Baitul Arqam PCM Minggir: Membangun Kader Unggul untuk Masa Depan Muhammadiyah   

Minggir, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minggir telah mengadakan kegiatan Baitul Arqam, yang berlangsung pada Sabtu-Ahad, 29 – 30 Juni 2024 di Wisma Puas Kaliurang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam upaya untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi yang dinamis, PCM Minggir menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang didukung oleh kader-kader yang berkualitas. Kader-kader ini diharapkan mampu membawa Muhammadiyah menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan. Seperti yang diungkapkan dalam QS. Al-Fath/48:29,  “……Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.” , dan seperti itulah gambaran kader yang kuat dan kokoh akan menjadikan organisasi lebih berdaya dan mampu menaklukkan tantangan zaman. Kegiatan Baitul Arqam Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir dengan tema “Merangkai Silaturahmi Membangun Persyarikatan, Sukseskan Perkaderan Muhammadiyah Minggir.” Tema ini mencerminkan komitmen PCM Minggir dalam membangun silaturahmi yang erat untuk mencapai kesuksesan dalam program perkaderan tutur H. Maryanta Ketua PCM Minggir. Tujuan dari kegiatan Baitul Arqam ini antara lain meneguhkan semangat jihad untuk membangun persyarikatan melalui ortom tingkat Cabang dan Ranting se-Kapanewon Minggir, mencetak kader yang militan, handal, cakap, dan kompeten serta membentuk kader yang mumpuni dan siap diterjunkan dalam setiap kegiatan perkaderan. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini meliputi berbagai elemen di PCM Minggir, seperti Pimpinan Harian PCM Minggir, Pimpinan Aisiyah Cabang Minggir, Pimpinan Majelis dan Anggota Majelis, serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisiyah se-Minggir. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan lembaga, AUM, HW, Tapak Suci, dan Kokam. Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini antara lain Kemuhammadiyahan, SPM dan Arah Kebijakan Perkaderan Muhammadiyah, Shalat Lail dan Shalat Subuh, Senam Pagi dan Outbound, Teknik dan Evaluasi Perkaderan PCM Minggir, FGD dan Active Learning Sistem Perkaderan PCM Minggir serta Motivasi Dakwah dan Persyarikatan. Kegiatan Baitul Arqam ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam upaya PCM Minggir untuk membentuk kader-kader yang siap memimpin Muhammadiyah ke depan. Dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen, PCM Minggir yakin bahwa program ini akan berhasil dan membawa manfaat besar bagi perkembangan organisasi. Reportase  Sunu Tri Widodo ST PCM Minggir Editor  Arief Hartanto SE, MPI PDM

Loading

Milad ‘Aisyiyah ke-107 PCA Turi Sleman, Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 30 Juni 2024 Pimpinan ‘Aisyiyah Turi mengadakan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107 bersama Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dan Pemateri Ustadz Muhammad Wildan Wahid, S.H.I. Wakil Ketua PDM Sleman. Milad ‘Aisyiyah tahun ini mengusung tema “ Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta “ mengambil tempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi Ngablak Bangunkerto. Acara dimulai pukul 12.30 dengan diawali berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya dan Mars ‘Aisyiyah. Berikutnya dilanjutkan dengan Sambutan dari PCA, PCM dan PDA. Dalam sambutannya Hj. Kusmiyati, S. Pd  dari PCA Turi menyampaikan “ terima kasih kepada berbagai pihak yang saling bahu membahu dalam melaksanakan kegiatan dan menyampaikan bertambahnya satu ranting PRA di Turi “. Sedangkan Ketua PCM Turi. Drs. Bambang Rahmanyo menyampaikan apresiasinya terhadap anggota PCA  “ betapa antusiasnya warga Aisyiyah mengikuti pengajian  serta memuji kekompakan  warga ‘Aisyiyah memakai seragam”, disamping itu beliau juga menyampaikan kesiapan PCM untuk selalu melayani umat. “Usia 107 bagi kita adalah usia lancia. Usia yang sudah tentu telah memberi kontribusi yang sangat banyak untuk umat, bangsa dan negara. Usia yang sangat matang untuk selalu hidup dengan mempedonani Al Quran dan Sunnah, yang di Muhammadiyah dituangkan dalam PHIWM Pedoman hidup islami warga Muhammadiyah” ucap Ketua PDA, Hj. Hanik Rosyada M,Ag dalam sambutannya. “Selamat untuk bapak ibu yang hadir saat ini untuk mencari ilmu, karena mencari ilmu pahalanya sama dengan pahala berjihad di jalan Allah, “ucap Ustadz Wildan dalam tausiahnya. Beliau juga menceritakan tentang Imam Syafii, tenang 3 hal yaitu tolabul ‘ilmi satu jam lebih utama dari 1000 rakaat sholat sunnah, makanan yang halal dan thoyyib memudahkan dekat dengan ketaatan kepada Allah “Harapan hidup di Kabupaten Sleman 76 tahun, maka para lansia tersebut perlu diberdayakan. Maka sudah benar dan terimakasih ‘Aisyiyah berdaya upaya dalam berbagai bidang, misal dengan memiliki TK, SD hingga perguruan tinggi,  “terang Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman. “Kabupaten Sleman menjadi kabupaten yang SDM nya terbaik nasional. Dengan SDM tinggi harapan hidup menjadi tinggi. Gunakan waktu untuk membaca Al Quran dan untuk literasi. Manfaatkan HP untuk menambah ilmu, sera jaga anak-anak kita dari kejahatan jalanan, didik anak-anak kita sesusuai dengan usianya. Terakhir jaga kebersihan dan kelola sampah karena kebersihan sebagian dari iman, “pesan beliau. Ada agenda tambahan dalam kegiatan peringatan milad kali ini yaitu pemeriksaan kesehatan Kerjasama Makes PCA Turi  dengan RSPKU Muhammadiyah Yokyakarta berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan asam urat gratis serta konsultasi kesehatan bersama dokter dengan dr Fitri Hidayati, Bidan, Perawat serta  Apoteker tutur Siti Istiyati disamping itu diselenggarakan Bazar dari PRA yang ada di Turi dengan aneka produk UMKM, serta pembagian doorprize baik dari Bupati maupun dari PCA Turi. Reportase Pamuji Subekti S.Si  KS SMKM 2 Turi MPI PDM Sleman

Loading

Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Jenjang SMP Muhammadiyah se-Sleman

Depok, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di aula SD Muhammadiyah Condong Catur Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah Daerah Sleman pada Kamis pagi sampai siang (27/6) mengadakan acara Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Tahun 2024 sehubungan dengan telah disahkan dan diberlakukannya Kurikulum Pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) Tahun 2024 oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Sosialisasi ini dihadiri oleh kepala sekolah,, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Urusan ISMUBA dari masing-masing SMP Muhammadiyah se Daerah Sleman. Dalam sambutannya, H. Surakhmad, S.Pd menyampaikan  pertama, Metode pembelajaran Ismuba : holistik integratif. kedua, Semua guru karyawan adalah guru Ismu (minimal). Al Islam, Kemuh, BHS. Arab. Review kurikulum, strukturnya A. Al Islam B. Kemuh dan mulok. C. Extrakurikuler TS HW IPM. Hrs ada kokurikuker dan pembiasaan. Yang akan menjadi ruh sekolah. KS buat kebijakan Karena Ismuba lebih sedikit maka masuk ke kokurikuler, pembiasaan dan pengembangan karakter. Ketiga, Pengembangan karakter ini yang paling berat. Kita ini adalah pewaris pada nabi, bagaimana anak kita karakternya kuat. Maka al Islam, kurikulum, kokurekukier itu tdk bisa terpisah, harus holistik integraif. Karakter ini lebih utama dibanding pengetahuan yang lain. Maka penyempurnaan akhlaq manusia. Maka nanti pada MGMP, bagaimana mengembangkan karakter ini, perencanaan pelaksanaan dan penilaiannya yang bukan hanya pengetahuan melainkan sikap dan ketrampilan. Keempat, Tantangan Waka Ismuba adalah mengembangkan karakter, Karena Al Islam menyempurnakan akhlaq manusia. Adapun materi sosialisasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh wakil sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF, Abdullah Mukti, S.Pd, M.Pd serta diskusi dan tindaklanjut implementasi di masing-masing sekolah. Dalam pemaparannya Abdulah Mukti, S.Pd, M.Pd berangkat dari rasional visi pengembangan berdasarkan tanfidz keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 tahun 2022`disampaikan bahwa “ transformasi pendidikan dasar dan menengah berbasis Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama, holistik, dan integratif, serta menghasilkan lulusan berkemajuan dengan etos pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjawab kebutuhan zaman dengan tata kelola pendidikan unggul yang berdaya saing global dan inklusif”. Selanjutnya Program Strategis Majelis Dikdasmen PNF lainnya adalah sebagai berikut: Karakteristik Kurikulum ISMUBA Pertama, Berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama. (Kurikulum ISMUBA mengedepankan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama yang mendasari seluruh mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran) Kedua, Holistik dan integratif. (Kurikulum ISMUBA mengintegrasikan berbagai aspek, seperti aspek spiritual, sosial, intelektual, dan emosional)  Ketiga, Berorientasi pada peserta didik (Kurikulum ISMUBA disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan perkembangan peserta didik) Keempat, Fleksibel (Kurikulum ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing satuan pendidikan) Acara mendapat sambutan antusias dari para peserta menjelang tahun ajaran baru 2024/2025. Sukses PPDB SMP Muhammadiyah se-Daerah Sleman dan implementasi Kurikulum Ismuba yang sudah disempurnakan !!! Wahdan AF H. SPd, SMKM Tempel , MPI PDM Sleman

Loading

Selesai Dengan Sukses! Musycab Bersama PCPM dan PCNA Ngaglik Sleman

Ngaglik, PdmSleman.or.Id-  Musyawarah Bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik Sleman telah selesai diselenggarakan pada hari Ahad, 23 Juni 2024. Acara yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Sinar Melati Sariharjo Ngaglik ini terselenggara dengan penuh khidmat dan dihadiri lebih dari 80 kader, baik kader lama maupun kader baru. Sebagai sebuah rutinitas organisasi. Musyawarah cabang merupakan rutinitas setiap empat tahun sekali baik untuk Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah. Agenda ini pada akhirnya, menghasilkan inti keputusan berupa kepemimpinan baru untuk PCPM dan PCNA Ngaglik periode mendatang. Hasil pemilihan PCPM NGAGLIK adalah sebagai berikut: Sedangkan, hasil pemilihan PCNA Ngaglik adalah sebagai berikut: Pemilihan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kekeluargaan yang kuat di antara anggota. Ketua PCPM terpilih, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa organisasi ke arah yang lebih berkemajuan. “Sebagai Ketua terpilih, saya berharap dapat menjadi jembatan yang baik antar generasi. Antar generasi Ayahanda Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang masih muda dan antara generasi baru PCPM Ngaglik yang dipenuhi oleh Gen-Z.” tutur Fani panggilan akrabnya. Sedangkan, Naafi Rofiiqoh Makaarimah selaku Ketua PCNA terpilih, juga mengungkapkan harapannya agar PCNA dan PCPM dapat melanjutkan kolaborasi agar dapat mewujudkan visi misi Ngaglik yang Berkemajuan. Musyawarah ini tak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin baru, tetapi juga sebagai sarana evaluasi laporan pertanggungjawaban pimpinan lama. Dan juga untuk perencanaan strategis program-program di periode yang akan mendatang. Seluruh peserta musyawarah menunjukkan antusiasme yang tinggi dan komitmen kuat untuk membawa Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman semakin maju dan memberikan kontribusi yang luas dan positif untuk masyarakat Ngaglik. Semoga dengan terbentuknya kepemimpinan baru ini, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman dapat terus berperan aktif dalam membangun Kapanewon Ngaglik menjadi Kapanewon yang maju dan berkemajuan. Sehingga nantinya akan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah, yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading