![]()
Category Archives: Cabang
Islam Tidak Perlu Dimodifikasi
Seyegan, Pdmsleman.or.id “Islam itu rahmatin lil ‘alamin dan sudah up to date, sehingga tidak perlu ditambahi, dikurangi atau malah dimodivikasi,” demikian disampaikan Ketua PDM Sleman pada upacara pembukaan Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke 12 dan Aisyiah ke 11 Seyegan hari Ahad, 20 Agustus 2023. “Jika Islam kok dimodifikasi dengan unsur apapun, lanjut Harjaka, S.Pd, A.Ag, MSI, maka orisinalitas Islam jadi tidak murni lagi, pada hal sumber rujukan Islam itu hanya Al Qur’an dan As Sunnah. Musyawarah Cabang yang mengambil tema “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan Mencerahkan Seyegan Berkeadaban,” diterjemahkan olehnya bahwa Muhammadiyah berkemajuan itu menerapkan prinsip Islam yang kekinian, sesuai perkembangan zamannya. Mencerahkan diartikan Muhammadiyah itu harus bisa menyinari, membahagiakan, dan menyenangkan ummat. Berjuang di Muhammadiyah itu harus ikhlas, tanpa pamrih dan berkeadaban, kata Gus Jaka, warga Muhammadiyah harus memiliki dan mementingkan sopan santun, tata krama dalam dakwah dan bermasyarakat. Sementara itu, Ketua PCM Seyegan dalam sambutannya, Musyawarah Cabang kali ini memang dibuat sederhana. Ini dengan alasan bahwa PCM sedang berkonsentrasi untuk pembebasan tanah di sebelah utara SMKMu Seyegan seluas 722m2 seharga Rp.2 Milyard,-. Yang rencananya tanah dan bangunan ini akan dipergunakan untuk AUMKesehatan (klinik). Reportase : Gus Poer Seyegan
![]()
Muscab Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Ngaglik mengusung tema: “Membangun Ngaglik Berkemajuan dan Kerkebangsaan”
Muhammadiyah Cabang Ngaglik melaksanakan musyawarah cabang pada tanggal 20 Agustus 2023 yang bertempat di Sekolah Dasar Muhammadiyah Ngaglik 1 yang bertempat di ranting Sukoharjo. Acara pembukaan Muscab ini dihadiri oleh beberapa pengurus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah PDM Sleman, jajaran muspika ngaglik, seorang anggota DPRD Sleman, dan pengurus Muhammadiyah Ngaglik serta warga Muhammadiyah khususnya Ranting Sukoharjo. Panewu Ngaglik Agung Endarto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi yang besar dan mempunyai anggota yang sangat banyak. Oleh karena itu, melalui muscab ini menghimbau agar Muhammadiyah Ngaglik semakin memberi manfaat bagi warga masyarakat dan meningkatkan sinergi dengan pemerintahan terutama di Ngaglik. Menghadapi tahun politik ini, Panewu Ngaglik menghimbau agar warga Muhammadiyah khususnya terus menjaga persatuan dan kesatuan. Sambutan panewu diakhiri dengan pembukaan Muscab. Sementara itu H. Sukamto sebagai wakil dari PDM Sleman mengingatkan, bahwa Muscab bukan semata-mata hanya untuk pergantian pengurus. Akan tetapi hal yang harus dipikirkan dalam Muscab adalah untuk menyusun rencana dan program yang akan datang, agar kerja kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas di Muhammadiyah lebih terarah dan kiprah Muhammadiyah di Cabang lebih meningkat. Pak Kamto juga mengingatkan bahwa kultur Muhammadiyah adalah tidak ada orang yang meminta untuk menjabat menjadi pimpinan. Namun jika diberi kepercayaan sebagai pimpinan atau pengurus dimanapun posisinya harus siap untuk melaksanakan. Dalam menanggapi sambutan Panewu, Pak Kamto menyatakan bahwa Insya Allah warga Muhammadiyah dalam menghadapi tahun politik akan dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan sebagai warga negara Indonesia. Di Muhamadiyah sudah ada PHIWM (Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah) yang didalamnya menganjurkan agar seluruh warga Muhammadiyah bertaprisipasi aktif dalam politik. Beliau mengatakan bahwa semua warga muhammadiyah yang berkecimpung dalam politik praktis, tidak boleh hanya mewakili sebagai wakil partai, akan tetapi harus menjadi sebagai representasi warga Muhammadiyah yang berkemajuan. Diakhir sambutannya beliau juga mengingatkan bahwa nanti setelah terpilih pengurus baru di PCM Ngaglik, jangan lupa bahwa apapun yang menjadi keputusan dan rencana ke depan harus mengacu kepada keputusan-keputusan Muhammadiyah dari pusat. Rencana-rencana ke depan harus secara sinergis mengacu kepada keputusan-keputusan di atasnya. Salah satu contohnya bahwa Muhammadiyah Yogyakarta memutuskan untuk mendukung terpilihnya Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. sebagai anggota DPD, maka PCM Ngaglik dan seluruh warga Muhammadiyah di Ngaglik wajib mendukung program ini. Pembukaan Muscab Ngaglik diakhiri dengan pembacaan do’a oleh wakil dari KUA Ngaglik. Reportase : Sutipyo Ru’iya MPI PDM Sleman
![]()
Kontribusi Peserta Didik SMK Muhammadiyah 2 Turi pada Peringatan HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi
Turi,Pdmsleman.Or.id Pelaksanaan HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi pada tanggal 17 Agustus 2023 ditutup secara meriah. Alhamdulillah acara HUT RI ke-78 terlaksana secara sukses berkat pihak-pihak terkait dari berbagi institusi dan stakeholder di Kapanewon Turi. Wujud ikhtiar untuk mengisi dan menjaga kemerderkaan Negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi adalah belajar dengan sungguh-sungguh, belajar dengan giat, dan mengimplementasikan ilmunya di masyarakat. Disampaikan Kepala Sekolah SMKM 2 Turi Pamuji S Subekti S.Si “Perjuangan murid-murid SMK Muhammadiyah 2 Turi berbuah manis. Peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi menampilkan performa terbaiknya dalam pembukaan acara HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi”. Acara HUT RI ke-78 merupakan wujud empati masyarakat Indonesia untuk memperingati proklamasi kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan Indonesia pertama kali diwujudkan pada hari Jum’at, 17 Agustus 1945, di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56. Teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia kala itu dibacakan oleh Soekarno dan didampingi oleh Mohammad Hatta. Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan masyarakat Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Perjuangan tidaklah mudah, hal ini dikarenakan menguras tenaga, pikiran, dan juga pengorbanan dalam segala aspek. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus, masyarakat Kapanewon Turi terlihat khidmat selama proses upacara bendera, menjaga keamanan dan ketertiban pada pelaksanaan upacara bendera, berbaur dengan siapa saja tanpa membedakan agama, suku, dan budaya selama kegiatan upacara bendera di lapangan Turi, dan mematuhi aturan yang belaku. Mereka mempresentasikan seni tari dengan sangat apik dan percaya diri, sehingga guru-guru SMK Muhammadiyah 2 Turi merasa bangga terhadap penampilan yang diberikan. Kesenian tradisional yang mereka hadirkan adalah tari caping ayu, yang mana kesenian ini disebut-sebut sebagai simbol perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. SMK Muhammadiyah 2 Turi mempertontonkan tari tersebut karena guru dan karyawan di sana berharap dan berdoa, agar mereka mampu berprestasi di tingkat; lokal, nasional, bahkan internasional tanpa meninggalkan jati diri bangsa Indonesia. Selain kontribusi pada pembukaan kegiatan HUT RI ke-78, 10 peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi juga berperan dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Pasukan ini bertugas untuk mengibarkan dan menurunkan duplikat Bendera Pusaka, yang mana pasukan ini dikenal dengan istilah Paskibraka. Pasukan ini terdiri dari putra-putri terbaik dan kandidat pemimpin bangsa, yang direkrut lalu dipilih secara berangsur-angsur dan ketat, agar memilki kemampuan bagus dalam hal nilai-nilai kebangsaan, mental, dan fisik. Paskibraka pertama kali dimunculkan oleh Mayor Husein Mutahar, ajudan presiden Soekarno, lewat gagasannya pada tahun 1946. Menurut Mayor Husein Mutahar, pengibaran bendera pusaka sebaiknya dilaksakan oleh para pemuda, hal ini dikarenakan merekalah generasi penerus perjuangan bangsa. Oleh sebab itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka merupakan kumpulan pemuda-pemudi terbaik di angkatannya. Reportase: Nur Rohman Eko Nugroho SMKM 2 Turi
![]()
H. Samsul Alam S.Ag MSi dan Hj. Banun Rohyatiningsih S.Pd Sd Pimpin PCM PCA Tempel 2022-2027
Tempel,Pdmsleman.Or.id Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Tempel, baru saja digelar pada Ahad 13 Agustus 2023 bertempat di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kompleks SMK Muhammadiyah 1 Tempel. Musyawarah Cabang kali ini mengusung Tema “Membumikan Risalah Islam berkemajuan, mencerdaskan Masyarakat se Tempel “ ini berlangsung cukup meriah dan dihadiri oleh pejabat Muspika Tempel, para sesepuh Muhammadiyah di Cabang Tempel dan Organosasi Otonom Muhammadiyah lainnya. Musycab ini diawali dengan penampilan Paduan Suara ibu ibu Aisyiyah Tempel dengan beberapa lagunya, dan dibuka secara resmi oleh pimpinan daerah Muhammadiyah Sleman, Sudarto S.Pd. Musycab ini berisi tentang laporan kegiatan pengurus PCM periode 2015- 2022 di bawah kepemimpinan H. Arief Sulistyo SE. Setelah peserta sidang menerima laporan pertanggung jawaban, dilanjutkan pemilihan pimpinan yang baru. Terdapat 26 calon pimpinan yang muncul. Proses pemilihan cukup singkat karena menggunakan instrument tehnologi sebagai perwujudan Islam yang berkemajuan. H. Syamsul Alam, S.Ag. M.Si mendapatkan suara terbanyak. Hasil Rapat formatur memutuskan bahwa Syamsul ALam akan memimpin Muhammadiyah di Kapanewon Tempel di damping H. Supardi M.Pd sebagai Sekretaris. 11 Pimpinan baru terpilih antara lain, Samsul Alam, Supardi, Muhammad Ali Akbar, Supriyoto, Ahmad Bisron Irfan, Rohmadi, Sulistyono Atmojo, Juang Mahron, Tri Yoga, Gunawan dan Nur Subkhi. Sementara di Aisyiyah pemilihan juga berlangsung singkat, meski jumlah calon lebih banyak yakni 40 orang. Terpilih dengan suara terbanyak adalah Hj. Banun Rohyatiningsih dengan 39 suara. Rapat formatur memutuskan ketua PCA 2022 – 2027 adalah Ibu Banun Rohyatiningsih didampingi Bu Suyatmi sebagaii sekretaris. Selengkapnya, pimpinan harian PCA Kapanewon Tempel 2022 – 2027 terpilih adalah Banun Rohyatiningsih, Suyatmi, Ervin Iswandari, Siti Rofingah, Sri Arumi, Laily Fatimah dan Nur Kasihati Samsul Alam adalah salah satu tokoh Muhammadiyah terkemuka di Kapanewon Tempel dan menjabat sebagai bendahara pada periode 2015 – 2022. Samsul Alam adalah juga seorang penghulu di lingkungan kementrian agama kapanewon Seyegan. Banun Rohyatiningsih adalah kepala sekolah SD Muhamadiyah Gendol 1. Kedua tokoh ini diharapkan mampu membawa Muhammadiyah untuk bergerak membumikan risalah Islam berkemajuan di Kapanewon Tempel. Sebagaimana disampaikan DR. Sugeng Riyanto kepada contributor Arief Hartanto pada Ahad Sore ini. Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Ustazd H.Jamaludin Ahmad S.Psi.Ketua (LPCR-PM) PP Muhammadiyah Mororejo Ahad 13 Agustus 2023
![]()
Spirit Hijrah Rasul oleh Ust. H. Ahmad Fauzi Satriyono, S.Ag, MA
![]()
Pengajian Ranting Mororejo, Ketua LPCR-PP Muhammadiyah H. Jamaludin Ahmad, Mari Dakwah Beramai-ramai
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Dakwah tidak enak kalau sendirian. Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) PP Muhammadiyah, Ustazd H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi. saat menjadi pembicara Pengajian Rutin Ahad Pagi PRM Mororejo Tempel Sleman, Ahad 13 Agustus 2023. “Dengan berdakwah secara bersama-sama sesuatu yang kelihatan berat menjadi ringan, sesuatu yang sulit menjadi mudah,” ungkapnya. Menurutnya itulah yang mendasari KH. Ahmad Dahlan mendirikan persyarikatan Muhammadiyah. Dalam mengemban amanah di Muhammadiyah Jamaludin berpesan tiga harus dilakukan. Pertama, melakukan konsolidasi agar kompak. Kedua, Ber-Muhammadiyah dengan gembira. Ketiga, menyiapkan program -program prioritas. LPCR-PM menargetkan pengurus PCM dan PRM bisa diisi kader-kader yang berusia di bawah 40 tahun. “Target kami setidaknya 40 persen pimpinan di tingkat Cabang diisi kader-kader yang berusia di bawah 40 tahun,” terangnya. Pengajian yang berlangsung di Gedung Dakwah PRM Mororejo tersebut turut dihadiri perwakilan PCM se-PDM Sleman serta sekitar 300-jamaah. Reportase Eko Triyanto , MPI PDM Sleman
![]()
Milad Ke-58 SMP Muhammadiyah 1 Godean Ditandai Launching Perpustakaan Ibnu Khaldun
Godean. Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Godean, Sleman pada Jumat 11 Agustus 2023 melaksanakan Milad Ke-58 yang ditandai dengan peresmian perpustakaan Ibnu Khaldun di Pendopo Sekolah. Selain itu semarak acara milad kali ini juga diisi dengan apel bersama, pemotongan nasi tumpeng, pelepasan burung dara, peresmian perpustakaan Ibnu Khaldun, kemudian diikuti dengan perlombaan antar siswa dan perlombaan antar guru SMP Muhammadiyah 1 Godean. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Godean, Kabupaten Sleman, Ovayagori Rahman, S.Pd mengatakan, Alhamdulillah, acara Milad Ke-58 dan peresmian perpustakaan Ibnu Khaldun berjalan lancar. Karena stakeholder pendukung semuanya hadir dalam mengikuti kegiatan kami, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kapanewon Godean, Majelis Dikdasmen Kapanewon Godean, Nurwahid Sudarta, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Godean periode sebelumnya dan yang menggagas nama perpustakan kami dengan nama IBNU KHALDUN. ” Yang mana nama perpustakaan itu, hari ini kami launchingkan. Dan Alhamdulillah, berjalan lancar, ” ujar Ovayagori. Dalam kesempatan itu hadir Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA yang dalam sambutannya mengatakan, “ Alhamdulillah, dengan adanya acara ini tentunya untuk bisa memberikan informasi kepada siswa bahwasannya SMP Muhammadiyah 1 Godean ini bukan merupakan SMP yang ecek – ecek, karena SMP Muhammadiyah 1 Godean sudah 58 tahun berdiri dan ternyata perkembangannya semakin maju. Source Gus Jaka
![]()
Dikdasmen PCM Sleman Studi Tiru Dikdasmen PCM Gombong Kebumen
Mengakhiri masa tugas Dikdasmen PCM Sleman, Jumat, 11 Agustus 2023 mengadakan studi tiru dan banding ke Jajaran Dikdasmen PCM Gombong Kebumen Jateng, yg pernah dinobatkan sebagai LPCR terbaik Nasional. Harapannya dapat ditularkan kepada pengurus dikdasmen yg baru, karena beberapa personil masih masuk juga di jajaran pengurus Dikdas. Ikut membersamai rombongan dari Dikdasmen Sleman, Ketua PCM Sleman. Agus Nurdin BA. Dari Sleman Dikdasmen datang dengan kekuatan penuh. Waka bidang Dikdasmen H Ashari, SIP. Ketua dikdasmen Drs H Muhasdi, sekretaris Nur Wijiyanto, ST, bendahara Drs H Sutejo ST MM, Anggota Broto Purwanto MSi, Tatia Padang MT, Suparyanto SPd. “PCM Gombong terkenal sampai Sleman. Sekelas Cabang sudah memiliki Rumah Sakit tipe B, Universitas Muhammadiyah Gombong dan tentu beberapa AUM lain yang menyertainya. Pasti ada kiat-kiatnya hingga dapat disampaikan kepada kami, siapa tahu Sleman bisa mengadop,” kata Agus Nurdin pimpinan rombongan yang diamini lainnya. Masih banyak pertanyaan lain yang muncul dari teman-teman dikdasmen Sleman. Semuanya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari PCM Gombong. Hadir Ketua PCM Gombong dan jajarannya. Ketua Dikdasmen PCM Gombong dan jajarannya pula. Beberapa diantara mereka adalah para Kepala Sekolah AUM di Gombong dari TK, SD, MI hingga SMP. Ustadz Abah Hery Pramono, SPd- Sekretaris Dikdasmen PCM Gombong menjelaskan gerak langkah dan kesigapan pengurus Dikdasmen dalam memajukan Amal Usaha Muhammadiyah. “Semuanya kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, menggembirakan, semata mengharap Ridha-Nya untuk menuju Surga-nya Allah,” terangnya membuka dialog. Ketua PCM Gombong, Widiantoro Tri Atmadji, S.Pd, M.M , mengatakan semuanya dimulai dengan kesungguhan. “Yang tidak kalah pentingnya adalah saling bekerja sama. Dan saya memberikan keleluasaan kepada Kepala Sekolah AUM di Gombong untuk mengembangkan sekolahnya. Yang tidak tidak keluar dari akidah dan garis organisasi. Agak “nakal” sedikit tidak mengapa, yang penting untuk kemajuan.” Ustadz Heri kemudian menjelaskan progres AUM di PCM Gombong. Dari sisi jumlah (kuantitas) hingga kualitasnya. Dari munculnya TK Kreatif Muhammmadiyah hingga hadirnya Pondok Pesantren untuk siswa kelas SMP-SMA. ” Kita perlu kader Muhammadiyah yang handal, maka kita dirikan pondok pesantren ini,” tandas Heri tegas. Soalnya pergantian Kepala Sekolah, hal biasa. Namun semuanya dikomunikasikan. Untuk dinamika organisasi pun juga kemajuan sekolah yang bersangkutan. Beberapa KS yang hadir memberikan kiat-nya yang tadinya siswa kelas 1 hanya 7 orang hingga menjadi puluhan. Dari yang sekolahnya seperti kandang ayam hingga kini menjadi bertingkat. Mendapatkan kepercayaan masyarakat. Calon siswa sampai indent. PCM Gombong terus menggeliat jelang Musycab-nya di hari Ahad, 20 Agustus 2023 ke depan. Sementara Habis Ashar, rombongan dari Dikdasmen PCM Sleman, pamitan. Reportase H. Hari Ashari SIP, PCM Sleman, MPI PDM Sleman
![]()