Turi, Pdmsleman.Or.Id Subuh Selasa 18 Juni 2024 sekitar pukul 04.30 WIB, terjadi kecelakaan tunggal pengendara sepeda motor pedagang sayur keliling, Kecelakaan yang terjadi di pagi buta ini melibatkan Ashadi seorang pedagang sayur keliling dengan sepeda motor yang biasa dikenal dengan sebutan ‘Eyek’, mengalami kecelakaan dimana motgor yang dikendarainya masuk ke got saluran air di sisi Utara jalan. Korban, yang diketahui bernama Ashadi, merupakan pedagang sayur keliling yang dari KTP berasal dari Kudusan Tirto, Grabag, Magelang. Menurut Sugeng Riyanto salah satu jama’ah masjid kepada Arief Hartanto Buletinsleman.Com, beruntung, peristiwa tersebut segera diketahui oleh warga dan jama’ah masjid At Taqwa Sidoharjo yang baru saja selesai menunaikan sholat Subuh dan masyarakat Kendal, korban dapat segera mendapatkan pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan. AmbulanMu Turipun segera dipanggil untuk melakukan evakuasi setelah mendapatkan panggilan darurat dan Sigit Yuliatmoko selaku crew mengevakuasi seorang pedagang sayur yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Turi sekitar perempatan Kendal Bangunkerto dan di duga mengalami cedera tulang kaki kiri untuk selanjutnya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sleman. Tidak hanya memberikan bantuan medis, aksi solidaritas spontan ditunjukkan oleh warga setempat dengan Masjid Taqwa, Andi Bayu dan Lurah Anas Makruf berinisiatif untuk membeli semua dagangan sayur milik Ashadi serta kemudian dibagikan kepada warga Sidoharjo Kendal dan sekitar yang lewat dan membutuhkan, selanjutnya uangnya diserahkan kepada kerabat Ashadi yang kemudian mendatangi lokasi kejadian. Kepedulian dan kesigapan masyarakat Sidoharjo dan Kendal, khususnya jamaah Masjid Taqwa dan tim Ambulan Lazismu Turi, patut diapresiasi. Tindakan mereka tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi korban. Sebuah contoh nyata dari semangat tolongn menolong dalam kebaikan yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat kita.
Turi, Pdmsleman.Or.Id Suasana penuh keharuan dan kehangatan nampak di SD Muhammadiyah Girikerton Turi, sebuah sekolah yang berada di lereng Merapi tepatnya di dusun Nganggrung yang pada Jumat-Sabtu, 14-15 Juni 2024menggelar rangkaian acara dan menjadi hari yang penuh kenangan bagi siswa-siswi kelas 6 untuk tahun ajaran 2023-2024. Sekolah ini menggelar acara pelepasan siswa selama dua hari, sebuah tradisi yang menandai peralihan siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Pelepasan kelas 6 memang kami khususkan karena ini adalah momen yang sangat berharga,” ujar Kepala Sekolah R. Ahmad Zaenudin, S.Ag. Tahun ini sekolah ini berhasil meluluskan 100% dari 17 muridnya dengan prestasinya yang membanggakan. Kemudian juga 35 siswa lulus hafizh yang terdiri dari kelas 1-5. Acara ini diawali dengan suara merdu gending-gending Jawa yang dimainkan oleh grup karawitan SD Muhammadiyah Girikerto, terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas 5. Alunan musik tradisional ini menambah kemeriahan dan kehangatan suasana. Dalam sambutannya, R. Ahmad Zaenudin mengingatkan para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak mereka dalam hal muroja’ah (mengulang hafalan) di rumah. “Selain bimbingan di sekolah, pendampingan di rumah sangat penting agar hafalan anak-anak tidak mudah hilang,” pesan Zaenudin kepada para wali santri. Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kapanewon Turi. Azwar, S.IP, dalam sambutannya menyatakan, “Janganlah bimbang dan ragu untuk menyekolahkan anak di SD Muhammadiyah Girikerto, karena pendidikan agama menjadi salah satu program unggulan sekolah ini.” Rangkaian acara pelepasan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi SD Muhammadiyah Girikerto. Ada Tari Angguk Jozz, pertunjukan bela diri Tapak Suci, fashion show, dan story telling yang merupakan bagian dari program unggulan sekolah. Setiap penampilan menunjukkan bakat dan keterampilan siswa yang telah diasah selama mereka belajar di sekolah ini. Tidak ketinggalan, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Bapak Sardi, S.Pd.MM. Dalam sambutannya, Sardi menyampaikan rasa haru melihat penampilan para wisudawan saat melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. “Saya merasa terenyuh saat menyaksikan para wisudawan melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Ini adalah bukti nyata hasil pendidikan yang baik. Saya juga ingin berpesan kepada para guru dan komite untuk terus menjaga semangat perjuangan di SD Muhammadiyah Girikerto,” ungkap Sardi. Nampak hadir pula Drs Bambang Krismanto, Haryanto SPd dari PCM dan perangkat desa Girikerto, tokoh masyarakat serta wali murid yang turut merasakan kebahagiaan kali ini, Prosesi wisuda menjadi puncak acara pelepasan. Dengan penuh kebanggaan, siswa-siswi kelas 6 satu per satu menerima penghargaan dan ucapan selamat dari para guru dan tamu undangan. Momen ini menandai berakhirnya masa belajar mereka di sekolah dasar dan membuka lembaran baru dalam perjalanan pendidikan mereka. Acara pelepasan ini tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik para siswa, tetapi juga menunjukkan kuatnya komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama. SD Muhammadiyah Girikerto berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mampu membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia. Dengan berakhirnya acara pelepasan ini, harapan besar ditanamkan kepada para siswa-siswi yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga ilmu yang telah mereka peroleh di SD Muhammadiyah Girikerto menjadi bekal yang bermanfaat dalam meraih masa depan yang gemilang.
Pakem, Pdmsleman.Or.Id Wisuda Purna Siswa merupakan agenda rutin SD Muhammadiyah Pakem yang dilaksanakan setiap tahun setelah semua proses pembelajaran siswa-siswi kelas VI selesai atau setelah siswa mendapatkan hasil ASPDBK. Kegiatan wisuda tahun ini dilkasanakan Sabtu, 15 Juni 2024, di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir Universitas Islam Indonesia dengan dipenuhi suasana haru dan dihadiri oleh siswa, guru, orang tua, dan tamu undangan. Tamu undangan yang hadir antara lain Koordinator Wilayah Kapanewon Pakem Hatri Andari, S.Pd.SD., Majelis Dikdasmen PCM Pakem, Drs. H. Warjono, Kasi Kurikulum Ahmad Ritaudin, M.Pd. Perwakilan dari PDM Sleman yaitu Drs. H. Sudarto. Serta tamu undangan lain yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu. SD Muhammadiyah Pakem tahun ini meluluskan sebanyak 93 siswa, serta tahun ini adalah Angkatan lulusan ke XVII SD Muhammadiyah Pakem. Untuk itu acara kali ini diberi tema “Happy Graduation Day Sixth Grade Of SD Muhammadiyah Pakem Elementary School Angkatan XVII”. Acara wisuda berlangsung pukul 07.00-11.30. Sebelum acara dimulai, untuk menghibur para tamu undangan yang sudah hadir ditampilkan Tim Tari siswi SD Muhammadiyah Pakem yang beranggotakan Aerilyn kelas 1B, Mehrunisa kelas 3B, Kirana kelas 3C, Annasya kelas 4B, dan Amira kelas 4B di bawah asuhan Bapak Alex Mulya dengan menarikan tari Gembira karya Untung. Tepat pukul 07.00 acara dimulai. Acara dimulai dengan kirab para calon wisudawan wisudawati. Barisan pertama terdapat penari Wanara Arga siswa kelas 4 yang berkostum dan berdandan seperti kera dan dua anak siswa kelas 4 yang membawa bendera merah putih serta bendera Muhammadiyah. Diikuti pemain drumband siswa kelas 5, kepala sekolah, wali kelas, calon wisudawan wisudawati, dan dibarisan terakhir ditutup oleh peserta Tapak Suci siswa kelas 4 dan 5. Mereka berjalan dari depan gedung sampai memasuki gedung dengan diiringi musik drumband, hingga wisudawan wisudawati menempati tempat duduknya masing-masing. Dilanjutkan penari Wanara Arga yaitu Kezha siswa kelas 4C menunjukkan kebolehannya di atas panggung. Acara berikutnya yaitu Kalam Illahi yang dibacakan oleh Evan dan Nisa siswa kelas 5C. Kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah oleh Gema Nada Smupa siswa-siswi SD Muhammadiyah Pakem. Acara berikutnya adalah sambutan. Sambutan yang pertama dari persyarikatan diwakili oleh Drs. H. Sudarto yang menyapaikan bangga atas prestasi yang diperoleh SD Muhammadiyah Pakem, yaitu tahun ini memperoleh peringat ke-4 ujian sekolah Ismuba se-Kabupaten Sleman dari 79 Sekolah Dasar Muhammadiyah. Semoga prestasi SD Muhammadiyah Pakem dapat terus bertahan bahkan meningkat dari tahun ke tahun. Sambutan kedua dari kedinasan yang diwakili oleh Kasi Kurikulum yaitu Ahmad Ritaudin, M.Pd. menyampaikan bahwa beliau bangga dan mengapresiasi atas prestasi yang diperoleh SD Muhammadiyah Pakem karena hasil ASPDBK tahun ini SD Muhammadiyah Pakem memperoleh peringkan 1 di Kapanewon Pakem dan peringkat 10 di Kabupaten Sleman. Beliau juga berharap semoga kelak SD Muhammadiyah Pakem bisa mewarnai sampai tingkat provinsi maupun nasional. Sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, di tampilkan terlebih dulu menyanyi solo dari Arsyilla kelas 1B yang menyanyikan Lagu Bahagia. Sesuai dengan suasana hati para wisudawan wisudawati yang sebentar lagi akan di wisuda. Berikutnya tampilan Tim Tapak Suci dari siswa kelas 4 dan 5, dilanjutkan penampilan pantomin dari Fahira kelas 5A dan Bilqis kelas 4C. Acara yang ditunggu-tunggu pun tiba yaitu prosesi wisuda. Sebanyak 93 siswa akan di wisuda oleh Kepala Sekolah yaitu Rr. Afiati Fatimah, M.Pd. Setelah prosesi wisuda selesai dilanjutkan pisah sambut dari pihak sekolah kepada wali murid. Perwakilan dari wali murid yaitu Ir. Soetanto, M.M. sekaligus menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberhasilan para siswa-siswi menyelesaikan pendidikan di SD Muhammadiyah Pakem. “Hari ini adalah hari yang istimewa bagi kita semua. Enam tahun sudah putra putri kita berupaya menjadi putra putri terbaik. Pada kesempatan kali ini, ibu Kepala SD Muhammadiyah Pakem menyerahkan kembali siswa-siswi kepada bapak/ ibu orang tua, mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi bapak/ ibu guru semua. Dan kami memohon maaf jika selama enam tahun mendidik dan membimbing putra putri kami, banyak salah dan khilaf yang dilakukan anak-anak kami, kami sebagai orang tua memohonkan maaf yang setulus-tulusnya. Setelah acara pisah sambut selesai dilanjutkan persembahan dari wisudawan dan wisudawati yang menyanyikan lagu Terima Kasihku, Selamat Tinggal Kawanku, Restumu Kunanti, serta pembacaan puisi oleh Azka dan Nabila. Dilanjutkan penampilan tari Caping oleh Rahma kelas 3B dan Kayla kelas 3C. Acara berikutnya yaitu pembacaan prestasi Akademik maupun Non-akademik yang telah dicapai oleh para wisudawan wisudawati, antara lain peraih hafalan terbaik, nilai sempurna pada ujian sekolah Ismuba, prestasi di bidang olahraga, serta perolehan nilai tertinggi ASPDBK mata Pelajaran Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains. Untuk perolehan nilai ASPDBK tertinggi diraih oleh Nafrida Filza Nafi’a dengan jumlah nilai 281,67. Peringkat kedua diraih oleh Kanz Aufar Agriza Ghany dengan jumlah nilai 276, 31, serta peringkat ketiga diraih oleh Naila Nada Asyifa dengan jumlah nilai 275, 60. Setelah pembacaan prestasi selesai dilanjutkan unjuk kebolehan dari wisudawan wisudawati seperti hafalan surat An-Naziat oleh Jawza, Hanif, Zakia, Dilla, Elma, Azka, Aufar, Daffa. Menyanyi lagu Monokrom dari Tulus oleh Naaqila dan Bilqis, Solo drum oleh Sabian, dan terakhir penampilah flashmop dari seluruh wisudawan wisudawati membawakan lagu Guru dan Murid. Acara terakhir yaitu penutup yang ditutup dengan pembacaan doa oleh Sarjono, S.Ag. dilanjutkan dengan berjabat tangan wisudawan wisudawati dengan para guru. Demikianlah serangkaian acara Wisuda Purna Siswa SD Muhammadiyah Pakem yang telah berjalan dengan lancar. Semua itu berkat Tim Acara SD Muhammadiyah Pakem, guru dan karyawan, serta seluruh wali murid SD Muhammadiyah Pakem. Sekali selamat dan suksen kepada para wisudawan wisudawati, semoga kesuksesan selalu menyertai kalian semua dan tentunya dapat melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya sesuai harapan dan keinginan masing-masing. “Smupa Sekolah Ndeso Prestasi Kutho”.
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Senin, 10 Juni 2024 menjadi hari yang bersejarah bagi 100 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Setelah berjuang selama 3 tahun dan menyelesaikan ujian, tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu acara Pelepasan. Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk menandai berakhirnya masa belajar siswa kelas IX. Acara tersebut diselenggarakan di Lapangan Sport Center SMP Muhammadiyah 1 Sleman mulai 07.00 WIB. Turut diundang Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widaryana, M. M. Pengawas Menejerial SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Sri Winarti, M.Pd. Hadir pula Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Suyono, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., Komite Sekolah, Winarto dan Dr. Supriyadi, MM, , Bhabinkamtinas, Sudaryono, Babinsa, Hadi Suroso. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK dan SD yang bermitra dengan SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Lurah Triharjo, Irawan, S, IP, Dukuh dari semua kelurahan Triharjo, orang tua/wali murid kelas IX, dewan guru, serta staff tata usaha. Ketua Panitia, Angguntia Dwi Saputra, S. Pd menyampaikan tema wisuda kali ini, “Mewujudkan Alumni yang Tangguh berjiwa kepemimpinan dan berintegritas untuk melangkah menuju masa depan gemilang”. Tema ini diambil dengan harapan siswa memiliki jiwa kepemimpinan untuk melanjutkan perjalanan kehidupan berikutnya. Acara pelepasan diawali dengan masuknya para siswa dan siswi kelas IX dengan diiringi gending jawa, selanjutnya penampilan tapak suci perwakilan siswa kelas VIII, dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Kemudian sambutan Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman dan Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuliastuti, AP, M.Pd. menyampaikan kepada siswa dan siswi untuk mempersiapkan langkah panjang guna meraih cita-cita menuju gerbang kesuksesan di masa depan. Beliau juga berpesan agar siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk tetap semangat menuntut ilmu sampai jenjang perguruan tinggi dan menanamkan pada diri sendiri bahwa cita-cita bisa diraih dengan bekerja keras, berusaha dan berdoa serta menjunjung tinggi almamater sekolah. Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa dan siswi yang telah menyelesaikan Pendidikan di bangku SMP. “Raihlah cita-cita kalian dengan penuh semangat agar bisa mengantarkan kalian ke gerbang kesuksesan yang akan datang di masa depan”. Pesannya Puncak acara, dilaksanakan pengalungan Samir dan dokumen kelulusan oleh wali kelas masing-masing dari kelas IX, sebagai tanda selesainya masa belajar selama 3 tahun ini di SMP muhamamdiyah 1 Sleman. Tak lupa juga pemberian penghargaan kepada alumni yang berprestasi, baik itu pencapaian akademik maupun nonakademik. Acara selanjutnya adalah sambutan dari kepala sekolah Amin Darojat, S. Pd. I. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada siswa dan siswa kelas IX, “Kelulusan bukanlah akhir dari suatu perjalanan, melainkan langkah awal yang dimana kita harus lebih bekerja keras dan belajar serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar guna menuju masa depan yang dicita-citakan.” Pada Hari Senin, tanggal 10 Juni 2024 pukul 09.45 WIB secara resmi kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Amin Darojat, S. Pd.I, menyerahkan kembali siswa dan siswi kelas IX kepada Orang Tua/ wali siswa untuk melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang selanjutnya. Acara pelepasan diakhiri dengan pentas seni siswa dan persembahan terakhir dari kelas IX untuk bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Ini merupakan momen hiburan bagi para siswa, hadirin dan bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Pentas seni siswa juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama di SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Dengan acara pelepasan ini, diharapkan para siswa dan siswi kelas IX merasa dihargai dan siap melanjutkan perjalanan mereka dalam mencapai impian dan meraih kesuksesan di masa depan. Sekali lagi selamat dan sukses kepada para siswa dan siswi, tetap semangat dan dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga nama baik almamater. MUSELA…. Langkung Sae …. Reportase Latifah Lisa Nur Aini SMP Muhammadiyah 1 Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.or.Id Kawasan sabuk Merapi sisi selatan, yakni Turi dan Pakem merupakan cacthment area bagi kita yang berada di perkotaan, baik Sleman, Jogja, maupun Bantul. Kesadaran ini diwujudkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) melalui Majelis Lingkungan Hidup (MLH), mengukuhkan Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah masa jabatan 2024-2027 dan yang mengukuhkan adalah DR. Sapardiyono Wakil Ketua PWM DIY yang digelar di Turi, Sleman pada Minggu, 9 Juni 2024. “Didirikan pada 2019, Kebun Bibit Muhammadiyah dimaksudkan sebagai wahana produksi sekaligus pemasaran bibit holtikultura dan bibit lainnya, serta sebagai kebun edukasi, tak hanya itu, Kebun Bibit Muhammadiyah juga diharapkan dapat menjaga vegetasi di daerah tangkapan air (water catchment area) agar tidak rusak”, kata Ketua Pengelola Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah, Totok Pratopo. “Sehingga kalau hutan atau vegetasi di daerah hulu ini rusak, maka ancamanya adalah gangguan air minum bagi warga yang tinggal di sisi selatan,” kata dia lagi. Totok menuturkan, jumlah lahan yang akan dikelola oleh Balai Benih Muhammadiyah di Turi adalah seluas seperempat hektare atau 2400 meter persegi. Kebun tersebut sudah ditanami berbagai macam aneka buah sejak lima tahun lalu. Kedepan, Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah akan membudidayakan serta memperbanyak koleksi tanaman-tanaman buah yang langka dan banyak diminati. “Sehingga warga persyarikatan (Muhammadiyah) yang menghendaki untuk menanam atau menghijaukan kawasan bisa mendapatkan bibit dengan mudah dan dengan senang hati menerima,” tandas Totok. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM DIY Ahid Mudayana menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah lingkungan yang dilakukan Muhammadiyah. Dia menambahkan, kebun bibit yang berjalan sejak lima tahun silam ini akan ditanami pohon-pohon yang sudah jarang ditemui, seperti Nangka, kluwih, cempedak, dan lain sebagainya. “Sehingga pohon-pohon yang semakin jarang kita lihat itu, tetap bisa nikmati keberadaannya. Dan semoga ini bisa berjalan dengan baik sehingga nanti bisa kita budidayakan menjadi banyak dan itu bisa diberikan kepada warga Muhammadiyah dan warga Daerah Istimewa Yogyakarta,” tutur Ahid. Pada kesempatan itu, Ahid juga mengucapkan selamat kepada Totok Pratopo beserta para Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah yang baru saja dikukuhkan. “Semoga dengan dikukuhkannya ini menambah ghirah semangat kita terus berdakwah, khususnya dalam melestarikan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucap Ahid. Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY Sapardiyono mengatakan, budidaya bibit pohon di kebun Balai Benih Muhammadiyah merupakan program yang sangat bermanfaat bagi umat manusia. Sebagaimana disampaikan Jenal A. Nurfalah, Sekretaris MLH PWM DIY kepada Arief Hartanto pada Ahad disela-sela acara. “Pohon itu mempunyai arti yang sangat luar biasa berguna bagi umat manusia. Jadi kita menanam pohon itu sesungguhnya menanam masa depan. Tidak hanya sekedar (bermanfaat) secara ekonomi, tapi pohon itu nantinya akan mengurai CO2 menjadi oksigen, sehingga bisa turut mengurangi panas bumi,” tuturnya. Selain itu, tambah Sapardiyono, pohon juga berfungsi sebagai ‘rumah’ berbagai macam hewan, sehingga kemudian menimbulkan suatu ekosistem baru. “Jadi, sesungguhnya menanam pohon itu tidak sekedar kita menanam dan menghasilkan ekonomi yang banyak, tapi juga dalam rangka melestarikan bumi,” tandasnya. Hadir pula dalam kesempatan itu ketua PDM Sleman H. Harjaka, Ketua MLH sleman H. Kusno Wibowo, MLH se DIY, PCM, PCA Turi dan KOKAM dalam acara yang berlangsung ditengah nuansa kebun asri di Ngentak Bangunkerto Turi. Reportase Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman