Coaching Edy SR, Menata Jejak Digital sebagai Aset Branding Sekolah Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.id Selasa, 29 Agustus 2023, Edy SR, Konsultan Branding Brandpreneur didapuk menjadi salah satu pemateri dalam acara Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah se Sleman yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman di Hotel Grand Keisha Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, beliau memaparkan tentang bagaimana Menata Jejak Digital sebagai Aset Branding. Dimana sekolah diharapkan muncul dalam mesin pencarian Google pada posisi diatas. “Apa yang orang tanyakan kepada Mbah Google tentang sekolah Muhammadiyah? Ternyata ada hal yang unik terjadi yaitu muncul “sekolah muhammadiyah negeri atau swasta,”ungkap Edy. Berawal dari sinilah dapat diungkapkan bahwa sekolah Muhammadiyah masih minim dalam melakukan branding melalui dunia digital. Maka Coach Edy  memaparkan materi bagaimana memanfaatkan sosial media untuk branding sekolah Muhammadiyah. “Brand itu persepsi. Sebuah investasi di benak atau ingatan. Persepsi diedukasi sedikit demi sedikit. Bagaimana dalam waktu yang terbatas, agar mudah diingat maka pertajam value kita dengan spesialisasi, reputasi dan pembeda yang unik. Dan caranya apa yang dijanjikan harus dibuktikan pada pasar kita.  Sekolah kita mau diingat sebagai apa, kita jaga kepercayaannya. “Sunatullohnya branding adalah trust dari lisan ke lisan. Kalau sekarang ditambah dari tulisan ke tulisan, “lanjutnya. Kemudian dirinya menjabarkan bagaimana mengenalkan brand, dikenalkan kepada siapa, dan upaya mengenalkan dengan mengoptimalkan mesia social. “Ada tiga cara mengenalkan brand, yaitu verbal, visual dan melalui pengalaman yang mengesankan. Verbal dengan menyampaikan, visual dengan cara bagaimana membangun ingatan pada diri seseorang dalam 3 detik pertama. Bisa menggunakan tagline, tagar, nama unik yang beda, kata kunci, logo, jenis huruf yang diusahakan sama terus, warna. Kita juga harus mengenal siapa yang akan menjadi target brand kita,”. Menurut Subkultur digital, 76,8% penduduk  saat ini menggunakan internet. Terbukti dari hal sederhana, sekarang mau tahu rumah makan soto terdekat saja bertanyanya sama Mbah Google.  Sejalan juga dengan survey, durasi warganet internetan di Indonesia dengan rata-rata pengguna internet usia 16 – 64 tahun, dalam sehari mengakses internet selama 8 jam dan nyaris separuhnya untuk media sosial. Maka dari itu Edy SR berharap sekolah Muhammadiyah mengoptimalkan media sosial untuk branding sekolah. Sekolah dapat memilih media sosial yang relevan saat ini untuk branding sekolah yang tepat sasaran kepada target brand. “Lebih mudah dan murah mengelola media sosial dibanding dengan web atau youtube. Video-video pendek vertikal sekarang banyak diminati. Seperti reel atau short video di youtube. Maka bagaimana membuat video yang menarik pada 8 detik pertama untuk menarik minat orang melihat video kita,”ungkapnya lebih lanjut. Begitu banyak materi yang bermanfaat disampaikan. Dan juga antusias dari peserta coaching, hingga  Coaching Clinik yang sedianya berakhir  pukul 17.00 WIB selesai pada pukul 18.15 WIB. Reportase : Pamuji Sri Subekti S.Si KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Ibnu Novel Hafidz, Proses Branding Bagaimana Membangun Persepsi Keunggulan Sekolah Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ibnu Novel Hafidz, General Manager Hotel Grand Keisha dan Edy SR, Konsultan branding Brandpreneur beri Coaching Clinic Branding Sekolah Muhammadiyah kepada Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dari unsur Paud, TK, SD, SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah di Kabupaten Sleman pada Selasa, 29/08/2023 di Hotel Grand Keisha Yogyakarta. Coaching pertama oleh Ibnu Novel Hafidz yang menyampaikan tentang bagaimana proses branding dilakukan. Sedangkan coaching kedua oleh Edy SR yang menyampaikan bagaimana teknis branding sekolah dengan memanfaatkan sosial media. Ibnu Novel Hafidz mengawali coaching dengan memberi gambaran contoh mudah memahami branding adalah kisah Rasulullah Muhammad SAW mendapat gelar Al Amin. Sehingga ketika beliau menyampaikan  wa asyhadu anna Muhammadurrasulullah yaitu menyampaikan dirinya utusan Allah maka orang percaya kepada beliau. Branding Al Amin diberikan oleh orang-orang yang mengenalnya bahkan musuhnya juga mengakui. “Visi itu pondasi. Sedangkan branding itu persepsi atau gambaran yang ada di benak. Dan persepsi dibangun oleh panca indra. Kita dapat menanamkan persepsi tentang sekolah mulai dari hal yang kecil, seperti menjaga kebersihannya, keramahan, pelayanan yang baik. Jadi branding bukan hanya iklan, tapi melalui praktik langsung. Contoh ketika seseorang datang ke sekolah kemudian melihat sekolah bersih, rapi, terasa nyaman lalu kemudian dia masuk ke kamar mandi dan bau pesing maka persepsi yang tadi sudah dibenak bagus hancur hanya karena toilet yang pesing,“tegasnya. Proses branding dapat diawali dengan melakukan analisis SWOT agar kita mengetahui posisi kita dimana. Kita harus tahu posisi kita dimana, lalu lihat pasar dan kompetitornya siapa. Tidak harus kita menjadi siapa tetapi tetap menjadi diri sendiri. Posisi disini maksudnya kemampuan. Cari kemampuan apa yang kita miliki yang itu berbeda dengan kompetitor, sehingga calon siswa kelak dia akan menentukan akan sekolah dimana sesuai dengan yang dia minati. “Proses disrupsi atau saling makan bukan yang besar yang akan mampu bersaing tetapi yang mampu beradaptasi yang akan bertahan,”ucapnya mengingatkan peserta coaching. Ada beberapa pesan lain juga yang dapat dirangkum dari coachingnya. Pertama, tauhid itu hal yang sangat penting dalam branding. Karena semua hal terjadi tidak lepas dari kehendakNya. Kedua, yang dijual lembaga pendidikan itu alumni. Jadi perhatikan betul alumni. Hargai alumni, contohnya selama mereka masih menjadi siswa, kita layani dengan baik. Misal dengan mengucapkan terima kasih setiap habis pembelajaran, meminta maaf jika salah. Ketiga, di era digital saat ini ada 3R (rating, review, recommend) yang dilihat oleh orang, maka kita pelihara google map sekolah dengan sering diupdate dan upayakan rating bintangnya minimal 4,6. Lebih lanjut beliau juga menjelaskan  tentang brand step yaitu pondasi – komunikasi – ritensi – evaluasi. Setelah peserta coaching menunaikan sholat Ashar dan coffe break dilanjutkan coaching oleh pemateri kedua. Reportase : Pamuji Sri Subekti S.Si KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Sleman, Upaya Branding Sekolah Muhammadiyah Unggulan

Sleman. Pdmsleman.Or.Id Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Sleman dan Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman bekerjasama dengan Grand Keisha Yogyakarta melaksanakan Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah bertajuk Branding Sekolah Muhammadiyah di Hotel Grand Keisha, Jl. Gejayan Condongcatur, Yogyakarta pada Selasa, 29-08-2023. Pada sambutannya, Ketua Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman, H. Sigit Rohmadiantoro yang juga sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan menuturkan “Coaching Clinic ini dihadiri 117 peserta dari unsur Paud, TK, SD, SMP, SMA dan SMK, serta tamu dari BKS Pontianak”. Ucapan terima kasih kepada Grand Keisha yang telah menyediakan tempat, makanan, maupun fasilitas lainnya dan sekaligus General Manajernya menjadi salah satu nara sumber dalam acara tersebut tambah Sigit. Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman, H. Surakhmad, S.Pd. menyampaikan sambutannya,  mengawali dengan menampilkan slide berjudul “AUM Unggulan Bertebaran di Sleman”. Sebuah judul yang diambil sebagai bagian dari cita-cita agar Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Sekolah tanpa keunggulan akan ditinggalkan. Jadi sekolah muhammadiyah harus memiliki keunggulan agar diminati dan tidak ditinggalkan. Dirinya juga mengingatkan tujuan pendidikan Muhammadiyah yaitu “membentuk manusia muslim yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cakap percaya pada diri sendiri, berdisiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, memajukan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Pasal 3, Qaidah Dikdasmen”. Visi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman adalah mewujudkan pendidikan Muhammadiyah Daerah Sleman yang unggul, mandiri, kompetitif dan berkemajuan. Visi ini sejalan dengan tujuan pendidikan Muhammadiyah. Langkah-langkah atau kebijakan-kebijakan dalam majelis harus diambil sesuai dengan visi yang sudah ditetapkan. Bagaimana langkah mewujudkan visi maka diturunkan melalui misi-misi. Terdapat enam misi disini yakni Pertama menerapkan karakter utama pendidikan ISMUBA yang berkemajuan. Kedua, Menerapkan pendidikan holistik dan integratif. Ketiga, menghasilkan lulusan berkemajuan, unggul, kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Keempat, mengimplementasikan tata kelola modern yang transparan dan akuntabel. Kelima, mengimplementasikan penyelenggaraan pendidikan yang inklusif. Keenam, meningkatkan kolaborasi antar lembaga pendidikan baik internal maupun eksternal,”terang H. Surakhmad, S.Pd. Lebih lanjut tentang Dinamika transformasi atau manajemen perubahan, “Pada bagian apa perlu dilakukan transformasi atau manajemen perubahan. Pada beberapa hal seperti merasa sudah “besar”, rutinitas dan birokratis, fixed mindset (pemikiran yang mandek), dan merasa tidak ada tantangan. Step perubahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghidupkan sekolah, lalu mengembangkannya, dan harapan berikutnya sekolah akan maju pesat,”ucapnya. Pada akhir sambutan, menyampaikan harapannya semoga dengan branding sekolah dengan menunjukkan keunggulannya maka Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang dituju, sekolah yang diminati melebihi sekolah lainnya. Setelah selesai sambutan acara dilanjutkan dengan coaching oleh dua pemateri Ibnu Novel Hafidz, General Manager Grand Keisha dan Ibnu SR, Konsultan branding Brandpreneur. Reportase : Pamuji Sri Subekti S.Si KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Dikdasmen-PNF DIY PWM DIY Gelar FGD Sekolah/Madrasah Muhamamdiyah Unggul & Berkemajuan

Bantul (19/08/2023) Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (Dikdasmen-PNF PWM DIY) menyelenggarakan acara diskusi publik dan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema “Menggali Potensi Keunggulan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah”. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, (19/8) di Grand Rohan Syariah Bantul Yogyakarta. Hadir dalam acara yakni Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., Wakil ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muh. Dr. Kasiyarno, M.Hum., Ketua PWM DIY, Dr. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., Sekretaris PWM Arif Jamali Muis, Wakil Ketua PWM DIY Gita Dhanu Prananta, S.E., M.M, Ridwan Furqoni M.P..I., Prof. Suyata, Ph.D., Guru Besar Ilmu Pendidikan, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, Kepala SMK Negeri 2 Malang, dan MAN Insan Cendikia Serpong dan 130 peserta dari SD/SMP/SMA/SMA/MA se-DIY. Ikwan Ahada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menyampaikan keputusan Musywil PWM mempertajam salah satu program istimewa dengan memperkuat pilar pendidikan Muhammadiyah DIY. Sebagaimana keterlibatan Muhammadiyah dalam dunia pendidikan yang telah berlangsung sebelum Indonesia merdeka. Ia bercerita bahwa pendiri Persyarikatan, KH. Ahmad Dahlan pada 1913 tidak hanya sebagai pemimpin tetapi juga memimpinkan Muhammadiyah. “Secara pribadi, beliau menjadi contoh sosok pekerja dan memberikan pengorbanan yang tidak hanya menyumbang ide dan gagasan, tapi juga membongkar sebagian rumahnya dalam rangka menegakkan pilar pendidikan,”. Ikhwan Ahada menyarankan agar pendidikan harus selaras dengan keadaban perlu dikedepankan dalam pendidikan Muhammadiyah. Melalui FGD ini, Ia berhadap bisa mewujudkan berbagai potensi keunggulan sekolah selain jumlah siswa. Keunggulan yang bisa muncul dari berbagai aspek. “Maka keunggulan yang dikaitkan pada ikhsannya seseorang ini menjadi hal tepat baik dari dimensi kognisi, perilaku budaya, kemampuan spesifik sains dan teknologi, termasuk interpreuner seseorang,” tutup Ikhwan. Sementara Ketua Dikdasmen PNF DIY, Achmad Muhamad M.Ag mengatakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan NonFormal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (Dikdasmen-PNF PWM DIY) memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan amanat muktamatar muhammadiyah di solo dan keputusan musywil DIY. Melalui FGD ini, Achmad meminta sumbang gagasan, ide, sekaligus kritikan masukan yang membangun dari para narasumber dan umpan balik peserta. “Kami yakin dari ide dan gagasan yang kita terima bisa menjadi jalan untuk terus melangkah mewujudkan harapan Persyarikatan agar sekolah/madrasah Yogyakarta menjadi unggul dan berkemajuan,”. “Keunggulan yang dimaksud tidak hanya dari satu perspektif, bisa dari berbagai perspektif dan beragam aspek, di mana masing-masing sekolah mampu mewujudkan keunggulan itu dan menguatkan sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tambah Achmad.

Loading

Ngopeni AUMSOS Wujud Dari Jihadnya Muhammadiyah

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id “MPKS tidak boleh membeda-bedakan kepada masyarakat. Mereka yang bukan warga Muhammadiyah juga harus dilayani dengan professional, semangat jihadnya MPKS merupakan pembumian semangat Al Maun, yaitu diwujudkan dalam bentuk ngopeni layanan sosial,” demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK dan juga sebagai salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. DR. Muhajir Effendi M.AP pada acara pembukaan Rakernas MPKS PP Muhammadiyah di SM Tower  Yogyakarta, 11 Agustus 2023. Lebih lanjut disampaikan bahwa hal itu bertujuan agar tidak terjadi loss generation atau keterlantaran anak akibat broken home orang tuanya, memberdayakan kaum difabel (pengentasan kemiskinan), membina potensi warga senior (lansia), dan lain-lain. Rakernas kali ini mengambil tema: Tajdid AUMSOS Abad ke-2 : Modernisaai Manajemen menuju AUMSOS yang Profesional, Inklusif, dan Mandiri Pada kesempatan itu Menteri Sosial, Dr. Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T., menyampaikan bahwa memberi kesempatan ke AUM Sos (LKS Lembaga Kesejahteraan Sosial) untuk memberdayakan diri, agar setiap LKS atau panti asuhan bisa mandiri, profesional, dan akuntabel. Untuk tujuan ini, menurut putri ketiga dari Siti Mudjiatun dan Mochammad Chuzaini (Pendiri Panti Asuhan Yatim Aisyiah Kediri), Kementerian Sosial akan : pertama, mempermudah proses akreditasi setiap LKS; kedua,  memandirikan panti asuhan  dengan jalan melibatkan stakeholder dan LKS itu sendiri, seperti bidang pertanian, peternakan, perdagangan, dll. Ketiga, memandirikan klien, dengan cara memotivasi dan memberi waktu untuk berkembang lebih baik. Menurut wanita yang pernah menjadi Wali Kota Surabaya mencontohkan kaum difabel yang bangkit sehingga mandiri secara fisik dan secara ekonomi dengan bantuan alat tertentu.  Ia membuka kesempatan kepada setiap LKS ataupun MPKS untuk mengajukan bantuan sosial dalam bantuan makanan, alat bantu kaum difabel, pelatihan untuk layanan sosial, dll. Reportase                     : Gus Poer, Pegiat LKS, MPKS PDM Sleman Editor                           : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis DikdasmenPnf PDM Sleman Gelar Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk ISMUBA SD / MI

Sabtu, 5 Agustus 2023 bertempat di SD Muhammadiyah Kadisoko Kalasan Majelis DikdasmenPnf PDM Sleman mengadakan Kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk ISMUBA SD / MI. Di bawah komando Koordinator Bidang Ismuba DR Ridwan Majlis DikdasmenPnf PDM Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan Penyusunan Diktat dan Modul Ajar Mata Pelajaran Ismuba SD/MI Kurikulum Merdeka. Adapun kegiatan ini diikuti 16 guru mapel Ismuba dari 12 SD Muhammadiyah yang ada di Kabupatenupaten Sleman .   Ada dua capaian dalam kegiatan ini yaitu  Pemetaan Capaian Pembelajaran ( CP ) dan Penyusunan Bahan ajar yang meliputi Al Islam , Al Qur’an Hadist, Bahasa Arab dan KeMuhammadiyahan untuk kelas 1,2,4 dan 5 Dalam sambutannya Ketua Majlis DikdasmenPnf PDM Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa “ kegiatan bertujuan agar semua guru ismuba memiliki pemahaman yang sama dalam pelaksanaan pembelajaran di seluruh sekolah SD Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Sleman”. Reportase        : Tyas Endarto Sekretaris Didasmen PnF Editor              : Arief Hartanto MPI PSM Sleman

Loading

Pembagian Tugas Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2022 – 2027 Sleman, Pdmsleman.Or.Id Surat Keputusan PDM Kabupaten Sleman No. 134/KEP/III.0/D/2023 tanggal 04 Dzulqa’dah 1444 H/24 Mei 2023 M Tentang Pembagian Tugas Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2022 – 2027 Nama Jabatan Tugas Bidang Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A : Ketua   H. Nasirun         : Wakil Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS)Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Drs. H. Sukirman, M.A. : Wakil Ketua  Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT)Majelis Tabligh (MT)Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) H. Arief Sulistya, S.E.       : Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LP UMKM)Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Drs. H. Abdul Kasri         : Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF)Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI)Lembaga Seni Budaya (LSB) Drs. H, Irfan Haris           : Wakil Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP)Lembaga Pemeriksaan Halal dan Kajian Halalal Thayyibah (LPH KHT)Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Drs. AS. Ardani, M.A.           : Wakil Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH)Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Drs. H, Sudarto       : Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU)Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP)Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Eko Sumardiyanto, S.T.     : Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI)Lembaga Resiliensi Bencana (LRB/MDMC)Lembaga Pengembangan Olah Raga (LPO) H. Arif Mahfud, S.Ag., M.S.I. : Sekretaris   H. Sutriyanta, S.T., M.M. : Wakil Sekretaris   Drs. H. Hadi Supanan : Bendahara   H. Darojat Noor Ahmad, S.Ag.   : Wakil Bendahara         WA Sekretariat PDM Sleman M. Ridwan 62 857-2570-3924

Loading

Pengukuhan dan Peneguhan Visi, Misi, dan Komitmen Anggota Pimpinan Majelis dan Lembaga di lingkungan PDM Kabupaten Sleman Periode 2022-2027

Prambanan, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 22 Juli 2023  bertepatan dengan 4 Muharram 1445 H PDM ( Pimpinan Daerah Muhammadiyah ) Kabupaten Sleman bertempat di SMK Muhammadiyah Prambanan Jl. Piyungan Km 2, Marangan Bokoharjo, Prambanan menggelar acara Pengukuhan dan Peneguhan Visi, Misi, dan Komitmen Anggota Pimpinan Majelis dan Lembaga di lingkungan PDM Kabupaten Sleman Periode 2022-2027. Acara ini dilakukan di Aula SMKM Prambanan dengan dihadiri sekitar 300 pengurus Majelis dan Lembaga yang masing-masing dibacakan susunannya yang dibacakan Wakil Sekretaris Sutriyanto ST dan Eko Sumardiyanto ST dilanjutkan pembacaan pengukuhan oleh Ketua PDM Sleman H. Harjaka    S. Pd., M.Ag. Dalam sambutan Ketua PDM Sleman menandaskan bahwa “ berjuang di Muhammadiyah harus dengan gembira, Barang siapa berjuang untuk kaya maka pasti akan miskin. Jika berjuang untuk dipuji pasti akan hina jika berjuang karena Allah pasti akan kaya dan mendapat ridho Allah”. Selain itu Muhammadiyah dengan jargon Islam Berkemajuan hendaknya dimaknai dengan Islam yang tidak ditambah atau dikurangi, dimodifikasidan tidak campur aduk antara haq dan batil. Yang berkemajuan adalah bagaimana mengorganisasi pergerakan tidak ortodok, stagnan. Ciri-cirinya berkemajuanadalah tauhidnya murni, merujuk kepada Qur’an dan hadist, Muhammadiyah sebagai Gerakan Tajdid dan Ijtihad, Islam wasathiyah  dan menjadi Ismlam yang Rahmatan lil alamin. Peneguhan Anggota Majelis dan Lembaga yang disampaikan oleh DR. H. Gita Danu dari PWM DIY Pranata bahwa dalam Muhammadiyah harus menerapkan berjihad dan sabar yakni berjuang dengan sungguh-sungguh dan sabar dalam artian Ketika menghadapi problem diupayakan untuk mengatasinya dengan sungguh-sungguh. “ Aktif di Muhammadiyah jangan karena adanya keterpaksaan karena berada di AUM, namun harus dilandasi dengan Ikhlas  agar tidak menjadi hilang amalnya dan jadikan sebagai kebutuhan” . Gita Danu juga menambahkan dalam Al Qur’an Surat Ali ‘Imran Ayat 110 كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ Artinya: Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Dan QS An Nahl Ayat 125 “ Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. Selanjutnya juga dipaparkan mengenai Arah Kebijakan PDM Kabupaten Sleman dan  Kebijakan Keuangan PDM Kabupaten Sleman oleh bendahara H. Hadi Supanan dan H Arif M mengenai 8 program prioritas PDM Sleman yakni: Peneguhan ideologi Muhammadiyah, Penguatan hasil muktamar berupa RIB Risalah Islam Berkemajuan, Memperkuat dan memperluas basis umat di jamaah dan komunitas, Mengembangkan AUM yang unggul mandiri dan berkemajuan, Mengintensifkan dakwah bagi generasi milenial, generasi z dan generasi alpha, Transformasi, diaspora kader, Transformasi dakwah kultural dan Memperluas gerakan dakwah komunitas Acara juga diwarnai dengan materi pemenangan Calon DPD RI dari Muhammadiyah DIY yakni Ir. Syauqi Soeratno yang dipandu oleh ketua Team Pemenangan Daerah H. Darojat Noer dan pembekalan oleh H. M. Isnawan SE. Selanjutnya dilakukan materi rapat koordinasi masing-masing Majelis dan Lembaga untuk memperat sesame anggota dan Menyusun rancangan kegiatan serta pembiayaan dan capaian jangka pendeknya. Acara ini berlangsung dengan sukses dengan dukungan penuh dari SMK Muhammadiyah Prambanan dengan berbagai fasilitas dan pendukungnya sehingga acara berjalan lancar. Reportase        : Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Poktan Kelompok Jamur Bendosari didampingi MPM PDM Sleman

Penadatanganan MoU Yayasan Astra Honda Motor dan UIN Suka Ykt yg dihadiri Bupati Sleman,Kepala Dinas, Panewu,dll untuk Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Kebun Buah Eduwisata Bendosari Sumbersari Moyudan yg merupakan rintisan Poktan Kelompok Jamur Bendosari didampingi MPM PDM Sleman#Moyudan, 18 Juli 2023

Loading