BANDA NEKAD

Catatan kecil. (Spesial SQ bagian 2) Awalnya, saya babar blas nggak paham. Saya belum pernah sekalipun terlibat dalam urusan kepanitiaan dalam pemilihan umum. Ups, salah ding. Pernah jadi panitia KPPS di TPS 02 di dusun saya, Jetis Depok, Sendangsari, Minggir. Itu sudah lama sekali. Mungkin 10 atau 15 tahun lalu, saya lupa. Sekian tahun kemudian … Bertempat di Masjid Al Umar Parakan Wetan. Ketika itu ada acara Pengukuhan Pengurus dan anggota Majelis PCM Minggir. Selepas acara, bertiga (pak Ngadimin, saya dan Mas Antok), kami ngobrol sambil menunggu selesai totalnya acara. “Ini kita diamanahi pimpinan PDM, untuk segera membentuk TPC (Tim Pemenangan Cabang) DPD Syauqi”, kata pak Ngadimin. “Mangga kita langsung saja pilih dan tentukan”, sambungnya. Akhirnya, langsung ditentukan. TPC Syauqi Minggir, ketuanya : H. Ngadimin, S.Pd. M.Pd. Sekretaris : M. Sugiyanto dan Bendahara : Dwi Sumartono. Maka, dikirimkanlah ketiga nama tersebut ke TPD Sleman. Di atas namakan koordinator TPC SQ Minggir. Belakangan, terjadi pergeseran tugas. Bendahara dipegang Mas Antok. Dan saya, lebih fokus ke administrasi dan kesekretariatan. Beberapa pekan kemudian, TPD meminta perwakilan TPC SQ Minggir untuk mengirim 3 nama sebagai wakil untuk dijadikan saksi SQ. Mas Antok mengirimkan 3 nama : Saya, Fajarudin dan Jemingin. Beberapa hari kemudian, ada undangan dari TPD untuk mengikuti Bimtek Saksi. Bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Yang bisa hadir : hanya saya seorang. Fajarudin tidak bisa datang. Bersamaan ada kegiatan. Jemingin juga ada kegiatan. Mantenan. Di undangan dituliskan : sebaiknya saksi membawa laptop. Masalahnya, saya gak punya lap top. Pun, waktu itu HP saya juga rusak. Lengkaplah sudah. Apakah saya mundur ? No way ! Pantang ! Bonek !. Saya pinjam HP nya istri saya. Sampai di lokasi, saya clingak ckinguk. Sama sekali tak ada yang saya kenal. Pas giliran bimtek, semua mulai mengeluarkan bawaannya. Lap top dan HP. Ternyata, HP yang saya bawa memorinya terbatas. Tidak bisa untuk menginstal aplikasi Relawan Syauqi. Akhirnya, ya sudah. Saya hanya duduk manis. Sambil bolak balik menyeruput kopi panas. Habis segelas, tambah lagi. Demikian seterusnya. Sampai selesai acara. Esok harinya, ketika ketemu mas Antok. “Piye hasile bimtek wingi ?”, tanyanya. “Panas tur legi. Mantab”, jawab saya. ” Lhah ! …. Apane sing legi ?”, sergahnya. “Kopine !” “Piye ta ?” “Lha bimteknya pakai HP. Atau lap top. HP ku rusak. HP ne bojoku memorine ora mencukupi. Dadi ya ming meneng wae aku “, jelas saya. Salahe milih aku. Wong jelas aku ora nduwe HP. Malah dikon melu Bimtek”. Ancen bonek tenan arek iku. Minggir, 19 Februari 2024. pukul 12.06 WIB. Bertepatan dg selesainya Rekap Suara di Aula Kecamatan Minggir. (Uwik DS)

Loading

Pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana SMK Muhammadiyah 2 Sleman

Sleman, Pdmsleman.or.id Sabtu  10 Februari 2024 tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelatihan Penguatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMK Muhammadiyah 2 Sleman yang beralamat di Jl. D. Ronggowarsito No. 2, Medari  Jetis, Caturharjo Sleman Kabupaten Sleman. Acara ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas dalam mitigasi kebencanaan, khususnya di lingkungan pendidikan. Sebanyak 50 peserta dari 18 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, turut hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya itu, perwakilan dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Sleman, Majelis Pembinaan Kesehatan Umum Sleman, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah (PCM dan PCA) Sleman juga ikut serta mendukung acara ini. “Pelatihan ini ditujukan untuk institusi sekolah, di mana tak jarang bencana terjadi saat jam sekolah berlangsung, Kami berharap peserta dapat melakukan rencana tindak lanjut agar seluruh sekolah yang terlibat dapat mengimplementasikan Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam kegiatan di sekolah” kata Prof. Zahrul Mufrodi, ketua tim PKM UAD yang juga ketua PCM Sleman ini. Tim PKM UAD yang dipimpinnya, bersama dengan anggota tim Afan Kurniawan, S.T, M.T; Dholina Inang Pambudi, M.Pd; dan Oktomi Wijaya, S.KM, M.Sc, berkomitmen untuk menyelamatkan sesama dan semesta di tengah ancaman bencana melalui kegiatan ini. Selain penguatan kapasitas terkait mitigasi kebencanaan, pada acara tersebut juga disampaikan informasi terkait deteksi dan pencegahan kecelakaan yang memungkinkan terjadi pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya sekadar memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan selama kegiatan belajar mengajar. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mempersiapkan sekolah-sekolah untuk menghadapi bencana dengan lebih siap dan terkoordinasi. Dengan kerja sama antar lembaga dan pihak terkait, diharapkan upaya mitigasi bencana di lingkungan pendidikan dapat terus ditingkatkan untuk melindungi siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Reportase  Arief Hartanto MPI PDM Sleman, Source Mahmudi K.

Loading

Peran Aisyiyah Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan Di Pemilu 2024

Turi, Pdmsleman.Or.Id   ‘Aisyiyah sebagai organisasi wanita dalam Muhammadiyah yang mempunyai maksud dan tujuan yang sama dengan Muhammadiyah. Risalah Perempuan Berkemajuan yang merupakan keputusan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah tahun 2022 menempatkan perempuan memiliki kesempatan luas sekaligus penting sebagai aktor perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu gerakan ‘Aisyiyah dalam bidang Majelis Hukum dan HAM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta pemahaman terhadap hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan hak asasi manusia.    Pemilu merupakan  salah satu upaya untuk menjaga nilai-nilai itu dengan cara ‘Aisyiyah menjaga jarak dengan partai politik manapun. Tetap menjaga kedekatan yang sama dengan semua partai politik, dan tidak akan terlibat dalam politik praktis.     Namun dalam menerapkan program ternyata mengalami beberapa permasalahan yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan ekonomi. Di satu sisi terdapat stereotype  bahwa perempuan sangat tidak setara disandingkan dengan laki-laki dalam kegiatan berpolitik, bahkan  partisipasi para kaum perempuan dalam politik sangat rendah. Namun di sisi yang lain, anggota Aisyiyah yang mempunyai latar belakang pendidikan dan ekonomi yang cukup,  berpandangan bahwa perempun harus ikut berpartisipasi dalam politik untuk menentukan perwakilannya atau pemimpinnya. Partisipasi politik menandakan sikap dan peran masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan politik dan dapat mengubah masyarakat yang semula apatis menjadi aktif. Permasalahan perbedaan persepsi di kalangan anggota Aisyiyah merupakan hal yang serius perlu dilakukan solusinya. Oleh karena itu sangat penting dilakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum terkait dengan peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024. Demikian disampaikan oleh Septi Nur Wijynti, SH, MH dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam pembukaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, yang bertujuan untuk meningkat peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024 ibu–ibu ‘Aisyiyah Cabang Turi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan hukum bertempat di Masjid Darul Falah Kembangarum Turi yang diikuti sekitar  80 orang dari semua Ranting ‘Aisyiyah yang berada di wilayah PCA Turi pada Ahad 4 Februari 2024.. Nara sumber yang juga anggota Tim Pelaksana Yulianta Saputra, S.H.MH. dari UIN Sunan Kalijaga mengatakan partisipasi perempuan dalam politik sangat diharapkan dalam mensukseskan pemilu 2024. Partisipasi perempuan merupakan kegiatan sukarela kaum perempuan yang ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik dengan jalan memilih pemimpin negara secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah/public policy). Upaya yang dilakukan dengan melalui cara antara lain pertama, Pendidikan politik dari keluarga, kedua, mendorong keterlibatan dalam organisasi, ketiga, advokasi terhadap Perempuan pentingnya Perempuan terlibat dalam dunia politik, dan keempat, mempersiapkan anak Perempuan dari dini untuk mengenal politik. Pada akhir kegiatan, Tim Pelaksana menyerahkan buku pedoman pemilu dan poster persuasi untuk mengajak Masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2024. PRA Donokerto I Turi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Tim Pelaksana dari UMY dan UIN Sunan Kalijaga. serta mengharapkan sosialisasi yang telah diperoleh dalam program pengabdian kepada masyarakat ini dapat diterapkan oleh ibu–ibu ‘Aisyiyah sehingga ikut membantu menyukseskan pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya secara cerdas.

Loading

Rapat Kerja Daerah PD IPM Sleman Periode 2023/2025, Revitalisasi dan Penguatan Profil Pelajar sebagai Pioneer Kemajuan Peradaban.

Depok, Pdmsleman.Or.id Sabtu, 3 Februari 2023 bertempat di SD Muhammadiyah Condongcatur berlangsung Rapat Kerja Daerah PD IPM ( Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah ) Sleman Periode 2023/2025 angkat tema “ Revitalisasi dan Penguatan Profil Pelajar sebagai Pioneer Kemajuan Peradaban”. Kegiatan ini diikuti peserta Pembina IPM, Perwakilan Pimpinan Ranting dan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Hadir pula tamu undangan – Drs. Muhammad Afnan Hadikusumo,  H. Arief Sulistyo, S.E.PDM Sleman  dan Naufal Labiba Wildan Ketua Umum PW IPM DIY. Dalam Rakerda ini digelar pemaparan program kerja PD IPM Sleman serta tatidakpan balik, masukan, diskusi dari pembina IPM, Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting. Ketua Umum PD IPM Sleman Nail Anfasa Fadla  dalam sambutan dengan mengusung tagline baru untuk periode 2023/2025: Pelajar Digdaya.  Dengan harapan dapat metidakmbarkan pelajar yang memiliki semangat, kegigihan, dan kemampuan yang luar biasa dalam menghadapi tantangan dan meraih prestasi. Harapan forum Rakerda sebagai sarana untuk menjalin komunikasi, merekatkan ukhuwah, dan memperkuat sinergi antara Pimpinan Daerah dengan pembina IPM, Pimpinan Cabang, dan Pimpinan Ranting. Ketua Umum PW IPM DIY memerikan apresiasi untuk sebuah pencapaian yang besar PD IPM Sleman yang sdh membangun cabang baru di awal periode di Moyudan, karena Sleman dengan 49 ranting menjadi PD IPM dengan jumlah ranting terbanyak se-DIY, itu merupakan suatu kemajuan untuk membangkitkan kembali cabang-cabang yang telah mati. Arief Sulistyo PDM  Sleman dalam sambutannya  memaparkan kandungan surah Al-Insyirah dan penerapannya dalam berorganisasi, utamanya ber-IPM. Afnan Hadikusomo DPD RI dari Yogyakarta menekankan “ jika mau sukses menghadapi tantangan zaman jadilah orang yang dermawan, karena di organisasi tidak bakal jadi kalau kita tidak dermawan”. Sifat ini membuat kita disukai banyak orang, dalam islam juga diajarkan untuk bersedekah baik disaat lapang maupun sempit, jadi tidak ada alasan untuk tidak bersedekah, jika banyak harta dengan harta, jika tidak  bisa dengan tindakan (ringan tangan) dan kalo masih belum bisa kita bisa bersedekah dengan mendoakan. Kedua itu sabar (meredam amarah), dalam islam kita diajarkan untuk sabar artinya kita, segala sesuatu itu butuh proses (sabar) kalau kita tidak sabar maka berantakan semua apa yang sudah direncanakan. oleh karena itu sabar itu penting bagi seorang pemimpin yang menentukan tidakan apa yang akan kita ambil selanjutnya. jadi bersabarlah, karena dalam islam juga diajarkan untuk bersabar. Mudah memaafkan. jangan terlalu ber larut dalam kebencian, kita diajarkan agar saling memaafkan diantara manusia, agar tetap terjalin hubungan, memaafkan itu penting, karena kalau tidak maka masalahnya akan bertabah terus. maka dari itu mudahlah memaafkan meskipun kita yang (tidak salah) berlapanglah dada agar urusan kita dilancarkan. Ditengah perubahan zaman yang sudah sangat pesat, kita dituntut untuk menyesuaikan. banyak habityang dulu itu sangat jarang dilakukan (tabu) tapi sekarang lumrah. IPM harus peduli dengan persoalan-persoalan umat, ibarat anak-anak muda adalah anak panah yang menjadi tombak atau ujung masa depan bangsa dan terus didalam perjuangan syiar Muhammadiyah terlebih syiar Islam. Reportase Nail Anfasa  PD IPM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman 2024

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 3 Februari 2024 bertempat di Aula PDM akan digelar Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman 2024 dengan peserta terdiri dari perwakilan Guru SD, SMP & SMK Muhammadiyah se-Sleman , Perwakilan MPI dari PCM se-Sleman  dan perwakilan dari ortom PDM Sleman. Adapun materi akan mengangkat Kuatnya arus informasi dan dasar-dasar jurnalistik Berkemajuan oleh  Fajar Dwi Putra, S.PT., M.Si. (Dosen UAD Yogyakarta) dan Membentuk opini melalui media web Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd. (Pegiat web IbTimes.id ) Kegiatan ini digelar karena di era Globalisasi di semua lini kehidupan telah memacu peradaban manusia memasuki dunia tanpa batas dan tanpa sekat lagi. Di era komunikasi yang terbuka ini peran informasi menjadi sangat penting dan dibutuhkan masyarakat. Hal ini menjadi peluang dan sekaligus tantangan kita selaku pelaku atau obyek dan bukan sebagi subyek dalam perubahan yang terjadi. Menurut H. Wahdan S  S.Pd salah satu panitia acara “ Peran pelaku perubahan dan pesan amar makruf nahi munkar masih terus akan dilakukan diantaranya pembenahan di bidang jurnalistik dan media masa sebagai corong perubahan yang selama ini masih dinilai kurang gaungnya”. Disini perlu adanya peningkatan dalam hal jurnalistik di lingkungan sekolah, guru, pimpinan persyarikatan dan pegiat persyarikatan yang masih memiliki kemauan atau motivasi yang kurang untuk menulis, kemudian menyajikan informasi yang menarik bagi masyarakat. Hal ini mendorong Majelis Pustaka dan Informasi PDM Sleman menggelar acara pelatihan jurnalistik sebagai bagian dari program dan  sekaligus bersama-sama belajar di bidang jurnalistik. Melalui Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman terus berupaya untuk lebih maju, bergerak dan tidak ketinggalan di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan pelatihan jurnalitik praktis dan mendasar. Tujuan diadakan Pelatihan jurnalistik ini adalah untuk mengenal, mengetahui dan mendalami seluk beluk jurnalistik, baik itu mengenai terbitan media massa, media online, trik dan tips menulis di media massa, redaksi, layout, teknik wawancara dan lain-lain, Menulis dengan baik sesuai kode etik jurnalistik, membuat opini, press release kegiatan-kegiatan yang akan dan telah dilakukan dan meningkatkan performa institusi sekolah maupun persyarikatan dan menjadi kontributor di web pdmsleman.or.id dan media online persyarikatan.

Loading

Utusan PDM Sleman Ikuti Rakorwil 2 LPCRPM DIY, Angkat Tema Memakmurkan Masjid, mewujudkan Cabang, Ranting Yang Unggul dan Berkemajuan di DIY

Wates, Pdmsleman.Or.Id Rakorwil 2 LPCRPM DIY yang digelar di SMK 1 Wates Kulonprogo pada Ahad, 21 Januari 2024, menandai komitmen untuk memakmurkan masjid dan mewujudkan cabang serta ranting yang unggul dan berkemajuan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua PWM DIY, DR Ikhwan Ahada, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberadaan LPCRPM sebagai pendorong utama cabang dan ranting yang menjadi ujung tombak persyarikatan. Ikhwan Ahada menyampaikan, “Semua majelis dan lembaga yang ada bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan LPCRPM dalam merealisasikan program-program kerja.” Tema sentral ini diakui sebagai poin krusial dalam memajukan struktur kepengurusan Muhammadiyah di DIY. Acara yang dihadiri oleh pimpinan LPCRPM seluruh DIY menyuguhkan tujuh materi, termasuk Strategi Pemenangan bakal calon DPD RI, Penyusunan Instrumen Masjid Muhammadiyah Unggul, Validasi Status Cabang Ranting, dan Optimalisasi Program Layanan KTAM keliling. Sesi menarik terjadi saat masing-masing daerah menyampaikan laporan kegiatan pemenangan calon DPD RI, dengan teknik dan cara variatif dalam usaha pemenangan yang saling melengkapi satu dengan lainnya. Semua Pimpinan Daerah sepakat untuk tetap maksimal dalam menghijaukan suara untuk Ir Achmad Syauqi Soeratno, MM. Sleman, sebagai salah satu kontributor, mengirimkan 4 utusan, yaitu US Prawoto, Fauzi Subhan, Jumari, dan Hepy, sebagai bentuk komitmen terhadap program pemenangan calon DPD RI. Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu ditutup secara resmi oleh Ust Cahyono, SAg, wakil ketua PWM DIY. Rakorwil ini menjadi momentum penting untuk menyulut semangat bersatu dan memacu aksi konkret dalam mewujudkan masjid yang makmur serta cabang dan ranting yang unggul dan berkemajuan di DIY. Reportase H. US Prawoto  LPCR PM PDM Sleman, Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman. #LPCRPM2024 #MuhammadiyahDIY #BersatuMajukanMasjid #PemenanganDPDRI

Loading