Pelatihan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman Diikuti Oleh 30 An Peserta

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY Sabtu 18 Juni 2024 Pukul 13.00 WIB – 15.20 bertempat di Angkringan Sultan Jl Truntung, Truntung Tamanmartani Kalasan Sleman D.I.Y., menyelenggarakan Pelatihan Manejemen Pengelolaan  Hewan Qurban ( Hendeling, teknik dan praktik penyembelihan dan praktek asah alat/pisau sembelih). Alhamdulillah pelatihan berlangsung dengan lancar dan antusias, diikuti oleh Perwakilan PCM sekabupaten Sleman, perwakilan DMI sekabupaten Sleman, PRM dan DMI di Kapanewon Kalasan , serta para takmir masjid di kalurahan Tamanmartani. Pelatihan disampaikan oleh Tri Hartanto Saputro   ketua Juleha Sleman. Materi pelatihan disampaikan dua sesi, sesi pertama penjelasan tentang teknik Hendeling dan praktik penyelidikan hewan, Alhamdulillah banyak pertanyaan disampaikan oleh para peserta, dan diskusi berjalan dengan menarik. Sesi kedua pemateri menyampaikan tentang teknik dan praktik asah peralatan sembelih baik pra maupun pasca menyembelih. “ Alhamdulilahilladzi bi ni’matihi tathimusholihaat, banyak ilmu pengalaman dan manfaat yang didapat. Silaturahmi diantara para juru sembelih baik di lingkungan internal Muhammadiyah maupun dengan para peserta perwakilan dari lembaga lain berlangsung hangat dan penuh keakraban” tandas Mohammad Hasan, S.H.I., Ketua Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY. Semoga JagalMu bisa menjadi wadah bagi para juru sembelih khususnya di perserikatan Muhammadiyah untuk bersama-sama menebarkan manfaat dan bisa mewujudkan apa yang menjadi misi utama dari Lembaga Pengawasan Pengkajian dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) PDM Sleman.  Sebagai tindak lanjut dari Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY maka dilaksanakan Koordinasi Edukasi dan Sosialisasi kegiatan tetsebut. Ditulis Mohammad Hasan, S.H.I., (Ketua Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman D.I.Y.) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) PDNA Sleman

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Gamping mengikuti kegiatan Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) disingkat KA3NA, Ahad (6/4/24) di Sego Welut Godean, Sleman, D.I.Yogyakarta. Kajian ini dihadiri beberapa PCNA yaitu PCNA Gamping, PCNA Godean, PCNA Minggir, PCNA Seyegan, PCNA Moyudan, dan PCNA Tempel. Sofi menjelaskan kajian bulanan yang diadakan oleh Departemen Dakwah Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sleman ini diadakan bergantian di 3 area. “Katrina diadakan tiap bulan bergantian tiga area. Sleman timur, tengah, barat. Sejauh ini sudah terlaksana di PCNA Sleman, PCNA Kalasan, dan PCNA Godean.” jelas Ketua Umum PDNA Sleman tersebut. Katrina ke-3 kali ini diisi oleh Siti Arifah, S.Kep., Ns., M.Kep. Beberapa poin penting yang ia sampaikan, yaitu karakter perempuan berkemajuan adalah iman dan taqwa, taat beribadah, akhlak karimah, berpikir tajdid, bersikap wasatiyah, amaliyah sholihah, dan sikap inklusif. Ia juga menerangkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah (NA) berperan membentuk keluarga tangguh, mendukung keluarga sebagai sel kokoh dalam struktur masyarakat, menanamkan nilai-nilai moral dan etika. Kegiatan ini sangat menarik karena berisi tentang ilmu tentang rumah tangga sehingga dapat menjadi bekal para anggota kajian. Siti Arifah menegaskan bahwa ada 4 nilai-nilai keluarga sakinah. “Setidaknya ada 4 nilai-nilai yang menjadi dasar keluarga sakinah, yaitu kelembutan, kebaikan, kasih sayang, dan nirkekerasan.” sebutnya. Di akhir acara kegiatan bertambah menarik dengan adanya pembagian doorprize dan menjajakan pernak pernik NA diantaranya bros NA dan gantungan kunci. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Sofi berharap KA3NA menjadi wadah belajar kader NA dan umum tentang keluarga islami. “Kami berharap KA3NA menjadi wadah belajar teman-teman NA dan masyarakat umum khususnya perempuan muda di Sleman mengenai bagaimana menjadi keluarga muda islami yang berdaya dan tangguh. Selain itu juga sebagai wadah silaturahim antar PDNA dan PCNA, juga antar PCNA di Sleman”, harapnya. Penulis: Rizki Putri Ramadani (Ketua Departemen Pustaka, Informasi, dan Teknologi Digital PCNA Gamping)

Loading

Hari Bermuhammadiyah -Silaturrahim & Pengajian PDM Sleman-Gedung Dakwah PCM Turi-Jum’at 7 Juni 2024

Loading

Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bagi umat Islam menyembelih hewan untuk dikonsumsi tidaklah semata memotong leher dari hewan, namun lebih merupakan wujud ketaatan terhadap perintah agama serta bagian ibadah guna mendekatkan diri kepada Allah.   Hal ini tidak hanya menjelang ibadah Qurban Idul Adha namun juga harus jadi perhatian dalam kehidupan setiap hari kesadaran akan halalnya daging yang dikonsumsi. Hal ini mendorong Lembaga Pengkajian, Pengawasan Dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) PDM Kabupaten Sleman, DIY pada Sabtu 02 Juni 2024 bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2 PDM Sleman DIY menyelenggarakan “Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY”. Salah satu tugas LP4H adalah memberi pelatihan tenaga yang profesional dan Syar’I dibidang Penyemblihan hewan untuk kebutuhan harian maupun Idul Qurban bagi warga Muhammadyah maupun umum. Terbentuknya Jagal Mu sebagai wadah bagi para Juru Sembelih Halal dilingkungan Muhammadyah khususnya di Kabupaten Sleman. JagalMU Sleman sebagai mitra pemerintah dalam menegakkan danmenjaga aturan agar proses penyembelihan hewan ruminansia dan unggas serta penanganan bahan makanan yang halal dan thayyib. Hadir PDM Kabupaten Sleman, para Ketua Majelis & Lembaga, para Ketua PCM se Sleman dan tamu undangan dari Jagal Mu PDM Kota Yogyakarta.    Menurut Ketua LP4H PDM Kabupaten Sleman  Drs. Sutarman, M.A., menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah antara lain” Terbentuknya Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY sebagai wadah bagi Jagal/Juru Penyembelih Halal (Juleha) di lingkungan PDM Kabupaten Sleman, DIY dan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman, DIYsebagai mitra pemerintah dalam menegakkan dan menjaga aturan agar proses penyembelian hewan ruminansia dan unggas serta penanganan bahan makanan yang halal dan thoyyib”.                                        Sementara Wakil Ketua PDM Kabupaten Sleman Drs. H. Irfan Haris Ketika menyampaikan materi pembekalan menekankan bahwa “ dalam SKKNI Juru Sembelih Halal wajib mempunyai 13 kompentensi “pengembangan profesionalitas dan pengembangan penyembelihan”. Adapun kompetensinya meliputi : melakukan ibadah wajib, menetapkan persyaratan syariat Islam, menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja, melakukan komunikasi efektif, mengkoordinasi kan pekerjaan, menerapkan higiene sanitasi, menerapkan prinsip kesejahteraan hewan, menyiapkan peralatan penyembelihan, melakukan pemeriksaan fisik hewan, menetapkan kesiapan hewan untuk disembelih, menetapkan teknik penyembelihan hewan, memeriksa kelayakan proses penyembelihan, dan menetapkan status kematian hewan.               Dan yang lebih penting adalah menekankan urgensi Juleha adalah mengkoordinasikan pekerjaan dari 13 kompetensi tersebut. Reportase Drs Sutarman MA LP4H PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Rapat Kerja dan Sosialisasi GACA  Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Sabtu 1 Juni 2024 MKS PDA ( Majelis Kesejahteraan Sosial ) Pimpinan Daerah Asiyiyah Sleman menggelar Rapat Kerja dan Sosialisasi GACA yaitu Gerakan Aisyiyah Cinta Anak,  acara bertempat di Rumah Makan Puri Mataram Beran Tridadi Sleman dengan diikuti oleh perwakilan seluruh MKS PCA se Sleman dengan masing-masing cabang mengirimkan dua orang peserta  dan Anggota MKS PDA Sleman . Acara tersebut j dibuka secara resmi oleh Ketua PDA Sleman Dra Hj  Hanik Rosyada M.Ag. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini juga dalam rangka menyemarakkan milad Aisyiyah ke 107 dengan temanya ” Memperkokoh Dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan  Semesta” . Untuk menambah semangat peserta juga mengajak hadirin untuk bersama memberikan  Salam semangat ,   Apa kabar ibu-ibu?   Semakin sehat   Semakin cerdas semakin taqwa…aamiin Sementara Ketua Majelis Kesejahteraan Sosial Ketua MKS PDA Sleman Yuli Kuswandari. M.Hum dalam sambutannya  menyampaikan “ tujuan diadakan acara ini antara lain untuk forum silaturahmi dan penyampaian program kerja MKS, antara lain  ke depan untuk semua cabang  bahkan sampai ranting bisa memiliki Program GACA yaitu Gerakan Aisyiyah Cinta Anak dengan berbagai bentuk program kerjanya”. Dan harapannya diakhir acara nanti semua MKS PCA bisa membuat dan mengumpulkan RTL nya. H sebagai pembicara yaitu Hj Dra Umi Hidayati M.Pd. dari MKS PWA DIY dengan materi Kupas Tuntas GACA antara lain “Gerakan Aisyiyah Cinta Anak yaitu suatu gerakan yang bersifat masif dalam rangka melindungi anak-anak terhadap kekerasan gerakan ini dikerjakan secara kolaborasi lintas majelis tergantung masalah yang dihadapi  dan ini merupakan sebuah gerakan yang dilakukan oleh ‘Aisyiyah dalam rangka melakukan perlindungan terhadap anak dari segala tindak kekerasan”. Serangkaian kegiatan yang dilakukan Aisyiyah dan jaringannya secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak, mencegah dan mengurangi kekerasan terhadap anak di keluarga, Sekolah dan masyarakat. Reportase Noor KAsihati SPD PDA Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Pemuda Muhammadiyah & Nasyiah Ngaglik: Ora Bareng, Ora Gayeng

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Pawon Bendoro Jalan Palagan Km 14,5 pada hari Ahad, 2 Juni 2024 telah terlaksana Acara Keakraban Kader Baru PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian acara Pra Musyawarah Cabang (Musycab) bersama Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik Sleman di tahun 2024. Acara keakraban ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader lama dan baru serta memperkuat komitmen dalam menjalankan organisasi. Dihadiri oleh kader-kader baru dari PCPM (Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah) dan PCNA (Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah). “Selaku pimpinan organisasi, Kami berikhtiar  di Musycab besok tidak hanya melaporkan dokumen LPJ organisasi. Tapi juga menyiapkan sebaik-baiknya regenerasi, para kader muda penerus organisasi. Salah satunya lewat kegiatan keakraban seperti ini”, terang Maman Sulaeman Ketua PCPM Ngaglik. Mengusung Slogan “Ngaglik, Ora Bareng, Ora Gayeng” yang dicetuskan oleh Ketua Panitia Acara Hidayatul Mabrur. Acara ini sukses mengumpulkan lebih dari 70 orang kader muda Pemuda & Nasyiah di Ngaglik, baik lama maupun baru. Acara seharian dikemas secara santai, dimulai dari games perkenalan, kemudian perkenalan profil organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik. Hingga diakhiri dengan acara puncak yaitu bebakaran (Griil & BBQ). Seluruh peserta yang hadir terlihat begitu antusias mengikuti acara hingga akhir. Dengan terlaksananya acara ini, PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman semakin optimis dalam menghadapi Musycab Bersama 2024. Seluruh kader diharapkan dapat berkontribusi aktif dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan organisasi. Adapun agenda selanjutnya dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik adalah Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama. Agenda tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Ahad, 23 Juni 2024 bertempat di Panti Asuhan Sinar Melati Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading