PDM Sleman Mengikuti Workshop Penyusunan Tafsir Ringkas Ayat Ideologis dan Dakwah

Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka merespon kebutuhan mubaligh Muhammadiyah akan adanya tafsir Al Quran tematik yang ringkas, Majelis Tabligh (MT) PWM DIY menginisiasi penyusunan buku Tafsir Ringkas Ayat-Ayat Ideologis dan Dakwah. Kegiatan ini diawali dengan penyelenggaraan workshop selama satu hari, pada hari Sabtu, 16 September 2023, di gedung Tabligh Institute, Tirtonirmolo, Bantul, diikuti oleh para utusan dari Majelis Tabligh PDM dan mubaligh Muhammadiyah se-DIY. Tak ketinggalan, PDM Sleman turut mengirim tiga orang utusan, yaitu Drs. Suwandi, M.Pd.I, M. Taufiq, Lc., dan M. Wildan Wahied, SHI. Ketiganya merupakan anggota Majelis Tabligh (MT) PDM Sleman. Dalam sambutannya, Miftahul Haq, SHI, MSI, selaku Panitia sekaligus Ketua MT PWM DIY mengatakan, “ workshop tersebut merupakan kegiatan awal yang akan dilanjutkan dengan penulisan tafsir tematik oleh seluruh peserta workshop. Diharapkan, Januari 2024 nanti tulisan-tulisan tersebut dapat diterbitkan dalam bentuk buku sebagai pedoman praktis bagi para mubaligh Muhammadiyah”. Workshop tersebut menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Chirzin dan Dr. Ustadzi Hamzah sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Muhammad Chirzin yang merupakan anggota tim tafsir Al Quran Kemenag mengatakan, “para mubaligh Muhammadiyah membutuhkan model buku tafsir yang ringkas dan berisi, tematik, serta aktual dengan persoalan kekinian”. Menurutnya pula, untuk membedakan tafsir Muhammadiyah itu dengan buku tafsir lainnya, diharapkan tafsir ringkas ini nantinya juga mengetengahkan pendapat para ulama tafsir Muhammadiyah, seperti Hamka, KH Ahmad Azhar Basir maupun KH Djarnawi Hadikusumo. Selanjutnya Muhammad Chirzin menjelaskan langkah-langkah dan metode penyusunan tafsir ringkas tematik tersebut. Sedangkan Dr. Ustadzi Hamzah memaparkan salah satu contoh model tafsir ringkas yang dapat menjadi pedoman bagi para mubaligh, yaitu Tafsir Al Munir karya Syaikh Wahbah Az-Zuhaili. Menurutnya, kitab tafsir itu ringkas dan sistematis, karena selain menjelaskan makna kalimat, tafsir itu menekankan pada maksud ayat serta pelajaran yang dapat diambil dari ayat tersebut. Ustadzi juga mengetengahkan contoh penafsiran terhadap Surah Ali Imran 110 yang menyebut umat Islam sebagai khairu ummah (umat terbaik). Dijelaskan, predikat sebagai umat terbaik itu tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan baru dicapai jika umat Islam memenuhi syarat dan prasyarat yang dibutuhkan, yaitu amar ma’ruf nahi munkar yang dilandasi dengan keimanan. Dalam kegiatan tersebut peserta dibimbing melakukan praktek langsung menyusun tulisan yang berisi tafsir ringkas. Diawali dengan mengelompokkan ayat-ayat Al-Quran secara tematik, memilah ayat-ayat pilihan, kemudian menulis penjelasan singkat terkait ayat-ayat yang dipilih dengan merujuk pada beberapa kitab tafsir. Pada workshop tersebut, utusan dari PDM Sleman terlibat aktif dan tampak antusias mengikuti setiap kegiatan hingga berakhirnya acara. Liputan: Wildan Wahid S.Ag Majelis Tabligh PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tebar Keberkahan Dihari Jum’at, Lazismu Daerah Sleman Kembali Saba Masjid, bagikan Jum’at Berkah  Kepada Jamaah Masjid Al – Qomar, Depok Sleman.

Depok, Pdmselan.Or.Id Terus bergerak memakmurkan masjid, Lazismu Daerah Sleman bersama KLL Depok untuk membagikan lebih dari 200 kotak nasi di Masjid Al – Qomar Depok. Kegiatan ini telah diadakan pada Jum’at 15 September 2023, dengan jumlah jamaah yang cukup banyak. Sama halnya jumat berkah dalam minggu sebelumnya di Kalasan, tak hanya nasi kotak yang dibagikan namun juga lebih dari 100 cup susu sapi murni MilkMu, air mineral WaterMu serta turut dibagikan juga parfum WangiMu yang merupakan produk milik Badan Usaha Amil Lazismu Daerah Sleman kepada Jamaah masjid setempat. Jamaah Sholat Jumat Masjid Al – Qomar ini tak hanya diisi dari kalangan warga setempat saja, namun juga dipenuhi oleh siswa SD, Mahasiswa, Karyawan serta ada pula beberapa orang yang hanya sekedar singgah untuk melaksanakan sholat Jum’at. Hal ini mengingat letak masjid Al – Qomar yang strategis serta masih berada di perkotaan. Menurut Syinta Brata dari LAZISMU PDM Sleman “Pada dasarnya inti dari kegiatan Jumat berkah ini adalah berbagi kepada sesama dan berbagi kepada yang membutuhkan. Serta melalui kegiatan berbagi paling tidak bisa menciptakan sedikit kebahagiaan bagi yang menerima. Dan semoga kedepannya bisa terus dilakukan tanpa adanya satu halangan pun”. Acara ini adalah salah satu program dari Lazismu Daerh Sleman yaitu Jum’at Berkah 100 Masjid keliling di masjid se-daerah sleman, yang bertujuan mengajak untuk Kembali memakmurkan masjid. Karena basis pergerakan Muhammadiyah melalui Masjid-masjidnya. Dan karena pentingnya fungsi masjid bagi umat Islam dan menjadi pusat kegiatan umat, sebagai tempat sholat, tempat taklim, tempat berlatih, tempat istirahat, dan aneka kepentingan kemaslahatan ummat lainnya. Kami membuka kesempatan yang sebesar – besarnya kepada seluruh demawan, muzaki maupun munfik,  untuk turut serta dalam kegiatan jumat berkah ini, mari sama – sama memanam amal jariyah sebanyak – banyaknya untuk bekal di akherat kelak. Bersama berbagi ragam kebaikan ada di website kami www.lazismusleman.com. (brata) Reportase S Brata LAZISMU PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Konsolidasi dan Koordinasi Pemenangan Syauqi Soeratno Calon Dewan Perwakilan Daerah Utusan Muhammadiyah dari Yogyakarta di PDM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.id Pada Jumat, 15 September 2023 bertempat di Masjid As Syifa, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dilakukan kegiatan konsolidasi untuk  Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Utusan Muhammadiyah dari Yogyakarta, Ir. H. Syauqi Soeratno. MM Agenda konsolidasi dan koordinasi tim pemenangan daerah dan cabang dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah, simpatisan, dan relawan dari berbagai cabang di Sleman. Pada acara tersebut, Ketua Tim Pemenangan Daerah, H. Darojat Noor Ahmad, memaparkan program unggulan yang diusung oleh Syauqi Soeratno, yakni “Sambang Desa.” Program “Sambang Desa” adalah memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat desa dengan fokus pada pengenalan Syauqi Soeratno sosok yang dikenal intens dalam pembangunan kesejahteraan Masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan ekonomi lokal, pendidikan, dan kesehatan, olah raga program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Yogyakarta. Syauqi Soeratno, yang dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan, kesejahteraan masyarakat, dan nilai-nilai keislaman. Kemenangan Syauqi Soeratno tidak hanya mencerminkan dukungan terhadap visi dan misi Muhammadiyah, dengan fokus pada program “Sambang Desa,” diharapkan Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta. Pemilihan DPD Utusan Muhammadiyah ini bukan untuk kemenangan pribadi Syauqi Soeratno, tetapi juga kemenangan bagi semua yang mendukung Muhammadiyah dalam mewujudkan perubahan positif di Yogyakarta. Kita berharap bahwa keberhasilan ini akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Yogyakarta dan menguatkan peran Muhammadiyah sebagai agen perubahan yang berkemajuan. Narasi : H. Darojat Noor A    Editor  : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

7 Kepala Sekolah SD -SMP di Lingkungan PDM Sleman DIlantik

Sleman, Pdmsleman.Or.id Pada hari Senin 11 September 2023 di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, berlangsung pelantikan kepala sekolah baru untuk sejumlah sekolah di bawah naungan Muhammadiyah. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa kepemimpinan di Sekolah Muhammadiyah tidak mengalami kekosongan yang terlalu lama. Dalam pelantikan ini, sejumlah kepala sekolah baru resmi dilantik untuk jabatan mereka. Di antara mereka adalah Lilis Purwandani, SE, yang menjadi Kepala SD Muhammadiyah Sunten, Sri Angga Bagaskara, S.Pd, yang akan memimpin SD Muhammadiyah Sragan, dan Ayunita Aviani Hidayati, S.Pd, yang akan memegang jabatan Kepala SD Muhammadiyah Gendol. Selain itu, Nurwijiyanto, S.T, akan menjadi Kepala SD Muhammadiyah Mantaran, Trini Diah Pintarti, S.Pd, akan memimpin SD Muhammadiyah Trini, Rizana Avida, S.T, akan menjadi Kepala SD MBS Prambanan, dan Yudi Megawanto, S.IP, akan memegang jabatan Kepala SMP Muhammadiyah 2 Minggir. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, H. Harjaka, memberikan arahan yang sangat penting kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Dalam pesanannya, ia mengingatkan bahwa jabatan Kepala Sekolah adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Di sekolah Muhammadiyah itu pergantian dan perpindahan kepala sekolah itu hal yang biasa..sebagai kader persyarikatan harus siap ditugaskan di mana aja untuk kemajuan AUM dan persyarikatan. Pesan ini menggarisbawahi tanggung jawab besar yang diemban oleh kepala sekolah dalam mendidik generasi muda. Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam organisasi Muhammadiyah, termasuk Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal, H. Surakhmad, S.Pd, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Majelis Dikdasmen AUM terkait. Pelantikan ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memastikan kontinuitas kepemimpinan di sekolah-sekolahnya. Semua pihak berharap kepala sekolah yang baru dilantik akan mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Reportase M Ridwan Sekretariat PDM Sleman, Editor : Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

340 Peserta Ikuti Dialog  IDEOPOLITOR Muhammadiyah 2023 Angkat Tema Mewujudkan Muhammadiyah Sleman yang Unggul dan Berkemajuan.

PDMSleman.Or.Id Ahad 10 September 2023 bertempat di Gedung AR Fahrudin Lantai V Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Brawijaya/Ring Road Barat PDM Sleman menggelar Dialog Ideopolitor 2023. Acara Dialog Ideologi, Politik dan Organisasi yang diikuti unsur Anggota PDM , PDA Kabupaten Slemanserta Pimpinan Cabang Muhammadiyah Aisyiyah se-Kabupaten Sleman dan Ketua Ortom Tingkat Daerah Kabupaten Sleman  berjumlah sekitar 340an peserta. Dalam Pembukaan Ideopolitor yang mengangkat tema  Mewujudkan Muhammadiyah Sleman yang Unggul dan Berkemajuan, Ketua PDM Sleman H. Harjaka menegaskan “ bahwa Program Ideopolitor merupakan program PP Muhammadiyah dan nanti diharapkan bisa diadakan di tingkat cabang.  Ideopolitor (Ideologi, Politik, Organisasi). Ideologi Muhammadiyah harus menjadi pegangan dalam gerak langkah kita. Politik harus cerdas, yakni encere endas (otak yang encer)”. Disamping itu dalam Organisasi kita kedepan harus memiliki pengkaderan dimana Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah diharapkan sampai tingkat Ranting. Prof. Dr. Gunawan Budiyanto rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam sambutan  menyampaikan bahwa “ acara ideopolitor jangan sampai sebatas melaksanakan saja. Kita terlalu lama meninggalkan konsep ideologi Muhammadiyah”. Beberapa pemateri yang dijadwalkan mengisi acara ini antara lain Optimalisasi Potensi Lokasi Menuju Kemandirian Muhammadiyah. oleh : Dr. H. Anwar Abbas, M.M. , Peneguhan Ideologi Muhammadiyah di Tengah Dinamika Gerakan Keagamaan oleh : Dr. H. Agung Danarto, M.Ag.  , Tata Kelola Organisasi Muhammadiyah Yang Modern dan Berkemajuan Oleh : M. Izzul Muslimin, SIP dan Pemantapan Program Pemenangan DPD Oleh : H. Isnawan, S.E.,M.M./TPW. Reportase H Wahdan A S.Pd, Ashari SIP MPI PDM Sleman, Foto Al Mufti Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Pengukuhan Pimpinan Muhammadiyah dan Asiyiyah Cabang Kapanewon Mlati, Berlangsung Semarak  

Mlati, Pdmsleman.Or.id Pengukuhan PCM dan PCA Mlati, berlangsung pada Sabtu  9 September 2023 M / 24 Shafar 1445 H/  bertempat di Aula RS Sakina Idaman Mlati Sleman. Acara Pengukuhan PCM mlati oleh Wakil Ketua PDM Sleman H. Arief Sulistya dengan pembacaan susunan Pimpinan oleh Sekrearis PDM , H. Arif Mahfud S.Ag, M.Si , dan Pengukuhan  PCA Mlati   oleh Ketua PDA Sleman Hj. Hanik Rosyada M.Pd, dengan pembaca susunan Pimpinan oleh Sekretaris PDA, Dra,Retno Indah Safitri, M.Si. Sementara  Pengukuhan Majelis PCM dan PCA Mlati masa bhakti tahun 2022 – 2027 oleh masing masing Ketua dan Sekretaris  PCM Mlati  Drs H. Hasan Zubaidi dan Sekretarisnya H. Ponimin SAg.  sedangkan untuk PCA Ketua PCA Mlati Hj. Puji Astuti sekretaris Eni Sumardiyana S. Pd. Panewu Anom Mlati Rahmat SIP berharap Muhammadiyah dapat senatiasa berkarya untuk masyarakat dan bersinergi dengan Pemerintah Kapanewon Mlati, “ kami hadir di pengukuhan ini serasa berasda dirumah sendiri karena merasa juga sebagai kader Muhammadiyah di Tempel , murid dan anak buah pak Sulistya di wilayah Tempel” , tuturnya. Sambutan Pengarahan dan Pembekalan PDM Kabupaten Sleman.serta doa oleh H. Arief Sulistya , mengawali sambutanya mengutip sebuah ayat  dalam Qur’an Surat As Saff ayat 4 :“ Sesungguhnya Alloh menyukai orang orang yang berjuang dijalan Nya dengan barisan / bershaf shaf tertata rapi bagaikan sebuah bangunan yang tersusun kokoh.” Kerapian , ketertiban organisasi menjadi salah satu kunci keberhasilan perjuangan. Kemudian memberi pesan agar PCM menyempurnakan kekurangannya bila ternyata kurang dengan mengutip ART Muhammadiyah pasal 6 bahwa syarat berdirinya cabang salah satunya adalah “ Ada pelatihan Mubaligh/ Mubalighat sekurang kurangnya satu bulan sekali, dan  Memiliki anggota korps mubaligh sekurang kurangnya 10 orang. Ditanyakan juga berapa jumlah masjid Muhammadiyah, Sebandingkah jumlah mubaligh dengan masjid tempat jamaah sholat dan sebagai pusat kegiatan dakwah? Juga disinggung tentang situs situs keislaman , dari 100 situs , ternyata situs milik Muhammadiyah yang tertinggi ada pada urutan 12, lalu siapa pemulik situs diurutan 1 sampai 11, tentu bukan milik kita.. Mubaligh juga harus diajari bagaimana mengisi konten konten keislaman pada situs situs tersebut. Juga ditekankan ditekan kan bahwa sebagai Pemimpin penerus dari generasi yang sudah dilewwati maka tugasnya adalah 1. Marawat yang sudah ada ( AUM , Tempat ibadah, Kegiatan kegiatan lain)  2. Memajukan dan mengembang dari yang sudah ada. Karena RIB menjadi kebijakan Pimpinan di atasnya maka PCM juga haris ikut membumikan Risalah Islam Berkemajuan. Sikap politik juga disinggung dengan mengutip pernyataan Ketua PP Muhammadiyah, bahwa Muhammadiyah menjaga jarak yang sama dengan partai politik. H. Arief Sulis mengakhiri dengan pesan agar PCM Mlati ikut mengamankandan mensukseskan hasil musypimsus yaitu mensukseskan Ahmad Syauqi Soeratno menjadi Anggota DPD RI wakil Muhammadiyah menggantikan Afnan Hadikusuma dalam pemilu mendatang. Karena sesepuh Muhammadiyah Mlati bapak Kiyai haji Taslem Yerusalem yang semula hadir tetapi karena sudah azan asar , yang sedianya dimohon menutup acara dengan doa , tapi karena sudah kundur maka doa  penutup oleh Arief Sulistya sekaligus. Reportase HA Sulistiya   PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pengukuhan PCM, PCA,Serta Majelis Di Lingkungan Muhammadiyah -Aisyiyah Kapanewon Turi, DItandai Launching Beras Bermutu

Turi, Pdmsleman.Or,Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi   acara Pelantikan PCM dan PCA Turi serta Pengukuhan Majelis PCM dan PCA Turi besuk pada Sabtu 24 Shafar 1445 H/09 September 2023 M bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jln. Turi – Tempel Ngablak, Bangunkerto, Turi Sleman Drs. Bambang Rahmanto Selaku ketua PCM Turi 2022-2027 dalam kali itu menyampaikan “  Selamat mengemban Amanah untuk segenap pengurus dan pembantu pimpinan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk masa hidmad 5 tahun ke depan untuk bisa bersinergi guna memajukan persyarikatan dan umat Islam dan Masyarakat di Turi agar ke depan lebih baik membawa Muhammadiyah Turi yang berkemajuan”. Dalam kesempatan itu juga dilauncing Bermutu Beras Muhammadiyah Turi yang merupakan rintisan usaha Majelis Ekonomi PCM Turi, guna meningkatkan kesejahteraan warga Muhamadiyah dan petani Turi. Acara Pelantikan PCM oleh Ketua PDM Sleman H. Harjaka dengan pembacaan susunan Pengurus oleh H. Darojot Noor , dan pelantikan PCA Turi  oleh Ketua PDA Sleman Hj. Hank Rosyada M.Pd serta Pengukuhan Majelis PCM dan PCA Turi masa bhakti tahun 2022 – 2027 oleh Ketua PCM Turi Drs H. Bambang Rahmanto dan Sri Winarti M.Pd. Anggota Pembantu Pimpinan PCM Turi berjumlah sejumlah sekitar 67 orang dan PCA sekitar 50 0rang sebagai darah segar untuk terus berkhidmad lima tahun ke depan. Panewu Turi Wakhid Basroni SIP berharap Muhammadiyah telah banyak berkontribusi dan membina Masyarakat terutama di Turi dengan berbagai kegiatannya untuk turut mengentaskan kemiskinan. Sambutan Pengarahan dan Pembekalan PDM Kabupaten Sleman.serta doa oleh KUA Kapanewon Turi H. Harjaka dalam pengarahannya menyampaikan sebagaimana dalam Qur’an Surat Al Fusilat Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. kemudia istiqomah   insha Allah akan diturunkan kepada mereka malaikat pada waktu namun harus istiqomah dan  tidak  goyah meski di tengah rintangan maupun kemajuan jaman yang bisa menyesatkan. “   jaman maju akeh wong tumindak kliru ninggalno tuntunan, nuruti senenging ati, ono ndonyo ati ati lan waspodo”. Juga ditekankan betapa kuatnya peran istiqomah dalam perjuangan menegakkan Islam,   istiqomah ada 5 yakni istiqomah dalam aqidah,sebagaimana penjabaran QS Al A’raf 172, kemudian  istiqomah dalam ibadah, yakni jangan menambah, kurangi atau modifikasi ibadah, lakukan saja sesuai tuntunan Allah dan Rasul. Berorganisasi juga termasuk ibadah dalam arti secara luas maka kuatkan  ditengah isu bahwa warga Muhammadiyah mengalami menurun anggotanya karena kurang pembinaan maka kuatkan  dengan pengajian dan kajian .  Kemudian istiqomah akhlakul qorimah dimana adab lebih tinggi dari ilmu, istiqomah fil maisyastit tayibah  yakni upaya mencari rizki yang baik dan halal dengan dimanapun berada warga Muhammadiyah asal jangan sampai luntur Muhammadiyahnya dan terakhir istiqomah fisilaturahimah  yakni dengan menyambung kasih sayang dan persatuan. Muhammadiyah hanyalah baju semata namun agama tetap Islam yang meneruskan perjuangan KH Dahlan meneruskan risalah Islam yang dibawa Nabi Muhmmad SAW. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

MPKSDI Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Sleman Siap Cetak Instruktur Berkeadaban

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman membuka kegiatan Coaching Instruktur MPKSDI Sleman pada Jum’at (8/9) di Muhammadiyah Green School (MGS) Gamping, Sleman. Tema Coaching Instruktur kali ini yakni “Instruktur Sleman untuk Perkaderan Sleman yang Maju dan Berkeadaban”. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas para kader MPKSDI PDM Sleman untuk menyambut pelaksanaan Baitul Arqam di waktu yang akan datang. Muhaimin, S.Ag., M.Pd., Ketua PCM Gamping yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPKSDI Sleman, hadir dan memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan ini. Ia menjelaskan tentang latar belakang pembangunan MGS Gamping yang telah dimulai sekitar tahun 2018. Ia mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan MPKSDI PDM Sleman yang telah menetapkan MGS Gamping sebagai lokasi Coaching Instruktur. “Selamat mengikuti pelatihan, semoga dua hari ini mendapatkan kesehatan dan kelancaran, juga mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang kita harapkan,” tutupnya. Hendro Sucipto, S.Th.I., M.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman membuka sambutannya dengan menegaskan bahwa perkaderan menjadi aspek yang penting dalam Muhammadiyah, di mana MPKSDI dapat terlibat secara strategis. “Dulu, namanya adalah Majelis Pendidikan Kader, sekarang sudah diubah menjadi Majelis Pembinaan Kader. Semoga penggantian ini menjadikan upaya kaderisasi kita lebih luas dibandingkan sebelumnya,” harapnya. Kemudian, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Coaching Instruktur, Arif Mahfud, S.Ag., M.S.I., Sekretaris PDM Sleman mengawali dengan ajakan untuk mengkritisi infiltrasi-infiltrasi gerakan Islam yang semakin masif di Indonesia. Ia berpendapat bahwa ini menjadi salah satu tantangan Muhammadiyah, di samping adanya permasalahan sosial akibat dampak globalisasi. Solusi untuk merespons keadaan tersebut adalah penguatan dan pendalaman kapasitas internal organisasi. Arif memberikan pemaparan tentang langkah-langkah yang membutuhkan solidaritas bersama demi mengatasi tantangan tersebut. Pertama, penyetaraan pemberdayaan amal usaha Muhammadiyah. Kedua, sentralisasi tata kelola keuangan, terutama di PCM-PCM se-DIY. Ketiga, kemandirian pendanaan dalam bidang dakwah. Keempat, penguatan konsolidasi di internal Muhammadiyah. “Tidak usah kaku-kaku. Di Muhammadiyah harus bergembira,” ujarnya. Selanjutnya, Arif juga menyampaikan tentang strategi yang saat ini sedang menjadi prioritas PDM Sleman. Dari startegi-strategi yang ada, terdapat strategi yang spesifik bisa dilakukan oleh MPKSDI, yakni reformasi kaderisasi dan pendiasporaan kader Muhammadiyah. “Perlu ada pemetaan untuk masuk ke daerah-daerah pelosok di lingkup kecamatan. Apabila MPKSDI bisa menghidupkan kembali PRM-PRM yang ada di Sleman, itu sudah baik sekali,” tegasnya. Selama kegiatan Coaching Instruktur yang terlaksana selama dua hari hingga Sabtu (9/9) ini, para peserta memperoleh berbagai materi-materi untuk menunjang keinstrukturan. Di antaranya mulai dari tentang pendalaman SPM dan arah kebijakan MPKSDI PP Muhammaidyah dan MPKSDI PWM DIY, keinstrukturan, teknik kajian ayat atau fatkhul qulub, teknik trainer outbound, hingga evaluasi pelatihan dan perkaderan. Penulis: Rasya Swarnasta (MPKSDI PDM Sleman 2022-2027) Editor : Arief Hartanto , MPI PDM Sleman

Loading

Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah se-Sleman, Upaya Branding Sekolah Muhammadiyah Unggulan

Sleman. Pdmsleman.Or.Id Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Sleman dan Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman bekerjasama dengan Grand Keisha Yogyakarta melaksanakan Coaching Clinic Kepala Sekolah Muhammadiyah bertajuk Branding Sekolah Muhammadiyah di Hotel Grand Keisha, Jl. Gejayan Condongcatur, Yogyakarta pada Selasa, 29-08-2023. Pada sambutannya, Ketua Forum Guru Muhammadiyh (FGM) Sleman, H. Sigit Rohmadiantoro yang juga sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan menuturkan “Coaching Clinic ini dihadiri 117 peserta dari unsur Paud, TK, SD, SMP, SMA dan SMK, serta tamu dari BKS Pontianak”. Ucapan terima kasih kepada Grand Keisha yang telah menyediakan tempat, makanan, maupun fasilitas lainnya dan sekaligus General Manajernya menjadi salah satu nara sumber dalam acara tersebut tambah Sigit. Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman, H. Surakhmad, S.Pd. menyampaikan sambutannya,  mengawali dengan menampilkan slide berjudul “AUM Unggulan Bertebaran di Sleman”. Sebuah judul yang diambil sebagai bagian dari cita-cita agar Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Sekolah tanpa keunggulan akan ditinggalkan. Jadi sekolah muhammadiyah harus memiliki keunggulan agar diminati dan tidak ditinggalkan. Dirinya juga mengingatkan tujuan pendidikan Muhammadiyah yaitu “membentuk manusia muslim yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cakap percaya pada diri sendiri, berdisiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, memajukan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT sebagaimana termaktub dalam Pasal 3, Qaidah Dikdasmen”. Visi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman adalah mewujudkan pendidikan Muhammadiyah Daerah Sleman yang unggul, mandiri, kompetitif dan berkemajuan. Visi ini sejalan dengan tujuan pendidikan Muhammadiyah. Langkah-langkah atau kebijakan-kebijakan dalam majelis harus diambil sesuai dengan visi yang sudah ditetapkan. Bagaimana langkah mewujudkan visi maka diturunkan melalui misi-misi. Terdapat enam misi disini yakni Pertama menerapkan karakter utama pendidikan ISMUBA yang berkemajuan. Kedua, Menerapkan pendidikan holistik dan integratif. Ketiga, menghasilkan lulusan berkemajuan, unggul, kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Keempat, mengimplementasikan tata kelola modern yang transparan dan akuntabel. Kelima, mengimplementasikan penyelenggaraan pendidikan yang inklusif. Keenam, meningkatkan kolaborasi antar lembaga pendidikan baik internal maupun eksternal,”terang H. Surakhmad, S.Pd. Lebih lanjut tentang Dinamika transformasi atau manajemen perubahan, “Pada bagian apa perlu dilakukan transformasi atau manajemen perubahan. Pada beberapa hal seperti merasa sudah “besar”, rutinitas dan birokratis, fixed mindset (pemikiran yang mandek), dan merasa tidak ada tantangan. Step perubahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghidupkan sekolah, lalu mengembangkannya, dan harapan berikutnya sekolah akan maju pesat,”ucapnya. Pada akhir sambutan, menyampaikan harapannya semoga dengan branding sekolah dengan menunjukkan keunggulannya maka Sekolah Muhammadiyah menjadi sekolah yang dituju, sekolah yang diminati melebihi sekolah lainnya. Setelah selesai sambutan acara dilanjutkan dengan coaching oleh dua pemateri Ibnu Novel Hafidz, General Manager Grand Keisha dan Ibnu SR, Konsultan branding Brandpreneur. Reportase : Pamuji Sri Subekti S.Si KS SMKM 2 Turi, MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading