Dikdasmen PCM Sleman Studi Tiru Dikdasmen PCM Gombong Kebumen

Mengakhiri masa tugas  Dikdasmen PCM Sleman, Jumat, 11 Agustus  2023 mengadakan studi tiru dan banding ke Jajaran Dikdasmen PCM Gombong Kebumen Jateng,  yg pernah dinobatkan sebagai LPCR terbaik Nasional.  Harapannya dapat ditularkan kepada pengurus dikdasmen yg baru, karena beberapa personil masih masuk juga di jajaran pengurus Dikdas.   Ikut membersamai rombongan dari Dikdasmen Sleman, Ketua PCM Sleman. Agus Nurdin BA. Dari Sleman Dikdasmen datang dengan kekuatan penuh. Waka bidang Dikdasmen H Ashari, SIP. Ketua dikdasmen Drs H Muhasdi, sekretaris Nur Wijiyanto, ST, bendahara Drs H Sutejo ST MM, Anggota Broto Purwanto MSi, Tatia Padang MT, Suparyanto SPd. “PCM Gombong terkenal sampai Sleman. Sekelas Cabang sudah memiliki Rumah Sakit tipe B, Universitas Muhammadiyah Gombong dan tentu beberapa AUM lain yang menyertainya. Pasti ada kiat-kiatnya hingga dapat disampaikan kepada kami, siapa tahu Sleman bisa mengadop,” kata Agus Nurdin pimpinan rombongan yang diamini lainnya. Masih banyak pertanyaan lain yang muncul dari teman-teman dikdasmen Sleman. Semuanya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari PCM Gombong. Hadir Ketua PCM Gombong dan jajarannya. Ketua Dikdasmen PCM Gombong dan jajarannya pula. Beberapa diantara mereka adalah para Kepala Sekolah AUM di Gombong dari TK, SD, MI hingga SMP.  Ustadz Abah Hery Pramono, SPd-  Sekretaris Dikdasmen PCM Gombong menjelaskan gerak langkah dan kesigapan pengurus Dikdasmen dalam memajukan Amal Usaha Muhammadiyah. “Semuanya kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, menggembirakan, semata mengharap Ridha-Nya untuk menuju Surga-nya Allah,” terangnya membuka dialog.       Ketua PCM Gombong,  Widiantoro Tri Atmadji, S.Pd, M.M , mengatakan semuanya dimulai dengan kesungguhan. “Yang tidak kalah pentingnya adalah saling bekerja sama. Dan saya memberikan keleluasaan kepada Kepala Sekolah AUM di Gombong untuk mengembangkan sekolahnya. Yang tidak tidak keluar dari akidah dan garis organisasi. Agak “nakal” sedikit tidak mengapa, yang penting untuk kemajuan.”       Ustadz Heri kemudian menjelaskan progres AUM di PCM Gombong. Dari sisi jumlah (kuantitas) hingga kualitasnya. Dari munculnya TK Kreatif Muhammmadiyah hingga hadirnya Pondok Pesantren untuk siswa kelas SMP-SMA. ” Kita perlu kader Muhammadiyah yang handal, maka kita dirikan pondok pesantren ini,” tandas Heri tegas.       Soalnya pergantian Kepala Sekolah, hal biasa. Namun semuanya dikomunikasikan. Untuk dinamika organisasi pun juga kemajuan sekolah yang bersangkutan. Beberapa KS yang hadir memberikan kiat-nya yang tadinya siswa kelas 1 hanya 7 orang hingga menjadi puluhan. Dari yang sekolahnya seperti kandang ayam hingga kini menjadi bertingkat. Mendapatkan kepercayaan masyarakat. Calon siswa sampai indent.       PCM Gombong terus menggeliat jelang Musycab-nya di hari Ahad, 20 Agustus 2023 ke depan.  Sementara Habis Ashar, rombongan dari Dikdasmen PCM Sleman, pamitan. Reportase H. Hari Ashari SIP, PCM Sleman, MPI PDM Sleman

Loading

Ngopeni AUMSOS Wujud Dari Jihadnya Muhammadiyah

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id “MPKS tidak boleh membeda-bedakan kepada masyarakat. Mereka yang bukan warga Muhammadiyah juga harus dilayani dengan professional, semangat jihadnya MPKS merupakan pembumian semangat Al Maun, yaitu diwujudkan dalam bentuk ngopeni layanan sosial,” demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang PMK dan juga sebagai salah satu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. DR. Muhajir Effendi M.AP pada acara pembukaan Rakernas MPKS PP Muhammadiyah di SM Tower  Yogyakarta, 11 Agustus 2023. Lebih lanjut disampaikan bahwa hal itu bertujuan agar tidak terjadi loss generation atau keterlantaran anak akibat broken home orang tuanya, memberdayakan kaum difabel (pengentasan kemiskinan), membina potensi warga senior (lansia), dan lain-lain. Rakernas kali ini mengambil tema: Tajdid AUMSOS Abad ke-2 : Modernisaai Manajemen menuju AUMSOS yang Profesional, Inklusif, dan Mandiri Pada kesempatan itu Menteri Sosial, Dr. Ir. Hj. Tri Rismaharini, M.T., menyampaikan bahwa memberi kesempatan ke AUM Sos (LKS Lembaga Kesejahteraan Sosial) untuk memberdayakan diri, agar setiap LKS atau panti asuhan bisa mandiri, profesional, dan akuntabel. Untuk tujuan ini, menurut putri ketiga dari Siti Mudjiatun dan Mochammad Chuzaini (Pendiri Panti Asuhan Yatim Aisyiah Kediri), Kementerian Sosial akan : pertama, mempermudah proses akreditasi setiap LKS; kedua,  memandirikan panti asuhan  dengan jalan melibatkan stakeholder dan LKS itu sendiri, seperti bidang pertanian, peternakan, perdagangan, dll. Ketiga, memandirikan klien, dengan cara memotivasi dan memberi waktu untuk berkembang lebih baik. Menurut wanita yang pernah menjadi Wali Kota Surabaya mencontohkan kaum difabel yang bangkit sehingga mandiri secara fisik dan secara ekonomi dengan bantuan alat tertentu.  Ia membuka kesempatan kepada setiap LKS ataupun MPKS untuk mengajukan bantuan sosial dalam bantuan makanan, alat bantu kaum difabel, pelatihan untuk layanan sosial, dll. Reportase                     : Gus Poer, Pegiat LKS, MPKS PDM Sleman Editor                           : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Songsong Musycab Muhammadiyah-‘Aisyiyah Moyudan

© Ratusan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Songsong Musycab Muhammadiyah-‘Aisyiyah MoyudanSource: https://www.kabareminggir.com/2023/08/ratusa-jamaah-hadiri-tabligh-akbar.html https://www.kabareminggir.com/2023/08/ratusa-jamaah-hadiri-tabligh-akbar.html

Loading

SMK Muhammadiyah Cangkringan Melakukan Penguatan Karakter Melalui Shalat Berjamaah

Cangkringan, Pdmsleman.Or.Id Sekolah merupakan rumah kedua bagi para siswa yang menuntut ilmu. Mereka berada di sekolah dalam waktu yang cukup lama, sehingga sangat layak jika sekolah menjadi rumah kedua bagi para siswa. Sebagai rumah kedua, sekolah tidak hanya bertugas mengajarkan hal-hal yang bersifat kognitif, namun harus lebih dari itu semua. Di sekolah harus ditanamkan nilai-nilai dan karakter sehingga anak-anak atau siswa-siswa  tumbuh menjadi orang yang berkarakter. Inilah yang disampaikan oleh Ibu Titik Sunarti, S.Pd kepala sekolah SMK Cangkringan pada acara penerimaan mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 Universitas Ahmad`Dahlan Yogyakarta Senin 7 Agustus 2023. SMK Muhammadiyah Cangkringan yang mempunyai siswa 564 orang pada tahun ajaran ini, berusaha untuk melakukan penguatan karakter siswa-siswinya melalui kegiatan shalat jamaah.  Mengapa penanaman karakter dimulai dari shalat berjamaah? Bu Titik menjelaskan bahwa shalat mempunyai fungsi yang sangat besar. Sesuai dengan firman Allah SWT: “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) itu lebih besar keutamaannya dari ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut: 45). Sebagai Amal Usaha Muhammadiyah, SMK Muhammadiyah Cangkringan tergerak untuk menguatkan karakter siswa melalui perbaikan shalat (berjamaah). Jadi pada waktu-waktu shalat, kami menggerakkan semua guru untuk memantau siswa-siswi untuk bisa melakukan shalat dengan benar. Gerakan shalat jamaah yang baik dan benar ini, dimulai dari persiapannya yaitu anak-anak diajarkan bagaimana bacaan-bacaan dalam shalat yang sesuai dengan manhaj tarjih Muhammadiyah. Anak-anak juga diajarkan bagaimana gerakan yang benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Semua guru dan warga sekolah digerakkan untuk pelaksanaan kegiatan ini. Bu Titik berharap, semua siswa dapat melaksanakan shalat yang sesuai dengan ajaran Islam. SMK Muhammadiyah Cangkringan saat ini mempunyai jurusan yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Bisnis Daring dan Lembaga, Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif, Teknik Sepeda Motor, dan Tata Busana. Alhamdulillah untuk tahun ajaran 2023/2024 SMK Muhammadiyah Cangkringan menerima siswa sesuai dengan target. Harapannya untuk-tahun berikutnya SMK Muhammadiyah Cangkringan terus berkembang dan mendapat perhatian masyarakat. Semua siswa dari semua jurusan diberlakukan ketentuan yang sama dalam penanaman karakter melalui shalat berjamaah.  “Kami berharap mereka semua akan mempunyai karakter yang baik semua, sehingga setelah lulus nanti mereka mempunyai kecakapan ilmu yang baik, sehingga dapat diterima di masyarakat luas, berkarir dengan baik dan mempunyai karakter unggul di tengah masyarakat,” kata Bu Titik. Kontributor: Sutipyo Ru’iya, MPI Sleman.

Loading

Panewu Pakem apresiasi kontribusi Muhammadiyah

Panewu Pakem, Rahmat Harinawan, S. Sos menyampaikan terimakasih atas kontribusi dan sinergitas Muhammadiyau Pakem dalam membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Pakem. Kontribusi Muhammadiyah dalam pendidikan melalui sekolah dari KB, TK, PAUD, SD, SMP, SMA serta SMK dan pelayanan kesehatan melalui PKU Muhammadiyah adalah kontribusi nyata. Karenanya, Panewu terus mengharapkan partisipasi bahkan bergandeng tangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pakem dan sekitarnya.Hal tersebut disampaikan pada acara pembukaan Musyawarah Cabang Ahad 6 Agustus 2022 yang diselenggarakan di Kompleks SMK Muhammadiyah Pakem.Menutup sambutannya, Panewu Pakem menyampaikan harapan agar musycab menghasilkan kepemimpinan dan program yang baik dan bermanfaat, serta mengajak keluarga Muhammadiyah Pakem mewujudkan Pamamdanu (Pakem aman terkendali, damai dan rukun) yang merupakan taqline Kapanewon Pakem. (ran) Reportase Agung Nugraha

Loading

Muhammadiyah Depok Bukanlah Muhammadiyah “Ndeprok” dan Mitra Strategis Kapanewon Depok

Depok, Sleman. Pada hari Ahad, 6 Agustus 2023, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok menyelenggarakan acara Musyawarah Cabang 10 yang bertempat di SD Muhammadiyah Condongcatur. Dalam sambutannya, Ketua PCM Depok, Drs. H.M. Jumiran, M.Pd.I mengatakan bahwasanya Muhammadiyah Depok tidak “ndeprok” sebagaimana stigma yang beredar selama ini. “Kami membuktikannya dengan prestasi sebagai Cabang Terbaik yang dinilai oleh LPCR PWM DIY dalam ajang MJE tahun 2022 lalu,” tambahnya. Sementara Panewu Depok, H. Wawan Widiantoro, S.I.P, M.P.A dalam sambutannya menyatakan bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah Depok adalah mitra strategis dalam memberi solusi permasalahan warga. “Saya sangat butuh bantuan Bapak Ibu semua untuk memajukan Depok karena wilayah kita ini penduduknya beragam dari manapun ada dan tantangannya besar seperti isu keharmonisan sosial, stunting, dan lainnya,” kata Wawan. Persoalan masyarakat Depok yang disampaikan Panewu tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua PDM Sleman, H. Abdul Kasri yang hadir untuk memberikan amanah kepada musyawirin. “Ajakan bermitra yang disampaikan oleh Pak Panewu ini adalah kesempatan kita untuk berdakwah, tetapi sebelum berdakwah, kita harus kembali memperkuat jatidiri dengan terus mengkaji literatur Muhammadiyah mulai dari Ideologi, Sejarah, dan keteladanan para tokoh,” ucapnya. Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Depok berlangsung selama 1 hari dengan agenda pembacaan laporan pertanggungjawaban PCM dan PCA Depok Periode 2015-2022, pembahasan program prioritas periode 2022-2027, pembahasan Risalah Islam Berkemajuan, Pemilihan Anggota PCM dan PCA Depok periode 2022-2027, penetapan Ketua beserta Sekretaris PCM Depok periode 2022-2027. Melalui forum resmi disahkan Ketua PCM Depok adalah H. Muhammad Ichsan, S.E, M.M kemudian Sekretaris PCM Depok yakni Ahmad Maftuhin S.H.I. Sementara Ketua PCA Depok ialah Siti Nurhayati, S.Ag, M.Pd dan Sekretaris PCA Depok adalah Sussi Listyaningsih, S.E. Reportase Ganjar M.PD PCM Depok, MPI PDM Sleman

Loading

Ribuan Warga Mengikuti Jalan Sehat Semarak Musycab ke 10 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Depok

Depok, Pdmsleman.or.Id Dalam rangka syiar dan menyemarakkan Musyawarah Cabang Muhammadiyah Depok ke 10, digelar kegiatan jalan sehat. Peserta jalan sehat yang terdiri dari Warga Muhammadiyah dan masyarakat umum ini memenuhi komplek SD Muhammadiyah Condongcatur sejak pukul 06.00 pagi. “Tercatat ada 1400 peserta yang datanya masuk ke panitia,” kata Hasanudin, M.Pd selaku Ketua Panitia Musycab Muhammadiyah Depok ke 10. Kegiatan Jalan Sehat Semarak Musycab Muhammadiyah Depok secara resmi dibuka oleh Bupati Sleman, Dra Hj. Kustini Sri Purnomo. Turut hadir mendampingi Bupati Sleman yakni Drs. H. Sri Purnomo, Panewu Depok, Lurah Condongcatur, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan jalan sehat dan Musycab Muhammadiyah Depok ke 10. “Saya doakan semoga Muhammadiyah Depok terus maju dan semakin mencerahkan,” kata Bupati yang disambut tepuk tangan peserta jalan sehat. Memeriahkan agenda Jalan Sehat, didirikan panggung hiburan yang berisikan penampilan siswa-siswi maupun Guru dari SD dan SMP Muhammadiyah se Depok. Selain panggung hiburan juga ada stand UMKM yang menampilkan produk usaha milik Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah se Depok mulai dari makanan, minuman, pakaian dan lainnya. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan adanya sarapan bersama dengan menu soto ayam. Kegiatan jalan sehat diakhiri dengan pembagian doorprize berupa kulkas, sepeda, dan peralatan rumah tangga bagi peserta yang beruntung. Reportase Ganjar M.PD PCM Depok, MPI PDM Sleman

Loading

PW Muhammadiyah DIY Selenggarakan Dialog IDIOPOLITOR

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta menggelar Dialog Ideopolitor. Dialog Ideopolitor tersebut diselenggarakan pada Ahad 19 Muharram 1445 H/6 Agustus 2023 bertempat di Gedung AR Fachruddin B Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan untuk penyegaran ideologi, pemahaman dinamika politik nasional dan global, serta penguatan manajemen organisasi dan kepemimpinan Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Ikhwan Ahada menyampaikan bahwa kegiatan ideopolitor ini merupakan salah satu wahana peneguhan komitmen ideologi peneguhan sikap politik dan sekaligus peneguhan sikap dalam berorganisasi bagaimana cara mengelola persyarikatan di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah DI Yogyakarta. Melalui Tema yang diangkat, Ikhwan berkeyakinan bahwa semua tidak akan tercapai apabila tanpa melakukan sinergi kohesi dan kolaborasi. “Kedepan PWM DIY akan menindaklanjuti kegiatan ideopolitor bagi cabang dan ranting.” Tutur Ikhwan, Lebih lanjut ikhwan menyampaikan bahwa usaha tersebut diharapkan sesuai dengan kepribadian Muhammadiyah ke-9 yakni Membantu pemerintah serta bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun Negara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridlai Allah SWT. Hadir juga pada kesempatan tersebut Prof Dr Haedar Nashir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut Haedar menjelaskan 3 Aspek penting yakni ideologi, politik dan Organisasi agar dapat dipahami dan diaktualisasikan dalam usaha mewujudkan Muhammadiyah khususnya DIY yang unggul dan Berkemajuan. Sementara Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Gunawan selaku tuan rumah pelaksanaan menyambut baik atas diselenggarakannya agenda penting PWM Muhammadiyah DIY tersebut. Beliau juga menyampaikan siap mensukseskan agenda PWM DIY untuk memperkuat Idiologi, Politik dan penguatan organsiasi. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari tersebut diikuti sejumlah 215 peserta yang terdiri dari Anggota Pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah DI Yogyakarta, Anggota Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-DIY, Pimpinan Harian PDA Se- DIY, Perwakilan Majelis & Lembaga PWM DIY dan Perwakilan Ortom tingkat Wilayah.

Loading

H. Arief Sulistyo : Muhammadiyah Garap segala Bidang Kehidupan

Wakil ketua PDM Sleman, H. Arief Sulistiyo, tekankan Muhammadiyah lahir dan terbentuk tahun 1912, jauh sebelum Negara Indonesia lahir. Hal tersebut disampaikan dalam. Sambutan/pidato Iftitah pada pembukaan Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Pakem yang diselenggarakan Ahad, 6 Agustus 2023.Dengan mengutip surat al maun, Arief Sulistyo kembali mengingatkan keluarga besar muhammadiyah bahwa awal berdirinya Muhamadiyah diawali dengan gerakan kemanusian berupa pengamalan ajaran memberi makan orang miskin kepada para ‘pengemis/gelandangan yang ada di sekitar alun alun utara depan kraton Yogyakarta yang kemudian melahirkan panti asuhan. Gerakan dakwah tersebut kemudian terus berkembang dan menonjol di bidang pendidikan dan Kesehatan. Dengan mengutip pasal 7 Angaran dasar Muhammadiyah, Arief menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk bergerak di seluruh bidang kehidupan. Oleh karena itu, Musyawarah Cabang diharapkan mampu menangkap pesan Pimpinan diatas agar dijabarkan do tingkat cabang dengan melihat peluang dan potensi yang ada. Tidak ketinggalan Arief menekankan agar Muhammadiyah bersama-sama melakukan advokasi kepada kaum mustadz’afin melalui program pemberdayakan masyarakat seperti mengelola sampah yang semakin menadi masalah umum, mendampingi petani dan komunitas lainnya. Hal tersebut agar di sinergikan dengan pemerintah kapanewon dan kalurahan yang siap bergandengan tangan bersama Muhammadiyah. Terakhir, untuk menguatkan para calon pimpinan, Arief mengutip pernyataan jenderal sudirman, “memang berat jadi kader, kalau ragu sebaiknya pulang”. Ia menambahkan bahwa kalau dilakukan dengan ikhlas, mereka orang orang yang. Beruntung (muflihun). (ran) Reportase Agung Nugraha

Loading

Prof. Dr. H. Muhammad Wildan, MA Pengajian Ahad Wage, Membangun Kesalehan Ekologi Melalui Masjid dan Jama’ah

Akhir-ahir ini Yogyakarta mendeklarasikan darurat sampah, setelah TPA Piyungan menutup masukan sampah untuk beberapa minggu ke depan. Akibat ditutupnya TPA Piyungan membuat, warga menjadi resah karena sampah menjadi problem yang sulit untuk diatasi. Kemana masyarakat akan membuang sampah? Mau diapakan  sampah yang menumpuk dari setiap rumah tangga? Untuk mengatasi permasalahan sampah, tentu bukan hal yang mudah. Sampah harus diatasi secara bersama-sama. Setiap insan harus mempunyai kesadaran diri akan pentingnya mengelola sampah dengan cerdas. Kecerdasan pengelolaan sampah akan berdampak untuk diri sendiri dan juga untuk kehidupan secara luas. Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengelola sampah, bukan hal yang mudah namun memerlukan edukasi yang dilakukan secara terus menerus. Dalam rangka mengedukasi masyarakat akan sampah, perlu di lakukan di seluruh mulai dari rumah tangga masing-masing. Orangtua harus mengajarkan kepada anak-anaknya untuk membuang sampah pada tempatnya dan dipilah-pilah sesuai dengan jenis sampah. Begitulah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Wildan, MA dalam pengajian Ahad Wage tanggal 6 Agustus 2023 di Masjid Ahmad Dahlan Rejondani Sariharjo Ngaglik Sleman. Prof. Wildan mengatakan bahwa masalah sampah memang belum ada pada zaman Rasulullah sehingga tidak ada hadis yang secara langsung memberikan pedoman tentang sampah. Namun ajaran Islam secara umum sudah diajarkan oleh Rasulullah agar umat Islam tidak mengotori sumber air, seperti sabdanya: “Dari Jabir RA., Bahwasanya Rasulullah SAW. Melarang kencing ke dalam air yang menggenang” (HR. Muslim). Dalam sabdanya yang lain: “Kebersihan itu adalah sebagian dari iman.” Oleh karena itu, Prof. Wildan menghimbau agar seluruh jamaah memulai menumbuhkan kesadaran akan pengelolaan sampah mulai dari ruah masing-masing. Pengelolaan sampah juga bisa disisoalisasikan dimulai dari jamaah-jamaah masjid untuk menumbuhkan kesalehan ekologi. Kesalehan ekologi merupakan seruan Allah SWT. agar umatnya tidak terkena dampak dari perilakunya sendiri yang sembarangan dalam berbuat. Perbuatan sembarang manusia yang akan kembali dirasakan manusia salah satunya adalah sampah. Terjadinya banjir dibelahan bumi, salah satunya akibat sampah. Begitu pula banyaknya ragam penyakit, juga banyak disebabkan oleh sampah. Allah berfirman: “Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan manusia, supaya merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.” (QS. Ar Rum: 41).Oleh karena itu, marilah seluruh umat Islam semua agar meningkatkan kesalehan ekologis dengan cara mengelola sampah masing-masing, Kita berharap dengan dapat mengelola sampah dari masing-masing individu, maka darurat sampah akan bisa terasa secara bersama-sama. Kontributor: Sutipyo Ru’iya, MPI Sleman.

Loading