Prof. Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Hadir Dalam Syawalan PDM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti, MEd memberikan tausiyah pada Silaturrahmi Syawal 1445 H Keluarga Besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman Rabu, 22 Syawal 1445 H / 1 Mei 2024 yang dihelat di Masjid Agung Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jl. Parasamya Tridadi Sleman.H. Harjaka S.Ag, S.Pd, MA Ketua PDM Sleman menyampaikan dalam acara ini hadir sekitar 5000 jama’ah yang hal ini melebihi ekspektasi panitia dari semula diharapkan 4000 jama’ah warga Muhammadiyah se Sleman. “ PDM Sleman mengucapkan selamat Idul Fitri 1445 H Taqaballahu minna wa minkum kepada segenap hadirin dan warga Muhammadiyah serta Pemerintah dan masyarakat Sleman dan menyampaikan RS PKU Muhammadiyah Sleman telah beroperasi penuh selama 24 jam ”. Sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman pada Rabu siang.Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua PWM DIY yang diwakili DR. Yayan Suryana beserta Jajaran, Ir. H. Syauqi Soeratno MM DPD RI Terpilih Perwakilan Muhammadiyah DIY, PD Asiyiyah dan PDPM, PDNA, KOKAM dan segenap Ortom, Cabang Ranting, Bupati Kabupaten Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo beserta Drs H Sri Purnomo M.Si, serta Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes., MMR., Direktur PKU Sleman dr. HM. Ariffudin S.Pot. Abdul Mu’ti dalam kesempatan tausiyahnya menyampaikan silaturahmi aktualisasi ajaran Islam dan ukhuwwah dalam momentun Syawal Idulf Fitri seyogyanya umat Islam aktif memperkuat hubungan sosial mereka dengan sesama dan juga dimensi spiritual didalamnya. Spirit ini terkandung rumusan 4R,yakni yaitu reflection (muhasabah), refreshing (bergembira), recreation (semangat kembali), dan R reconciliation-resolution.Hal ini bisa diharapkan bisa menghilangkan residu dan mengikis polarisasi berkepanjangan dari proses Pemilu 2024 dengan momentun Syawal untuk silaturahmi dan islah.Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan ini juga menyampaikan Selamat idul Fitri 1 Syawal 1445 H, selamat bagi para 243 calon Jama’ah Haji Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ikut dalam bimbingan KBIHU Asiyiyah Sleman yang akan berangkat tahun ini semoga menjadi haji yang mabrur.Bupati Sleman menyebutkan “ betapa Muhammadiyah sebagai mitra penting pemerintah Sleman dalam membantu pendidikan kesehatan, kesejahteraan dan ekonomi” .

Loading

Insiden Minibus dan Evakuasi Pemudik Terlantar Warnai Posko MudikMU Tempel

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Posko MudikMU Sleman di Tempel dalam mendukung pelayanan arus mudik untuk warga masyarakat pada 5 April – 15 April 2024 yang dibuka 24 Jam di kompleks Masjid Baitussalam PCM Tempel (Jl. Magelang Km 17 Tempel) diwarnai dengan berbagai dinamika.Menurut Komandan Posko Sutiyono Ketika ditemui Arief Hartanto MPI PDM Sleman menyatakan ” sampai hari terakhir sebanyak 555 pemudik penerima manfaat keberadaan posko MudikMu Tempel ini, dengan 391 memanfaaatkan fasilitas untuk istirahat, 109 memakai fasilitas dapur mini, 33 pemakai bengkel darurat, 21 menggunakan faslitas Kesehatan dan ambulanMu”,Ada beberapa catatan kejadian yang menonjol selama kegiatan PoskoMu diantaranya pada Sabtu, 13 April 2024 sekitar pukul 03.30, sebuah minibus menabrak pohon di timur Posko MudikMU Tempel. Rombongan minibus yang berisi 10 orang berasal dari Tawangmangu menuju Banjarnegara mengalami insiden tersebut, mengakibatkan bagian depan minibus ringsek dan patahnya as roda belakang. Diduga kecelakaan ini disebabkan oleh sopir yang mengantuk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Minibus kemudian ditarik ke arah Posko MudikMU untuk menunggu perbaikan lebih lanjut. Sementara itu, para penumpang diberi kesempatan untuk beristirahat di Masjid Baitussalam yang berada di lingkungan Posko MudikMU. Mereka juga mendapat fasilitas sarapan dan makan siang dari PoskoMU sambil menunggu jemputan dari Banjarnegara.Pada hari berikutnya Ahad, 14 April 2024 terjadi peristiwa kesehatan yang melibatkan Arya Saputra (15 tahun). Sepulang dari silaturahmi ke rumah temannya di Pasar Tempel, Arya berencana kembali ke kampung halaman di Tegal, Jawa Tengah. Dia berjalan kaki menuju Jombor untuk mencari bus ke Tegal, namun di tengah perjalanan, tepatnya di Jl Magelang Km 17, Arya mendadak tidak sadarkan diri.Tim Posko MudikMU Tempel segera mengevakuasi Arya ke Posko MudikMU Aman yang berada di Masjid Baitussalam PCM Tempel. Setelah diperiksa oleh petugas jaga RS PKU Muhammadiyah Sleman, Arya disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu. “Awalnya kami mendapat laporan dari warga di sekitar lokasi ditemukannya Arya lalu kami evakusai ke Posko Mudikmu dan setelah stabil lanjut kami dalami terkait asal usulnya. Usut punya usut kedatangan Arya ke Jogja karena dijanjikan pekerjaan oleh temannya sebagai pedagang baju di Pasar Tempel, tetapi karena tidak sesuai harapan maka ia memutuskan kembali ke Tegal. Karena kurangnya informasi bekal yang disiapkan hanya cukup untuk berangkat ke Jogja saja sedangkan untuk pulang hanya tersisa Rp2000 saja. Berhubung sudah tidak punya tujuan lagi ia nekat jalan kaki dari Tempel ke Terminal Jombor berharap ada yang memberinya tumpangan. Sampai Jl Magelang KM 17 badannya sudah tidak sanggup lagi hingga tak sadarkan diri.Juang Mahron, personel Posko MudikMU Tempel, menyatakan bahwa “ kami memfasilitasi pemulangan Arya, yang dievakuasi oleh tim Posko MudikMU Tempel ke Tegal dengan menggunakan bus Citra Adi Lancar. Juang berharap Arya dapat berangkat dari agen Gamping pukul 20.00 dan tiba dengan selamat sampai rumah di dekat Stasiun Tegal”. Kedua peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya Posko MudikMU Tempel dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik, baik dalam situasi darurat seperti kecelakaan, maupun dalam menangani kondisi kesehatan pemudik yang membutuhkan bantuan. Posko MudikMu ini diinisiasi MDMC PWM DIY, dan di Kab. Sleman PDM Sleman melalui MDMC DAN LAZISMU SLEMAN membuka 3 titik posko mudikmu masing2 di Gamping, Prambanan dan tempel.Khusus di tempel MDMC dan LazizMu Sleman berhasil menghimpun 148 relawan yg tergabung dlm gugus tugas Posko MudikMu Tempel. 148 personil ini terdiri dari 8 dokter dan 14 tenaga medis bidan /perawat dari PKU Muhamadiyah Sleman, 6 unit mobil ambulanMu beserta 32 driver dan co driver, 12 personil KOKAM, 11 personil TSPM, dan melibatkan 61 Teknisi kesehatan dan mesin juga siswa dari SMK Muhammadiyah di sleman barat. Juga 10 personil dari MDMC Sleman yg bertugas mengendalikan posko mudikmu di Tempel. Posko MudikMU Tempel terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mendukung perjalanan para pemudik agar tetap aman dan nyaman sebagai salah satu bagian Muhammadiyah yang berkomitmen selalu memberi untuk negeri sebagai perwujudan Islam berkemajuan dan Rahmatan lil alamin. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

#SholatIdulFitri Rabu #1Syawal 1445 H/10 April 2024 PHBI PRM Sidoharjo Lapangan Ngablak Bangunkerto

Muhammadiyah Turi Turi, Pdmsleman.Or.Id

Loading

Khutbah Idul Fitri 1445Lapangan Kayen Wedomartani Ngemplak SlemanUst. H. Aris Rahmadu, S.T., M. Eng.

Khutbah Idul Fitri 1445Lapangan Kayen Wedomartani Ngemplak SlemanUst. H. Aris Rahmadu, S.T., M. Eng. – Dosen F. Teknik UMS Pada Puasa Ramadhan, kita dilatih menjadi pribadi yang baik. Setelah ramadhan jgan sampai kita merusaknya. Ibarat pada saat ramadhan kita menata bata menjadi bangunan yang bagus tp setelah jadi kita robohkan kembali, atau ibarat kita sudah merajut baju yang bagus kemudian kita urai kembali. Naurzu billah min dzalik. Pesan pada puasa ramadhan Pada saat ini kita tidak bisa tetkepas dari Media sosial, Tanpa dilandasi akulak mulia, bersosialisasi di media sosial akan menjadi sangat berbahaya karena dapat menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian dan hal buruk lainnya. M. Afifudin MPI PDM SLeman

Loading

Pesantren Ramadhan 1445 H SD Muhammadiyah Pakem

Pakem, Pdmsleman.Or.Id             Pesantren Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan SD Muhammadiyah Pakem saat bulan Ramadhan. Tema pesantren tahun ini adalah “Puasaku Totalitas, Ramadhanku Berkualitas, Belajarku Tuntas”. Tujuannya adalah agar menjadikan peserta didik lebih paham agama serta mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.             Kegiatan Pesantren Ramadhan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu tanggal 2-4 April 2024.  Hari pertama Pesantren Ramadhan diperuntukkan bagi siswa-siswa kelas I dan II, hari kedua untuk siswa-siswa kelas III dan IV, dan hari terakhir untuk siswa-siswi kelas V. Kegiatan ini dikomadoi oleh guru-guru PAI SD Muhammadiyah Pakem.             Untuk kelas I – IV Pesantren Ramadhan dimulai pukul 14.30 – 18.15 dengan rician kegiatan sebagai berikut: Sedangkan untuk kelas V Pesantren Ramadhan dimulai pukul 14.30 – 20.00 dengan rician kegiatan sebagai berikut: Di hari pertama, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Pakem Rr. Afiati Fatimah, M.Pd. yang menyampaikan “ apresiasi kepada guru PAI SD Muhammadiyah Pakem yang telah merancang dan mengomandoi acara Pasatren Ramadhan ini, dan berharap semoga acara ini dapat berjalan lancar sampai hari terakhir nanti”. Acara berikutnya dilanjutkan oleh guru-guru SD Muhammadiyah Pakem yang mengampu materi Pesantren Ramadhan dengan tugasnya masing-masing. Peserta didik terlihat sangat antusias mendengarkan paparan dari pemateri di setiap sesinya. Bahagia juga terpancar dari wajah peserta didik karena dapat memperdalam ilmu agama dan mengamalkannya, tentu saja iman dan akhlaknya meningkat berkat Pesantren Ramadhan ini. Di hari terakhir kegiatan Pesantrean Ramadhan ditutup oleh Ali Afandi, S.Ag. Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Sleman sekaligus memberikan sambutan. Beliau menyampaikan “ acara seperti ini sangat penting diadakan di sekolah-sekolah karena ini merupakan momen berharga untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan keimanan kita. Beliau juga berharap kagiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan saat bulan Ramadhan”. Info PPDB      : Ayunda Dhamai (0838 0538 8392) Reportase        : Erlin Noviyanti Prihastuti, S.Pd. SD Muhammadiyah Pakem

Loading

Tarawih Keliling Putaran Pertama PCM Sleman Di masjid Al Mukmin Jugang Tridadi Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Selasa,12 Maret 2024 PCM Sleman mengadakan taraweh ramadhan keliling untuk kali pertama dari rencana sebanyak empat kali putaran di kapanewon Sleman. Hadir dalam perjalanan tarling PCM Sleman segenap jajaran PCM Sleman beserta beberapa pimpinan Ranting menyertai serta ditambah dari PCPM Sleman dan KOKAM dengan sebanyak 25 personil hadir. Sambutan takmir masjid Al Mukmin Jugang Tridadi mengucapan selamat datang teriring doa dan harapan semoga terjalin hubungan silaturahmi dan kerja sama positif hingga menjadikan masjid Al Mukmin Jugang yang berbatasan dengan kecamatan Mlati. ” Untuk pembangunan masjid kami masih terbatas, maka perlu adanya masukan dari bapak-bapak dari PCM Sleman,” terang Eko Sudaryanto selaku MC  sekaligus sambutan tuan Rumah oleh Eko Sudaryanto (Ketua RW. 11) Jugang, Pangukan, Tridadi, Sleman mewakili ketua takmir Masjid Al-Mukmin Jugang Sarjuki yang berhalangan hadir karena sakit . Dalam ceramahnya ustadz Agus Nurdin mewakili PCM Sleman menjelaskan tentang gerakan Muhammadiyah. ” Maka kalau mengaku Muhammadiyah kok tidak mau bergerak, maka belum Muhammadiyah.” Tandas  ust Agus Nurdin. Tujuan Muhammadiyah mengantarkan pengikutnya untuk menuju pintu gerbang surga. Dakwah Islam di Muhammadiyah, masih kata ustadz Agus Nurdin dikenal merangkul bukan memukul. Beliau mencontohkan suri tauladan pimpinan Muhammadiyah Pak AR Fahrudin , orangnya sederhana, merangkul tidak mudah mengkafirkan orang lain. Muhammadiyah juga dakwah lewat pendidikan, kesehatan dan penghimpun zakat, infak dan sedekah untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. Disamping juga bantuan lewat pendidikan AUM ada SD/MI ada 4, SMP Muhammadiyah 1, SMA 1 dan SMK Muhammadiyah ada 2. Muhammadiyah juga hadir dengan BTM Baitul tanwil Muhammadiyah. Juga tidak kalah pentingnya ada hubungan sosial yang baik dengan tetangga sebelah. ” Yang penting Muhammadiyah ingin mengembalikan syariat Islam yang sebenarnya. Sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah” tandas Agus Nurdin Terakhir pemberian cinderamata masing-masing 2 buku HPT dan kitab suci Al Qur’an serta bantuan kepada Jama’ah masjid Al Mukmin Jugang 750.000  dimana penyerahan bantuan dari PCM Sleman diserahkan ketua Prof. Dr. Zahrul Mufrodi ST MT. Reportase H. Ashari S.IP, PCM Sleman, MPI PDM Sleman

Loading

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) SMK Muhammadiyah 1 Tempel, Perkenalkan Busana Casual dengan Tenun Tradisional Khas Jawa Tengah

Tempel, Pdmsleman.Or.id Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Tempel selama 3 hari menjadi titik awal para siswa siswi mendapatkan sebutan “kompeten”. Ujian yang dilaksanakan pada hari Selasa-Kamis, 5-7 Maret 2024 diikuti oleh siswa siswi kelas XII dari 4 kompetensi keahlian yaitu OTKP, AKL, Perhotelan, dan Tata Busana. Ada satu hal yang menarik perhatian dari pelaksanaan UKK tahun ini. Para siswi jurusan Tata Busana menghasilkan produk berupa busana casual dengan Tenun tradisional khas Jawa Tengah. Dalam waktu 3 hari, para siswi berhasil menyelesaikan UKK tersebut dan menghasilkan pakaian wanita dengan model kekinian yang banyak mengundang komentar positif. Kepala SMK Muhammadiyah 1 Tempel, Broto Purwanto,S.Pd.,M.S.I. bahkan sangat mengapresiasi hasil karya tersebut dan langsung menanyakan bandrol harga untuk busana busana tersebut karena beliau juga menyebarkluaskannya di media sosial. Kain tenun yang disiapkan sebelumnya oleh 2 orang guru Tata Busana yaitu Ibu Siwi Triharjanti, S.Pd. T dan Ibu Barokatus Aminah, S.Pd. merupakan kain tenun yang dibuat terbatas atau limited edition. Dengan berakhirnya UKK ini, diharapkan para siswa siswi SMK Muhammmadiyah 1 Tempel nantinya dapat bersaing secara kompeten di dunia kerja serta dunia industri (DU/DI). Info PPDB : Kontributor : Errista Dewanti, S.Pd. SMK Muhammadiyah 1 Tempel

Loading