Rapimda Pemuda Muhammadiyah Sleman Putuskan Cabang Sleman Sebagai Tuan Rumah dengan Tema “Pemuda Negarawan Harmoni Memajukan Sleman”

Sleman, Pdmsleman.Or.id Rapat Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang dilaksanakan pada 11 Juli 2023 bertempat di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Sleman dihadiri oleh Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Agung Wijayanto, Ketua PDM Sleman H Harjaka, Ketua PW PM DIY M Arif Darmawan dan PCPM se- Kabupaten Sleman. Persidangan dipimpin oleh Pimpinan Sidang Prakasa Radya Sulendra dan Sekretaris Pimpinan Sidang Ahmad Solihin Menurut Eko Sumardiyanto “ Dalam Rapimda ini telah disepakati Bahwa Tuan Rumah Musda adalah PCPM Sleman dan akan bertempat di SD Muhammadiyah Sleman. Selain itu telah disepakati pula Waktu Pelaksanaan Musyda yaitu tanggal 3 September 2023”. Adapun dalam Musyda mendatang mengangkatTema “Pemuda Negarawan Harmoni Memajukan Sleman” Telah ditunjuk Pula Tim Panitia Pemilihan,Tim Materi dan Tim Verifikasi Keuangan yang berasal dari Unsur PDPM dan Perwakilan Unsur PCPM

Loading

Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping

Gamping Pdmsleman.Or.id Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof.Haedar Nashir pada Selasa 11 Juli  2023 meresmikan ‘Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping’ yang beralamat di Jl. Raya Gamping, Patukan, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Yang terletak di depan Kapanewon Gamping. Kegiatan tersebut berlangsung dihadiri sekitar 200 tamu undangan dari Muhammadiyah dan Ortom PWM DIY, H. Harjaka PDM Sleman, PCM , PCA dan hadir juga Ir. Syauqi Soeratno. Kantor tersebut tardapat 2 lantai yang terdiri dari Ruang Penyewaan Amal usaha, Kantor Lazismu, kantor PCM Gamping, Ruang Rapat Lazismu, Ruang Aula Bersama, dan BTM (Baitut Tamwil Muhammadiyah) /Teller Bank. Gedung tersebut dibangun dengan tujuan refresentatif sebagai percontohan yang bernilai demi menambah kepercayaan masyarakat luar atau masyarakat umum. Menurut Haedar “ Pimpinan Cabang ini sudah cukup membanggakan atau disebut cabang kebanggan. Karena itu dengan peresmian ini  diharapkan spirit, dinamika, dan gerak persyarikatan di gamping dapat menjalankan misi utama dan dapat terlaksana sebaiknya mungkin, tumbuh berkembang dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat “. Masih menurutHaedar, Syarat terbentuknya cabang ada 6 yaitu Pengajian minimal 1 bulan sekali, Pengajian kursus mubaligh Muhammadiyah, Adanya forum mubaligh Muhammadiyah, sekurang kurangnya ada 10 orang, Kegiatan Taman Pendidikan Al Qur’an dan madrasah atau sekolah Muhammadiyah, kegiatan ekonomi sosial dan Kesehatan serta Kantor. Kantor ini adalah syarat yang terakhir. Dan mudah mudahan keenam syarat tersebut ada dicabang ini yaitu Cabang Gamping. Kata Haedar “  tugas kita adalah meningkatkan kualitas dari semua syarat-syarat tersebut, jika syarat peresmian telah terpenuhi agar menjadi keyakinan paham dan alam pikiran yang diamalkan oleh Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Ortom”. Semoga dengan didirikan ‘kantor bersama Muhammadiyah Gamping’ dapat lebih menambah kepercayaan masyarakat dan dapat menambah keefektifan dan keefisienan Muhammadiyah dan ortom dalam bermusyawarah dan mengembangkan nilai Muhammadiyah di Gamping. Dan semoga dengan adanya kantor baru ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Gamping dan sekitarnya. Reportase : Tim Pubdekdok Musycab Gamping & Tri MB MPI PDM Sleman Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Masa Ta’aruf Siswa Baru atau Fortasi ( ForumTa’aruf dan Orientasi Siswa) dan Pembinaan Karakter Siswa SMP Muhammadiyah 1 Tempel.

Tempel,Pdmsleman.or.id Mengawali kegiatan tahun ajaran baru 2023/2024 pada Hari Senin 10 Juli 2023 di SMP Muhammadiyah 1 Tempel diadakan pertemuan dengan orang tua atau wali siswa baru kelas 7 sebanyak 68 siswa. Adapun materi yang di sampaikan berupa program sekolah, profil sekolah dan tata tertib siswa. Pelaksanaan pembelajaran saat ini sudah menggunakan full day atau sehari selama 8 jam pembelajaran di sekolah.  Pembentukan karakter akan lebih maksimal, dukungan orang tua atau wali sangat penting. Selanjutnya kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Wahdan Arifudin menyampaikan ”bahwa program sekolah berlandaskan pada pembiasaan Islami bagi siswa sehingga terbentuk karakter yang sholih dan sholihan mulai dari 5 S senyum, sapa, salam, sopan dan santun, pembiasaan Sholat Duha, Doa, Bacaan Sholat, Tadarus, Tahfidz dan pembiasaan berupa pengembangan diri melalui ekstra kurikuler wajib berupa Iqro dan Al Qur’an, Tapak Suci dan HW atau Hizbul Wathan serta adanya ekstra pilihan sesuai bakat dan potensi siswa”. Masa Ta’aruf bagi siswa kelas 7 berlangsung selama 3 hari dengan pemateri dari guru dan mengundang pemateri dari BNN Kab Sleman, Puskesmas 2 Tempel, Polsek Tempel dan dari PD IPM (Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Sleman.  Untuk siswa kelas 8 dan 9 kami adakan pembinaan karakter dimana fokus pada penguatan karakter Islami kami sampaikan selama 3 hari. Diharapkan dengan 2 kegiatan bagi siswa baru dan kelas 8 dan 9 siswa sudah siap dan faham untuk menyesuaikan dengan program dan pembiasaan Islami sehingga pada akhirnya siswa akan memiliki akhlaq yang baik sesuai tema kali ini siswa Islami, kreatif dan mandiri. Reportase        : H. Wahdan Arifudin, KS SMPM Tempel, Sekretaris MPI PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto, SE. MPI PDM Sleman

Loading

Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman mengadakan Kegiatan Pendampingan Akreditasi 10 SD MUH di Kab Sleman Periode Dua Juli Agustus 2023

Majlis Dikdasmen PNF PDM Sleman baru baru ini mengadakan Kegiatan Pendampingan untuk 10 SD Muh yang ada di Kab. Sleman dalam menghadapi Akriditasi.Kegiatan tersebut diadakan pada Hari Senin Tanggal 10 Juli 2023 Pukul. : 08. Sd selesaiTempat : Aula PDM SlemanDalam kegiatan tersebut diikuti oleh 10 yang terdiri dari satu kepala sekolah dan dua guru dari setiap SD sehingga jumlah perserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 30 peserta. Adapun 10 SD yang didampingi dalam persiapan akreditasi adalah Reportase Tyas Endarto Dikdasmen PNF

Loading

Buka Musycab PCM – PCA Minggir, Ketua PDM : Wujudkan Minggir Menginspirasi

Minggir –Pdmsleman.Or.id Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, H. Harjaka, S.Ag. S.Pd. M.A. membuka secara resmi musyawarah cabang (Musycab) PCM-PCA Minggir, Ahad (9/7/2023). Dalam kegiatan yang berlangsung di Wisma Muhammadiyah Ngloji tersebut Harjaka berharap PCM Minggir bisa menjadi inspirasi bagi cabang Muhammadiyah lainnya. Menurutnya ajaran Islam memang sudah baku dan tidak perlu ada inovasi, ditambah ataupun dikurangi. Tetapi ia menambahkan dalam penyampaikan ajaran Islam harus mengikuti perkembangan zaman. “Ajaran Islam sudah baku, tidak perlu dicampuradukan dengan ajaran-ajaran lainnya, tetapi dalam penyampaiannya harus terus berkemajuan,” ungkapnya. Ia pun menyatakan menghormati agama lain bukan berarti harus mencampuradukan ajaran-ajaran masing-masing agama. Sebelumnya Ketua PCM Minggir H. Nasirun dalam sambutannya menyampaikan ber-Muhammadiyah harus bergembira. “Saya mengulangi kembali pesan dari Sekretaris PWM DIY (Arif Jamali Muis), bahwa dalam ber-Muhammadiyah harus bergembira. Dan kita bangun Muhammadiyah Minggir dengan kekhasan potensi yang ada, dengan cara-cara Minggir,” jelasnya. Ia menjelaskan selama kepemimpinan sejak tahun 2016 – 2023 ini banyak program yang telah dijalankan. Saat ini terdapat 28 amal usaha Muhammadiyah (AUM) yang dikelola PCM Minggir. “Ada 28 AUM yang saat ini dikelola PCM Minggir, yang terbaru berupa minimarket Surya Ngloji Mart, dan PCM Minggir telah menjadi tujuan studi banding dari berbagai daerah,” imbuh Nasirun. Sementara itu Panewu Kapanewon Minggir, Bara Hernowo Natali, SH. M.Si. menyambut gembira pelaksanaan Musycab PCM dan PCA Minggir. Ia pun berharap agar Muhammadiyah bisa terus menjalin kerjasama dengan pemerintah dalam membangun masyarakat. Pembukaan Musycab juga dihadiri Ketua PDA Sleman, Panewu Minggir, Kapolsek, Danramil, serta stakeholder terkait. Kegiatan dijadwalkan berlangsung sehari dengan agenda laporan pertanggungjawaban dan pemilihan pimpinan periode 2023-2027. [rls] Sebagaimana dilansir Eko Triyanto dari Tajdid,id Reportase : Eko Triyanto MPI PDM Sleman

Loading

Bupati  Ajak Aisyiyah Kabupaten Sleman Untuk Bergandeng Tangan Memajukan Sleman

Sleman,Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman hari ini Sabtu, 08 Juli 2023 punya hajat besar Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman. Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Pengurus Harian dan Majelis Lembaga PDA Periode 2022-2027 serta undangan yang terdiri dari Bupati Sleman, Ketua PDM Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Disperindag, Kemenag, Ketua Muslimat, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), PCA, dan PRA dalam lingkup Kabupaten Sleman. Alunan musik Angklung dengan melantunkan lagu Bengawan Solo yang dimainkan tim PCA Godean menjadi pengisi acara pra pembukaan. Usai pembukaan, dilanjutkan tiga sambutan dari tokoh-tokoh Aisyiyah. “Saya berharap kepada Ibu-ibu Aisyiyah yang terpilih menjadi Badan Pembantu Pimpinan secara ikhlas mewujudkan risalah perempuan berkemajuan untuk mewujudkan Sleman berkeadaban. Dengan bantuan ibu Bupati Sleman dan lembaga-lembaga lainnya, juga dengan bangun lebih pagi dari yang lain, kita sudah berjalan ketika yang lain baru bangun, kita berlari ketika orang lain baru jalan, kita terbang ketika orang lain baru berlari. InsyaAllah kita mampu mewujudkan risalah tersebut,”ucap Dra. Hj. Hanik Rosyada, M.Ag., Ketua PDA Kabupaten Sleman Periode 2022-2027, pada sambutan yang pertama. Sambutan yang kedua disampaikan Ketua PWA Propinsi DIY, Hj. Widiastuti, S.Ag., MM, yang menghimbau agar menjadikan Organisasi Aisyiyah sebagai Organisasi Pembelajar, menjadi sekolah dasar semua Ilmu dan ketrampilan, sesuai Tag line Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yaitu : berilmu amaliyah dan beramal ilmiah. Lebih lanjut, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman memberikan sambutan yang ketiga. “Alhamdulillah kabupaten Sleman mendapatkan penghargaan Manggala Kencana yaitu Kabupaten yang programnya tertata sebagai kabupaten yang layak anak dan perempuan. Kami ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu semua, karena penghargaan ini tak lepas dari peran ibu-ibu semua yang ada di Kabupaten Sleman termasuk ibu-ibu Aisyiyah. Kami juga mengajak Aisyiyah bergandeng tangan memajukan Sleman terutama di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan Fasilitas Umum,”ucap beliau dalam sambutannya. Kemudian pada puncak acara, setelah dibacakan SK Pengesahan dan Berita Acara Pengukuhan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027, Pimpinan PDA Kabupaten Sleman secara resmi mengukuhkan Badan Pembantu Pimpinan Periode 2022-2027. Sebelum penutupan, peserta mendengarkan tausiah dari Dr. Adib Sofia, M. Hum. yang menyampaikan tentang karakter perempuan berkemajuan, yaitu  1. Beriman dan bertakwa, 2. Taat beribadah, 3. Berakhalakul karimah, 4. Berpikir Tajdid, 5. Bersikap wasatiyah, ummatan wasatha, 6. Amaliah shalihah, 7. Bersikap inklusif. Juga berpesan agar seluruh anggota Aisyiyah bekerja tak kenal lelah dalam beramar ma’ruf nahi munkar. Seluruh rangkaian acara yang berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Acara diakhiri dengan doa bersama. Pada acara tersebut PDA juga menyajikan aneka produk UMKM Aisyiyah, seperti olahan aloevera dalam bentuk minuman dan kripik, batik ekoprint berupa kerudung, baju, dan tas, produk camilan, souvenir yang semuanya diperjualbelikan. Reportase        :  Pamuji Subekti S.Si, MPI PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto

Loading

Workshop Pengembangan Kurikulum dan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan SMK Muhammadiyah 2 Turi ( Muhari )

Turi, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 2 Turi mengadakan Workshop Pengembangan Kurikulum dan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan pada Kamis, 06 Juli 2023 di Kampus SMK Muhammadiyah 2 Turi, Jl. Turi Tempel Ngablak Sleman Yogyakarta. Mulai Tahun Ajaran 2023/2024, SMK Muhammadiyah 2 Turi mengimplementasikan Kurikulum Merdeka kategori Merdeka Belajar. Kategori Merdeka Belajar masih menggunakan perangkat Kurikulum K13 dengan memperbanyak metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan mulai menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada ekstrakulikuler. “Jika penerapan kurikulum di lapangan dapat berjalan dengan baik maka tujuan pembelajaran dapat dicapai. Sehingga diperlukan pelatihan sebagai pendukungnya. Inilah dasar diadakannya workshop hari ini”, kata Erma Suci Hartati, S.Pd., Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah 2 Turi. Sesuai jadwal, workshop dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan doa bersama untuk kelancaran acara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru dan Karyawan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Mulai pukul 08.30 hingga pukul 10.30 WIB narasumber, Drs. Sarno, M.Pd. memberikan paparan tentang Pengembangan Kurikulum dengan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar. Sedangkan Pembinaan Profesionalisme Guru dan Karyawan diisi dengan menyampaikan Tugas Pokok dan Fungsi Guru dan Karyawan pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). “Setidaknya terdapat lima komponen tugas pokok dan fungsi guru dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian, tindaklanjut, dan lain-lain.  Perencanaan memuat kalender pendidikan, silabus, prota, prosem, dan RPP.  Pelaksanaan memuat jadwal guru mengajar, catatan pelaksanaan pembelajaran, buku presensi siswa dan buku hambatan siswa. Penilaian memuat penentuan/analisis KKM, rancangan penilaian dan sosialisasi penilaian, kisi-kisi soal ulangan harian/PTS/PAS, kumpulan soal ulangan harian/PTS/PAS, daftar nilai, dan analisis ketuntasan hasil belajar, analisis butir soal. Tindak lanjut memuat program perbaikan dan pengayaan serta pelaksanaannya. Lain-lain memuat buku pegangan guru dan siswa, hasil pekerjaan siswa, hasil remedial, dan hasil pengayaan,” papar Drs. Sarno, M.Pd. Kemudian beliau menjelaskan tentang tentang cara aktivasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan menggunakan aplikasi tersebut untuk mendukung penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan. “Pada sekolah pelaksana Kurikulum Merdeka, setidaknya ada tiga target yang perlu dilakukan, yaitu pemanfaatan PMM, Dibentuk Komunitas Belajar, dan Perangkat Ajar disesuaikan Kumer,”ujar beliau. Setelah acara paparan, guru praktik mengaktifkan PMM dan menyiapkan Perangkat Pembelajarannya. Pamuji Sri Subekti, S.Si., Kepala SMK Muhammadiyah 2 Turi menambahkan sebagai tindak lanjut dari workshop tersebut, akan diadakan supervisi Perangkat Pembelajaran guru dan Program Kerja karyawan, disamping itu juga memantau aktivitas guru pada Platform Merdeka Mengajar. Reportase : Pamuji Subekti, S.Si Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading