Kunjungan PCM Turi ke Jatinom Klaten, Rapat Kerja, Rihlah dan Jalin Silaturahmi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Setelah Pengukuhan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi mengawali ketugasan dengan melaksanakan rapat kerja sekaligus studi tiru ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jatinom, Klaten, Jawa Tengah bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Jatinom pada hari Ahad, 19 November 2023. Kegiatan tersebut diikuti oleh 54 peserta terdiri dari Pimpinan Harian, Majelis dan Lembaga dan Kepala-kepala Sekolah SD, SMP dan SMK Muhammadiyah Turi dengan menggunakan kendaraan bus besar dan satu ambulanMu Turi,  bertolak dari SMK Muhammadiyah I Turi pukul 07.00 WIB dan tiba di RS PKU Muhammadiyah Jatinom pukul 08.45 WIB. Sampai di RS PKU Muhammadiyah Jatinom, rombongan diajak oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jatinom dan di dampingingi oleh pimpinan RS PKU berkeliling melihat lingkungan rumah sakit sambil mendengarkan penuturan sejarah berdirinya rumah sakit hingga berkembang cukup besar hingga saat ini. Setelah selesai kunjungan di RS PKU Jatinom, perjalanan selanjutnya menuju SMK Muhammadiyah 2 Jatinom untuk melihat perkembangan sekolah lalu ke SMK Muhammadiyah 1 Jatinom untuk sharing ilmu dari PCM Jatinom dan pelaksanaan Rapat Kerja PCM Turi. Dalam kesempatan tersebut Ketua PCM Jatinom H. Ismadi, Sekretaris PCM Jatinom Muhammad Hidayat, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Muhammad Fahmi, S.E., Wakil Kepala Humas SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Mufid Hajiri, S.Pd, beberapa karyawan dan dokter RS PKU Muhammadiyah Jatinom hadir menyambut rombongan dari PCM Turi. Bahkan Bapak Muffidz membersamai dari mulai datang di PKU hingga acara rihlah di Rivermoon Polanharjo Klaten. Di gedung pertemuan SMK Muhammadiyah 1 Jatinom acara sharing ilmu dan Raker dilaksanakan. Diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus dalam sambutan tersebut perwakilan dari PCM Jatinom, Sekretaris PCM Jatinom, Muhammad Hidayat men-sharing beberapa hal mengenai perkembangan PCM Jatinom dan Amal Usaha Muhammadiyah. “Bicara tentang Muhammadiyah di Jatinom tidak terlepas dari garis keturunan dari Kyai H. Ahmad Dahlan yaitu Ki Ageng Gribig yang merupakan leluhur Kyai Dahlan yang mendakwahkan Islam di Jatinom, “ungkap Muhammad Hidayat, Sekretaris PCM Jatinom. “Sementara itu berbicara mengenai bagaimana program dapat dijalankan dan berkembang semua, ada tiga kuncinya, pertama didesain oleh alim atau ulama yaitu orang yang cerdas dan memiliki keimanan ketaqwaan kepada Allah SWT, kedua diperjuangkan oleh orang yang ikhlas karena tanpa keikhlasan perjuangan tidak akan dapat dilakukan, dan ketiga digerakkan oleh orang-orang yang berani, tanpa ada orang yang berani menjalankan program maka program hanya akan menjadi wacana tanpa dapat diwujudkan,”lanjutnya. Pak Mamad, panggilan akrab beliau juga menuturkan tentang perjuangan mengembangkan 12 Amal Usaha Muhammadiyah Jatinom. Amal usaha yang pertama dididirikan adalah Madrasah Diniyah Tahzfibus Syibyaan pada tahun 1943. Dilanjutkan dengan amal usaha lainnya yang saat ini semua berkembang cukup besar. Diantaranya dua SMK yang jumlah muridnya mencapai ribuan. RS PKU yang berawal dari membuka klinik kecil dengan meminjam rumah salah satu warga Muhammadiyah, sekarang sudah menjadi rumah sakit dengan bangunan tiga lantai, 99 ruang ranab dan masih terus proses pengembangan bangunan serta memiliki 330 karyawan. Sementara itu dalam sambutannya, Drs. Bambang Rahmanto, Ketua Pimpinan Cabang Turi menyampaikan kepada rombongan untuk memanfaatkan kesempatan sharing ilmu dengan sebaik-baiknya dan menyampaikan harapannya semoga PCM Turi juga mampu berkembang dan berkemajuan seperti PCM Jatinom. Setelah acara sharing dari PCM Jatinom selesai, PCM Turi mengadakan Raker perdana dengan agenda pemaparan program kerja dari majelis, lembaga dan ortom PCM Turi periode 2022 – 2027. Sedangkan Kepala Sekolah AUM Turi sharing ilmu terkait dengan pengembangan sekolah bersama perwakilan dari SMK  Muhammadiyah Jatinom, Bapak Mufid Hajiri, S.Pd. Sekitar pukul 14.30 WIB rapat kerja selesai. Rihlah ke Rivermoon Polanharjo menjadi penutup kegiatan study tiru dan raker, menikmati pemandangan sejuk, sumber air yang jernih, dan mencoba wisata tubing semoga mampu merefresh semangat untuk melanjutkan perjuangan guna membawa PCM Turi berkeadaban dan berkemajuan. “Rasa syukur kami haturkan kepada Allah SWT. Dua agenda ketika berkunjung ke PCM Jatinom membawa keberkahan tersendiri bagi kami. Utamanya berkah ilmu yang diperoleh dan berkah silaturahmi untuk memperkuat tali persaudaraan dalam persyarikatan Muhammadiyah,”tutur Suraya, S.Pd., Sekretaris PCM Turi. Reportase n Foto  Pamuji Sri Subekti S.Si  KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pelantikan PRM/PRA Wonokerto II dan Pengajian Akbar oleh Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM

Turi, Pdmsleman.Or.id Pelantikan Pengurus PRM ( Pimpinan Ranting Muhammadiyah) dan PRA (Pimpinan Ranting Aisyiyah) Wonokerto II dilaksanakan di Masjid As Sholeh, Garongan Kembang Wonokerto Turi Sleman pada Ahad pagi 19 November 2023. Dalam kesempatan ini juga menghadirkan Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM sebagai narasumber pengajian akbar dengan tema: “Al Islam Sebagai Fondasi Ukuwah: Membangun Harmoni dalam Keberagaman”. Adapun 10 Pengurus PRM Wonokerto II yang dilantik adalah Sarno, AMD., Winarto, S.Pd., Drs. H. Suwanto, Sariyo Atmojo, Arwan Arifin, Yudha Sutawa, Anton Kurniawan, S.Farm, Apt.,Dwi Isnanto, H. Akhmad Khairudin, S.S., M.B.A. Juga hadir perwakilan dari PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) Turi Ponimin, M.Pd. dan Munasir, S.Sos. yang melantik pengurus PRM Wonokerto II . Dalam sambutan berkaitan dengan pengukuhan, disampaikan tugas pengurus dan anggota majelis dalam penerapan nilai-nilai ke-Muhammadiyahan dalam berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara. Menurutnya, Muhammadiyah adalah bentuk gerakan nyata dan berdasarkan nilai-nilai islam dalam hal ini Al Qur’an dan Al hadist untuk dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai apa yang dicontohkan Rasulullah SAW. “ Meski tidak semua masyarakat islam itu notabennya bukan Muhammadiyah dan bahkan tidak mau “di Muhammadiyahkan” itu tidak masalah karena tidak ada peksaaan dalam berorganisasi bahkan beragama, namun kader-kader Muhammadiyah dari dulu sampai saat ini mampu secara nyata menunjukkan dalam berkemajuan di beberapa aspek dan bidang” tambah Ponimin.  Diharapkan akan terus lahir kader-kader Muhammadiyah yang terstruktur dalam ortom-ortomnya seperti AMM, NA, dan Aisyiyah. Setelah sambutan singkat tersebut, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PRA Wonokerto II yang dilantik oleh perwakilan dari PCM Turi. Kehadiran Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM yang selaku Wakil Rektor UMY bidang Kemahasiswaan ini juga disambut hangat oleh warga dan kerahaman beliau terlihat dalam membaur kepada semua warga dan memberikan tausiyahnya. Dalam isi tausyiahnya  dijelaskan ciri-ciri Islam berkemajuan menurut Muhammadiyah yakni (1)Berlandaskan tauhid, (2)Kembali kepada Al Quran dan As Sunnah, (3) menghidupkan Kembali Ijtihad dan Tajdid, (4)Mengembangkan Wasatiyah (5)Menunjukkan sifat Rahmatan lil’alamin. Dijelaskan juga mengenai Ukhuwah yang berarti “persaudaraan”.  Menurutnya, selama masih sesama muslim, walaupun terpisah di berbagai belahan dunia, tetap disebut sebagai saudara. pula tentang warga palestina yang diinvasi oleh zionis dan peran kita sebagai muslim adalah membantu semampu kita. Bila mampu bisa donasi, bila tidak mampu bisa mengirim doa dan yang paling penting kita sebagai umat muslim menunjukkan posisi kita di pihak Palestina, sekecil apapum, seperti kisah burung pipit pada saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Namrud. Muhammadiyah harus juga mampu membangun harmoni dalam keberagaman sebagai contoh keberagaman dalam hal khilafiyah dalam sholat misalnya selama sholatnya masih mengandung 4 (empat) gerakan yang sama, yakni berdiri, ruku, sukud dan duduk, tidak perlu memperdebatkan. Masyarakat Garongan sendiri adalah masyarakat yang majemuk, tidak hanya Muhammadiyah saja namun juga terdapat organisasi Islam lain yang berpusat di dusun Garongan. Alhamdulillah, eksistensi Muhammadiyah dari dahulu sampai sekarang masih bisa ditemui dari beberapa kegiatan masjid dan mushola. Baik dari Masjid Al Huda Pojok, Masjid As Sholeh Pusung, Mushola Al hidayah Projayan dan Mushola Al Hidayah ledok. Pengajian Ahad Pagi di Masjid Asholeh misalnya, menjadikan magnet bagi masyarakat bukan hanya dari Wonokerto saja, bahkan dari Girikerto dan Sebagian Donokerto dan yang menjadi spektakuler adalah gerakan ortom PRA Wonokerto II yakni jumlah ibu-ibu selalu mendominasi dibandingkan bapak bapak. Menurut Hj. Kusmiyati selaku penggerak senior PRA, wahana silaturahmi perlu terjalin secara intensif sehingga ukuwah Islamiyah selalu terjaga. Menurutnya, bentuk gerakan nyata saat ini tidak hanya melulu pada pengajian namun juga pada aksi nyata diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis kepada jamaah masjid, pembinaan AMM dan NA, pelatihan paduan suara, dan bentuk pemberdayaan anggota lainnya. Acara pelantikan yang dihadiri oleh ratusan warga tersebut berjalan lancar meski sempat memadati jalan utama Garongan. Menurut Akhmad Khairudin, M.B.A selaku pengurus PRM Wonokerto II dan merupakan putra asli dari Garongan Wonokerto mengatakan bahwa  suhu politik bolehlah memanas dan pilihan bolehlah berbeda namun ukuwah Islamiyah haruslah tetap terjaga. Reportase Akhmad Khairudin, M.B.A PRM Wonokerto

Loading

Prosesi Pengukuhan PRM PRA Se Cabang Sleman

Sleman,Pdmsleman.Or.id Ahad pagi 19 Nov 2023 bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Sleman berlangsung Pengukuhan PRM PRA se cab Sleman. Hadir dalam acara tersebut Bupati Sleman dra Hj Kustini  dan ketua PWM DIY Ketua PCM Sleman, Dr.Ir.H. Zahrul Mufrodi, ST, MT dalam sambutannya mengatakan pengukuhan ini memang berbeda dari biasanya yang dilakukan per ranting, namun untuk kali ini dibarengkan. Semangat selain untuk membangun silaturahmi antar pimpinan ranting dengan pimpinan cabang juga semangat regenerasi di tubuh Muhammadiyah. ” Misalnya yang periode kemarin, salah satu ranting dipimpin oleh bapaknya, sekarang berganti ke anaknya, saya kira tidak masalah. ” tambah Zahrul yang dosen UAD ini. Ditambahkan di ranting kapanewon Sleman memang masing-masing mempunyai kekhasan sendiri, baik dari sisi masalah, tantangan, jumlah anggota hingga luasan wilayah yang diampunya. ” Jadi ada ranting yang wilayahnya luas banget, ada yang sempit,” tambah Zahrul. Kedepannya tetap diharapkan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah. Sinergitas ini terus berlanjut saling melengkapi. Zahrul berharap kepada ranting untuk terus bergerak dalam koridor perserikatan, misalnya adakan pengajian rutin dan semacamnya. Sementara bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyambut baik pengukuhan bersama ini dilaksanakan di pendopo rumah dinas.”Semoga Sinergitas ini terus berlanjut. Karena selama ini peran Muhammadiyah sudah terbukti.” Tandas Kustini. Bupati mencontohkan peran Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan sudah terbukti. Acara dilanjuntukan dengan pemberian bantuan atau donasi warga Muhammadiyah Sleman untuk warga Palestina akibat serangan zionis Israel yang tak berperi. Jumlahnya lebih 131 juta rupiah yang diterima oleh perwakilan PDM Slm Drs H Sukirman, sedangkan dari lazismu PCM Sleman Arief Eko Wahyudi S.Sos Dalam tausyiahnya, ketua PWM Yogyakarta Ustadz Dr. H Muhammad Ikhwan  Ahada, SAg, MA menyampaikan beberapa akhlak mulia warga Muhammadiyah yang musti diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misal tidak sombong, tidak kikir dan tidak suka ghibah. Sebaliknya sikap baik yang perlu dikembangkan kerja keras,  mandiri dan berprestasi. ” Selayaknya warga Muhammadiyah siap bersaing, berkompetisi dalam meraih prestasi. ” terangnya. Sementara dalam kehidupan sehari-hari, warga Muhammadiyah sudah seharusnya menjalin kerjasama, berkolaborasi dan berkohesi. Semuanya dalam rangka untuk menegaskan syar’i at . Terkait kepedulian terhadap warga Palestina yang tengah mengalami ujian akibat dibombardir oleh Israel  Muhammadiyah dengan gerakan 111 M berkomitmen untuk terus bergerak dan memberikan manfaat. Ketua PCA Sleman Musabikhah, MPd mengucapkan terimakasih kepada seluruh PRA  yang ada, atas kesediaannya menjadi   pimpinan di tingkat ranting yang sesungguhnya menjadi ujung tombak gerakan perserikatan. “Maka dalam pengukuhan ini, teman-teman PRM tidak perlu menirukan,” Hal senada juga disampaikan oleh Drs H Sri Purnomo MSI selaku Tokoh Muhammadiyah Sleman, “ ranting memang   berada di tingkat paling bawah dalam struktur organisasi, namun peran dan gerakannya sangat dirasakan oleh warga Muhammadiyah”. Acara ditutup dengan doa syukur oleh ust H Iskak Nur khazain, SIP. Ketua PRM Triharjo. Reportase H. Ashari SIP, PCM Sleman, MPI PDM Sleman

Loading

Ketua Majelis Dikdasmen PNF Sleman Buka Lomba Giat Penghela Se- DIY

Kwarda HW Sleman pada hari Sabtu (18/11/2023) menggelar lomba Giat Penghela Se-DIY. Kegiatan ini diadakan di Kompleks PPM MBS Yoyakarta. Dalam kegiatan ini, akan ada satu lomba yakni lomba Pionering. Sebelum pelaksanaan lomba, diadakan apel pembukaan. Kegiatan apel dimulai pukul 08.00 Wib sampai pukul 08.40. Dalam apel pembukaan, para peserta lomba menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan menyimak sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen PNF Sleman. Kegiatan ini diikuti 11 qobilah (Sekolah). Dalam sambutannya, Ramanda H.Surakhmat, S.Pd menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud dari kegiatan HW. HW adalah yang baik akhlaknya. Di dalam sekolah ada kurikulum merdeka yang mengedepankan akhlak. Pengetahuan mudah dicari, sekarang ada AI. Namun berkaitan dengan sikap harus dimulai dari pembiasaan-pembiasaan akhlakul karimah.” Kegiatan Apel sebelum Pelaksanaan Lomba Giat Penghela HW di PPM MBS Yogya [18/11/2023] Ia juga berpesan kepada para pandu HW, “Kegiatan ini untuk menguji keterampilan kita. Untuk mempererat kerjasama Pandu HW. Kami berharap Pandu HW adalah contoh terbaik untuk mengedepankan akhlakul karimah. Kami mengapresiasi kegiatna ini. Semoga kegiatan ini dapat melatih keterampilan kita, dan meperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah.” Setelah menyampaikan sambutan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Sleman, menancapkan kapak sebagai symbol dimulainya kegiatan lomba giat penghela Se-DIY. Purna apel, kegiatan pun dilanjutkan dengan informasi mengenai teknis perlombaan. [Arif Yudistira] Sebagaimana dilansir dari LAman resmi PPM MBS https://mbs.sch.id/

Loading

Pengukuhan PRM dan PRA Sidoarum Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di SD Muhammadiyah Sidoarum Godean Sleman Yogyakarta, Ahad 19 November 2023 telah dikukuhkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Sidoarum. Ketua PRM Sidoarum, Miftahulhaq, SHI, M.H.I., menandaskan bahwa “ program unggulan  berupa pembangunan Griya Syiar Muhammadiyah Aisyiyah (GSMA) yang berlokasi berada di samping TK KB Bunda Aisyiyah Cokrobedog Sidoarum”. Selanjutnya menurut Miftahulhaq selaku ketua PRM Sidoarum sekaligus ketua pengukuhan PRM dan PRA Sidoarum terus melakukan pendataan terhadap warga Muhammadiyah dan juga kaderisasi serta merumuskan kegiatan baik dakwah maupun pemberdayaan bagi masyarakat. Sementara itu Lurah Sidoarum, Hetty Pujiastutik, S.H., menyampaikan motivasi dan harapan dalam sambutannya  bahwa, ibu-ibu memiliki kemampuan yang luar biasa karena memiliki naluri kuat untuk mengembangkan diri dan tak kalah dengan bapak-bapak. Kalurahan Sidoarum memiliki berbagai lembaga pendidikan Muhammadiyah terus didukung melalui perizinan. “Mari bersama kita berkolaborasi untuk membangun.  Jagalah agar kehidupan berjalan tenteram karena Sidoarum termasuk wilayah terpadat di Godean dengan 13 ribu warga” tegas bu Lurah yang mendapat aplous hangat dari jamaah. Adapun pengukuhan PRM Sidoarum dilakukan oleh Hartanto, S.Ag wakil ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean. Sedangkan  pengukuhan PRA Sidoarum dikukuhkan oleh Hj. Umi Rohmiyati, S.Pd ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean. Selain itu juga dilakukan pengukuhan bidang PRM dan PRA Sidoarum dilakukan oleh masing-masing ketua PRM dan PRA Sidoarum. Setelah acara pengukuhan dilanjutkan acara peneguhan ideologi dan pembekalan bagi kepemimpinan baru PRM dan PRA Sidoarum oleh Ustadz Ridwan Furqoni, wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta Reportase H Wahdan Arifudin S.Pd   Sekretaris PCM GOdean, MPI PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Berbanggalah Menjadi Kader Muhammadiyah, Rayakan Milad ke 111, Warga Muhammadiyah Depok Ikuti Apel Akbar.

Depok, Pdmsleman.Or.id Pada hari Jumat, 17 November 2023, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Depok menyelenggarakan Apel Akbar Milad Muhammadiyah ke 111. Bertempat di Lapangan Gorongan Condongcatur, kegiatan Apel Akbar dimulai pada pukul 06.30 WIB. Bertindak sebagai Inspektur Apel adalah Ketua PCM Depok sedangkan Komandan Apel adalah Ketua Kwartir Cabang Hizbul Wathan Depok serta masing-masing perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah sebagai komandan pleton. Ketua PCM Depok, H. Muhammad Ichsan, S.E, M.M dalam amanatnya menyampaikan pentingnya komitmen dan kebanggaan menjadi bagian dalam Persyarikatan Muhammadiyah. “Kiai Dahlan mendirikan Muhammadiyah bertujuan untuk memajukan kehidupan umat Islam melalui pilar penting berupa lembaga pendidikan dan lembaga kesehatan. Kemajuan itulah yang menjadi komitmen Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya. Ichsan juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi sekolah Muhammadiyah dan aktivis AMM agar meneladani tokoh Muhammadiyah. “Banyak tokoh nasional yang lahir dari Muhammadiyah, seperti Kiai Dahlan, Ir Djuanda, Jendral Sudirman, hingga Buya Hamka, maka dari itu berbanggalah menjadi kader Muhammadiyah,” terangnya. Apel Akbar Milad Muhammadiyah ke 111 ini diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se Depok, siswa-siswi, guru karyawan lembaga Pendidikan Muhammadiyah, aktivis AMM Depok yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Dalam kegiatan Apel Akbar tersebut juga di-launching Gerakan Infak Pendidikan Muhammadiyah sebagaimana instruksi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Reportase M. Ganjar PCM Depok,  MPI PDM Sleman

Loading

Cara Memahami Islam Berkemajuan, Tema Peneguhan Ideologi Muhammadiyah dan Membumikan Risalah Islam Berkemajuan PCM Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.id Memahami agama Islam bagi warga Muhammadiyah adalah sebuah kewajiban. Untuk itu, menurut H. Muhammad Isnawan SE, MPH, memahami ajaran agama dilakukan dengan tiga pendekatan, yakni:  bayani (menggunakan teks), burhani (menggunakan akal), dan irfani (menggunakan hati). Pendekatan tersebut digunakan secara bersama-sama dalam memahami ajaran Islam sehingga dapat terlihat aneka persoalan melalui pandangan yang utuh, mendalam dan komprehensif, lanjautnya. Hal itu disampaikan dalam acara “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah dan Membumikan Risalah Islam Berkemajuan” yang diselenggarakan oleh PCM Seyegan pada Ahad, 12 Nopember 2023 di Rumah Makan Genduk Wulan, Seyegan. Islam Berkemajuan, kata Isnawan, “ meniscayakan Tajdid (pembaharuan) karena dalam menjalankan ajaran agama umat Islam harus menjawab dinamika dan tantangan baru yang yang belum pernah ada di masa-masa sebelumnya. Dengan Islam Berkemajuan, Muhammadiyah berusaha mengurai sikap yang membelenggu pemahaman Islam dalam satu pandangan sempit yang anti perubahan”. Dalam menjalankan misi itu, lanjutnya, Muhammadiyah menempatkan Islam sebagai pijakan, tuntunan, dan spirit dalam menapaki perubahan yang diwujudkan oleh Muhammadiyah dalam bentuk pemikiran, gerakan dan perkhidmatan. Memungkasi acara itu, menurut Ketua TPW Ahmad Syauqi Soeratno, gerakan Islam Berkemajuan dijalankan melalui: 1) Gerakan Dakwah, seperti: dakwah amar ma’ruf nahi munkar, dakwah berbasis budaya, dakwah di tengah keragaman, hubungan antar umat beragama, kersama dalam kebajikan dan taqwa; 2) Gerakan Tajdid; 3) Gerakan Amal. Acara peneguhan ideology Muhammadiyah ini diikuti oleh : semua unsur PCM (pimpinan dan anggota majelis), para pimpinan lingkungan PRM dan PRA se kapanewon Seyegan, para tokoh dan sesepuh Muhammadiyah, dan para takmir masjid binaan PCM se kapanewon Seyegan. Reportase Yu Poer Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading