Peran Sentral Keluarga Dalam Membangun Bangsa

Pdmsleman.Or.Id Pengajian rutin Jum’at Legi PCM Seyegan berlangsung semarak dengan dihadiri ratusan jama’ah. Kegiatan ini juga digelar sekaligus dalam rangka semarak Musycab Muhammadiyah dan Aisyiah Seyegan pada Jum’at  14 Juli 2023. Dalam sambutan Ketua PCA Seyegan, Umi Eni, S.Pd pada kesempatan menegaskan bahwa “Keluarga memiliki peran yang sangat fundamental dalam pengasuhan dan membangun bangsa. Keluarga sebagai pranata sosial, pendidikan, serta agama dalam struktur sosial, menjadi tempat pertama bagi anak bersosialisasi, membentuk kepribadian, serta berkenalan tentang banyak hal seperti nilai agama, akhlak, perilaku yang baik, dan berbuat kebaikan.”   Lebih lanjut disampaikan bahwa: “Keluargalah tempat seseorang bertumbuh dan berkembangnya anak, maka anak harus mendapatkan pengasuhan, kasih sayang, dan membangun kepercayaan diri agar menjadi pribadi yang mulia. Oleh karenanya, keluarga menjadi pilar pembangunan bangsa. Dalam hal ini, Muhammadiyah dan ‘Aisyiah memiliki peran serta untuk membina warganya agar memperhatikan pendidikan keluarga dengan berbagai programnya.” Pada kesempatan itu, tausiah diberikan oleh Ketua PDM Sleman, Drs. Harjaka, S.Pd, M.Ag. Juga dilaksanakan juga pemeriksaan gratis oleh RSU PKU Yogyakarta untuk para jamaah pengajian. Reportase        : Wahyu Poer Seyegan,   Editor              : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Pejuang Pendidikan Muhammadiyah

Pdmsleman.Or.id Pembinaan Guru dan Tendik AUM se kapanewon Seyegan digelar pada Jum’at, 14 Juli 2023 di SMK Muhammadiyah Seyegan dalam rangka menyemarakkan Musycab PCM – PCA Seyegan . Drs. Tri Subandi, M.Pd selaku Wakil Ketua PCM Seyegan pada acara tersebut menyatakan bahwa “ Menjadi guru di Persyarikatan Muhammadiyah itu harus menjadi pejuang yang harus siap bertempur di medan pendidikan di zaman milenial seperti sekarang ini”.  Mengapa menjadi pejuang? Di satu sisi tuntutan zaman, tuntutan teknologi, tuntutan kurikulum, dan tuntutan-tuntutan yang lain menggelontor begitu derasnya, sehingga membuat setiap guru harus mempu mengeksplorasi potensi dirinya. Di sisi yang lain, pendapatan guru di sekolah Muhammadiyah kurang begitu menggembirakan, sehingga bekerja di lembaga Muhammadiyah harus didasari semangat berjuang untuk berdakwah. Hadir pada acara itu, Ketua PDM Sleman, Drs. Harjaka, S.Pd, M.Ag yang sekaligus memberikan tausiah di awal acara. Pada kesempatan itu dihadiri pula oleh jajaran anggota Majelis Pendidikan PCM Seyegan, Kepala Sekolah, guru, dan tendik dari SDMu, SMPMu, dan SMKMu se kapanewon Seyegan. ‘Maka jadi guru di AUM itu menjadi PGA, yakni Pegawai Gaji Akhirat,” demikian salah satu komentar pelaku pendidik di Seyegan, Umi Eni. Reportase        : Wahyu Poer Seyegan, MPKS PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Disabilitas Muhammadiyah Bangkit

Sleman.Pd,sleman.Or.id “Di hadapan Allah, kedudukan semua umat itu sama, yang membedakan adalah tingkat ketaqwaan mereka. Ini tidak memandang dari mana asal mereka, suku apa, kondisinya bagaimana, dll” Itulah sepenggal kalimat dari Ketua PDM Sleman, Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.Ag ketika menerima warga penyandang difabel Muhammadiyah Sleman di kantor PDM Sleman, Jum’at, 14 Juli 2023. Lebih lanjut disampaikan: “Justru karena kondisi yang berketerbatasan itulah menjadikan pemicu untuk lebih bersemangat dalam beribadah dan mengeksplorasi potensi dirinya. Hadir dalam silaturahmi ini, Waki Ketua Bidang MPKS, Drs. AS. Ardani, Ketua MPKS PDM Sleman, Ketua MPKS beserta Sekretaris dan Bendahara, serta Defisi MDC. Nugroho, perwakilan dari penyandang disabilitas, “ kehadiran kami ini ke sini adalah untuk menunjukkan bahwa kami itu ada dan ingin bangkit di bawah bimbingan dari MPKS PDM Sleman, Kami sebagai warga Muhammadiyah, kami ingin diwadahi eksistensi dan pergerakan, sama halnya seperti umat yang lain dan dalam waktu dekat  kami akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah sekaligus membentuk kepengurusan.” Wahyu Purhantara selaku Ketua MPKS PDM Sleman, menyambut baik atas kebangkitan warga penyandang disabilitas di Sleman. dirinya menyampaikan bahwa merasa haru dan mengapresiasi atas inisiatif mereka untuk bangkit dan dan menyelenggarakan Musyada dalam waktu dekat ini. MPKS siap mendampingi, membina, dan menggerakan warga yang berkebutuhan khusus ini, karena Muhammadiyah hadir untuk mencerahkan umat, tanpa pandang bulu. Reportase         : Wahyu Purhantara selaku Ketua MPKS PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping

Gamping Pdmsleman.Or.id Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof.Haedar Nashir pada Selasa 11 Juli  2023 meresmikan ‘Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping’ yang beralamat di Jl. Raya Gamping, Patukan, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Yang terletak di depan Kapanewon Gamping. Kegiatan tersebut berlangsung dihadiri sekitar 200 tamu undangan dari Muhammadiyah dan Ortom PWM DIY, H. Harjaka PDM Sleman, PCM , PCA dan hadir juga Ir. Syauqi Soeratno. Kantor tersebut tardapat 2 lantai yang terdiri dari Ruang Penyewaan Amal usaha, Kantor Lazismu, kantor PCM Gamping, Ruang Rapat Lazismu, Ruang Aula Bersama, dan BTM (Baitut Tamwil Muhammadiyah) /Teller Bank. Gedung tersebut dibangun dengan tujuan refresentatif sebagai percontohan yang bernilai demi menambah kepercayaan masyarakat luar atau masyarakat umum. Menurut Haedar “ Pimpinan Cabang ini sudah cukup membanggakan atau disebut cabang kebanggan. Karena itu dengan peresmian ini  diharapkan spirit, dinamika, dan gerak persyarikatan di gamping dapat menjalankan misi utama dan dapat terlaksana sebaiknya mungkin, tumbuh berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat “. Masih menurutHaedar, Syarat terbentuknya cabang ada 6 yaitu Pengajian minimal 1 bulan sekali, Pengajian kursus mubaligh Muhammadiyah, Adanya forum mubaligh Muhammadiyah, sekurang kurangnya ada 10 orang, Kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an dan madrasah atau sekolah Muhammadiyah, kegiatan ekonomi sosial dan Kesehatan serta Kantor. Kantor ini adalah syarat yang terakhir. Dan mudah mudahan keenam syarat tersebut ada dicabang ini yaitu Cabang Gamping. Kata Haedar “  tugas kita adalah meningkatkan kualitas dari semua syarat-syarat tersebut, jika syarat peresmian telah terpenuhi agar menjadi keyakinan paham dan alam pikiran yang diamalkan oleh Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Ortom”. Semoga dengan didirikan ‘kantor bersama Muhammadiyah Gamping’ dapat lebih menambah kepercayaan masyarakat dan dapat menambah keefektifan dan keefisienan Muhammadiyah dan ortom dalam bermusyawarah dan mengembangkan nilai Muhammadiyah di Gamping. Dan semoga dengan adanya kantor baru ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Gamping dan sekitarnya. Reportase : Tim Pubdekdok Musycab Gamping & Tri MB MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Bupati  Ajak Aisyiyah Kabupaten Sleman Untuk Bergandeng Tangan Memajukan Sleman

Sleman,Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman hari ini Sabtu, 08 Juli 2023 punya hajat besar Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman. Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Pengurus Harian dan Majelis Lembaga PDA Periode 2022-2027 serta undangan yang terdiri dari Bupati Sleman, Ketua PDM Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Disperindag, Kemenag, Ketua Muslimat, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PCA, dan PRA dalam lingkup Kabupaten Sleman. Alunan musik Angklung dengan melantunkan lagu Bengawan Solo yang dimainkan tim PCA Godean menjadi pengisi acara pra pembukaan. Usai pembukaan, dilanjutkan tiga sambutan dari tokoh-tokoh Aisyiyah. “Saya berharap kepada Ibu-ibu Aisyiyah yang terpilih menjadi Badan Pembantu Pimpinan secara ikhlas mewujudkan risalah perempuan berkemajuan untuk mewujudkan Sleman berkeadaban. Dengan bantuan ibu Bupati Sleman dan lembaga-lembaga lainnya, juga dengan bangun lebih pagi dari yang lain, kita sudah berjalan ketika yang lain baru bangun, kita berlari ketika orang lain baru jalan, kita terbang ketika orang lain baru berlari. InsyaAllah kita mampu mewujudkan risalah tersebut,”ucap Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag., Ketua PDA Kabupaten Sleman Periode 2022-2027, pada sambutan yang pertama. Sambutan yang kedua disampaikan Ketua PWA Propinsi DIY, Hj. Widiastuti, S.Ag., MM, yang menghimbau agar menjadikan Organisasi Aisyiyah sebagai Organisasi Pembelajar, menjadi sekolah dasar semua Ilmu dan ketrampilan, sesuai Tag line Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yaitu : berilmu amaliyah dan beramal ilmiah. Lebih lanjut, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman memberikan sambutan yang ketiga. “Alhamdulillah kabupaten Sleman mendapatkan penghargaan Manggala Kencana yaitu Kabupaten yang programnya tertata sebagai kabupaten yang layak anak dan perempuan. Kami ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu semua, karena penghargaan ini tak lepas dari peran ibu-ibu semua yang ada di Kabupaten Sleman termasuk ibu-ibu Aisyiyah. Kami juga mengajak Aisyiyah bergandeng tangan memajukan Sleman terutama di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan Fasilitas Umum,”ucap beliau dalam sambutannya. Kemudian pada puncak acara, setelah dibacakan SK Pengesahan dan Berita Acara Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027, Pimpinan PDA Kabupaten Sleman secara resmi mengukuhkan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027. Sebelum penutupan, peserta mendengarkan tausiah dari Dr. Adib Sofia, M. Hum. yang menyampaikan tentang karakter perempuan berkemajuan, yaitu  1. Beriman dan bertakwa, 2. Taat beribadah, 3. Berakhalakul karimah, 4. Berpikir Tajdid, 5. Bersikap wasatiyah, ummatan wasatha, 6. Amaliah shalihah, 7. Bersikap inklusif. Juga berpesan agar seluruh anggota Aisyiyah bekerja tak kenal lelah dalam beramar ma’ruf nahi munkar. Seluruh rangkaian acara yang berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Acara diakhiri dengan doa bersama. Pada acara tersebut PDA juga menyajikan aneka produk UMKM Aisyiyah, seperti olahan aloevera dalam bentuk minuman dan kripik, batik ekoprint berupa kerudung, baju, dan tas, produk camilan, souvenir yang semuanya diperjualbelikan. Reportase        :  Pamuji Subekti S.Si, MPI PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto

Loading

Workshop Pengembangan Kurikulum dan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan SMK Muhammadiyah 2 Turi ( Muhari )

Turi, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 2 Turi mengadakan Workshop Pengembangan Kurikulum dan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan pada Kamis, 06 Juli 2023 di Kampus SMK Muhammadiyah 2 Turi, Jl. Turi Tempel Ngablak Sleman Yogyakarta. Mulai Tahun Ajaran 2023/2024, SMK Muhammadiyah 2 Turi mengimplementasikan Kurikulum Merdeka kategori Merdeka Belajar. Kategori Merdeka Belajar masih menggunakan perangkat Kurikulum K13 dengan memperbanyak metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan mulai menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada ekstrakulikuler. “Jika penerapan kurikulum di lapangan dapat berjalan dengan baik maka tujuan pembelajaran dapat dicapai. Sehingga diperlukan pelatihan sebagai pendukungnya. Inilah dasar diadakannya workshop hari ini”, kata Erma Suci Hartati, S.Pd., Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah 2 Turi. Sesuai jadwal, workshop dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan doa bersama untuk kelancaran acara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru dan Karyawan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Mulai pukul 08.30 hingga pukul 10.30 WIB narasumber, Drs. Sarno, M.Pd. memberikan paparan tentang Pengembangan Kurikulum dengan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar. Sedangkan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan diisi dengan menyampaikan Tugas Pokok dan Fungsi Guru dan Karyawan pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). “Setidaknya terdapat lima komponen tugas pokok dan fungsi guru dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian, tindaklanjut, dan lain-lain.  Perencanaan memuat kalender pendidikan, silabus, prota, prosem, dan RPP.  Pelaksanaan memuat jadwal guru mengajar, catatan pelaksanaan pembelajaran, buku presensi siswa dan buku hambatan siswa. Penilaian memuat penentuan/analisis KKM, rancangan penilaian dan sosialisasi penilaian, kisi-kisi soal ulangan harian/PTS/PAS, kumpulan soal ulangan harian/PTS/PAS, daftar nilai, dan analisis ketuntasan hasil belajar, analisis butir soal. Tindak lanjut memuat program perbaikan dan pengayaan serta pelaksanaannya. Lain-lain memuat buku pegangan guru dan siswa, hasil pekerjaan siswa, hasil remedial, dan hasil pengayaan,” papar Drs. Sarno, M.Pd. Kemudian beliau menjelaskan tentang tentang cara aktivasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan menggunakan aplikasi tersebut untuk mendukung penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan. “Pada sekolah pelaksana Kurikulum Merdeka, setidaknya ada tiga target yang perlu dilakukan, yaitu pemanfaatan PMM, Dibentuk Komunitas Belajar, dan Perangkat Ajar disesuaikan Kumer,”ujar beliau. Setelah acara paparan, guru praktik mengaktifkan PMM dan menyiapkan Perangkat Pembelajarannya. Pamuji Sri Subekti, S.Si., Kepala SMK Muhammadiyah 2 Turi menambahkan sebagai tindak lanjut dari workshop tersebut, akan diadakan supervisi Perangkat Pembelajaran guru dan Program Kerja karyawan, disamping itu juga memantau aktivitas guru pada Platform Merdeka Mengajar. Reportase : Pamuji Subekti, S.Si Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kapanewon Turi, Muhammadiyah berkemajuan, Mewujudkan Turi Berkeadaban

Turi,Pdmsleman.Or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi menggelar Musyawarah Cabang untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027pada Ahad 02 Juli 2023 bertempat di Gedung Dakwah PCM Turi dan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Sebelum dibuka secara resmi, perhelatan akbar ini diawali dengan lantunan lagu-lagu Islam dengan iringan musik keroncong dan musik Jawa.  Sebuah manivestasi pelestarian budaya Jawa tanpa meninggalkan jiwa Islamnya. Lantunan lagu Ilir-ilir, Ayo Sholat, Wes Wancine, Banyu Wudhu ditembangkan dengan indah oleh anggota Paduan Suara Aisyiyah. Pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) dihadiri oleh 155 peserta dari unsur PDM Kabupaten Sleman, PDA Kabupaten Sleman, Pemerintahan Kapanewon Turi, Pemerintahan Kelurahan Girikerto, Danramil, Polsek, Kementrian Agama, AUM, PRM dan PRA yang berada di wilayah Kapanewon Turi beserta ortomnya. Acara dibuka dengan berdoa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah. “Sebagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah periode yang lama, kami mempersiapkan Musycab untuk memilih Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Periode 2022-2027 dalam meneruskan perjuangan Muhammadiyah khususnya di Kapanewon Turi,” ucap Drs. Bambang Rahmanto, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi dalam sambutannya. “Dalam kesempatan ini pula kami akan melakukan serah terima sertifikat tanah wakaf dari Kementrian Agama kepada PCM Turi. Tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun gedung dakwah kedua yang sekaligus akan digunakan sebagai Padepokan Tapak Suci Tingkat Kabupaten Sleman,” tambahnya. Musyawarah Cabang mengambil tema “Muhammadiyah berkemajuan, Mewujudkan Turi Berkeadaban” dan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. “Kita harus menjadi Islam yang berkemajuan. Dalam berkemajuan, kita harus menuntun umat menuju berkeadaban. Berkeadapan itu penuh lemah lembut, sopan santun.Sebagaimana yang disampaikan Ali Bin Abi Tholib, Jadikanlah ilmumu itu seperti garam, dan jadikanlah adabmu seperti tepung. Maksudnya jika kita menyampaikan pengajaran maka kita harus mementingkan adab dulu. Sebagaimana juga kita ketahui bahwa Rasullulloh diutus untuk memperbaiki akhlak manusia, “ucap  H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., MA. dalam sambutannya. Usai acara pembukaan, dilanjutkan acara sidang Musycab. Peserta sidang Musycab Asyiyah tetap menempati Gedung Dakwah Muhammadiyah. Sedangkan peserta sidang Musycab Muhammadiyah menempati ruang Aula SMK Muhammadiyah 2 Turi. Pada akhir sidang, melalui pemungutan suara dan musyawarah, Drs. Bambang Rahmanto terpilih sebagai ketua dan H. Suraya, S.Pd. sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kapanewon Turi. Sedangkan, Sri Winarti, S.Pd M.Pd terpilih sebagai ketua dan Indira Minarsih, S.Pd sebagai sekertaris Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Turi. Seluruh rangkaian acara mendapatkan dukungan berupa dokumentasi secara apik oleh peserta didik SMK Muhammadiyah 2 Turi dari Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video dan juga penampilan produk sabun hasil produksi dari sekolah yang berada di depan pasar Ngablak Bangunkerto ini . Reportase        : Pamuji Subekti, S.Si, KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor              : Arief Hartano,  

Loading

Jihadi PCM Godean 2 Juli, Pertaubatan seorang Pendosa

Godean, PDMsleman.or.id Kajian atau pengajian rutin setiap Ahad Pagi atau Jihadi Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM ) Godean pada pagi ini Ahad 2 Juli 2023 di Masjid Al Huda Pandean VII Sidoluhur Godean di sebelah utara Perempatan Godean menghadirkan Ustadz Setiawan Tugiyono, BA. M.H.I. Dalam tausyiyahnya bertema Taubat seorang Pendosa menyampaikan berdasar hadist riwayat Bukhori Muslim yang tertuang dalam buku Riyadhus Sholihin dari Imam Nawawi. Nabi Muhammad pernah mengkisahkan kepada sahabat bahwa ada seseorang yang mana pernah berbuat maksiat dan dosa membunuh 99 orang namun berniat untuk taubat sehingga bertanyalah pada seseorang rahib atau yang dianggap alim, ustadz atau kyai namun jawabannya ternyata seseorang yang sudah membunuh sampai 99 orang maka taubatnya tidak diterima maka seorang pendosa itu marah dan emosi sehingga seorang yang dianggap baik, alim, ustadz, ulama dan kyai tersebut dibunuh sehingga genap menjadi 100 orang yang dibunuh. “ Namun pendosa tersebut tetap ingin bertaubat sehingga mencari seorang ulama dan akhirnya bertanya kepada pemuka agama apa bisa saya bertaubat? Jawabnya kamu masih bisa bertaubat tapi kamu harus pindah tempat”. Kisah ini diambil dari kumpulan kisah yang indah dari hadis yang shohih Bukhori Muslim. Hikmah atau pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa kita semua pasti memiliki dosa maka ada 5 syarat taubat diterima adalah 1. menyesali apa yang dilakukan 2. Segera meninggalkan perbuatan buruk tersebut 3. Bertekad kuat untuk tidak melakukan lagi dimasa yang akan datang 4. Diwaktu yang masih diperbolehkan taubat 5. Syarat ini tidak hanya istigfar tapi yang berhubungan dengan seseorang maka harus minta dihalalkan kepada orang lain tersebut. Selanjutnya ditekankan oleh  ustadz Setiawan yang sedang menyelesaikan studi S3 di Madinah Arab Saudi ini “Barangsiapa memiliki kesalahan terhadap seseorang maka harus segera meminta dihalalkan. Jangan sampai kita termasuk muflis yakni orang yang bangkrut, orang yang di hari kiamat sudah mengumpulkan pahala yang banyak tapi sayangnya sering menghina, mencela, sehingga pahalanya habis dan dosa-dosa orang-orang yang dicela maka ditanggung olehnya”. Dosa ada 2 yakni kepada Allah dan pada seseorang. Jika kpd Allah langsung kepada Allah tapi jika kepada seseorang harus minta dihalalkan. Selengkapnya dapat disimak di channel youtube Jihadi TV https://www.youtube.com/live/Qzh3sy6I3yY?feature=share Jika ada waktu dapat hadir tiap Ahad pagi di Masjid Al Huda Godean. Perempatan Godean ke utara 100 meter. Mulai jam 06.00 – 07.15 WIB. Reportase H. Wahdan Arifudin PCM Godean, MPI PDM Sleman.

Loading