Assertive Communication To Enhance Family Mental Health, Peran Nasyiatul Aisyiyah Dalam Kesehatan Mental Keluarga

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Nasyiatul Aisyiyah kini sudah berusia 93/96 tahun dan dalam merayakanya Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNA DIY)  menyelenggarakan kegiatan semarak milad Nasyiatul ‘Aisyiyah berupa  Talkshow  dengan mengangkat tema “Assertive Communication To Enhance Family Mental Health”. Talkshow tersebut terselenggara atas kerjasama PWNA DIY, PDNA Sleman,  Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Kabupatenupaten Sleman. Acara talkshow ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 di pendopo rumah dinas bupati Sleman. Narasumber kegiatan talkshow semarak milad diisi oleh Dini Melani M, S.KM., S. ST., M. KEB dari Dinas Kesehatan Sleman dengan membahas materi yang berkaitan dengan kesehatan mental pada pemuda, lansia dan disabilitas. Audiens dalam talkshow tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan yaitu Nasyiatul ‘Aisyiyah se Kabupaten sleman, PDNA/PDPM se Diy, dan dukungan dari PDM Sleman yang menghadirkan Guru SMP, SMA, SMK Muhammadiyah se Kabupaten Sleman, para lansia dan rekan rekan disabilitas dari Himpunan wanita disabilitas Kabupaten Sleman. Talkshow dikolaborasi kan dengan ayunda Intan Puspitasari S.Psi., M.A. dari PWNA DIY selaku Sekretaris Departemen Penelitian Dan Publikasi yang menyampaikan pentingnya komunikasi asertif  yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dalam keluarga. Selain itu, talkshow dalam semarak milad NA ini dihadiri oleh Bupti Sleman, Hj Kustini Sripurnomo yang  dalam keynote speech menyampaikan bahwa “ untuk melakukan penguatan perlu adanya sosialisasi tentang kesehatan mental dan disisi lain, beliau memberikan bantuan bagi para lansia dan disabilitas di Sleman”. Selain itu, Pimpinan wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah DIY juga mensosialisasikan tentang lembaga keluarga sakinah yang dinamai Family Learning Center atau biasa disebut dengan FLC yakni sebuah lembaga baru dibawah naungan PWM DIY yang memiliki program layanan konseling baik daring ataupun luring sebagai pusat pembelajaran dan konsultasi keluarga. Selain layanan konseling, FLC juga membuka layanan bantuan hukum. Pesan ketua umum PPNA Ariati Dina, S.Si M.Pd untuk senantiasa aktif berkegiatan, bersosialisasi untuk menjaga kesehatan mental dan mengapresiasi kegiatan semarak milad yang inklusif melibatkan berbagai kalangan. Reportase Isna fatimah (PDNA Sleman) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Keluarga Besar Muhammadiyah Turi Gelar Kegiatan GowesMu: Ajang Olahraga dan Silaturahmi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka memupuk kebersamaan dan menjaga kesehatan, Keluarga Besar Muhammadiyah Turi melalui Majelis Tabligh, SB, POR, RB, dan Kader PCM Turi mengadakan kegiatan GowesMu. Acara yang diadakan pada Ahad, 23 Juni 2024 ini mengundang antusiasme masyarakat setempat. GowesMu bukan hanya sekadar kegiatan bersepeda biasa, melainkan juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi di antara anggota Muhammadiyah dan masyarakat Turi. Dengan titik kumpul di Masjid Baiturrahim Turi, acara ini dimulai tepat pukul 06.00 WIB, yang dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Para peserta mengayuh sepedanya melalui rute yang menantang namun penuh dengan pemandangan indah. Dimulai dari Perempatan Turi, rute berlanjut ke Watuadeg, Pulowatu, Pakem, Degolan, Balong, Karanggeneng, Dukuh, hingga Kembangarum, sebelum akhirnya kembali ke Turi. “Rutenya cukup menantang, tetapi pemandangan di sepanjang jalan sangat memanjakan mata. Selain itu, bersepeda bersama seperti ini sangat menyenangkan,” Koordinator POR, Suharyadi, menyampaikan kepada Arief Hartanto pada Ahad pagi. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Selain sehat, kita juga bisa saling mengenal lebih dekat,” kata Tri Hartanto, salah satu peserta yang ikut gowes kali ini dan harapannya ini bisa berlanjut. Kesuksesan GowesMu ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk panitia penyelenggara dari Majelis Tabligh, SB, POR, RB, dan Kader PCM Turi. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terlaksananya GowesMu. Semoga kegiatan ini bisa rutin diadakan setiap tahun,” ungkap Suharyadi. Dalam kesempatan ini, panitia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan untuk menjaga kesehatan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Mereka berharap, melalui kegiatan seperti GowesMu, semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga dapat terus terjaga. “Kami berharap, kegiatan GowesMu ini bisa menjadi contoh untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya. Mari kita jaga kesehatan dan kebersamaan,” pesan Suharyadi. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi di antara anggota Muhammadiyah dan masyarakat Turi. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, GowesMu diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan.

Loading

PDA Sleman Ikuti Gelar  Pelatihan Pemulasaran Jenazah DMI Kabupaten Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di serambi Masjid Agung Sleman, Bidang Perempuan P.D. Dewan Masjid Indonesia (DMI.) menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah pada Hari Rabu 19 Juni 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam merawat atau mengurusi jenazah sesuai syariat, Pelatihan   diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari 9 orang  Pimpinan Cabang Muslimat, 9 orang Pimpinan Daerah Aisiyah,  P.C. DMI kapanewon serta pengurus harian DMI.  Bertindak selaku nara sumber adalah Drs.H.Dumono, M.Pd.I  tenaga ahli Pemulasaran Jenazah pada Rumah Sakit ternama di Kabupaten Sleman, serta pelatih perguruan tinggi, Lembaga keagamaan dan social. Acara Ini dibuka oleh   Drs. H. Masuko Haryono, selaku Ketua DMI. Kab. Sleman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Ibu-ibu yang hadir adalah para utusan dari organisasi baik  DMI maupun Aisyah dan Muslimat, agar bisa menularkan kemampuannya dalam mengurus jenazah, sehingga mampu memperbaiki system yang sudah ada selama ini di kampung dan jamaahnya masing-masing, serta menjadi contoh praktek pemulasaran jenazah yang benar. Acara dimulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars DMI serta sambutan dan pemaparan materi. Materi pelatihan terbagi menjadi 2 yaitu teori dan praktek. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut terbukti dari ke keaktifan dalam bertanya dan mencatat serta merekam demonstrasi tahapan mengafani jenazah. Dalam praktek pemulasaran diawali dengan peragaan memandikan jenazah dan tayamum bila tidak ada air. Menurut Dumono, “ terdapat beberapa perbedaan antara jenazah perempuan dan laki-laki, diantaranya adalah kain yang dipotong untuk perempuan diberi kain segitiga sebagai kerudung, kain penutup bagian badan atas atau baju serta kain bagian bawah atau basahan”. Jika rambut perempuan panjang, maka disisir kemudian dikepang tiga. Petugas  memandikan diprioritaskan bagi keluarga atau muhrim, dan tetangga atau masyarakat sesama perempuan. Terselenggaranya acara ini atas dukungan penuh pendanaan dari Pemda Kabupaten Sleman.   Rangkaian acara diakhiri pukul 17.00, masing-masing peserta juga mendapat paket bingkisan dari DMI. Bidang Perempuan DMI Sleman bergerak Bersama mencerdaskan perempuan Sleman Reportase Heni Wahyu – Hanik Rosyada Editor  Arief Hartanto

Loading

Sholat Idul Adha 1445 PHBI PRM Sidoharjo di Lapangan Ngablak Senin 10 Dzulhidjah 1445 H/17 Juni 2024

Turi, Pdmsleman.Or.Id

Loading

Mencegah Kekerasan Online Bagi Generasi Muda

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Di tengah semakin luasnya jangkauan internet, canggihnya perkembangan dan penyebaran teknologi informasi, serta populernya penggunaan media sosial, telah menghadirkan bentuk-bentuk baru kekerasan berbasis gender. “ Kekerasan berbasis gender online (KBGO) atau KBG yang difasilitasi teknologi, sama seperti kekerasan berbasis gender di dunia nyata, tindak kekerasan tersebut harus memiliki niatan atau maksud melecehkan korban berdasarkan gender atau seksual”, Demikian disampaikan oleh Wahyu Purhantara, MM, selaku Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PDM Sleman, mewakili Ketua PDM Sleman pada acara Pemberdayaan Pemuda dengan tema : Pemuda Cerdas Digital: Mencegah Kekerasan dan Membangun Empati Online. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 15 Juni 2024 bertempat      di gedung  PDM Sleman Pandowoharjo Sleman DIY dengan peserta perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah se Sleman. Bentuk kekerasan online tersebut penting dibedakan agar solusi yang diberikan lebih tepat dan efektif. Jika KBGO yang terjadi, lanjutnya, solusinya bukan semata penegakan hukum, tetapi juga perlu intervensi yang mampu mengubah cara pandang pelaku terkait relasi gender dan seksual dengan korban. Menurut aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak ini, tanpa intervensi ini, setelah menjalani hukuman, pelaku akan tetap memiliki cara pandang bias gender dan seksual. Sejak 2015, Komnas Perempuan telah memberikan catatan tentang kekerasan terhadap perempuan yang terkait dengan dunia online, dan menggarisbawahi bahwa kekerasan dan kejahatan siber memiliki pola kasus yang semakin rumit. Di Yogyakarta sendiri, kondisi kekerasan online sudah mencapat “mengkhawatirkan”. Banyak terjadi kasus kekerasan yang melanda generasi muda melalui medsos, yag dimulai dari kekerasan psikis, lalu menuju kekerasan fisik dan seksual. Oleh karena itu, kata Wahyu Pur yang juga sebagai Ketua Forum LKSA Kabupaten Sleman, perlindungan terhadap privasi di dunia maya adalah kunci utama keamanan diri dari berbagai kekerasan atau kejahatan di dunia maya. Pada dasarnya, dalam ranah online, perlindungan diri adalah hal yang utama, khususnya terhadap data sensitif, dari siapa pun yang bisa mengaksesinformasi tersebut, baik secara online maupun offline. Perlu diketahui, kegiatan seperti ini sebagai bentuk kolaborasi antara Divisi Samara MPKS PDM Sleman dengan Program Pascasarjana Jurusan Psikologi Universitas Ahmad Dahlan yangdihadiri oleh kalangan muda yang tergabung di Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Sleman, demikian lanjutnya ketika menutup sambutanya. Reportase Wahyu Purhantoro MM, MPKS PDM Sleman Editor  Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Gelar Pelepasan Peserta Didik SMP Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Senin, 10 Juni 2024  menjadi hari yang bersejarah bagi 100 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Setelah berjuang selama 3 tahun dan  menyelesaikan ujian, tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu acara Pelepasan. Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk menandai berakhirnya masa belajar siswa kelas IX. Acara tersebut diselenggarakan di  Lapangan Sport Center SMP Muhammadiyah 1 Sleman mulai 07.00 WIB. Turut diundang Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widaryana, M. M. Pengawas Menejerial SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Sri Winarti, M.Pd. Hadir pula Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Suyono, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., Komite Sekolah, Winarto dan Dr. Supriyadi, MM, , Bhabinkamtinas, Sudaryono, Babinsa, Hadi Suroso. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK dan SD yang bermitra dengan SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Lurah Triharjo, Irawan, S, IP, Dukuh dari semua kelurahan Triharjo, orang tua/wali murid kelas IX, dewan guru, serta staff tata usaha. Ketua Panitia, Angguntia Dwi Saputra, S. Pd menyampaikan tema wisuda kali ini, “Mewujudkan Alumni yang Tangguh berjiwa kepemimpinan dan berintegritas untuk melangkah menuju masa depan gemilang”. Tema ini diambil dengan harapan siswa memiliki jiwa kepemimpinan untuk melanjutkan perjalanan kehidupan berikutnya. Acara pelepasan diawali dengan masuknya para siswa dan siswi kelas IX dengan diiringi gending jawa, selanjutnya penampilan tapak suci perwakilan siswa kelas VIII, dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Kemudian sambutan Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman dan Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuliastuti, AP, M.Pd. menyampaikan kepada siswa dan siswi untuk mempersiapkan langkah panjang guna meraih cita-cita menuju gerbang kesuksesan di masa depan. Beliau juga berpesan agar siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk tetap semangat menuntut ilmu sampai  jenjang perguruan tinggi dan menanamkan pada diri sendiri bahwa cita-cita bisa diraih dengan bekerja keras, berusaha dan berdoa serta menjunjung tinggi almamater sekolah. Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa dan siswi  yang telah menyelesaikan Pendidikan di bangku SMP. “Raihlah cita-cita kalian dengan penuh semangat agar bisa mengantarkan kalian ke gerbang kesuksesan yang akan datang di masa depan”. Pesannya Puncak acara, dilaksanakan pengalungan Samir dan dokumen kelulusan oleh wali kelas masing-masing dari kelas IX, sebagai tanda selesainya masa belajar selama 3 tahun ini di SMP muhamamdiyah 1 Sleman. Tak lupa juga pemberian penghargaan kepada alumni yang berprestasi, baik itu pencapaian akademik maupun nonakademik. Acara selanjutnya adalah sambutan dari kepala sekolah Amin Darojat, S. Pd. I. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada siswa dan siswa kelas IX, “Kelulusan bukanlah akhir dari suatu perjalanan, melainkan langkah awal yang dimana kita harus lebih bekerja keras dan belajar serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar guna menuju masa depan yang dicita-citakan.” Pada Hari Senin, tanggal 10 Juni 2024 pukul 09.45 WIB secara resmi kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Amin Darojat, S. Pd.I, menyerahkan kembali siswa dan siswi kelas IX kepada Orang Tua/ wali siswa untuk melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang selanjutnya. Acara pelepasan diakhiri dengan pentas seni siswa dan persembahan terakhir dari kelas IX untuk bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Ini merupakan momen hiburan bagi para siswa, hadirin dan bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Pentas seni siswa juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama di SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Dengan acara pelepasan ini, diharapkan para siswa dan siswi kelas IX merasa dihargai dan siap melanjutkan perjalanan mereka dalam mencapai impian dan meraih kesuksesan di masa depan. Sekali lagi selamat dan sukses kepada para siswa dan siswi, tetap semangat dan dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga nama baik almamater. MUSELA…. Langkung Sae …. Reportase Latifah Lisa Nur Aini SMP Muhammadiyah 1 Sleman Editor  Arief Hartanto SE  MPI PDM Sleman

Loading

Hari Bermuhammadiyah -Silaturrahim & Pengajian PDM Sleman-Gedung Dakwah PCM Turi-Jum’at 7 Juni 2024

Loading