Mencegah Kekerasan Online Bagi Generasi Muda

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Di tengah semakin luasnya jangkauan internet, canggihnya perkembangan dan penyebaran teknologi informasi, serta populernya penggunaan media sosial, telah menghadirkan bentuk-bentuk baru kekerasan berbasis gender. “ Kekerasan berbasis gender online (KBGO) atau KBG yang difasilitasi teknologi, sama seperti kekerasan berbasis gender di dunia nyata, tindak kekerasan tersebut harus memiliki niatan atau maksud melecehkan korban berdasarkan gender atau seksual”, Demikian disampaikan oleh Wahyu Purhantara, MM, selaku Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PDM Sleman, mewakili Ketua PDM Sleman pada acara Pemberdayaan Pemuda dengan tema : Pemuda Cerdas Digital: Mencegah Kekerasan dan Membangun Empati Online. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 15 Juni 2024 bertempat      di gedung  PDM Sleman Pandowoharjo Sleman DIY dengan peserta perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah se Sleman. Bentuk kekerasan online tersebut penting dibedakan agar solusi yang diberikan lebih tepat dan efektif. Jika KBGO yang terjadi, lanjutnya, solusinya bukan semata penegakan hukum, tetapi juga perlu intervensi yang mampu mengubah cara pandang pelaku terkait relasi gender dan seksual dengan korban. Menurut aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak ini, tanpa intervensi ini, setelah menjalani hukuman, pelaku akan tetap memiliki cara pandang bias gender dan seksual. Sejak 2015, Komnas Perempuan telah memberikan catatan tentang kekerasan terhadap perempuan yang terkait dengan dunia online, dan menggarisbawahi bahwa kekerasan dan kejahatan siber memiliki pola kasus yang semakin rumit. Di Yogyakarta sendiri, kondisi kekerasan online sudah mencapat “mengkhawatirkan”. Banyak terjadi kasus kekerasan yang melanda generasi muda melalui medsos, yag dimulai dari kekerasan psikis, lalu menuju kekerasan fisik dan seksual. Oleh karena itu, kata Wahyu Pur yang juga sebagai Ketua Forum LKSA Kabupaten Sleman, perlindungan terhadap privasi di dunia maya adalah kunci utama keamanan diri dari berbagai kekerasan atau kejahatan di dunia maya. Pada dasarnya, dalam ranah online, perlindungan diri adalah hal yang utama, khususnya terhadap data sensitif, dari siapa pun yang bisa mengaksesinformasi tersebut, baik secara online maupun offline. Perlu diketahui, kegiatan seperti ini sebagai bentuk kolaborasi antara Divisi Samara MPKS PDM Sleman dengan Program Pascasarjana Jurusan Psikologi Universitas Ahmad Dahlan yangdihadiri oleh kalangan muda yang tergabung di Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Sleman, demikian lanjutnya ketika menutup sambutanya. Reportase Wahyu Purhantoro MM, MPKS PDM Sleman Editor  Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

KOMPILASI FATWA MAJELIS TARJIH DAN TAJDID PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH SEPUTAR IDUL ADHA DAN QURBAN

Kompilasi dari Majelis Tarjih Tajdid PP Muhammadiyah FOLLOW US➖➖➖➖➖➖➖➖➖🌏 Web : fatwatarjih.or.id💻 Facebook : fb.me/fatwamu📱 Instagram : @tarjihmu🌐 Telegram : t.me/fatwatarjihmu🖥 Youtube : tarjihchannelhttps://www.facebook.com/KajianUstadzMujiman/videos/424611870395590/?mibextid=VhDh1V Mangga” siap” jamaah Shalat Dhuhur🕌 🕌 🕌 🕌 🕌Innjih monggo

Loading

Pendidikan Anak Usia Dini ‘Aisyiyah Insan Muttaqin Gelar Tutup Tahun Pentas Seni 2024

Turi, Pdmsleman.Or.Id Kamis 13 Juni, 2024 menjadi hari yang berbahagia bagi segenap keluarga besar PAUD Pendidikan Anak Usia Dini ‘Aisyiyah Insan Muttaqin yang beralamat di Dadapan Wonokerto Turi Sleman ini mengadakan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni 2024. Acara ini digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi Ngablak Bangunkerto dalam keli itu juga melibatkan peserta didik, para guru maupun orang tua, komite sekolah, turut dihadiri pula Ketua PCM Turi Drs H Bambang Rahmanto dan PCA Turi Hj. Kusmiyati S.Pd, , Ibu PAUD Kapanewon Turi Rachma Ika Safitrie, , Ibu PAUD Kalurahan Wonokerto Any Ariyanti,AMK  , PCA Majelis PAUd Dasmen, PRM Dadapan, PRA Dadapan, Himpaudi Kap Turi Dalam sambutannya Ibu PAUD Kapanewon menyampaikan “ terima kasih kepada PAUD Aisyiyah yang telah membantu pemerintah daerah dalam mendidik anak-anak dan mencerdaskan kehidupan bangsa karena anak-anak ini ada dalam usia emas, jadi kita mendidik mereka dan illmu, akhlak dan agama untuk melanjutkan di jenjang sekolah dasar dan seterusnya”. Bambang Rahmanto Ketua PCM dalam kemeriahan acara tutup tahun KB Aisyiyah Insan Muttaqin,kali ini “ Saya merasa salut dengan ibu-ibu guru yang sabar dan telaten momong anak-anak dengan beraneka tingkah yang lucu dan perilaku polos mereka, semoga jadi catatan kebaikan bagi para guru pengasuhnya dalam membawa risalah pendidikan berkemajuan”. Kepala Sekolah PAUD Insan Mutaqin Choirunnisa Setyaningsih, SE,S.Pd menyampaikan “ harapan kami dari sekolah agar orang tua terus melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan sekolah kepada anak-anak selama ini seperti menjaga aqidah anak sehari-hari sehingga bisa terus melakukanya di rumah seperti anak-anak menyampaikan, terima kasih, memberi salam kepada orang tua maupun guru dan juga kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan,” Hj. Kusmiyati S.Pd selaku PCA Turi merasakan haru dan bangga atas ketulusan guru-guru di PAUD Insan Mutaqqin dalam membimbing dan membina anak-anak menjadi insan yang bertaqwa, memiliki kecerdasan emosional serta cerdas dan tetap ceria sesuai dengan dunianya”. Acara disertai dengan berbagai penampilan anak asuh dengan aneka tari, lagu dan sebagainya dan disampaikan pula hadiah dan penghargaan atas prestasi mereka. Pada kesempatan ini dilaporkan bahwa jumlah siswa total 57,  siswa lulus 35.  Dari sini masih 22 siswa sedangkan yang mendaftar tahun 2024/2025 sebanyak 39 siswa dan total siswa untuk tahun mengalami peningkatan menjadi 61 anak  dengan demikian quota sudah penuh. Adapun untuk untuk tahun 2025/2026 sudah bisa melakukan indent tutup Chairunisa ditemui di sela acara.

Loading

PDM Sleman Gelar Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional  JKN

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kamis, 13 Juni 2024 LKHP PDM Sleman bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman menggelar Agenda  Sosialisasi Jaminan Kesehatan untuk Cabang dan Ranting se PDM Sleman, pada kesempatan sore itu untuk pengurus Muhammadiyah Aisyiyah di Cabang Turi dan Tempel  serta berikutnya menyusul cabang lainnya dengan 2 cabang sebanyak 80 peserta. Drs H Sri Purnomo dalam sambutannya selaku tuan rumah dan mewakili Bupati menyampaikan berbagai upaya untuk meningkatkan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional agar memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah “ UHC (Universal Health Coverage) Program UHC memberikan kepastian pembiayaan perawatan kelas 3 bagi warga Sleman UHC digunakan pada pelayanan rawat inap apabila pasien tidak mempunyai jaminan kesehatan” Upaya Hj. Kustini SP selaku Bupati dan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional terwujud dalam Komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk meningkatkan capaian Universal Health Coverage (UHC) 98% terutama dalam menghasilkan kualitas layanan kesehatan yang terjamin, profesional dan adil bagi seluruh masyarakat yang diberi nama Program “ Sleman Sakti, Sleman Saiki Langsung Aktif” yakni penjaminan kesehatan bisa langsung aktif bagi para penerima program dengan berbagai kriteria seperti lansia, GTT PTT, Pengurus RT RW dll . “ Hal ini ditangkap LHKP PDM Sleman dengan mengadakan sosialisasi dan sinergi kegiatan JKN di Sleman bersma keluarga besar Muhammadiyah ‘Aisyyah se Sleman untuk bisa mengakses dan menginformasikan program untuk para anggota, kader di tingkat Cabang Ranting yang belum memiliki JKN  dan juga kepada masyarakat umum bisa diadvokasi oleh para kader di masyarakat” kata Nur CP selaku Ketua. Sementara Ketua PDM Sleman H. Harjaka S.Ag, MA menyampaikan sebagai kader Muhammadiyah dan Aisyiyah haruslah menjadi pribadi yang gandes, luwes, leres,mentes, pantes yang bisa menjadi pribadi yang di contoh oleh masyarakat. Dalam sosialisasi kali ini disampaikan oleh Dini Meilani M.Keb dari Dinas Kesehatan Sleman terkait JKN dan teknis pengajuan, serta syarat dan berbagai kriteria yang bisa mendapatkan. Dasar Hukum Kepesertaan JKN KIS PBPU & BP PEMDA Masyarakat Yang Berhak Mendapatkan JKN PBPU & BP PEMDA 4. ODGJ 5. Korban PHK 6. Penderita penyakit kronis 7. PBI Non Aktif 8. PMKS/disabilitas 9. Kepesertaan lain dengan SK Bupati Trapsi Haryadi SIP selaku Tenaga ahli Bupati dalam kali itu juga berharap program JKN ini bisa diakses terutama bisa digunakan untuk mengadvokasi masyarakat yang belum bisa memperolehnya dikarenakan keterbatasan maka peran pengurus cabang ranting bisa memfasilitasi untuk akses di Dinas Kesehatan Sleman asal memiliki KTP Sleman. Acara berlangsung dengan semangat dan banyak pertanyaan sebagai bentuk antusias dari audiens. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman. Syarat dan ketentuan bisa disimak

Loading

Gelar Pelepasan Peserta Didik SMP Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Senin, 10 Juni 2024  menjadi hari yang bersejarah bagi 100 siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Setelah berjuang selama 3 tahun dan  menyelesaikan ujian, tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu acara Pelepasan. Acara ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk menandai berakhirnya masa belajar siswa kelas IX. Acara tersebut diselenggarakan di  Lapangan Sport Center SMP Muhammadiyah 1 Sleman mulai 07.00 WIB. Turut diundang Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widaryana, M. M. Pengawas Menejerial SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Sri Winarti, M.Pd. Hadir pula Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Suyono, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., Komite Sekolah, Winarto dan Dr. Supriyadi, MM, , Bhabinkamtinas, Sudaryono, Babinsa, Hadi Suroso. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK dan SD yang bermitra dengan SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Lurah Triharjo, Irawan, S, IP, Dukuh dari semua kelurahan Triharjo, orang tua/wali murid kelas IX, dewan guru, serta staff tata usaha. Ketua Panitia, Angguntia Dwi Saputra, S. Pd menyampaikan tema wisuda kali ini, “Mewujudkan Alumni yang Tangguh berjiwa kepemimpinan dan berintegritas untuk melangkah menuju masa depan gemilang”. Tema ini diambil dengan harapan siswa memiliki jiwa kepemimpinan untuk melanjutkan perjalanan kehidupan berikutnya. Acara pelepasan diawali dengan masuknya para siswa dan siswi kelas IX dengan diiringi gending jawa, selanjutnya penampilan tapak suci perwakilan siswa kelas VIII, dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Kemudian sambutan Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman dan Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuliastuti, AP, M.Pd. menyampaikan kepada siswa dan siswi untuk mempersiapkan langkah panjang guna meraih cita-cita menuju gerbang kesuksesan di masa depan. Beliau juga berpesan agar siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 1 Sleman untuk tetap semangat menuntut ilmu sampai  jenjang perguruan tinggi dan menanamkan pada diri sendiri bahwa cita-cita bisa diraih dengan bekerja keras, berusaha dan berdoa serta menjunjung tinggi almamater sekolah. Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh siswa dan siswi  yang telah menyelesaikan Pendidikan di bangku SMP. “Raihlah cita-cita kalian dengan penuh semangat agar bisa mengantarkan kalian ke gerbang kesuksesan yang akan datang di masa depan”. Pesannya Puncak acara, dilaksanakan pengalungan Samir dan dokumen kelulusan oleh wali kelas masing-masing dari kelas IX, sebagai tanda selesainya masa belajar selama 3 tahun ini di SMP muhamamdiyah 1 Sleman. Tak lupa juga pemberian penghargaan kepada alumni yang berprestasi, baik itu pencapaian akademik maupun nonakademik. Acara selanjutnya adalah sambutan dari kepala sekolah Amin Darojat, S. Pd. I. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada siswa dan siswa kelas IX, “Kelulusan bukanlah akhir dari suatu perjalanan, melainkan langkah awal yang dimana kita harus lebih bekerja keras dan belajar serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar guna menuju masa depan yang dicita-citakan.” Pada Hari Senin, tanggal 10 Juni 2024 pukul 09.45 WIB secara resmi kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman, Amin Darojat, S. Pd.I, menyerahkan kembali siswa dan siswi kelas IX kepada Orang Tua/ wali siswa untuk melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang selanjutnya. Acara pelepasan diakhiri dengan pentas seni siswa dan persembahan terakhir dari kelas IX untuk bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Ini merupakan momen hiburan bagi para siswa, hadirin dan bapak/ibu guru dan karyawan SMP Muhammaduyah 1 Sleman. Pentas seni siswa juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama di SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Dengan acara pelepasan ini, diharapkan para siswa dan siswi kelas IX merasa dihargai dan siap melanjutkan perjalanan mereka dalam mencapai impian dan meraih kesuksesan di masa depan. Sekali lagi selamat dan sukses kepada para siswa dan siswi, tetap semangat dan dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga nama baik almamater. MUSELA…. Langkung Sae …. Reportase Latifah Lisa Nur Aini SMP Muhammadiyah 1 Sleman Editor  Arief Hartanto SE  MPI PDM Sleman

Loading

Hari Bermuhammadiyah -Silaturrahim & Pengajian PDM Sleman-Gedung Dakwah PCM Turi-Jum’at 7 Juni 2024

Loading

Pengajian Anggota Se-Cabang Tempel Dan Baksos, Peringatan Milad ‘Aisyiyah ke 107

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah Kapanewon Tempel dalam rangka memperingati milad Aisyiyah yang ke-107 tahun dan agenda kajian rutin, pada Ahad Pon, 26 Mei 2024 M 17 Dzulqo’dah 1445. H menggelar serangkaian agenda di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Karanggawang, Mororejo yang dihadiri sekitgar 500 jama’ah. Menurut Ketua Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD didampingi Ervin Iswansyani S.Pd  Sekretaris “ dalam rangaka Milad “Aisyiyah ini juga diadakan pemeriksaan kesehatan, bazar dan penyerahan bantuan sosial dari Majelis Kesejahteraan sosial kepada perwakilan Ranting masing masing 5 orang dengan total sejumlah 45 paket bantuan”. Hal ini sejalan dengan tema “Memperkokoh dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta”  yang jadi tema milad’Aisyiyah tahun ini yang ke 107.  Dalam sejarahnya  ‘Aisyiyah hadir untuk memberikan kesempatan pendidikan serta akses bagi para perempuan untuk berkiprah di publik. Dra. Retno Endah Sawitri, M.Ag. dari Sekretaris PDA Slernan pada kesempatan itu menyampaikan  “perempuan sholihah salah satu cirinya adalah gemar tholabul Ilmi  dan kemudian mengamalkannya dalam kehidupan dan Insyaa Allah ini akan menjadi kunci dan jalan menuju syurga”. Hadir pula ketua PCM Tempel H. Syamsul Alam dan sejumlah undangan PRM dan tokoh masyarakat dalam kesempatan ini. Sebagaimana disampaikan Ervin Iswandayani kepada Arief Hartanto disela kegiatan berlangsung. Acara ini semakin meriah dengan diselingi grup paduan suara Aisyiah Mororejo “ Mentari Voice” dengan sajian nan merdu dan bermakna dengan nuansa Islami. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan murah dari Majelis kesehatan kerja sama dengan majelis  kesehatan Mororejo, bazar dari Majelis Ekonomi cabang dan Mororejo serta door prize sejumlah 80 buah untuk memeriahkan milad.  ‘Aisyiyah memainkan peran penting dalam penanggulangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan perempuan dan anak sebagai bentuk  nilai-nilai kemanusiaan dalam perspektif Islam yang Rahmatan Lil‘alamin.

Loading

Kemah Prestasi Pandu Pengenal Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Sleman

Pakem, Pdmsleman.or.id Perkemahan merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah dalam rangka untuk mengevaluasi kegiatan Hizbul Wathan. Kegiatan kemah tahun ini bernama “Kemah Prestasi Pandu Pengenal Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Sleman”. Perserta kemah adalah siswa kelas V dari SD Muhammadiyah Kadisoka, 1 Pakem, Prambanan, Bayen, Dhuri, 1 Ngaglik dan 2 Pakem yang berjumlah 349 siswa dengan rincian sebagai berikut: No Nama Pangkalan Putra Putri Jumlah Siswa 1 SD Muhammadiyah Kadisoka 6 3 80 2 SD Muhammadiyah 1 Pakem 6 5 92 3 SD Muhammadiyah Prambanan 4 5 75 4 SD Muhammadiyah Bayen 2 1 19 5 SD Muhammadiyah Dhuri 1 2 20 6 SD Muhammadiyah 2 Pakem 1 1 20 7 SD Muhammadiyah 1 Ngaglik 2 3 43   Jumlah 22 20 349             Kemah dilaksanakan pada Jumat-Ahad, 17-19 Mei 2024, bertempat di Buper Wonokemuning, Wonogiri, Pakembinangun, Pakem, Sleman. Tujuan dari perkemahan ini adalah untuk memotivasi dan menumbuhkan rasa memiliki HW serta rasa peduli dan kemandirian pada setiap anggota. Untuk menumbuhkan sikap mandiri, mengurangi sikap manja, dan ketergantungan kepada orang tua, maka perlu diciptakan bentuk kegiatan yang berlokasi jauh dari tempat tinggal. Yang sekaligus berfungsi sebagai wahana untuk mengukur dan menguji kemampuan, ketaatan, kekompakan, serta penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.            Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan diperkemahan yaitu:                Kegiatan kemah dibuka secara resmi oleh ketua PDM Sleman    H. Harjaka, S.Pd.,S.Ag.,MA. pada Jumat, 17 Mei 2024.  Dalam sambutannya Beliau menyampaikan karakter yang harus dimiliki oleh Pandu Hizbul Wathan sesuai dengan bunyi UU Pandu HW diantaranya:              Pada malam harinya adalah penyalaan Api Unggun dan Pentas Seni. Para peserta kemah secara bergantian menampilkan satu pentas di atas panggung bersama regunya masing-masing. Acara Pentas Seni sangat meriah dan sangat menghibur. Peserta kemah sangat antusias untuk menampilkan kebolehannya. Sekitar pukul 22.30 peserta kemah dipersilahkan untuk memasuki tenda masing-masing untuk beristirahat. Tepat pukul 03.00 peserta kemah dibangunkan untuk sholat lail, dilanjutkan sholat subuh dan mendengarkan kultum.              Kemah berakhir pada Ahad, 19 Mei 2024, dengan upacara penutupan. Dalam upacara penutupan sekaligus diumumkan peraih lomba kegiatan selama perkemahan berlangsung. Setelah upacara selesai dilanjutkan berjabat tangan antara peserta kemah dengan panitia. Kemudian siswa membongkar tenda dan pulang ke rumah masing-masing. Reportase : Erlin Noviyanti Prihastuti, S.Pd. SD Muh 1 Pakem Editor   Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading