Buka Bersama Pemuda Muhammadiyah Turi dan Nasyiatul Aisyiyah Turi: Mempererat Tali Silaturahmi dalam Keharmonisan Beragama

Turi,  Pdmsleman.Or.Id Senin tanggal 1 April 2024, Pemuda Muhammadiyah Turi dan Nasyiatul Aisyiyah Turi dalam rangkaian kegiatan menyambut Ramadhan 1445 H menyelenggarakan acara buka bersama di halaman rumah Mastoni Guna di Ganggong, Bangunkerto, Turi, Sleman , seorang bapak muda yang telah aktif lama di AMM maupun KOKAM Turi. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 orang dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk pemuda, remaja, dan ibu-ibu yang tergabung dalam Nasyiatul Aisyiyah. Menurut Dyah Kinanthi salah satu dari PCNA Turi menyampaikan “ kegiatan buka bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota serta memperkuat kebersamaan dalam menjalankan ajaran agama”. Acara ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, di mana para peserta dapat saling berbagi rezeki dengan sesama. Hadir pula Azis Yon Haryono M.Si PCPM Turi, sejumlah KOKAM, Yunda PCNA. Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan tausiyah dari ustadz setempat yang membahas tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Sementara Ustadz muda Iqbal M Ridho alumni MBS Prambanan yang juga hafidz Qur’an ini menyampaikan betapa kader Angkatan Muda Muhammadiyah Turi bisa menjadi kader terbaik, kader kebanggaan dan selalu siap sedia dan selalu bergembira. Hal ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membangun umat yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama. Edy Purwanto, S.Pd dari Majelis MPKSDI PCM Turi yang hadir dalam kesempatan tersebut berharap “ agenda ini dapat menjadi awal yang baik untuk terus meningkatkan kegiatan ber Muhammadiyah memperkuat kembali semangat persaudaraan dan kebersamaan angkatan muda Muhammadiyah serta menjadi ladang amal yang bermanfaat bagi kita semua.” Reportase : Ellien Delinov AMM Turi Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pengajian Ramadhan PDM Sleman, Soroti Konsep Dakwah Kultural di Akar Rumput Dan Launching Wakaf Pembangunan Gedung PDM

Sleman, Pdmsleman.Or.Id PDM Sleman menyelenggarakan Pengajian Ramadhan di Rumah Dinas Bupati Sleman, Jum’at  29 MAret 2024 dengan angkat tema “Dakwah Kultural Perkuat Basis Akar Rumput.” . Dimotori Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) dan Majelis Tabligh kegiatan ini berlangsung semarak dan memenuhi Pendopo Rumah Dinas Bupati. H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A., Ketua PDM Sleman mengawali sambutannya dengan memaparkan tentang gerakan dakwah kultural sebagai tema kegiatan Pengajian Ramadhan. “Gerakan dakwah kultural yang dimaksud adalah Muhammadiyah jangan ‘alergi’ dengan kebudayaan,” ujarnya. Dengan catatan, tentu kebudayaan-kebudayaan yang berbau syirik atau animisme-dinamisme tetap perlu dihindari. Harjaka menegaskan bahwa Muhammadiyah perlu turut hadir, tetapi dengan misi untuk berdakwah kepada masyarakat meluruskan akidah. Pemateri pertama, Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag. menyampaikan pematerian tentang “Hubungan Agama dan Budaya dalam Kehidupan Masyarakat” dalam rangka mengawali diskusi tentang agama dan budaya. Ia menegaskan bahwa budaya dan masyarakat bukanlah sesuatu yang terpisah, sehingga keterhubungan keduanya tidak perlu dicari karena saling terkait satu sama lain. Ustadi Hamsah menjelaskan tentang ragam budaya antara lain budaya pikir, budaya materi, dan budaya bahasa. “Sekalipun agama dan budaya itu menyatu, Islam membingkainya,” demikian tegas Ustadi Hamsah. Lebih lanjut, ia mengapresiasi implementasi dakwah Muhammadiyah di masyarakat yang ngerampungi, ora mbrebeki—di mana masalah diselesaikan tanpa harus berkoar-koar. Pada akhir pemateriannya, ia berpesan bahwa semangat yang dibawa dalam dakwah kultural Muhammadiyah adalah agar tidak menjauhi target dakwah kita, yaitu masyarakat. Selanjutnya, pemateri kedua, Dr. Moh. Soehadha, M.Hum. memaparkan materi tentang “Pendekatan Dakwah Kultural Masyarakat Kecil, Menengah, dan Atas”. Ia mengawali dengan mengulang kembali Islam profetik yang digagas Kuntowijoyo di mana terdapat nilai-nilai humanisasi ‘dadi uwong’, emansipasi dan liberasi ‘nguwongke wong’, dan transedensi ‘ngumawulo marang Gusti Allah’. Selanjutnya, ia mengajukan metode yang bisa dilakukan dalam dakwah kultural Muhammadiyah, di antaranya kesatuan, rasionalisasi, dan toleransi. Sebagai contoh, kebudayaan jathilan yang dirasionalisasi konsepnya oleh Muhammadiyah menjadi keterampilan bela diri seperti tapak suci. “Kita tidak menolak, tetapi kita mengubah dari dalam,” ujarnya. Apa yang diubah adalah wujud kebudayaan, yaitu system gagasan, nilai, norma, aturan, sistem tindakan, atau hasil karya. Pemateri ketiga, Ahmad Najib Wiyadi, M.H.I. mengawali materi tentang “Dakwah Kultural Muhammadiyah melalui Masyarakat Kecil Menengah” dengan mengajak seluruh peserta untuk berefleksi tentang praksis dakwah yang tengah terjadi. Ia memerinci beberapa modal dakwah yang diperlukan, yaitu memiliki pemahaman Al-Qur’an dan Sunnah yang baik, memahami prioritas dakwah, menguasai manajemen konflik, memahami budaya lokal dengan baik, cakap berkomunikasi, dan memiliki penguasaan soft skills atau skills khusus. Tahapan yang bisa dilakukan di antaranya melakukan observasi, mapping social, assessment, menentukan target, action program, dan evaluasi. Pemateri keempat atau yang terakhir, Bachtiar Dwi Kurniawan, M.P.A. memaparkan materi tentang “Dakwah Kultural Melalui Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah (GJDJ) Memaksimalkan Potensi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) sebagai Penggerak.” Ia membagi dakwah kultural ke dalam beberapa level, yaitu level mikro, level meso, dan level makro. Setiap level ini memiliki metode dakwah yang berbeda. Sebagai contoh, dakwah yang dilakukan dalam level mikro memerlukan tindakan yang nyata. “Ketika permasalahannya adalah kelaparan, misalnya, maka mereka punya tujuan untuk kenyang. Sapi lapar, dikasih makan. Nggak bisa kalau kita adzan terus tahu-tahu ia kenyang,” ujarnya. Bupati Sleman Dra.Hj. Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan kali itu menyampaikan selamat datang kepada segenap hadirin di Pendopo Rumah Dinas Bupati, semoga ibadah puasa kita, tarawih, zakat kita diterima oleh Allah subhanahu wa taala. “ Perlu adanya kolaborasi semua ortom-ortom dan pimpinan yang ada di Muhammadiyah dan sekaligus harus berani merambah dakwah dan pendidikan era digital, hal ini sejalan adanya program internet padukuhan di Kabupaten Sleman”. Dalam kesempatan itu pula dilakukan launching wakaf gerakan pembangunan kantor PDM Sleman oleh Bupati, Ketua PDM, PDA Sleman. Tanah untuk bangunan sudah disediakan oleh PDM  tinggal membangunnya, mumpung bulan Ramadan saat yang tepat untuk berwakaf membangun Gedung Muhammadiyah Sleman. Acara dilanjutkan dengan Buka Bersama dansholat Maghrib berjama’ah segenap peserta. Kegiatan Pengajian Ramadhan ini dihadiri oleh segenap personalia dari ortom dan AUM se-Kabupaten Sleman dengan jumlah kurang lebih dua ratus orang. Kegiatan ini juga disiarkan melalui akun YouTube MUNAS Channel. Disampaikan oleh Hendro Sucipto, S.Th.I., M.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman, dalam pembukaan kegiatan, harapannya pelaksanaan pengajian dengan tema ini dapat mencerahkan kader dalam setiap ortom untuk menurunkan gerakan praksis di tingkat daerah, cabang, maupun ranting. LInk Dokumentasi bisa dilihat disini : https://drive.google.com/drive/folders/1gzXg92A0t_AfAlsBnDgP1gIxIPFnqR9h?usp=drive_link Penulis: Rasya Swarnasta (MPKSDI PDM Sleman) Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

(Kunsiroh) dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sleman & Kajian Rutin AMM Gamping (KANTEEN AMMGa)

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Gamping menyelenggarakan Kajian Rutin AMM Gamping (KANTEEN AMMGa) pada Ahad (17/3/2024) di Pendopo Kapanewon Gamping. KANTEEN AMMGa kali ini begitu spesial karena bersamaan dengan buka bersama, sholat tawarih berjamaah, dan kunjungan silaturahmi (Kunsiroh) dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sleman. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi daerah ke cabang, cabang ke ranting dan juga antar ranting di Kapanewon Gamping. Dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari 5 Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) dan Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) se Kapanewon Gamping, PCPM dan PCNA Gamping, serta PDPM dan PDNA Sleman. Acara diawali dengan ceramah dari Ustadz Ahmedio Bagus, S.Pd. dengan tema “Ramadhan Gak Ngidupin Qur’an? Rugi Dong”. “Tidak ada alasan untuk tidak membaca Al Qur’an. Bisa dimulai dari tadarus dulu, menghafal yang mudah mudah, insyaaAllah dalam menjalani tadi, akan muncul pemahaman, pemahaman tidak melulu bersifat kognitif tapi mulai kepekaan dari perasaan kita.” ujar Ustadz Ahmedio. Dilanjutkan dengan buka bersama dan sholat Maghrib berjamaah. Disusul dengan sharing session bersama PDPM dan PDNA Sleman. Dilanjut sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Prakasa Radya Sulendra, S.T. Ketua PDPM Sleman, menyampaikan bahwa ini adalah kunsiroh pertama, dibulan ini ada 2 kegiatan yaitu di Gamping dan Kalasan. “Alasan memilih Gamping, harapannya Gamping ini semoga menjadi percontohan, karena pertama kali yang melantik ranting daripada kapanewon yang lain semoga teman-teman bisa beristiqomah dan bisa istiqomah menjalankan amanah.” imbuhnya. “Alhamdulillah kita bisa kumpul dan sharing bersama. Semoga kemudiannya nanti kita juga bisa kunjungan satu-satu ke kapanewon yang lain. Terimakasih atas sambutan yang luar biasa,” ujar Sofi Nuria Melati, S.E., Ketua PDNA Sleman. Harapan adanya kegiatan ini dapat menambah semangat dan istiqomah dalam dakwah Muhamamdiyah. Menjaga kekompokan teman-teman pengurus di Cabang serta menjaga silaturahmi antara Daerah, Cabang maupun Ranting. Penulis: Ika Aprilawati (Anggota Bidang Dakwah PCNA Gamping) Editor: Nur Widayati (Anggota Departemen Pustaka, Informasi, dan Teknologi Digital PCNA Gamping)

Loading

Kajian Ramadan PDA Sleman Putaran Pertama

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 17 Maret 2024 bertempat di Masjid Aisyiyah Darussalam Ngepas Ngaglik Sleman digelar kajian ramadan oleh Majlis Tabligh dan Tarjih PDA Sleman. Tema “Perbanyak amal Perkaya ilmu Gembirakan hati dengan mengaji” menginspirasi kajian yang dihadiri 170 anggota Aisyiyah se kabupaten Sleman ini semarak dan semangat. Prof.Dr. H. Sukamto, M.Ag dalam kajian putaran pertama hari ini mengantarkan bagaimana seharusnya perempuan berperan dalam dakwah transformasi digital. “ Era digital tak bisa kita hindari, kita ada didalamnya. Handphone dan alat lain tiap hari telah berperan dalam melaksanakan tugas kita. Facebook, youtube, instagram, tiktok, twiter menjadi media strategis untuk berdakwah”. Hanik Rosyada ketua PDA dalam sambutan pengantarnya “mengajak ibu-ibu Aisyiyah untuk semangat berdakwah bersama Aisyiyah, melalui medsos kita optimalkan semampu kita”. Sri Sumiarsi sebagai wakil ketua mengajak Aisyiyah untuk kembali ke HPT amalan kita. Praktis namun luar biasa hikmahnya. Reportase  Hj. Hanik Rosyada M.Pd, Ketua PDA Sleman

Loading

Baitul Arqom PDA Sleman, Menguatkan Sinergitas Antar Majelis dan Lembaga

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman selenggarakan Baitul Arqom Pimpinan, 9-10 Maret 2024 bertempat di SMK Muh 1 Moyudan. Kegiatan diikuti oleh seluruh pimpinan harian, ketua dan anggota majelis lembaga PDA Sleman sebanyak 93 peserta. Menjadi narasumber Baitul Arqom Azhar Bashir, M.Pd, Hj. Zulaikha, Hj. Jamilatus Saudah, SP, Dra. Misma Kasim, MA, dan Achmad Afandi, MSI. Baitul Arqom merupakan program prioritas PDA Sleman dengan tema Menguatkan Sinergitas antar Majelis dan Lembaga. Ketua PDA Sleman, Hanik Rosyada menyampaikan Baitul Arqom PDA Sleman untuk menginspirasi dan memotivasi seluruh anggota pimpinan untuk senantiasa bergerak dalam persyarikatan, sinergi antar majelis dan lembaga sangat penting, utamanya dalam menggerakkan roda organisasi. Sinergi dengan pihak luar juga mengantarkan Aisyiyah Sleman unggul berkemajuan. Kegiatan Baitul Arqom yang dipandu fasilitator dari Majelis Pembinaan kader dan Majelis Tabligh dan Ketarjihan berjalan dengan baik dan lancar dan diikuti peserta dengan semangat dan antusias. Reportase Hj. Hanik Rosyada PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

214 Atlet Tapak Suci Se DIY Ikuti Muhiminggir Cup Competition #2, Ajang Pembinaan Prestasi di SMP Muhammadiyah 1 Minggir

Minggir, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Minggir, Sleman, menjadi pusat perhatian dengan terselenggaranya Muhiminggir Cup Competition #2, kejuaraan Pencak Silat Tapak Suci yang berlangsung di Hall Darrusalam Singojayan pada tanggal 23-25 Februari. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat olahraga, tetapi juga sebagai wujud nyata pengembangan prestasi siswa dan pengenalan sekolah kepada masyarakat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang mencari bibit olahraga, tetapi juga menekankan pentingnya pembentukan karakter siswa. “Jika semuanya disusun dengan ahlak yang baik maka, power, spirit, dan fisik akan menjadi bagus,” ungkapnya. Sementara Ayahanda Eko Sumardiyanto ST selaku pimpinan PDM Sleman dalam sambutannya menyapaikan “ apresiasi terselenggaranya kompetisi ini sebagai ajang peningkatan prestasi dan pencarian bibit-bibit atlet Tapak Suci dan pencak silat sejak dini”. Ketua Panitia, Oktavia Kurnia Astusi, menyatakan bahwa kegiatan ini telah menjadi tradisi dengan terselenggaranya Muhiminggir Cup Competition #2 untuk kedua kalinya. Jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun sebelumnya menunjukkan antusiasme yang besar dari masyarakat, dengan melibatkan peserta dari tingkat TK, SD, dan SMP se-DIY. “Tahun lalu jumlah peserta dalam Muhiminggir cup Competition hanya 150 peserta, dan saat ini peseta pencak silat tapak melonjak menjadi 214 peserta, yang diikuti tingkat TK, SD, dan SMP Se-DIY. Di mana kita melibatkan wasit juri dari Pimpinan Wilayah DIY,” tambahnya. Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Minggir, Widayatun, S.Ag, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasinya, Kami berharap agar peserta dapat menampilkan sikap sportifitas, disiplin, dan mandiri sesuai dengan karakter Pelajar Pancasila, serta dapat lebih mengenal SMP Muhammadiyah 1 Minggir ke depannya”. Reportase Widayatun, S.Ag, & Wahdan Arifudin S.Pd

Loading

Rapat Kerja Daerah (Rakerda)Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sleman

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sleman bersiap untuk mengawali langkahnya dengan program-program yang menarik. Hal itu ditunjukkan dengan mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu (24/2) malam di Aula Gedung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping. Diikuti seluruh personel PDPM Sleman, Rakerda diadakan untuk membahas dan menyepakati rancangan program-program yang akan dijalankan selama masa 4 tahun ke depan. Di samping juga memberikan masukan dan saran antar personel satu sama lain terkait program yang akan dijalankan. Beberapa program yang disampaikan seperti kajian Kokam, pelatihan digital, petani milenial, database pengusaha muda, mempopulerkan olahraga tradisional Gobak Sodor / Hadang sebagai warisan budaya Olahraga DIY dan program-program lainnya. “Teman-teman PDPM Sleman harus segera menyusun program-programnya dengan matang dan juga harus dilaksanakan,” kata Ketua PDPM Sleman Prakasa Radya Sulendra. Rakerda ini juga dihadiri Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DI Yogyakarta yang ikut memantau jalannya pemaparan program dan diskusi antar personel PDPM Sleman. “PWPM DIY memberikan apresiasi atas rapat kerja daerah PDPM Sleman. Insya Allah PWPM DIY siap selalu bersinergi dengan PDPM sleman dan PDPM se l-DIY berkaitan dengan proker/kegiatan,” kata Sekretaris PWPM DIY Imam Abror. Ia juga menyampaikan kalau di era disrupsi ini tantangan ke depan jauh lebih besar. Indonesia dihadapkan pada visi Indonesia Emas 2045, dan karena itu Pemuda Muhammadiyah harus mengambil peran dan mewarnai dalam era perubahan ini. “Sekaligus menyiapkan adik-adik dan anak-anak kita untuk meningkatkan keilmuan dan produktivitas,” sambung Imam. Sebagai penutup, Imam memberikan satu pelajaran dan pesan dari Ali bin Abi Thalib r.a. sebagai pengingat bagi semua kader Pemuda Muhammadiyah: “Sesungguhnya kita akan kembali ke ke kampung akhirat. Mari niatkan dan luruskan semua aktivitas kita di Pemuda Muhammadiyah, jerih payah dan lelah kita untuk Allah SWT, untuk ridhonya Allah dan untuk meraih surgaNya Allah SWT.”

Loading

Pelatihan Administrasi Organisasi Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman

sleman, Pdmsleman.Or,Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman mengadakan Pelatihan Administrasi Organisasi yang diadakan pada hari Sabtu, 4 Sya’ban 1445H yang bertepatan pada tanggal 24 Februari 2024M bertempat di SD Muhammadiyah Sleman, jln. Kenari, Srimulyo, Triharjo, Sleman Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Majelis dan Lembaga serta pimpinan ranting se-cabang Sleman yang terdiri ketua, sekretaris dan bendahara. Pelatihan Administrasi Organisasi ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh sekretaris Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman berupa pemaparan materi terkait administrasi kesekretariatan dan keuangan. Melibatkan pimpinan ditingkat cabang hingga ranting. Sehingga diharapkan pimpinan khususnya sekretaris dan bendahara ‘Aisyiyah se-Cabang Sleman memiliki pengetahuan dan keterampilan administrasi sesuai dengan buku pedoman administrasi yang telah dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Diawali dengan serangkaian kegiatan pembukaan. Pembacaan kalam illahi, menyanyikan mars Aisyiyah, sambutan ketua PCA Sleman dan penutup,  kemudian dilanjutkan acara inti. “Kunci organisasi adalah tertib administrasinya. Kegiatan pelatihan ini penting dilaksanakan pada awal periode sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan lancar”, kata   Musabikhah, M. Pd., selaku ketua PCA Sleman dalam memberikan sambutan. Kegiatan pelatihan administrasi organisasi ini menghadirkan   Dwi Putri Yanti selaku Bendahara 1 PDA kabupaten Sleman. Selain menyampaikan materi adminstrasi keuangan, beliau juga memberikan contoh-contoh berkas keuangan yang harus disusun utk ketertiban administrasi keuangan. Dilanjutkan materi kedua yaitu kesekretariatan yang disampaikan oleh   Dra. Retno Endah Sawitri, M. Ag. selaku sekretaris PDA kabupaten Sleman. Materi diberikan dengan lugas dan tuntas sehingga banyak peserta yang aktif bertanya. Selain memberikan materi kesekretariatan, beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk tetap melanggengkan organisasi besar ini salahsatunya dengan tertib administrasi. Diharapkan Pelatihan Administrasi Organisasi ini memiliki rencana tindak lanjut (RTL) untuk tertib organisasi dimulai dari tingkat ranting. by Dewi Novita PCA Sleman

Loading

Alamuddien dan Widi Adyani pimpin PCPM dan PCNA Godean periode 2023-2027

Godean, Pdmsleman.Or.Id Dengan tema “Mencetak kader militan untuk Muhammadiyah Godean Berkemajuan.” Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Godean pada Ahad 25 Februari 2024 mengadakan pengukuhan pimpinan baru masa bakti 2023-2027 di Gedung Ampiteter 8, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam sambutan oleh ketua panitia Alamuddien Asyrozi, S.Pd sekaligus ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Godean yang baru, menyampaikan bahwa dengan semangat Al Qur’an  surat Ali Imron 104, “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Selain itu disampaikan oleh A’am, sapaan akrab Alamuddien Asyrozi, S.Pd bahwa dengan semangat Paglima Jendral Soedirman juga digelorakan untuk semangat menjadi kader yang militan. Pengukuhan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Dalam pengukuhan tersebut dikukuhkan ketua PCPM Godean yang baru yakni Alamuddien Asyrozi, S.Pd beserta 35 personil. Dalam sambutan setelah pengukuhan disampaikan oleh Prakasa Radya Sulendra, S.T.  bahwa “ pasca gelaran pemilu kita berkumpul menjadi satu kembali untuk menjadikan Pemuda Muhammadiyah Godean akan mampu menorehkan sejarah untuk betul-betul menjadi kader yang militan setelah calon senator kita Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. InsyaAllah lolos sebagai senator di Senayan sebagai anggota DPD RI mewakili Yogyakarta. Teruslah menjadi bagian Muhammadiyah yang lebih semangat dan program PCPM kedepan lebih bermanfaat”. Sedangkan ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah Godean yang baru yakni Widi Adyani dan 42 personil telah dikukuhkan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman Hadir dalam pengukuhan ini para alumni Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Godean diantaranya Haris Darmawan yang saat ini menjadi ketua PCM Godean. Dalam sambutan dan motivasinya Haris Darmawan menyampaikan bahwa hari ini pemuda-pemudi harus bersikap kritis yang  nantinya kelak akan menggantikan penerus-penerus Muhammadiyah. Muhammadiyah kedepan tidak bisa dilakukan sendiri tapi bersama-sama sehingga kemajuan bersama membentuk generasi militan. “ Alhamdulillah kita memiliki senator baru dan dapat dipetakan dari hasil di TPS  kantong-kantong dan yang terus menjadi garapan Muhammadiyah sehingga menjadi tempat dakwah kedepan. Untuk itu harus terus saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran”. Hadir juga tokoh masyarakat yakni Harda Kiswaya yang memberikan motivasi untuk terus belajar dan wajib dekat dengan Allah dan diniatkan untuk mengabdi dengan ikhlas. Semoga kedepan dapat memajukan roda organisasi dengan baik sehingga akan muncul pemimpin lebih baik lagi. Acara dilanjutkan dengan talk show alumni ketua-ketua Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Godean. Kontributor  H. Wahdan Arifudin  S.PD PCM Godean, MPI PDM SLeman

Loading