![]()
Category Archives: Pengajian
UStad Widodo Kajian Bakda Subuh Masjid Dadapan Masjid Al-Muttaqin
![]()
04. Tafsir Al-Fatihah #4 – Ustadz dr. Muhammad Ariffudin, Sp.OT. حفظه الله تعالى
![]()
Cinta Nabi Akan Indah Pada Akhirnya | Ustadz Drs. H. Sigit Warsito, M.A
![]()
Bupati Sleman Hadiri Pengajian Songsong Musycab PCM Dan PCA Kalasan Serta Milad 58 SMP Muh 2 Kalasan
Kalasan,Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menghadapi Muscab PCM Kalasan yang ke 17 dan Muscab PCA Kalasan yang akan diselenggarakan pada Hari Ahad 3 September 2023 di SD MUH Kadisoko, pada Sabtu 26 Agustus 2023 diadakan Pengajian Songsong Muscab bertempat di Lapangan Bayen Purwomartani Kalasan Sleman. Pengajian yang dikoordinasikan olen PRM Purwomartani tersebut dihadiri kurang lebih 2500 an jamah yang terdiri dari Pengurus PCM , PRM , ORTOM dan segenap Guru dan Karyawan AUM , Jamaah Masjid Muhammadiyah serta tidak lupa hadir para orang tua wali murid yang putra putrinya belajar di sekolah sekolah yang bernaung di Muhammadiyah. Tidak lupa juga diawal kegiatan Pengajian tersebut ditampilkan berbagai kesenian dari siswa siswa SMP Muh. 2 Kalasan Hadir pula dalam Pengajian tersebut Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sleman yang diwakili H. Irfan Harits, Drs H. Sri Purnomo Msi. Panewu, Kapolsek, Dan Ramil, Kepala KUA , Lurah Se Kapanewon Kalasan serta Ketua Ketua Ormas di Kalasan. Dalam Pengajian tersebut bersamaan juga dengan Kegiatan Milad SMP MUH 2 Kalasan ke 58 yang ditandai dengan Penanaman Pohon Glodokan oleh Bupati Sleman Hj. Sri Kustini. Dalam pengajian tersebut Bupati Sleman dalam sambutanya mengajak semua peserta pengajian agar menjalin hubungan yang baik antara warga Muhammadiyah dan pemerintah Kabupaten Sleman Disisi yang lain Ibu Bupati Sleman juga mengharap agar “ Pimpinan Cabang Yang Nanti Akan menyelenggarakan Muscab bisa mengambil program program yang rahmatan lil ‘alamin”. Memberi Sambutan juga dalam pengajian tersebut PDM Sleman yang diwakili H. Irfan Harits yang menyampaikan agar selalu menjaga silaturahmi dan membangun risalah Islam yang berkemajuan. Sebagai acara inti Pengajian Songsong Muscab PCM dan PCA serta Milad SMP MUH. 2 Kalasan disampaikanlah Pengajian Oleh Ustadz Drs.H.Jamaluddin Ahmad, S.Psi dari Ketua LPCR dan Pembinaan Masjid PP Muhammadiyah. Reportase : Tyas Endarto Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
7 Falsafah KH Ahmad Dahlan | Ust. Miftahul Haq, S.H.I, M.S.I
![]()
Ustazd H.Jamaludin Ahmad S.Psi.Ketua (LPCR-PM) PP Muhammadiyah Mororejo Ahad 13 Agustus 2023
![]()
Prof. Dr. H. Muhammad Wildan, MA Pengajian Ahad Wage, Membangun Kesalehan Ekologi Melalui Masjid dan Jama’ah
Akhir-ahir ini Yogyakarta mendeklarasikan darurat sampah, setelah TPA Piyungan menutup masukan sampah untuk beberapa minggu ke depan. Akibat ditutupnya TPA Piyungan membuat, warga menjadi resah karena sampah menjadi problem yang sulit untuk diatasi. Kemana masyarakat akan membuang sampah? Mau diapakan sampah yang menumpuk dari setiap rumah tangga? Untuk mengatasi permasalahan sampah, tentu bukan hal yang mudah. Sampah harus diatasi secara bersama-sama. Setiap insan harus mempunyai kesadaran diri akan pentingnya mengelola sampah dengan cerdas. Kecerdasan pengelolaan sampah akan berdampak untuk diri sendiri dan juga untuk kehidupan secara luas. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengelola sampah, bukan hal yang mudah namun memerlukan edukasi yang dilakukan secara terus menerus. Dalam rangka mengedukasi masyarakat akan sampah, perlu di lakukan di seluruh mulai dari rumah tangga masing-masing. Orangtua harus mengajarkan kepada anak-anaknya untuk membuang sampah pada tempatnya dan dipilah-pilah sesuai dengan jenis sampah. Begitulah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Wildan, MA dalam pengajian Ahad Wage tanggal 6 Agustus 2023 di Masjid Ahmad Dahlan Rejondani Sariharjo Ngaglik Sleman. Prof. Wildan mengatakan bahwa masalah sampah memang belum ada pada zaman Rasulullah sehingga tidak ada hadis yang secara langsung memberikan pedoman tentang sampah. Namun ajaran Islam secara umum sudah diajarkan oleh Rasulullah agar umat Islam tidak mengotori sumber air, seperti sabdanya: “Dari Jabir RA., Bahwasanya Rasulullah SAW. Melarang kencing ke dalam air yang menggenang” (HR. Muslim). Dalam sabdanya yang lain: “Kebersihan itu adalah sebagian dari iman.” Oleh karena itu, Prof. Wildan menghimbau agar seluruh jamaah memulai menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan sampah mulai dari ruah masing-masing. Pengelolaan sampah juga bisa disisoalisasikan dimulai dari jamaah-jamaah masjid untuk menumbuhkan kesalehan ekologi. Kesalehan ekologi merupakan seruan Allah SWT. agar umatnya tidak terkena dampak dari perilakunya sendiri yang sembarangan dalam berbuat. Perbuatan sembarang manusia yang akan kembali dirasakan manusia salah satunya adalah sampah. Terjadinya banjir dibelahan bumi, salah satunya akibat sampah. Begitu pula banyaknya ragam penyakit, juga banyak disebabkan oleh sampah. Allah berfirman: “Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan manusia, supaya merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.” (QS. Ar Rum: 41).Oleh karena itu, marilah seluruh umat Islam semua agar meningkatkan kesalehan ekologis dengan cara mengelola sampah masing-masing, Kita berharap dengan dapat mengelola sampah dari masing-masing individu, maka darurat sampah akan bisa terasa secara bersama-sama. Kontributor: Sutipyo Ru’iya, MPI Sleman.
![]()
Jihadi PCM Godean, Mencari Berkah bersama Ust. Dr. H. Ahmad Ahsan Jihadan, S.Psi, MA
Kajian Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Ahad Pagi 30 Juli 2023 di Masjid Al Huda Godean, utara perempatan Godean 100 meter, menghadirkan Ustadz dari Gunungkidul yakni Ustadz Dr. H. Ahsan Jihadan, S.Psi, MA.Adapun inti pengajian dapat disampaikan bahwa hidup manusia akan lebih indah bila penuh dengan barakah, dan barakah merupakan balasan terbaik baik orang yang beramal. Apa itu Barakah?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), pengertian berkah atau barakah adalah “karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia”. Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ensiklopedia Tasawuf, barakah artinya زيادة الخير (ziyadatul khair), yakni bertambah-tambahnya kebaikan dalam dua dimensi yaitu kualitas dan kuantitas. Salah satu contoh yang mendapatkan limpahan barakah dalam hidupnya adalah Nabi ‘Isa Alaihissalaam, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an Surat Maryam ayat 31 وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ wa ja’alani mubaarokan aina maa kuntu “Dan Dia (Allah) menjadikanku sebagai orang yang diberkahi dimanapun aku berada.”(QS. Maryam: 31) Siapakah orang yang layak mendapatkan barakah dari Allah SWT?Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah menerangkan bahwa orang yang diberkahi Allah Ta’ala ialah orang yg memiliki sifat sebagai berikut : Imam Ibnul Qayyim menambahkan bahwa barakah dari Allah bisa dicabut disebabkan oleh perilaku menyia-nyiakan waktu (umur) dan merusak hati.(Sumber: Risalatu Ibnil Qoyyim ilaa Ahadi Ikhwaanihi, hal.3) Dalam hal menyia-nyiakan waktu Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah memperingatkan“Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan negeri akhirat, sedangkan kematian hanya memutuskan dirimu dari dunia dan penduduknya”.[Al-Fawaid hal 44] Agenda utama orang beriman adalah mengisi waktu dengan kemanfaatan yang maksimal, dengan cara meniatkan semua kebaikan sebagai sebuah ibadah, dan menjaga hati dengan cara selalu mendekat dan berharap pada Allah pada setiap tahapan kehidupan. Dari aspek interaksi sosial juga harus ada spirit/semangat memberi dan menerima limpahan barakah dari Allah, salah satunya adalah dengan cara membiasakan menebar ucapan salam. Dalam ucapan salam ada 3 unsur doa yaitu, keselamatan, rahmat, dan barakah. Selengkapnya dapat disimak di channel youtube Jihadi TV atau bisa juga di channel Ahsan Jihadan Reportase : H. Wahdan Arifudin S.PD PCM Godean, MPI PDM Sleman
![]()
Keistimewaan Bulan #Muharram Ustadz Nurudin Isnawan SE,Turi, 5 Muharram 1445-23 Juli 2023
![]()