Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Sleman, Upaya Branding Sekolah Muhammadiyah Unggulan

Sleman. Pdmsleman.Or.Id Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Sleman dan Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman bekerjasama dengan Grand Keisha Yogyakarta melaksanakan Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah bertajuk Branding Sekolah Muhammadiyah di Hotel Grand Keisha, Jl. Gejayan Condongcatur, Yogyakarta pada Selasa, 29-08-2023. Pada sambutannya, Ketua Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman, H. Sigit Rohmadiantoro yang juga sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan menuturkan “Coaching Clinic ini dihadiri 117 peserta dari unsur Paud, TK, SD, SMP, SMA dan SMK, serta tamu dari BKS Pontianak”. Ucapan terima kasih kepada Grand Keisha yang telah menyediakan tempat, makanan, maupun fasilitas lainnya dan sekaligus General Manajernya menjadi salah satu nara sumber dalam acara tersebut tambah Sigit. Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman, H. Surakhmad, S.Pd. menyampaikan sambutannya,  mengawali dengan menampilkan slide berjudul “AUM Unggulan Bertebaran di Sleman”. Sebuah judul yang diambil sebagai bagian dari cita-cita agar Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Sekolah tanpa keunggulan akan ditinggalkan. Jadi sekolah muhammadiyah harus memiliki keunggulan agar diminati dan tidak ditinggalkan. Dirinya juga mengingatkan tujuan pendidikan Muhammadiyah yaitu “membentuk manusia muslim yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cakap percaya pada diri sendiri, berdisiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, memajukan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Pasal 3, Qaidah Dikdasmen”. Visi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman adalah mewujudkan pendidikan Muhammadiyah Daerah Sleman yang unggul, mandiri, kompetitif dan berkemajuan. Visi ini sejalan dengan tujuan pendidikan Muhammadiyah. Langkah-langkah atau kebijakan-kebijakan dalam majelis harus diambil sesuai dengan visi yang sudah ditetapkan. Bagaimana langkah mewujudkan visi maka diturunkan melalui misi-misi. Terdapat enam misi disini yakni Pertama menerapkan karakter utama pendidikan ISMUBA yang berkemajuan. Kedua, Menerapkan pendidikan holistik dan integratif. Ketiga, menghasilkan lulusan berkemajuan, unggul, kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Keempat, mengimplementasikan tata kelola modern yang transparan dan akuntabel. Kelima, mengimplementasikan penyelenggaraan pendidikan yang inklusif. Keenam, meningkatkan kolaborasi antar lembaga pendidikan baik internal maupun eksternal,”terang H. Surakhmad, S.Pd. Lebih lanjut tentang Dinamika transformasi atau manajemen perubahan, “Pada bagian apa perlu dilakukan transformasi atau manajemen perubahan. Pada beberapa hal seperti merasa sudah “besar”, rutinitas dan birokratis, fixed mindset (pemikiran yang mandek), dan merasa tidak ada tantangan. Step perubahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghidupkan sekolah, lalu mengembangkannya, dan harapan berikutnya sekolah akan maju pesat,”ucapnya. Pada akhir sambutan, menyampaikan harapannya semoga dengan branding sekolah dengan menunjukkan keunggulannya maka Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang dituju, sekolah yang diminati melebihi sekolah lainnya. Setelah selesai sambutan acara dilanjutkan dengan coaching oleh dua pemateri Ibnu Novel Hafidz, General Manager Grand Keisha dan Ibnu SR, Konsultan branding Brandpreneur. Reportase : Pamuji Sri Subekti S.Si KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pengukuhan PCM dan PCA Godean, H. Arif Sulistyo, S.E.; Pengkaderan menjadi Prioritas Utama

Godean, Pdmsleman.or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Godean menggelar acara pengukuhan di SMP Muhammadiyah 1 Godean, Ahad, 27 Agustus 2023. H. Arif Sulistyo, S.E. dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman menyampaikan sambutan dan motivasinya bagi pimpinan baru Muhammadiyah dan Aisyiyah Godean bahwa “ peningkatan pengkaderan menjadi suatu keharusan di tengah arus gempuran gerakan dan faham lain serta perkembangan teknologi informasi saat ini”. Menjadi ironis jika cabang tidak memiliki kajian rutin. Apalagi situs-situs keislaman, Muhammadiyah berada di urutan ke 9 jauh tertinggal dan kurang menggembirakan. “ Untuk itu Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul’Aisyiyah di tingkat ranting menjadi kader-kader yang harus berdiri dan bergerak ke depan menjadi bagian penting Muhammadiyah. Maka dibutuhkan kader-kader yang kita siapkan di tiap cabang untuk menghidupkan Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah” tambah Arif Sulistyo. Prioritas lain disampaikan oleh H. Arif Sulistiyo, S.E., adalah menumbuhkan satu cabang satu Toko-Mu agar menjadi bagian pendanaan dalam gerak langkah persyarikatan. Selain itu disampaikan pula adanya Risalah Islam Berkemajuan harus bersama-sama dibumikan di tiap cabang sampai ranting. Untuk struktur pimpinan cabang maka di tingkat cabang hanya ada majelis saja sedangkan lembaga hanya ada di tingkat pusat, wilayah dan daerah. Semoga ke depan pimpinan cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dimudahkan setiap langkah dan dilonggarkan rezeki dan waktunya sehingga bisa berkiprah di masyarakat lebih baik. Setelah acara pengukuhan dan sambutan PDM Sleman dilanjutkan peneguhan ideologi oleh H. Muh. Isnawan, S.E., M.PH serta setelah Dzuhur dilanjutkan rapat kerja Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk merumuskan program strategis baik pimpinan cabang dan majelis. Acara ditutup setelah Ashar dengan sidang pleno oleh ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean Haris Darmawan. Reportase  : H. Wahdan Arifudin S.PD PCM Godean, MPI PDM Sleman.

Loading

H. Ahmad Muhajir Hanifi Terpilih Ketua PCM dan Isrodah S.Pd terpilih sebagai Ketua PCA Berbah, Pembukaan DImeriahkan PAwai Taaruf Ribuan Warga Muhammadiyah Berbah

Berbah, PDMSleman.Or.id Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menghadiri dan melepas Pawai Ta’aruf Muhammadiyah Berbah pada Minggu pagi (27/8/2023). Acara ini merupakan bagian dari perayaan Musyawarah Cabang Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pengurus Cabang Aisyiyah (PCA) Kapanewon Berbah 2023. Pawai Ta’aruf Muhammadiyah Berbah dimulai dari halaman masjid Sulthoni Wotgaleh, melewati jalan raya Berbah – Prambanan, dan berakhir di halaman Kapanewon Berbah, dengan waktu tempuh sekitar 80 menit. Peserta pawai terdiri dari berbagai amal usaha Muhammadiyah Kapanewon Berbah, termasuk sekolah-sekolah dan warga Muhammadiyah. Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah Berbah, H. Sudjarwo, S.Pd, menyampaikan bahwa Muscab Pengurus Muhammadiyah Berbah akan diadakan dalam satu hari pada tanggal 27 Agustus 2023 di Komplek SMKM Berbah. Kegiatan tersebut termasuk jalan sehat dan Kirab Ta’aruf. Sejumlah tokoh juga tampak hadir dalam acara tersebut, termasuk mantan bupati Sleman H. Sri Purnomo, Panewu Anom Berbah Diah Retnoningsih, SIP., MPA, Danramil, Polsek, anggota DPRD Sleman H. Ardi Sehami, S.Ag., M.M.Par., MM, dan Lurah Kalitirto Arihadi. Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, “ mengapresiasi berbagai kegiatan yang diadakan oleh pengurus PCM dan PCA Kapanewon Berbah. Dia berharap program-program yang berhasil pada periode sebelumnya dapat dipertahankan dan diharapkan program-program masa depan bisa lebih baik lagi”. Kustini juga mendorong pengurus PCM dan PCA Berbah untuk melibatkan pengusaha kecil di wilayahnya dalam amal usaha Muhammadiyah. Dia berharap keterlibatan ini dapat membantu pengusaha kecil tumbuh dan sejahtera. Pengumuman terkait terpilihnya H. Ahmad Muhajir Hanifi sebagai Ketua PCM Berbah dan Bpk. Muhammad Yasin Nuryanto, ST sebagai Sekretaris PCM Berbah Periode 2022-2027 juga disampaikan dalam acara tersebut. Sementara itu, Isrodah S.Pd terpilih sebagai ketua PCA Berbah dengan Mimin sebagai sekretaris.

Loading

Membumikan Risalah Islam Berkemajuan, Mencerahkan Masyarakat Cangkringan: Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Cangkringan

Cangkringan.Pdmsleman.Or.Id Dalam upaya mendorong pemahaman Islam yang berkemajuan dan memberikan cahaya pencerahan kepada masyarakat, Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Cangkringan digelar dengan tema “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan, Mencerahkan Masyarakat Cangkringan”. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 26 Agustus 2023, bertempat di SMK Muhammadiyah Cangkringan. Dalam sambutannya, Ketua PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) H. Harjaka menggarisbawahi pentingnya menghidupkan dan mengamalkan ajaran Islam yang membawa kemajuan bagi masyarakat. Tantangan Jaman yang semakin maju kita warga muhammadiyah tetap harus Istiqomah secara masif tetap menyampaikan kebenaran dengan cara yang santun dan mengedepankan Adab tertulis dalam kitab Adabul Mufrat : Al Adabu Fauqal ‘Ilmi adab harus berada diatas ‘ilmu maksudnya dalam kita berdakwah harus mengedepankan Adab, sopan santun atau unggah-ungguh dengan penuh kesabaran sabar namun pasti. Kemajuan ini sudah digambarkan oleh para sesepuh bangsa yang tertuang dalam Tembang Pocung seperti berikut ini : Jaman majuAkeh wong tumindak kliruNinggalna tuntunanNuruti senenge atiAna donya ngati-ati lan waspada. Maksudnya : Dijaman yang sangat maju iniBanyak orang yang berbuat salahYaitu meninggalkan tuntunan agamaHanya karena mengikuti nafsunya sendiriPadahal kita hidup di dunia ini harus hati-hati dan waspada Acara ini dihadiri oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai unsur seperti PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah), PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah), PM (Pemuda Muhammadiyah), dan organisasi lainnya. Dalam rangkaian acara tersebut, 66 orang mengutarakan kesanggupan untuk menjadi pengurus, dan dari jumlah tersebut, 35 orang telah mengembalikan kesanggupan secara resmi. Terpilih sebanyak 13 formatur yang terdiri dari 4 wajah lama dan 9 orang dari generasi muda yang baru bergabung. Hal ini mencerminkan semangat Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam memberikan peluang kepada generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan organisasi dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam konteks modern. Ketua PCM Cangkringan, H. Muhammad Jarun Anwar Sag, didampingi oleh Sekretaris Hartono Spd, berperan dalam kelancaran acara ini. Pemilihan pengurus dilakukan dengan metode E-Voting menggunakan aplikasi elektronik, mencerminkan adopsi teknologi dalam proses demokrasi internal organisasi. Sementara HJ. Suatmirah, S. Pd diamanahkan menjadi Ketua PCA Cangkringan dengan Titik Sunarti, S.Pd. sebagai Sekretaris . Dengan tema yang kuat dan antusiasme dari para peserta, Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Cangkringan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi ke arah yang lebih progresif dan berdampak positif bagi masyarakat Cangkringan. Reportase Supri Cangkringan   Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Pakem Terima kunjungan Silaturahmi PDM Sleman

Sabtu, 25 Agustus 2023 bertempat di SD Muhammadiyah Pakem diselenggarakan Kunjungan dan Silaturahmi (kunsiroh) PDM Sleman ke PCM Pakem.Ada 4 agenda pokok dalam kegiatan tersebut, yaitu :1) Pengenalan Anggota PDM Sleman 2022-2027.2) Sosialisasi Risalah Islam berkemajuan3) Sosialisasi Prioritas Program PDM Sleman4) Sukses anggota DPD RI perwakilan Muhammadiyah DIY. Kegiatan dihadiri 70 orang dari unsur PCM, PCA, PRM, PRA, Ortom, dan Pimpinan Amal Usaha Muhammadyah/Asiyah Pakem. Reportase : RAN Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Bupati Sleman Hadiri Pengajian Songsong Musycab PCM Dan PCA Kalasan Serta Milad 58 SMP Muh 2 Kalasan

Kalasan,Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menghadapi Muscab PCM Kalasan yang ke 17 dan Muscab PCA Kalasan yang akan diselenggarakan pada Hari Ahad 3 September 2023 di SD MUH Kadisoko, pada Sabtu 26 Agustus 2023  diadakan Pengajian Songsong Muscab bertempat di Lapangan Bayen Purwomartani Kalasan Sleman. Pengajian yang dikoordinasikan olen PRM Purwomartani tersebut dihadiri kurang lebih 2500 an jamah yang terdiri dari  Pengurus PCM , PRM , ORTOM dan segenap Guru dan Karyawan AUM , Jamaah Masjid Muhammadiyah serta tidak lupa hadir para orang tua wali murid yang putra putrinya belajar di sekolah sekolah yang bernaung di Muhammadiyah. Tidak lupa juga diawal kegiatan Pengajian tersebut ditampilkan berbagai kesenian dari siswa siswa SMP Muh. 2 Kalasan Hadir pula dalam Pengajian tersebut Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sleman yang diwakili   H. Irfan Harits, Drs H. Sri Purnomo Msi.  Panewu, Kapolsek,  Dan Ramil,  Kepala KUA , Lurah Se Kapanewon Kalasan serta Ketua Ketua Ormas di Kalasan. Dalam Pengajian tersebut bersamaan juga dengan Kegiatan Milad SMP MUH 2 Kalasan ke 58 yang ditandai dengan Penanaman Pohon Glodokan oleh Bupati Sleman Hj. Sri Kustini. Dalam pengajian tersebut Bupati Sleman dalam sambutanya mengajak semua peserta pengajian agar menjalin hubungan yang baik antara warga Muhammadiyah  dan pemerintah Kabupaten Sleman Disisi yang lain Ibu Bupati Sleman juga mengharap agar “ Pimpinan Cabang Yang Nanti Akan menyelenggarakan Muscab bisa mengambil program program yang rahmatan lil ‘alamin”.   Memberi Sambutan juga dalam pengajian tersebut PDM Sleman yang diwakili H. Irfan Harits yang menyampaikan agar selalu menjaga silaturahmi dan membangun risalah Islam yang berkemajuan.  Sebagai acara inti Pengajian Songsong Muscab PCM dan PCA serta Milad SMP MUH. 2 Kalasan disampaikanlah Pengajian Oleh Ustadz Drs.H.Jamaluddin Ahmad, S.Psi dari Ketua LPCR dan Pembinaan Masjid PP Muhammadiyah. Reportase : Tyas Endarto Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Islam Tidak Perlu Dimodifikasi

Seyegan, Pdmsleman.or.id “Islam itu rahmatin lil ‘alamin dan sudah up to date, sehingga tidak perlu ditambahi, dikurangi atau malah dimodivikasi,” demikian disampaikan Ketua PDM Sleman pada upacara pembukaan Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke 12 dan Aisyiah ke 11 Seyegan hari Ahad, 20 Agustus 2023. “Jika Islam kok dimodifikasi dengan unsur apapun, lanjut Harjaka, S.Pd, A.Ag, MSI,  maka orisinalitas Islam jadi tidak murni lagi, pada hal sumber rujukan Islam itu hanya Al Qur’an dan As Sunnah. Musyawarah Cabang yang mengambil tema “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan Mencerahkan Seyegan Berkeadaban,” diterjemahkan olehnya bahwa Muhammadiyah berkemajuan itu menerapkan prinsip Islam yang kekinian, sesuai perkembangan zamannya. Mencerahkan diartikan Muhammadiyah itu harus bisa menyinari, membahagiakan, dan menyenangkan ummat. Berjuang di Muhammadiyah itu harus ikhlas, tanpa pamrih dan berkeadaban, kata Gus Jaka, warga Muhammadiyah harus memiliki dan mementingkan sopan santun, tata krama dalam dakwah dan bermasyarakat. Sementara itu, Ketua PCM Seyegan dalam sambutannya, Musyawarah Cabang kali ini memang dibuat sederhana. Ini dengan alasan bahwa PCM sedang berkonsentrasi untuk pembebasan tanah di sebelah utara SMKMu Seyegan seluas 722m2 seharga Rp.2 Milyard,-. Yang rencananya tanah dan bangunan ini akan dipergunakan untuk AUMKesehatan (klinik). Reportase      : Gus Poer Seyegan

Loading

Kontribusi Peserta Didik SMK Muhammadiyah 2 Turi pada Peringatan HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi

Turi,Pdmsleman.Or.id Pelaksanaan HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi pada tanggal 17 Agustus 2023 ditutup secara meriah. Alhamdulillah acara HUT RI ke-78 terlaksana secara sukses berkat pihak-pihak terkait dari berbagi institusi dan stakeholder di Kapanewon Turi.  Wujud ikhtiar untuk mengisi dan menjaga kemerderkaan Negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi adalah belajar dengan sungguh-sungguh, belajar dengan giat, dan mengimplementasikan ilmunya di masyarakat. Disampaikan Kepala Sekolah SMKM 2 Turi Pamuji S Subekti S.Si “Perjuangan murid-murid SMK Muhammadiyah 2 Turi berbuah manis. Peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi menampilkan performa terbaiknya dalam pembukaan acara HUT RI ke-78 di Kapanewon Turi”. Acara HUT RI ke-78 merupakan wujud empati masyarakat Indonesia untuk memperingati proklamasi kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan Indonesia pertama kali diwujudkan pada hari Jum’at, 17 Agustus 1945, di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56. Teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia kala itu dibacakan oleh Soekarno dan didampingi oleh Mohammad Hatta. Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan masyarakat Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Perjuangan tidaklah mudah, hal ini dikarenakan menguras tenaga, pikiran, dan juga pengorbanan dalam segala aspek. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus, masyarakat Kapanewon Turi terlihat khidmat selama proses upacara bendera, menjaga keamanan dan ketertiban pada pelaksanaan upacara bendera, berbaur dengan siapa saja tanpa membedakan agama, suku, dan budaya selama kegiatan upacara bendera di lapangan Turi, dan mematuhi aturan yang belaku. Mereka mempresentasikan seni tari dengan sangat apik dan percaya diri, sehingga guru-guru SMK Muhammadiyah 2 Turi merasa bangga terhadap penampilan yang diberikan. Kesenian tradisional yang mereka hadirkan adalah tari caping ayu, yang mana kesenian ini disebut-sebut sebagai simbol perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. SMK Muhammadiyah 2 Turi mempertontonkan tari tersebut karena guru dan karyawan di sana berharap dan berdoa, agar mereka mampu berprestasi di tingkat; lokal, nasional, bahkan internasional tanpa meninggalkan jati diri bangsa Indonesia. Selain kontribusi pada pembukaan kegiatan HUT RI ke-78, 10 peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi juga berperan dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Pasukan ini bertugas untuk mengibarkan dan menurunkan duplikat Bendera Pusaka, yang mana pasukan ini dikenal dengan istilah Paskibraka. Pasukan ini terdiri dari putra-putri terbaik dan kandidat pemimpin bangsa, yang direkrut lalu dipilih secara berangsur-angsur dan ketat, agar memilki kemampuan bagus dalam hal nilai-nilai kebangsaan, mental, dan fisik. Paskibraka pertama kali dimunculkan oleh Mayor Husein Mutahar, ajudan presiden Soekarno, lewat gagasannya pada tahun 1946. Menurut Mayor Husein Mutahar, pengibaran bendera pusaka sebaiknya dilaksakan oleh para pemuda, hal ini dikarenakan merekalah generasi penerus perjuangan bangsa. Oleh sebab itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka merupakan kumpulan pemuda-pemudi terbaik di angkatannya. Reportase: Nur Rohman Eko Nugroho SMKM 2 Turi

Loading