Assalamu’alaikumBapak ibu, masjid al Barokah Pulowatu didaulat mengikuti masjid unggul CRM LPCR PPM 2025. Mohon dukungan dan bantu subscribe, koment positif suportif dan share nggih.
![]()
Assalamu’alaikumBapak ibu, masjid al Barokah Pulowatu didaulat mengikuti masjid unggul CRM LPCR PPM 2025. Mohon dukungan dan bantu subscribe, koment positif suportif dan share nggih.
![]()
https://youtu.be/_0SxgBo5_00?si=lEEdAfsrhXJ1TAek Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh PRM Margokaton saat ini masuk nominasi Ranting Unggul tingkat Nasional, utusan PWM DIY. Support dan doa restu bapak/ibu/sdr sangat kami harapkan agar dapat memenuhi harapan tampil sebagai juara di lomba Cabang, Ranting dan Masjid Unggul tingkat Nasional. Mohon dibantu like, share, & subscribe channel YouTube PRM Margokaton. Boleh tinggalkan jejak komentar positif/membangun ☺️Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran mengemban amanah ini.
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.id Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Sleman menyelenggarakan kegiatan pertemuan antar cabang (PAC) dilaksanakan pada hari Ahad 28 September 2025 pukul 09.00 – 12.00. Adapun kegiatan ini terbagi dalam dua zona yaitu zona Tengah bertempat diruang pertemuan Aisyiyah Mlati yang dihadiri oleh anggota Pimpinan MPK Tingkat cabang dan ranting Sleman, Mlati, Seyegan, Ngaglik dan Depok, sekitar 50 orang. Sedangkan untuk zona barat bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Gamping yang dihadiri oleh anggota Pimpinan MPK Tingkat cabang dan ranting Moyudan, Minggir, Godean, Gamping, sekitar 58 orang. Kegiatan PAC ini merupakan salah satu program kerja MPK PDA sleman yang bertujuan untuk memperkuat jaringan kaderisasi dan sistem perkaderan di Aisyiyah. Hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari Pimpinan Aisyiyah Daerah Sleman Hj Sunarti dan Dra Hj Suharti, dalam sambutannya menyampaikan “ apresiasi yang sangat baik tentang kegiatan PAC yang diadakan oleh MPK PDA Sleman, harapannya dapat memotivasi cabang maupun ranting untuk selalu berkembang dan Berkemajuan”. Kegiatan PAC yang berlangsung ini selain konsolidasi antar cabang dan ranting, juga ada materi yang disampaikan oleh MPK PDA Sleman yaitu tentang Sistem perkaderan Aisyiyah (SPA) dan konsep Baitul Arqom. Sementara Waridil Khotimah selaku ketua MPK PDA Sleman menuturkan bahwa kegiatan PAC ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat jaringan kaderisasi antar cabang dan ranting serta menyamakan persepsi tentang sistem perkaderan Aisyiyah. Melalui kegiatan ini harapannya bisa turut mewujudkan dan menumbuhkan semangat berorganisasi bagi seluruh kader Aisyiyah di kabupaten Sleman. “Semoga acara ini dapat bermanfaat dan tercapai sesuai tujuan yang diharapkan, masing-masing cabang juga ranting secara menyeluruh dapat menyelengarakan kegiatan Baitul Arqom”, pungkasnya. Kegiatan PAC berikutnya insya allah akan dilaksanakan dibulan Oktober yaitu di zona utara (Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan) dan zona timur (Ngemplak, Kalasan, Berbah, Prambanan), dengan harapan kegiatan bisa berjalan lancar seperti kegiatan PAC yang sudah berlangsung. Rep Amin Hasanah (AH) PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Sleman , Pdmsleman.Or.Id Forum Pengelola Ambulans Muhammadiyah (Forpam) Kabupaten Sleman kembali menggelar pertemuan silaturahmi rutin sekaligus peningkatan kapasitas relawan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/9/2025) malam di RM Genduk Wulan, Jalan Godean–Seyegan, Margodadi, Seyegan, Sleman. Ketua Forpam Sleman, H. Darojat Noor Akhmad, menyebutkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar titik layanan ambulans Muhammadiyah. “Kami mengundang seluruh koordinator dan relawan titik layanan agar bersama-sama meningkatkan kapasitas pelayanan, khususnya dalam menghadapi kasus pasien infeksius,” ujarnya . Sebanyak 90 petugas AmbulanMU dari 18 titik layanan se-Daerah Sleman mengikuti Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan para relawan dalam menangani pasien, khususnya yang berisiko infeksius. Ketua Panitia, M. Najib Ngirfani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. “Tema kegiatan ini adalah Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Petugas AmbulanMU. Kami berharap para relawan semakin terlatih dalam memberikan pertolongan yang aman dan profesional,” ungkapnya. Ketua PCM Seyegan, Tri Subandi, turut hadir memberikan motivasi. Menurutnya, mars AmbulanMU mengandung filosofi kuat tentang semangat pengabdian tanpa batas. “Semboyan mars AmbulanMU mempunyai makna mendalam. Selama roda masih berputar, selama mesin masih menyala, layanan AmbulanMU tetap berjalan,” ujarnya penuh semangat. Ia menambahkan dengan humor ringan bahwa keberadaan AmbulanMU juga membawa berkah lain. “Alhamdulillah, banyak relawan di Seyegan yang melalui AmbulanMU justru menemukan jodohnya,” tuturnya disambut tawa peserta. Sementara itu, Ketua FORPAM Sleman menegaskan pentingnya forum pertemuan relawan. “Pertemuan relawan adalah ajang ngudo roso sesama pegiat kemanusiaan untuk memaksimalkan potensi dan solidaritas relawan,” ucapnya. Sesi utama diisi oleh dr. Ihsan Yudhitama, Manajer Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Sleman. Ia menyoroti pentingnya pemahaman tentang risiko infeksi dan prosedur K3 dalam penanganan pasien. “Pekerjaan petugas ambulan berisiko tinggi tertular penyakit. Sumber infeksi bisa air-borne, droplet, maupun blood-borne. Karena itu, setiap petugas wajib mengenali risiko, melakukan penilaian kondisi pasien, serta memastikan keamanan dirinya dan lingkungannya,” terang dr. Ihsan. Rep Juang Mahron, Santo AmbulanMU Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi kembali menyelenggarakan kegiatan rutin berupa pengajian dan parenting bagi wali murid pada Sabtu (27/9). Kegiatan yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dengan orang tua sekaligus memperkuat tradisi tholabul ilmi. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan tilawah, penampilan hafalan hadis oleh siswa, sambutan-sambutan, hingga inti pengajian yang disampaikan oleh Ustaz Basuki Kasihono. Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Dadapan Rahayu Sulastriningsih S.Pd menyampaikan terima kasih atas partisipasi para wali murid. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid yang berkenan hadir. Kehadiran panjenengan semua menjadi semangat tersendiri bagi sekolah untuk terus berbenah,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 telah resmi dibuka. Pihak sekolah juga sedang merencanakan pembangunan laboratorium komputer guna menunjang pembelajaran digital. “Kami berharap dukungan dan pendampingan dari orang tua dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi Asesmen Standar Literasi Minimum (ASLM) dan kegiatan belajar sehari-hari. Sinergi sekolah dengan orang tua adalah kunci kemajuan anak-anak,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan parenting dan pengajian ini diadakan secara berkala sebagai sarana memperkuat kebersamaan. “Tujuan utama kegiatan ini tidak hanya membangun komunikasi, tetapi juga sebagai upaya menambah wawasan keislaman bersama,” tuturnya. Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Drs. Bambang Rahmanto memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. “Kami mendukung penuh setiap program yang dilakukan SD Muhammadiyah Dadapan. Semoga ke depan semakin sukses dan membawa manfaat lebih luas,” katanya. Dalam inti pengajian, Ustaz Basuki Kasihono mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. Ia mengutip doa, Allahumma inni as’aluka fi’lal khairaat, watarkal munkaraat, Aamiin, yang bermakna permohonan kepada Allah agar dimudahkan berbuat kebaikan dan dijauhkan dari kemungkaran. “Ketika kita sebagai orang tua menyekolahkan anak di sekolah ini, insyaallah itu amanah. Anak-anak kita disiapkan untuk berbakti kepada Allah, kepada orang tua, sekaligus membantu orang tua dalam berbakti kepada Allah,” jelasnya. Menurutnya, pendidikan utama sejatinya berasal dari ibu, sementara komunikasi yang baik dalam keluarga adalah kunci membentuk karakter anak. “Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah, laa haula wa laa quwwata illa billah. Dengan pertolongan Allah, kita akan lebih mudah untuk selalu bersyukur,” pesannya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi keberkahan dalam mendidik generasi penerus.
![]()
MUSAMO CHANNEL
![]()
![]()
Prambanan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Prambanan, Sleman, menggelar Apel Akbar Armada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Prambanan, Rabu (24/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Muhammadiyah Boarding School Prambanan (MBS) Yogyakarta ini diikuti 63 armada beserta para driver yang selama ini menjadi tulang punggung layanan transportasi di lingkungan persyarikatan. Apel yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Komandan KOKAM Prambanan, Ndan Wawan, sementara Ketua PCM Prambanan, dr. Omar Indroyono, bertindak sebagai pembina apel. Deretan armada yang hadir tampak berjejer rapi di lokasi, mulai dari mobil dinas PCM, mobil dinas AUM, armada antar jemput sekolah (AJS), AmbulanMU, pick up, box, minibus, truk, hingga bus medium. Dalam amanatnya, dr. Omar menegaskan pentingnya pendataan aset armada Muhammadiyah agar dapat dikelola lebih profesional dan berdaya guna. “Pendataan ini bukan hanya untuk mengetahui jumlah dan kondisi armada, melainkan juga memastikan kesiapan kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga persyarikatan,” ujarnya. Menurutnya, keberadaan armada Muhammadiyah bukan sekadar kendaraan operasional, melainkan juga bagian dari wajah pelayanan organisasi. Oleh karena itu, pengecekan dan perawatan rutin harus menjadi prioritas. “Saya mengajak seluruh pengelola armada untuk selalu melakukan perawatan berkala. Armada yang sehat akan mendukung performa pelayanan yang maksimal,” tambah dr. Omar. Sementara itu, Ketua Panitia Apel Akbar, Didik Riyanta, S.Sos.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pendataan. Lebih dari itu, apel menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar-driver serta pengelola armada. “Dengan adanya forum seperti ini, para driver bisa saling mengenal, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat solidaritas dalam melayani umat,” jelasnya. Didik menambahkan, keberadaan armada Muhammadiyah di Prambanan selama ini terbukti memberi manfaat besar bagi masyarakat. Misalnya, layanan AmbulanMU yang sering digunakan untuk kebutuhan darurat kesehatan, serta armada antar jemput sekolah yang memudahkan mobilitas siswa. “Semua ini adalah bentuk nyata dari semangat persyarikatan dalam memberikan solusi bagi kebutuhan umat,” katanya. Apel Akbar yang digelar kali pertama ini juga menjadi momentum untuk mempertegas peran Muhammadiyah dalam bidang pelayanan sosial. Peserta apel, baik driver maupun pengelola, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi. Sejumlah driver bahkan mengaku senang bisa bertemu rekan-rekan dari unit berbeda. PCM Prambanan berharap kegiatan semacam ini dapat digelar secara rutin setiap tahun, sehingga pendataan armada selalu ter-update dan komunikasi antarunit kian solid. Selain itu, dengan adanya apel, para driver diharapkan semakin menyadari pentingnya peran mereka sebagai garda depan pelayanan. “Armada yang kita miliki adalah amanah dari persyarikatan dan masyarakat. Mari kita jaga bersama-sama, baik dari sisi perawatan kendaraan maupun dari sikap pengemudi yang selalu mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima,” pungkas dr. Omar. Dengan terlaksananya Apel Akbar Armada AUM se-Prambanan, Muhammadiyah meneguhkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang profesional, amanah, dan berdaya guna. Rep Eko Sumardiyanto Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah Kabupaten Sleman melalui berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), amal usaha, dan organisasi otonom menyiapkan layanan ambulans yang bisa diakses masyarakat luas. Hingga 23 September 2025, tercatat ada 18 unit layanan ambulans yang tersebar di berbagai kecamatan dan lembaga Muhammadiyah se-Sleman. Layanan ini hadir sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi dakwah Muhammadiyah dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan. Masyarakat dapat menghubungi nomor call center masing-masing ambulans ketika membutuhkan layanan darurat, baik untuk rujukan rumah sakit, evakuasi, maupun penanganan kedaruratan medis lainnya. Koordinator ambulans Muhammadiyah Sleman, H. Darojat NA, menyatakan bahwa “Semua unit berangkat dari semangat pengabdian. Kami ingin memastikan warga Sleman bisa segera mendapatkan akses layanan ambulans dengan mudah dan cepat,” ungkapnya. Berbagai cabang Muhammadiyah terlibat aktif, mulai dari PCM Tempel, Minggir, Depok, Berbah, Gamping, Moyudan, Godean, Prambanan, Seyegan, Turi, Mlati, Ngaglik, Pakem, hingga Kalasan. Selain itu, Amal Usaha Muhammadiyah seperti Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah (RSPM) dan Madrasah Boarding School (MBS) Prambanan juga ikut menyediakan armada. Menurut Arief Nurman Hakim, koordinator ambulans AMM PDM Sleman (E02), kehadiran call center yang jelas dan terintegrasi sangat membantu masyarakat. “Kami sering menerima panggilan , pasien gawat darurat, maupun kecelakaan lalu lintas. Kecepatan informasi adalah kunci keselamatan,” ujarnya. Selain itu, layanan ambulans Muhammadiyah juga didukung tenaga relawan yang terlatih. Beberapa di antaranya merupakan kader muda Muhammadiyah yang aktif di Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). Mereka tidak hanya bertugas mengemudikan ambulans, tetapi juga mendampingi pasien hingga mendapatkan perawatan di rumah sakit. Keberadaan layanan ini semakin dirasakan manfaatnya sejak pandemi COVID-19 dimana pada masa pandemi, ambulans Muhammadiyah menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat. Daftar call center ambulans Muhammadiyah Sleman resmi diperbarui pada 23 September 2025. Setiap unit mencantumkan nomor kontak koordinator yang bisa dihubungi langsung oleh warga. Beberapa di antaranya antara lain: PCM Tempel (0812-1300-1912), AMM PDM Sleman (0878-2462-9603), PCM Berbah (0813-2661-6035), PCM Gamping (0856-0249-7683), hingga PCM Kalasan (0856-0037-2558). Dengan total 18 unit yang tersebar merata, masyarakat kini memiliki banyak pilihan akses layanan ambulans. Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat medis, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari fasilitas kesehatan. Layanan ini tidak membatasi penerima manfaat hanya dari kalangan internal Muhammadiyah. “Kami terbuka untuk semua masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Inilah wujud nyata bahwa Muhammadiyah hadir untuk kemanusiaan,” tambah Darojat Dengan keberadaan jaringan ambulans Muhammadiyah se-Sleman ini, warga diharapkan lebih tenang dan terbantu saat menghadapi situasi darurat. Layanan ini menjadi bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Reportase Arief Hartano MPI PDM SLeman
![]()
Kalasan, Pdmsleman.Or.id Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kalasan melalui Lembaga Lingkungan Hidup Dan Penanggulangan Bencana LLHPB menyelenggarakan program pengelolaan sampah Selasa 23 September 2025 bertempat di Ruang Rapat Sumanggem Lantai 2 Kapanewon Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Ketua LLHPB Aisyiyah Kapanewon Kalasan Hj. Tri Lestari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan PCA kapanewon Kalasan melalui LLHPB diikuti pengurus dan anggota Aisyah se kapanewon Kalasan beserta guru PAUD dan TK. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan dari pemerintah Kapanewon Kalasan melalui Kepala Jawatan Sosial Budi Santoso, S.IP” Semoga kegiatan memberikan manfaat untuk menjaga bumi menjadi lebih.” Ujar Tri Ketua PCA Kapanewon Kalasan Fatmah Ismiyati mengapresiasi kegiatan LLHPB PCA Kalasan yang dalam kegiatannya malah lebih aktif dibanding tingkat Daerah. Dikatakan bahwa Aisyiyah paling awal merespon adanya kasus ditutupnya TPA Piyungan. Dengan gerak cepat Aisyiyah mengadakan pelatihan, bimtek, sosialisasi pengelolaan sampah kepada warganya, khususnya yang ada kaitannya dengan lingkungan hidup.Khususnya tentang pemilahan sampah dapur yang bisa diberdayakan dan bermanfaat bagi warga masyarakat pada umumnya.”Seperti pembuatan pupuk, pembuatan sabun, bahkan pembuatan minuman kesehatan”. Jelas Fatma. Aisyiyah Kalasan juga selalu bekerjasama dengan pihak terkait khususnya dengan pejabat setempat yaitu kapanewon , Dinas Lingkungan Hidup serta komunitas lain yang tidak mengikat “Dengan diadakan bernacam macam kegiatan di harapkan anggota Aisyiyah bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari hari.” Pungkasnya. Panewu Kalasan Samino, SIP. M.Ec.Dev menyampaikan terimakasih kasih kepada pengurus dan anggota Aisyiyah yang telah memberikan kontribusi kepada lingkungan dengan berbagai kegiatan bagi warga masyarakat. Pihak pemerintah Kapanewon akan selalu mendukung dengan memberikan fasilitasi kegiatan untuk program yang sudah di rencanakan. ” Terlebih kegiatan yang bersinggungan dan mendukung program pemerintah dalam upaya pengelolaan sampah untuk menuju zero waste.” Sebagai pemateri Endah Widarningsing ketua PSM Bima Jaya Mandiri yang juga merupakan pengurus LLHPB Aisyiyah Kapanewon Kalasan, yang juga merupakan pengusaha daur ulang sampah Plastik menyampaikan bahwa pengelolaan sampah organik adalah sangat penting. Seperti diketahui sampah organik cepat membusuk bila tidak segera di tangani. Banyak cara yang bisa di pakai dalam penanganan sampah organik.Bisa dibuat pupuk kompos, bisa di kubur langsung dalam tanah atau di lakukan fermentasi. Bisa juga dibuat Eco Enzym dengan mempergunakan kulit buah yang bersih dan segar. Adapun bahan untuk membuat eco Enzym selain kulit buah ditambah molase dan air. Dengan perbandingan satu bagian molase, 3 bagian bahan organik dan 10 bagian air. Ketiga bahan tersebut dimasukkan dalam wadah dari plastik bukan kaca atau logam. “Wadah di tutup rapat dilakukan fermentasi selama 90 hari baru bisa di panen.” Jelas Endah. Setelah dipanen evo Enzym bisa langsung dipergunakan sesuai kebutuhan, namun bisa juga diolah lagi sebagai produk turunan eco Enzym. Produk turunan bisa berupa hand sanitizer, sabun dan lainnya. Untuk membuat sabun bisa di tambahkan bahan Metil Ester Sulfonat (MES). MES sendiri merupakan bahan baku utama dalam pembuatan sabun jenis deterjen yang ramah linkungan, terbuat dari turunan minyak nabati seperti minyak kelapa sawit dan berfungsi sebagai surfaktan. ” Pemakaian MES dalam pembuatan sabun organik karena terbuat dari nabati mudah terdegradasi tidak mencemari lingkungan ” tambahnya. Pada kesempatan itu Endah juga memberikan materi cara pembuatan minuman Juspro berbahan buah segar dan kulitnya bisa di pergunakan untuk pupuk dan membuat sabun Biowash. “Fungsinya hampir sama dengan Eco Enzym namun ini fermentasi cuma 3 hari atau 72 jam dengan menggunakan tambahan probiotik, Promic.” Ucap Endah. Untuk membuat Juspro bahanya adalah satu bagian Promic , 5 bagian buah segar ditambah 25 bagian air matang.” Harus menggunakan air matang karena hasilnya akan dikonsumsi sebagai minum kesehatan.” Adapun bahan dan perbandingan untuk membuat Biowash adalah satu bagian Promic, 5 bagian kulit buah dan 25 bagian air . Dilakukan fermentasi 3 harivatau 72 hari. Kusnadi KIM Berbah Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()