Tryout dan Baksos SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Sabtu Pagi yang cerah 22 Februari 2025 di kampus SMP Muhammadiyah 2 Godean yang beralamat di Sembuh Lor Sidomulyo Godean Sleman telah sukses dan lancar digelar kegiatan pengabdian masyarakat dan sukses SPMB (SistemPenerimaan Murid Baru) 2025 berupa Tryout dan Bakti Sosial. Acara Tryout diikuti oleh 521 siswa kelas 6 SD/MI se Sleman Barat dan sekitarnya.Adapun peringkat tertinggi diraih dengan skor 89, 44 atas nama Surya Prasetya Kusuma Aryanta dari SD N Susukan Margokaton Seyegan. Dalam acara bakti sosial diserahkan secara simbolis kepada 3 orang perwakilan orang tua didampingi siswa dari 27 orang tua/wali kelas 6 yang mendapat undangan khusus untuk menerima paket baksos. Acara digelar mulai jam 07.00 sampai jelang Adzan Dzuhur. Dengan rangkaian setelah siswa mengerjakan soal tryout berbasis literasi numerasi dilanjutkan pentas unjuk siswa dan gelar karya P5 yang menampilkan kreasi cukup menarik yakni kreasi pakaian yang terbuat dari bahan plastik bungkus aneka warna dikombinasi bahan lain yang cukup mendapat aplaous dari hadirin siswa dan orang tua kelas 6 SD/MI, Ditampilkan juga praktek kewirausahaan dari masing-masing perwakilan kelas 7, 8 dan 9 yang menjual produk berbagai olahan dan minuman sehat. Menurut ketua Panitia Khalida Puspita, S.Pd peserta terdiri dari 521 siswa kelas 6 SD/MI melampaui target yang ditetapkan yakni 500. Acara full doorprize dan juga uang pembinaan, sertifikat dan piala bagi 3 peringkat terbaik tryout serta hadiah utama berupa TV dan 2 sepeda. Selanjutnya dalam sambutan Wahdan Arifudin, S.Pd selaku kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas kerjasama segenap pihak baik guru karyawan, siswa, orang tua, komite sekolah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean dan Majelis Dikdasmen dan PNF serta para sponsor yang turut mendukung acara ini. “Ini adalah ajang pengabdian masyarakat terutama bagi siswa SD/MI untuk mengasah dan melatih kemampuan soal berbasis literasi numerasi. Selain itu juga dikemas dengan baksos berupa pemberian paket baksos untuk 27 perwakilan orang tua siswa kelas 6 SD/MI. Semoga dengan sinergi semua pihak dapat bermanfaat bagi kita semua dan mendapat ridho Allah dalam mengemban amanah di sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean ini”. Dalam sambutan ketua PCM Godean Haris Darmawan menyampaikan petikan Surat An Nisa ayat 9, Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. “Bekal yang penting dari kita adalah membekali dengan ilmu. Menjadi tanggung jawab kita adalah membekali bersama-sama anak-anak kita ke depan harus lebih baik. Masa depan bukan soal duniawi tapi ukhrowi untuk menyiapkan masa depan untuk keselamatan akhirat. Karena anak sholih yang mendoakan orang tua itulah yang penting. Untuk itu melalui SMP Muhammadiyah 2 Godean sebagai solusi untuk mendidik anak-anak menjadi sholih dan sholihah bahkan di sekolah ini ada siswa yang sudah hafal juz 30 dan baru saja di wisuda oleh PDM Sleman belum lama ini”. Haris Darmawan mengajak untuk jangan meninggalkan generasi yang lemah serta dengan bakti sosial inipun menjadi sesuatu yang seiring dengan ghiroh Muhammadiyah untuk selalu berbagi dan bertaawun.” pungkasnya “Sukses untuk SMP Muhammadiyah 2 Godean dan barokah selalu. Aamiin. Pengirim : Humas SMP Muhammadiyah 2 Godean Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Profil PRM Wonokerto 2 -Penilaian PRM Wonokerto 2 Turi Oleh Tim Asesor LPCRPM PWM DIY

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wonokerto 2 Turi menyambut kunjungan Tim Asesor LPCRPM PWM DIY pada Ahad, 01 September 2024. Tim Asesor yang hadir terdiri dari Rahmad Khairul dari LPCRPM PMW DIY, Dwi Bagus Irawan dari MPKS PWM DIY, dan Afia Nuriska dari PWA DIY yang akan melakukan penilaian Ranting Unggul tahun 2024. Penilaian Cabang dan Ranting unggul merupakan upaya untuk memastikan bahwa semua Cabang dan Ranting memiliki dokumentasi yang lengkap dan akurat, sehingga dapat memudahkan penilaian dan evaluasi di masa depan. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars ‘Aisyiyah. Dilanjutkan dengan sambutan, pemaparan profil PRM Wonokerto 2 dan pemeriksaan borang dengan kriteria penilaian meliputi aspek organisasi, administrasi, fisik, pelaksanaan program dan portofolio/ pilot project. Selain aspek tersebut, turut dinilai program yang diunggulkan atau keunikan dari sebuah Ranting yang dapat ditiru, dimodifikasi atau diterapkan di Ranting-Ranting lain. Sarno, Ketua PRM Wonokerto 2, menyampaikan bahwa “ bersyukur bahwa PRM Wonokerto 2 diajukan menjadi salah satu Ranting yang dinilai serta berharap adanya penilaian dapat mengetahui sejauh mana tingkat kesesuaian Ranting dengan kaidah Persyarikatan”.   Hal tersebut diamini oleh Rahmad Khairul selaku perwakilan dari Tim Asesor, yang menyampaikan bahwa “ adanya berbagai macam persiapan administrasi dan dokumentasi tidak hanya dilakukan untuk menghadapi penilaian Ranting Unggul atau hanya untuk mencari juara dan lebih dari itu adalah untuk menyesuaikan dengan kaidah Persyarikatan kemudian menerapkannya secara berkelanjutan” tutupnya. Reportase Anton Kurniawan PRM Wonokerto 2 Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Sleman Sambut Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan 2024

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu 31 Agustus 2024  Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman  bertempat di Gedung PDM Sleman  menyambut kedatangan Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan Tahun 2024 di beberapa cabang Muhammadiyah di wilayah Sleman. Cabang-cabang yang dinilai adalah Muhammadiyah Minggir, Gamping, dan Kalasan, serta Pimpinan Ranting Wonokerto 2 Turi, Nogotirto Gamping, Masjid Al Barokah Pakem, Al Hikmah Sleman, dan Baiturrahman Depok. Penilaian ini akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus hingga 1 September 2024. Dr. Yayan Suryana, Wakil Ketua PWM DIY, menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan bentuk ikhtiar Muhammadiyah dalam mendata kekuatan dakwah Muhammadiyah di tingkat cabang. “Dengan penilaian ini, kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dakwah Muhammadiyah di setiap cabang, sehingga kita dapat memotivasi generasi muda untuk berdakwah dengan lebih baik,” ujarnya. Dalam sambutannya, DR. Ikhwan Ahada Ketua PWM DIY menekankan pentingnya perluasan ladang dakwah Muhammadiyah. “Muhammadiyah akan tetap eksis jika semua organ dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kita perlu terus meningkatkan kualitas dakwah kita dan memperluas jangkauan kita,” katanya. Penilaian ini juga bertujuan untuk memotivasi cabang-cabang Muhammadiyah untuk meningkatkan kinerja dan kualitas dakwah mereka. Dengan demikian, diharapkan Muhammadiyah dapat terus menjadi organisasi dakwah yang efektif dan efisien dalam menyebarkan ajaran Islam. Dalam kesempatan ini, Tim Asesor Penilaian Cabang Unggulan juga akan melakukan penilaian terhadap dokumentasi berdirinya cabang dan ranting Muhammadiyah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua cabang dan ranting memiliki dokumentasi yang lengkap dan akurat, sehingga dapat memudahkan penilaian dan evaluasi di masa depan. Nampak hadir pula dari PWM dr. Faesol beserta team, PDM Sleman hadir H. Sudarto, H. Nasirun dan Drs. H. Hadi Supanan. , Ketua Hj. Hanik R dan Jajaran PDA Sleman Dengan adanya penilaian ini, diharapkan Muhammadiyah dapat terus meningkatkan kualitas dakwahnya dan menjadi organisasi dakwah yang lebih kuat dan efektif.   Reportase  M. Ridwan,  SE PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Ranting UGM Siap Gelar Pengukuhan

Depok, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada (PRM UGM) bersiap untuk segera dibentuk dan dikukuhkan. Hal ini merupakan respon cepat setelah keluarnya Surat Keputusan (SK) Pendirian PRM UGM dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman pada Ahad (25/8). Diterbitkannya SK ini tentunya sangat disyukuri oleh PRM UGM sendiri, mengingat panjangnya proses yang dilalui agar PRM UGM dapat berdiri. Maka, tak butuh waktu lama bagi PRM UGM untuk segera konsolidasi internal maupun dengan pihak-pihak lain, terutama di lingkungan Muhammadiyah Salah satunya dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, Sleman, pada Rabu (28/8). Pada pertemuan ini, perwakilan PRM UGM mendiskusikan banyak hal terkait persiapan pengukuhan yang akan dilaksanakan segera. “Langkah pertama kami konsolidasi organisasi, tentu dengan melengkapi struktur kepengurusan dan menambahkan anggota yang selama ini sebenarnya sudah ada di UGM melalui grup WA, tapi belum ada wadah secara resmi,” kata Sekretaris Embrio PRM UGM, Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D. PRM UGM juga sudah menyusun rencana-rencana program yang akan dikonsultasikan terlebih dahulu untuk dapat dijalankan. Namun, di luar itu, misi besar dari dibentuknya PRM UGM adalah bagaimana Muhammadiyah ini bisa punya nama secara formal di UGM. “Karena kita tahu UGM ini punya potensi yang besar untuk kemajuan bangsa maupun umat. Banyak (dosen dan tendik kader Muhammadiyah) yang dari UGM bisa memajukan Muhammadiyah sekaligus umat,” ujar Nurhadi. Ke depannya, jika sudah resmi berdiri, PRM UGM mewacanakan anggota dari representasi 20 fakultas di UGM. Selain dosen dan tendik, PRM UGM juga mengakomodasi semua mahasiswa di UGM, sehingga diharapkan bisa sekitar 40 orang yang masuk dalam pimpinan. Kemudian, Ketua PCM Depok, H. M. Ichsan, M.M. turut menyambut gembira bangga atas berdirinya PRM UGM yang ditandai dengan terbitnya SK Pendirian dari PDM Sleman. “Selanjutnya, kami berharap untuk acara pengukuhan ini nanti bisa semakin semarak dan juga setelah pengukuhan, tentunya akan dilanjutkan dengan rapat kerja menyusun program-program sesuai dengan apa yang sudah disepakati,” kata Ichsan. Ichsan juga berharap setelah PRM UGM berdiri, akan berlanjut pendirian Ranting Muhammadiyah berbasis Perguruan Tinggi Negeri lainnya, seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), UIN Sunan Kalijaga, dan lain-lain. “Tentunya dari PRM UGM, mudah-mudahan untuk universitas-universitas yang lain segera bisa menyusul berdirinya PRM, seperti UNY dan UIN Sunan Kalijaga,” harap Ichsan. Pendirian PRM UGM ini merupakan bagian dari program LPCR PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta, yaitu pembentukan ranting berbasis komunitas. Hal ini ditujukan untuk memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah sampai kepada komunitas – komunitas masyarakat.

Loading

PDM -PDA Sleman terima Kunjungan silaturahim  PDM-PDA Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Sleman, Pdmsleman.Or.D Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kab Sleman bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman pada Jum’at 9 Agustus 2024 menerima kunjungan silaturahim Pimpinan Daerah Muhammadiyah – ‘Aisyiyah Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sebanyak 25 orang terdiri dari PDM/A Tanah Bumbu beserta Ketua PCM/PCA, Majelis Dikdasmen, dan perwakilan guru SD, SMP, dan SMK di PDM Tanah Bumbu. Kegiatan ini dalam rangka studi inspirasi untuk menggerakkan dakwah melalui pendidikan di Tanah Bumbu. PDM Sleman diwakili Wakil Ketua PDM Sleman Drs H.Sudarto  menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahim dari PDM Tanah Bumbu. Dalam kesempatan ini  Sudarto  juga menyampaikan kondisi PDM Sleman dengan program unggulannya. “ Setelah RS PKU Sleman dilaunching, yang menempati gedung PDM dengan pembangunan lebih lengkap sebagai indikator akreditasi RS. Saat ini PDM berusaha melunasi lahan disamping RS dengan nilai 3.5 M”. Program unggulan digitalizing melalui SIMPEGMU dan SIPPMU di Sleman menjadi terobosan baru untuk pendataan dan perhitungan insentif pendidik dan tenaga kependidikan termasuk program ta’awun insentif kepala sekolah dan waka. Sementara PDA Sleman, Hj. Hanik Rosyada menyampaikan bahwa “mdengan 198 amal usaha Aisyiyah berusaha mencerdaskan dan mengantarkan kader pilihannya menjadi generasi unggul berakhlakul karimah. Sedangkan program Day Care Aisyiyah untuk melayani kebutuhan lansia SETAMAN. Sehat Tangguh Mandiri bersama Aisyiyah Sleman. Sementara Faurazi Akbar, S.P Ketua PDM dan Tati Maisarah Ketua PDA Kabupaten Tanah Bumbu merupakan pemekaran Muara Kapuas Kota Baru Kalimantan Selatan. “ saat ini kami memiliki beberapa amal usaha antara lain 5 TK, 3 SD, 3 SMP dan 1 SMK, dengan silaturahmi ini Muhammadiyah Aisyiyah Tanah Bumbu berharap bisa belajar di Sleman untuk menggerakkan dakwah Muhammadiyah”. Acara dilanjutkan dengan diskusi yang hangat untuk pengembangan Islam Berkemajuan dalam suasana penuh persaudaraan dalam Iman dan Islam dan dilanjutkan dengan tukar cinderamata serta foto bersama. Reportase  Hj. Hanik Rosyada PDA Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

PDM Sleman Gelar Kunjungan Silaturrahmi ke PCM Se-Daerah Sleman

Sleman, Pdmselan.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman tahun 2024 ini mengadakan kunjungan silaturrahmi ke PCM se-Daerah Sleman dalam rangka merealisir program unggulan PDM Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi berbagai kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh PDM serta mendengar langsung situasi dan kondisi yang ada di Cabang-cabang selama ini. Menurut H. Nasirun, Wakil Ketua PDM Sleman, “Tujuan silaturrahmi ini adalah untuk menyampaikan informasi berbagai kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh PDM. Kami juga ingin mendengar langsung situasi dan kondisi yang ada di Cabang-cabang selama ini.” Dengan demikian, kegiatan dari PDM maupun PCM diharapkan terlaksana secara sinergis. Beberapa masukan diharapkan dapat diakomodir bersama antara Daerah dan Cabang untuk menggairahkan dan mensinergikan gerak dan langkah persyarikatan di Sleman secara optimal, harmonis, dan berkemajuan. Kunjungan silaturrahmi ini berlangsung sejak Juli sampai Agustus 2024, dengan jadwal kegiatan sebagai berikut: PDM Sleman juga memiliki 6 program unggulan untuk tahun 2022-2027, yaitu: Dengan adanya program unggulan ini, diharapkan PDM Sleman dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan persyarikatan Muhammadiyah di Sleman.

Loading

Musyker PCM Tempel di SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Bersama Menuju Masyarakat Tempel Berkemajuan

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Dengan mengambil tema, “Bersama menuju masyarakat Tempel berkemajuan”,  Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempel menggelar acara Musyawarah Kerja Cabang/Musykercab pada Ahad, 28 Juli 2024 di SMP Muhammadiyah 1 Tempel Jalan Tempel-Seyegan KM 5,5 Gendol, Sumberrejo, Tempel, Sleman.  Acara dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempel, seluruh majelis PCM Tempel, PCA Tempel, PM dan NA Tempel, PRM dan PRA Sumberrejo, Kokam Tempel serta Kepala sekolah dan Guru karyawan SMP Muhammadiyah 1 Tempel. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tempel, H. Samsul Alam, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran segenap hadirin bahwa kita harus terus mendukung AUM/Amal Usaha Muhammadiyah di Tempel diantaranya SMP Muhammadiyah 1 Tempel yang kita gunakan untuk Musykercab ini. Semoga semaikin maju dan berkembang. Aamiin. Dalam sambutan dan pembukaan oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA menyampaikan bahwa  “Musykercab yang dilaksanakan PCM Tempel ini kita apresiasi sebaik-baiknya kenapa? Sesungguhnya yang kita tulis itu yang kita kerjakan dan apa yang kita kerjakan harus kita tulis. Mudah-mudahan dalam musykercab ini dapat berjalan baik, berkemajuan dan mencerahkan. Muhammadiyah berkemajuan itu adalah memiliki 5 ciri pokok.” Pertama, Muhammadiyah tetap bertauhid dengan benar yakni tauhid ada tiga Rububiyah, Uluhiyah dan Asma wasifat. Rububiyah, artinya yakin tidak ada Rabb yang disembah kecuali Allah, Uluhiyah, yaitu tauhid yang benar-benar tidak ada ilah selain Allah, Allah adalah mengesakan seluruh bentuk ibadah kepada Allah, Asma wasifat, bahwa Allah itu mempunyai nama-nama dan sifat yang sangat baik perlu kita manifestasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ciri Kedua, Wasathiyah, maknanya jangan sampai bermakna harus ikut beribadah dengan agama lain tapi wasathiyah sesuai tuntunan Islam. Ciri ketiga melaksanakan agama yang rahmatan lil alamiin, kita harus menjaga kelestarian dan kekompakan dengan warganya. Ciri keempat, Muhammadiyah berkeyakinan bahwa dalam Islam harus ada gerakan ijtihad dan tajdid/pembaharuan dalam metodologi. Ciri kelima, Muhammadiyah tetap berpegang teguh pada Al Qur’an dan Sunah. Sementara itu Sekretaris PCM Tempel H. Supardi, M.Pd menyampaikan pokok-pokok hasil Musykercab Muhammadiyah Tempel yang berlangsung dari pagi sampai jelang Ashar sebagai berikut: 1. Pendataan dan optimalisasi pemanfaatan tanah wakaf 2. Intensifikasi iuran organisasi 4. Optimalisasi penggalangan  LAZISMU dan peremajaan AmbulanMu 5. Intensifikasi kajian Islam warga Muhammadiyah dan pengembangan masjid 6. Revitalisasi pondok pesantren 7. Pendirian  BUMM Tempel 8. Peningkatan mutu pendidikan dasar Muhammadiyah di Tempel Semoga dengan berpegang teguh pada hasil-hasil Musykercab Muhammadiyah Tempel dapat menjadikan Muhammadiyah di Tempel lebih berkemajuan dan selalu mendapat ridho Allah SWT. Aamiin. Bravo PCM Tempel !!! Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd, KS SMPM 1 Tempel, MPI PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pernyataan sikap Masyarakat Muhammadiyah Kapanewon Ngaglik Atas Maraknya Peredaran Minuman Keras Di Yogyakarta

Ngaglik.Pdmsleman.Or.Id Konsumsi minuman keras merupakan tradisi masyarakat jahiliyah, dan secara tegas diharamkan oleh Allah Swt. dalam beberapa ayat Al-Qur’an, misalnya QS. Al-Maidah ayat 90 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar (minuman keras), berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” Dalam hadits riwayat Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Apabila umatku telah menghalalkan lima perkara maka wajib atas mereka kebinasaan, yaitu apabila telah muncul  saling laknat-melaknati, mereka telah meminum berbagai khamar, memakai sutera, mendatangkan biduan, dan laki-laki merasa cukup dengan laki-laki (gay) dan wanita dengan wanita (lesbian). Saat ini peredaran minuman keras di Yogyakarta sudah semakin masif, toko yang memperjualbelikan minuman keras menjamur di mana-mana bahkan sampai ke polosok desa, dan anak-anak muda sebagai generasi penerus umat tak luput dari sasaran peredaran minuman keras. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena terjadi di Kota Pelajar yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Berkaitan dengan hal itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kapanewon Ngaglik dengan mengatasnamakan Keluarga Besar Muhammadiyah Kapanewon Ngaglik secara tegas menyatakan sikap: Demikian pernyataan sikap ini dibuat semata-mata untuk meraih ridha Allah dan bentuk kepedulian terhadap kemaslahatan umat. PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH KAPANEWON NGAGLIK Ngaglik, 15 Muharram 1446 H   21 Juli 2024 M Ketua,     Prof. Dr. Ir. H. Sukamta, S.T., M.T., IPU., ASEAN. ENG.NBM. 779 033 Sekretaris,     Maman Sulaeman, S.HutNBM. 1 418 425

Loading