Ribuan Warga Muhammadiyah Kabupaten Sleman Hadiri Syawalan DAN Mangayubagyo Calon Jama’ah Haji 2025

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sekitar 6000 warga Muhammadiyah Kabupaten Sleman memadati kompleks Masjid Agung Sleman Dr. Wahidin Sudiro Husodo dan sempat memacetkan jalan Parasamya Beran Sleman serta memenuhi sejumlah kantong parker seperti di komplek DPRD Sleman, Pemda Sleman, Pengadilan Agama, Balai DIklat Transmigrasi dan lainnya. Hal ini dikarenakan gelaran acara Silaturrahmi Syawal dan Mangayubagyo Calon Jama’ah Haji Muhammadiyah Sleman1446 H pada hari Sabtu, 26 April 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsureorganisasi Muhammadiyah, Aisyiyah dan Ortom termasuk anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, Anggota DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM serta perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kabupaten Sleman dan segenap Amal Usaha Muhammadiyah se Sleman, KOKAM, PDPM/NA juga dari PCNU Sleman, Sekda Sleman , Forkopimda Sleman, Jajaran Polresta Sleman dan Dandim serta sejumlah anggota DPRD Sleman Respati A Sasangka yang juga calon jama’ah haji bimbingan KBIHU Aisyiyah Sleman,  Nampak juga DPRD DIY H. Muhammad Yazid, S.Ag . Sofyan Setyo D ST, Raden Inoki AP S.Ag. Salah satu agenda penting dalam acara ini adalah mangayubagyo calon jamaah haji Muhammadiyah Kabupaten Sleman tahun 2025 yang tergabung dalam KBIHU Aisyiyah Sleman sejumlah 210 calon Haji. Acara dibawakan dengan dinamis oleh duo Irfan selaku MC serta dibuka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh Ust Yusuf Ramadhan. Berikutnya pidato Iftitah Ketua PDM dan Ikrar Syawal oleh H. Harjaka, S.Pd.,S.Ag., MA yang intinya saling ikrar memaafkan di bulan peningkatan setelah sebulan berpuasa Ramadhan. Selanjutnya disampaikan pengumuman Hasil Lomba Pidato Songsong Ramadhan melalui Channel Youtube Muhammadiyah Sleman sebagai salah satu bentuk pendekatan dakwah melalui media yang digagas oleh Majelis Pustaka dan Informasi PDM Sleman serta Sosialisasi PKU Muhammadiyah Sleman yang telah beroperasi resmi dan siap membantu kesehatan warga Sleman oleh dr. Syafiqulatif. Ayahanda Dr. H. Yayan Suryana, M.Ag  dari PWM DIY  “Misi dakwah amar makruf nahi munkar Persyarikatan Muhammadiyah selama ini mampu diwujudkan dengan kekuatan sumber daya dan kader yang menjunjung tinggi ketiga nilai-nilai ukhuwah, tasamuh dan husnudzan  dimna ini bisa terlihat bahwa Cabang dan ranting yang kuat pasti ditopang oleh sumberdaya dan kader yang kuat”. Sambutan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Drs. Susmiarto MM menandaskan “ Pemerintah Daerah Sleman  mengajak masyarakat warga Muhammadiyah Sleman untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun daerah, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan dimana sudah banyak terbukti kiprahnya untuk Sleman yang lebih baik”. Sementara Inti dari acara pengajian akan disampaikan oleh Ustadz KH. M. Jazir ASP. dai kondang yang identik dengan Masjid Jogokaryan Yogyakarta yang fenomenal. “  Awal pendirian Muhammadiyah oleh KH. Ahmad Dahlan adalah untuk menggapai surga Allah, sosok cerminan manusia sepi ing pamrih rame ing gawe, ikhlas  karena ingin menggapai ridho dan surganya Allah. Adapun simbol Muhammadiyah berupa matahati adalah atas usulan santri nya Ahmad Dahlan  A Sangidu  dimana matahari simbol keikhlasan,  bagai sang surya menyinari  kepada siapapun tanpa harap kembali itulah contoh keikhlasan yang menjadi ciri orang Muhammadiyah”. Sosok Sudirman  guru Muhammadiyah tulen yang akhirnya menjadi Panglima Besar TNI pernah berkata “ cukuplah kita para pemimpin saja yang menderita  rakyat tidak boleh menderita,  sekali lagi ini wujud keihklasan yang nyata”. Inilah keteladanan jadi warga Muhammadiyah untuk harus selalu ikhlas,  Ikhlas berkorban mensyiarkan Muhammadiyah   untuk menggapai jannatun naim serta  keikhlasan harus dilandasi ilmu yang benar. Sedangkan pesan untuk para calon haji  dipesankan untuk ikhlaskanlah niat haji hanya karena Allah semata. Disela acara juga digelar pemeriksaan kesehatan dari PKU Muhammadiyah Sleman, pembuatan Nomor Baku Muhammadiyah serta tampilan berbagai Sekolah Muhammadiyah se-Sleman dengan segenap kreatifitas dan karyanya yang disambut antusias para jama’ah. Reportase & Editor  Arief Hartanto, Foto Dok M. Afif  MPI PDM SLeman

Loading

Tryout dan Baksos SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Sabtu Pagi yang cerah 22 Februari 2025 di kampus SMP Muhammadiyah 2 Godean yang beralamat di Sembuh Lor Sidomulyo Godean Sleman telah sukses dan lancar digelar kegiatan pengabdian masyarakat dan sukses SPMB (SistemPenerimaan Murid Baru) 2025 berupa Tryout dan Bakti Sosial. Acara Tryout diikuti oleh 521 siswa kelas 6 SD/MI se Sleman Barat dan sekitarnya.Adapun peringkat tertinggi diraih dengan skor 89, 44 atas nama Surya Prasetya Kusuma Aryanta dari SD N Susukan Margokaton Seyegan. Dalam acara bakti sosial diserahkan secara simbolis kepada 3 orang perwakilan orang tua didampingi siswa dari 27 orang tua/wali kelas 6 yang mendapat undangan khusus untuk menerima paket baksos. Acara digelar mulai jam 07.00 sampai jelang Adzan Dzuhur. Dengan rangkaian setelah siswa mengerjakan soal tryout berbasis literasi numerasi dilanjutkan pentas unjuk siswa dan gelar karya P5 yang menampilkan kreasi cukup menarik yakni kreasi pakaian yang terbuat dari bahan plastik bungkus aneka warna dikombinasi bahan lain yang cukup mendapat aplaous dari hadirin siswa dan orang tua kelas 6 SD/MI, Ditampilkan juga praktek kewirausahaan dari masing-masing perwakilan kelas 7, 8 dan 9 yang menjual produk berbagai olahan dan minuman sehat. Menurut ketua Panitia Khalida Puspita, S.Pd peserta terdiri dari 521 siswa kelas 6 SD/MI melampaui target yang ditetapkan yakni 500. Acara full doorprize dan juga uang pembinaan, sertifikat dan piala bagi 3 peringkat terbaik tryout serta hadiah utama berupa TV dan 2 sepeda. Selanjutnya dalam sambutan Wahdan Arifudin, S.Pd selaku kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas kerjasama segenap pihak baik guru karyawan, siswa, orang tua, komite sekolah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean dan Majelis Dikdasmen dan PNF serta para sponsor yang turut mendukung acara ini. “Ini adalah ajang pengabdian masyarakat terutama bagi siswa SD/MI untuk mengasah dan melatih kemampuan soal berbasis literasi numerasi. Selain itu juga dikemas dengan baksos berupa pemberian paket baksos untuk 27 perwakilan orang tua siswa kelas 6 SD/MI. Semoga dengan sinergi semua pihak dapat bermanfaat bagi kita semua dan mendapat ridho Allah dalam mengemban amanah di sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean ini”. Dalam sambutan ketua PCM Godean Haris Darmawan menyampaikan petikan Surat An Nisa ayat 9, Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. “Bekal yang penting dari kita adalah membekali dengan ilmu. Menjadi tanggung jawab kita adalah membekali bersama-sama anak-anak kita ke depan harus lebih baik. Masa depan bukan soal duniawi tapi ukhrowi untuk menyiapkan masa depan untuk keselamatan akhirat. Karena anak sholih yang mendoakan orang tua itulah yang penting. Untuk itu melalui SMP Muhammadiyah 2 Godean sebagai solusi untuk mendidik anak-anak menjadi sholih dan sholihah bahkan di sekolah ini ada siswa yang sudah hafal juz 30 dan baru saja di wisuda oleh PDM Sleman belum lama ini”. Haris Darmawan mengajak untuk jangan meninggalkan generasi yang lemah serta dengan bakti sosial inipun menjadi sesuatu yang seiring dengan ghiroh Muhammadiyah untuk selalu berbagi dan bertaawun.” pungkasnya “Sukses untuk SMP Muhammadiyah 2 Godean dan barokah selalu. Aamiin. Pengirim : Humas SMP Muhammadiyah 2 Godean Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Milad 112 Muhammadiyah Sleman, Dahlan Rais “ Muhammadiyah Bukan Buih dan Diterima Karena Memberi Manfaat”.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah di usianya yang ke 112 tahun terus berkembang dengan berbagai AUM yang memberikan kontribusi untuk peradaban. Milad ke 112 Muhammadiyah 2024 kali ini dengan mengangkat tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Peringatan tahun ini dipadukan dengan sidang Tanwir Muhammadiyah yang akan berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 4-6 Desember 2024. “ Di usianya Muhammadiyah yang lebih dari satu abad lebih ini harus kita syukuri karena tidak banyak organisasi yang bisa bertahan seperti ini, rahasia usia panjang Muhammadiyah, bukankah buih yang tidak bernilai akan lenyap sedangkan  yang bermanfaat akan tetap berada di muka bumi, Muhammadiyah bisa diterima   karena memberi manfaat”. Sebagaimana dalam QS. Ar-Ra’d Ayat 17 اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَسَالَتْ اَوْدِيَةٌ ۢ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا ۗوَمِمَّا يُوْقِدُوْنَ عَلَيْهِ فِى النَّارِ ابْتِغَاۤءَ حِلْيَةٍ اَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهٗ ۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ەۗ فَاَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاۤءً ۚوَاَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى الْاَرْضِۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ ۗ Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah ia (air) di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti (buih arus) itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang yang benar dan yang batil. Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak ada gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan. Demkian disampaikan oleh Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum Ketua PP. Muhammadiyah dalam  Tasyakuran Milad Ke-112 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Ahad malam 17 Nov 2024. Sementara Ketua PDM Sleman H. Harjaka M.Ag menuturkan selama 2 periode ini PDM Sleman mendapatkan prestasi di tingkst nasional dan semua ini berkat kekompakan warga Muhammadiyah se Sleman. Doa kita semua atas musibah meninggalnya karena kecelakaan lantas yang menimpa saudara kita Kolonel Santoso  KOKAM  yang ikhlas dan jujur semoga almarhum diberikan husnul khotimah. H. Koesno Wibowo ST, M.SI PJS Bupati  Sleman yang juga kader Muhammadiyah di Ranting, Cabang dan Daerah ini menyampaikan selamat Milad Muhammadiyah 112, “ peran nyata Muhammadiyah berkontribusi dalam sinergi   dengan Pemerintah Kabupaten Sleman  yakni senantiasa menebarkan nilai Islam utama dalam memperkokoh umat Muslim yang berkemajuan dan Islam wasathiyah  telah menjadi fondasi mewujudkan Sleman yang maju, aman dan semokratis”. Muhammadiyah diharapkan dapat bersama mengawal Pemilukada Sleman 2024 yang bermartabat.          Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman kali itu dipenuhi ratusan warga Muhammadiyah yang terdiri dari Anggota PDM, PDA, Ketua dan Sekr PCM dan PCA , PRM dan PRA, Ketua Majelis dan Lembaga PDM dan PDA , Kepala Sekolah SD, SMP, SMK dan SMA serta Ketua dan Sekretaris Ortom Daerah. Acara juga semakin meriah dengan penampilan seni tari dan musik dari siswa SD Muhammadiyah Sleman yang menjadikan perayaan Milad kali ini lebih berwarna. Reportase  Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman.

Loading

Museum Muhammadiyah, Merawat Dan Merekonstruksi Sejarah Dari Muhammadiyah Untuk Indonesia

Bantul, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah menggelar acara Museum Muhammadiyah Talk’s  “Museum Muhammadiyah dari Muhammadiyah untuk Indonesia”  yang dilaksanakan pada Kamis, 19 September 2024 Waktu 14.00 – 18.00 WIB di Museum Muhammadiyah Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta yang berada di kompleks Kampus UAD. Dalam kali ini hadir berbagai kalangan seperti Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga PP ’Aisyiyah, Majelis PAUD Dikdasmen PP ‘Aisyiyah. Majelis Pustaka dan Informasi PWM DIY, Rektor UAD, H. Azman Latif Ketua Pembina Harian UAD ,Lembaga Seni dan Budaya PWM DIY, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kabupaten Kota se Yogyakarta, Forkom Museum Bantul, Dinas Kebudayaan DIY dan Bantul,   para pemerhati museum. Museum Muhammadiyah didirikan untuk merekam jejak langkah dengan melestarikan tinggalan sejarah yang disajikan dalam peragaan komunikatif dan edukatif agar dapat menuai hikmah bersama. Berbekal nilai luhur dan pengalaman sejarah Muhammadiyah pengunjung diharapkan dapat membentangkan cakrawala wawasan ke depan dengan lebih bijaksana dan berpartisipasi dalam gerak sejarah Muhammadiyah berikutnya. MPI PDM Sleman hadir dalam kesempatan ini diwakili oleh Arief Hartanto dan DR. Sutipyo R S.Ag hadir diantara ratusan peserta yang memenuhi ruang Amphiteater Museum Muhammadiyah sore itu. Dalam sambutannya kepala Museum Muhammadiyah  Affan Kurniawan ST MT  yang juga Ketua MPI PWM DIY menuturkan sebagaimana tema acara ini “ MuseumMu didirikan guna merawat dan merekonstruksi sejarah Muhammadiyah agar menjadi memori kolektif umat Islam Indonesia dan bangsa Indonesia, sekaligus  Museum Muhammadiyah sebagai tempat penelitian, edukasi dan pariwisata”. Museum ini berdiri pada 14 November 2022 dengan berbagai perjuangannya terutama di masa Covid dan akhirnya bisa dibangun salah satunya untuk menyambut pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah di Solo. Peran Museum Muhammadiyah menurut Prof. Muclhas MT  Rektor UAD sekaligus Ketua MPI PP Muhammadiyah yang dalam sambutannya mengutarakan bahwa “ fungsi museum Muhammadiyah ini  sebagai sarana untuk memberikan informasidan tafsir yang benar tentang Muhammadiyah,  karena selama ini mengalami salah tafsir tentang sejarah Muhammadiyah”. Di lantai 1 museum berisi kiprahnya pendirian Muhammadiyah dan berdirinya negara dimana dari awal kemerdekaan  Muhammadiyah  turut mengantarkan ke kemerdekaan Indonesia. Muhammadiyah memang tidak terlalu kaya dengan artefak, di museum ini dibuat dengan pendekatan sebagai museum gerakan persyarikatan Muhammadiyah dengan banyak definisi gerakan Muhammadiyah didalamnya. Ke depan museum diharapkan bisa menjadi satu sarana pendidikan yang menarik bagi anak muda, hal ini ditandai dengan adanya lokasi instagramable spot, dan terungkap juga dalam koleksinya bahwa Aisyiyah menjadi gerakan perempuan pertama yang melakukan konggres pertama perempuan di Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian venue lantai 3, 4 museim Muhammadiyah yang berisi perjuangan Muhammadiyah di masa kini dan tantangan ke depan. Acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi tentang Museum bersama narasumber Widiyastuti, S.S., M.Hum, dari MPI PP Muhammadiyah dan Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A dan Ria Putri Palupijati. Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A menuturkan bahwa “ Museum Muhammadiyah menjadi anak bungsu dari 42 Museum yang ada di Yogyakarta, namun memiliki resources sumber daya manusia handal untuk pengelolaan dan materinya serta pangsa pasar yang jelas  apalagi Yogyakarta menjadi ibukota dan tempat kelahiran Muhammadiyah, ini merupakan potensi yang sangat besar”. Selain itu penting untuk meningkatkan kualitas museum itu melalui penyampaian pesan yang terkandung dalam benda koleksi di museum, melalui para edukator inilah informasi serta nilai-nilai berharga dari setiap objek dapat dipahami dan diteladani oleh pengunjung dan juga dengan pendekatan yang lebih menyenangkan. Reportase   Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Profil PRM Wonokerto 2 -Penilaian PRM Wonokerto 2 Turi Oleh Tim Asesor LPCRPM PWM DIY

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wonokerto 2 Turi menyambut kunjungan Tim Asesor LPCRPM PWM DIY pada Ahad, 01 September 2024. Tim Asesor yang hadir terdiri dari Rahmad Khairul dari LPCRPM PMW DIY, Dwi Bagus Irawan dari MPKS PWM DIY, dan Afia Nuriska dari PWA DIY yang akan melakukan penilaian Ranting Unggul tahun 2024. Penilaian Cabang dan Ranting unggul merupakan upaya untuk memastikan bahwa semua Cabang dan Ranting memiliki dokumentasi yang lengkap dan akurat, sehingga dapat memudahkan penilaian dan evaluasi di masa depan. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars ‘Aisyiyah. Dilanjutkan dengan sambutan, pemaparan profil PRM Wonokerto 2 dan pemeriksaan borang dengan kriteria penilaian meliputi aspek organisasi, administrasi, fisik, pelaksanaan program dan portofolio/ pilot project. Selain aspek tersebut, turut dinilai program yang diunggulkan atau keunikan dari sebuah Ranting yang dapat ditiru, dimodifikasi atau diterapkan di Ranting-Ranting lain. Sarno, Ketua PRM Wonokerto 2, menyampaikan bahwa “ bersyukur bahwa PRM Wonokerto 2 diajukan menjadi salah satu Ranting yang dinilai serta berharap adanya penilaian dapat mengetahui sejauh mana tingkat kesesuaian Ranting dengan kaidah Persyarikatan”.   Hal tersebut diamini oleh Rahmad Khairul selaku perwakilan dari Tim Asesor, yang menyampaikan bahwa “ adanya berbagai macam persiapan administrasi dan dokumentasi tidak hanya dilakukan untuk menghadapi penilaian Ranting Unggul atau hanya untuk mencari juara dan lebih dari itu adalah untuk menyesuaikan dengan kaidah Persyarikatan kemudian menerapkannya secara berkelanjutan” tutupnya. Reportase Anton Kurniawan PRM Wonokerto 2 Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wakaf Uang Dan Wakaf Melalui Uang

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Wakaf uang adalah perbuatan mewakafkan harta berupa uang yang disetorkan melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang. (LKS-PWU) dimana dananya tetap di bank sebagai dana abadi. Uang tersebut dikembangkan oleh Bank (bersama Nadzir) dan hasilnya yang ditasharufkan untuk kemaslahatan umat baik bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi maupun sosial. “ Disamping itu, ada juga nomenklatur wakaf melalui uang, dimana seseorang mewakafkan uang kepada Nadzir untuk langsung dimanfaatkan untuk keperluan wakaf, seperti pembelian tanah, pembelian material untuk bangunan dan semacamnya yang bersifat jangka panjang” . Hal tersebut disampaikan oleh R. Agung Nugraha ketika mensosialisasikan platform WAKAFMU, salah satu program Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman dalam rangkaian kunsiroh bertempat di SMP Muhammadiyah Pakem. Untuk memasifkan WAKAFMU tersebut, pada kesempatan ini secara simbolis diserahkan poster peraga sosialisasi oleh PDM Sleman kepada tiga cabang. PDM Sleman melaksanakan Kunjungan Silaturahmi (Kunsiroh) pada tanggal 31 Agustus 2024 dengan sasaran dan audien PCM Pakem, PCM Ngaglik dan PCM Turi lengkap dengan organisasi otonom dan Amal Usaha yang ada di tiga cabang tersebut.  Sebagai pemateri, H. Nasirun, selaku wakil ketua PDM yang membidangi Majelis Pendayagunaan Wakaf, LazisMu dan LPCRM, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan ke 6 dari tujuh putaran yang direncanakan. Titik tekan yang disampakan antara lain : Optimalisasi dan penguatan Cabang, ranting dan ortom,  Pengamanan asset wakaf Muhammadiyah termasuk masjid Muhammadiyah didalamnya, Pengadaan tanah dan pembangunan gedung PDM, Pembentukan Korp Muballigh Mujammadiyah di setiap cabang, Sikap Muhammadiyah Sleman terkait maraknya Minuman keras, hingga posisi Muhammadiyah Sleman dalam Pemilihan Kepala Daerah. Reportase  (RAN) Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Muhammadiyah Sleman Sambut Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan 2024

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu 31 Agustus 2024  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman  bertempat di Gedung PDM Sleman  menyambut kedatangan Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan Tahun 2024 di beberapa cabang Muhammadiyah di wilayah Sleman. Cabang-cabang yang dinilai adalah Muhammadiyah Minggir, Gamping, dan Kalasan, serta Pimpinan Ranting Wonokerto 2 Turi, Nogotirto Gamping, Masjid Al Barokah Pakem, Al Hikmah Sleman, dan Baiturrahman Depok. Penilaian ini akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus hingga 1 September 2024. Dr. Yayan Suryana, Wakil Ketua PWM DIY, menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan bentuk ikhtiar Muhammadiyah dalam mendata kekuatan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang. “Dengan penilaian ini, kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dakwah Muhammadiyah di setiap cabang, sehingga kita dapat memotivasi generasi muda untuk berdakwah dengan lebih baik,” ujarnya. Dalam sambutannya, DR. Ikhwan Ahada Ketua PWM DIY menekankan pentingnya perluasan ladang dakwah Muhammadiyah. “Muhammadiyah akan tetap eksis jika semua organ dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kita perlu terus meningkatkan kualitas dakwah kita dan memperluas jangkauan kita,” katanya. Penilaian ini juga bertujuan untuk memotivasi cabang-cabang Muhammadiyah untuk meningkatkan kinerja dan kualitas dakwah mereka. Dengan demikian, diharapkan Muhammadiyah dapat terus menjadi organisasi dakwah yang efektif dan efisien dalam menyebarkan ajaran Islam. Dalam kesempatan ini, Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan juga akan melakukan penilaian terhadap dokumentasi berdirinya cabang dan ranting Muhammadiyah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua cabang dan ranting memiliki dokumentasi yang lengkap dan akurat, sehingga dapat memudahkan penilaian dan evaluasi di masa depan. Nampak hadir pula dari PWM dr. Faesol beserta team, PDM Sleman hadir H. Sudarto, H. Nasirun dan Drs. H. Hadi Supanan. , Ketua Hj. Hanik R dan Jajaran PDA Sleman Dengan adanya penilaian ini, diharapkan Muhammadiyah dapat terus meningkatkan kualitas dakwahnya dan menjadi organisasi dakwah yang lebih kuat dan efektif.   Reportase  M. Ridwan,  SE PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PDM -PDA Sleman terima Kunjungan silaturahim  PDM-PDA Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Sleman, Pdmsleman.Or.D Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kab Sleman bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman pada Jum’at 9 Agustus 2024 menerima kunjungan silaturahim Pimpinan Daerah Muhammadiyah – ‘Aisyiyah Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sebanyak 25 orang terdiri dari PDM/A Tanah Bumbu beserta Ketua PCM/PCA, Majelis Dikdasmen, dan perwakilan guru SD, SMP, dan SMK di PDM Tanah Bumbu. Kegiatan ini dalam rangka studi inspirasi untuk menggerakkan dakwah melalui pendidikan di Tanah Bumbu. PDM Sleman diwakili Wakil Ketua PDM Sleman Drs H.Sudarto  menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahim dari PDM Tanah Bumbu. Dalam kesempatan ini  Sudarto  juga menyampaikan kondisi PDM Sleman dengan program unggulannya. “ Setelah RS PKU Sleman dilaunching, yang menempati gedung PDM dengan pembangunan lebih lengkap sebagai indikator akreditasi RS. Saat ini PDM berusaha melunasi lahan disamping RS dengan nilai 3.5 M”. Program unggulan digitalizing melalui SIMPEGMU dan SIPPMU di Sleman menjadi terobosan baru untuk pendataan dan perhitungan insentif pendidik dan tenaga kependidikan termasuk program ta’awun insentif kepala sekolah dan waka. Sementara PDA Sleman, Hj. Hanik Rosyada menyampaikan bahwa “mdengan 198 amal usaha Aisyiyah berusaha mencerdaskan dan mengantarkan kader pilihannya menjadi generasi unggul berakhlakul karimah. Sedangkan program Day Care Aisyiyah untuk melayani kebutuhan lansia SETAMAN. Sehat Tangguh Mandiri bersama Aisyiyah Sleman. Sementara Faurazi Akbar, S.P Ketua PDM dan Tati Maisarah Ketua PDA Kabupaten Tanah Bumbu merupakan pemekaran Muara Kapuas Kota Baru Kalimantan Selatan. “ saat ini kami memiliki beberapa amal usaha antara lain 5 TK, 3 SD, 3 SMP dan 1 SMK, dengan silaturahmi ini Muhammadiyah Aisyiyah Tanah Bumbu berharap bisa belajar di Sleman untuk menggerakkan dakwah Muhammadiyah”. Acara dilanjutkan dengan diskusi yang hangat untuk pengembangan Islam Berkemajuan dalam suasana penuh persaudaraan dalam Iman dan Islam dan dilanjutkan dengan tukar cinderamata serta foto bersama. Reportase  Hj. Hanik Rosyada PDA Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading