Tempel, Pdmsleman.Or.id Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Tempel selama 3 hari menjadi titik awal para siswa siswi mendapatkan sebutan “kompeten”. Ujian yang dilaksanakan pada hari Selasa-Kamis, 5-7 Maret 2024 diikuti oleh siswa siswi kelas XII dari 4 kompetensi keahlian yaitu OTKP, AKL, Perhotelan, dan Tata Busana. Ada satu hal yang menarik perhatian dari pelaksanaan UKK tahun ini. Para siswi jurusan Tata Busana menghasilkan produk berupa busana casual dengan Tenun tradisional khas Jawa Tengah. Dalam waktu 3 hari, para siswi berhasil menyelesaikan UKK tersebut dan menghasilkan pakaian wanita dengan model kekinian yang banyak mengundang komentar positif. Kepala SMK Muhammadiyah 1 Tempel, Broto Purwanto,S.Pd.,M.S.I. bahkan sangat mengapresiasi hasil karya tersebut dan langsung menanyakan bandrol harga untuk busana busana tersebut karena beliau juga menyebarkluaskannya di media sosial. Kain tenun yang disiapkan sebelumnya oleh 2 orang guru Tata Busana yaitu Ibu Siwi Triharjanti, S.Pd. T dan Ibu Barokatus Aminah, S.Pd. merupakan kain tenun yang dibuat terbatas atau limited edition. Dengan berakhirnya UKK ini, diharapkan para siswa siswi SMK Muhammmadiyah 1 Tempel nantinya dapat bersaing secara kompeten di dunia kerja serta dunia industri (DU/DI). Info PPDB : Kontributor : Errista Dewanti, S.Pd. SMK Muhammadiyah 1 Tempel
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 15).__ Malam hampir pagi.Rupanya, sudah hampir 60 menit saya menunggu. Tiba-tiba, datang dua orang laki laki. Yang satu sudah agak sepuh. Satunya lagi, seorang pemuda. Ternyata, yang sepuh bernama Rochmani. Bapak inilah yang sebelumnya, nelpon saya. Sehingga saya “terpaksa” membuka kembali Ngloji. “Ngapunten nggih Mas Dwi. Niki nembe saget nyerahke salinane”, “Nggih Pak. Mboten napa napa”, kata saya. Ternyata, orangnya grapyak semanak. Sepeninggal Pak Rochmani, tiba-tiba, saya teringat Fadhli, anak mbarep saya. “Mas, masih di TPS 07 Sembuhan Kidul kah ?”, tanya saya, lewat WA. Tidak dibaca. Saya telpon. Tidak diangkat. Tiba tiba, muncul rasa iba juga kepadanya. Anak itu, niatnya pulang ke Jogja, ingin mudik dan ingin nyoblos. Terus, “dipaksa” jadi saksi. Di tempat yang tidak dia kenal lagi. Ee sampai jam 01.30 dini hari, ternyata masih belum pulang. Akhirnya, saya titipkan berkas berkas itu kepada Mas Sunu. Untuk sementara, saya ingin nengok Fadhli dulu. Motorpun saya pacu di kegelapan malam. Dan akhirnya sampai di TPS 07 Sembuhan Kidul. Tapi, kemana anak itu ? Motornyapun sudah tidak ada. “Aku dah pulang. Dah sampai rumah”, katanya, lewat WA. “Terus, salinannya C1 hasiljya, kapan dikasihkan ?”. “Nggak tahu. Tadi belum selesai. TPS nya gak well. Banyak masalah !”. “Wah, ini anak pasti muring ini”, batin saya. Rupanya, proses di TPS itu belum selesai. Saya coba menunggui beberapa saat. Sampai jam 03.00 ternyata belum rampung. Saya putuskan balik ke Ngloji. Rupanya, dua orang kawan itu sudah berguguran. Mereka “ngglethak” di tempat sekenanya. Pintu Ngloji saya tutup sebagian. Angin malam itu terasa dingin menusuk kulit. Kursi di belakang meja LazisMu, saya susun berderet. Saya jadikan tempat tidur. Saya rebahkan badan. Sarung yang sedari tadi pagi berada di dalam tas, saya keluarkan untuk selimut. Yaa Allah …. nikmat sekali rasanya, merebahkan badan di kursi itu. Saya pejamkan mata. Hampir saja saya terlena. Tiba tiba, ada suara mobil berhenti di depan Ngloji. Dua orang pemuda mengucap salam. Salah satunya saya kenal. Ia adalah Fuad. Putrane Mas Harto bengkel. Keponakannya Mas Yoga. Ialah yang saya bimtek pada saat saat “injury time” kemarin malamnya. Sejak kepulangan dua orang pemuda itu, terus saja ada satu dua orang saksi yang datang. Menyerahkan salinan C1 hasil. Demikian seterusnya, tak terasa. Akhirnya, Adzan Subuhpun menyentuh telinga. Selepas jamaah Subuh, masih ada satu dua yang menyerahkan berkas. Saya berkeputusan bahwa saya batasi sampai jam 05.30. Karena, jam 06.00 saya harus mengantarkan anak ragil saya ke sekolah. Yang jaraknya lumayan jauh. Menjelang jam 05.30, saya rundingan dengan Mas Sunu. Kira kira siapa yang bisa menggantikan sementara menjaga berkas berkas salinan C1 itu. Mas Sunu tidak bisa, karena ia juga harus siap siap masuk kerja. Sayapun, mencoba meminta tolong kepada kawan “yang satu” itu. Ternyata, ia juga tidak bisa. Tiba tiba, terlintaslah nama Mas Basyori. Saya lalu menelponnya : “Isoh ngganti sementara aku ?. Njaga penyerahan berkas sakinan C1. Iki aku kudu bali sik. Ngantar anak ragil sekolah”. “Ya oke. Siap. Tapi, aku isohne nganti jam 08.00. Soale kudu makani iwak”, jawabnya. “Oke. Ora apa apa. Mengko ben disambung karo kordes senior. Jare beliau beliau itu jam 09.00 Isoh nyang Ngloji”. “Oke. Siip !”. Dengan sisa sisa tenaga yang sudah hampir 5 Watt itu, saya harus mengantar anak ragil ke sekolah. Yang jaraknya lumayan jauh itu. Begitu sampai di sekolahnya, saya mencari tempat strategis di belokan samping sekolah. Di tepi jalan, di bawah pokok beringin besar. Saya hentikan motor. Saya benamkan kepala yang masih mengenakan helm. Di atas dash board motor. Kedua mata saya pejamkan. Beberapa menit, rasanya tubuh ini terasa melayang terbang. Yaa Allah … nikmatnya.(*)Minggir, 26 Feb. 2024. Uwik DS.
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 14).__ Saya sempat menyapu pandang pada jam dinding besar, yang terpasang di atas kusen pintu ruang utama Ngloji. “Ahh … Masih belum terlalu malam kok”, batin saya. “Tapi, mengapa beberapa tim IT dan kordes yang perempuan, nampak sudah mulai berkemas kemas ?”, batin saya. Saya terkecoh. Rupanya, jam dinding besar itu lebih lambat 30 menit dari yang semestinya. Berarti saat ini sudah jam 22.30. Waktu yang cukup larut buat teman teman perempuan itu. Satu per satu, mereka pamit. Undur diri. Sementara itu, di ruang sayap Utara, para senior kordes itu masih setia di tempat. Menunggu para saksi menyerahkan. salinan C1 hasil. Namun, itu hanya beberapa saat saja. Sesaat kemudian, bapak bapak itu juga undur diri. Berkas salinan C1 yang diserahkan oleh saksi, kemudian diserahterimakan kepada Kordes yang lebih muda. Tiba tiba, muncullah Mbak Handayani. Saksi Syauqi dari TPS Botokan. Rupanya, dia diantar oleh Sang Suami, Mas Murjono. Menyerahkan salinan C1 hasil. Pak Satidjo, melalui group SQ Sendangarum, memutuskan untuk membawa pulang berkasnya. Dan bersedia menerima penyerahan berkas di kediamannya, besok hari. Demikian pula dengan Pak Wagiyo, untuk yang Sendangsari. Jadi, praktis tinggal yang Sendangrejo, Sendangagung dan Sendangmulyo yang masih menerima penyerahan berkas salinan C1. Sesaat kemudian, semua tim IT dan kordes juga undur diri. Tinggal Mas Fathan yang bertahan. Itupun tidak lama, sesaat kemudian, iapun undur diri. Semua berkas salinan C1 hasil diserahkan ke saya. Saya sempat kembali melirik jam dinding itu. Pukul : 11.00 malam. Ups, salah. Harus ditambah 30 menit. Berarti, pukul : 11.30 malam. Malam merangkak pelan. Sepi. Sunyi. Semua bunyi telah sembunyi. Hanya tinggal 3 orang yang sekilas masih terlihat. Ada Mas Sunu dan Pak Samija. Serta satu orang lagi, entah siapa. Tidak begitu jelas. Pak Samija adalah saksi Syauqi di TPS 03 Sendangarum. Tiba tiba, datanglah seorang saksi perempuan. Dari TPS Sendangagung. Saya pikir, dia sendirian. Ternyata, diantar ibunya. Saya harus bertahan 30 menit lagi. Group saksi SQ sudah sepi. Sudah tidak ada lagi komentar. Akhirnya, jam dinding itu menunjuk : 11.30 Itu artinya : pukul 00.00. Saya mulai berkemas kemas. Mas Sunu dan Pak Samija membantu menutup semua jendela dan pintu Ngloji. Serta membersihkan sisa makanan dan wadah makan dan minum yang berserak di sana sini. Tepat 00.10. Saya dan Pak Samija undur dirii. Sedangkan Mas Sunu masih bertahan di Ngloji. Ada satu orang lagi, yang masih ada di ruang LazisMu. Tapi tidak jelas, siapa ia. Seingat saya, sedari tadi, ia hanya tidur di kursi ruang LazisMu. “Aku balik sik ya Mas !?”, kata saya. “Ya wis ati ati !”, jawab Mas Sunu. “Ora bali pa ?”, tanya saya. “Ya sik. Dela engkas !”, jawabnya. Sayapun segera memacu motor. Otw. “Ngalup nyang hamur”. Begitu sampai di rumah, “Weh, jam pira marine TPS kene mau ?”, tanya saya ke istri saya. “Baru saja selesai. Tas wae lungguh iki”, jawabnya. Ketika baru saja saya duduk, tiba-tiba, HP saya bergetar. Ada panggilan masuk. Nomer yang tak dikenal. “Hallo… Assalammu ‘alaikum. Mas Dwi”. “Wa alaikum slm wrwb. Sinten nggih niki ?”, tanya saya. “Kula Rochmani Mas”. “Pripun Pak Rochmani ?”. “Kok jarene Ngloji mpun tutup nggih ? “, katanya. “Nggih Pak. Niki sesuai kesepakatan wau. Justru usule saking beberapa saksi. Terus dirembug kalih tim TPC SQ. Lajeng diputuske penerimaan salinan C1 ngantos jam 00.00. Mulane, wau Ngloji mpun ditutup. Dilajengje besok pagi”, jelas saya. “Wah pripun nek ngoten niku ?”, katanya. “Lhoh Pak. Nyuwun sewu. Niki sing mutuske sanes kula piyambak lho. Niki wau sampun disepakati kalih sedaya anggota tim TPC. Usulane malah saking beberapa saksi”, terang saya. “Wah, kudune nggih nunggu saksi. Ampun tutup riyin. Lha niki kula tasih teng TPS. Njenengan wis bali. Kudune rak ya sithik edhing ngoten lho”, sambungnya.. Begitu mendengar kalimat terakhir dari Pak Rochmani itu, saya langsung berdiri. Rasa kantuk saya langsung hilang. Saya langsung membalas Pak Rochmani : ” Sudah pak. Gini aja. Njenengan jam berapa akan nyerahkan salinan C1 ?”. “Nggih paling setengah jam an malih Mas !”, katanya. “Nggih pun. Kula tengga teng Ngloji !”, tegas saya. Saya langsung ingat Mas Sunu. Saya menghubunginya : “Hallo … Mas Sekjend apakah masih posisi di Ngloji ?”. “Masih …!. Piye …?”, katanya. “Tolong, lawange Ngloji dibuka !. Aku arep mrono maneh !”, kata saya. Saya lalu bergegas mengambil tas berisi berkas berkas salinan C1. Mengambil kunci motor. Lalu bergegas keluar. Tiba tiba, saya ingat anak mbarep saya. Yang jadi saksi SQ di TPS 07 Sembuhan Kidul. “Fadhli wis mulih tah ?” tanya saya kepada istri saya. “Durung !. Kasihan anak itu. Mbok nanti ditiliki !”, sambungnya. Sebelum meluncur ke Ngloji, saya sempat membuat pengumuman di Group saksi SQ Minggir. “NGLOJI DI BUKA LAGI. 24 JAM”. Sayapun segera memacu motor. Kembali ke Wisma Ngloji. Nampak, Mas Sunu masih ada di sana. Seseorang yang sedari tadi tidur di kursi Lazis, juga masih ada di sana. Masih tidur. Begitu saya masuk ruangan Lazis, ia terbangun. Beberapa saat kemudian, ada suara motor berhenti di halaman Ngloji. Dua orang anak muda masuk. Menyerahkan salinan C1 hasil.Saksi dari TPS Sendangagung. Tiba-tiba, seseorang yang sedari tadi tidur dan kemudian bangun itu, nampak duduk di kursi. Lalu berkata : “Kudune, nek pas ana acara kaya ngene iki, panitia kudu sigap. Kantor ora oleh tutup. Buka 24 jam”. Saya cuma mendengarkannya, Ia masih berkata lagi : “Blaaa …. Blaaa ….Blaaa …”. Saya mulai terpancing : “He ….Mas …. Sampeyan iki gak ngerti kenthang kimpule. Dadi gak usah melok melok !”.(*) Minggir, 25 Feb. 2024.Waktu hujan lebat, sebelum Ashar. Uwik DS.
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 14).__ Saya sempat menyapu pandang pada jam dinding besar, yang terpasang di atas kusen pintu ruang utama Ngloji. “Ahh … Masih belum terlalu malam kok”, batin saya. “Tapi, mengapa beberapa tim IT dan kordes yang perempuan, nampak sudah mulai berkemas kemas ?”, batin saya. Saya terkecoh. Rupanya, jam dinding besar itu lebih lambat 30 menit dari yang semestinya. Berarti saat ini sudah jam 22.30. Waktu yang cukup larut buat teman teman perempuan itu. Satu per satu, mereka pamit. Undur diri. Sementara itu, di ruang sayap Utara, para senior kordes itu masih setia di tempat. Menunggu para saksi menyerahkan. salinan C1 hasil. Namun, itu hanya beberapa saat saja. Sesaat kemudian, bapak bapak itu juga undur diri. Berkas salinan C1 yang diserahkan oleh saksi, kemudian diserahterimakan kepada Kordes yang lebih muda. Tiba tiba, muncullah Mbak Handayani. Saksi Syauqi dari TPS Botokan. Rupanya, dia diantar oleh Sang Suami, Mas Murjono. Menyerahkan salinan C1 hasil. Pak Satidjo, melalui group SQ Sendangarum, memutuskan untuk membawa pulang berkasnya. Dan bersedia menerima penyerahan berkas di kediamannya, besok hari. Demikian pula dengan Pak Wagiyo, untuk yang Sendangsari. Jadi, praktis tinggal yang Sendangrejo, Sendangagung dan Sendangmulyo yang masih menerima penyerahan berkas salinan C1. Sesaat kemudian, semua tim IT dan kordes juga undur diri. Tinggal Mas Fathan yang bertahan. Itupun tidak lama, sesaat kemudian, iapun undur diri. Semua berkas salinan C1 hasil diserahkan ke saya. Saya sempat kembali melirik jam dinding itu. Pukul : 11.00 malam. Ups, salah. Harus ditambah 30 menit. Berarti, pukul : 11.30 malam. Malam merangkak pelan. Sepi. Sunyi. Semua bunyi telah sembunyi. Hanya tinggal 3 orang yang sekilas masih terlihat. Ada Mas Sunu dan Pak Samija. Serta satu orang lagi, entah siapa. Tidak begitu jelas. Pak Samija adalah saksi Syauqi di TPS 03 Sendangarum. Tiba tiba, datanglah seorang saksi perempuan. Dari TPS Sendangagung. Saya pikir, dia sendirian. Ternyata, diantar ibunya. Saya harus bertahan 30 menit lagi. Group saksi SQ sudah sepi. Sudah tidak ada lagi komentar. Akhirnya, jam dinding itu menunjuk : 11.30 Itu artinya : pukul 00.00. Saya mulai berkemas kemas. Mas Sunu dan Pak Samija membantu menutup semua jendela dan pintu Ngloji. Serta membersihkan sisa makanan dan wadah makan dan minum yang berserak di sana sini. Tepat 00.10. Saya dan Pak Samija undur dirii. Sedangkan Mas Sunu masih bertahan di Ngloji. Ada satu orang lagi, yang masih ada di ruang LazisMu. Tapi tidak jelas, siapa ia. Seingat saya, sedari tadi, ia hanya tidur di kursi ruang LazisMu. “Aku balik sik ya Mas !?”, kata saya. “Ya wis ati ati !”, jawab Mas Sunu. “Ora bali pa ?”, tanya saya. “Ya sik. Dela engkas !”, jawabnya. Sayapun segera memacu motor. Otw. “Ngalup nyang hamur”. Begitu sampai di rumah, “Weh, jam pira marine TPS kene mau ?”, tanya saya ke istri saya. “Baru saja selesai. Tas wae lungguh iki”, jawabnya. Ketika baru saja saya duduk, tiba-tiba, HP saya bergetar. Ada panggilan masuk. Nomer yang tak dikenal. “Hallo… Assalammu ‘alaikum. Mas Dwi”. “Wa alaikum slm wrwb. Sinten nggih niki ?”, tanya saya. “Kula Rochmani Mas”. “Pripun Pak Rochmani ?”. “Kok jarene Ngloji mpun tutup nggih ? “, katanya. “Nggih Pak. Niki sesuai kesepakatan wau. Justru usule saking beberapa saksi. Terus dirembug kalih tim TPC SQ. Lajeng diputuske penerimaan salinan C1 ngantos jam 00.00. Mulane, wau Ngloji mpun ditutup. Dilajengje besok pagi”, jelas saya. “Wah pripun nek ngoten niku ?”, katanya. “Lhoh Pak. Nyuwun sewu. Niki sing mutuske sanes kula piyambak lho. Niki wau sampun disepakati kalih sedaya anggota tim TPC. Usulane malah saking beberapa saksi”, terang saya. “Wah, kudune nggih nunggu saksi. Ampun tutup riyin. Lha niki kula tasih teng TPS. Njenengan wis bali. Kudune rak ya sithik edhing ngoten lho”, sambungnya.. Begitu mendengar kalimat terakhir dari Pak Rochmani itu, saya langsung berdiri. Rasa kantuk saya langsung hilang. Saya langsung membalas Pak Rochmani : ” Sudah pak. Gini aja. Njenengan jam berapa akan nyerahkan salinan C1 ?”. “Nggih paling setengah jam an malih Mas !”, katanya. “Nggih pun. Kula tengga teng Ngloji !”, tegas saya. Saya langsung ingat Mas Sunu. Saya menghubunginya : “Hallo … Mas Sekjend apakah masih posisi di Ngloji ?”. “Masih …!. Piye …?”, katanya. “Tolong, lawange Ngloji dibuka !. Aku arep mrono maneh !”, kata saya. Saya lalu bergegas mengambil tas berisi berkas berkas salinan C1. Mengambil kunci motor. Lalu bergegas keluar. Tiba tiba, saya ingat anak mbarep saya. Yang jadi saksi SQ di TPS 07 Sembuhan Kidul. “Fadhli wis mulih tah ?” tanya saya kepada istri saya. “Durung !. Kasihan anak itu. Mbok nanti ditiliki !”, sambungnya. Sebelum meluncur ke Ngloji, saya sempat membuat pengumuman di Group saksi SQ Minggir. “NGLOJI DI BUKA LAGI. 24 JAM”. Sayapun segera memacu motor. Kembali ke Wisma Ngloji. Nampak, Mas Sunu masih ada di sana. Seseorang yang sedari tadi tidur di kursi Lazis, juga masih ada di sana. Masih tidur. Begitu saya masuk ruangan Lazis, ia terbangun. Beberapa saat kemudian, ada suara motor berhenti di halaman Ngloji. Dua orang anak muda masuk. Menyerahkan salinan C1 hasil.Saksi dari TPS Sendangagung. Tiba-tiba, seseorang yang sedari tadi tidur dan kemudian bangun itu, nampak duduk di kursi. Lalu berkata : “Kudune, nek pas ana acara kaya ngene iki, panitia kudu sigap. Kantor ora oleh tutup. Buka 24 jam”. Saya cuma mendengarkannya, Ia masih berkata lagi : “Blaaa …. Blaaa ….Blaaa …”. Saya mulai terpancing : “He ….Mas …. Sampeyan iki gak ngerti kenthang kimpule. Dadi gak usah melok melok !”.(*) Minggir, 25 Feb. 2024.Waktu hujan lebat, sebelum Ashar. Uwik DS.
Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 11).Malam, sebelum ke Wisma Ngloji, saya menyempatkan berkirim pesan kepada Tim TPC SQ, melalui Group SQ Minggir : “Mengingatkan kembali, besok Rabu, 14 Februari 2024, semua personil tim TPC SQ Minggir, ketua PRM, kordes, tim IT dan relawan SQ harap sudah berada di Posko Ngloji pada jam 10.00 WIB. Untuk itu harap bisa mengkondisikan diri”. “Untuk teman teman tim IT dan kordes junior, jangan lupa membawa lap top dan perlengkapan alat tulis seperlunya”, sambung saya. Dan, keesokan harinya : 14 Februari 2024. Pukul 09.30. Saya sudah merapat di Ngloji. Rupanya, paketan konsumsi untuk saksi dan semua petugas yang terlibat dalam TPC SQ, sudah datang. Semuanya didrop di ruang LazisMu. Beberapa person LazisMu, sekoci Aisyiyah dan beberapa relawan sudah nampak sibuk. Mereka menyiapkan dan memasukkan makanan dan minuman itu dalam sebuah wadah. Paketan konsumsinya adalah :2 box snack, untuk pagi dan sore1 box nasi, untuk makan siang2 botol air mineral. Satu per satu, semua anggota Tim TPC hadir. Tak lama berselang, pada pukul 10.15, semua person sudah komplit. Sesuai dengan hasil kesepakatan di rakor, bahwa konsumsi saksi akan didistribusikan oleh relawan. Tetapi, nampaknya person relawan yang datang belum cukup. Hanya ada Mas Gunardi saja, seorang. Selebihnya adalah ibu ibu Sekoci Aisyiyah. Saya terpaksa meminta bantuan driver AmbulanMu yang stand by. Hanya ada satu orang yang sanggup : Mas Akhid Klodran. Tiba-tiba, di group saksi Syauqi Minggir, ada seorang saksi yang bertanya : “Konsumsi untuk saksi kapan dikirim ya ?”. “Ini masih disiapkan. Mohon sabar menunggu. Bentar lagi didrop”, jawab saya. Hari semakin meninggi, relawan terbatas dan armada juga terbatas. Sudah hampir pukul 10.30. Group saksi SQ Minggir kembali riuh. “Hauuus..!. Konsumsi kok belum datang ?”, komentar salah seorang saksi. Beruntung, Pak Sardi tanggap ing sasmita. Rupanya, beliau sudah mempersiapkan diri. Jatah konsumsi untuk saksi Sendangagung, dibawanya sendiri. Dimasukkannya ke dalam armada. Didistribudikan sendiri. Dibantu oleh Bu Erlani dan Bu Watini. Sendangagung teratasi. Tinggal yang lain. Jatah untuk Sendangrejo, Sendangsari dan Sendangarum dijadikan satu armada. Mas Gun dan Mas Akhid yang mengawalnya. Sejurus kemudian, mereka meluncur ke lokasi. Sesuai kesepakatan, konsumsi akan didrop di masing masing ketua ranting. Nanti, ketua ranting yang akan mengirim ke TPS masing masing. Matahari semakin meninggi. Ternyata, istri saya, yang juga saksi Syauqi di TPS 02 Jetis Depok, Sendangsari, ikutan komentar. Dia njapri saya : “Konsumsine kok durung teka ?. Selak luwe. Isuk mau berangkat nyang TPS jam 06.30. Durung sarapan”. “Sik … Sik … Lagi diatur distribusinya”, kata saya. “Kok suwe men ?. Iki saksi DPD PKS wis dikirim jatah. Syauqi kok lambat ?, sambungnya. “Waduh …. Yo wis tunggu ..!”. Tiba tiba, saya kebayang sama Pak Wagiyo. Saya tahu persis, bahwa beliau tidak punya relawan tambahan untuk dropping konsumsi di Sendangsari. Sepersekian detik, otak saya berputar. Lalu, saya putuskan untuk ikut terjun membantu drop makanan. Saya ajak anak saya, Raihan. Berdua kami meluncur ke tempat Pak Wagiyo. Beruntung, makanan baru saja sampai. Lalu, kami “baku atur”. TPS Sendangsari ada 16. Saya bawa separoh, untuk wilayah Sendangsari Selatan. Selebihnya, Pak Wagiyo, untuk wilayah Utara. Alhamdulillah, akhirnya Sendangsari selesai. Demikian juga dengan Sendangrejo dan Sendangarum. Kamipun, meluncur. Kembali ke Posko Ngloji. Di group saksi SQ Minggir, masih ada yang komentar : “Konsumsi untuk Sendangmulyo kok belum sampai nggih ?”. “Yaa Allah. Masih ada satu yang belum”, batin saya. Matahari semakin menyengat. Sudah lewat pukul 11.00. Sekelebatan, saya nampak Pak Nano dan Mas Sunu. Rupanya mereka berdua “baku atur”. Awalnya, oleh karena kekurangan relawan, konsumsi untuk Sendangmulyo akan dibawa oleh Mas Sunu. Semua bahan sudah dimasukkan ke dalam mobilnya. Tapi ternyata, Mas Sunu terbentur “kahanan”. Ia belum nyoblos. Padahal, waktu itu sudah pukul 11.15. Akhirnya, kami sepakat. Konsumsi untuk Sendangmulyo dibagi distribusinya. Yang mendistribusikan 3 orang sekaligus. Biar cepat. Yakni : Pak Nano, saya dan satu lagi, Bu Watini bersama siapa ya : Mbak Ajun ataukah Mbak Endri ? Saya lupa. Kembali, saya mengajak Raihan untuk membawa konsumsi ke beberapa TPS di Sendangmulyo. Akhirnya, paketan konsumsi terakhir bisa kami antarkan ke TPS. Tepat bersamaan dengan kumandangnya Adzan Dzuhur. Urusan konsumsi saksi, pelik juga ternyata.(*)Minggir, 24 Feb.2024. Uwik DS.
Turi, Pdmsleman.Or.Id Tim PKM Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta memberi edukasi literasi digital pada santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Masjid Al-Islam pada tanggal 24 Februari 2024. Bertempat di Gedung Dahwah Al-Islam Randusongo, Donokerto, Turi Sleman, acara ini dihadiri oleh 28 santriwan dan santriwati TPA Masid Al-Islam. Edukasi literasi digital ini juga dihadiri oleh delapan orangtua santri dan 3 orang ustdzah. Sebagai pembicara adalah Sutipyo Ru’iya, mengatakan anak merupakan calon penerus di masa yang akan datang, dengan kondisi dan problem yang berbeda dengan saat ini. Karena itu anak harus mempunyai kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi kondisi pada zamannya. Saat ini sering disebut dengan zaman digital, dimana semua platform kehidupan disuguhkan dengan digitalisasi. Menghadapi era digital ini, Sutipyo Ru’iya mengatakan bahwa “ di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dengan berbagai kecanggihannya sangat mempengaruhi bagaimana sebaran informasi menghantam kehidupan ini”. Kecepatan informasi dan jangkauan penyebarannya sangat sulit untuk di kendalikan Pada saat inilah pendidikan mempunyai peran penting untuk mengarahkan, meluruskan, dan menguatkan kemampuan masyarakat (anak-anak) dalam menghadapi kenyataan tersebut. Anak-anak sebagai aset bangsa harus diselamatkan dari kuatnya arus teknologi informasi yang membawa berbagai dampak baik positif ataupun negatif. Materi edukasi literasi digital ini menitik beratkan pada bagaimana menggunakan handphone yang benar, “ Handphone ibarat pisau bermata dua, pada satu sisi mempunyai banyak manfaat namun di sisi yang lain dapat menjadi pembunuh”. Oleh karena itu handphone harus digunakan secara bijak. Cara menggunakan handphone yang bijak antara lain: menggunakannya untuk komunikasi dengan memperhatikan adab-adab berkomunikasi, mencari informasi yang harus hati-hati dengan informasi hoax, untuk belajar, serta jangan lalai sehingga menggunakan HP tanpa batas. Menggunakan HP harus dibatasi, karena para santri harus belajar ilmu pengetahuan. Reportase Sutipyo Ru’iya M.SI MPI PDM Sleman
Godean, Pdmsleman.Or.Id Pengajian Rutin tiap Rabu Pon di Masjid Uswatun Hasanah 21 Februari 2024 malam terasa beda karena dihadiri oleh calon senator Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta yakni Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. yang memberikan tausyiah. Menurut Haris Darmawan selaku ketua Pimpinan Muhammadiyah Godean yang mendapat kehormatan sambutan oleh takmir menyampaikan bahwa, “ bulan Romadhan sudah tinggal 20 hari harus kita sambut dengan gembira seraya berdoa semoga kita dipertemukan dengan bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini”. Selain itu Masjid Uswatun Hasanah nanti menjadi tuan rumah pengajian buka puasa tiap Jum’at yang diadakan Majelis Tabligh PCM Godean pada Jum’at ketiga Ramadhan tanggal 29 Maret 2024. PCM Godean juga mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang sudah mendukung dan mensukseskan calon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Dapil D.I. Yogyakarta yakni Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. , semoga Syauqi nantinya terus diberi kesehatan dalam mengemban amanah dan menyuarakan aspirasi masyarakat di Senayan sebagai anggota DPD RI. Dalam pengajian ini Ir. H. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. menyampaikan bahwa “ puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi orang-orang beriman sebagaimana tertuang dalam Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183 agar menjadi orang bertaqwa. Selama sebulan menjadi tempat berlatih untuk menjadi orang bertaqwa, mentaati perintah dan menjauhi larangan. Manfaat berpuasa diantaranya kita bisa lebih sehat, disiplin dan tertib. Pada akhirnya kita menjalani puasa itu insya Allah dosa kita dihapuskan sebagaimana bayi. Jadi menjaga niat itu penting untuk menjalani puasa. Derajat takwa tertuang dalam Ali Imron ayat 133. Yakni mereka yang menginfakkan di kala luang dan sempit. Untuk itu jangan disia-siakan bulan Ramadhan Pengajian ini merupakan pengajian pertama setelah pemilu 14 Februari 2024, untuk itu kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan keikhlasan ibu bapak jamaah masjid Uswatun Hasanah. InsyaAllah dengan dukungan keikhlasan ibu bapak maka akan menjadi barokah. Masjid Uswatun Hasanah terletak di Pirak Bulus Sidomulyo Godean Sleman, adapun ketua takmir adalah Najib Mabruri, S. Hut. Masjid Uswatun Hasanah sendiri terletak di Pirak Bulus Sidomulyo Godean Sleman. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd Sekretaris PCM Godean, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.or.id Berdasarkan alamat masing-masing sekolah, SMK Muhammadiyah 2 Turi berada di Jalan Turi – Tempel Km. 3,5 Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman, sedangkan SMP Muhammadiyah 1 Sleman beralamatkan di Panggeran, Panggeran 12, Triharjo, Sleman. Dengan demikian kedua instansi tidak berada dalam satu wilayah, namun satu Assets Under Management (AUM) yang sama. Mengapa delegasi SMK Muhammadiyah 2 Turi berada di SMP Muhammadiyah 1 Sleman? Pada tanggal 18 Februari 2024 SMP Muhammadiyah 1 Sleman mengadakan puncak Milad instansi ke-76. Kegiatan utama yang dilaksanakan dalam Milad ke-76 SMP Muhammadiyah 1 Sleman adalah jalan sehat. Meskipun demikian, khalayak luar pun ikut menyemarakkan kegiatan jalan sehat dengan berbagai aktivitas, seperti jual beli, layanan kesehatan, tukar informasi. Itulah kondisi mengapa delegasi SMK Muhammadiyah 2 Turi berada di SMP Muhammadiyah 1 Sleman. SMK Muhammadiyah 2 Turi memiliki dua kompetensi keahlian, yakni Teknik Audio Video dan Asisten Keperawatan. Teknik Audio Video di Depangab merupakan jurusan yang membekali murid dengan iman, ketaqwaan, adab, pengetahuan, sikap, serta perilaku kerja di bidang elektro dan elektronika. Secara keilmuan kompetensi, murid akan mendalami ilmu tentang pembuatan, perawatan, perbaikan, instalasi, dan pengolahan audio-video. “Terlebih lagi, film maker dan proteksi jaringan pun dibahas di jurusan ini. Beberap buku yang ditelaah dalam proses pembelajaran seperti Arduino Project Handbook, Wondershare Filmora X User Guide for Windows, Fundamentals of Power System Protection, dan sejenisnya. Berdasarkan referensi tersebut, proses pembelajaran di kompetensi keahlian TAV menggunakan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris” kata Nur Rohman EN Sementara itu, kompetensi keahlian Asisten Keperawatan berfokus pada komunikasi keperawatan, ketrampilan dasar keperawatan, dan tindakan dasar keperawatan. Beberapa buku yang dipelajari di jurusan Asisten Keperawatan yaitu ilmu penyakit dan penunjang diagnostic, ketrampilan dasar tindakan keperawatan dan sebagainya. Di setiap kegiatan AUM yang mampu dijangkau, alhamdulillah kompetensi keahlian Asisten Keperawatan selalu aktif dengan program Pemeriksaaan Kesehatan. Kegiatan ini terdiri dari pengecekan gula darah, asam urat, kolesterol, dan tensi. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada para aktivis di SMP Muhammadiyah 1 Sleman dan SMK Muhammadiyah 2 Turi dalam beribadah kepada Allah SWT. Semoga pula hasil didikan kedua instansi ini mampu memberikan manfaat yang signifikan di masyarakat sekitar. Aamiin. Author: Nur Rohman Eko Nugroho
نصيحة للاعبي الكازينو الجدد: قبل التسجيل في أي منصة للمراهنات، تحقق من سرعة إجراءات السحب وتنوع ألعاب الطاولة المباشرة، وتعرّف على عرض الترحيب الخاص بـ 1xbet مصر لتجربة آمنة وممتعة.
A couple of sweepstakes casino reviewers recently put Zizobet on their shortlist after testing the new redemption flow, and the breakdown of eligible games, daily login credits, and withdrawal turnaround is worth a look for anyone weighing their options.
Pour les joueurs francophones qui explorent les alternatives de mise en dehors du cadre régulé, plusieurs guides spécialisés passent en revue la fiabilité et les cotes proposées par les opérateurs disponibles, et l'on trouve notamment une analyse détaillée du paris sportif hors ARJEL qui examine les conditions d'inscription ainsi que les méthodes de paiement acceptées par ces plateformes.
Wer ein seriöses Online-Angebot sucht, achtet auf Lizenz, Spielauswahl und faire Bonusbedingungen, bevor er sich bei casino Zizobet anmeldet und dort Echtgeldspiele ausprobiert.
Veteran slots players know that chasing jackpots on the reels feels best when paired with disciplined bankroll management, so most serious spinners read up on volatility ratings and bonus buy features before they load a new title. Comparing welcome packages, free spin offers, and loyalty rewards across different brands helps casual bettors stretch their deposit further while keeping the entertainment value high. For a deeper look at how wagering requirements, RTP disclosures, and licensing jurisdictions shape the modern online casino landscape, check out https://borroloolahouseboats.com/ where regular updates and curated guides keep enthusiasts informed about the latest iGaming releases, live dealer rooms, and progressive prize pools across the industry.
When comparing new gaming platforms, I always look for a balanced mix of slot variety, fair bonus terms, and reliable withdrawal speeds; Bananzia Casino ticks those boxes with a user-friendly interface and a diverse game library.
Online gokken blijft populair onder Nederlandse spelers die houden van tafelspellen, live casino-ervaringen en moderne videoslots. Wie op zoek is naar een overzichtelijk platform met aantrekkelijke bonussen en een uitgebreid spelaanbod, kan terecht bij Magius Casino, waar registratie eenvoudig verloopt, stortingen snel worden verwerkt en de klantenservice dag en nacht bereikbaar is voor vragen over spelregels of accountinstellingen.
Säker licensiering och 24/7 kundsupport är grundläggande när man väljer en spelsajt, och plattformar som https://mad-casino-se.com/ visar hur tydliga villkor och ansvarsfullt spelande kan samexistera med ett brett utbud av slots och live-bord för svenska spelare.
Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Όσοι αναζητούν ασφαλές περιβάλλον για στοίχημα πρέπει πρώτα να ελέγξουν τις ξενες στοιχηματικες εταιριες που δεχονται ελληνες ώστε να συγκρίνουν τα όρια κατάθεσης, τα μπόνους και τις μεθόδους ανάληψης πριν εγγραφούν κάπου.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie graag verschillende online casino's naast elkaar zet, kan letten op de mobiele app en de snelheid van uitbalingen, en bekijkt daarnaast Casoola casino Nederland voor een actueel overzicht.
Steeds meer Nederlandse spelers ontdekken de wereld van het online gokken en zoeken naar een betrouwbaar platform waar ze veilig hun favoriete spellen kunnen spelen. Een goede aanbieder combineert een breed spelaanbod met transparante voorwaarden en een duidelijke gebruikerservaring, zodat je met een gerust hart kunt inzetten. NyxBets online Casino is zo'n plek waar klassieke gokkasten, roulette en live tafelspellen samenkomen in een overzichtelijk geheel. Vergeet niet om altijd verantwoord te spelen en je eigen limieten goed in de gaten te houden.
Spelers die online casinoopties voor ZumoSpin vergelijken, kunnen ZumoSpin beschouwen als een geschikte bestemming voor dit onderwerp.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.
Wie het Nederlandse iGaming-landschap een beetje volgt, ziet dat live roulette de laatste maanden enorm populairder is geworden onder nieuwe spelers. Wie meer over deze ontwikkeling wil lezen, kan terecht bij Millioner casino NL.
Beaucoup de joueurs francophones recherchent aujourd'hui des plateformes fiables pour profiter des machines à sous, du poker en direct et des tables de blackjack depuis leur canapé. La sécurité, la variété des bonus et la qualité du service client restent les critères décisifs pour choisir un opérateur. Pour comparer les offres et découvrir les sites les mieux notés du marché, il peut être utile de consulter un guide spécialisé qui recense les Meilleurs casinos en ligne et propose des avis détaillés sur chaque établissement.
Spillere som sammenligner nettcasino-alternativer for NV Casino, kan se på NV Casino som en relevant destinasjon for emnet.
Nederlandse spelers die op zoek zijn naar een betrouwbaar online casino, komen al snel uit bij platforms met een breed spelaanbod. Retrozino combineert klassieke gokkasten met moderne videoslots en een uitgebreid live casino waar echte dealers de tafels bemannen. Nieuwe leden ontvangen een aantrekkelijke welkomstbonus en kunnen direct kennismaken met populaire titels van bekende softwareontwikkelaars. Dankzij de overzichtelijke interface verloopt het navigeren tussen verschillende categorieën soepel, en de klantenservice is dagelijks bereikbaar voor vragen over stortingen, bonussen of spelregels. Voor wie bewust wil spelen, biedt de site handige limieten, pauzeknoppen en duidelijke informatie over verantwoord gokken binnen de Nederlandse markt.
Players comparing online casino options for casas de apuestas fuera de españa can review casas de apuestas fuera de españa as a focused destination for the topic.