Milad ‘Aisyiyah ke-107 PCA Turi Sleman, Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 30 Juni 2024 Pimpinan ‘Aisyiyah Turi mengadakan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107 bersama Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dan Pemateri Ustadz Muhammad Wildan Wahid, S.H.I. Wakil Ketua PDM Sleman. Milad ‘Aisyiyah tahun ini mengusung tema “ Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta “ mengambil tempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi Ngablak Bangunkerto. Acara dimulai pukul 12.30 dengan diawali berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya dan Mars ‘Aisyiyah. Berikutnya dilanjutkan dengan Sambutan dari PCA, PCM dan PDA. Dalam sambutannya Hj. Kusmiyati, S. Pd  dari PCA Turi menyampaikan “ terima kasih kepada berbagai pihak yang saling bahu membahu dalam melaksanakan kegiatan dan menyampaikan bertambahnya satu ranting PRA di Turi “. Sedangkan Ketua PCM Turi. Drs. Bambang Rahmanyo menyampaikan apresiasinya terhadap anggota PCA  “ betapa antusiasnya warga Aisyiyah mengikuti pengajian  serta memuji kekompakan  warga ‘Aisyiyah memakai seragam”, disamping itu beliau juga menyampaikan kesiapan PCM untuk selalu melayani umat. “Usia 107 bagi kita adalah usia lancia. Usia yang sudah tentu telah memberi kontribusi yang sangat banyak untuk umat, bangsa dan negara. Usia yang sangat matang untuk selalu hidup dengan mempedonani Al Quran dan Sunnah, yang di Muhammadiyah dituangkan dalam PHIWM Pedoman hidup islami warga Muhammadiyah” ucap Ketua PDA, Hj. Hanik Rosyada M,Ag dalam sambutannya. “Selamat untuk bapak ibu yang hadir saat ini untuk mencari ilmu, karena mencari ilmu pahalanya sama dengan pahala berjihad di jalan Allah, “ucap Ustadz Wildan dalam tausiahnya. Beliau juga menceritakan tentang Imam Syafii, tenang 3 hal yaitu tolabul ‘ilmi satu jam lebih utama dari 1000 rakaat sholat sunnah, makanan yang halal dan thoyyib memudahkan dekat dengan ketaatan kepada Allah “Harapan hidup di Kabupaten Sleman 76 tahun, maka para lansia tersebut perlu diberdayakan. Maka sudah benar dan terimakasih ‘Aisyiyah berdaya upaya dalam berbagai bidang, misal dengan memiliki TK, SD hingga perguruan tinggi,  “terang Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman. “Kabupaten Sleman menjadi kabupaten yang SDM nya terbaik nasional. Dengan SDM tinggi harapan hidup menjadi tinggi. Gunakan waktu untuk membaca Al Quran dan untuk literasi. Manfaatkan HP untuk menambah ilmu, sera jaga anak-anak kita dari kejahatan jalanan, didik anak-anak kita sesusuai dengan usianya. Terakhir jaga kebersihan dan kelola sampah karena kebersihan sebagian dari iman, “pesan beliau. Ada agenda tambahan dalam kegiatan peringatan milad kali ini yaitu pemeriksaan kesehatan Kerjasama Makes PCA Turi  dengan RSPKU Muhammadiyah Yokyakarta berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan asam urat gratis serta konsultasi kesehatan bersama dokter dengan dr Fitri Hidayati, Bidan, Perawat serta  Apoteker tutur Siti Istiyati disamping itu diselenggarakan Bazar dari PRA yang ada di Turi dengan aneka produk UMKM, serta pembagian doorprize baik dari Bupati maupun dari PCA Turi. Reportase Pamuji Subekti S.Si  KS SMKM 2 Turi MPI PDM Sleman

Loading

Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Jenjang SMP Muhammadiyah se-Sleman

Depok, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di aula SD Muhammadiyah Condong Catur Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah Daerah Sleman pada Kamis pagi sampai siang (27/6) mengadakan acara Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Tahun 2024 sehubungan dengan telah disahkan dan diberlakukannya Kurikulum Pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) Tahun 2024 oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Sosialisasi ini dihadiri oleh kepala sekolah,, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Urusan ISMUBA dari masing-masing SMP Muhammadiyah se Daerah Sleman. Dalam sambutannya, H. Surakhmad, S.Pd menyampaikan  pertama, Metode pembelajaran Ismuba : holistik integratif. kedua, Semua guru karyawan adalah guru Ismu (minimal). Al Islam, Kemuh, BHS. Arab. Review kurikulum, strukturnya A. Al Islam B. Kemuh dan mulok. C. Extrakurikuler TS HW IPM. Hrs ada kokurikuker dan pembiasaan. Yang akan menjadi ruh sekolah. KS buat kebijakan Karena Ismuba lebih sedikit maka masuk ke kokurikuler, pembiasaan dan pengembangan karakter. Ketiga, Pengembangan karakter ini yang paling berat. Kita ini adalah pewaris pada nabi, bagaimana anak kita karakternya kuat. Maka al Islam, kurikulum, kokurekukier itu tdk bisa terpisah, harus holistik integraif. Karakter ini lebih utama dibanding pengetahuan yang lain. Maka penyempurnaan akhlaq manusia. Maka nanti pada MGMP, bagaimana mengembangkan karakter ini, perencanaan pelaksanaan dan penilaiannya yang bukan hanya pengetahuan melainkan sikap dan ketrampilan. Keempat, Tantangan Waka Ismuba adalah mengembangkan karakter, Karena Al Islam menyempurnakan akhlaq manusia. Adapun materi sosialisasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh wakil sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF, Abdullah Mukti, S.Pd, M.Pd serta diskusi dan tindaklanjut implementasi di masing-masing sekolah. Dalam pemaparannya Abdulah Mukti, S.Pd, M.Pd berangkat dari rasional visi pengembangan berdasarkan tanfidz keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 tahun 2022`disampaikan bahwa “ transformasi pendidikan dasar dan menengah berbasis Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama, holistik, dan integratif, serta menghasilkan lulusan berkemajuan dengan etos pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjawab kebutuhan zaman dengan tata kelola pendidikan unggul yang berdaya saing global dan inklusif”. Selanjutnya Program Strategis Majelis Dikdasmen PNF lainnya adalah sebagai berikut: Karakteristik Kurikulum ISMUBA Pertama, Berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama. (Kurikulum ISMUBA mengedepankan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama yang mendasari seluruh mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran) Kedua, Holistik dan integratif. (Kurikulum ISMUBA mengintegrasikan berbagai aspek, seperti aspek spiritual, sosial, intelektual, dan emosional)  Ketiga, Berorientasi pada peserta didik (Kurikulum ISMUBA disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan perkembangan peserta didik) Keempat, Fleksibel (Kurikulum ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing satuan pendidikan) Acara mendapat sambutan antusias dari para peserta menjelang tahun ajaran baru 2024/2025. Sukses PPDB SMP Muhammadiyah se-Daerah Sleman dan implementasi Kurikulum Ismuba yang sudah disempurnakan !!! Wahdan AF H. SPd, SMKM Tempel , MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Cabang Aisyiyah Sleman Semarakkan Milad Aisyiyah Ke-107 Dengan Senam Bahagia Bareng Bupati

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman telah sukses menyelenggarakan kegiatan Semarak Milad Aisyiyah ke-107 yang dilaksanakan pada hari Ahad, 23 Juni 2024 di lapangan Pandowoharjo, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 600an simpatisan yang berasal dari 8 ranting Aisyiyah yang ada di kapanewon Sleman dan warga masyarakat sekitar. Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo menghadiri acara ini  dan memberikan sambutan  untuk kegiatan Aisyiyah yang sukses dan bersinergi dengan  kegiatan masyarakat khususnya di kapanewon Sleman. Selain memberikan sambutan ibu Bupati juga memberikan doorprize utama berupa satu unit sepeda dan 100 bibit tanaman. Turut hadir ibu Panewu Sleman dan memberikan sambutan dan selamat atas milad Aisyiyah ke-107, lurah se-kapanewon Sleman, ketua PDA Sleman, ketua PRM se-kapanewon Sleman. Berbagai kegiatan Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-107 PCA Sleman ini merupakan kolaborasi antar Majelis dan Lembaga di Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman. Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LBSO) melaksanakan senam Aisyiyah Bahagia dan Senam Sleman Bangkit. Majelis Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis seperti pemeriksaan tensi, gula darah, kolesterol dan  asam urat. Majelis Kesehatan bekerjasama dengan Klinik Aisyiyah Panggeran  Sleman, Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta dan Puskemas Sleman. Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) melaksanakan pembagian bibit tanaman gratis untuk mendukung Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA) yang bekerjasama dengan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MLH PWM DIY). Adapun 290 bibit tanaman dari MLH PWM DIY dan 100 bibit tanaman dari Bupati Sleman yang didistribusikan ke PRA se cabang Sleman dan peserta kegiatan Semarak Milad Aisyiyah ke-107. Bibit tanaman seperti pohon jati, pohon tewel, pohon sirsat, pohon kayu putih,  pohon akasia, pohon aren, pohon kelengkeng, pohon alpokat dan pohon petai.  Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK)  juga menyelenggarakan kegiatan bazaar UMKM dengan menjual aneka makanan dan minuman yang menyehatkan yang dikelola oleh warga Aisyiyah dan masyarakat sekitarnya. Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) juga menampilkan pentas seni dari anak-anak peserta didik dari PAUD, RA dan TK ABA se Kapanewon Sleman. Adapun peserta yang menampilkan pentas berasal dari TK ABA Al Firdaus, KBA Al Firdaus, TK ABA Kendangan, TK ABA Murangan, TK ABA Panggeran, KBA Panggeran, TK ABA Mantaran dan RA Al Muttaqin. Dalam kegiatan ini dimeriahkan dengan acara pembagian Doorprize seperti kulkas, mesin cuci, setrika, kipas angin, kompor, dispenser, magicom, paket sembako, hadiah menarik lainnya dan dua buah sepeda sebagai hadiah utamanya dari Bupati Sleman dan Klinik Adera. Bupati Sleman, Dra Kustini Sri Purnomo “ kami sangat mengapresiasi semarak Acara semarak kegiatan senam yang dilakukan oleh PCA Sleman dan berharap Masyarakat sehat kuat dan selalu gemati terhadap masyarakat”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama banyak pihak seperti Pemerintah Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Bupati, Amal Usaha Muhammadiyah, dunia usaha dan industri di Kapanewon Sleman dan didukung sepenuhnya oleh Muhammadiyah dan ortom-ortom-nya se-cabang Sleman. Reportase  Dewi Novita PCA Sleman

Loading

Selesai Dengan Sukses! Musycab Bersama PCPM dan PCNA Ngaglik Sleman

Ngaglik, PdmSleman.or.Id-  Musyawarah Bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik Sleman telah selesai diselenggarakan pada hari Ahad, 23 Juni 2024. Acara yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Sinar Melati Sariharjo Ngaglik ini terselenggara dengan penuh khidmat dan dihadiri lebih dari 80 kader, baik kader lama maupun kader baru. Sebagai sebuah rutinitas organisasi. Musyawarah cabang merupakan rutinitas setiap empat tahun sekali baik untuk Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah. Agenda ini pada akhirnya, menghasilkan inti keputusan berupa kepemimpinan baru untuk PCPM dan PCNA Ngaglik periode mendatang. Hasil pemilihan PCPM NGAGLIK adalah sebagai berikut: Sedangkan, hasil pemilihan PCNA Ngaglik adalah sebagai berikut: Pemilihan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kekeluargaan yang kuat di antara anggota. Ketua PCPM terpilih, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa organisasi ke arah yang lebih berkemajuan. “Sebagai Ketua terpilih, saya berharap dapat menjadi jembatan yang baik antar generasi. Antar generasi Ayahanda Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang masih muda dan antara generasi baru PCPM Ngaglik yang dipenuhi oleh Gen-Z.” tutur Fani panggilan akrabnya. Sedangkan, Naafi Rofiiqoh Makaarimah selaku Ketua PCNA terpilih, juga mengungkapkan harapannya agar PCNA dan PCPM dapat melanjutkan kolaborasi agar dapat mewujudkan visi misi Ngaglik yang Berkemajuan. Musyawarah ini tak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin baru, tetapi juga sebagai sarana evaluasi laporan pertanggungjawaban pimpinan lama. Dan juga untuk perencanaan strategis program-program di periode yang akan mendatang. Seluruh peserta musyawarah menunjukkan antusiasme yang tinggi dan komitmen kuat untuk membawa Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman semakin maju dan memberikan kontribusi yang luas dan positif untuk masyarakat Ngaglik. Semoga dengan terbentuknya kepemimpinan baru ini, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman dapat terus berperan aktif dalam membangun Kapanewon Ngaglik menjadi Kapanewon yang maju dan berkemajuan. Sehingga nantinya akan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah, yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading