Milad 112 Muhammadiyah Sleman, Dahlan Rais “ Muhammadiyah Bukan Buih dan Diterima Karena Memberi Manfaat”.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah di usianya yang ke 112 tahun terus berkembang dengan berbagai AUM yang memberikan kontribusi untuk peradaban. Milad ke 112 Muhammadiyah 2024 kali ini dengan mengangkat tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Peringatan tahun ini dipadukan dengan sidang Tanwir Muhammadiyah yang akan berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 4-6 Desember 2024. “ Di usianya Muhammadiyah yang lebih dari satu abad lebih ini harus kita syukuri karena tidak banyak organisasi yang bisa bertahan seperti ini, rahasia usia panjang Muhammadiyah, bukankah buih yang tidak bernilai akan lenyap sedangkan  yang bermanfaat akan tetap berada di muka bumi, Muhammadiyah bisa diterima   karena memberi manfaat”. Sebagaimana dalam QS. Ar-Ra’d Ayat 17 اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَسَالَتْ اَوْدِيَةٌ ۢ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا ۗوَمِمَّا يُوْقِدُوْنَ عَلَيْهِ فِى النَّارِ ابْتِغَاۤءَ حِلْيَةٍ اَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهٗ ۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ەۗ فَاَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاۤءً ۚوَاَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى الْاَرْضِۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ ۗ Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah ia (air) di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti (buih arus) itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar dan yang batil. Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan. Demkian disampaikan oleh Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum Ketua PP. Muhammadiyah dalam  Tasyakuran Milad Ke-112 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Ahad malam 17 Nov 2024. Sementara Ketua PDM Sleman H. Harjaka M.Ag menuturkan selama 2 periode ini PDM Sleman mendapatkan prestasi di tingkst nasional dan semua ini berkat kekompakan warga Muhammadiyah se Sleman. Doa kita semua atas musibah meninggalnya karena kecelakaan lantas yang menimpa saudara kita Kolonel Santoso  KOKAM  yang ikhlas dan jujur semoga almarhum diberikan husnul khotimah. H. Koesno Wibowo ST, M.SI PJS Bupati  Sleman yang juga kader Muhammadiyah di Ranting, Cabang dan Daerah ini menyampaikan selamat Milad Muhammadiyah 112, “ peran nyata Muhammadiyah berkontribusi dalam sinergi   dengan Pemerintah Kabupaten Sleman  yakni senantiasa menebarkan nilai Islam utama dalam memperkokoh umat Muslim yang berkemajuan dan Islam wasathiyah  telah menjadi fondasi mewujudkan Sleman yang maju, aman dan semokratis”. Muhammadiyah diharapkan dapat bersama mengawal Pemilukada Sleman 2024 yang bermartabat.          Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman kali itu dipenuhi ratusan warga Muhammadiyah yang terdiri dari Anggota PDM, PDA, Ketua dan Sekr PCM dan PCA , PRM dan PRA, Ketua Majelis dan Lembaga PDM dan PDA , Kepala Sekolah SD, SMP, SMK dan SMA serta Ketua dan Sekretaris Ortom Daerah. Acara juga semakin meriah dengan penampilan seni tari dan musik dari siswa SD Muhammadiyah Sleman yang menjadikan perayaan Milad kali ini lebih berwarna. Reportase  Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman.

Loading

Tingkatkan Konsolidasi PDA Gelar Ngaji Pimpinan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 17 November 2024 PDA Sleman menggelar pengajian pimpinan bersama Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Nitikan Yogyakarta   H.Saijan, S.Ag. Pengajian dihadiri oleh PWA DIY, PDM, PCA. PRA dan semua kepala sekolah PAUD Aisyiyah se Kabupaten Sleman. Dalam ceramahnya Saijan mengajak guru – guru Aisyiyah untuk meningkatkan kompetensi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak didik. ”  Kreatifitas guru Aisyiyah  sangat dinanti. Sleman sebagai wilayah yang strategis tidak sulit untuk mengembangkan diri”. Organisasi juga harus senantiasa meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Bersinergi dengan orang tua wali dan lembaga terkait. Semangat mengikuti pengajian ibu. Senang dan bahagia bersama Aisyiyah. Reportase Hj. Hanik Rosyada M.PD Ketua PDA Sleman

Loading

Selamat Jalan “ Kolonel” Santoso, Sosok KOKAM Militan Ngaglik Sleman.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kamis siang 14 November 2024 , dalam perjalanan takziyah menuju Muja Muju Umbulharjo melewati Ring Road menjelang underpass Kentungan ternyata jalanan macet dan ada kerumunan warga serta nampak polisi di sana. Sempat bertanya kepada yang ada di pembatas jalan di tengah, katanya ada penemuan jenazah di tepi jalan, Innalillahi wa inna ilaihi rojiun ….. perjalanan kamipun berlanjut sampai ke tempat takziyah alm. H. Sudarmadi sampai sore. Sepulang dari Muja muju sorenya buka WA group ada notif berpulangnya Kolonel Santoso, salah satu anggota KOKAM Ngaglik yang legendaris di kalangan Muhammadiyah Sleman dengan keunikan dan militansinya, ternyata yang tadi siang diketemukan di sebelah ring road tadi,  Innalilahi wa inna ilaihi rojiun .. husnul khotimah .. Aamiin. Kenangan pribadi dengan almarhum adalah sepeda dan salam khasnya setiap bertemu di berbagai kegiatan Muhammadiyah Sleman dan Yogyakarta dan kadang bisa menikmati pijatannya di sela acara. Disekitar 2006-2020 sering ketemu di kantor PDM Sleman dan akhir-akhir ini banyak beraktifitas di Masjid Ahmad Dahlan Rejodani Ngaglik Sleman. Sementara itu banyak pula kenangan dari para kolega lain  tentang almarhum seperti dari Ayahanda Eko Sumardiyanto PDM Sleman ; “ Kang Santoso kader yang militan, secara pribadi saya sendiri kenal sudah dari tahun 2003 ketika masih di kantor PDM di Jombor, Mlati. Sama-sama sering menginap di kantor PDM” Saat itu kang Santoso sudah aktif di kokam dan membantu kegiatan2 Muhammadiyah. Bahkan sangat sering mendampingi Ketua PDM Saat itu Pak Abdul Choliq Muchtar di berbagai acara. Ciri khas kang Santoso adalah bersepeda dalam membantu kegiatan di Muhammadiyah baik itu Pengajian, acara syiar hingga Relawan Kebencanaan. Sebagai Relawan kang Santoso juga beberapa kali turut aktif dalam Relawan Kebencanaan seperti Erupsi Merapi 2006, Gempa Jogja 2006, Erupsi Merapi 2010 serta waktu Tahun Tahun 2016 Kang Santoso turut menjadi Relawan saat Banjir di Garut Jawa Barat bersama MDMC Sleman dan Ambulan AMM Sleman kala itu. Sementara Ndan Ndan Enkadhe menyampaikan “ Kami keluarga kokam Sleman merasakan duka atas meninggalnya mas Santoso. Mohon doa, semoga Allah menerima amal Sholihnya dan mengampuni semua kesalahannya. Semangatnya dalam berKokam patut kita tiru dan lestarikan”. Tetap semangat hadir di semua kegiatan persyarikatan, meski dg perjuangan yang tidak mudah. Beliau selalu berubah hadir meski harus berawpeda atau bahkan jalan kaki. Terimakasih mas Santoso. Semoga Allah melimpahkanampunan dan RahmatNya. Sekretaris KOKAM Nasional Periode 2018-2023 DR. Iwan Setiawan @kolomcetak) menuliskan KOLONEL SANTOSO: KOKAM INSPIRATIF DARI JOGJASahabat2 Kokam dan Pemuda Muhammadiyah tentu akrab dengan wajah orang yang naik sepeda ini, dialah Kang Santoso, salah satu anggota Kokam yang rumahnya di Sleman. Ada yang memberinya jabatan: Kolonel Santoso, saya tidak bisa jawab kalau ada yang tanya kenapa jabatan Kolonel bisa nyangkut di Namanya.Saya pribadi tidak ingat persis kapan kenal Kang Santoso. Hanya selalu melihat Kang Santoso sering ikut ngepam, istilah kawan2 Kokam, setiap ada acara Muhammadiyah. Iya Kang Santoso selalu hadir dan mengenakan baju Kokam dalam banyak acara Muhammadiyah.Kang Santoso tidak punya HP, tapi dia selalu tahu setiap akan ada acara Kokam juga Muhammadiyah. Mata batinnya terlatih untuk mencium adanya kegiatan Muhammadiyah.Kang Santoso tidak punya Sepeda Motor, tapi dia akan hadir di acara Muhammadiyah dengan sepedanya, tanpa kenal jarak tempuh.Belum lama ini saya ketemu Kang Santoso di Musywil NA DIY di Wates, Kulonprogo. Saya hampiri dia dan ngobrol dengannya: Kang Santoso cerita dia menuju wates nge-gowes berangkat dari rumahnya didekat Monjali jam 04.00 wib dan sampai Wates jam 07.00 wib.Ada kawan yang cerita, suatu saat sepedanya rusak dan Kang Santoso harus ngepam di acara Muhammadiyah. Akhirnya Kang Santoso jalan kaki dari rumahnya menuju lokasi. Padahal jarak dari rumahnya menuju lokasi jauh sekali. Demi tugas kang Santoso rela jalan kaki. Sementara Kang Eko Triyanto kabareminggir.Com mencatat sosok Santoso sebagai contoh untuk belajar tentang loyalitas dan keikhlasan dari kader KOKAM bersahaja. Santoso. Kawan-kawan biasa memanggilnya Kolonel Santoso. Loyalitasnya tidak diragukan lagi berbagai kegiatan siap ia ikuti. Hampir tidak menolak tugas yang dipercayakan kepadanya. Jauh dekat, siang malam, bukan menjadi alasan untuk mangkir. Luar biasanya, ia menempuh perjalanan dengan sepeda onthel. Bahkan berpuluh kilo meter pun ia tempuh dengan sepeda. Kokam dan Pemuda Muhammadiyah di wilayah DIY, sudah akrab dengan kader dari Sleman ini. Pernah suatu ketika ia bersepeda dari Sleman sampai Kulon Progo untuk berpartisipasi dalam kegiatan. Karena dedikasinya ini ia sering dijuluki: Kolonel Santoso. Ketulusannya awet, dari waktu ke waktu. Siapapun yang duduk di jajaran kepemimpinan teras Pemuda Muhammadiyah maupun Muhammadiyah, ia tetap semangat. Seperti dilansir pmdiy.or.id, Kang Santoso tidak memiliki handphone, meski demikian ia seperti tidak ketinggalan informasi tentang Kokam dan Muhammadiyah. Sepertinya memiliki mata batin yang terlatih untuk mengetahui adanya kegiatan Muhammadiyah. Ia juga belum memiliki sepeda motor. Dan itu bukan menjadi alasan untuk tidak hadir dalam berbagai kegiatan Muhammadiyah. Jauh dekat ia tempuh dengan mengayuh sepeda. Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Semangat Pahlawan, Semangat Berbagi rangkaian Peringatan hari Pahlawan Nasional 2024 SMP Muhammadiyah 1 Mlati

Mlati, Pdmsleman.Or.Id Senin 11 November 2024 dalam rangkaian Peringatan hari Pahlawan Nasional 2024 SMP Muhammadiyah 1 Mlati bekerjasama dengan Misi Baik Indonesia Foundation menyenggarakan kegiatan Seminar Motivasi dengan tema: “Semangat Pahlawan, Semangat Berbagi”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo kelurahan Sendangadi yang diikuti oleh seluruh siswa dan Guru serta Karyawan SMP Muhammadiyah 1 Mlati setelah seluruh siswa melaksanakan shalat Dhuhur secara berjamaah. Dalam kegiatan dengan tema “Semangat Pahlawan, Semangat Berbagi” mengajak seluruh siswa untuk mendukung Program Braille For Blind. Program Braille For Blind merupakan sebuah program gotong royong yang diselenggarakan bersama warga sekolah untuk menghimpun bantuan dana untuk membantu sahabat tuna netra melalui media Amplop. Program tersembut disambut baik oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Mlati Moch. Yusuf, S.S., M.S.I yang menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk melatih sejak dini kepekaan siswa melihat kondisi lingkungan sekitar dan membudayakan sikap peduli sesama terkhusus bagi penyandang disabilitas tuna netra agar tetap bisa membaca kitab Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. “ Harapannya, amal tersebut nantinya akan menjadi jariyah yang pahalanya tidak terputus walaupun sang pemberi infaq sudah meninggal”. Fadhan Anwarodin salah satu panitia acara menuturkan, “ Alhamdulillah bantuan terkumpul dari keluarga SMP Muhammadiyah 1 Mlati sejumlah Rp. 11.024.500,-.” Bantuan tersebut kemudian secara simbolis langsung diserahkan setelah dilaksanakan kegiatan seminar oleh kepala sekolah kepada Tim Misi Baik Indonesia Foundation didampingi oleh Perwakilan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 1 Mlati. Reportase : Fadhan Anwarodin  S.Pd SMPM 1 Mlati Editor        : Arief Hartanto SE  MPI PDM Sleman

Loading

Keren, SMK Muhammadiyah 1 Sleman Jalin Kerja Sama Bersama TVRI Yogyakarta

Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman melebarkan sayap dalam meningkatkan kompetensi Guru dan Siswa dalam bidang Broadcasting dan Perfilman dengan menjalin kerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Yogyakarta. Pada hari Jum’at 8/11 2024 bertempat di Ruang Rapat Manajemen TVRI Yogyakarta, prosesi penandatanganan kerja sama berjalan dengan lancar dengan ditandatangani oleh Budy Kurniawan, S.Sos selaku Kepala Stasiun TVRI Yogyakarta dan  Suwarta, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Kerja sama ini meliputi Penyelarasan Kurikulum, Praktik Kerja Lapangan, Uji Kompetensi, Magang Guru, Guru Tamu, dan CSR. Budy mengunkapkan bahwa “ kerja sama ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kompetensi dan kreatifitas siswa khususnya di program keahlian Broadcasting dan Perfilman yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Sleman agar nantinya dapat berkontribusi secara langsung pada dunia pertelevisian khususnya di TVRI Yogyakarta dan pada stasiun TV lainnya”. Suwarta juga menambahkan bahwa siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Sleman mempunyai potensi-potensi yang siap dikembangkan untuk mendukung dan terlibat langsung di dunia televisi dan perfileman. Suwarta berharap “ dengan terjalinnya kerja sama ini, siswa-siswi SMK Muhammadiyah dapat lebih meningkatkan kompetensinya sesuai dengan budaya kerja yang ada di industri. Siswa-siswi secara langsung mendapat bimbingan dari industri nasional seperti TVRI, nantinya mereka siap bersaing secara nasional maupun internasional”. Reportase           : Afifuddin S.Kom., M.Pd., SMKM 1 Sleman Editor                    : Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading