PDA Sleman Terima Silaturahmi Jum’at Curhat Polresta Sleman dan Pengukuhan BIKKSA Cahaya Hati PDA Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Jumat, 11 Oktober 2024 Kapolres Sleman   Kombel Pol. Yuswanto Ardi, SH., SIK., MSI. beserta jajarannya telah melaksanakan silaturahmi ke PDA Sleman. Kegiatan ini disambut hangat oleh ketua PDA Sleman,    Dra. Hanik Rosyada, M.A. beserta segenap pimpinan Daerah Aisyiyah di Aula PDM Sleman. Dalam sambutannya, Dra. Hanik Rosyada, M.A.  menyampaikan bahwa “ Aisyiyah dan Muhammadiyah bergerak sinergi dalam menyongsong Indonesia maju. Sesuai dengan gerakan Muhammadiyah yaitu risalah Islam berkemajuan dan gerakan Aisyiyah dengan perempuan berkemajuan dan untuk Indonesia baru berkemajuan sehingga terbentuk anak-anak yang unggul dan berkemajuan”. Selanjutnya, Hanik juga mengajak Polres Sleman untuk bersinergi dalam program Aisyiyah dengan jalan bareng dan songgo bareng. Selanjutnya, Kombes Pol. Yuswanto Ardi, SH., SIK., MSI. menyampaikan maksud dan tujuan dalam silaturahmi. Sesuai dengan Mars Aisyiyah yaitu beramal dan berdarma bakti membangun negera. “ Saat ini kepolisian fokus untuk keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di kota Yogyakarta sebagai kota pelajar”. Gangguan kamtibnas yang melibatkan anak-anak makin hari berkurang, akhir 2023-2024 situasi kota Jogja terutama Sleman kian kondusif. Aisyiyah dan Muhammadiyah mempunyai potensi dalam bidang pendidikan dan kemajuan, mengajak untuk menyalurkan potensi agar lebih peduli pada anak-anak. Dalam masalah yang melibatkan anak-anak mulai dari kejahatan jalan, miras, kejahatan seksual, judi online, dll. Evaluasi anak terlibat sebagai korban mau pelaku, benang merahnya adalah tidak mendapatkan apresiasi dari sekolah dan di rumah. Sekolah lebih mengutamakan kuantitatif yang berkaitan dengan nilai. Padahal banyak harus digali dengan potensi di bidang lain. Karena anak tidak mendapatkan tempat nyaman, akhirnya mereka menunjukkan eksistensi dari zero jadi hero, salah satunya dengan masuk ke kelompok² tertentu / geng. Untuk itu warga Jogja, kepolisian memiliki program memanggil sebagai tindak lanjut mengutus perwakilan dari  –  Sleman, salahsatunya Aisyiyah ini.  Ingin bekerjasama dengan menambah informasi mengenai hal tersebut. Dengan banyak kegiatan-kegiatan Aisyiyah banyak  menularkan potensi kepada yang lain dan berharap  PDA dapat melanjutkan komunikasi dengan polres dengan adanya program  memanggil ini. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan dari silaturahmi ini,   Ardi membuka dialog tanya jawab dan   –   Pimpinan Aisyiyah antusias sekali mengikutinya dan mendapatkan titik temu untuk saling bersinergi dalam menjaga anak-anak negeri dalam menjaga Sleman yang lebih aman dan nyaman yang Acara dilanjutkan dengan Pelantikan Biro Informasi dan Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKKSA) Cahaya Hati PDA Sleman sebagai bentuk kolaborasi dengan Polres Sleman dalam mewujudkan Sleman yang berkemajuan. Kontributor : Dewi Novitasari, S. Psi. (Sekretaris BIKKSA Cahaya Hati Sleman) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Workshop Penulisan Soal ASAS BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pemerataan dan peningkatan kualitas guru Muhammadiyah se-Sleman menjadi tujuan utama dalam kegiatan Workshop Penulisan Soal ASAS (Assesmen Sumatif Akhir Semester), hal ini sebagaimana dalam sambutan pembuka Hendro Sucipto, M.Pd selaku ketua BKS (Badan Kerjasama Sekolah) SMP Muhammadiyah se-Sleman . Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 9 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 1 Turi Sleman. “Selanjutnya setelah workshop ini diharapkan dapat mengimplentasikan dalam pembuatan Soal HOTs berbasis literasi numerasi serta dapat ditularkan di sekolah masing-masing”. Pungkas Hendro yang juga kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Depok Sleman. Adapun paparan materi bersama Murwati Widiani, M.Hum. Menyampaikan awal paparan dengan pertanyaan berikut: “Apakah Soal Hots itu berbasis literasi numerasi atau Soal literasi numerasi itu juga berbasis hots? Bahwa Soal Hots itu perlu ekstra dalam berpikir untuk menyelesaikannya. Acara ini ditutup dengan RTL atau Rencana Tindak Lanjut) dan diikuti oleh 41 undangan terdiri dari 36 guru dan 11 editor penulis soal. Berlangsung di SMP Muhammadiyah Turi Sleman Yogyakarta. Bravo BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman!!! Reportase  H. Wahdan Arifudin S.Pd  KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiah (PDNA) Sleman adakan Upgrading dan Rapat Pleno

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Sleman mengadakan kegiatan Upgrading Pimpinan dan rapat pleno dengan tema ‘’Perempuan muda, sehat mental mampu berperan dan bermanfaat’’ pada minggu, 06 Oktober 2024. Tema ini dilatarbelakangi oleh cukup tingginya angka kejadian kasus gangguan kesehatan mental masyarakat di Kabupaten Sleman, khususnya perempuan. Acara dilaksanakan di aula gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman. ‘’Kegiatan upgrading pimpinan sangat penting untuk dilakukan, ibarat pisau apabila sering digunakan tentu mengalami tumpul, dan memerlukan proses diasah kembali.’’ Demikian penyampaian sambutan oleh Ibu Atika Nalattama, S.Ag, selaku wakil sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman yang hadir dalam pembukaan upgrading. ‘’Harapannya, upgrading ini menjadi peroses mengasah Kembali yunda Nasyiatul ‘Aisyiyah sleman, untuk semakin tajam memberikan peran dalam persyarikatan, keluarga dan juga masyarakat’’ tambah Ibu Atika. Selain itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah turut hadir dan memberikan amanat, diwakili oleh sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah sleman Bapak Arif Mahfud, S.Ag.,M.SI Beliau berpesan agar Nasyiatul ‘Aisyiyah Sleman peduli terhadap beberapa isu social terkait masuknya Gerakan islam trans, maraknya penjualan minuman keras secara bebas, ketergantungan anak muda pada game online, judi online dan juga pinjalan online. NA harus mempu hadir memberikan edukasi kepada remaja putri di wilayah Sleman untuk menghindari hal hal diatas. Serta beliau juga berpesan kepada seluruh pimpinan untuk menjaga komitmen dengan menguatkan ideologi Muhammadiyah, laksanakan peroses kaderisasi formal dan informal, serta menguatkan jejaring di wilayah Kabupaten Sleman.          Pada kesempatan ini PDNA Sleman mengundang Sumarni Susilawati, S.Si., M.Si. dari Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah sebagai narasumber dengan materi ‘Penguatan organisasi Nasyiatul ‘Aisyiyah  dan Ayunda Dessy Pranungsari, S. Psi., M. Psi yang merupakan  dosen Fakultas Psikologi UAD, anggota PWNA DIY dan konselor Family learning centre PWM DIY untuk memberikan materi ‘Menjadi perempuan muda sehat mental dengan bernasyiah’.          Upgrading dan rapat pleno ini dihadiri oleh seluruh pimpinan daerah nasyiatul ‘Aisyiyah, termasuk Ketua departemen dan perwakilan departemen untuk memaparkan laporan kegiatan dan rencana kegiatan serta evaluasi kegiatan.          Ketua PDNA Sleman, Sofi Nuria Melati, S.E. menutup kegiatan dengan mengajak seluruh anggota pimpinan untuk bersama menjaga komitmen bernasyiah, dan peduli kepada lingkungan sekitar. Harapannya ayunda PDNA Sleman memiliki mental yang kuat, mampu berperan dan memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Reportase Sofi Nuria Melati, S.E PDNA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Drs. H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S. Psi. LPCRPM PPM “Kemuliaan Manusia karena Ketaqwaannya.”

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar pada Sabtu pagi, 6 Oktober 2024 bertempat di Lapangan Muhaka, Bayen, Purwomartani, Kalasan. Pengajian rutin triwulanan itu dihadiri oleh sekitar 800 ratusan jamaah warga dan simpatisan Muhammadiyah Kalasan. Pengajian tersebut juga disupport oleh RSU UAD yang menyediakan layanan periksa kesehatan gratis bagi jamaah, bazar oleh UMKM warga Muhammadiyah, penjualan produk SSB (Shamphomu, Pastamu, dan Bodywashmu), dan pembagian doorprize. Narasumber pengajian, Kombes Pol (Purn) Drs. H. Muhammad Jamaludin Ahmad Pengajian yang dimulai pkl. 06.00 itu dibuka dengan penampilan para siswa TK ABA Nduri di bawah pimpinan Ibu Sri Wahyuni. Sekitar 30 siswa dengan penuh rasa percaya diri melantunkan tadarus surat-surat pendek Alquran seperti: Al-Fatihah, Al-Lahab, An-Nasr, dan Al-Quraisy. Para santri TK ABA Nduri, Purwomartani, Kalasan Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi. dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengajian akbar yang digelar triwulanan itu sekaligus dimanfaatkan sebagai media dakwah, media silaturahmi warga Muhammadiyah, pemberdayaan majelis ekonomi, layanan kesehatan, dan pengenalan AUM di Kalasan. Diharapkan, warga Kalasan dan sekitarnya bisa memanfaatkan secara optimal layanan umat yang disediakan oleh PCM Kalasan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun dakwah. Sunandar menambahkan bahwa saat ini di wilayah PCM Kalasan memiliki 14 Kelompok Bermain, 4 SD Muhammadiyah, 2 SMP Muhammadiyah, 1 SMA Muhammadiyah, dan 1 SMK Muhammadiyah. Ketua PCM Kalasan, H.Sunandar, S.Psi., menyerahkan bingkisan kepada Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yang berhasil menghadirkan jamaah terbanyak Narasumber pengajian Kombes Pol (Purn) Drs. H. Jamaludin Ahmad, S.Psi. mengangkat tema “Kemuliaan Manusia karena Ketaqwaannya.” Ustadz Jamaludin mengawali pengajiannya dengan menyampaikan anekdot bahwa malaikat turun ke bumi pengajian untuk mengabarkan bahwa kiamat akan datang setahun lagi. Selanjutnya ustadz bertanya apa yang akan Anda lakukan untuk menyongsong kiamat yang akan terjadi setahun lagi? Jamaah menjawab beraneka peribadahan dan amal kebaikan seperti: sholat, shodaqoh, rajin membaca Alquran, membayar hutang, bertaubat atas segala dosa, tidak bermaksiat, dan mendidik anak dan keluarga sebaik-baiknya. Mendengar jawaban para jamaah itu, Ustadz Jamaludin mengatakan bahwa Alloh telah ridha dengan komitmen umat yang hadir dalam pengajian ini sehingga kiamat tidak terjadi setahun lagi. Kapan terjadinya hari kiamat, hanya Alloh yang tahu. Kiamat pasti terjadi, tetapi waktunya sepenuhnya menjadi kuasa Alloh. Akan tetapi, komitmen untuk senantiasa menyiapkan datangnya hari kiamat dengan meningkatkan keikhlasan dan peribadahan dan kebaikan tetap menjadi komitmen untuk meningkatkan ketqwaan kita semua karena sesungguhnya kemuliaan manusia itu karena ketaqwaannya kepada Alloh Swt. Ustadz Jamaludin menegaskan bahwa sudah waktunya warga Muhammadiyah selalu berupaya mewujudkan slogan-slogan mulia dan menggembirakan: Masjid yang makmur, memakmurkan; Dari masjid kita bangkit, Apapun masalahnya, masjid solusinya. Mengingat urgensinya menguatkan jamaah masjid, Ustadz Jamaludin menandaskan tidak usah ditunda-tunda, tidak usah menunggu ikhlas berangkat ke masjid setiap mendengar kumandang adzan. “Ikhlas ra ikhlas… mangkat; tambah umur, tambah gedhe rasa syukure; tambah umur tambah sregep ngibadahe; tambah umur tambah amal shlehe; tambah umur tambah apik rumah tanggane; tambah umur tambah akeh sangu akherate.” Pungkasnya. Pak Sumadi (99 tahun) peserta pengajian tertua, menerima doorpize sembako Pada akhir pengajian ada pembagian doorprize menarik berupa rak sepatu kepada peserta yang datang paling awal, AUM yang berhasil menghadirkan jamaah paling banyak. Doorprize berpa sembako diberikan kepada peserta pengajian usia paling tua yaitu Pak sumadi yang sudah berusia 99 tahun. Beliau lahir pada tahun 1925. (Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan, https://pcmkalasan.or.id ).

Loading

Pimpinan Ranting Aisyiyah Sleman, Kolaborasi Tiga Majelis Gelar Sosialisasi dan Pelatihan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Hari Ahad 06 Oktober 2024 Masehi bertepatan dengan 03 Rabiul Akhir 1446 Hijriah Pimpinan Ranting Aisyiyah Sleman (PRA Sleman) melalui kolaborasi 3 majelis atau lembaga yaitu majelis hukum dan HAM (MHH), majelis ekonomi dan ketenagakerjaan (MEK) dan lembaga lingkungan hidup dan penanggulangan bencana (LLHPB). “ Kegiatan Kolaborasi lintas majelis atau lembaga ini adalah yang pertama kali dilakukan kedepannya semoga dapat terjalin kerjasama yang serupa sehingga program kerja dari masing-masing majelis dapat berjalan” tutur Musabikhah M.Pd . Dalam kegiatan kali ini diadakan sosialisasi dan pelatihan dengan mengambil tema : 1) Hak-hak perempuan pasca perceraian                2) pengelolaan limbah dan biopori 3) pemanfaatan lahan kosong income keluarga. Sosialisasi dan pelatihan tersebut dihadiri oleh 20 perwakilan dari Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Sleman dan 31 perwakilan dari jamaah masjid disekitar wilayah ranting Sleman. Sosialisasi tersebut menghadirkan Endang Rohjiani SH. yang menyampaikan materi tentang pengolahan sampah organik dengan biopori. Kemudian pemateri kedua yaitu Dra. Sri Sangadatun, MH memberikan materi tentang hak-hak perempuan pasca perceraian. Acara diakhiri dengan praktek pembuatan kompos oleh apt. Rosi Rosilina, S. Far. dan peserta jamaah yang hadir di berikan kenang-kenangan bibit Toga. Kontributor : Musabikhah, M. Pd. (PCA Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading