PCA Sleman Gelar Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak  Angkat tema Peran Aisyiyah dalam Perlindungan Anak dan Perempuan

Sleman, Pdmsleman.Or.id Ahad, 14 Juli 2024 – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sleman melalui tiga majelisnya menyelenggarakan berbagai kegiatan penting. Salah satu kegiatan yang menonjol adalah “Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)” yang diselenggarakan oleh Majelis Hukum dan HAM (MHH). Acara ini bertempat di Rumah Dinas Bupati Sleman dan mengambil tema “Peran Aisyiyah dalam Perlindungan Anak dan Perempuan”. Kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran warga ‘Aisyiyah mengenai peran dan kepedulian terhadap masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.  Acara ini diikuti oleh anggota MHH Cabang dan Ranting se-cabang Sleman, serta perwakilan Pimpinan Harian PCA dan Pimpinan Harian PRA se-cabang Sleman. Total peserta yang hadir mencapai 50 orang. Dr. Ane Permatasari, SIP, MA dari MHH PWA dan Mada Kartikasari, M.P.Si, seorang psikolog dari PUSPAGA Sleman, bertindak sebagai narasumber dalam acara tersebut. Kedua narasumber ini memberikan materi yang sangat informatif dan bermanfaat mengenai perlindungan perempuan dan anak. Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, turut hadir dalam acara ini bersama dengan Ketua MHH PWA DIY, Alfia Nuriska, MHH PDA Sleman, Netty Purwati, MSi, Sunarti, dan Retno Endah Sawitri. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral yang kuat terhadap upaya perlindungan perempuan dan anak yang dilakukan oleh Aisyiyah. Acara ini diselenggarakan oleh MHH PCA Sleman yang diketuai oleh Dwi Paryati, S.Kep. Ns, dalam sambutannya, Dwi Paryati mengungkapkan “ pentingnya peran aktif semua pihak dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak”.  Ia juga berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan edukasi dan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak di Sleman. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru bagi para peserta, tetapi juga memperkuat jaringan dan kolaborasi antara berbagai pihak yang peduli terhadap perlindungan perempuan dan anak. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan upaya perlindungan perempuan dan anak dapat semakin efektif dan berdampak luas.  Reportase H. Ashari SIP  PCM Sleman, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Milad ‘Aisyiyah ke-107 PCA Turi Sleman, Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 30 Juni 2024 Pimpinan ‘Aisyiyah Turi mengadakan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107 bersama Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dan Pemateri Ustadz Muhammad Wildan Wahid, S.H.I. Wakil Ketua PDM Sleman. Milad ‘Aisyiyah tahun ini mengusung tema “ Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta “ mengambil tempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi Ngablak Bangunkerto. Acara dimulai pukul 12.30 dengan diawali berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya dan Mars ‘Aisyiyah. Berikutnya dilanjutkan dengan Sambutan dari PCA, PCM dan PDA. Dalam sambutannya Hj. Kusmiyati, S. Pd  dari PCA Turi menyampaikan “ terima kasih kepada berbagai pihak yang saling bahu membahu dalam melaksanakan kegiatan dan menyampaikan bertambahnya satu ranting PRA di Turi “. Sedangkan Ketua PCM Turi. Drs. Bambang Rahmanyo menyampaikan apresiasinya terhadap anggota PCA  “ betapa antusiasnya warga Aisyiyah mengikuti pengajian  serta memuji kekompakan  warga ‘Aisyiyah memakai seragam”, disamping itu beliau juga menyampaikan kesiapan PCM untuk selalu melayani umat. “Usia 107 bagi kita adalah usia lancia. Usia yang sudah tentu telah memberi kontribusi yang sangat banyak untuk umat, bangsa dan negara. Usia yang sangat matang untuk selalu hidup dengan mempedonani Al Quran dan Sunnah, yang di Muhammadiyah dituangkan dalam PHIWM Pedoman hidup islami warga Muhammadiyah” ucap Ketua PDA, Hj. Hanik Rosyada M,Ag dalam sambutannya. “Selamat untuk bapak ibu yang hadir saat ini untuk mencari ilmu, karena mencari ilmu pahalanya sama dengan pahala berjihad di jalan Allah, “ucap Ustadz Wildan dalam tausiahnya. Beliau juga menceritakan tentang Imam Syafii, tenang 3 hal yaitu tolabul ‘ilmi satu jam lebih utama dari 1000 rakaat sholat sunnah, makanan yang halal dan thoyyib memudahkan dekat dengan ketaatan kepada Allah “Harapan hidup di Kabupaten Sleman 76 tahun, maka para lansia tersebut perlu diberdayakan. Maka sudah benar dan terimakasih ‘Aisyiyah berdaya upaya dalam berbagai bidang, misal dengan memiliki TK, SD hingga perguruan tinggi,  “terang Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman. “Kabupaten Sleman menjadi kabupaten yang SDM nya terbaik nasional. Dengan SDM tinggi harapan hidup menjadi tinggi. Gunakan waktu untuk membaca Al Quran dan untuk literasi. Manfaatkan HP untuk menambah ilmu, sera jaga anak-anak kita dari kejahatan jalanan, didik anak-anak kita sesusuai dengan usianya. Terakhir jaga kebersihan dan kelola sampah karena kebersihan sebagian dari iman, “pesan beliau. Ada agenda tambahan dalam kegiatan peringatan milad kali ini yaitu pemeriksaan kesehatan Kerjasama Makes PCA Turi  dengan RSPKU Muhammadiyah Yokyakarta berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan asam urat gratis serta konsultasi kesehatan bersama dokter dengan dr Fitri Hidayati, Bidan, Perawat serta  Apoteker tutur Siti Istiyati disamping itu diselenggarakan Bazar dari PRA yang ada di Turi dengan aneka produk UMKM, serta pembagian doorprize baik dari Bupati maupun dari PCA Turi. Reportase Pamuji Subekti S.Si  KS SMKM 2 Turi MPI PDM Sleman

Loading

Selesai Dengan Sukses! Musycab Bersama PCPM dan PCNA Ngaglik Sleman

Ngaglik, PdmSleman.or.Id-  Musyawarah Bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik Sleman telah selesai diselenggarakan pada hari Ahad, 23 Juni 2024. Acara yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Sinar Melati Sariharjo Ngaglik ini terselenggara dengan penuh khidmat dan dihadiri lebih dari 80 kader, baik kader lama maupun kader baru. Sebagai sebuah rutinitas organisasi. Musyawarah cabang merupakan rutinitas setiap empat tahun sekali baik untuk Pemuda Muhammadiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah. Agenda ini pada akhirnya, menghasilkan inti keputusan berupa kepemimpinan baru untuk PCPM dan PCNA Ngaglik periode mendatang. Hasil pemilihan PCPM NGAGLIK adalah sebagai berikut: Sedangkan, hasil pemilihan PCNA Ngaglik adalah sebagai berikut: Pemilihan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kekeluargaan yang kuat di antara anggota. Ketua PCPM terpilih, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk membawa organisasi ke arah yang lebih berkemajuan. “Sebagai Ketua terpilih, saya berharap dapat menjadi jembatan yang baik antar generasi. Antar generasi Ayahanda Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang masih muda dan antara generasi baru PCPM Ngaglik yang dipenuhi oleh Gen-Z.” tutur Fani panggilan akrabnya. Sedangkan, Naafi Rofiiqoh Makaarimah selaku Ketua PCNA terpilih, juga mengungkapkan harapannya agar PCNA dan PCPM dapat melanjutkan kolaborasi agar dapat mewujudkan visi misi Ngaglik yang Berkemajuan. Musyawarah ini tak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin baru, tetapi juga sebagai sarana evaluasi laporan pertanggungjawaban pimpinan lama. Dan juga untuk perencanaan strategis program-program di periode yang akan mendatang. Seluruh peserta musyawarah menunjukkan antusiasme yang tinggi dan komitmen kuat untuk membawa Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman semakin maju dan memberikan kontribusi yang luas dan positif untuk masyarakat Ngaglik. Semoga dengan terbentuknya kepemimpinan baru ini, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik, Sleman dapat terus berperan aktif dalam membangun Kapanewon Ngaglik menjadi Kapanewon yang maju dan berkemajuan. Sehingga nantinya akan sesuai dengan tujuan Muhammadiyah, yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading

PDA Sleman Ikuti Gelar  Pelatihan Pemulasaran Jenazah DMI Kabupaten Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di serambi Masjid Agung Sleman, Bidang Perempuan P.D. Dewan Masjid Indonesia (DMI.) menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah pada Hari Rabu 19 Juni 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam merawat atau mengurusi jenazah sesuai syariat, Pelatihan   diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari 9 orang  Pimpinan Cabang Muslimat, 9 orang Pimpinan Daerah Aisiyah,  P.C. DMI kapanewon serta pengurus harian DMI.  Bertindak selaku nara sumber adalah Drs.H.Dumono, M.Pd.I  tenaga ahli Pemulasaran Jenazah pada Rumah Sakit ternama di Kabupaten Sleman, serta pelatih perguruan tinggi, Lembaga keagamaan dan social. Acara Ini dibuka oleh   Drs. H. Masuko Haryono, selaku Ketua DMI. Kab. Sleman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Ibu-ibu yang hadir adalah para utusan dari organisasi baik  DMI maupun Aisyah dan Muslimat, agar bisa menularkan kemampuannya dalam mengurus jenazah, sehingga mampu memperbaiki system yang sudah ada selama ini di kampung dan jamaahnya masing-masing, serta menjadi contoh praktek pemulasaran jenazah yang benar. Acara dimulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DMI serta sambutan dan pemaparan materi. Materi pelatihan terbagi menjadi 2 yaitu teori dan praktek. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut terbukti dari ke keaktifan dalam bertanya dan mencatat serta merekam demonstrasi tahapan mengafani jenazah. Dalam praktek pemulasaran diawali dengan peragaan memandikan jenazah dan tayamum bila tidak ada air. Menurut Dumono, “ terdapat beberapa perbedaan antara jenazah perempuan dan laki-laki, diantaranya adalah kain yang dipotong untuk perempuan diberi kain segitiga sebagai kerudung, kain penutup bagian badan atas atau baju serta kain bagian bawah atau basahan”. Jika rambut perempuan panjang, maka disisir kemudian dikepang tiga. Petugas  memandikan diprioritaskan bagi keluarga atau muhrim, dan tetangga atau masyarakat sesama perempuan. Terselenggaranya acara ini atas dukungan penuh pendanaan dari Pemda Kabupaten Sleman.   Rangkaian acara diakhiri pukul 17.00, masing-masing peserta juga mendapat paket bingkisan dari DMI. Bidang Perempuan DMI Sleman bergerak Bersama mencerdaskan perempuan Sleman Reportase Heni Wahyu – Hanik Rosyada Editor  Arief Hartanto

Loading

PDA Sleman, PCA Moyudan, FORSIMUDA Bersama Stesps2 Allah London Sinergi Dampingi Muallaf

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Forum Silaturahmi Muallaf Moyudan (FORSIMUDA) adalah organisasi yang bergerak mendampingi Muallaf di wilayah Moyudan. Organisasi ini dibawah naungan Majlis Tabligh Pimpinan Cabang Aisyiyah Moyudan. Muallaf yang terdata pada Bulan Juni 2024 sebanyak 88 orang. Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman bersinergi dengan jamaah Steps2Allah London dengan perwakilannya Hj. Aminah Masykur yang juga pengurus PWA DIY ini melalui Pimpinan Cabang Aisyiyah Moyudan pada tanggal 11 bulan Dzulhijah tahun 1445 H atau bertepatan dengan 18 Juni 2024 M mengadakan kegiatan Ta’awun Sosial berupa Qurban Bersama Muallaf dan yatim Piatu. Kegiatan diselenggarakan di Komplek Ternak Kambing Mendho Ageng (Rumah Pak Yuliyanto, Pengurus FORSIMUDA Jerukan Sumberarum Moyudan). Pada kegiatan tersebut disembelih 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto pada Selasa siang di sela-sela acara. Acara dimulai pukul 06.00 WIB dengan penyembelihan 4 ekor kambing oleh Warga Masjid Shiraatul Jannah untuk dimasak bersama karena untuk menjamu yatim piatu yang hadir  35 anak didampingi keluarga / pengantar. Sedangkan 2 ekor sapi disembelih pukul 07.15 WIB disaksikan ibu-ibu PDA dan PCA serta pengurus FORSIMUDA. Anak-anak yatim piatu yang hadir dibina oleh Ketua PDA Dra. Hanik Rosyada,M.Ag., kemeriahaan semakin Nampak dengan mengajak anak-anak menyanyikan lagu yang menceritakan perjalanan hidup Nabi Ibrahim A.S. Keceriaan anak-anak terlihat dari nyanyian yang cukup keras, ditambah lagi isian pengajian oleh Ustadz Arifudin dari Jetis Bantul yang mengajak anak-anak interaktif sehingga menambah ilmu dan suasana makin riang. “ Sinergi dalam nuansa Kekompakan terlihat dari kecepatan, keceriaan ketika bekerja menguliti, menimbang, mencacah daging, menimbang, membungkus, sampai mendistribusikan daging. Bahkan ibu ibu Aisyiyah ini kompak memasak, mengisi nasi kotak, termasuk juga makan dan menyelesaikan kebersihan sampai tuntas” kata Hanik.  Kaderisasi juga nampak dengan hadirnya Nasyiatul Aisyiyah serta Pemuda Muhammaadiyah ranting Sumberarum, sendangkan PCPM Moyudan hadir sore harinya sebagai pengumpul kulit sapi dan kambing untuk pemberdayaan dan operasional kegiatan dakwah PCPM.

Loading

Sinergitas Kokam dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kunjungan Silaturohmi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY ke Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman berlangsung dengan sangat romantis dan harmonis pada Jum’at 7 Juni 2024. Dalam Kunjungannya PWPM DIY dipimpin langsung Ketua Ustadz Arief Darmawan (Ustadz Arda) Bersama jajarannya. Dalam Kunjungannya ke Sleman Ustadz Arda selalu bangga atas sambutan dan penerimaanya, dirinya juga menyampaikaan “ Kunsiroh ini bertujuan sebagai bentuk sinergitas antara Wilayah dan daerah sehingga kompak selalu dan terjadi kekerabatan yang mendalam”. Mas Arda yang juga kader Muda Muhammadiyah mendorong seluruh warga persyarikatan untuk lebih berdiaspora kader untuk kepemimpinan di seluruh tingkatan. Dalam penerimaan Kunsiroh yang disambut langsung oleh Mas Ketua Prakasa (Aat) Sleman menyampaikan akan selalu menjamu secara Istimewa siapapun tamu yang hadir di PDPM Sleman. Inilah bentuk penghormatan kepada seluruh jajaran PWPM DIY dan Kunsiroh kali ini dibuat lebih menarik dibuat dengan model Lesehan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman dengan suguhan makanan khas Sleman disajikan dalam menjamu seluruh jajaran PWPM dan yang Luar biasa PWPM disambut oleh seluruh jajaran PDPM dan PCPM se kabupaten sleman, Alhamdulillah hadir ratusan Pemuda dan KOKAM menyambut kedatangan PWPM, ujar Mas Aat. Dalam sambutannya Mas Aat selalu menegaskan “ dalam dalam tubuh Pemuda Muhmmadiyah ada jiwa semangat juang Jendral Sudirman, maka Pemuda Muhammadiyah  Sleman selalu aktif dalam segala kegiatan dan selalu bersinergi dengan pemerintahan yang ada di Sleman saat ini”. Kunsiroh dari PWPM yang diterima oleh ratusan anggotan PDPM Sleman berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan, apalagi di Joglo Rumah Dinas yang syahdu ini. Jiwa ber-Fastabiqulkhairat selalu kita tanamkam kepada seluruh anggota dari tingkat daerah, cabang dan ranting dan tidak lupa Mas aat sebagai ketua PDPM Sleman, mengucapkan terimakasih kepada Bupati sleman dan OP Kab Sleman selalu memberi ruang serta banyak bersinergi dalam kegiatan kepemudaan.  Sebagaimana disampaikan Arif Hakim SE Sekretaris PDPM Sleman kepada Arief Hartanto disela acara. Mas Aat bangga dengan kepemimpinan Bupati Sleman saat ini, pemuda dapat memberikan masukan dan sering diajak berembug untuk pemuda milenial dalam kegiatan yang positif, ujarnya. Kustini Sri Purnomo, sebagai Bupati Sleman dalam arahannya “mengapresiasi KOKAM dan PDPM Sleman yang selama ini bersinergi dalam Kerjasama dalam segala lini, terkhusus menitipkan untuk bersama-sama merawat keamanan dan ketertiban yang ada di Sleman”. Dalam, diskusiya Kustini Sri Purnomo juga memaparkan program Internet Gratis di setiap Padukuhan dan Sport center yang ada di sleman untuk menunjang kegiatan positif dan kreatifitas pemuda untuk aktif dan digital. Di akhir arahannya, Kustini Sri Purnomo sebagai Bupati Sleman memberikan Batik Parijoto kepada Ketua PWPM DIY Mas Arda sebagai kenang-kenangan dan menjelaskan makna batik Parijoto yang menjadi icon batik Sleman. Reportase  Arif Hakim SE, Sekretaris PDPM Sleman Editor  Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) PDNA Sleman

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Gamping mengikuti kegiatan Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) disingkat KA3NA, Ahad (6/4/24) di Sego Welut Godean, Sleman, D.I.Yogyakarta. Kajian ini dihadiri beberapa PCNA yaitu PCNA Gamping, PCNA Godean, PCNA Minggir, PCNA Seyegan, PCNA Moyudan, dan PCNA Tempel. Sofi menjelaskan kajian bulanan yang diadakan oleh Departemen Dakwah Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sleman ini diadakan bergantian di 3 area. “Katrina diadakan tiap bulan bergantian tiga area. Sleman timur, tengah, barat. Sejauh ini sudah terlaksana di PCNA Sleman, PCNA Kalasan, dan PCNA Godean.” jelas Ketua Umum PDNA Sleman tersebut. Katrina ke-3 kali ini diisi oleh Siti Arifah, S.Kep., Ns., M.Kep. Beberapa poin penting yang ia sampaikan, yaitu karakter perempuan berkemajuan adalah iman dan taqwa, taat beribadah, akhlak karimah, berpikir tajdid, bersikap wasatiyah, amaliyah sholihah, dan sikap inklusif. Ia juga menerangkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah (NA) berperan membentuk keluarga tangguh, mendukung keluarga sebagai sel kokoh dalam struktur masyarakat, menanamkan nilai-nilai moral dan etika. Kegiatan ini sangat menarik karena berisi tentang ilmu tentang rumah tangga sehingga dapat menjadi bekal para anggota kajian. Siti Arifah menegaskan bahwa ada 4 nilai-nilai keluarga sakinah. “Setidaknya ada 4 nilai-nilai yang menjadi dasar keluarga sakinah, yaitu kelembutan, kebaikan, kasih sayang, dan nirkekerasan.” sebutnya. Di akhir acara kegiatan bertambah menarik dengan adanya pembagian doorprize dan menjajakan pernak pernik NA diantaranya bros NA dan gantungan kunci. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Sofi berharap KA3NA menjadi wadah belajar kader NA dan umum tentang keluarga islami. “Kami berharap KA3NA menjadi wadah belajar teman-teman NA dan masyarakat umum khususnya perempuan muda di Sleman mengenai bagaimana menjadi keluarga muda islami yang berdaya dan tangguh. Selain itu juga sebagai wadah silaturahim antar PDNA dan PCNA, juga antar PCNA di Sleman”, harapnya. Penulis: Rizki Putri Ramadani (Ketua Departemen Pustaka, Informasi, dan Teknologi Digital PCNA Gamping)

Loading

Pemuda Muhammadiyah & Nasyiah Ngaglik: Ora Bareng, Ora Gayeng

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Pawon Bendoro Jalan Palagan Km 14,5 pada hari Ahad, 2 Juni 2024 telah terlaksana Acara Keakraban Kader Baru PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian acara Pra Musyawarah Cabang (Musycab) bersama Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik Sleman di tahun 2024. Acara keakraban ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader lama dan baru serta memperkuat komitmen dalam menjalankan organisasi. Dihadiri oleh kader-kader baru dari PCPM (Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah) dan PCNA (Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah). “Selaku pimpinan organisasi, Kami berikhtiar  di Musycab besok tidak hanya melaporkan dokumen LPJ organisasi. Tapi juga menyiapkan sebaik-baiknya regenerasi, para kader muda penerus organisasi. Salah satunya lewat kegiatan keakraban seperti ini”, terang Maman Sulaeman Ketua PCPM Ngaglik. Mengusung Slogan “Ngaglik, Ora Bareng, Ora Gayeng” yang dicetuskan oleh Ketua Panitia Acara Hidayatul Mabrur. Acara ini sukses mengumpulkan lebih dari 70 orang kader muda Pemuda & Nasyiah di Ngaglik, baik lama maupun baru. Acara seharian dikemas secara santai, dimulai dari games perkenalan, kemudian perkenalan profil organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik. Hingga diakhiri dengan acara puncak yaitu bebakaran (Griil & BBQ). Seluruh peserta yang hadir terlihat begitu antusias mengikuti acara hingga akhir. Dengan terlaksananya acara ini, PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman semakin optimis dalam menghadapi Musycab Bersama 2024. Seluruh kader diharapkan dapat berkontribusi aktif dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan organisasi. Adapun agenda selanjutnya dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik adalah Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama. Agenda tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Ahad, 23 Juni 2024 bertempat di Panti Asuhan Sinar Melati Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading

Pengajian Anggota Se-Cabang Tempel Dan Baksos, Peringatan Milad ‘Aisyiyah ke 107

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Tempel dalam rangka memperingati milad Aisyiyah yang ke-107 tahun dan agenda kajian rutin, pada Ahad Pon, 26 Mei 2024 M 17 Dzulqo’dah 1445. H menggelar serangkaian agenda di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Karanggawang, Mororejo yang dihadiri sekitgar 500 jama’ah. Menurut Ketua Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD didampingi Ervin Iswansyani S.Pd  Sekretaris “ dalam rangaka Milad “Aisyiyah ini juga diadakan pemeriksaan kesehatan, bazar dan penyerahan bantuan sosial dari Majelis Kesejahteraan sosial kepada perwakilan Ranting masing masing 5 orang dengan total sejumlah 45 paket bantuan”. Hal ini sejalan dengan tema “Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta”  yang jadi tema milad’Aisyiyah tahun ini yang ke 107.  Dalam sejarahnya  ‘Aisyiyah hadir untuk memberikan kesempatan pendidikan serta akses bagi para perempuan untuk berkiprah di publik. Dra. Retno Endah Sawitri, M.Ag. dari Sekretaris PDA Slernan pada kesempatan itu menyampaikan  “perempuan sholihah salah satu cirinya adalah gemar tholabul Ilmi  dan kemudian mengamalkannya dalam kehidupan dan Insyaa Allah ini akan menjadi kunci dan jalan menuju syurga”. Hadir pula ketua PCM Tempel H. Syamsul Alam dan sejumlah undangan PRM dan tokoh masyarakat dalam kesempatan ini. Sebagaimana disampaikan Ervin Iswandayani kepada Arief Hartanto disela kegiatan berlangsung. Acara ini semakin meriah dengan diselingi grup paduan suara Aisyiah Mororejo “ Mentari Voice” dengan sajian nan merdu dan bermakna dengan nuansa Islami. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan murah dari Majelis kesehatan kerja sama dengan majelis  kesehatan Mororejo, bazar dari Majelis Ekonomi cabang dan Mororejo serta door prize sejumlah 80 buah untuk memeriahkan milad.  ‘Aisyiyah memainkan peran penting dalam penanggulangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan perempuan dan anak sebagai bentuk  nilai-nilai kemanusiaan dalam perspektif Islam yang Rahmatan Lil‘alamin.

Loading