Pengajian Ahad Pagi Majelis Tabligh PCM GodeanHari : Ahad Pon, 16 Juli 2023 ⏰ Pukul : 06.00 sd 07.30 WIB Narasumber : Ustadzah Dr. Hj. Adib Sofia, S.S., M.Hum. Majelis Tabligh dan Tarjih PP ‘Aisyiyah 💿 Tema : Perubahan Komunikasi Keluarga di Era Digital 🕌 Tempat : Masjid Al Huda Godean, Pandean VII Sidoluhur ( 100 m utara perempatan Godean)
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan aspek penting dalam upaya melindungi nyawa dan harta serta sebagai bentuk mengedukasi dan mempersiapkan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah dalam menghadapi bencana terutama gempa bumi . Bekerjasama dengan Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC)PDM Sleman SMK Muhammadiyah Berbah pada Jumat, 14 Juli 2023telah menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan bencana dan simulasi bencana gempa bumi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi gempa bumi serta melatih keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat. Dengan peserta terdiri dari murid sekitar 260 orang sedangkan Guru karyawan 40 orang. Dari MDMC Sleman menerjunkan 3 orang pemateri yakni M. Fauzan Yakhsya ( Ketua LRB Sleman ) dan Supriyanto Semprit serta Muhammad Eksan. Menurut M. Ekhsan “ Kegiatan dimulai dengan sesi pemaparan teori mengenai gempa bumi, termasuk penyebab, jenis gempa, dan skala intensitas. Para ahli bencana memberikan informasi penting tentang cara mengidentifikasi gejala awal gempa bumi, perilaku yang aman saat terjadi gempa, dan tindakan yang harus diambil setelah gempa”. Selanjutnya, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah terlibat dalam simulasi bencana gempa bumi. Mereka diberi tahu tentang peran masing-masing dalam situasi darurat, seperti bagaimana mengamankan diri, membantu teman sekelas yang terluka, dan menghubungi tim penyelamat. Dalam simulasi ini, siswa-siswi dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh sebelumnya dan belajar melalui pengalaman langsung. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Berbah dapat merasakan sensasi darurat dan pentingnya melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan dengan cepat dan tepat saat terjadi gempa bumi. Mereka juga dilatih dalam keterampilan dasar pertolongan pertama seperti pemberian pertolongan pada korban patah tulang atau luka-luka ringan. Sosialisasi kesiapsiagaan bencana dan simulasi bencana gempa bumi di SMK Muhammadiyah Berbah oleh Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC) diharapkan mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik kepada siswa-siswi tentang tindakan yang perlu diambil saat terjadi gempa bumi. Melalui simulasi, siswa-siswi dapat mengasah keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat dan memberikan pertolongan kepada sesama. Kontributor : M Fauzan Y LRB MDMC PDM Sleman Editor : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman.
Pdmsleman.Or.id Pembinaan Guru dan Tendik AUM se kapanewon Seyegan digelar pada Jum’at, 14 Juli 2023 di SMK Muhammadiyah Seyegan dalam rangka menyemarakkan Musycab PCM – PCA Seyegan . Drs. Tri Subandi, M.Pd selaku Wakil Ketua PCM Seyegan pada acara tersebut menyatakan bahwa “ Menjadi guru di Persyarikatan Muhammadiyah itu harus menjadi pejuang yang harus siap bertempur di medan pendidikan di zaman milenial seperti sekarang ini”. Mengapa menjadi pejuang? Di satu sisi tuntutan zaman, tuntutan teknologi, tuntutan kurikulum, dan tuntutan-tuntutan yang lain menggelontor begitu derasnya, sehingga membuat setiap guru harus mempu mengeksplorasi potensi dirinya. Di sisi yang lain, pendapatan guru di sekolah Muhammadiyah kurang begitu menggembirakan, sehingga bekerja di lembaga Muhammadiyah harus didasari semangat berjuang untuk berdakwah. Hadir pada acara itu, Ketua PDM Sleman, Drs. Harjaka, S.Pd, M.Ag yang sekaligus memberikan tausiah di awal acara. Pada kesempatan itu dihadiri pula oleh jajaran anggota Majelis Pendidikan PCM Seyegan, Kepala Sekolah, guru, dan tendik dari SDMu, SMPMu, dan SMKMu se kapanewon Seyegan. ‘Maka jadi guru di AUM itu menjadi PGA, yakni Pegawai Gaji Akhirat,” demikian salah satu komentar pelaku pendidik di Seyegan, Umi Eni. Reportase : Wahyu Poer Seyegan, MPKS PDM Sleman Editor : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman
Sleman.Pd,sleman.Or.id “Di hadapan Allah, kedudukan semua umat itu sama, yang membedakan adalah tingkat ketaqwaan mereka. Ini tidak memandang dari mana asal mereka, suku apa, kondisinya bagaimana, dll” Itulah sepenggal kalimat dari Ketua PDM Sleman, Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.Ag ketika menerima warga penyandang difabel Muhammadiyah Sleman di kantor PDM Sleman, Jum’at, 14 Juli 2023. Lebih lanjut disampaikan: “Justru karena kondisi yang berketerbatasan itulah menjadikan pemicu untuk lebih bersemangat dalam beribadah dan mengeksplorasi potensi dirinya. Hadir dalam silaturahmi ini, Waki Ketua Bidang MPKS, Drs. AS. Ardani, Ketua MPKS PDM Sleman, Ketua MPKS beserta Sekretaris dan Bendahara, serta Defisi MDC. Nugroho, perwakilan dari penyandang disabilitas, “ kehadiran kami ini ke sini adalah untuk menunjukkan bahwa kami itu ada dan ingin bangkit di bawah bimbingan dari MPKS PDM Sleman, Kami sebagai warga Muhammadiyah, kami ingin diwadahi eksistensi dan pergerakan, sama halnya seperti umat yang lain dan dalam waktu dekat kami akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah sekaligus membentuk kepengurusan.” Wahyu Purhantara selaku Ketua MPKS PDM Sleman, menyambut baik atas kebangkitan warga penyandang disabilitas di Sleman. dirinya menyampaikan bahwa merasa haru dan mengapresiasi atas inisiatif mereka untuk bangkit dan dan menyelenggarakan Musyada dalam waktu dekat ini. MPKS siap mendampingi, membina, dan menggerakan warga yang berkebutuhan khusus ini, karena Muhammadiyah hadir untuk mencerahkan umat, tanpa pandang bulu. Reportase : Wahyu Purhantara selaku Ketua MPKS PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Gamping Pdmsleman.Or.id Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof.Haedar Nashir pada Selasa 11 Juli 2023 meresmikan ‘Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping’ yang beralamat di Jl. Raya Gamping, Patukan, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Yang terletak di depan Kapanewon Gamping. Kegiatan tersebut berlangsung dihadiri sekitar 200 tamu undangan dari Muhammadiyah dan Ortom PWM DIY, H. Harjaka PDM Sleman, PCM , PCA dan hadir juga Ir. Syauqi Soeratno. Kantor tersebut tardapat 2 lantai yang terdiri dari Ruang Penyewaan Amal usaha, Kantor Lazismu, kantor PCM Gamping, Ruang Rapat Lazismu, Ruang Aula Bersama, dan BTM (Baitut Tamwil Muhammadiyah) /Teller Bank. Gedung tersebut dibangun dengan tujuan refresentatif sebagai percontohan yang bernilai demi menambah kepercayaan masyarakat luar atau masyarakat umum. Menurut Haedar “ Pimpinan Cabang ini sudah cukup membanggakan atau disebut cabang kebanggan. Karena itu dengan peresmian ini diharapkan spirit, dinamika, dan gerak persyarikatan di gamping dapat menjalankan misi utama dan dapat terlaksana sebaiknya mungkin, tumbuh berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat “. Masih menurutHaedar, Syarat terbentuknya cabang ada 6 yaitu Pengajian minimal 1 bulan sekali, Pengajian kursus mubaligh Muhammadiyah, Adanya forum mubaligh Muhammadiyah, sekurang kurangnya ada 10 orang, Kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an dan madrasah atau sekolah Muhammadiyah, kegiatan ekonomi sosial dan Kesehatan serta Kantor. Kantor ini adalah syarat yang terakhir. Dan mudah mudahan keenam syarat tersebut ada dicabang ini yaitu Cabang Gamping. Kata Haedar “ tugas kita adalah meningkatkan kualitas dari semua syarat-syarat tersebut, jika syarat peresmian telah terpenuhi agar menjadi keyakinan paham dan alam pikiran yang diamalkan oleh Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Ortom”. Semoga dengan didirikan ‘kantor bersama Muhammadiyah Gamping’ dapat lebih menambah kepercayaan masyarakat dan dapat menambah keefektifan dan keefisienan Muhammadiyah dan ortom dalam bermusyawarah dan mengembangkan nilai Muhammadiyah di Gamping. Dan semoga dengan adanya kantor baru ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Gamping dan sekitarnya. Reportase : Tim Pubdekdok Musycab Gamping & Tri MB MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Sleman,Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman hari ini Sabtu, 08 Juli 2023 punya hajat besar Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman. Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Pengurus Harian dan Majelis Lembaga PDA Periode 2022-2027 serta undangan yang terdiri dari Bupati Sleman, Ketua PDM Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Disperindag, Kemenag, Ketua Muslimat, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PCA, dan PRA dalam lingkup Kabupaten Sleman. Alunan musik Angklung dengan melantunkan lagu Bengawan Solo yang dimainkan tim PCA Godean menjadi pengisi acara pra pembukaan. Usai pembukaan, dilanjutkan tiga sambutan dari tokoh-tokoh Aisyiyah. “Saya berharap kepada Ibu-ibu Aisyiyah yang terpilih menjadi Badan Pembantu Pimpinan secara ikhlas mewujudkan risalah perempuan berkemajuan untuk mewujudkan Sleman berkeadaban. Dengan bantuan ibu Bupati Sleman dan lembaga-lembaga lainnya, juga dengan bangun lebih pagi dari yang lain, kita sudah berjalan ketika yang lain baru bangun, kita berlari ketika orang lain baru jalan, kita terbang ketika orang lain baru berlari. InsyaAllah kita mampu mewujudkan risalah tersebut,”ucap Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag., Ketua PDA Kabupaten Sleman Periode 2022-2027, pada sambutan yang pertama. Sambutan yang kedua disampaikan Ketua PWA Propinsi DIY, Hj. Widiastuti, S.Ag., MM, yang menghimbau agar menjadikan Organisasi Aisyiyah sebagai Organisasi Pembelajar, menjadi sekolah dasar semua Ilmu dan ketrampilan, sesuai Tag line Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yaitu : berilmu amaliyah dan beramal ilmiah. Lebih lanjut, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman memberikan sambutan yang ketiga. “Alhamdulillah kabupaten Sleman mendapatkan penghargaan Manggala Kencana yaitu Kabupaten yang programnya tertata sebagai kabupaten yang layak anak dan perempuan. Kami ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu semua, karena penghargaan ini tak lepas dari peran ibu-ibu semua yang ada di Kabupaten Sleman termasuk ibu-ibu Aisyiyah. Kami juga mengajak Aisyiyah bergandeng tangan memajukan Sleman terutama di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan Fasilitas Umum,”ucap beliau dalam sambutannya. Kemudian pada puncak acara, setelah dibacakan SK Pengesahan dan Berita Acara Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027, Pimpinan PDA Kabupaten Sleman secara resmi mengukuhkan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027. Sebelum penutupan, peserta mendengarkan tausiah dari Dr. Adib Sofia, M. Hum. yang menyampaikan tentang karakter perempuan berkemajuan, yaitu 1. Beriman dan bertakwa, 2. Taat beribadah, 3. Berakhalakul karimah, 4. Berpikir Tajdid, 5. Bersikap wasatiyah, ummatan wasatha, 6. Amaliah shalihah, 7. Bersikap inklusif. Juga berpesan agar seluruh anggota Aisyiyah bekerja tak kenal lelah dalam beramar ma’ruf nahi munkar. Seluruh rangkaian acara yang berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Acara diakhiri dengan doa bersama. Pada acara tersebut PDA juga menyajikan aneka produk UMKM Aisyiyah, seperti olahan aloevera dalam bentuk minuman dan kripik, batik ekoprint berupa kerudung, baju, dan tas, produk camilan, souvenir yang semuanya diperjualbelikan. Reportase : Pamuji Subekti S.Si, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto
Depok, Pdmsleman.or.id Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal PDM Sleman mengadakan Kegiatan Orientasi Implementasi Kurikulum Pendidikan Ismuba untuk Guru Ismuba Tingkat SD dan Kepala Sekolah Tingkat SD. Kegiatan Tersebut dilaksanakan Jumat 7 Juli 2023 bertempat SD Muhammadiyah CC Condong Catur Depok yang terbadi dalam dua sesi, yakni Sesi 1 berjumlah 39 SD Muhammadiyah untuk Sleman bagian Barat dan sesi 2 berjumlah 40 SD Muhammadiyah untuk Sleman bagian Tmur. Dalam kegiatan ini tiap SD menyertakan 2 guru Ismuba dan satu Kepala Sekolah sehingga peserta seluruhnya 237 peserta. Adapun pada kegiatan isi pengisi materi adalah Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal PDM Sleman H. Surahmat , S.Pd menyampaikan Kebijakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal PDM Sleman dan Tim Pendidikan Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab PP Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni DR. Ridwan M.Hum dan Achmad Muhamad M.Ag Materi : Implementasi Kurikulum Ismuba Sesi 1 dimulai 08.00 – 11.00, Sesi 2 13.30 -17.00. Reportase : Tyas Endarto Sekretaris Dikdasmen PNF PDM Sleman Editor : Arief Hartanto, SE, MPI PDM Sleman
Turi,Pdmsleman.Or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi menggelar Musyawarah Cabang untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027pada Ahad 02 Juli 2023 bertempat di Gedung Dakwah PCM Turi dan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Sebelum dibuka secara resmi, perhelatan akbar ini diawali dengan lantunan lagu-lagu Islam dengan iringan musik keroncong dan musik Jawa. Sebuah manivestasi pelestarian budaya Jawa tanpa meninggalkan jiwa Islamnya. Lantunan lagu Ilir-ilir, Ayo Sholat, Wes Wancine, Banyu Wudhu ditembangkan dengan indah oleh anggota Paduan Suara Aisyiyah. Pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) dihadiri oleh 155 peserta dari unsur PDM Kabupaten Sleman, PDA Kabupaten Sleman, Pemerintahan Kapanewon Turi, Pemerintahan Kelurahan Girikerto, Danramil, Polsek, Kementrian Agama, AUM, PRM dan PRA yang berada di wilayah Kapanewon Turi beserta ortomnya. Acara dibuka dengan berdoa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah. “Sebagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah periode yang lama, kami mempersiapkan Musycab untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027 dalam meneruskan perjuangan Muhammadiyah khususnya di Kapanewon Turi,” ucap Drs. Bambang Rahmanto, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi dalam sambutannya. “Dalam kesempatan ini pula kami akan melakukan serah terima sertifikat tanah wakaf dari Kementrian Agama kepada PCM Turi. Tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun gedung dakwah kedua yang sekaligus akan digunakan sebagai Padepokan Tapak Suci Tingkat Kabupaten Sleman,” tambahnya. Musyawarah Cabang mengambil tema “Muhammadiyah berkemajuan, Mewujudkan Turi Berkeadaban” dan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. “Kita harus menjadi Islam yang berkemajuan. Dalam berkemajuan, kita harus menuntun umat menuju berkeadaban. Berkeadapan itu penuh lemah lembut, sopan santun.Sebagaimana yang disampaikan Ali Bin Abi Tholib, Jadikanlah ilmumu itu seperti garam, dan jadikanlah adabmu seperti tepung. Maksudnya jika kita menyampaikan pengajaran maka kita harus mementingkan adab dulu. Sebagaimana juga kita ketahui bahwa Rasullulloh diutus untuk memperbaiki akhlak manusia, “ucap H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. dalam sambutannya. Usai acara pembukaan, dilanjutkan acara sidang Musycab. Peserta sidang Musycab Asyiyah tetap menempati Gedung Dakwah Muhammadiyah. Sedangkan peserta sidang Musycab Muhammadiyah menempati ruang Aula SMK Muhammadiyah 2 Turi. Pada akhir sidang, melalui pemungutan suara dan musyawarah, Drs. Bambang Rahmanto terpilih sebagai ketua dan H. Suraya, S.Pd. sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kapanewon Turi. Sedangkan, Sri Winarti, S.Pd M.Pd terpilih sebagai ketua dan Indira Minarsih, S.Pd sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi. Seluruh rangkaian acara mendapatkan dukungan berupa dokumentasi secara apik oleh peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi dari Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video dan juga penampilan produk sabun hasil produksi dari sekolah yang berada di depan pasar Ngablak Bangunkerto ini . Reportase : Pamuji Subekti, S.Si, KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartano,