Alamuddien dan Widi Adyani pimpin PCPM dan PCNA Godean periode 2023-2027

Godean, Pdmsleman.Or.Id Dengan tema “Mencetak kader militan untuk Muhammadiyah Godean Berkemajuan.” Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Godean pada Ahad 25 Februari 2024 mengadakan pengukuhan pimpinan baru masa bakti 2023-2027 di Gedung Ampiteter 8, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam sambutan oleh ketua panitia Alamuddien Asyrozi, S.Pd sekaligus ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Godean yang baru, menyampaikan bahwa dengan semangat Al Qur’an  surat Ali Imron 104, “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Selain itu disampaikan oleh A’am, sapaan akrab Alamuddien Asyrozi, S.Pd bahwa dengan semangat Paglima Jendral Soedirman juga digelorakan untuk semangat menjadi kader yang militan. Pengukuhan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Dalam pengukuhan tersebut dikukuhkan ketua PCPM Godean yang baru yakni Alamuddien Asyrozi, S.Pd beserta 35 personil. Dalam sambutan setelah pengukuhan disampaikan oleh Prakasa Radya Sulendra, S.T.  bahwa “ pasca gelaran pemilu kita berkumpul menjadi satu kembali untuk menjadikan Pemuda Muhammadiyah Godean akan mampu menorehkan sejarah untuk betul-betul menjadi kader yang militan setelah calon senator kita Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. InsyaAllah lolos sebagai senator di Senayan sebagai anggota DPD RI mewakili Yogyakarta. Teruslah menjadi bagian Muhammadiyah yang lebih semangat dan program PCPM kedepan lebih bermanfaat”. Sedangkan ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah Godean yang baru yakni Widi Adyani dan 42 personil telah dikukuhkan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman Hadir dalam pengukuhan ini para alumni Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Godean diantaranya Haris Darmawan yang saat ini menjadi ketua PCM Godean. Dalam sambutan dan motivasinya Haris Darmawan menyampaikan bahwa hari ini pemuda-pemudi harus bersikap kritis yang  nantinya kelak akan menggantikan penerus-penerus Muhammadiyah. Muhammadiyah kedepan tidak bisa dilakukan sendiri tapi bersama-sama sehingga kemajuan bersama membentuk generasi militan. “ Alhamdulillah kita memiliki senator baru dan dapat dipetakan dari hasil di TPS  kantong-kantong dan yang terus menjadi garapan Muhammadiyah sehingga menjadi tempat dakwah kedepan. Untuk itu harus terus saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran”. Hadir juga tokoh masyarakat yakni Harda Kiswaya yang memberikan motivasi untuk terus belajar dan wajib dekat dengan Allah dan diniatkan untuk mengabdi dengan ikhlas. Semoga kedepan dapat memajukan roda organisasi dengan baik sehingga akan muncul pemimpin lebih baik lagi. Acara dilanjutkan dengan talk show alumni ketua-ketua Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Godean. Kontributor  H. Wahdan Arifudin  S.PD PCM Godean, MPI PDM SLeman

Loading

Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan PCNA Turi Periode 2022-2026

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pengukuhan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Turi digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi pada Ahad  18 Februari 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, Pimpinan Cabang Aisyiyah Turi, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sleman, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Turi, Mahasiswa UAD serta AUM seKapanewon Turi. Acara pelantikan ini diikuti oleh seluruh calon kepengurusan PCNA Turi yang telah disusun oleh formatur. Perwakilan dari PDNA Sleman yakni Mafrudlatun Nikmah, S.Pd selaku ketua 2 PDNA Sleman dan Meita Fitrianawati, M.Pd. selaku  ketua departeman PITD, secara resmi mengukuhkan seluruh anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Turi dengan terlebih dahulu melakukan pembacaan surat keputusan pengukuhan. Dalam hal ini ditetapkan Dyah Harumming Kinanthi S.IP.,M.A. sebagai ketua Umum, Desy Dwi Susanti, S. Pd. Sebagai Sekretaris Umum, Erni Wulandari sebagai Bendahara Umum, dan para ketua departemen beserta jajaran anggotanya sebagai Struktural dalam PCNA Turi periode 2022-2026. “ Terdapat harapan besar seluruh anggota yang terganti dapat mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk kemaslahatan umat khususnya untuk generasi muda di Kapanewon Turi” kata Dyah selaku ketua. Keanggotaan PCNA Turi periode 2022-2026 yang dikukuhkan saat ini terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu. Kepengurusan kali ini diharapkan dapat bertumbuh kembang dengan lebih baik, berkolaborasi dengan lebih mesra, menjalin komunikasi yang lebih baik lagi, sehingga dari segala keilmuan yang PCNA Turi saat ini miliki dalam saling bekerjasama dan bertukar informasi, saling bantu membantu, ingat mengingatkan untuk mencapai tujuan bersama. Setelah kegiatan pengukuhan selesai dijalankan dilanjutkan dengan serah Terima jabatan dari pengurus terdahulu. Besar harapan semoga para pengurus PCNA Turi periode 2022-2026 dapat mengemban amanah ini dengan baik dan kedepannya akan mengedepankan persatuan dan kekompakan. Ketua PCNA Turi periode sebelumnya Miftahul Janah, S. Pd. Menyampaikan , “ Alhamdulillah kami telah menyelesaikan amanah dan tugas dengan apik, sebelum kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan telahmelakukan Laporan Pertanggung Jawaban selama periode yang diemban”. Acara dilanjutkan dengan pembahasan setiap departemen untuk menyusun program kerja selama periode mendatang baik meliputi proker jangka panjang maupun jangka  pendek. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama yang disponsori penuh oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi. Reportase  Miftahul Janah, S. Pd. Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Aisyiyah Minggir, Membangun Organisasi Perempuan Mewujudkan Risalah Perempuan Berkemajuan Melalui Pelatihan Administrasi

Minggir, Pdmsleman.Or.Id Organisasi Aisyiyah, yang dikenal sebagai sebuah wadah perempuan berkemajuan, menegaskan tekadnya untuk menggerakkan organisasi melalui berbagai kegiatan sesuai dengan hasil musyawarah program Rapat kerja. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menggelar Pelatihan Administrasi Organisasi untuk Mewujudkan Risalah Perempuan Berkemajuan pada hari Jumat, 28 Rajab 1445 H, bertepatan dengan 9 Februari 2024, di SMP Muhammadiyah 2 Minggir. Hj. Ras Haryani, dalam laporan panitia, menyatakan bahwa “ acara ini diikuti oleh 52 anggota pimpinan dari cabang dan ranting. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar anggota memahami tata aturan yang berlaku dalam organisasi Aisyiyah dan mengimplementasikannya dalam kegiatan organisasi”. Selanjutnya, Hj. Hanik Rosyada M.Pd Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman, memberikan motivasi kepada peserta bahwa anggota pimpinan Aisyiyah memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui laporan. “ Mari kira bersama-sama membangun frekuensi dan persepsi yang sama dalam menjalankan administrasi organisasi sebagai salah satu indikator dari keteraturan organisasi”. Atika Nalattamma, wakil sekretaris Aisyiyah Sleman, menjelaskan secara rinci materi Kesekretariatan, termasuk tata aturan persuratan, logo, stempel, pengkodean, dan pengarsipan. Sementara itu, Dwi Putriyanti, Bendahara Aisyiyah Sleman, memaparkan materi Keuangan dengan cermat, termasuk contoh lembar keuangan dan cara membukukan serta melaporkan keuangan harian, bulanan, dan tahunan. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi, sehingga dialog dan interaksi berlangsung aktif hingga menjelang waktu Dhuhur. Kontributor  Hj. Hanik R M.Pd, PDA Sleman  Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Peran Aisyiyah Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan Di Pemilu 2024

Turi, Pdmsleman.Or.Id   ‘Aisyiyah sebagai organisasi wanita dalam Muhammadiyah yang mempunyai maksud dan tujuan yang sama dengan Muhammadiyah. Risalah Perempuan Berkemajuan yang merupakan keputusan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah tahun 2022 menempatkan perempuan memiliki kesempatan luas sekaligus penting sebagai aktor perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu gerakan ‘Aisyiyah dalam bidang Majelis Hukum dan HAM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta pemahaman terhadap hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan hak asasi manusia.    Pemilu merupakan  salah satu upaya untuk menjaga nilai-nilai itu dengan cara ‘Aisyiyah menjaga jarak dengan partai politik manapun. Tetap menjaga kedekatan yang sama dengan semua partai politik, dan tidak akan terlibat dalam politik praktis.     Namun dalam menerapkan program ternyata mengalami beberapa permasalahan yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan ekonomi. Di satu sisi terdapat stereotype  bahwa perempuan sangat tidak setara disandingkan dengan laki-laki dalam kegiatan berpolitik, bahkan  partisipasi para kaum perempuan dalam politik sangat rendah. Namun di sisi yang lain, anggota Aisyiyah yang mempunyai latar belakang pendidikan dan ekonomi yang cukup,  berpandangan bahwa perempun harus ikut berpartisipasi dalam politik untuk menentukan perwakilannya atau pemimpinnya. Partisipasi politik menandakan sikap dan peran masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan politik dan dapat mengubah masyarakat yang semula apatis menjadi aktif. Permasalahan perbedaan persepsi di kalangan anggota Aisyiyah merupakan hal yang serius perlu dilakukan solusinya. Oleh karena itu sangat penting dilakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum terkait dengan peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024. Demikian disampaikan oleh Septi Nur Wijynti, SH, MH dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam pembukaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, yang bertujuan untuk meningkat peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024 ibu–ibu ‘Aisyiyah Cabang Turi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan hukum bertempat di Masjid Darul Falah Kembangarum Turi yang diikuti sekitar  80 orang dari semua Ranting ‘Aisyiyah yang berada di wilayah PCA Turi pada Ahad 4 Februari 2024.. Nara sumber yang juga anggota Tim Pelaksana Yulianta Saputra, S.H.MH. dari UIN Sunan Kalijaga mengatakan partisipasi perempuan dalam politik sangat diharapkan dalam mensukseskan pemilu 2024. Partisipasi perempuan merupakan kegiatan sukarela kaum perempuan yang ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik dengan jalan memilih pemimpin negara secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah/public policy). Upaya yang dilakukan dengan melalui cara antara lain pertama, Pendidikan politik dari keluarga, kedua, mendorong keterlibatan dalam organisasi, ketiga, advokasi terhadap Perempuan pentingnya Perempuan terlibat dalam dunia politik, dan keempat, mempersiapkan anak Perempuan dari dini untuk mengenal politik. Pada akhir kegiatan, Tim Pelaksana menyerahkan buku pedoman pemilu dan poster persuasi untuk mengajak Masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2024. PRA Donokerto I Turi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Tim Pelaksana dari UMY dan UIN Sunan Kalijaga. serta mengharapkan sosialisasi yang telah diperoleh dalam program pengabdian kepada masyarakat ini dapat diterapkan oleh ibu–ibu ‘Aisyiyah sehingga ikut membantu menyukseskan pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya secara cerdas.

Loading

“Aisyiyah Cabang Tempel Kerja Bareng UMY Gelar Sarasehan Antisipasi Bullying

Tempel, Pdmsleman.Or.id Bullying atau perundungan telah menjadi fenomena yang berkembang pesat dalam masyarakat. Dalam catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dari bulan Januari – Agustus 2023, terdapat 2.355 kasus perundungan. Mirisnya adalah, 861 kasus terjadi dalam lingkungan Pendidikan (sekolahan). Jika dibiarkan, baha aksi perundungan akan menjadi gunung es, dan sangat membahayakan bukan saja pada masa depan para remaja, bahkan juga membahayakan jiwa mereka. Menyikapi hal ini, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Tempel, Kabupaten Sleman, berupaya untuk merespon secara lebih aktif. PCA Tempel, bekerjasama dengan Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar acara diskusi dan sarasehan yang bertajuk Antisipasi Perundungan di Kalangan Remaja pada Ahad 4 Februari 202. Dalam diskusi yang dipandu oleh Wahyuni Kartikasari (ketua tim), menghadirkan seorang akademisi sekaligus psikolog Ruhyani Zaenuddin S. Psi., M.Si, dengan paparan menarik dan dipenuhi dengan antusiasme para peserta. Para peserta yang umumnya para guru dan pegawai ini beberapa kali menanyakan hal berkait dengan perundungan. Sementara itu, sebagai seorang ahli, Ruhyani Zaenuddin menekankan pada tiga hal penting. Pertama adalah pendeteksian terhadap aksi aksi perundungan yang medianya semakin beragam, termasuk melalui media sosial. Kedua adalah pentingnya pada rehabilitasi dan pendapingan terhadap korban yang harus dilakukan dengan hati-hati. “ Dan yang terpenting adalah menjaga agar diri kita tidak terlibat dalam perundungan itu, karena acap kali kata-kata yang kita ucapkan kepada anak, kepada siswa, justru merupakan bagi dari perundungan”. Ketua PCA Tempel, Banun Rohyatiningsih menyambut gembira kolaborasi ini, “ mengingat pihak yang paling dekat dengan kelompok remaja ini adalah ibu, dan ibu lah yang mempunyai kesempatan paling dekat untuk melalukan deteksi dan pengawasan terhadap tindakan perundungan”. Pihaknya berharap Kerjasama dengan UMY dapat dilanjutkan lagi untuk masa mendatang dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang.

Loading

Rapat Kerja Daerah PD IPM Sleman Periode 2023/2025, Revitalisasi dan Penguatan Profil Pelajar sebagai Pioneer Kemajuan Peradaban.

Depok, Pdmsleman.Or.id Sabtu, 3 Februari 2023 bertempat di SD Muhammadiyah Condongcatur berlangsung Rapat Kerja Daerah PD IPM ( Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah ) Sleman Periode 2023/2025 angkat tema “ Revitalisasi dan Penguatan Profil Pelajar sebagai Pioneer Kemajuan Peradaban”. Kegiatan ini diikuti peserta Pembina IPM, Perwakilan Pimpinan Ranting dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Hadir pula tamu undangan – Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo,  H. Arief Sulistyo, S.E.PDM Sleman  dan Naufal Labiba Wildan Ketua Umum PW IPM DIY. Dalam Rakerda ini digelar pemaparan program kerja PD IPM Sleman serta tatidakpan balik, masukan, diskusi dari pembina IPM, Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting. Ketua Umum PD IPM Sleman Nail Anfasa Fadla  dalam sambutan dengan mengusung tagline baru untuk periode 2023/2025: Pelajar Digdaya.  Dengan harapan dapat metidakmbarkan pelajar yang memiliki semangat, kegigihan, dan kemampuan yang luar biasa dalam menghadapi tantangan dan meraih prestasi. Harapan forum Rakerda sebagai sarana untuk menjalin komunikasi, merekatkan ukhuwah, dan memperkuat sinergi antara Pimpinan Daerah dengan pembina IPM, Pimpinan Cabang, dan Pimpinan Ranting. Ketua Umum PW IPM DIY memerikan apresiasi untuk sebuah pencapaian yang besar PD IPM Sleman yang sdh membangun cabang baru di awal periode di Moyudan, karena Sleman dengan 49 ranting menjadi PD IPM dengan jumlah ranting terbanyak se-DIY, itu merupakan suatu kemajuan untuk membangkitkan kembali cabang-cabang yang telah mati. Arief Sulistyo PDM  Sleman dalam sambutannya  memaparkan kandungan surah Al-Insyirah dan penerapannya dalam berorganisasi, utamanya ber-IPM. Afnan Hadikusomo DPD RI dari Yogyakarta menekankan “ jika mau sukses menghadapi tantangan zaman jadilah orang yang dermawan, karena di organisasi tidak bakal jadi kalau kita tidak dermawan”. Sifat ini membuat kita disukai banyak orang, dalam islam juga diajarkan untuk bersedekah baik disaat lapang maupun sempit, jadi tidak ada alasan untuk tidak bersedekah, jika banyak harta dengan harta, jika tidak  bisa dengan tindakan (ringan tangan) dan kalo masih belum bisa kita bisa bersedekah dengan mendoakan. Kedua itu sabar (meredam amarah), dalam islam kita diajarkan untuk sabar artinya kita, segala sesuatu itu butuh proses (sabar) kalau kita tidak sabar maka berantakan semua apa yang sudah direncanakan. oleh karena itu sabar itu penting bagi seorang pemimpin yang menentukan tidakan apa yang akan kita ambil selanjutnya. jadi bersabarlah, karena dalam islam juga diajarkan untuk bersabar. Mudah memaafkan. jangan terlalu ber larut dalam kebencian, kita diajarkan agar saling memaafkan diantara manusia, agar tetap terjalin hubungan, memaafkan itu penting, karena kalau tidak maka masalahnya akan bertabah terus. maka dari itu mudahlah memaafkan meskipun kita yang (tidak salah) berlapanglah dada agar urusan kita dilancarkan. Ditengah perubahan zaman yang sudah sangat pesat, kita dituntut untuk menyesuaikan. banyak habityang dulu itu sangat jarang dilakukan (tabu) tapi sekarang lumrah. IPM harus peduli dengan persoalan-persoalan umat, ibarat anak-anak muda adalah anak panah yang menjadi tombak atau ujung masa depan bangsa dan terus didalam perjuangan syiar Muhammadiyah terlebih syiar Islam. Reportase Nail Anfasa  PD IPM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

PCA Seyegan Selenggarakan Baitul Arqom untuk Pimpinan dan Guru-guru TK ABA se-Kapanewon Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan mengadakan Baitul Arqom pada hari Sabtu sampai Ahad tanggal 27 – 28 Januari 2024 di RM Genduk Wulan Margodadi Seyegan. Baitul Arqom yang merupakan program dari Majelis Pembinaan Kader  ini diikuti oleh 74 peserta yang terdiri dari unsur  Pimpinan Cabang   dan Pimpinan Ranting Aisyiyah se-kapanewon Seyegan, serta guru-guru TK ABA dan KB Aisyiyah di Kapanewon Seyegan. Kegiatan BA mengambil tema ” Penguatan Ideologi dan Organisasi untuk Gerakan Aisyiyah Berkemajuan”. Acara yang dikemas secara padat dan bermakna ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dan motivasi peserta dalam ber ‘Aisyiyah serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari baik itu secara individual maupun kelompok yaitu dalam berorganisasi di ‘Aisyiyah maupun Sekolah/lembaga milik Amal Usaha Muhammadiyah tempat sebagian peserta mengabdi. Baitul Arqom dimulai hari Sabtu pukul 7.30 WIB yang diawali pemeriksaan kesehatan gratis dari tim kesehatan PKU Muhammadiyah Yogyakarta dilanjutkan Pembukaan yang ditandai dengan penyematan tanda peserta Baitul Arqom oleh Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan ibu Hj. Sarju dan dihadiri pula oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman yang membidangi Majelis Pembinaan Kader  yaitu Ibu Dra. Hj. Suharti sekaligus membuka kegiatan Baitul Arqom. Turut hadir pula  Ketua PCM Seyegan yaitu Bapak Drs. H. Tri Subandi, M.Pd., dan perwakilan dari PCNA Seyegan. Seluruh peserta Baitul Arqom mengikuti kegiatan yang terdiri dari 7 materi utama yaitu : (1) AD ART ‘Aisyiyah oleh Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag., (2) Peran IGABA dalam ber-Muhammadiyah oleh Ibu Sasmiyati, S.Pd.AUD, M.Pd., (3) Manajemen Organisasi oleh Bapak H. Nashirun, S.AP., (4) Etos Kerja dalam Mengemban Amanah oleh Ibu Dra.Hj. Nasriyatun, (5) Ideologi Muhammadiyah oleh Bapak H. Arif Sulistya, S.E., (6) Tuntunan Sholat Malam dan Dzikir oleh Ibu Hj. Sartini, BA., (7) Praktek Ibadah Sholat Tahajud dan Dzikir Pagi dipimpin oleh Bapak Nurkhoirudin. Acara Baitul Arqom ditutup pada hari Ahad 28 Januari 2024 pukul 06.30 WIB oleh Wakil Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Hj. Umi Eni, S.Ag dan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta oleh ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan Ibu Muninggar, S.Ag. “ Dan yang paling istimewa pada acara Baitul Arqom ini adalah setelah penutupan, peserta tidak langsung pulang, melainkan bersama-sama menuju ke UMY untuk mengikuti hari Ber-‘Aisyiyah yang diadakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY”  sebagaimana disampaikan Dhian Navitri sie Acara pada Ahad Siang. Reportase  Dhian Navitri PCA Seyegan     Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PDM Sleman terima Audiensi PD IPM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Setelah dilantik 2 bulan yang lalu PD IPM Sleman melaksanakan Agenda Audiensi dengan PDM Sleman yang diterima Langsung oleh Ketua PDM Sleman H Harjaka  dan Jajaran Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Acara Audiensi yang dipandu oleh Wakil Ketua PDM Sleman Eko Sumardiyanto ini dimulai dengan Tausyiah dari H. Sudarto yang  mengingatkan akan pentingnya belajar berorganisasi dan berdakwah melalui Organisasi seperti IPM” . Acara dilanjutkan perkenalan dari PD IPM Sleman yang Hadir Ketua Umum Nail Anfasa Fadla, Sekretaris Umum, Bendahara dan Ketua-ketua Bidang. Lalu dilanjutkan dengan Pemaparan Rencana Program Kerja masing-masing Bidang selama 2 Tahun / satu periode. Yang mana Agenda terdekat diantaranya Rapat Kerja dan Pertemuan dengan Pembina PR IPM se-Kabupaten Sleman. Dalam Arahannya, Ketua PDM Sleman H Harjaka  mengapresiasi Kesiapan PD IPM Sleman ini dalam audiensi, tampak sangat dipersiapkan dari bahan maupun kehadiran. Selanjutnya Ketua PDM Sleman mengajak agar adik-adik IPM agar “ senantiasa semangat dalam mengembangkan potensi Anggota IPM se-Kabupaten Sleman”. Begitu pula Arahan-arahan dari Pimpinan PDM lainnya yang memberikan Motivasi dan inspirasi kepada PD IPM Sleman yang hadir. Reportase Ayahanda Eko Sumardiyanto Wakil Ketua PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Kampus UNISA Jadi Ajang Sosialisasi Pemilu Inklusi PDA Sleman  Oleh KPUD Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 21 Januari 2024  dengan bertempat gedung Gedung Mundjiyah Lantai 2 Kampus UNISA Gamping Sleman Yogyakarta Majelis Kesejahteraan Sosial PDA ( Pimpinan Daerah Aisyiyah ) Sleman menggelar acara Sosialisasi Pemilu Inklusi oleh KPUD Sleman. Peserta yang hadir sekitar 70 peserta terdiri dari utusan MKS PCA Se kabupaten Sleman , Ketua PPDI kabupaten dan Ketua PPDI kapanewon Se Sleman  dan Ketua HIDIMU kab Sleman Dihadiri dan dibuka oleh ketua PDA Sleman Hanik Rosyada S.Pd MA dan Dra. HJj. Siti Aminah.  Disampaikan bahwa “ kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat untuk masyarakat umum dikarenakan masih minimnya sosialisasi pemilu dan mengajak semua warga untuk mensukseskan pemilu 2024 dan menjadi pemilih yang cerdas dan bisa menyebarkan ilmu ke masyarakat lainnya ”. Untuk itu ada lagu yang ditampilkan berjudul Pemilu Inklusif Ayo tindak TPS, aja nganti dilalekke Ing Tahun rong ewu patlikur 14 februari Memilih calon pemimpin Itu menjadi hak kita Bila tidak datang ke TPS Kita akan merugi Ayo sukseskan pemilu Inklusif untuk semua Semangat kita mendampingi Salurkan hak pilihnya Kartu pertama presiden Kartu kedua DPD Kartu Ketiga DPR RI  4 5 DPRD Panitia Penyelenggara MKS PDA Sleman Ketua Yuli Kuswandari S.Pd.M.Hum  dan Sekretaris Nur Kasihati,S.Ag,S.Pd.SD kepada Arief Hartanto menyampaikan   “selamat mengikuti sosialisasi untuk mendapatkan wawasan mengenai Pemilu inklusi untuk seluruh peserta dan terima kasih kepada Kampus Unisa yang telah memberikan support penuh suksesnya acara kali ini”. Sementara Huda Al Amna dari KPUD Sleman memaparkan Pemilu secara sederhana dipahami sebagai mekanisme pemberian suara rakyat secara langsung untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di lembaga perwakilan (parlemen) atau eksekutif, dengan prosedur tertentu berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Untuk Pelaksanaan Pemilu & Pemilihan  Serentak 2024 menggunakan landasan hukum UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan UU No 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada. Dimana Substansinya adalah: Pemilu di Indonesia diselenggarakan secara re-guler, tiap lima tahun sekali. Tujuan pokoknya adalah memenuhi proses rotasi (pergantian) kekuasaan, pengisian jabatan politik di lembaga perwakilan dan pemerintahansesuai dengan sistem demokrasi. Untuk masing-masing memilih Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tingkat nasional, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat nasional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat Propinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat kabupaten/ kota. Ada juga Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Pemilu memilih kepala daerah di tingkat propinsi (gubernur) dan kabupaten/ kota (bupati/walikota). “ Pemilu inklusif adalah pemilu yang diselenggarakan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua warga negara yang telah berhak memilih, tanpa memandang suku, ras, agama, jenis kelamin, penyandang disabilitas, status sosial ekonomi dan lain-lain” tandas Huda.. Penyelenggaraan Pemilu dapat dikatakan inklusif apabila terdapat indikasi-indikasi seperti berikut*: Untuk Disabilitas mencantumkan catatan kemudahan bagi Pemilih disabilitas. Reporter Noor Kasihati MKS PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Rapat Kerja Pimpinan Aisyiyah Mlati: Menuju Dinamisasi Organisasi dan Penguatan Pimpinan

Mlati, Pdmsleman.Or.id Pada hari Ahad 14 Januari 2024, Pimpinan Cabang Aisyiyah Mlati menggelar kegiatan Rapat Kerja Pimpinan di SMA Muhammadiyah Mlati. Acara ini dihadiri oleh 52 anggota pimpinan, termasuk unsur PCA, Ketua PRA, Ketua IGABA, dan kader PCNA Mlati. Rapat Kerja Pimpinan dibuka oleh Hanik Rosyada, ketua PDA Sleman periode 2022-2027. Hanik mengawali pidato pembukaannya dengan menyoroti pentingnya komitmen dalam berorganisasi, mengutip Q.S Al-Maidah ayat 1. “Komitmen kita adalah landasan utama untuk membangun organisasi yang solid,” ungkapnya. Pembekalan anggota dilakukan melalui sesi materi “Dinamisasi Organisasi” yang dipandu oleh Ibu Zulaikha dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah DIY. Materi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana organisasi dapat tetap dinamis dan responsif terhadap perubahan zaman. Zulaikha juga membahas strategi penguatan pimpinan, menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama. Dalam sesi ketiga, dilanjutkan dengan musyawarah untuk menetapkan program kerja PCA Mlati. Program-program ini akan menjadi pedoman bagi majlis dan lembaga, mengacu pada prinsip tanfidz Musycab Aisyiyah. Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh anggota pimpinan, Ketua PRA, Ketua IGABA, dan kader PCNA Mlati. Ketua PDA Sleman, Hanik Rosyada, mengakhiri acara dengan mengajak semua pihak untuk bersatu dalam merealisasikan program kerja yang telah ditetapkan. “Dengan kekompakan dan semangat yang tinggi, kita akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari Aisyiyah yang berkomitmen,” ujarnya. Rapat Kerja Pimpinan ini menandai langkah berikutnya setelah pelaksanaan MUSYCAB di bulan Agustus 2023 dan pengukuhan di bulan Oktober 2023. Dengan semangat yang membara, Pimpinan Cabang Aisyiyah Mlati siap melangkah menuju masa depan yang lebih dinamis dan penuh prestasi. Reportase Hanis Rosyada PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading