Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman: Membangun Sinergi Menuju Sleman Berkemajuan Masa Jabatan 2022-2027

Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 2 Sleman menjadi saksi dari momentum penting dalam organisasi Muhammadiyah Kabupaten Sleman dengan digelar Rapat Kerja Daerah pada Ahad 12 November 2023. Acara ini diikuti anggota Pimpinan PDM Sleman, dan tiga utusan dari Majelis dan Lembaga di Lingkungan PDM Sleman hadir dalam Rapat Kerja Pimpinan Daerah, yang bertujuan untuk memantapkan program kerja selama masa jabatan 2022-2027. Rapat kerja ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, ketua, dan sekretaris masing-masing majelis dan lembaga. Fokus utama rapat adalah memastikan para pimpinan dapat menjelaskan program kerja dengan baik. Tujuannya adalah agar pelaksanaannya dapat menjadi lebih maksimal dan terarah, memberikan dampak positif bagi masyarakat. H. Arif Mahfud, SAg, MSI selaku Sekretaris PDM Sleman, membuka acara dengan menyoroti kinerja majelis dan lembaga. Ia menekankan pentingnya program kerja yang tidak hanya didasarkan pada keinginan pimpinan tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat. Dalam pandangannya, program kerja harus dapat terwujud dan memberikan manfaat konkret. Ketua PDM, H. Harjaka, S.Ag, .MPd.I memberikan arahan penting, “Dalam penyusunan program kerja, tidak perlu banyak, yang terpenting adalah fokus. Evaluasi kegiatan majelis dan lembaga akan dilakukan setiap tiga bulan.” Harapannya, fokus pada program yang sedikit namun efektif akan memberikan hasil yang lebih baik. Harjaka juga mendorong para pimpinan untuk bekerja secara maksimal. Salah satu caranya adalah dengan mewakafkan waktu untuk mengurus dan menjalankan program-program yang telah disusun. Dengan begitu, diharapkan Muhammadiyah Kabupaten Sleman dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi masyarakat. Rapat Kerja Pimpinan Daerah ini mencerminkan semangat sinergi dan kolaborasi di antara para pimpinan, menciptakan fondasi yang kokoh untuk meraih visi dan misi Muhammadiyah Kabupaten Sleman selama masa jabatan 2022-2027. Dengan semangat yang sama, diharapkan setiap program kerja yang dijalankan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Menghadapi Pemilu 2024 Pimpinan Daerah Muhammadiyah juga menekankan untuk meningkatkan konsolidasi internal untuk mensukseskan calon DPD RI yaitu Sauqi Soeratno menjadi Anggota DPD RI Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Deklarasi Anti-Bullying Dan Pengukuhan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto

Turi, Pdmsleman.or.id Pada Jumat, 10 November 2023, SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi menggelar acara penting, yakni Pengukuhan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) serta Deklarasi Anti-Bullying/Perundungan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Drs. Bambang Rahmanto selaku PCM Turi, Haryanto, M.Pd Majlis Dikdasmen, Sigit  Korwil Turi, Agus R  Kapolsek Turi, dan Darmanto  Koramil Turi. Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta sambutan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah DadapanMuda, Rahayu Sulastriningsih, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan kegiatan ini, yaitu mencegah kekerasan fisik atau non-fisik, verbal/non-verbal di lingkungan sekolah. Pembacaan SK TPPK oleh kepala sekolah diikuti oleh pengukuhan TPPK oleh Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto. Haryanto, M.Pd. Dikdasmen memberikan sambutan positif, mengajak seluruh peserta untuk menghargai dan menghormati sesama teman, serta berharap terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Daryanto dari Koramil Turi memimpin deklarasi anti-bullying dan perundungan. Siswa-siswa menirukan ikrar yang dipandu, dan acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh tamu undangan, TPPK, dan perwakilan siswa sebagai simbol komitmen bersama. Ketua TPPK, Tri Prawiyati, S.Pd., beserta anggota tim, yaitu Murti Sari, Amanda Wijayanti (Sekretaris), dan Nana Krisni Utami, S.Pd (Bendahara), Suwarti S.Pd, Syafiq Khulani, S.Pd (Divisi Penanganan Kekerasan Anak), dan Suharyadi. S.Pd, Christiningsih S.Pa, serta Wahyu Rosmiati (Divisi Humas Jaringan Komunikasi) hadir untuk mendukung kegiatan tersebut. Perwakilan Polsek Turi mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan harapannya agar tidak terjadi bullying atau kekerasan di SD Muhammadiyah Dadapan. Ketua TPPK menyampaikan permohonan arahan, bimbingan, dan masukan untuk TPPK serta mengajak semua pihak untuk mendukung terbentuknya tim ini. Acara ditutup dengan semangat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Loading

Majlis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman Study Tiru ke Pondok Modern Tazakka Batang Jateng

Batang, Pdmsleman,Or.Id Dalam rangka menjalin silaturahmi dan studi tiru pengembangan wakaf, Majlis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Sleman ( PDM Sleman) Daerah Istimewa Yogyakarta berkunjung ke Pondok Modern Tazakka Batang Jawa Tengah, Ahad 12 Robi’ul Akhir 1445H/ (5/11). Rombongan berjumlah 24 orang terdiri dari 7 orang anggota MPW PDM Sleman, 14 utusan MPW Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 3 dari unsur Pimpinan Daerah Aisiyah (PDA) Sleman. Didampingi Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi wakaf H. Nasirun, rombongan disambut baik di ruang penerimaan tamu pondok modern tazakka oleh Kepala Departement Kehumasan Ustadz Alam Mahardika, M.H., Kepala Departement Wakaf Ustadz Aminudin dan Kepala Departement Amal Usaha Ustadz Subhi Mahmassani,S.H.I., M.E. Tujuan kunjungan ke Pondok Modern Tazakka untuk belajar bagaimana mengembangkan wakaf, khususnya melalui instrumen wakaf uang. Dalam kesempatan ini, Nasirun menyampaikan “Kami silaturahmi ke Pondok Modern Tazakka ini ingin menimba ilmu sebanyak banyaknya bahkan besuk kita harus kembali kesini lagi untuk bisa bertemu dengan pak kiyai Anang bila perlu menginap lima hari untuk bisa lebih mendalami lagi” tandasnya. Ia menambahkan saat ini MPW PDM Sleman memiliki visi setiap satu cabang punya satu amal usaha dan mempunyai masjid binaan muhammadiyah.Nasirun berharap studi tiru ini dapat diterapkan dimasing masing cabang. “mari kesempatan belajar ini kita manfaatkan betul untuk selanjutnya MPW PDM Sleman segera bergerak dan mencopy ilmu yang didapat dari kunjungan ini yang nantinya dapat diterapkan di tingkat cabang” imbuhnya. Sementara itu ustadz Alam memaparkan untuk mengembangkan wakaf maka harus menyiapkan 3 hal yaitu sistem, SDM dan jaringan.“Sebuah lembaga pengembangan wakaf harus memiliki sistem yang kuat jangan sampai ditengah jalan berubah ubah” paparnya. Lebih lanjut ustadz Alam menegaskan bahwa lembaga wakaf harus punya cita cita yang dapat diwujudkan dalam sebuah program, “Kita harus memiliki cita cita sehingga ketika ada orang ingin mewakafkan hartanya dalam jumlah ratusan juta bahkan milyaran kita tidak akan kaget dan bingung karena kita sudah memiliki program 20 atau 30 tahun yang akan datang” tegasnya. Ia mencontohkan lembaga wakaf tazakka telah memiliki visi sampai dengan 2030 tahun yang akan datang yaitu kaderisasi bidang study islam, kesehatan, sain dan teknologi meliputi 10 Dokter, 30 Master dan 60 Sarjana, dan sampai tahun ini lebih 10 Dokter telah terkader. Sedangkan visi pembnagunan di tahun 2030 yang akan datang yaitu pembnagunan perguruan tinggi, rumah sakit, pusat studi, pusat belanja dan convention international hall. “Skema ini akan sangat berguna untuk membangun kepercayaan umat dalam mewakafkan hartanya di lembaga wakaf yang kita kelola” jelasnya. Ustadz Alam juga menambahkan dalam hal pengembangan wakaf uang, lembaga dapat memanfaatkan media untuk mengemas program program wakaf yang mudah di akaes oleh masyarakat, seperti tazakka memanfaatkan mesin EDC untuk mempermudah wakif dalam mewakafkan uang tunainya. Selain itu tazakka juga mengembangkan wakaf tunai melalui aplikasi mobile yaitu tazakka mobile. Tazakka juga memanfaatkan grup grup whatsApp wali santri untuk menyebarluaskan informasi program program wakaf tazakka, juga media televisi, Instagram, dan website. Selain itu “Kami juga meluaskan jaringan dari alumni jemaah haji plus dari travel yang kami kelola” pungkasnya. Acara diakhiri dengan ramah tamah makan siang dan penyerahan kenang kenangan dari MPW PDM Sleman kepada Pondok Modern Tazakka setelah sebelumnya berkeliling melihat pondok dan shering tentang program progam wakaf tunai di ruang guru dan ruang media. Reportase (Nis) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman Informasi Penerimaan Pegawai ( GTTP/KTTTP) Sekolah Di Bawah Naungan Muhammadiyah Sleman

Loading

Bantuan Air Bersih Muhammadiyah Godean pada Musim Kemarau Panjang di Sidorejo

Godean, Pdmsleman.Or.Id Dampak musim kemarau yang berkepanjangan telah membawa krisis air bersih di beberapa dusun di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean. Dalam upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak, Muhammadiyah Godean bekerjasama dengan KL Lazismu Godean memberikan bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan. Pada Sabtu, 3 November 2023, acara simbolis penyerahan air bersih dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan dari Muhammadiyah Godean. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan penderitaan warga dusun Jering VII dan Bantut Sidorejo. Dalam acara tersebut, turut hadir anggota Lazismu (Darojat, Lilik, Robingun, dan Afifah), perwakilan PCM Dani dan Najib, Kepala Dukuh Bantut, Kamituwo Sidorejo, serta Babinkamtipnas. Hingga hari Senin, 7 November 2023, sudah terkirim sebanyak 10 tangki air yang mendukung 41 Kepala Keluarga. Bantuan yang diberikan telah memberikan bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak di saat musim kemarau yang berkepanjangan ini. Muhammadiyah Godean beserta mitra terus berupaya keras untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat setempat terpenuhi. Upaya mereka menjadi contoh nyata kekuatan aksi kolektif dan komitmen untuk mendukung mereka yang membutuhkan di tengah krisis seperti ini. Reportase H. Darojat NA Godean Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Belajar Sukses Barokah Berjamaah dari Ponpes Modern Tazakka

Batang, Pdmsleman.or,Id (Ringkasan Studi Tiru MPW PDM Sleman dan MPW PCM se Kabupaten Sleman ke Ponpes Modern Tazakka) Pada hari Ahad, 5 November 2023, rombongan studi tiru yang berjumlah sekitar 30 orang berangkat dari Masjid AsyS yifa PDM Sleman pada pukul 04.30 dan tiba di Ponpes Tazakka yang berada di Sidayu, Bandar, Cendono, Sidayu, Kec. Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah sekitar pukul 09.30. Rombongan MPW dipimpin oleh Ustadz Nasirun dari PDM Sleman, diterima oleh 3 orang pimpinan Pondok (Ustadz Anang berhalangan hadir, karena menghadiri acara di Ponpes Gontor). Berikut ini beberapa insight yang diperoleh dari studi tiru: 1. Kader Ustadz untuk menjadi ulama seperti Ustadz Anang 2. Kader membangun jaringan (dalam dan luar negeri) 3. Manajerial 4. Entrepreneur 5. Akademik 6. Supporting Yang paling sulit adalah menciptakan Leader, Oleh karenananya, fokus Ustadz Anang adalah menciptakan leader Pondok yang akan menjamin keberlangsungan pondok bahkan setelah para pendirinya sudah tidak ada. FISIK , Sebagian besar bangunan fisik di Tazakka adalah dari Wakaf.   Dimana Wakaf Uang, wakaf melalui uang. Yang didukung dengan ZIS. JARINGAN , Lazis dan Nazhir Wakaf Tazakka mendapat izin resmi sekitar tahun 2018, yang hampir berdekatan. Kekuatan program fundariising, didukung oleh Program Pembinaan Donatur serta inovasi dalam penghimpunan menjadi kunci utama. Program Fundariising Tazakka, semula mengandalkan kenclengan dan sumbangan ritel, kemudian atas arahan Ustadz Anang, dilakukan inovasi penghimpunan lazis dan wakaf berbasis Sistem dan Teknologi. Saat ini, sudah dibuat sistem informasi terintegrasi yang menjadikan Tazakka sebuah ekosistem keuangan Cashless, transparan, akuntabel. Transaksi keuangan di Tazakka, baik dari orang tua santri, toko, santri, sampai laporan hasil studi santri, sudah terintegrasi dalam sistem IT dan  bahkan sistem IT ini telah diwakafkan oleh Tazakka untuk bisa diimplementasikan di pesantren lainnya. Tazakka juga membangun jaringan di luar negeri melalui para penerima beasiswa Tazakka, maupun jaringan para pendiri, diantaranya di Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Umul Quro’ di Arab Saudi. Tazakka memiliki beberapa amal usaha yang semuanya mensupport Pondok  diantaranya  Toko Tazakka, Koperasi Siswa.  Tazakka memiliki keunikan yaitu makanan bagi para siswa di support oleh istri-istri guru dan pegawai ponpes yang diatur sedemikian rupa dan di integrasikan dalam sistem IT. Disampaikan oleh pengurus pondok, bahwa meskipun jumlah donatur pondok tidak banyak, namun dari yang tidak banyak itu kontribusinya bisa maksimal. Kolaborasi ZIS dan Wakaf digunakan untuk membiayai kegiatan pondok. Sehingga biaya pendidikan ponpes, tidak terlalu memberatkan ortu santri. Sekilas tentang sistem IT terintegrasi. Siswa tidak boleh membawa HP dan uang cash tidak digunakan dalam transaksi sebagai gantinya adalah siswa memiliki kartu siswa yang berfungsi sebagai kartu belanja. Melalui kartu siswa ini, santri bisa belanja dengan pagu/batasan Rp 300.000 per pekan, dan ada yang unik yakni mereka memiliki pagu meminjamkan uang kepada teman yang butuh, sebesar Rp 50 rb per minggu. Seluruh transaksi keuangan santri ter simpan dalam server cloud dan internal di ponpes. Termasuk history belanja, infaq, wakaf, kiriman uang orang tua. Biaya SPP 300.000 Rupiah,  uang makan 600.000 Rupiah per bulan, bisa di bayar bertahap oleh orang tua santri dan emuanya tercatat dalam sistem. Kekuatan merancang dan mengimplementasikan program fund raising Tazakka merupakan kunci sukses dalam mewujudkan cita-cita 2045 Tazakka. Tazakka memiliki maket / miniatur ponpes selama tahun2 mendatang. Gedung dan sarana prasarana lainnya. Prinsip dalam pembangunan fisik adalah Harus Selesai, namun Tidak Boleh Selesai/ berhenti, maksudnya, misal tahun ni target membangun 1 gedung, maka harus selesai terbangun dan dilanjutkan untuk pembangunan pada tahun-tahun berikutnya. Tahun 2030 Tazakka memiliki cita-cita melahirkan 10 Doktor, 30 Magister, 60 Sarjana sebagai visi kaderisasi dalam bidang sains, teknologi, studi Islam, dan kesehatan. Program pembinaan Donatur ziswaf, juga menjadi kunci sukses dalam fundariising, sebagai contoh  wakaf temporer untuk gedung A selama 5 tahun, setelah 5 tahun dana wakaf seharusnya dikembalikan, namun  karena ada program lain misal pembangunan gedung B, maka dengan melaksanakan pembinaan donatur, sebagian besar donatur gedung A akan ikut lagi menjadi Donatur di gedung B.  Bisa dengan uang yang sama, atau malah nambah tapi ada juga yang butuh untuk dikembalikan. Kekuatan Visi, diterjemahkan dalam program-program, dan didukung dengan laporan pelaksanaan yang berkesinambungan, membuat lembaga ZISWAF Tazakka terus menjadi kepercayaan para donatur. Kuncinya adalah Profesional Akuntanbilitas dan Amanah. 4 Program Lazis Tazakka: Demikian yang saya sampaikan. Semoga bisa ada manfaatnya untuk kita semua. Salam takzim  Reportase  Agung Prast  MPW PCM Ngaglik Editor   Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. Kembali Pimpin PRM Randusongo Donokerto Turi Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Randusongo (PRM Randusongo) Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Provinsi DIY telah melaksanakan Musyawarah Ranting (Musyran) pada hari Ahad 5 November 2923 bertempat di RM Sido Mampir, Sleman. Musyawarah Ranting memutuskan sejumlah 11 orang pimpinan yaitu: 1.            Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. 2.            Sarwoto Ari Rasto 3.            Suratno 4.            Arinanto Nugroho, S.E. 5.            Sudarmaji 6.            Riyanto DW 7.            Aris Suranto 8.            Aziz Yon Haryono, S.T., M.T. 9.            Teguh Santoso 10.         Anton Mulyatno, S.H. 11.         Warjono, S.Pd. Dalam forum musyawarah secara mufakat memberikan amanah kepada saudara Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. untuk memimpin PRM Randusongo untuk periode 2023-2028. Dengan diselenggarakanya Musyran ini seluruh peserta berharap terpilih Pimpinan Ranting Muhammadiyah Randusongo yang kapabel, terpercaya, dan amanah dalam melanjutkan dinamika organisasi yang semakin beragam tantangannya terutama di tingkat masyarakat akar rumput / grass root. Ketua PCM Turi Drs Bambang Rahmanto menyampaikan “ Muhammadiyah adalah persyarikatan yang merupakan Gerakan Islam yang maksud gerakanya ialah Dakwah Islam dan Amar Ma’ruf nahi Munkar yang ditujukan kepada perseorangan dan Masyarakat”. Ketua PRM Randusongo terpilih memberikan kata pembuka dalam Musyran yaitu perlunya penguatan pemahaman ke-Islaman dimulai dari ranah individu, keluarga, dan masyarakat. “ Pemahaman ke-Islaman yang baik kemudian didorong dapat menebarkan nilai rahmatan lil ‘alamin bagi sekitar”. Tantangan zaman dan perkembangan dunia global begitu cepat dan memasuki berbagai sendi kehidupan. Salah satu hal yang perlu dilakukan di tingkatan ranting adalah penguatan nilai di lingkungan keluarga dan melakukan langkah konkret untuk menghadapi tantangan tersebut. Reportase   Trapsi Haryadi  PRM Randusongo Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Deklarasi Anti Perundungan di Smupa (SD Muhammadiyah Pakem) Diikuti 534 Peserta Didik Dan 42 Guru Karyawan

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Salah satu tolok ukur peningkatan mutu pendidikan adalah terwujudnya pembangunan karakter dan  kompetensi peserta didik. Penguatan karakter menjadi kunci utama untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan era abad 21. Nilai-nilai inilah yang harus tertanam di lingkungan masyarakat, terutama di lingkungan satuan pendidikan, khususnya di ngkat sekolah dasar yang menjadi fondasi awal dalam pembentukan karakter. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan merupakan salah satu instrumen untuk penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan. Untuk menyukseskan Gerakan Nasional tersebut, SD Muhammadiyah Pakem berupaya untuk mengedukasi peserta didik dengan agenda kegiatan yang dikemas apik dan mudah diterima oleh para siswa. Senin pagi 6 November 2023 di halaman sekolah ada apel pagi bertema deklarasi anti bullying dan kekerasan sekolah diikuti 534 peserta didik dan 42 guru karyawan.  Setelah dibuka oleh bagian kesiswaan Muharam Bagaskara Ahada dilanjutkan dengan arahan dan dongeng yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Rr.Afiati Fatimah, S.Pd. M.Pd yang dalam kali itu “  mengisahkan dua tokoh dalam fabel sederhana dengan menggunakan media boneka kelinci dan membawakan pesan anti perundungan bagi siswa”. Sebagaimana disampaikan Ari Fitri Utami Humas SD MUPA kepada Arief Hartanto siang ini. Kemudian dua orang siswa maju membaca 5 butir deklarasi anti perundungan yang ditirukan oleh semua warga sekolah yang berbunyi : Sekolah menyiapkan papan berbingkai yang dikemas rapi, semua warga sekolah membubuhkan cap  warna-warni atau tanda tangan sebagai wujud komitmen bersama mewujudkan sekolah yang nyaman.  Kegiatan ini juga didukung oleh semua guru untuk menyisipkan  dalam materi Hizbul Wathan dimana anak diajari gerak lagu anti perundungan. Reportase Ari Fitri Utami SD MUPA, RR Afiati Fatimah M.MPd MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading