Sabtu, 5 Agustus 2023 bertempat di SD Muhammadiyah Kadisoko Kalasan Majelis DikdasmenPnf PDM Sleman mengadakan Kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka Untuk ISMUBA SD / MI. Di bawah komando Koordinator Bidang Ismuba DR Ridwan Majlis DikdasmenPnf PDM Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan Penyusunan Diktat dan Modul Ajar Mata Pelajaran Ismuba SD/MI Kurikulum Merdeka. Adapun kegiatan ini diikuti 16 guru mapel Ismuba dari 12 SD Muhammadiyah yang ada di Kabupatenupaten Sleman . Ada dua capaian dalam kegiatan ini yaitu Pemetaan Capaian Pembelajaran ( CP ) dan Penyusunan Bahan ajar yang meliputi Al Islam , Al Qur’an Hadist, Bahasa Arab dan KeMuhammadiyahan untuk kelas 1,2,4 dan 5 Dalam sambutannya Ketua Majlis DikdasmenPnf PDM Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa “ kegiatan bertujuan agar semua guru ismuba memiliki pemahaman yang sama dalam pelaksanaan pembelajaran di seluruh sekolah SD Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Sleman”. Reportase : Tyas Endarto Sekretaris Didasmen PnF Editor : Arief Hartanto MPI PSM Sleman
SLEMAN, Musycab PCM dan PCA berlangsung di Komplek SD Muhammadiyah Sleman, Ahad, 30 Juli 2023 lalu . Masa bhakti 1015 – 2022. Mundur 2 tahun karena pandemi Covid-19. Hadir dalam acara pembukaan Ketua PDM Sleman Ust. Harjaka, SPd SAg MA. Juga Ketua PCA Sleman, Hanik Rosyada MPd. Dalam sambutannya Harjaka memberikan apresiasi kepada PCM dan PCA y Sleman yang telah menyelenggarakan Musycab secara bersamaan. Harapannya ke depan, PCM dan PCA Sleman dalam mengemban amanah lebih giat, semangat namun juga tetap dalam suasana menggembirakan.“Tidak boleh warga Muhammadiyah dalam berjuang dan berorganisasi dengan sedih, meski ada kendala, pasti ada solusinya,” tandas Harjaka yang terpilih kembali sebagai ketua PDM Sleman dalam Musyda PDM yang berlangsung beberapa waktu lalu di SMP Muhammadiyah 1 Godean.Dalam Musycab yang dua pekan sebelumnya digembirakan dengan Jalan Sehat Warga Muhammadiyah Sleman, Sabtu, 19 Juli 23.Setelah disampaikan Laporan Pertanggungjawaban oleh PCM Sleman yang dipimpin oleh Agus Nuruddin, BA, dan diterima dengan catatan. Maka acara selanjutnya adalah pemilihan 11 PCM sebagai pimpinan formatur untuk melengkapi kepengurusan PCM selanjutnya. Menggunakan teknologi e-voting seperti yang digunakan layaknya saat Muktamar di Surakarta, maka pemilihan 11 PCM dan PCA Sleman berlangsung relatif singkat. Tidah butuh waktu 1 jam. Selesai. Diback up teknisi dari UAD Yogyakarta. Terpilih Ketua Ir. H.Zahrul Muhrodi, MT. Sedangkan Sekum Drs. H Edy Kadarisman. 9 Anggota PCM lainnya sebagai pimpinan koligial terpilih : Agus Nurdin BA, Mahmudi Kusuma SAg, Broto Purwanto, MSi, Ashari, SIP, Ishak Nur Khozain SIP, Suparyanto SPd, Toto Trikasjono MSi, Kusno Wibowo MSi dan Nur Cahyo Probo. Rencana PCM terpilih, Ahad, 6 Agustus 23 akan mengadakan rapat pertama untuk kelengkapan anggota dan ploting personil. ” Ya lebih cepat lebih baik, dengan tetap mempertimbangan waktu teman2 yang lain, ” kata Zahrul ustadz yang dosen Teknik UAD ini. Sementara dari ‘Aisyiyah PCM Sleman, terpilih ketua Mushabikah, MPd didampingi Sekum Ambar Pratitis SPd.Dalam sambutannya kedua ketua terpilih, mengungkapkan ini adalah amanah perserikatan. “Astaghfirullah, semoga dengan dukungan dari para senior, penasehat PCA Sleman lebih berkembang, ” kata Mushabikah yang praktisi pendidikan ini. Sementara ketua PCA Sleman, Hanik Rosyada dalam sambutan penutupan Musycab mengatakan bahwa ciri Muhammadiyah yang didalamnya ada ‘Aisyiyah adalah bergerak. “Kalau tidak bergerak atau mager ( males gerak ) bukan bukan Muhammadiyah dan Aisyiyah itu namanya.” Kata Hanik. Selamat mengemban amanah baru diperserikatan dengan bekerja sama, yang berat menjadi ringan. Pungkas Hanik, yang murah senyum dan enerjik ini. Reprtase H Ashari SIP PCM Sleman, MPI PDM Sleman
Ngemplak, Pdmsleman.Or.id SMP Muhammadiyah Ngemplak memperingati Milad ke-65. Semarak kegiatan Milad Ke-65 di SMP Muhammadiyah Ngemplak dilaksanakan 2 hari diantaranya Fun Bike #2 dan Jalan Sehat Ceria (JSC) yang secara rutin diagendakan setiap tahunnya. Kegiatan Fun Bike #2 dan JSC yang dilaksanakan pada Senin 31 Juli 023 itu diikuti oleh seluruh peserta didik SMP Muhammadiyah Ngemplak beserta guru dan staff karyawan. Dengan mengayuh sepeda para peserta bisa merasakan sensasi berbeda ketika menjelajahi keindahan alam. Tidak hanya menyenangkan, bersepeda juga menyehatkan tubuh dan pikiran. Semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam bersepeda di Fun Bike #2! Seluruh siswa, guru, dan karyawan SMP Muhammadiyah Ngemplak dalam acara yang akan memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan. Rute yang menarik telah disiapkan untuk memastikan pengalaman bersepeda yang menyenangkan dan mengesankan serta menciptakan kenangan tak terlupakan serta menguatkan ikatan di antara semua warga sekolah. Kemeriahan terlihat juga saat pembagian doorprize yang tentunya dinantikan oleh para siswa. Pada puncak Milad SMP Muhammadiyah Ngemplak ke-65 menghadirkan pendongeng dan pesulap ternama Pakdhe Bob. Antusias dan riuh peserta mewarnai acara ini dengan suguhan atraksi sulap yang memukau. Kegiatan puncak acara milad diakhiri dengan lomba menghias tumpeng oleh siswa. Kepala SMP Muhammadiyah Ngemplak Cahyo Nugroho, M.Pd dalam kesempatan tersebut menyampaikan “ kami berharap agar SMP Muhammadiyah Ngemplak tetap menjadi pilihan masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya, dan semoga sekolah ini bisa tetap eksis dan semakin maju”. Program unggulan kelas Tahfidz dan ICT menambah semangat membangun bersama dalam pengembangan diri siswa yang berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi dalam tantangan global yang semakin ketat. Reportase : M Rizki SMPM Ngemplak Editor : Arieg Hartanto MPI PDM Sleman
Kajian Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Ahad Pagi 30 Juli 2023 di Masjid Al Huda Godean, utara perempatan Godean 100 meter, menghadirkan Ustadz dari Gunungkidul yakni Ustadz Dr. H. Ahsan Jihadan, S.Psi, MA.Adapun inti pengajian dapat disampaikan bahwa hidup manusia akan lebih indah bila penuh dengan barakah, dan barakah merupakan balasan terbaik baik orang yang beramal. Apa itu Barakah?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008:179), pengertian berkah atau barakah adalah “karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia”. Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ensiklopedia Tasawuf, barakah artinya زيادة الخير (ziyadatul khair), yakni bertambah-tambahnya kebaikan dalam dua dimensi yaitu kualitas dan kuantitas. Salah satu contoh yang mendapatkan limpahan barakah dalam hidupnya adalah Nabi ‘Isa Alaihissalaam, sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an Surat Maryam ayat 31 وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ wa ja’alani mubaarokan aina maa kuntu “Dan Dia (Allah) menjadikanku sebagai orang yang diberkahi dimanapun aku berada.”(QS. Maryam: 31) Siapakah orang yang layak mendapatkan barakah dari Allah SWT?Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah menerangkan bahwa orang yang diberkahi Allah Ta’ala ialah orang yg memiliki sifat sebagai berikut : Imam Ibnul Qayyim menambahkan bahwa barakah dari Allah bisa dicabut disebabkan oleh perilaku menyia-nyiakan waktu (umur) dan merusak hati.(Sumber: Risalatu Ibnil Qoyyim ilaa Ahadi Ikhwaanihi, hal.3) Dalam hal menyia-nyiakan waktu Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah memperingatkan“Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan negeri akhirat, sedangkan kematian hanya memutuskan dirimu dari dunia dan penduduknya”.[Al-Fawaid hal 44] Agenda utama orang beriman adalah mengisi waktu dengan kemanfaatan yang maksimal, dengan cara meniatkan semua kebaikan sebagai sebuah ibadah, dan menjaga hati dengan cara selalu mendekat dan berharap pada Allah pada setiap tahapan kehidupan. Dari aspek interaksi sosial juga harus ada spirit/semangat memberi dan menerima limpahan barakah dari Allah, salah satunya adalah dengan cara membiasakan menebar ucapan salam. Dalam ucapan salam ada 3 unsur doa yaitu, keselamatan, rahmat, dan barakah. Selengkapnya dapat disimak di channel youtube Jihadi TV atau bisa juga di channel Ahsan Jihadan Reportase : H. Wahdan Arifudin S.PD PCM Godean, MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.Or.id Pimpinan Daerah Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Sleman pada Sabtu 29 Juli 2023 menggelar acara pelantikan Kader Muda, LKPTS Angkatan IX PIMDA 03 Perguruan Seni Beladiri 2023 dan sekaligus pelepasan atlet Tapak Suci Sleman untuk mengikuti kejuaraan silat tingkat Kabupaten Sleman 2023. Mengambil tempat di GOR Donokerto, Kapanewon Turi, Sleman dihadiri oleh Lurah Desa Donokerto, Wonokerto, PDM Sleman yang dihadiri oleh Drs. H. Sukirman MA dan segenap undangan serta puluhan peserta pelantikan. Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah atau disingkat Tapak Suci, adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Tapak Suci termasuk dalam 10 Perguruan Historis IPSI, yaitu perguruan yang menunjang tumbuh dan berkembangnya IPSI sebagai organisasi. Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur’an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11. Tapak Suci berdiri pada tanggal 10 Rabiul Awal 1383H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta. H. Sukirman MA dari PDM Sleman Kembali menekankan bahwa Tapak Suci memiliki motto “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah, hendaknya itu menjadi pegangan dan harus selalu menjadi dasar bagi setiap anggota Tapak Suci”. Selain itu Dwi Yunianto P.md selaku Ketua Pengda TS 03 Sleman mengucapkan selamat bertanding semoga sukses kepada atlet yang telah terpilih. Reportase : Arief Hartato SE, MPI PDM Sleman
Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2022 – 2027 Sleman, Pdmsleman.Or.Id Surat Keputusan PDM Kabupaten Sleman No. 134/KEP/III.0/D/2023 tanggal 04 Dzulqa’dah 1444 H/24 Mei 2023 M Tentang Pembagian Tugas Anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman Masa Jabatan 2022 – 2027 Nama Jabatan Tugas Bidang Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A : Ketua H. Nasirun : Wakil Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS)Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Drs. H. Sukirman, M.A. : Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT)Majelis Tabligh (MT)Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) H. Arief Sulistya, S.E. : Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LP UMKM)Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Drs. H. Abdul Kasri : Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF)Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI)Lembaga Seni Budaya (LSB) Drs. H, Irfan Haris : Wakil Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP)Lembaga Pemeriksaan Halal dan Kajian Halalal Thayyibah (LPH KHT)Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Drs. AS. Ardani, M.A. : Wakil Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH)Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Drs. H, Sudarto : Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU)Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP)Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Eko Sumardiyanto, S.T. : Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI)Lembaga Resiliensi Bencana (LRB/MDMC)Lembaga Pengembangan Olah Raga (LPO) H. Arif Mahfud, S.Ag., M.S.I. : Sekretaris H. Sutriyanta, S.T., M.M. : Wakil Sekretaris Drs. H. Hadi Supanan : Bendahara H. Darojat Noor Ahmad, S.Ag. : Wakil Bendahara WA Sekretariat PDM Sleman M. Ridwan 62 857-2570-3924
GAMPING – Mengakhiri periode kepengurusan 2015-2022, Sesi Pengembangan Kepemimpinan Kader Muhammadiyah (SPK2M) PCM Gamping melakukan Studi Tiru ke beberapa tempat di Gunungkidul, Ahad (23/7). Tempat-tempat itu adalah PRM Karangtengah, SD Al Mujahidin, dan SMP Al Mujahidin. Ketiga tempat itu dipilih karena masing-masing memiliki keunggulan dan bisa ditiru untuk diterapkan di Ranting maupun AUM Pendidikan di wilayah Cabang Gamping. Peserta AUM berasal dari SD Muhammadiyah Ambarketawan 1, 2, dan 3, SMP Muhammadiyah 1 dan 2, dan SMK Muhammadiyah Gamping.Peserta Studi Tiru dari PRM antara lain dari Banyuraden, Nogotirto, Gamping Kota, Balecatur, Mlangi, Ambarketawang.SPK2M adalah program Majelis Pendidikan Kader PCM periode 2015-2022, berlangsung setiap Ahad Pahing. Pesertanya berasal dari AUM, PCM, PRM se-Gamping, dan Ortom. Studi Tiru merupakan penutupan program tersebut pada periode itu. Materi yang diberikan pada sesi-sesi tersebut antara lain Kemuhammadiyah, Manajemen, Keorganisasi, dan Pengkaderan, dengan pemateri yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing. “SPK2M adalah kegiatan pengkaderan model PCM Gamping,” jelas Dr. Samiyanto, Koordinator Pengelola SPK2M PM Gamping. Kegiatan Ahad tersebut merupakan penutupan program SPK2M, karena kepemimpinan PCM Gamping sudah beralih ke periode 2022-2027. Dalam acara Ahad tersebut, para peserta kumpul di Masjid KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping. Setelah menunaikan shalat Subuh secara berjama’ah, sekitar 50 peserta kemudian berangkat bersama-sama menggunakan bus Di Masjid Al Iman, Kajar I, Wonosari, sebagai tempat berlangsung Pengajian Ahad Pagi (PAP) PRM Karangtengah, peserta Studi Tiru membaur bersama sekitar 1.000 jamaah yang hadir. Mereka dengan seksama mengikuti pengajian yang disampaikan Ustadz H. Zamari dari Kota Wonosari. Berulang kali jama’ah Studi Tiru tidak bisa menyembunyikan tertawanya karena pengajian disampaikan secara ringan dengan contoh konkrit dalam masyarakat. Sugiyarto, Wakil Ketua PRM Karangtengah, menjelaskan perihal rantingnya. Keberadaan ranting disitu sudah ada sejak sekitar tahun 1961. Tapi kemudian “mati” karena tidak ada kegiatan. “Tahun 2019 kami hidupkan lagi dengan mendirikan PRM Karangtengah,” jelasnya. Membangunkan Ranting yang lama “tertidur” bukanlah pekerjaan mudah, setidaknya perlu modal ikhlas, semangat, dan kreatif inovatif. “Kebetulan secara kultural, masyarakat disini amaliah ibadahnya sudah sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah,” kata Sugiyarto. Antara lain bacaan doa iftitah dalam shalat dan jumlah rakaat Shalat Tarawih. PRM Karangtengah ada di wilayah Desa Karangtengah yang jumlah penduduknya lebih dari 9.000 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 95 persen beribadah sesuai tuntunan Muhammadiyah. Sehingga kembali berdirinya PRM langsung diterima masyarakat setempat. Beberapa program pun digenjot, terutama PAP diselenggarakan di masjid-masjid se Karangtengah secara bergantian. Jumlah jama’ah yang datang mencapai sekitar 1.000 orang. Infaq setiap kali putaran pengajian sekitar Rp 2,5 juta. Selain PAP, PRM Karangtengah memiliki Korp Muballigh Muhammadiyah (KMM), mobil ambulans (mereka menamakan Mobil Siaga), layanan rukti jenazah, program tplesmu, dan lain-lain. “KMM terdiri dari usia muda. Mereka kami latih dan kami beri materi untuk disampaikan ke jama’ah di seluruh masjid desa ini. Materi sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah. Dalam satu pekan materinya sama semua. Sebagai daya tarik ada uang transport setiap kali mengisi pengajian,” ungkapnya. Peserta Studi Tiru juga bersilaturahmi ke SD Al Mujahidin dan SMP Al Mujahidin. Di tempat tersebut mendengarkan penjelasan pihak sekolah tentang perkembangan dan triks serta tips mengelola lembaga pendidikan sehingga menjadi sekolah unggul.Digitalisasi tidak sebatas dilakukan dalam marketing tapi juga dalam pengelolaan manajemen dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Dalam presentasinya melalui tayangan vidio dijelaskan dari penerimaan tamu, kontroling guru karyawan, pencatatan prestasi siswa serta administrasi guru semua menggunakan aplikasi yg merupakan murni bikinan sendiri dan beberapa sekolah diluar Jogja mulai meminta memakainya.Al-Mujahidin Group saat ini telah berkembang pesat dengan memiliki level pendidikan dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA. Menurut Kepala Sekolah SMP Al-Mujahidin Agus Sukoco kedepan berobsesi memiliki Perguruan Tinggi. Selama berkeliling komplek dijelaskan juga site plan kedepan termasuk jangka pendek ini memanfaatkan lahan belakang akan dibangun kolam renang, taman dengan gazebonya serta mushola dengan filosofi olah raga, olah rasa dan olah hati. Studi Tiru kali ini diakhiri dengan tadabbur alam di Baron. Sambil menikmati keindahan alam dilokasi wisata maupun perjalan dilakukan sharing terkait program ini untuk mendapatkan manfaat dan hikmah dari Studi Tiru awal sampai akhir.“Kami memilih nama Studi Tiru bukan Studi Banding, karena memang sedang tidak membandingkan, tapi belajar,” jelas Samiyanto.