Pengajian Ranting Aisyiyah Sendangrejo Minggir, Angkat Tema Prinsip Dasar Hidup Islami Menurut Muhammadiyah

Minggir, Pdmsleman.Or.Id Drs.AS.Ardani, MA salah satu pimpinan PDM Sleman dalam pengajian Ranting Aisyiyah Sendangrejo  Minggir pada Ahad 9 Juni 2024 yang bertempat di Joglo Seco Wijayan Botokan RT 03, Sendangrejo Minggir selaku narasumber dengan mengangkat tema Prinsip Dasar Hidup Islami menurut Muhammadiyah dan beberapa persoalan hukum. Menurutnyasebagai warga Muhammadiyah dan Aisyiyah sudah sepantasnya bila dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi, harus berperilaku sesuai dengan kaidah yang telah digariskan oleh persyarikatan sesuai dengan PHIWM (Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah), yang didalamnya diberisikan prinsip-prinsip dasar hidup, yang meliputi bidang Aqidah, Ibadah, Ahlaq dan Mu’amalah. Dasar utama kehidupan ini sesuai firman Allah surat An Nisa, 36 yang artinya “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. Pengertian dasar Aisyiyah adalah, Organisasi otonom khusus, yang seluruh anggotanya anggota Muhammadiyah dan diberi wewenang menyelenggarakan amal usaha yang ditetapkan oleh Pimpman Muhammadiyah dalam koordinasi Unsur Pembantu Pimpinan (Ps. 5 ayat 2 AD) dan Usaha Aisyiyah diwujudkan dalam bentuk Amal Usaha, Program atau Kegiatan, (Ps 8 ayat 2). Kemudian juga salah satu pembahasan bahwa warga Muhammadiyah tidak boleh nikah siri karena pelaksanaan nikah harus sesuai dengan ketentuan UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Menurut Ketua PRA Sendangrejo Romdiyah didampingi Erna Ekawati SE, selaku tuan rumah menuturkan bahwa “ pengajian kali ini sangat penting untuk penguatan ideologi Muhammadiyah bagi para anggota ‘Aisyiyah di ranting Sendangrejo dengan materi yang disampaikan “. Sementara Arif Kurniawan S.Ag. MH yang merupakan Wakil Ketua DPRD Sleman selaku tuan rumah acara dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar kali ini, “ saya juga turut memotivasi kaum perempuan untuk bisa lebih berdaya dan bermanfaat untuk masyarakat”. Di sela acara pengajian tersebut juga digelar pasar murah dan door prize

Loading

Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) PDNA Sleman

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Gamping mengikuti kegiatan Katrina (Kajian Ketahanan Keluarga Sakinah Nasyiatul ‘Aisyiyah) disingkat KA3NA, Ahad (6/4/24) di Sego Welut Godean, Sleman, D.I.Yogyakarta. Kajian ini dihadiri beberapa PCNA yaitu PCNA Gamping, PCNA Godean, PCNA Minggir, PCNA Seyegan, PCNA Moyudan, dan PCNA Tempel. Sofi menjelaskan kajian bulanan yang diadakan oleh Departemen Dakwah Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sleman ini diadakan bergantian di 3 area. “Katrina diadakan tiap bulan bergantian tiga area. Sleman timur, tengah, barat. Sejauh ini sudah terlaksana di PCNA Sleman, PCNA Kalasan, dan PCNA Godean.” jelas Ketua Umum PDNA Sleman tersebut. Katrina ke-3 kali ini diisi oleh Siti Arifah, S.Kep., Ns., M.Kep. Beberapa poin penting yang ia sampaikan, yaitu karakter perempuan berkemajuan adalah iman dan taqwa, taat beribadah, akhlak karimah, berpikir tajdid, bersikap wasatiyah, amaliyah sholihah, dan sikap inklusif. Ia juga menerangkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah (NA) berperan membentuk keluarga tangguh, mendukung keluarga sebagai sel kokoh dalam struktur masyarakat, menanamkan nilai-nilai moral dan etika. Kegiatan ini sangat menarik karena berisi tentang ilmu tentang rumah tangga sehingga dapat menjadi bekal para anggota kajian. Siti Arifah menegaskan bahwa ada 4 nilai-nilai keluarga sakinah. “Setidaknya ada 4 nilai-nilai yang menjadi dasar keluarga sakinah, yaitu kelembutan, kebaikan, kasih sayang, dan nirkekerasan.” sebutnya. Di akhir acara kegiatan bertambah menarik dengan adanya pembagian doorprize dan menjajakan pernak pernik NA diantaranya bros NA dan gantungan kunci. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Sofi berharap KA3NA menjadi wadah belajar kader NA dan umum tentang keluarga islami. “Kami berharap KA3NA menjadi wadah belajar teman-teman NA dan masyarakat umum khususnya perempuan muda di Sleman mengenai bagaimana menjadi keluarga muda islami yang berdaya dan tangguh. Selain itu juga sebagai wadah silaturahim antar PDNA dan PCNA, juga antar PCNA di Sleman”, harapnya. Penulis: Rizki Putri Ramadani (Ketua Departemen Pustaka, Informasi, dan Teknologi Digital PCNA Gamping)

Loading

Hari Bermuhammadiyah -Silaturrahim & Pengajian PDM Sleman-Gedung Dakwah PCM Turi-Jum’at 7 Juni 2024

Loading

Pemuda Muhammadiyah & Nasyiah Ngaglik: Ora Bareng, Ora Gayeng

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Pawon Bendoro Jalan Palagan Km 14,5 pada hari Ahad, 2 Juni 2024 telah terlaksana Acara Keakraban Kader Baru PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman. Acara ini merupakan bagian penting dari rangkaian acara Pra Musyawarah Cabang (Musycab) bersama Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik Sleman di tahun 2024. Acara keakraban ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader lama dan baru serta memperkuat komitmen dalam menjalankan organisasi. Dihadiri oleh kader-kader baru dari PCPM (Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah) dan PCNA (Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah). “Selaku pimpinan organisasi, Kami berikhtiar  di Musycab besok tidak hanya melaporkan dokumen LPJ organisasi. Tapi juga menyiapkan sebaik-baiknya regenerasi, para kader muda penerus organisasi. Salah satunya lewat kegiatan keakraban seperti ini”, terang Maman Sulaeman Ketua PCPM Ngaglik. Mengusung Slogan “Ngaglik, Ora Bareng, Ora Gayeng” yang dicetuskan oleh Ketua Panitia Acara Hidayatul Mabrur. Acara ini sukses mengumpulkan lebih dari 70 orang kader muda Pemuda & Nasyiah di Ngaglik, baik lama maupun baru. Acara seharian dikemas secara santai, dimulai dari games perkenalan, kemudian perkenalan profil organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ngaglik. Hingga diakhiri dengan acara puncak yaitu bebakaran (Griil & BBQ). Seluruh peserta yang hadir terlihat begitu antusias mengikuti acara hingga akhir. Dengan terlaksananya acara ini, PCPM & PCNA Kapanewon Ngaglik Sleman semakin optimis dalam menghadapi Musycab Bersama 2024. Seluruh kader diharapkan dapat berkontribusi aktif dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan organisasi. Adapun agenda selanjutnya dari Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiah Kapanewon Ngaglik adalah Musyawarah Cabang (Musycab) Bersama. Agenda tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Ahad, 23 Juni 2024 bertempat di Panti Asuhan Sinar Melati Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ditulis oleh Muhammad Zulfi Ifani (PCPM Ngaglik)

Loading