Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC)PDM Sleman Gelar Simulasi Gempa Bumi di SMK Muhammadiyah Berbah

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan aspek penting dalam upaya melindungi nyawa dan harta serta sebagai bentuk mengedukasi dan mempersiapkan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah dalam menghadapi bencana terutama gempa bumi . Bekerjasama dengan Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC)PDM Sleman SMK Muhammadiyah Berbah pada  Jumat, 14 Juli 2023telah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan bencana dan simulasi bencana gempa bumi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi gempa bumi serta melatih keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat. Dengan peserta  terdiri dari murid  sekitar 260 orang sedangkan Guru karyawan 40 orang. Dari MDMC Sleman menerjunkan  3 orang pemateri yakni M. Fauzan Yakhsya ( Ketua LRB Sleman ) dan Supriyanto Semprit serta Muhammad Eksan. Menurut M. Ekhsan “ Kegiatan dimulai dengan sesi pemaparan teori mengenai gempa bumi, termasuk penyebab, jenis gempa, dan skala intensitas. Para ahli bencana memberikan informasi penting tentang cara mengidentifikasi gejala awal gempa bumi, perilaku yang aman saat terjadi gempa, dan tindakan yang harus diambil setelah gempa”. Selanjutnya, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah terlibat dalam simulasi bencana gempa bumi. Mereka diberi tahu tentang peran masing-masing dalam situasi darurat, seperti bagaimana mengamankan diri, membantu teman sekelas yang terluka, dan menghubungi tim penyelamat. Dalam simulasi ini, siswa-siswi dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh sebelumnya dan belajar melalui pengalaman langsung. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah dapat merasakan sensasi darurat dan pentingnya melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan dengan cepat dan tepat saat terjadi gempa bumi. Mereka juga dilatih dalam keterampilan dasar pertolongan pertama seperti pemberian pertolongan pada korban patah tulang atau luka-luka ringan. Sosialisasi kesiapsiagaan bencana dan simulasi bencana gempa bumi di SMK Muhammadiyah Berbah oleh Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC) diharapkan mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik kepada siswa-siswi tentang tindakan yang perlu diambil saat terjadi gempa bumi. Melalui simulasi, siswa-siswi dapat mengasah keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat dan memberikan pertolongan kepada sesama. Kontributor      : M Fauzan Y    LRB MDMC PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman.

Loading

Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping

Gamping Pdmsleman.Or.id Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof.Haedar Nashir pada Selasa 11 Juli  2023 meresmikan ‘Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping’ yang beralamat di Jl. Raya Gamping, Patukan, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Yang terletak di depan Kapanewon Gamping. Kegiatan tersebut berlangsung dihadiri sekitar 200 tamu undangan dari Muhammadiyah dan Ortom PWM DIY, H. Harjaka PDM Sleman, PCM , PCA dan hadir juga Ir. Syauqi Soeratno. Kantor tersebut tardapat 2 lantai yang terdiri dari Ruang Penyewaan Amal usaha, Kantor Lazismu, kantor PCM Gamping, Ruang Rapat Lazismu, Ruang Aula Bersama, dan BTM (Baitut Tamwil Muhammadiyah) /Teller Bank. Gedung tersebut dibangun dengan tujuan refresentatif sebagai percontohan yang bernilai demi menambah kepercayaan masyarakat luar atau masyarakat umum. Menurut Haedar “ Pimpinan Cabang ini sudah cukup membanggakan atau disebut cabang kebanggan. Karena itu dengan peresmian ini  diharapkan spirit, dinamika, dan gerak persyarikatan di gamping dapat menjalankan misi utama dan dapat terlaksana sebaiknya mungkin, tumbuh berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat “. Masih menurutHaedar, Syarat terbentuknya cabang ada 6 yaitu Pengajian minimal 1 bulan sekali, Pengajian kursus mubaligh Muhammadiyah, Adanya forum mubaligh Muhammadiyah, sekurang kurangnya ada 10 orang, Kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an dan madrasah atau sekolah Muhammadiyah, kegiatan ekonomi sosial dan Kesehatan serta Kantor. Kantor ini adalah syarat yang terakhir. Dan mudah mudahan keenam syarat tersebut ada dicabang ini yaitu Cabang Gamping. Kata Haedar “  tugas kita adalah meningkatkan kualitas dari semua syarat-syarat tersebut, jika syarat peresmian telah terpenuhi agar menjadi keyakinan paham dan alam pikiran yang diamalkan oleh Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Ortom”. Semoga dengan didirikan ‘kantor bersama Muhammadiyah Gamping’ dapat lebih menambah kepercayaan masyarakat dan dapat menambah keefektifan dan keefisienan Muhammadiyah dan ortom dalam bermusyawarah dan mengembangkan nilai Muhammadiyah di Gamping. Dan semoga dengan adanya kantor baru ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Gamping dan sekitarnya. Reportase : Tim Pubdekdok Musycab Gamping & Tri MB MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Turi, Muhammadiyah berkemajuan, Mewujudkan Turi Berkeadaban

Turi,Pdmsleman.Or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi menggelar Musyawarah Cabang untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027pada Ahad 02 Juli 2023 bertempat di Gedung Dakwah PCM Turi dan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Sebelum dibuka secara resmi, perhelatan akbar ini diawali dengan lantunan lagu-lagu Islam dengan iringan musik keroncong dan musik Jawa.  Sebuah manivestasi pelestarian budaya Jawa tanpa meninggalkan jiwa Islamnya. Lantunan lagu Ilir-ilir, Ayo Sholat, Wes Wancine, Banyu Wudhu ditembangkan dengan indah oleh anggota Paduan Suara Aisyiyah. Pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) dihadiri oleh 155 peserta dari unsur PDM Kabupaten Sleman, PDA Kabupaten Sleman, Pemerintahan Kapanewon Turi, Pemerintahan Kelurahan Girikerto, Danramil, Polsek, Kementrian Agama, AUM, PRM dan PRA yang berada di wilayah Kapanewon Turi beserta ortomnya. Acara dibuka dengan berdoa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah. “Sebagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah periode yang lama, kami mempersiapkan Musycab untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027 dalam meneruskan perjuangan Muhammadiyah khususnya di Kapanewon Turi,” ucap Drs. Bambang Rahmanto, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi dalam sambutannya. “Dalam kesempatan ini pula kami akan melakukan serah terima sertifikat tanah wakaf dari Kementrian Agama kepada PCM Turi. Tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun gedung dakwah kedua yang sekaligus akan digunakan sebagai Padepokan Tapak Suci Tingkat Kabupaten Sleman,” tambahnya. Musyawarah Cabang mengambil tema “Muhammadiyah berkemajuan, Mewujudkan Turi Berkeadaban” dan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. “Kita harus menjadi Islam yang berkemajuan. Dalam berkemajuan, kita harus menuntun umat menuju berkeadaban. Berkeadapan itu penuh lemah lembut, sopan santun.Sebagaimana yang disampaikan Ali Bin Abi Tholib, Jadikanlah ilmumu itu seperti garam, dan jadikanlah adabmu seperti tepung. Maksudnya jika kita menyampaikan pengajaran maka kita harus mementingkan adab dulu. Sebagaimana juga kita ketahui bahwa Rasullulloh diutus untuk memperbaiki akhlak manusia, “ucap  H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. dalam sambutannya. Usai acara pembukaan, dilanjutkan acara sidang Musycab. Peserta sidang Musycab Asyiyah tetap menempati Gedung Dakwah Muhammadiyah. Sedangkan peserta sidang Musycab Muhammadiyah menempati ruang Aula SMK Muhammadiyah 2 Turi. Pada akhir sidang, melalui pemungutan suara dan musyawarah, Drs. Bambang Rahmanto terpilih sebagai ketua dan H. Suraya, S.Pd. sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kapanewon Turi. Sedangkan, Sri Winarti, S.Pd M.Pd terpilih sebagai ketua dan Indira Minarsih, S.Pd sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi. Seluruh rangkaian acara mendapatkan dukungan berupa dokumentasi secara apik oleh peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi dari Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video dan juga penampilan produk sabun hasil produksi dari sekolah yang berada di depan pasar Ngablak Bangunkerto ini . Reportase        : Pamuji Subekti, S.Si, KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor              : Arief Hartano,  

Loading

Jihadi PCM Godean 2 Juli, Pertaubatan seorang Pendosa

Godean, PDMsleman.or.id Kajian atau pengajian rutin setiap Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM ) Godean pada pagi ini Ahad 2 Juli 2023 di Masjid Al Huda Pandean VII Sidoluhur Godean di sebelah utara Perempatan Godean menghadirkan Ustadz Setiawan Tugiyono, BA. M.H.I. Dalam tausyiyahnya bertema Taubat seorang Pendosa menyampaikan berdasar hadist riwayat Bukhori Muslim yang tertuang dalam buku Riyadhus Sholihin dari Imam Nawawi. Nabi Muhammad pernah mengkisahkan kepada sahabat bahwa ada seseorang yang mana pernah berbuat maksiat dan dosa membunuh 99 orang namun berniat untuk taubat sehingga bertanyalah pada seseorang rahib atau yang dianggap alim, ustadz atau kyai namun jawabannya ternyata seseorang yang sudah membunuh sampai 99 orang maka taubatnya tidak diterima maka seorang pendosa itu marah dan emosi sehingga seorang yang dianggap baik, alim, ustadz, ulama dan kyai tersebut dibunuh sehingga genap menjadi 100 orang yang dibunuh. “ Namun pendosa tersebut tetap ingin bertaubat sehingga mencari seorang ulama dan akhirnya bertanya kepada pemuka agama apa bisa saya bertaubat? Jawabnya kamu masih bisa bertaubat tapi kamu harus pindah tempat”. Kisah ini diambil dari kumpulan kisah yang indah dari hadis yang shohih Bukhori Muslim. Hikmah atau pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa kita semua pasti memiliki dosa maka ada 5 syarat taubat diterima adalah 1. menyesali apa yang dilakukan 2. Segera meninggalkan perbuatan buruk tersebut 3. Bertekad kuat untuk tidak melakukan lagi dimasa yang akan datang 4. Diwaktu yang masih diperbolehkan taubat 5. Syarat ini tidak hanya istigfar tapi yang berhubungan dengan seseorang maka harus minta dihalalkan kepada orang lain tersebut. Selanjutnya ditekankan oleh  ustadz Setiawan yang sedang menyelesaikan studi S3 di Madinah Arab Saudi ini “Barangsiapa memiliki kesalahan terhadap seseorang maka harus segera meminta dihalalkan. Jangan sampai kita termasuk muflis yakni orang yang bangkrut, orang yang di hari kiamat sudah mengumpulkan pahala yang banyak tapi sayangnya sering menghina, mencela, sehingga pahalanya habis dan dosa-dosa orang-orang yang dicela maka ditanggung olehnya”. Dosa ada 2 yakni kepada Allah dan pada seseorang. Jika kpd Allah langsung kepada Allah tapi jika kepada seseorang harus minta dihalalkan. Selengkapnya dapat disimak di channel youtube Jihadi TV https://www.youtube.com/live/Qzh3sy6I3yY?feature=share Jika ada waktu dapat hadir tiap Ahad pagi di Masjid Al Huda Godean. Perempatan Godean ke utara 100 meter. Mulai jam 06.00 – 07.15 WIB. Reportase H. Wahdan Arifudin PCM Godean, MPI PDM Sleman.

Loading

Kunjungan Study Banding KPRI Pemkot Pasuruan ke BTM Surya PDM Sleman

Gamping – Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Surya PDM Sleman menerima kunjungan studi banding dari KPRI Pemerintah Kota Pasuruan. Direktur BTM Surya PDM Sleman, Drs. H. Hadi Supanan menerima langsung kedatangan rombongan KPRI Pemkot Pasuruan di Kantor BTM Surya PDM Sleman Jl. Raya Patukan (depan kantor kapanewon Gamping) Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (01/07/23). Dalam penerimaan kunjungan ini BTM Surya PDM Sleman berbagi materi, pengalaman mengenai pengelolaan managerial karyawan dan anggotanya yang bertujuan untuk meningkatkan serta mengomptimalkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan secara efektif dan mempunyai manfaat yang sangat besar. BTM beda dengan BMT karena di Muhammadiyah mall nya dikelola oleh Lazismu. BTM Surya PDM Sleman Berdiri sejak tahun 2013 sekarang sudah mempunyai aset Rp10,2 M dan mempunyai kantor 2, di masing-masing kantor dikelola 4 orang jumlah keseluruhan pengelola atau karyawan ada 8 orang. “ Karyawan atau pengelola adalah salah satu kunci keberhasilan, dengan mengajak selalu sharing dalam evaluasi hambatan dan kinerja, dengan menempatkan karyawan merasa memiliki usaha tersebut sehingga rasa tanggungjawab ini timbul pada diri mereka”, ungkap Drs. H. Hadi Supanan. Bentuk Penghargaan dari BTM Surya PDM Sleman kepada para karyawan atau pengelolanya bagi yang mempunyai masa kerja 15 tahun akan di berangkatkan Umroh dan dibiayai penuh oleh BTM Surya PDM Sleman. Sementara itu, Ketua KPRI Pemkot Pasuruan H.Mualif Arif, S.Sos., M.M mengungkapkan bahwa “ belum tentu mempunyai banyak anggota kemudian mempunyai aset yang besar, semua tergantung kepada pengelolaan yang baik dan sehat”.  KPRI Pemkot Pasuruan juga mempunyai unit usaha yaitu SPBU yang secara umunya mempunyai profit yang besar tapi belum tentu karena didalam usaha tersebut ada penguapan kalua tidak diatasi dan diatur dengan benar bisa menjadi sebuah kerugian. Semoga dengan study banding ini dapat menjadi semangat dalam meningkatkan pengelolaan dan pengoptimalan kinerja baik untuk BTM Surya PDM Sleman maupun pada KPRI Pemerintah kota Pasuruan untuk lebih bisa mensejahterakan anggota dan masyarakat pada umumnya untuk menerima manfaatnya. Reportase Mas Brata Gamping

Loading

MUHAMMADIYAH_GODEAN BERTAKBIR#8_2023, LSBO PCM, AMM dan NA Kapanewon Godean, Festival Takbir Keliling se kecamatan Godean

Loading