Musyawarah Cabang PCM PCA Pakem Angkat Tema Membumikan Risalah Islam Berkemajuan Wujudkan Sinergi Dakwah Lereng Merapi

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Ahad 6 Agustus 2023 dilaksanakan Musyawarah Cabang Muhammadiyah danAisyiyah bertempat di kompleks SMK Muhammadiyah Pakem. Acara di mulai pada pukul 08.00 WiB,di buka oleh Marzuki,S.Sos selaku ketua PCM Pakem saat ini. Acara di gelar dengan tajuk “Membumikan Risalah Islam Berkemajuan Wujudkan Sinergi Dakwah Lereng Merapi”. Dalam sambutannya,Marzuki  mengingatkan dengan QS. Ali ‘Imran Ayat 104 وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ 104. Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Musyawarah Cabang tidak sekedar pemilihan pimpinan, tetapi sebagai ajang silaturahmi, koordinasi dan konsolidasi ideologis Muhammadiyah. Tanggungjawab Gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar, berada pada Cabang, Ranting dan Masjid. Acara juga d hadiri oleh Panewu Pakem Rakhmat Harinawan S.SoS,M.Si yang menyampaikan “terima kasih atas dukungan Muhammadiyah atas dukungan dan selalu menjalin komunikasi,dan memberikan kontribusi pada pemerintah”. Beliau juga memohon agar semua yang telah terjalin dengan pemerintah terus diperjuangkan di tingkat Kapanewon,bahkan terus bergandeng tangan,untuk mewujudkan Pakem Mandali Aman dan Rukun. Acara Pembukaan Musycab juga d hadiri oleh H. Arief Sulistyo,dari PDM Sleman yang menyampaikan bahwa “ Muhammadiyah saat ini bergerak dalam bidang Pendidikan,Kesehatan,Sosial,menyantuni anak yatim, mengurus sampah di keluarga, termasuk membantu unit-unit usaha kecil,UMKM,dan gerakan-gerakan Dakwah Islam melalui berbagai bidang kehidupan dan mengajak agar kita melaksanakan Jihad Fisabililah,dengan jiwa dan hati dan teriring harapan semoga Musycab berjalan dengan baik. Bidang garap PCM Pakem meliputi terdiri dari : Keagamaan 1. PUTM 2. Pesantren vokasi Pendidikan 1. TK 3 2. KB 5 3. Baby school 1 4. SD Muhammadiyah 2 5. SMP Muhammadiyah 1 6. SMA Muhammadiyah 1 7. SMK Muhammadiyah 1 Kesehatan 1. PKU Muhammadiyah Pakem Sosial 1. Panti asuhan Putri Muhammadiyah Acara ditutup dengan oleh Kepala Urusan Agama Kapanewon Pakem. Diakhir acara terpilih nahkoda baru PCM Pakem  HR. Agung Nugraha MA selaku Ketua dan Muhammad Ali Sa’id S.Pd selaku Sekretaris. Sedangnkan untuk PCA Aisyiyah Pakem dengan Ketua Hj. Sumarah, S.Pd M.Pd dan Sekretaris Hj. Sri Susilawati Spd. M.Pd Reportase        : RR Afiati Fatimah M.PD Editor              : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Membumikan Risalah Islam Berkemajuan Mewujudkan sinergi Dakwah lereng Merapi, jadi tema Musyawarah  Cabang Muhammadiyah Pakem

Pakem, Pdmsleman.Or.id Sabtu, 5 Agustus 2023 Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pakem menyelenggarakan Musyawarah. Bertempat di kompleks SMK Muhammadiyah Pakem dengan Agenda Musypimcab  adalah Pembahasan dan pengesahan Tata tertib Musyawarah Cabang serta Penetapan Calon Tetap Anggota Pimpinan Cabang untuk masa bakti 2022-2027. Dalam Musyawarah, Anggota Musypimcab menyepakati 31 calon tetap dari 32 bakal calon yang menyampaikan kesediaan. Dengan demikian, 31 Calon tetap tersebut yang besuk tanggal 6 Agustus 2023 akan dipilih oleh 43 Anggota Musyawarah Cabang menjadi pimpinan Cabang yang akan datang. Menurut Agung Nugraha, “ Meski melalui ‘pembahasan yang dinamis’ semua Anggota Musypimcab sepakat mensukseskan musycab dengan harapan dapat lebih membumikan Risalah Islam Berkemajuan Mewujudkan sinergi Dakwah lereng Merapi. Reportase        : Agung Nugraha Editor              : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Musycab PCM PCA Kapanewon Sleman Berlangsung di SD Muhammadiyah Sleman

SLEMAN, Musycab PCM dan PCA berlangsung di Komplek SD Muhammadiyah Sleman, Ahad, 30 Juli 2023 lalu . Masa bhakti 1015 – 2022. Mundur 2 tahun karena pandemi Covid-19. Hadir dalam acara pembukaan Ketua PDM Sleman Ust. Harjaka, SPd SAg MA. Juga Ketua PCA Sleman, Hanik Rosyada MPd. Dalam sambutannya Harjaka memberikan apresiasi kepada PCM dan PCA y Sleman yang telah menyelenggarakan Musycab secara bersamaan. Harapannya ke depan, PCM dan PCA Sleman dalam mengemban amanah lebih giat, semangat namun juga tetap dalam suasana menggembirakan.“Tidak boleh warga Muhammadiyah dalam berjuang dan berorganisasi dengan sedih, meski ada kendala, pasti ada solusinya,” tandas Harjaka yang terpilih kembali sebagai ketua PDM Sleman dalam Musyda PDM yang berlangsung beberapa waktu lalu di SMP Muhammadiyah 1 Godean.Dalam Musycab yang dua pekan sebelumnya digembirakan dengan Jalan Sehat Warga Muhammadiyah Sleman, Sabtu, 19 Juli 23.Setelah disampaikan Laporan Pertanggungjawaban oleh PCM Sleman yang dipimpin oleh Agus Nuruddin, BA, dan diterima dengan catatan. Maka acara selanjutnya adalah pemilihan 11 PCM sebagai pimpinan formatur untuk melengkapi kepengurusan PCM selanjutnya. Menggunakan teknologi e-voting seperti yang digunakan layaknya saat Muktamar di Surakarta, maka pemilihan 11 PCM dan PCA Sleman berlangsung relatif singkat. Tidah butuh waktu 1 jam. Selesai. Diback up teknisi dari UAD Yogyakarta. Terpilih Ketua Ir. H.Zahrul Muhrodi, MT. Sedangkan Sekum Drs. H Edy Kadarisman. 9 Anggota PCM lainnya sebagai pimpinan koligial terpilih : Agus Nurdin BA, Mahmudi Kusuma SAg, Broto Purwanto, MSi, Ashari, SIP, Ishak Nur Khozain SIP, Suparyanto SPd, Toto Trikasjono MSi, Kusno Wibowo MSi dan Nur Cahyo Probo. Rencana PCM terpilih, Ahad, 6 Agustus 23 akan mengadakan rapat pertama untuk kelengkapan anggota dan ploting personil. ” Ya lebih cepat lebih baik, dengan tetap mempertimbangan waktu teman2 yang lain, ” kata Zahrul ustadz yang dosen Teknik UAD ini. Sementara dari ‘Aisyiyah PCM Sleman, terpilih ketua Mushabikah, MPd didampingi Sekum Ambar Pratitis SPd.Dalam sambutannya kedua ketua terpilih, mengungkapkan ini adalah amanah perserikatan. “Astaghfirullah, semoga dengan dukungan dari para senior, penasehat PCA Sleman lebih berkembang, ” kata Mushabikah yang praktisi pendidikan ini. Sementara ketua PCA Sleman, Hanik Rosyada dalam sambutan penutupan Musycab mengatakan bahwa ciri Muhammadiyah yang didalamnya ada ‘Aisyiyah adalah bergerak. “Kalau tidak bergerak atau mager ( males gerak ) bukan bukan Muhammadiyah dan Aisyiyah itu namanya.” Kata Hanik. Selamat mengemban amanah baru diperserikatan dengan bekerja sama, yang berat menjadi ringan. Pungkas Hanik, yang murah senyum dan enerjik ini. Reprtase H Ashari SIP PCM Sleman, MPI PDM Sleman

Loading

Bike #2 dan Jalan Sehat Ceria (JSC) Warnai Milad ke-65 SMP Muhammadiyah Ngemplak

Ngemplak, Pdmsleman.Or.id SMP Muhammadiyah Ngemplak memperingati Milad ke-65. Semarak kegiatan Milad Ke-65 di SMP Muhammadiyah Ngemplak dilaksanakan 2 hari diantaranya Fun Bike #2 dan Jalan Sehat Ceria (JSC) yang secara rutin diagendakan setiap tahunnya. Kegiatan Fun Bike #2 dan JSC yang dilaksanakan pada Senin 31 Juli 023 itu diikuti oleh seluruh peserta didik SMP Muhammadiyah Ngemplak beserta guru dan staff karyawan. Dengan mengayuh sepeda para peserta bisa merasakan sensasi berbeda ketika menjelajahi keindahan alam. Tidak hanya menyenangkan, bersepeda juga menyehatkan tubuh dan pikiran. Semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam bersepeda di Fun Bike #2! Seluruh siswa, guru, dan karyawan SMP Muhammadiyah Ngemplak dalam acara yang akan memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan. Rute yang menarik telah disiapkan untuk memastikan pengalaman bersepeda yang menyenangkan dan mengesankan serta menciptakan kenangan tak terlupakan serta menguatkan ikatan di antara semua warga sekolah. Kemeriahan terlihat juga saat pembagian doorprize yang tentunya dinantikan oleh para siswa. Pada puncak Milad SMP Muhammadiyah Ngemplak ke-65 menghadirkan pendongeng dan pesulap ternama Pakdhe Bob. Antusias dan riuh peserta mewarnai acara ini dengan suguhan atraksi sulap yang memukau. Kegiatan puncak acara milad diakhiri dengan lomba menghias tumpeng oleh siswa. Kepala SMP Muhammadiyah Ngemplak Cahyo Nugroho, M.Pd dalam kesempatan tersebut menyampaikan “ kami berharap agar SMP Muhammadiyah Ngemplak tetap menjadi pilihan masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya, dan semoga sekolah ini bisa tetap eksis dan semakin maju”. Program unggulan kelas Tahfidz dan ICT menambah semangat membangun bersama dalam pengembangan diri siswa yang berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi dalam tantangan global yang semakin ketat. Reportase : M Rizki SMPM Ngemplak Editor       : Arieg Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jihadi PCM Godean, Mencari Berkah bersama Ust. Dr. H. Ahmad Ahsan Jihadan, S.Psi, MA

Kajian Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Ahad Pagi 30 Juli 2023 di Masjid Al Huda Godean, utara perempatan Godean 100 meter, menghadirkan Ustadz dari Gunungkidul yakni Ustadz Dr. H. Ahsan Jihadan, S.Psi, MA.Adapun inti pengajian dapat disampaikan bahwa hidup manusia akan lebih indah bila penuh dengan barakah, dan barakah merupakan balasan terbaik baik orang yang beramal. Apa itu Barakah?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), pengertian berkah atau barakah adalah “karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia”. Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ensiklopedia Tasawuf, barakah artinya زيادة الخير (ziyadatul khair), yakni bertambah-tambahnya kebaikan dalam dua dimensi yaitu kualitas dan kuantitas. Salah satu contoh yang mendapatkan limpahan barakah dalam hidupnya adalah Nabi ‘Isa Alaihissalaam, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an Surat Maryam ayat 31 وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ wa ja’alani mubaarokan aina maa kuntu “Dan Dia (Allah) menjadikanku sebagai orang yang diberkahi dimanapun aku berada.”(QS. Maryam: 31) Siapakah orang yang layak mendapatkan barakah dari Allah SWT?Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah menerangkan bahwa orang yang diberkahi Allah Ta’ala ialah orang yg memiliki sifat sebagai berikut : Imam Ibnul Qayyim menambahkan bahwa barakah dari Allah bisa dicabut disebabkan oleh perilaku menyia-nyiakan waktu (umur) dan merusak hati.(Sumber: Risalatu Ibnil Qoyyim ilaa Ahadi Ikhwaanihi, hal.3) Dalam hal menyia-nyiakan waktu Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah memperingatkan“Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan negeri akhirat, sedangkan kematian hanya memutuskan dirimu dari dunia dan penduduknya”.[Al-Fawaid hal 44] Agenda utama orang beriman adalah mengisi waktu dengan kemanfaatan yang maksimal, dengan cara meniatkan semua kebaikan sebagai sebuah ibadah, dan menjaga hati dengan cara selalu mendekat dan berharap pada Allah pada setiap tahapan kehidupan. Dari aspek interaksi sosial juga harus ada spirit/semangat memberi dan menerima limpahan barakah dari Allah, salah satunya adalah dengan cara membiasakan menebar ucapan salam. Dalam ucapan salam ada 3 unsur doa yaitu, keselamatan, rahmat, dan barakah. Selengkapnya dapat disimak di channel youtube Jihadi TV atau bisa juga di channel Ahsan Jihadan Reportase : H. Wahdan Arifudin S.PD PCM Godean, MPI PDM Sleman

Loading

SPK2M PCM Gamping Akhiri Program dengan Studi Tiru ke Gunungkidul

GAMPING – Mengakhiri periode kepengurusan 2015-2022, Sesi Pengembangan Kepemimpinan Kader Muhammadiyah (SPK2M) PCM Gamping melakukan Studi Tiru ke beberapa tempat di Gunungkidul, Ahad (23/7). Tempat-tempat itu adalah PRM Karangtengah, SD Al Mujahidin, dan SMP Al Mujahidin. Ketiga tempat itu dipilih karena masing-masing memiliki keunggulan dan bisa ditiru untuk diterapkan di Ranting maupun AUM Pendidikan di wilayah Cabang Gamping. Peserta AUM berasal dari SD Muhammadiyah Ambarketawan 1, 2, dan 3, SMP Muhammadiyah 1 dan 2, dan SMK Muhammadiyah Gamping.Peserta Studi Tiru dari PRM antara lain dari Banyuraden, Nogotirto, Gamping Kota, Balecatur, Mlangi, Ambarketawang.SPK2M adalah program Majelis Pendidikan Kader PCM periode 2015-2022, berlangsung setiap Ahad Pahing. Pesertanya berasal dari AUM, PCM, PRM se-Gamping, dan Ortom. Studi Tiru merupakan penutupan program tersebut pada periode itu. Materi yang diberikan pada sesi-sesi tersebut antara lain Kemuhammadiyah, Manajemen, Keorganisasi, dan Pengkaderan, dengan pemateri yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing. “SPK2M adalah kegiatan pengkaderan model PCM Gamping,” jelas Dr. Samiyanto, Koordinator Pengelola SPK2M PM Gamping. Kegiatan Ahad tersebut merupakan penutupan program SPK2M, karena kepemimpinan PCM Gamping sudah beralih ke periode 2022-2027. Dalam acara Ahad tersebut, para peserta kumpul di Masjid KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping. Setelah menunaikan shalat Subuh secara berjama’ah, sekitar 50 peserta kemudian berangkat bersama-sama menggunakan bus Di Masjid Al Iman, Kajar I, Wonosari, sebagai tempat berlangsung Pengajian Ahad Pagi (PAP) PRM Karangtengah, peserta Studi Tiru membaur bersama sekitar 1.000 jamaah yang hadir. Mereka dengan seksama mengikuti pengajian yang disampaikan Ustadz H. Zamari dari Kota Wonosari. Berulang kali jama’ah Studi Tiru tidak bisa menyembunyikan tertawanya karena pengajian disampaikan secara ringan dengan contoh konkrit dalam masyarakat. Sugiyarto, Wakil Ketua PRM Karangtengah, menjelaskan perihal rantingnya. Keberadaan ranting disitu sudah ada sejak sekitar tahun 1961. Tapi kemudian “mati” karena tidak ada kegiatan. “Tahun 2019 kami hidupkan lagi dengan mendirikan PRM Karangtengah,” jelasnya. Membangunkan Ranting yang lama “tertidur” bukanlah pekerjaan mudah, setidaknya perlu modal ikhlas, semangat, dan kreatif inovatif. “Kebetulan secara kultural, masyarakat disini amaliah ibadahnya sudah sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah,” kata Sugiyarto. Antara lain bacaan doa iftitah dalam shalat dan jumlah rakaat Shalat Tarawih. PRM Karangtengah ada di wilayah Desa Karangtengah yang jumlah penduduknya lebih dari 9.000 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 95 persen beribadah sesuai tuntunan Muhammadiyah. Sehingga kembali berdirinya PRM langsung diterima masyarakat setempat. Beberapa program pun digenjot, terutama PAP diselenggarakan di masjid-masjid se Karangtengah secara bergantian. Jumlah jama’ah yang datang mencapai sekitar 1.000 orang. Infaq setiap kali putaran pengajian sekitar Rp 2,5 juta. Selain PAP, PRM Karangtengah memiliki Korp Muballigh Muhammadiyah (KMM), mobil ambulans (mereka menamakan Mobil Siaga), layanan rukti jenazah, program tplesmu, dan lain-lain. “KMM terdiri dari usia muda. Mereka kami latih dan kami beri materi untuk disampaikan ke jama’ah di seluruh masjid desa ini. Materi sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah. Dalam satu pekan materinya sama semua. Sebagai daya tarik ada uang transport setiap kali mengisi pengajian,” ungkapnya. Peserta Studi Tiru juga bersilaturahmi ke SD Al Mujahidin dan SMP Al Mujahidin. Di tempat tersebut mendengarkan penjelasan pihak sekolah tentang perkembangan dan triks serta tips mengelola lembaga pendidikan sehingga menjadi sekolah unggul.Digitalisasi tidak sebatas dilakukan dalam marketing tapi juga dalam pengelolaan manajemen dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Dalam presentasinya melalui tayangan vidio dijelaskan dari penerimaan tamu, kontroling guru karyawan, pencatatan prestasi siswa serta administrasi guru semua menggunakan aplikasi yg merupakan murni bikinan sendiri dan beberapa sekolah diluar Jogja mulai meminta memakainya.Al-Mujahidin Group saat ini telah berkembang pesat dengan memiliki level pendidikan dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. Menurut Kepala Sekolah SMP Al-Mujahidin Agus Sukoco kedepan berobsesi memiliki Perguruan Tinggi. Selama berkeliling komplek dijelaskan juga site plan kedepan termasuk jangka pendek ini memanfaatkan lahan belakang akan dibangun kolam renang, taman dengan gazebonya serta mushola dengan filosofi olah raga, olah rasa dan olah hati. Studi Tiru kali ini diakhiri dengan tadabbur alam di Baron. Sambil menikmati keindahan alam dilokasi wisata maupun perjalan dilakukan sharing terkait program ini untuk mendapatkan manfaat dan hikmah dari Studi Tiru awal sampai akhir.“Kami memilih nama Studi Tiru bukan Studi Banding, karena memang sedang tidak membandingkan, tapi belajar,” jelas Samiyanto.

Loading