeriahkan dengan bazaar sembako hingga cek kesehatan gratis.Sesuai dengan tema Milad Mutemsa tahun ini, semua kegiatan bertujuan untuk berbagi, peduli dan mewujudkan Karakter Mulia. Info PPDB :08112650222 (admin)bit.ly/mutemsa_ppdb2025 (link pendaftaran) Reportase : Errista Dewanti, S. Pd. SMK Muhammadiyah 1 Tempel Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Launching TOKOMU

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Senin, 3 Februari 2025 PCM Kalasan melaunching unit usaha baru dalam bisnis penjualan barang-barang kebutuhan masyarakat yaitu TokoMu, berlokasi di Jetis RT 05/ RW 035, Tamanmartani, Kalasan. Area TokoMu luasnya sekira 3 x 5 m itu menyediakan barang-barang seperti beras, gula, minyak, peralatan mandi, dan barang-barang kelontong lainnya. Launching TokoMu ditandai dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu melalui PCM Kalasan yang diterima oleh Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Maryanto disaksikan oleh Wakil Ketua PDM Sleman, Drs. H. Irfan Haris, dilanjutkan dengan sesi meninjau toko sambil berbelanja. Irfan menyambut gembira dibukanya TokoMu yang dikelola oleh Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata berkolaborasi dengan LazisMu PCM Kalasan. “Unit Usaha TokoMu ini merupakan yang pertama didirikan di Sleman. Saya berharap TokoMu dikelola secara syariah untuk mewujudkan dakwah Muhammadiyah yang menghadirkan kesejahteraan bersama,” kata pak Irfan. Sementara itu, Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Budi Sarwanto, M.Si., berpesan dengan menyitir hadits Nabi Saw., yang isinya hendaklah kita menjadi muslim yang kuat karena orang muikmin yang kuat lebih dicintai Alloh, yaitu kuat imannya dan kuat ekonominya. Berdagang merupakan salah satu profesi yang disunahkan rasululloh karena sesungguhnya 90% rezeki itu dari berdagang. Karena itu, beliau berpesan agar TokoMu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaannya agar menghadirkan rezeki yang berkah. Budi Sarwanto juga mengingatkan pesan Nabi, janganlah kamu memakan harta saudaramu dengan cara yang batil.  Pengelola TokoMu, Eko Wulantara, menjelaskan bahwa toko yang bertempat di kediamannya itu modal awalnya sekitar 29 juta, terdiri dari biaya belanja kulakan barang-barang penjualan dan penyediaan fasilitas pendukung seperti rak dan komputer kasir toko untuk pencatatan pembelian dan penjualan barang.  Sementara itu, Eko Susatyo, yang juga Ketua Lazismu PCM Kalasan menjelaskan bahwa modal awal itu berasal dari iuran 26 anggota PCM Kalasan yang dirintis sejak tahun 2022 hingga sekarang. Agar dana yang terkumpul itu produktif dan memberi kemaslahatan umat, Duo Eko itu mengambil inisiatif untuk mendirikan TokoMu. Eko Susatyo menambahkan bahwa sementara ini operasional toko sehari-hari dibantu oleh satu karyawan lulusan SMA Muhammadiyah Kalasan binaan Lazismu. Dalam sambutan arahannya, Drs. H. Irfan Haris, Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata, memaparkan bahwa idealnya TokoMu menjadi bagian dari unit usaha Koperasi PCM Kalasan yang dikelola secara syariah. Karena itu, beliau menekankan perlunya dilakukan langkah-langkah stratejik melanjutkan yang sudah dirintis selama ini. Apabila sudah terbentuk Koperasi PCM Sleman, hendaklah diupayakan koperasi yang berbadan hukum dan segera dilakukan penyusunan AD/ART secara rapi, lengkap, dan detail. Dengan begitu, nantinya Koperasi PCM bisa memanfaatkan program pelatihan dan menggaet dana bantuan dari pemerintah. Hal-hal yang musti mendapat perhatian dari usaha TokoMu sebagai unit usaha Koperasi PCM Kalasan, antara lain: (1) Shigot pemakaian keuangan harus jelas diatur dalam AD/ART; (2) penyepakatan yang jelas antara pengurus Koperasi dan pengelola TokoMu, perlu diatur secara rinci apabila pengurus merangkap sebagai pengelola TokoMu; (2) Tata kelola sistem akuntansi harus tercatat secara tertib dan rapi sehingga data harian ter-update secara realtime; (3) pengaturan SHU secara adil dan transparan; (4) Sirkah yang jelas, misalnya, bolehkah ada simpanan wajib khusus anggota sebagai modal penyertaan; (5) Kemungkinan perluasan usaha dan barang dagangan, misalnya apakah akan dikembangkan dengan unit usaha simpan pinjam; (6) Ada baiknya seluruh anggota memberikan data jumlah kebutuhan bulanan untuk pembuatan rancangan ritail penjualan sehingga menguntungkan koperasi; (7) Perlunya penegasan model toko musawamah, yakni jual beli yang tidak diketahui pokoknya. Jujur, tidak mencampurkan barang yang baik dengan barang yang jelek untuk dijual. ( H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan https:pcmkalasan.or.id )

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.