Memajukan Sekolah Muhammadiyah, Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Sleman Ikuti Baitul Arqom Advance di UMM Malang

Malang – Pdmsleman.Or.id Bertempat di Hotel Kapal Garden Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) dan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman menyelenggarakan Baitul Arqam Advance Angkatan Kedua pada hari Selasa-Jum’at, 26-29 September 2023. Kegiatan yang diikuti 74 Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman ini dibuka oleh Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi Majelis Dikdasmen PNF dan MPKSDI, Abdul Kasri yang didampingi Pimpinan Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman Suyono dan Ketua MPKSDI PDM Sleman Hendro Sucipto. Disamping itu, dalam pembukaan tersebut dihadiri pula para Wakil Ketua PDM Sleman. Dalam sambutannya, Abdul Kasri menyampaikan bahwa “Pimpinan PDM, Majelis, Lembaga, Pimpinan AUM dan Kepala Sekolah merupakan pelaksana program hasil keputusan, baik di tingkat Pusat-Daerah. Pelaksana keputusan itu, salah satunya adalah memimpinkan dengan mengedepankan keteladanan dan musyawarah dalam mengambil kebijakan.” Bapak Suyono, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman mengatakan, Bapak/Ibu Kepala Sekolah merupakan pemimpin sekaligus teladan utama di Sekolah Muhammadiyah. Melalui BA Advance ini diharapkan mengalami peningkatan dalam bermuhammadiyah, berislam dan memajukan sekolah Muhammadiyah. Disamping itu, beliau menekankan “sebagai kepala sekolah jangan tergoda dengan rumput tetangga yang lebih hijau, kepala sekolah harus memiliki komitmen yang tinggi sebagai pemimpin di sekolah Muhammadiyah,” ujar Wakil Ketua PDM Sleman bagian pendidikan. Dikdasmen PNF dan MPKSDI PDM Sleman bekerjasama dengan BKS SD/MI Muhammadiyah Sleman menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom (BA) Advance di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sementara Ketua MPKSDI PDM Sleman Handro Sucipto menjelaskan bahwa “kegiatan BA di Muhammadiyah merupakan kegiatan penting dalam membangun dan menguatkan ideologi keislaman dan kemuhammadiyah bagi anggota Muhammadiyah. Terkhusus bapak/ibu yang hari ini mengikuti BA Advance yang merupakan perkaderan tingkat purna dalam jenjang perkaderan di Muhammadiyah.” Fokus dalam BA ini adalah bagaimana peserta memiliki nalar kritis, terlebih sebagai Kepala Sekolah dalam menjalankan amanah persyarikatan. Sedangkan tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengembangkan Muhammadiyah melalui sekolah yang dipimpin dengan ruh Muhammadiyah dan semangat tajdid. Kegiatan BA Advance dapat terselenggara berkat dukungan dan Kerjasama anatara PDM Sleman, Majelis Dikdasmen PNF, Majelis MPKSDI, dan BKS SD/MI Muhammadiyah Sleman, serta bantuan dari UMM Malang. Reportase      : Basyir-MPKSDI PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Berkemajuan Mewujudkan Wonokerto II Berkeadaban

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pada Ahad 24 September 2023 Berlangsung riuh dan haru, Musyawarah Ranting Muhammadiyah Wonokerto II yang dilaksanakan di Gedung pertemuan SD N Banyuurip II, Wonokerto, Turi, Sleman terlihat sangat antusias diikuti oleh kader muda Muhammadiyah dan Aisyiyah Wonokerto, Turi. Beberapa kader Muhammadiyah dan Aisyiyah yang memenuhi gedung Aula tersebut dihadiri kader dari kedua padukuhan yakni Garongan Pojok dan Garongan Kembang Kepanewonan Turi. Acara yang bertajuk dengan tema “Muhammadiyah Berkemajuan Mewujudkan Wonokerto II Berkeadaban” dimaksudkan mampu membawa kemaslahatan dan melahirkan pimpinan yang mampu melakukan gerakan dakwah di perserikatan ranting maupun ke jamaah secara individu. Runtutan acara inti acara tersebut adalah pemilihan anggota pimpinan ranting Wonokerto II periode 2022 – 2027, Laporan pertanggungjawaban PRM 2015 -2020, Progam Kerja PRM periode 2022 -2027. Adapun anggota Musyawarah sesuai dengan ART pasal 29 bahwa Anggota pimpinan Ranting disahkan oleh Pimpinan Cabang serta Wakil Ortom Angkatan Muda Muhammadiyah tingkat ranting dan dihadiri pula 2 (dua) orang undangan khusus dari PCM Turi  Drs. Bambang Rahmanto dan Supratikno. S.Pd Suara paduan ibu-ibu Aisyiyah dengan lirik-lirik dan tema berkemajuan mengawali acara tersebut, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah. Qori’ dan qoriah cilik dari PRM Wonokerti juga ditampilkan di acara tersebut sebelum acara sambutan oleh tamu undangan. Acara inti yaitu pemilihan anggota pimpinan Ranting Muhammadiyah Wonokerto II dilakukan secara langsung, bebas, dan rahasia dengan memilih sebanyak 9 orang calon-calon tetap yang ditampilkan oleh panitia pemilihan yakni dengan menggunakan kartu suara. 9 (sembilan) formatur PRM Wonokerto II sesuai perolehan suara diantaranya : Arwan Arifin (18), Winarto, S.Pd. (17), Sarno, Amd (16), Anton Kurniawan, S.Apt (14), H. Suwanto (13), Dwi Isnanto (13), Yuda Sutawa (13), Sariyo Atmojo (12), H. Akhmad Khairudin, M.B.A. (10).  Dari kesembilan formatur dengan perolehan suara terbanyak tersebut kemudian melakukan siding untuk penetapan Ketua PRM Wonokerto II dengan ketua Sarno, Amd, sebagai ketua, Winarto, SP.d sebagai sekertaris 1 dan Anton Kurniawan sebagai sekertaris 2, Akhmad Khairudin, M.B.A sebagai Bendara 1 dan Arwan Arifin sebagai bendahara 2.  Strutktur organisasi baru tersebut dibentuk sebagai kombinasi generasi milenial dengan pengurus lama agar “transfer knowledge” dan kaderisasi ke pengurus muda mampu dilakukan pendekatan, sosialisasi, dan menggerakkan anggota muda Muhammadiyah secara intensif. Sementara itu di kepengurusan Aisyiyah  Wonokerto II terpilih Hj. Sri Wulanti sebagai ketua 1 dan Hj. Kusmiyati sebagai ketua 2, Indriyasari Widianti Amd kep sekertaris 1, dan Hartinah sebagai sekertaris. Pembentukan bendahara dan struktur kepengurusan lainnya akan dilaksanakan secara seksama di lain hari pada agenda rapat Aisyiyah.  Kepengurusan PRM dan PRA Wonokerto tersbut diharapkan juga dapat melakukan konsolidasi dan penguatan di bidang organisasi dan takmir masjid di bawah naungan PRM Wonokerto II, penguatan ideologi Muhammadiyah, penguatan bidang tabligh dan dakwah, kader dan pengembangan SDM, Kesehatan dan pelayanan sosial, bidang Pendidikan, pemberdayaan ekonomi, bidang wakaf, sarana dan kegiatan lainnya.  Adapun kegiatan yang selama ini mampu dikelola baik oleh kepengurusan lama adalah koordinasi takmir masjid di Masjid Alhidayah Projayan, Masjid Al Huda Pijik, Masjid Asholeh Garingan, dan Mushola Al Hidayah Ledok. Koordinasi takmir tersebut mampu menggerakan beberapa program diantaranya mendorong terlaksananya jamaah sholat fardu di masjid, kajian mingguan dan kuliah shubuh, serta kajian bulanan yang di lakukan di setiap masjid-masjid tersebut termasuk pengajian rutin Ahad pagi di masjid As Sholeh yang di hadiri oleh beberapa jamaah Muhammadiyah di wilayah Kepanewonan Turi. Menurut Drs. H Suwanto yang notabennya adalah penggerak dan pengurus lama di PRM Wonokerto II, kepengurusan PRM Wonokerto II sudah baik dan berjalan lancar hanya perlu kaderisasi oleh kaum muda milenial agar senantiasa pemuda-pemudi mampu menempatkan sandaran mereka di masjid untuk berdikusi, beropini dan melahirkan gerakan amar ma’ruf nahi munkar yang nyata. Sementara itu Ketua PCM Kepanewonan Turi Bambang Rahmanto menambahkan dalam pidatonya, bentuk gerakan Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada kajian dan pengajian namun juga pengkaderan dai muda dan imam masjid, menjenguk anggota jamaah yang sakit, memberikan santunan, mengurus jenazah, menggalang dana kemanusiaan, menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan Kesehatan,memajukan bidang kependidikan (TPA) ,pemberdayaan ekonomi seperti mengelola ZIS bekerjasama dengan LAZISMU, melakukan kepengurusan wakaf, saran dan kegiatan lainnya seperti sertifikasi arah kiblat, hingga pada pemeliharaan fasilitas masjid dan mushola. Reportase : H. Akhmad Khairudin, S.S., M.B.A. PRM Wonokerto 2 Editor : Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Balecatur dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Balecatur Selatan serta Pimpinan Ranting Aisyiah gelar Musyran.

Gamping, Pdmsleman.Or,Id Musyran ke 12 PRM Balecatur, Musyran ke 1 PRM Balecatur Selatan, Musyran ke 11 PRA Balecatur dilaksanakan pada hari ini Ahad 24 September 2023 bertempat di Gedung SD Muhammadiyah Balecatur di Sumber. Dalam pembukaan Musyran yang di hadiri oleh sekitar 200 orang undangan di buka oleh ketua PCM Gamping Muhaimin, M.Pd yang  dalam sambutannya Muhaimin menekankan bahwa “ Muhammadiyah adalah merupakan gerakan yang meliputi Ideologi, Organisai,  Dakwah, dan Tajdid sehingga di karenakan organisasi ini gerakan maka harus bergerak seiring dengan kemajuan perdaban  terutama bidang Tajdid atau pembaharuan”. Ditegaskan oleh Muhaimin keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 48 ada salah satu keputusannya yakni Risalah Islam Berkemajuan yang didalamnya ada 5 Kharateristik. Dalam Risalah Berkemajuan disamping itu Muhaimin mengatakan bahwa Musyran merupakan hal yang sangat penting dalam Struktur Organisasi Persyarikatan Tingkat ranting sebagai ajang Laporan,  Kaderisasi / Pemilihan Pimpinan dan Penyusunan rancangan Program. Sebelumnya di acara tersebut juga di dahului dengan Sambutan Ketua PRM Balecatur Selatan Imam Sukiman, BA dan H. Warana Mewakili Pemerintah Kalurahan Balecatur. Dalam sambutannya Imam Sukiman menjelaskan bahwa “PRM Balecatur ini sudah hampir berumur 65 tahun lebih dan merupakan salah satu Ranting Awal yang berdiri di Cabang Gamping yang diinisiasi oleh Mbah Probo”. Dalam pidatonya H. Warana mewakili Pemerintah Kalurahan Balecatur memberikan Apresiasi terhadap Muhammadiyah dan Aisyiyah di Balecatur yang telah ikut memberikan  sumbangsih bagi kemajuan di Balecatur dalam hal Pembinaan Spiritual Keagamaan dan Kemanusiaan Universal dengan Tag Line  Menjadikan Balecatur Berkemajuan. Di dalam acara  Musyran Kali ini juga ada Laporan Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah, didalam salah satu laporannya  menurut Subkhan Fauzi PRM Balecatur selama Pandemi Covid 19 juga berperan aktif di dalam Penanganan Covid 19 dengan Mendirikan MCCC tingkat ranting yang di motori oleh PR Pemuda Muhammadiyah dan PR Nasyiatul Aisyiyah dengan memberikan Bantuan Materi kepada Warga Balecatur yang terdampak langsung maupun tidak langsung dan juga bekerja sama dengan PRM Balecatur Selatan dan PR Aisyiah Balecatur berhasil melakukan inisiasi mendirikan Klinik Pratama PKU  Muhammadiyah Balecatur yang nantinya merupakan Binaan dari RS PKU Muhammadiyah Gamping. Musyran kali ini juga telah memilih Formatur masing masing 7 orang Formatur  (PRM Balecatur, PRM Balecatur Selatan dan PRA Balecatur)  dan menetapkan Ketua PRM Balecatur  Imam Sukiman BA Sekretaris : M.Nur Setiawan, Ketua PRM Balecatur Selatan Luqman Johannudin dengan Sekretaris : Dwi Medi Hartono sedangkan PRA Balecatur dengan Ketua   Hj. Suprihatin AMD dengan Sekretaris Umi Fathonah M.Pd. Musyran ini juga membagi kewilayahan PRM Balecatur ( Nyamplung Lor dan Kidul, Gejawan Wetan dan Kulon, Pereng Kembang,  Pereng Dawe, Pasekan Lor dan Kidul, Sumber, Sumber Gamol, Ngaran, Kluwih) dan PRM Balecatur Selatan ( Jitengan, Sembung, Temuwuh Lor dan Kidul, Jatisawit) yang semata mata untuk lebih masifnya dakwah di Balecatur dan juga sepakat untuk nama tetap. Juga tidak kalah penting dalam Musyran ini menyusun Usulan Program Kerja untuk Periode tahun 2022 – 2027 yang point pentingnya antaranya : Fokus Pemenangan SYAUQI SOERATNO sebagai DPD DIY dengan membentuk TPR, Melanjutkan Pembangunan Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Balecatur s.d ijin Operasional di terbitkan.,melaksanakan Pemekaran Ranting Kembali dan ikut berpartisipasi dalam pemenuhan Struktur Pemerintah/ Pamong Desa dengan mendorong kader Muhammadiyah untuk ikut berpartisipasi aktif Dan dalam sambutan Penutupan dari ke 3 ketua terpilih mengajak Kolaborasi, Sinergi,  On The Track dalam Penyusunan Progam sekaligus Pelaksanaanya, Komitmen dan Loyal serta Istiqomah dalam menjalankan amanah tersebut juga mohon dukungan dari semua pihak di Balecatur baik Internal Muhammadiyah maupun eksternal. Reportase        : Subkhan Fauzi PRM Balecatur Editor             : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Seyegan Gelar Pengukuhan Pimpinan dan Anggota Majelis untuk periode 2022-2027 di SMK Muhammadiyah Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Seyegan Gelar Pengukuhan Pimpinan dan Anggota Majelis untuk periode 2022-2027 di SMK Muhammadiyah Seyegan.Dalam acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Panewu Seyegan Samino, S.IP.,M.Ec.Dev, Koramil Seyegan, Lurah Margomulyo Eko Puji Mulyanto, Ketua PDM Sleman Harjaka, S.Pd., S. Ag.,MA., Ketua PDA Sleman Hj. Hanik Rosyada, M.Ag., segenap Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Seyegan serta perwakilan dari ranting muhammadiyah & ‘Aisyiyah se cabang Seyegan beserta tamu undangan. H.Mulyono, S.Pd,M.Si. Sebagai ketua PCM sebelumnya periode 2015-2022 berpesan: “Amal usaha yang sudah ada agar dipelihara dengan baik, kepengurusan yang baru harus bisa meningkat secara kualitas dan kuantitas, termasuk bisa mengajak kader-kader muda muhammadiyahnya agar bisa regenerasi kader dalam jajaran kepengurusan PCM dalam menggerakan organisasi muhamammadiyah di Seyegan” Dilanjutkan sambutan oleh Drs.H.Tri Subandi, M.Pd. sebagai ketua PCM Seyegan periode 2022-2027 Kepada para tamu undangan dan seluruh anggota majelis, “PCM kedepan sebisa mungkin mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian, mari sama-sama menggairahkan jama’ah  Muhammadiyah di Seyegan, mengoptimalkan ranting dalam menggairahkan jamaah, sekaligus Cabang harus terus berkembang dalam berdakwah berkemajuan di Seyegan. Begitu juga oleh Hj. Sarju, S.Pd. ketua PCA Seyegan 2022-2027 menyampaikan  “Kepada seluruh anggota ‘Aisyiyah Seyegan untuk terus mendukung sepenuhnya program PCA menuju aisyiyah yang berkeadaban dan mari ibu ibu, kita Bergembira bersama bersama ‘Aisyiyah dan menerapkan kolektif kolegial dalam menggerakan proker PCA Seyegan kedepan. Turut hadir   Panewu Seyegan Samino, Msc yang dalam sambutanya memberikan selamat kepada seluruh jajaran dan pengurus yang sudah dilantik. “Berawal dari hal yang baik insyaAllah akan menghasilkan yang baik, maka terus berbuatlah yang baik insya Allah menjadi amal jariyah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran” Polarasisi politik dimana-mana, semoga tidak terjadi polarisasi di tubuh Muhammadiyah. Tingkat stunting dan kemiskinan semakin tinggi, dimohon ikut kontribusi dan bersinergi dalam menangani masalah tersebut, termasuk dalam menangani problematika mendidik anak-anak penerus kita agar tidak terjadi kenakalan remaja, dengan cara mengkaderisasi dan merangkul anak mudanya dalam ikut serta menggerakan dakwah di Seyegan, khususnya muhammadiyah di Seyegan dan agar bisa bersinergi dengan organisasi yang lain” Ditutup dengan Penguatan idelogi oleh PDM Sleman Harjaka, S.Pd., S. Ag.,MA bahwa ” Muhammadiyah bukan agama, muhammadiyah adalah gerakan berkemajuan”. Lima ciri yang harus dimiliki orang Muhammadiyah : Cirinya  Orang-orang muhammadiyah harus selalu berusaha bertauhid yang murni Bertauhid murni tidak tercampur sifat syirik, tahayul, khurafat, bid’ah. Orang Muhammadiyah itu harus selalu berusaha beribadah kepada Allah, karena ibadah bukan kepentingan Allah karena ibadah kepentingan kita pribadi masing-masing. Tekun beribadah karena ibadah itu merupakan kebutuhan diri sendiri (berusaha untuk sesuai tuntunan rasul) Orang Muhammadiyah harus selalu meningkatkan Pengetahuan (ilmu umum maupun ilmu agama). Orang Muhammadiyah harus selalu berusaha menjadi orang yang bisa di contoh dengan berakhlak yang baik. Berakhlaq mulia karena akhlaq yang mulia itu lebih tinggi dari ilmu. Orang Muhamammadiyah harus selalu berusaha untuk selalu bersatu Mengutamakan persatuan demi mempertahankan negaranya (semangat juang yang tinggi). Reportase  Al Mufti PCM Seyegan MPI Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Forum Pengelola Ambulance Muhammadiyah Sleman Ikuti Pelatihan BHD ( Bantuan Hidup Dasar)  Pemula di PKU Muhammadiyah Gamping

SLEMAN,  Pdmsleman.Or.id Masjid Kyai Sujak di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, menjadi saksi dari antusiasme sekitar 100 pengemudi dan crew ambulance Muhammadiyah yang hadir pada Hari Ahad, 24 September 2023. Mereka berkumpul untuk mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk pemula yang diadakan oleh RS PKU Muhammadiyah Gamping. Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 tersebut diikuti oleh sekitar seratus pengemudi ambulance dari berbagai Titik Layanan Muhammadiyah Sleman. Mereka hadir dengan semangat tinggi untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama di lapangan. Menurut H. Darojat NA mewakili PDM Sleman dan selaku koordinator FORPAM (Forum Pengelolai Ambulance Muhammadiyah ) Sleman, pelatihan BHD ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada masyarakat. “Kami sering berada di garis depan dalam situasi darurat. Pelatihan ini akan membantu kami dalam memberikan pertolongan yang lebih efektif dan profesional,” ungkap Darojat. Sementara Direkur RS PKU Gamping Dr. Faesol menyampaikan, “ sinergi dengan AmblanceMu harus senantiasa ditingkatkan dengan PKU Muhammadiyah Gamping dalam berkhidmat untuk kemanusiaan di Sleman “. Acara pelatihan BHD pemula ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi para pengemudi ambulance Muhammadiyah Sleman. Materi yang diajarkan meliputi teknik-teknik dasar BHD seperti CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), penanganan luka, dan tindakan pertama pada kecelakaan. Puspito, salah seorang perawat IGD,   RS PKU Muhammadiyah Gamping yang menjadi instruktur dalam pelatihan ini, menjelaskan mengenai Sistem penanggulangan Gawat Darueat Terpadu, “Kami berharap para peserta dapat menguasai keterampilan BHD ini dengan baik sehingga dapat memberikan bantuan yang cepat dan tepat saat dibutuhkan.” Sementara materi gawat darurat kekinian disampaikan oleh dr. Eka Yoga Wiratama , meliputi kasus digigit ular, patah tulang dll dilanjutkan  praktek stabilisasi pasien serta restutitusi jantung pasien. Selain itu ambulanceMU ditempelkan stiker one way di kaca belakang ambulanMu se Sleman dengan tujuan untuk sosialisasi dan sukses Syauqi Soeratno calon DPD RI dari Muhammadiyah DIY. Pelatihan BHD pemula ini mendapatkan dukungan penuh dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengemudi ambulance dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat Sleman. Reportase Darojat NA, Juang Mahrom FORPAM PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

HIDIMU Sleman Gumregah Berkemajuan

Pdmsleman.Or.Id        Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) DPD Kab Sleman  hari   Ahad (24-9-2023) mengadakan Musyda  yang pertama. Pada musyda kali ini menindaklanjuti dari hasil Musywil Hidimu DPW Prop. DIY 2023. Musyda HIDIMU Sleman ini termasuk urutan kedua, setelah HIDIMU Bantul menyelenggarakan hal yang sama pada beberapa waktu yang lalu. Pada kesempatan ini, ketua HIDIMU DIY dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Bendahara HIDIMU DPW   Waluyo mengatakan bahwa, “ dalam kondisi terbatas, kaum disabilitas juga punya kelebihan, bisa mandiri, punya kompetensi seperti insan yang lain, maka pemberdayaan disabilitas harus mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat, termasuk kaum disabilitas”. Sementara itu, Wakil Ketua PDM Drs. AS. Ardani memberikan motivasi, bahwa masyarakat muslim itu perlu ukhuwah islamiyah, termasuk kaum disabilitas. “ HIDIMU hadir untuk mewadahi warga disabilitas Muhammadiyah yang ingin berdaya dan berkemajuan”.  Untuk itu, lanjutnya,  “diperlukan syarat yakni taaruf, saling mengeenal sesama anggota; tafahum, saling memahami kebutuhan dan kondisi sesame  dan) ta’awun, yaitu saling menolong kepada sesama. Di HIDIMU, kita akan bisa kumpul, kenal, faham dan slaling menolong kepada sesamac. Semua ini merupakan bentuk amal sholih yaitu amal  yang nyata, sebagai wujud keimanan kita. Manfaat berorganisasi adalah model kerja yang tertata. Dan ini merupakan sebuah kebaikan. “Di HIDIMU menjadi wadah dan kiprah kaum disabel  agar berdaya, tertata, dan dpt meninggalkan kemaksiatan, lanjutnya,” lanjutnya Dari Musyda ini telah berhasil memilih kepengurusan HIDIMU DPD Sleman Peeiode 2022 – 2027 dengan Ketua  Sudaryanti, Sektretaris Wildan, Bendahara  Yuliana, dan Suwarni, Bid Pemberdayaan: Muryati. Di akhir acara, ketua MPKS PDM Sleman menyampaikan bahwa,  Musyda ini menjadi titik awal kebangkitan kaum disabilitas Muhammadiyah Sleman yang selama tidak ada kegiatan. HIDIMU ini akan lebih berdaya dengan membangun jaringan, baik pemerintah maupun swasta. “Jangan sampai kaum disabel dimarginalisasi oleh keadaan, Meski tidak utuh, kita tetep ampuh”, pesan Wahyu Purhantara, menutup kegiatan Musyda ini. Rep: yu Poer MPKS PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading